Devi 2019
Devi 2019
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Return on Equity (ROE), Debt to
Earning Ratio (DER), Price to Earning Ratio (PER), dan Nilai Tukar Terhadap Return
saham. Penelitian ini dilakukan pada seluruh perusahaan Property and Real Estate yang
terdaftar di BEI. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 36 perusahaan dengan
menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis
regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa ROE berpengaruh
positif dan signifikan terhadap return saham. DER berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap return saham, PER berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham. Nilai
tukar berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap retun saham. Investor serta pihak-
pihak terkait yang berkepentingan diharapkan memerhatikan perubahan terhadap ROE,
DER, dan PER karena memiliki pengaruh terhadap return saham, yang nantinya akan
mempertimbangkan keputusan strategi investasi untuk meminimalkan risiko dan
memaksimalkan return yang diperoleh.
Kata kunci: analisis fundamental, return saham
ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the effect of Return on Equity (ROE), Debt to
Earning Ratio (DER), Price to Earning Ratio (PER), and Exchange Rate Against Stock
Returns. This research was conducted on all Property and Real Estate companies listed on
the IDX. The number of samples taken was 36 companies using saturated sampling
techniques. The analysis technique used is multiple linear regression analysis techniques.
Based on the results of the analysis it was found that ROE had a positive and significant
effect on stock returns. DER has a negative and significant effect on stock returns, PER has
a significant negative effect on stock returns. The exchange rate has a negative effect and is
not significant to stock returns. Investors and other interested parties are expected to pay
attention to changes to ROE, DER, and PER because they have an influence on stock
returns, which will later consider investment strategy decisions to minimize risks and
maximize returns obtained.
Keywords: fundamental analysis, stock returns
4183
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
PENDAHULUAN
aktivitas perusahaan adalah sumber dana. Sumber dana ditinjau dari asalnya
meliputi sumber internal yang berasal dari dalam perusahaan dan sumber
eksternal yang berasal dari luar perusahaan. Dana yang berasal dari sumber
internal merupakan dana yang dihasilkan dari dalam perusahaan seperti laba
perusahaan. Dana yang bersumber dari eksternal ialah dana yang berasal dari
pihak-pihak luar perusahaan, seperti utang pada bank, kreditur maupun melalui
panjang, seperti : obligasi, saham, reksa dana, maupun instrumen lainnya. Pasar
modal di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia (BEI). Bursa Efek Indonesia
memiliki sembilan sektor, salah satunya adalah Sektor Property and Real Estate.
Produk yang dihasilkan dari industri property and real estate berupa apartement,
rumah toko (ruko), gedung perkantoran, perumahan, rumah kantor (rukan), serta
pesat dan dalam jangka waktu yang cukup lama sempat merajai bisnis di
Indonesia. Bisnis property and real estate sering dipandang sebagai salah satu
menarik minat investor untuk menanamkan modalnya pada sektor bisnis ini.
saham adalah ukuran untuk menilai keseluruhan imbal hasil perusahaan (Ghi,
2015). Investor sangat tertarik pada return saham dan berharap untuk
4184
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
lainnya (Jogiyanto, 2017:283). Return sangat penting bagi para investor atau
yang merupakan kompensasi atas waktu dan risiko yang terkait dengan investasi
yang dilakukan oleh investor. Tingkat permintaan dan penawaran dari para
harga saham tinggi maka return yang akan diperoleh para inverstor juga tinggi.
Tingkat return yang tinggi akan meningkatkan laba dan pendapatan yang akan
Kondisi return saham pada perusahaan properti and real estate di Indonesia
Berikut disajikan data return saham perusahaan property and real estate yang
0,000% 0,350%
-2,000% 2015 2016 2017
-4,000%
-5,150%
-6,000%
perusahaan property and real estate menunjukkan return saham sektor bisnis ini
mengalami fluktuasi dari tahun 2015-2017. Tahun 2016 return saham pada sektor
4185
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
bisnis ini mengalami penurunan yang sangat tajam yaitu sebesar -5.150%. Pada
tahun 2017 return saham mengalami kenaikan sebesar 0.350%. Berdasarkan data
pada gambar 1 maka dapat disimpulkan bahwa secara umum return saham pada
namun belum mencapai titik awal kondisi return pada tahun 2015.
