Proposal Sapi
Proposal Sapi
KELOMPOK PETERNAK
SANGKAN HURIP
DESA KARANGSARI KECAMATAN PANGATIKAN
KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT
KELOMPOK PETERNAK
SANGKAN HURIP
DESA KARANGSARI KECAMATAN PANGATIKAN KABUPATEN GARUT
Puji dan syukur kami sampaikan kehadirat Allah Swt, karena berkat rahmat dan
karunia-Nya, Proposal Usaha Peternakan Sapi ini dapat diselesaikan.
Dukungan Program Pemberdayaan Kelompok Peternak, khususnya untuk Kelompok
Peternak Sangkan Hurip yang berada di Desa Karangsari Kecamatan Pangatikan Kabupaten
Garut Provinsi Jawa Barat di harapkan ada perhatian khusus dari berbagai pihak dan dapat
diwujudkan dalam bentuk program yang difasilitasi oleh Pemerintah.
Mudah-mudahan dengan proposal ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan
untuk segera terealsisasikan dan dilaksanakan bersama, dalam rangka menyikapi dan menjawab
permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan dan pengembangan peternakan
khususnya ternak sapi pedaging/potong.
Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga Allah Swt senantiasa mengabulkan segala
cita-cita kita semua. Amin.
1. LATAR BELAKANG
Upaya penyelamatan sapi betina produktif di Kabupaten Garut sudah sangat mendesak
untuk dilaksanakan. Hal ini adalah demi menjaga dan mengembangkan populasi sapi potong
sehingga pada akhirnya kebutuhan masyarakat akan daging sapi di Kabupaten garut dan
sekitarnya dapat terpenuhi.
Selama ini cukup banyak jumlah sapi potong di Kabupaten Garut yang di potong, baik
di Bandar/ Penampung Sapi, terutama untuk sapi yang datang dari Pulau Jawa, Nusa Tenggara
Barat dan Sulawesi Selatan, di rumah Potong Hewan maupun oleh para pemelihara ternak
sendiri. Dari sekian banyak sapi yang dipotong tersebut, sekitar 30% hingga 40% diantaranya
adalah sapi betina produktif. Hal ini terjadi karena tingginya permintaan daging di masyarakat,
sehingga saat pemelihara ternak sapi terdesak oleh kebutuhan ekonomi maka sangat mudah
untuk menjual sapi yang di peliharanya baik melalui pasar hewan maupun kepada para Bandar.
Mudahnya para pemelihara ternak sapi untuk menjual sapi yang dipeliharanya karena
terdesak oleh kebutuhan ekonomi, Karena pada umumnya para peternak di Kabupaten Garut
yang memiliki ternak sapi berkisar 1 hingga 3 ekor sapi peliharaan. Padahal untuk mencapai
tingkat sejahtera, selayaknya setiap peternak memelihara sapi potong seidkitnya adalah 8 hingga
10 ekor, sehingga hasil produksinya akan mampu mencukupi kebutuhan hidup para peternak.
Namun untuk menambah populasi, umumnya para peternak selalu terkendala pada keterbatasan
permodalan yang dimiliki.
Maka dari itu, Kelompok Peternak Sangkan Hurip bermaksud mengajukan Permohonan
Bantuan Permodalan Kepada Pihak Pemerintah, dalam upaya pengembangan peternakan sapi
pedaging/potong. Melalui kegiatan ini pula, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan
kesejahteraan para peternak yang selama ini masuk kategori masyarakat miskin, dan mampu
memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta turut mendukung Program
Pemerintah Pusat berupa Program Swasembada Daging Sapi Hingga Tahun 2014.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan dari kegiatan yang akan dilaksanakan oleh kelompok peternak sapi
Puta Bhakti adalah sebagai berikut :
1. Mengembangkan kegiatan usaha peternakan sapi pedaging.
2. Menyelamatkan sapi betina produktif yang akan dipotong baik oleh Bandar, jagal ternak
di luar arbotoar, rumah potong hewan maupun yang sedang dijual di pasar hewan dan
terancam akan dipotong untuk di ambil dagingnya.
3. Mengurangi ketergantungan pasokan ternak/daging sapi dari luar dengan memperkuat
kemampuan lokal untuk menghasilkan produksi ternaknya.
4. Mengoptimalkan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA) demi meningkatkan
kemapuan daya dukungnya terhadap keberadaan usaha peternak sapi potong.
5. Mengoptimalkan pemanfaatan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui
peningkatkan kemampuan dan kapasitas untuk mengelola kelembagaan usaha
agribisnis.
