TUGAS TUTORIAL II
Nama Mata Kuliah : Strategi Pembelajaran di SD
Kode/SKS : PDGK 4105/4 (empat)
Pengembang Soal : Dr. M. Ali Murtadlo, [Link]., [Link]
Masa Tutorial : 2019.2
Jumlah Soal :4
Skor Maksimal : 100
Jenis Tugas : Penguasaan Konsep
Waktu : 60 menit
A. PERHATIKAN TATA CARA PENGEJAAN TUGAS BERIKUT!
1. Kerjakan beberapa soal berikut dengan benar!
2. Jawaban dapat diketik menggunakan huruf time new roman, ukuran huruf 12, spasi 1,5.
3. Lembar jawaban dikirimkan dalam bentuk file pdf.
4. Tugas Tutorial 2 yang dikerjakan disertai dengan tugas pembuatan peta konsep atau
rangkuman isi modul 5, 6, 7, dan 8.
5. Peta konsep / rangkuman modul 5, 6, 7, dan 8 dibuat dengan tulisan tangan.
6. Peta konsep yang telah dikerjakan, ditempel menjadi satu file dokumen TT 2, diletakkan
setelah pengerjaan TT 2 (diletakkan pada bagian akhir setelah jawaban TT 2).
7. Tugas TT 2 dan peta konsep yang telah dikerjakan dikumpulkan pada SiLayar UT.
Kompetensi Khusus
Mahasiswa dapat:
1. Menjelaskan prosedur pembelajaran
2. Menjelaskan kriteria pemilihan dan penggunaan metode mengajar
3. Menjelaskan kriteria pemilihan media pembelajaran
4. Memberikan contoh penerapan keterampilan dasar mengajar
Soal TT1
B. KERJAKAN SOAL BERIKUT DENGAN TEPAT!
1. Bagi guru professional, merancang dan melaksanakan pembelajaran secara baik
merupakan suatu keharusan. Sebelum proses pembelajaran, guru harus merancang
prosedur pembelajaran yang terdiri dari kegiatan pra pembelajaran, pendahuluan, inti, dan
penutup. Jelaskan 4 prosedur pembelajaran yang harus dilakukan oleh guru tersebut!
2. Jelaskan 4 kriteria pemilihan dan penggunaan metode mengajar
3. Jelaskan 4 kriteria pemilihan media pembelajaran!
4. Buatlah sebuah ilustrasi pembelajaran (RPP) secara kontekstual yang di dalamnya
terdapat penerapan keterampilan dasar mengajar guru yang meliputi keterampilan
bertanya, memberi penguatan, membuka dan menutup pelajaran, dan membimbing diskusi
kelompok kecil!
C. BUATLAH PETA KONSEP ATAU RANGKUMAN MATERI MODUL 5, 6, 7, DAN 8!
Tutor,
Dr. M. Ali Murtadlo, S. Pd., M. Pd
JAWAB !
1).a. Kegiatan Pra atau Awal PembelajaraanPembukaan dalam pembelajaran merupakan kegiatan yang
pasti dilakukan, penyebutan pembukaan pembelajaran adalah kegiatan pra pembelelajaran atau
jugadisebut dengan [Link] utama kegiatan pra pembelajaran adalahuntuk memulai
pembelajaran supaya menjadi efektif yang memungkinkan siswa dapatmengikuti proses pembelajaran
dengan baik. Dalam kegiatan pendahuluan perlu jugadiperhatikan efesiensi waktu, dikarenakan dalam
pembelajaran waktu yang dilakukansangat terbatas, supaya kegiatan pembukaan tidak terlalu panjang
maupun terlalusingkat agar diperhatikan efesiensi waktunya. Dengan demikian waktu yang
relatifsingkat yakni sekitaran 5 menit untuk pelaksanaan pembukaan pembelajarandiharapkan guru
dapat menciptakan kondisi awal pembelajaran yang baik, sehinggaaktivitas-aktivitas pada awal
pembelajaran tersebut dapat mendung proses dankeberhasilan dari pembelajaran yang diberikan.