perusahaan property and real estate akan memengaruhi minat investor untuk
melakukan kegiatan investasi pada sektor perusahaan ini. Investor akan lebih
return yang cukup tajam karena tujuan investor melakukan investasi adalah untuk
investasi dapat diperoleh melalui dua pendekatan analisis return saham pada
mengamati tren perubahan harga saham sehingga dapat membantu para investor
4186
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
dengan kondisi perusahaan. Analisis Fundamental terdiri dari tiga tahapan, yaitu
sangat penting dilakukan oleh investor karena adanya hubungan yang kuat antara
analisis makro seperti : Produk Domestik Bruto (PDB), Tingkat Inflasi, Tingkat
karena sebagian besar perusahaan property and real estate memiliki hutang dalam
bentuk mata uang asing yaitu dolar. Berdasarkan Lampiran 8 terlihat bahwa dari
36 perusahaan property and real estate yang terdaftar di BEI selama periode
4187
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
sebagai dampak adanya inflasi, sehingga mendorong para investor untuk menjual
pada menurunnya harga saham perusahaan sehingga return yang aakn diterima
oleh investor juga akan menurun. Pernyataan tersebut selaras dengan penelitian
yang dilakukan oleh Pervaiz et al. (2018), Firmansyah (2015), serta Rosiana dkk.
(2014) yang menyatakan bahwa nilai tukar memiliki pengaruh yang positif
signifikan terhadap return saham. Nugroho et al. (2018), Sutrisno (2017), serta
Poluan (2013) menemukan hasil yang berlawanan yaitu nilai tukar berpengaruh
analisis rasio keuangan. Rasio keuangan juga digunakan untuk melihat bagaimana
kinerja keuangan suatu perusahaan (Imran, 2018). Pada penelitian ini untuk
modal yang dimiliki oleh perusahaan, karena proporsi hutang perusahaan akan
berpengaruh terhadap kinerja perusahaan yang akan diamati oleh investor, dan
rasio nilai pasar digunakan untuk mengukur pengakuan pasar terhadap kondisi
4188
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
keuangan yang dicapai oleh perusahaan. Analisis rasio pasar dipandang penting
indikator penting untuk menilai prospek perusahaan dimasa datang adalah dengan
penting bagi investor sebagai pertimbangan dalam melakukan investasi pada suatu
perusahaan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Alozzi dan Obiedat (2016)
perusahaan yang baik sehingga investor akan tertarik untuk membeli saham
4189
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
berdampak pada peningkatan harga saham, sehingga hal ini juga akan
antara ROE dengan return saham. Penjelasan tersebut didukung oleh penelitian
dari Ghi (2015), Wijesundera et al. (2015), serta Har dan Ghafar (2015) yang
saham. Penelitian yang dilakukan oleh Banerjee et al. (2016) menemukan hasil
yang berlawanan yaitu ROE memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap return
saham.
Teori struktur modal, menyatakan jika posisi struktur modal berada diatas
bagian dari modal ekuitas yang digunakan untuk membayar utang. Risiko hutang
tidak dilihat dari banyaknya hutang, tetapi dari rasio hutang terhadap modal yaitu
disimpulkan bahwa sebagian besar perusahaan property and real estate yang
terdaftar di BEI selama periode 2015-2017 memiliki DER lebih dari 50%. Tingkat
DER pada sektor perusahaan ini tertinggi menyentuh angka 686.9%. Artinya
dibandingkan modal dan akan dihadapkan pada risiko hutang yang tinggi.
4190
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
DER yang tinggi karena nilai DER yang tinggi mencerminkan risiko perusahaan
yang relatif tinggi. Situasi tersebut akan mengindikasikan kinerja perusahaan yang
pasar karena kurang tertarik terhadap saham perusahaan. Jumlah permintaan dari
investor yang menurun saat jumlah penawaran tetap, maka berdampak pada
penurunan harga saham dan return perusahaan (Kasmir, 2015:158). Sari dan
terhadap return saham. Artinya apabila DER meningkat maka akan menurunkan
return saham. Hal ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Alozzi dan
Obiedat (2016), Abdullah et al. (2015), serta Acheampong et al. (2014) yang
Penelitian yang dilakukan oleh Mailani dkk. (2017), Ibrahim dan Hussaini (2017)
serta Nesa (2015) menemukan hasil yang berlawanan yaitu DER memiliki
harga saham yang diperoleh dari pasar modal dan laba per saham yang diperoleh
komponen utama dalam analisis fundamental, yaitu Price Earning Ratio (PER).