6. Menggerakan perekonomian pedesaan sehingga dapat meningkatkan pendapatan
masyrakat (khususnya masyarakat petani ternak), memperluas lapangan pekerjaan,
sekaligus memeberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, yang berarti pula dapat
menekan laju urbanisasi yang cukup tinggi karena sulitnya mendapatkan penghasilan di
tempat asalnya.
7. Mendorong pembangunan subsektor peternakan yang mampu memenuhi permintaan
masyarakat akan kebutuhan daging, sehingga dapat mengendalikan fluktuasi harganya
di pasar serta meminimalisir pengurasan ternak sapi potong yang telah ada.
8. Mengembangkan konsep teknologi pengolahan ternak sapi potong pada peternak.
9. Meningkatkan SDM dan Adopsi teknoligi Peternakan.
10. Mengolah lahan kritis menjadi lahan produktif.
11. Meningkatkan pendapatan peternak sapi potong.
12. Kelompok dijadikan sebagai wadah tempat belajar usaha dan silaturahmi, khususnya
antara sesama anggota.
BAB II
KEGIATAN YANG AKAN DILAKSANAKAN
1. UMUM
1) NAMA KELOMPOK : SANGKAN HURIP
2) ALAMAT SEKRETARIAT : Desa Karangsari Kecamatan Pangatikan
Kabupaten Garut Prov. Jawa Barat
2. STRUKTUR ORGANISASI
NO. NAMA JABATAN ALAMAT
1. DAYU SYAMSURIZAL, [Link] KETUA Karangsari, Rt/Rw. 02/02
2. CECEP ABDUL HALIM SEKRETARIS Karangsari, Rt/Rw. 02/02
3. ENDANG RAHMAT BENDAHARA Karangsari, Rt/Rw. 02/02
4. MAMAN SURYAMAN ANGGOTA Karangsari, Rt/Rw. 02/02
5. APIPUDIN ANGGOTA Karangsari, Rt/Rw. 01/04
6. SARIF ANGGOTA Karangsari, Rt/Rw. 03/06
7. AKA DJAKARIA ANGGOTA Ciwalen, Rt/Rw. 02/03
8. ABDUL KODIR ANGGOTA Cihuni , Rt/Rw. 01/07
9. IRFAN ANGGOTA Karangsari, Rt/Rw. 01/03
10. ICA TANDANI ANGGOTA Karangsari, Rt/Rw. 04/07
BAB V
RENCANA USAHA KELOMPOK
Rencana biaya yang diperlukan untuk kegiatan penyelamatan sapi betina produktif yang
akan dilaksanakan oleh Kelompok Peternak Sangkan Hurip adalah sebesar Rp. 300.000.000,-
(Tiga ratus juta rupiah) dengan perincian tabel dibawah ini :
HARGA
JUMLAH
NO KEGIATAN VOL SAT SATUAN
(Rp.)
(Rp.)
Pengadaan bibit sapi jantan untuk
1 30 Ekor 7.150.000,- 214.500.000,-
penggemukan
2 Pengadaan Peralatan Kandang 1 Paket 5.000.000,- 5.000.000,-
3 Biaya pemeliharaan kandang 30 Unit 300.000,- 9.000.000,-
4 Pengadaan Obat-obatan 2 Paket 3.500.000,- 7.000.000,-
6 Pengadaaan pakan dan konsentrat 6.000 Kg 3.000,- 18.000.000,-
7 Pengadaan ATK 1 Paket 1.000.000,- 1.000.000,-
8 Pembelian Chopper 1 Unit 15.000.000,- 15.000.000,-
9 Pengadaan Mesin APO 1 Unit 15.000.000,- 15.000.000,-
10 Pembuatan saung kompos & Bio Gas 1 Unit 15.000.000,- 15.000.000,-
Biaya Pelatihan dan pembinaan
11 1 Paket 5.000.000,- 5.000.000,-
Anggota
JUMLAH 300.000.000,-
[Link]
ANALISIS USAHA
1.1. ASUMSI
Lama penggemukan 6 Bulan / 180 Hari
1) Kebutuhan luas kandang untuk 1 ekor sapi penggemukan 2 m2
2) Biaya pemeliharaan kandang Rp. 300.000,-
3) Perlengkapan kandang terdiri dari; Sabit,cangkul, singkup, keranjang rumput, asset Rp.