b. Kegiatan Inti dalam Pembelajaran Kegiatan inti dalam pembelajaran merupakan kegiatan yang diberikan
olehguru bersama-sama siswa setalah kegiatan pembukaan selesai yang berisikan tentang
pelaksanaan pembelajaran dan dapat dilakaukan dengan berbagai macam teknik danmetode
pembelajaran. Kegiatan ini lebih menekankan pada proses pembentukan pengalaman belajar(learning
experience)siswa dalam materi/bahan pelajarantertentu, yang disusun dan direncanakan oleh guru
berdasarkan pada kurikulum yang [Link] inti dalam pembelajaran sangat memegang peranan
penting untukmencapai tujuan pembelajaran maupun dalam membentuk kemampuan siswa yangtelah
ditetapkan. Kegiatan inti dalam pembelajaran sangat dipengaruhi oleh desainatau rencana pelajaran
yang dibuat guru. Pada prinsipnya kegiatan inti dalam pembelajaran sebelumnya perlu didesain
diidentifikasi oleh guru secara sistematisyang memungkinkan dapat dilaksanakan dalam pembelajaran
tersebut. Proseskegiatan inti dalam pembelajaran akan menggambarkan tentang penggunaan strategidan
pendekatan belajar yang digunakan guru dalam proses pembelajaran, karena padahakekatnya kegiatan
inti pembelajaran merupakan implementasi strategi dan pendekatan pembelajaran.
c. Kegiatan Akhir dan Tindak Lanjut PembelajaranKegiatan akhir dan tindak lanjut harus dilaksanakan
atas dasar perencanaanyang telah dibuat oleh guru. Guru perlu merencanakan, dan melaksanakan
kegiatanakhir dan tindak lanjut secaraefektif, efisien, fleksibel dan [Link] akhir dalam
pembelajaran tidak hanya diartikan sebagai kegiatanuntuk menutup pelajaran, tetapi juga sebagai
kegiatan penilaian hasil belajar siswa Kegiatan akhir dan tindak lanjut harus dilakukan secara sistematis
danfleksibel, sehingga dalam prosesnya akan dapat menunjang optimalisasi hasil belajarsiswa. Prosedur
kegiatan yang perlu ditempuh, setelah melaksanakan kegiatan pendahuluan dan kegiatan inti dalam
pembelajaran, serta setelah menyimpulkan Pelajaran
d. ResumeProses pembelajaran perlu dilakukan secara sistematis berdasarkan prosedur pembelajaran
yang telah dikembangkan. Oleh karena itu, salah satukemampuan yang harus dimiliki oleh guru
Sekolah Dasar adalah mampumemahami dan melaksanakan prosedur pembelajaran dalam
pembelajarankelompok, individual maupun klasikal. Untuk menerapkan kemampuan tersebutsebaiknya
guru mengingat kembali tentang konsep dan prinsip belajar dan pembelajaran, tentang berbagai jenis
pendekatan belajar dan pembelajaran sertatentang berbagai jenis strategi belajar mengajar, terutama
strategi yang sesuaidengan tuntutan
2). pemilihan metode mengajar adalah suatu dasar acuan yang dapat digunakan dalammemilih strategi
yang tepat dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran yang
diinginkan dapat tercapai. orentasi dari pemilihan strategi pembelajaranharuslah pada tujuan
pembelajaran yang akan dicapai. Selain itu juga harus disesuaikandengan jenis materi, karakteristik
siswa serta situasi dan kondisi lingkungan dimana proses belajar tersebut akan berlangsung. Terdapat
beberapa teknik dan metode yang dapatdigunakan oleh guru, tetapi tidak semuanya sama efektifnya
dapat mencapai tujuan pembelajaran. Mager (1977) menyampaikan beberapa faktor yang dapat
digunakan dalam pemilihan strategi pembelajaran, yaitu sebagai berikut :