Terdapat tiga alasan yang mendasari penggunaan PER. Pertama, karena pada
dasarnya PER bisa digunakan untuk mengestimasi nilai intrinsik suatu saham.
4191
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
harga saham. PER menunjukkan besarnya harga setiap satu rupiah earning
perusahaan, selain itu PER juga merupakan ukuran relatif dari sebuah saham
perusahaan.
(Meric et al., 2017). Nilai PER yang semakin tinggi akan mengindikasikan bahwa
PER yang tinggi akan meningkatkan harapan investor untuk memperoleh tingkat
return yang tinggi. Investor cenderung akan melakukan investasi pada perusahaan
bahwa PER memiliki pengaruh positif terhadap returun saham, karena PER yang
tinggi akan mengindikasikan harga per lembar saham perusahaan tinggi. Kondisi
akan meningkatkan return yang diterima oleh investor. Hasil serupa juga
ditemukan oleh Ozturk dan Karabulut (2018), Putri dan Purbawangsa (2017) serta
Sari dan Kennedy (2017) membuktikan bahwa PER memiliki pengaruh positif
al. (2015) menemukan hasil yang berlawanan yaitu PER memiliki pengaruh
4192
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
menunjukkan persentase laba bersih yang tersedia untuk modal yang digunakan
tetap maka berdampak pada peningkatan harga saham perusahaan, sehingga hal
return saham. Pernyataan ini didukung dengan hasil penelitian yang dilakukan
oleh Ghi (2015), Alozzi dan Obiedat (2016), Wijesundera et al. (2015), Har dan
Ghafar (2015), serta Sari (2017) yang memperoleh hasil penelitian bahwa ROE
modal yang dimiliki. Semakin tinggi DER maka akan mencerminkan risiko
4193
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
2017). Tingkat hutang yang tinggi akan menyebabkan beban bunga perusahaan
cenderung menghindari saham-saham yang memiliki nilai DER yang tinggi, jika
nilai DER perusahaan relatif tinggi maka akan mengurangi minat investor
saham jumlah penawaran tetap, maka akan berdampak pada penurunan harga
terhadap return saham. Pernyataan tersebut didukung dengan hasil penelitian yang
dilakukan oleh Alozzi dan Obiedat (2016), Abdullah et al. (2015), Acheampong et
al. (2014) , serta Sari dan Kennedy (2017) yang menyatakan bahwa DER
harga saham yang diperoleh dari pasar modal dengan laba per saham yang
diperoleh oleh perusahaan (Jogiyanto, 2017:204). Semakin tinggi rasio PER akan
mencerminkan bahwa kinerja perusahaan juga semakin membaik. Nilai PER yang
tinggi juga menggambarkan harga per lembar saham suatu perusahaan akan
cenderung meningkat, jadi apabila harga per lembar saham dan tingkat
pertumbuhan laba suatu perusahaan meningkat, maka nilai PER juga akan
4194
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
terhadap return saham. Pernyataan tersebut diperkuat dengan hasil penelitian yang
dilakukan oleh Ozturk dan Karabulut (2018), Putri dan Purbawangsa (2017),
Safitri dkk. (2017), Sari dan Kennedy (2017), Artaya dkk. (2014), Karami et al.
return saham, yang berarti bahwa semakin tinggi PER suatu emiten maka harga
per lembar saham emiten akan cenderung meningkat dan return saham akan
meningkat pula. Berdasarkan uraian diatas, maka hipotesis penelitian ini dapat
terhadap perusahaan yang melakukan transaksi dengan mata uang asing. Nilai
sedang melemah sebagai dampak adanya inflasi. Suatu negara jika berada dalam
keadaan inflasi, maka pemerintah akan menaikkan tingkat suku bunga sehingga
investor akan lebih tertarik untuk menabungkan dananya dan menjual sahamnya
berdampak pada penurunan tingkat harga saham sehingga return juga akan
menurun.