250.000,-
4) Pembelian sapi bakalan sebanyak 30 ekor
5) Berat badan awal sapi bakalan 130 Kg
6) Harga berat badan sapi bakalan yang digemukan Rp. 55.000,-
7) Pertambahan berat badan sapi yang digemukan 0.8 Kg/ekor/hari
8) Kebutuhan pakan hijauan 40Kg/ekor/hari, konsentrat 6 Kg/ekor/hari
9) Biaya obat-obatan Rp. 50.000,-/ekor/periode
10) Penyusutan kandang / perlengkapan kandang 15% / Tahun
11) Produksi kotoran 25 Kg/ekor/Hari
12) Harga kotoran Rp. 1.00/Kg
13) Biaya transportasi Rp. 100.000,- / ekor
14) Tenaga kerja anggota kelompok sebanyak 10 orang
1.2. PERHITUNGAN UNTUK POLA PENGGEMUKAN
NO URAIAN JUMLAH (Rp.)
.
A. Biaya Tetap
1. Pembuatan kandang untuk 30 Ekor x 2 m2 x Rp. 300.000,- 9.000.000,-
2. Perlengkapan Kandang 1 Paket 5.000.000,-
JUMLAH 14.000.000,-
B. Biaya Tidak Tetap
1. Pembelian Sapi Bakalan 30 ekor x 130 Kg x Rp. 55.000,- 214.500.000,
-
2. Biaya angkut ternak Rp. 100.000,- x 30 ekor 3.000.000,-
3. Biaya HMT 40 Kg x 20 Ekor x 180 Hari x Rp. 100,- 14.400.000,-
4. Biaya konsentrat (ampas tahu) 8 Kg x 20 ekor x 180 hari x Rp. 14.400.000,-
500.-
5. Biaya obat-obatan Rp. 50.000,- x 20 ekor 1.000.000,-
6. Penyusutan kandang dan perlengkapan.
15/100 x Biaya Tetap = 15/100 x Rp. 20.500.000,- 1.537.500,-
2 2
JUMLAH (BIAYA PRODUKSI) 113.337.500,-
Demikian proposal ini dibuat dan kami sampaikan, besar harapan kami dapat menjadi
bahan pertimbangan lebih lanjut.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan proposal ini tentu masih jauh dari sempurna.
Maka dari itu, kritik dan saran kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang.
Atas segala perhatian dan terkabulnya Proposal Permohonan Bantuan Peternakan Sapi
Pedaging ini, kami haturkan banyak terima kasih.
Pada hari ini Jumat Tanggal Lima Bulan Maret Tahun Dua Ribu Sepuluh Jam sembilan tiga
puluh waktu indonesia bagian Barat bertempat di ruangan pertemuan Balai Desa Karangsari
Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut, telah dilakukan Pembentukan Kelompok Ternak
SANGKAN HURIP dengan susunan pengurus sebagai berikut :
Nama Kelompok Ternak : Sangkan Hurip
Jumlah Anggota : 10 Orang
Susunan Pengurus :
Ketua : Dayu Syamsurizal,. [Link]
Sekretaris : Cecep Abdul Halim
Bendahara : Endang Rachmat
Gugus Kerja :
Bidang Produksi : Irfan
Bidang Perluasan Tanaman : Sarif
Bidang Sarana dan Prasarana : Maman Suryaman
Bidang Pemasaran : Apipudin
MEMUTUSKAN
Menetapkan
PERTAMA : Mengangkat dan menetapkan nama-nama yang tercantum dalam
Lampiran I Surat Keputusan ini, sebagai Pengurus Kelompok Peternak
(Sangkan Hurip) Desa Karangsari.
KEDUA : Untuk nama dan jabatan sebagaimana dimaksud pada dictum pertama
lampiran I, disusun berdasarkan urutan jabatan di kelompok Peternak
(Sangkan Hurip) Desa Karangsari.
KETIGA : Memberi tugas dan tanggung jawab sepenuhnya untuk melaksanakan
fungsi sebagaimana ketentuan yang berlaku.
KEEMPAT : Surat keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkannya dengan
ketentuan akan di ubah dan diperbaiki apabila dipandang perlu.
UCU SURAHMAN
Lampiran I : Keputusan Kepala Desa Karangsari Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut
Tentang Pengangkatan Pengurus Kelompok Peternak (Sangkan Hurip) Desa
Karangsari Nomor 21//[Link]/III/2010
Tanggal 5 Maret 2010
UCU SURAHMAN
KETERANGAN REKENING BANK
Yang bertanda tangan dibawah ini :
No. HP : 081322646115
Dengan ini menyatakan bahwa Kelompok Peternak Sangkan Hurip Desa Karangsari
Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut, mempunyai Rekening Kelompok Pada :
Hormat Kami