1. Berorientasi pada tujuan pembelajaran.
Tipe perilaku apa yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik, misalnyamenyusun bagan analisis
pemebelajaran. hal ini berarti metode yang paling dekat dan sesuai yang dikehendaki oleh latihan atau
praktek langsung. gerlach dan elly (1990) menyebutkan tidak ada satu strategi pembelajaran yang
dianggap lebih baik dibandingkan dengan strategi pembelajaran yang lain. baik tidaknya suatu strategi
pembelajaran bisadilihat dari efektif tidaknya strategi tersebut dalam mencapai tujuan pembelajaran
yangtelah ditentukan. Dengan demikian, pertimbangan pertama penggunaan strategi pembelajaran
adalah berorentasi pada tujuan pembelajaran apa yang harus dicapai.
2. Efektivitas
pada dasarnya efektivitas ditujukan untuk menjawab pertanyaan seberapa jauh tujuan pembelajaran
telah dapat dicapai oleh peserta didik. perlu diingat bahwa strategi yang paling efisien sekalipun tidak
otomatis menjadi strategi yang efektif. jadi efisiensi akanmerupakan pemborosan bila tujuan akhir tidak
tercapai. Suatu cara untuk mengukur efektifitas ialah dengan jalan menentukan transferbilitas
(kemampuan memindahkan) prinsip-prinsip yang dipelajari. kalau tujuan dapat dicapai dalam waktu
yang lebih singkat dengan suatu strategi tertentu dari pada strategi yang lain, maka strategi ituefisien.
kalau kemampuan mentransfer informasi atau skill yang dipelajari lebih besar dicapai melalui suatu
strategi tertentu dibandingkan strategi yang lain, maka strategitersebut lebih efektif untuk pencapaian
tujuan.
3. Keterlibatan Peserta Didik
pada dasamya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh tantangan
yang dapat membangkitkan motivasinya dalam [Link] pembelajaran yang besifat inkuiri
pada umumnya dapat memberikan rangsangan belajar yang lebih intensif dibandingkan dengan strategi
pembelajaran yang hanya bersifat [Link] prinsip student centered maka peserta didik
merupakan pusat dari suatukegiatan belajar. Dalam masyarakat belajar dikenal istilah CBSA (Cara
belajar Siswa Aktif) yang diterjemahkan dari SAL ( Student active learning) yang maknanya adalah
bahwa proses pembelajaran akan lebih berhasil apabila peserta didik secara aktif melakukan latihan-
latihan secara langsung dan relevan dengan tujuan pembelajaran yangsudah ditetapkan (Dick dan
Carey), hal pentin yang Terdapat beberapa hal penting yang berhubungan dengan partisipasi peserta
didik, yaitu:
a. latihan dan praktek seharusnya dilakukan setelah peserta didik diberi informasitentang suatu
pengetahuan, sikap atau keterampiian tertentu. agar materi tersebutdapat terinternalisasi relatif mantap
dan termantapkan dalam diri mereka, makakegiatan selanjut nya adalah hendaknya peserta didik diberi
kesempatan untuk berlatihdan mempraktekkan pengetahuan, sikap, atau ketrampilan tersebut.
b. umpan balik segera setelah peserta didik menunjukkan perilaku tertentu sebagai hasil belajarnya,
maka , guru memberikan umpan batik (feedback) terhadap hasil belajar tersebut. Melalui umpan balik
yang diberikan oleh guru, peserta didik akan segera mengetahui apakah jawaban yang merupakan
kegiatan yang telah mereka lakukan itu benar atau salah, tepat tidak tepat atau ada sesuatu yang perlu
diperbaiki.