4195
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
Pernyataan tersebut selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Pervaiz et al.
(2018), Firmansyah (2015), dan Rosiana dkk. (2014) yang menyatakan bahwa
nilai tukar memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap return saham.
Berdasarkan uraian diatas, maka hipotesis penelitian ini dapat dirumuskan sebagai
berikut:
METODE PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Property and Real Estate yang
saham pada komoditi perusahaan property and real estate mengalami penurunan.
Objek dalam penelitian ini adalah Return on Equity, Debt to Equity Ratio,
Price Earning Ratio dan Return saham pada perusahaan Property and Real Estate
yang terdaftar di BEI periode 2015-2017 serta nilai tukar rupiah terhadap US
Variabel terikat (Y) dalam penelitian adalah return saham. Variabel bebas
(X) dalam penelitian ini antara lain: X1 = Return on Equity, X2 = Debt to Equity
Ratio, X3 = Price Earning Ratio dan X4 = Nilai Tukar. Populasi dalam penelitian
ini adalah perusahaan yang bergerak pada sektor Property and Real Estate yang
sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling sensus atau teknik sampling
jenuh.
4196
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
dari buku, jurnal, serta mengutip catatan-catatan yang diperoleh dari Bursa Efek
Indonesia (BEI) yang berupa laporan keuangan tahunan perusahaan Property and
Real Estate serta data nilai tukar rupiah terhadap US dollar yang diperoleh dari
ketergantungan satru variabel terikat hanya pada satu variabel bebas dengan atau
Ratio dan Nilai Tukar terhadap return saham pada perusahaan sektor Property
Dimana :
Ŷ : Return Saham
α : Nilai Konstanta
X1 : Return On Equity
X2 : Debt to Equity Ratio
X3 : Price Earning Ratio
X4 : Nilai Tukar
β1 : Koefisien regresi Return on Equity (X1)
β2 : Koefisien regresi Debt to Equity Ratio (X2)
β3 : Koefisien regresi Price Earning Ratio (X3)
β4 : Koefisien regresi Nilai Tukar (X4)
e : error
Berdasarkan analisis regresi diamati Goodness of Fti-nya yaitu koefisien
determinasi (R2), uji kelayakan model (Uji F), dan hipotesis (Uji t).
4197
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
Hasil dan pembahasan pada penelitian ini berupada analisis data deskriptif
diteliti dimana terdiri dari Return on Equity (X1), Debt to Equity Ratio (X2), Price
Earning Ratio (X3), nilai tukar (X4), dan return saham (Y) yang terlihat dari Tabel
1 berikut:
Tabel 1.
Hasil Statistik Deskriptif Sampel Penelitian
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
Return Saham 108 -0,8753 1,8000 -0,009855 0,3647838
ROE 108 -0,1522 0,4116 0,082879 0,0923392
DER 108 0,035 6,869 0,777526 0,7754364
PER 108 -259,190 2611,580 60,32497 295,07846
Nilai Tukar 108 13307,380 13391,970 13361,160 38,340573
Valid N 108
Sumber: Data diolah, 2018
yang digunakan pada penelitian ini, yakni hasil statistik deskriptif pada tabel
diatas menunjukkan bahwa nilai minimum return saham sebesar -0,8753 atau -
87.53% dan nilai maksimum sebesar 1,8000 atau 180%. Hal ini menunjukkan
bahwa besarnya return saham pada sampel penelitian ini berkisar antara -0,8753
sampai 1,8000 dengan rata-rata (mean) -0,009855 pada standar deviasi sebesar
0,3647838. Nilai return saham tertinggi pada Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk
tahun 2017 yaitu 1,8000 atau sebesar 180%, sedangkan nilai return saham
terendah pada Bumi Citra Permai Tbk tahun 2016 yaitu -0,8753 atau sebesar -
87,53%.
Nilai minimum Return on Equity (ROE) sebesar -0,152 atau sebesar -15,2%
dan nilai maksimim sebesar 0,4116 atau sebesar 41.16%. Hal ini menunjukkan
4198
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
bahwa besarnya ROE pada sampel penelitian ini berkisar antara -0,152 sampai
0,4116 dengan rata-rata (mean) 0,082879 pada standar deviasi sebesar 0,0923392.
Nilai ROE tertinggi pada Fortune Mate Indonesia Tbk tahun 2016 yaitu 0,4116
atau sebesar 41,16%, sedangkan nilai ROE terendah pada Cowell Development
Nilai minimum Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 0,035 atau sebesar
3,5% dan nilai maksimum sebesar 6,869 atau sebesar 686,9%. Hal ini
menunjukkan bahwa besarnya DER pada sampel penelitian ini berkisar antara
0,035 sampai 6,869 dengan rata-rata (mean) 0,777526 pada standar deviasi
sebesar 0,7754364. Nilai DER tertinggi pada Alam Sutera Realty Tbk tahun 2017
yaitu 6,869 atau sebesar 686,9%, sedangkan nilai DER terendah pada Ristia
Bintang Mahkota Sejati Tbk tahun 2016 yaitu 0,035 atau sebesar 3.5%.
Nilai minimum Price Earning Ratio (PER) sebesar -259,190 dan nilai
maksimum sebesar 2611,580. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya PER pada
sampel penelitian ini berkisar antara -259,190 sampai 2611,580 dengan rata-rata
(mean) 60,32497 pada standar deviasi sebesar 295,07846. Nilai PER tertinggi
pada Pikko Land Development Tbk tahun 2017 yaitu sebesar 2611,580,
sedangkan nilai PER terendah pada Gading Development Tbk tahun 2017 yaitu
sebesar -259,190.
sebesar Rp.13391,970. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya nilai tukar pada
rata-rata (mean) 13361,160 pada standar deviasi sebesar 38,340573. Nilai tukar
4199
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
tertinggi pada tahun 2015 yaitu Rp.13391,970, sedangkan terendah pada tahun
Model analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi
linier berganda. Model regresi linier berganda digunakan pada penelitian ini
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Return on Equity (X1),
Debt to Equity Ratio (X2), Price Earning Ratio (X3), dam Nilai Tukar terhadap
(X4) Return Saham (Y) pada perusahaan property and real estate periode 2015-
2017. Hasil pengujian analisis regresi linier berganda dari penelitian ini disajikan
Tabel 2.
Hasil Uji Regresi Linier Berganda
Unstandardized Standardize Hasil Uji
Sig.
Model Coefficients Coefficients Hipotesis
B Std. Error Beta
1 (Constant) 4,30161 7,64643 0,575
ROE 1,32503 0,25453 0,45001 0,000 Diterima
DER -0,05802 0,02761 -0,18232 0,038 Diterima
PER -0,00014 0,00007 -0,17448 0,045 Diterima
Nilai Tukar -0,00033 0,00057 -0,04875 0,570 Ditolak
Adjusted R2 0,224
Sig. F 0,000
Sumber: Data diolah, 2018
Hasil analisis pada Tabel 2 dapat dibuat persamaan regresi linier berganda sebagai
berikut:
Keterangan :
Y = Return saham
a = Konstanta
b1, b2, b2, b3, b4 = Koefisien regresi
4200
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Jika koefisien regresi memiliki tanda
positif ini berarti bahwa variabel bebas memiliki pengaruh yang searah dengan
berarti bahwa variabel bebas memiliki pengaruh yang berlawanan arah dengan
variabel terikatnya.
tersebut adalah nilai koefisien regresi Return on Equity (ROE) sebesar 1,32503
memiliki nilai yang positif menunjukkan adanya hubungan yang searah, apabila
tingkat ROE naik sebesar satu persen, maka retrun saham meningkat sebesar
1,32503 satuan dengan syarat variabel bebas lainnya konstan atau sama dengan
nol.
menunjukkan adanya hubungan yang berlawanan arah, apabila DER naik sebesar
satu persen, maka return saham menurun sebesar 0,05802 satuan dengan syarat
menunjukkan adanya hubungan yang berlawanan arah, apabila PER naik sebesar
satu persen, maka return saham akan menurun sebesar 0,00014 satuan dengan
4201
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
Nilai koefisien regresi nilai tukar sebesar -0,00033 memiliki nilai negatif
yang menunjukkan adanya hubungan yang berlawanan arah, apabila nilai tukar
naik sebesar satu rupiah, maka return saham menurun sebesar 0,00033 satuan
dengan syarat variabel bebas lainnya konstan atau sama dengan nol.
semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel
bebas (X) adalah besar terhadap variabel terikat (Y). Hal ini berarti model yang
variabel terikat.