4. Penggunaan Metode Mengajar
Metode pengajaran ialah pengetahuan tentang seorang guru untuk mengajar,semakin baik metode
mengajar semakin efektif pula tercapainya tujuan, syarat-syarat penggunaan metode diantaranya
metode pengajaran yang digunakan, membangkitkansemangat, memperkembangkan kepribadian,
mewujudkan hasil karya, merangsang keinginan,mandiri didalam belajar, meniadakan sifat verbalistis,
membentuk kepribadian siswa.).
a. Metode proyek atau unit
Cara penyajian pengajaran yang bertitik tolak dari suatu masalah, kemudian dibahas dari berbagai segi
yang berhubungan sehingga pemecahannya secara keseluruhan bermakna.
b. Metode eksperimen
adalah cara penyajian pelajaran dimana siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan
membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari
c. Metode Tugas dan Resitasi
Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan
kalimat sendiri.
d. Metode Diskusi
Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk :
a. Mendorong siswa berpikir kritis.
b. Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas.
c. Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memcahkan masalah bersama.
d. Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah
berdsarkan pertimbangan yang seksama.
e. Metode Sosiodrama
pada dasarnya sosiodrama mendramatisasikan tingkah laku dalam hubungannya dengan malah
[Link] :
a. agar siswa dapat menghayati dan menghargai perasaan orang lain
b. Dapat belajar bagaimana membagi tanggung jawab
c. Dapat belajar bagaimana mengambil keputusan dalam situasi kelompok secara spontan
d. Merangsang kelas untuk berfikir dan memecahkan masalah
f. Metode Demonstrasi
adalah cara penyajian pelajaran dengan memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu
proses, situasi, atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik sebenarnya maupun tiruan yang sering
disertai dengan penjelasan lisan
g. Metode problem Solving
Merupakan metode berpikir, karena dapat menggunakan metode lain yang dimulaidengan mencari data
sampai pada menarik kesimpulan. pada intinya metode problemsolving adalah metode yang digunakan
untuk mencari atau menemukan penyelesaiansuatu permasalahan.7.
h. Metode karya wisata
Merupakan cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau objek
tertentu diluar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu
i. Metode Tanya jawab
Merupakan cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab,terutama dari guru
kepada siswa, tetapi dapat pula dari siswa kepada guru.
j. Metode Latihan
Merupakan cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan tertentu atauuntuk memelihara
kebiasaan yang baik. Metode ini juga digunakan untuk memperolehketangkasan, ketepatan,
kesempatan, dan ketrampilan
k. Metode ceramah.
adalah alat komunikasi lisan antara guru dengan anak didik dalam proses belajar mengajar. Dapat
dipahami bahwa metode ceramah adalah cara penyajian pelajaran yang dilakukan guru dengan
penuturan atau penjelasan lisan secara langsung terhadap siswa.
B. Hubungan Pengalaman Belajar dengan Metode Mengajar
Dalam mengidentifikasi hubungan pengalaman belajar dengan metode mengajar kita perlu mengingat
kembali beberapa hakikat belajar itu [Link] antara pilihan metode pembelajaran dengan bentuk
penilaian yang akan dikenakan ke kegiatan belajar keterampilan,tetapi juga menjadi asas kerja penting
dalam jenis-jenis belajar konseptual yang lain biarpun bentuk operasionalnya tidak jelas gejalanya
seperti yang terjadi dalam belajar [Link] hasil belajar siswa atau prestasi belajar
sisiwa akan diperoleh setelah siswa menempuh proses atau pengalaman belajarnya. learning experience
atau pengalaman belajar merupakan suatu proses kegiatan belajar untuk mencapai tujuan
[Link] belajar learnig experience yang diharapkan adalah terjadi adanya aktivitas
belajar yang tinggi dari siswa. pendekatan yang digunakan untuk membentuk pengalaman siswa adalah
cenderung dengan pendekatan keterampilan proses. keterampilan proses merupakan pendekatan belajar
mengajar yang mengarah pada pengembangan kemampuan - kemampuan mental, fisik dan sosial yang
mendasar sebagai penggerak kemampuan- kemampuan yang lebih tinggi dalam diri siswa. #eberhasilan
belajar siswa diukur serta dinilai dengan alat penilaian tertentu yangdirancang selaras dengan tujuan
pembelajaran, bahan pembelajaran, dan tahap-tahap pengalaman belajar siswa [Link]
pembelajaran $mengajar dari pihak guru dengan belajar dari pihak siswa merupakan tahap-tahap
pencapaian tujuan pembelajaran. Dalam tahap-tahap pencapaian tujuan pembelajaran tersebut
terkandung penggunaan metode pembelajaran tertentu.