Tabel 3.
Analisis Data Koefisien Determinasi (R2)
Model R R Square Ajusted R Square Std. Error of the
Estimate
1 .503a .253 .224 .208818
Sumber: Data diolah, 2018
Nilai koefisien determinasi dilihat melalui nilai adjusted R2. Nilai dari
Adjusted R2 pada penelitian ini telah disajikan pada Tabel 3 dapat dilihat bahwa
nilai dari Adjusted R2 sebesar 0,224 yang memiliki arti bahwa 22,4% variasi
perubahan return saham dapat dijelaskan oleh variabel Return on Equity (ROE),
Debt to Equiy Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER), dan nilai tukar.
Sedangkan sisanya 77.6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian.
Adapun hasil dari pengujian kesesuaian model dalam penelitian ini telah
disajikan pada Tabel 2 dapat dilihat bahwa nilai p-value (Sig. F) yakni 0,000 lebih
kecil dari nilai α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian ini layak untuk
digunakan sebagai alat analisis untuk menguji pengaruh variabel independen pada
variabel dependen.
4202
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
variabel 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 serta nilai koefisien beta sebesar 0,45001.
Hal ini berarti Return on Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap return saham, sehingga hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima.
variabel 0,038 lebih kecil dari α = 0,05 serta nilai koefisien beta sebesar -0,18232.
Hal ini berarti Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap return saham, sehingga hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima.
variabel 0,045 lebih kecil dari α = 0,05 serta nilai koefisien beta sebesar -0,17448.
Hal ini berarti Price Earning Ratio (PER) berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap return saham, sehingga hipotesis ketiga dalam penelitian ini diterima.
variabel 0,570 lebih besar dari α = 0,05 serta nilai koefisien beta sebesar -0,04875.
Hal ini berarti nilai tukar berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap return
positif dan signifikan terhadap return saham. Hubungan positif ROE terhadap
return saham menunjukkan apabila ROE meningkat maka return saham juga akan
untuk berinvestasi pada sektor perusahaan property and real estate. ROE
4203
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
saat penawaran tetap maka akan meningkatkan harga jual saham perusahaan.
Harga saham yang tinggi tentunya akan meningkatkan return yang akan diterima
oleh investor.
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ghi
(2015), Alozzi dan Obiedat (2016), Wijesundera et al. (2015), Har dan Ghafar
DER terhadap return saham menunjukkan apabila DER meningkat maka return
keputusan investasi pada sektor perusahaan property and real estate. DER
merupakan rasio yang menilai perbandingan antara tingkat hutang dengan seluruh
sehingga saham perusahaan tidak menarik lagi bagi investor maka investor akan
4204
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
yang tinggi sementara permintaan rendah berakibat pada penurunan harga saham.
Rendahnya harga saham berakibat pada rendahnya tingkat return yang akan
diterima oleh investor. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang
dilakukan oleh oleh Alozzi dan Obiedat (2016), Abdullah et al. (2015),
Acheampong et al. (2014), serta Sari dan Kennedy (2017), dalam penelitiannya
saham.
negatif dan signifikan terhadap return saham. Pengaruh negatif antara PER
property and real estate. Pada periode 2015-2017 nilai PER perusahaan property
and real estate terlalu tinggi hingga menyentuh angka 2.611 kali. Investor
memandang PER yang terlalu tinggi mencerminkan harga saham perusahaan yang
terlalu mahal sehingga menurunkan daya beli investor. Penurunan daya beli
investor akan berdampak pada penurunan permintaan saham property and real
return saham.
Hautauruk et al. (2014), Andansari dkk. (2016), serta Wijesundera et al. (2015)
4205
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
return saham.
Penelitian ini menemukan hasil bahwa nilai tukar berpengaruh negatif dan
Indonesia. Pada perusahaan sektor property and real estate nilai tukar tidak
2015-2017 proporsi penggunaan hutang luar negeri (USD) pada sektor perusahaan
ini hanya sebesar 11,45%. Penggunaan hutang dalam mata uang asing yang relatif
kecil maka investor menilai bahwa faktor fluktuasi nilai tukar tidak
saham juga karena pada periode penelitian tidak terjadi fluktuasi yang tajam
antara nilai tukar rupiah terhadap dollar sehingga tidak memengaruhi permintaan
investor terhadap saham perusahaan, maka kondisi nilai tukar juga tidak
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga saham dan return saham
Hasil peneltian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hidayat
dkk. (2017), Dirgasiwi dkk. (2016), Salim dan Simatupang (2016), Mahilo dan
Parengkuan (2015) yang menyatakan bahwa nilai tukar berpengaruh negatif dan
4206
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
SIMPULAN
untuk melakukan investasi pada perusahaan property and real estate. ROE yang
tinggi akan menarik minat investor untuk melakukan keputusan pembelian saham
perusahaan karena bagi investor semakin tinggi ROE maka semakin baik prospek
perusahaan karena semakin tinggi ROE maka semakin tinggi return saham yang
keputusan investor untuk melakukan investasi pada perusahaan property and real
estate. DER yang tinggi mencerminkan risiko perusahaan yang tinggi sehingga
tinggi DER maka semakin rendah return saham yang diterima investor. Tinggi
melakukan investasi pada perusahaan property and real estate. PER pada
perusahaan property and real estate selama periode 2015-2017 sangat tinggi. Bagi
investor jika PER perusahaan terlalu tinggi maka harga saham perusahaan terlalu
property and real estate karena pada perusahaan ini tidak banyak melakukan
transaksi dalam mata uang asing (USD) serta pada periode penelitian kondisi nilai
tukar rupiah terhadap dollar (USD) tidak mengalami fluktuasi yang tajam.
internal terutama Return on Equity (ROE), Debt to Eauity Ratio (DER), Price
4207
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
Earning Ratio (PER). Berdasarkan hasil penelitiam, bahwa variabel ROE, DER,
PER berpengaruh terhadap return saham sedangkan faktor eksternal yaitu nilai
akan dilakukan.
nilai tukar seperti tingkat suku bunga maupun inflasi untuk menguji pengaruh
terhadap return saham pada perusahaan property and real estate karena hasil
penelitian ini menunjukkan nilai tukar tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap return saham perusahaan property and real estate. Melihat nilai Price
Earning Ratio (PER) pada perusahaan property and real estate yang terlalu tinggi
dan berakibat pada penurunan daya beli investor maka disarankan bagi
perusahaan untuk melakukan stock split (pemecahan saham) agar pasar saham
REFERENSI
Acheampong, Prince; Evans Agalega; Albert Kwabena Shibu. (2014). The Effect
of Financial Laverage and Market Size on Stock Returns on Rhe Ghana Stock
Exchange: Evidence on Selected Stocks in The Manufacturing Sector.
International Journal of Financial Research, Vol. 5 (1), hal.125-134.
Andansari, Neni Awika; Kharis Raharjo; Rita Andini. (2016). Pengaruh Return on
Equity (ROE), Price Earning Ratio (PER), Total Asset Turn Over (TATO),
4208
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
dan Proce to Book Value (PBV) Terhadap Return Saham (Studi Kasus Pada
Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI
Periode 2008-(2014)). Journal of Accounting, Vol. 2 (2), hal.11-21.
Alozzi, Nurah Musa; Ghassan S. Obiedat. (2016). The Relationship Between the
Stock Return and Financial Indicators (Profitability, Leverage): An Empirical
Study on Mnufacturing Companies Listed in Amman Stock Exchange.
Journal of Social Sciences, Vol. 15 (3), hal.408-424.
Artaya; Anom Purbawangsa; Sri Artini. (2014). Pengaruh Faktor Ekonomi Makro,
Risiko Investasi dan Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Perusahaan di
Bursa Efek Indonesia (BEI). E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas
Udayana, Vol. 3 (12), hal.689-701
Ghi, Tran Nha. (2015). The Impact of Capital Structure and Financial
Performance on Stock Returns of The Firm House. International Journal of
Information Research and Review; Vietnam, Vol. 2 (6), hal.734-737.