3). A. Sesuai denan tujuan yan akan dicapai
Dalam pembelajran tentu saja memiliki tujuan yang hendak dicapai. Oleh sebab itu, denan kehadiran
media maka diharuskan agar dapat mendukung ketercapaian atas tujuan itu sebagai media komikasi
modern. Media diharapkan mampu membawa proses pembelajaran kepada tujuannya.
Dengan demikian maka tidak aka nada tumpan tindih atau kepentingan lain yang kemudian dapat
mempengaruhi dalam pencapaian tujuan.
Jika tidak bisa memenuhi hal tersebut, maka tentunnya media tersebut tidak bisa dijadikan sebagai
media pembelajaran
B. Karakteristik Media yang akan Digunakan sesuai dengan Proses Pembelajaran
Media pembelajaran yang akan digunakan haruslah memiliki kriteria yang sesuai, sebab jika tidak
sesuai maka tentu akan bisa menghambat proses pembelajaran itu sendiri,karenannya pada tahapan ini
harus memahami dengan benar karakteristik media pembelajaran yang akan diunakan ,tentunnya
ketidak sesuaian karakteristik akan bisa memicu ketidakcocokan proses pembelajaran itu sendiri
C. Mampu Mendukung isi dan Bahan Pembelajaran
Media pembelajaran harus mampu mendukung isi serta bahan pembelajaran, sebab tanpa dukungan
tersebut pastinnya proses pembelajaran akan sama saja dengan atau tanpa menggunakan media dalam
komunikasi kepemimpinan. Untuk menjadikan media pembelajaran sesuai dengan kriteria maka
dukungan terhsdsp isi materi dan bahan pembelajaran haruslah terpenuhi
D. Media mudah Diperoleh
Selain kriteria sebelumnya sangat penting untuk memperhatikan bagaimana kemudahan media dapat
diperoleh. Sebab resiko kerusakan media pembelajaran dapat selalu terjadi,sehingga pasti harus
menemukan pengganti media yang baru. Oleh sebab itu , maka sangat penting untuk mengingat
bagaimana kemudahan dalam memperoleh media ,tentunnya jika kemudian terjadi kerusakab dan
penggantian maka akan dapat lebih mudah memperoleh media pengganti
4).
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SD NEGERI KALEN
Kelas / Semester : II/ 1
Tema 2 : Bermain di Lingkunganku
Sub Tema 2 : Bermain di RumahTeman
Pembelajaran Ke :3
Alokasi Waktu : 1 x 10 menit
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatan membaca teks dan tanya jawab, siswa dapat menemukan kosakata
yang berkaitan dengan keberagaman benda berdasarkan wujudnya dengan benar.
2. Melalui kegiatan mengamati benda-benda di sekitar, siswa dapat menuliskan hasil
pengamatan sederhana tentang ciri-ciri benda cair.
3. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat memecahkan masalah sehari
hari yang berkaitan dengan perkalian bilangan dengan angka 2, 1, 0.
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alat
Kegiatan Deskripsi Kegiatan dan
Media
Pendahuluan 1. Peserta didik bersama guru membuka kelas dengan
salam dan berdoa sebagai bentuk rasa syukur kepada
Allah SWT.
2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran
peserta didik.
3. Peserta didik bersama guru saling mengingatkan untuk
selalu menjaga kebersihan dan kesehatan untuk
mencegah penyebaran virus covid-19.
4. Peserta didik bersama guru menyanyikan lagu
“Indonesia Raya” dengan penuh semangat.
5. Guru mengucapkan terima kasih atas kedisplinan
semua siswa mengumpulkan tugas literasi ( one day
one news).
6. Guru melakukan Apersepsi.
7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.
8. Peserta didik bersama guru melakukan tepuk semangat
sebagai motivasi dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran.
Kegiatan 1. Peserta didik mengamati dan membaca teks - Gambar
Inti percakapan yang berjudul “Beni dan Teman- dan teks
temannya”. percakapan.