4209
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
Har, Wong Pik; Muhammad Afif Abdul Ghafar. ((2015)). The Impact of
Accounting Earnings on Stock ReturnsThe Case of Malaysia’s Plantation
Industry. International Journal of Bussiness and Management; Malaysia, Vol.
10 (4), hal.155-165.
Herawati, Aty. (2017). The Factors Affecting Initial Return on IPO Company in
IDX 2007 – (2012). International Journal of Economic Perpectives;
Faculty of Economics and Business Mercu Buana University (2017), Vol.
11 (1), hal.1459-1509.
Husnan, Suad. (2015). Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas Edisi
Kelima. Yogyakarta: YKPN.
Ibrahim, Idris; Hussaini Bala. (2017). Firms Specific Characteristics and Stock
Market Returns (Evidence From Listed Food and Baverages Firms In
Nigeria. International Journal of Information, Business and Management,
Vol. 9 (1), hal.257-276.
Imran, Ume Salma. (2018). Predicting Stock Returns Using Financial Ratios: A
Case of Pakistani Listed Companies. Journal of Aplied Finance and
Economic Polic, Vol. 2 (1), hal.29-40.
Mahilo, Michael B.; Tommy Parengkuan. (2015). Dampak Risiko Suku Bunga,
Inflasi, dan Kurs Terhadap Return Saham Perusahaan Makanan dan Minuman
yang Go Public di Bursa Efek Indonesia. Jurnal EMBA, Vol. 3 (3), hal.1-10.
Mailani; Cipta; Suci. (2017). Pengaruh Current Ratio san Debt To Equity Ratio
Serta Return On Asset Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Indeks LQ-
4210
E-Jurnal Manajemen, Vol. 8, No. 7, 2019 :4183-4212
Matemilola, Bolaji Tunde; Bany Ariffin; Anual Md Nasir; Azman Saini. (2017).
Moderating Effects if Firm Age on Relationship Between Debt and Stock
Returns. Journal of Asia-Pasific Busines,. Vol. 18 (1), hal.81-96.
Meric, Ekrem; Melik Kamisli; Fatih Temizel. (2017). Interaction Among Stock
Price and Financial Ratio: The Case of Turkish Banking Sector. Red Fame
Journal Applied Economic and Finance, Vol. 4 (6), hal.107-115.
Pervaiz, Javed; Junaid Masih; Teng Jian Zhou. (2018). Impact of Macroeconomic
Variabels on Kirachi Stock Market Return. International Journal of
Economic and Financ, Vol. 12 (2), hal.28-34.
Puspitadewi, Indah dan Heny Rahyuda. (2016). Pengaruh DER, ROA, PER, dan
EVA Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Food and Baverage di
BEI. E-Jurnal Manajemen Undud. Vol. 5 (3), hal.1429-1456.
Putri, Nirmala Kamiana dan Anom Purbawangsa. (2017). Pengaruh Kondisi Pasar
Modal dan Rasio Keuangan Terhadap Return Saham di Bursa Efek
Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol. 6 (8), hal.4269-4297.
Safitri, Dian Ayu; Budi Wahono; M. Agus Salim. (2017). Pengaruh Price To
Book Value (PBV), Price Earning Ratio (PER), Debt To Equity Ratio
(DER), dan Return On Asset (ROA) Terhadap Return Saham. Jurnal Riset
Manajemen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unisma, Vol. 1 (2),
hal.23-30.
Salim, Fifi Suryani; Apriani Simatupang. (2016). Kinerja Keuangan dan Kondisi
Ekonomi Makro Terhadap Pengembalian Saham Perusahaan Property dan
4211
Ni Nyoman Sri Jayanti Perwani Devi, Pengaruh ROE,DER…..
Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun (2011)-
(2014). Jurnal Administrasi Kantor, Vol. 4 (1), hal.47-67.
Tandelilin, Eduardus. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi, Edisi
Pertama. Yogyakarta: Kanisius IKAPI.
4212