- Contoh
2. Peserta didik bersama guru melakukan tanya jawab benda cair.
-
mengenai keberagaman benda berdasarkan wujudnya. LKPD
Misalnya: dari teks percakapan tersebut, mana yang
termasuk benda cair?
3. Peserta didik melakukan pengamatan terhadap
bendabenda yang ada di sekitar.
4. Guru memunculkan masalah dengan menyampaikan
pertanyaan apakah yang kalian ketahui tentang ciri-ciri
benda cair?
5. Peserta didik menuliskan hasil pengamatannya dengan
menggunakan ejaan yang tepat.
6. Peserta didik memperhatikan contoh perkalian bilangan
dengan angka 2, 1 dan 0.
7. Peserta didik dengan dibantu guru membentuk
kelompok yang terdiri dari 2-3 orang untuk berdiskusi
8. Peserta didik bersama guru meyiapkan LKPD beserta
petunjuk pengisiannya.
9. Pesera didik mendiskusikan soal perkalian yang
diberikan guru
10. Peserta didik mempresentasikan hasil pengerjaan
LKPD dengan penuh percaya diri.
Penutup 1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan Lembar
pembelajaran melalui tanya jawab. Evaluasi
2. Guru bersama peserta didik merefleksi pengalaman
belajar yang sudah dilaksanakan.
3. Peserta didik mengerjakan evaluasi pembelajaran.
4. Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk
pertemuan berikutnya.
5. Peserta didik bersama guru berdoa dan mengakhiri
pembelajaran dengan salam.
C. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN
1. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 2 SD
2. Teks dan gambar
3. Contoh benda cair.
D. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN
1. Saintifik dan Diskusi (Cooperative Learning)
E. MATERI PEMBELAJARAN (Terlampir)
F. PENILAIAN/ASESMEN (Terlampir) 1. Aspek Pengetahuan
Jenis penilaian : Tes
Bentuk Penilaian : Pilihan ganda
2. Aspek Sikap
Jenis penilaian : Non tes
Bentuk penilaian : Lembar observasi
4. Aspek Keterampilan
Jenis penilaian : Non tes
Bentuk penilaian : Lembar unjuk kerja
Mengetahui Lamongan, .......................... 2024
Kepala Sekolah Guru Kelas II
IMAM MAWARDI, [Link].I.,M.A. RAHMA INA YUNIA WIJAYANTI.
NIP.19770312 201001 1 008
MATERI AJAR
Mengenal Benda Cair
Ada banyak benda cair yang ada di sekitar kita. Misalnya air, sirup, kecap. Benda cair bersifat seperti
cair/encer. Benda cair mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Oleh karena itu,
bemnda cair memerlukan wadah. Tanpa wadah, benda cair akan tumpah. Benda cair mempunyai
bentuk yang berubah-ubah. Minyak goreng dalam botol bentuknya seperti botol. Bila dipindahkan ke
gelas, bentuknya berubah seperti gelas. Jadi dapat disimpulkan, sifat benda cair adalah sebagai berikut:
- Berubah bentuk sesuai dengan wadahnya - Volumenya tetap dan tidak berubah.
Teks Bacaan
Membuat Jus Jambu Biji
Beni dan teman-teman bermain di rumah Udin.
Mereka membuat jus jambu biji.
Mereka berbagi tugas.
Beni, Udin, dan Edo bertugas memetik jambu. Lani,
Siti, Dayu, dan Mey menyiapkan alat dan bahan yang
diperlukan.
Alat dan bahan yang diperlukan yaitu blender, gelas,
pisau, sendok, alat penyaring, gula, es batu, air, dan
susu.
Setelah jambu dipetik dan alat disiapkan,
mereka membuat jus bersama-sama. Ibu Udin
juga turut membantu mereka. Jambu yang
telah dicuci dikupas terlebih dahulu.
Jambu lalu dipotong menjadi bagian kecil. Kemudian,
dimasukkan ke dalam blender. Tidak lupa
ditambahkan gula, es batu, susu, dan air secukupnya.
Setelah diblender, jus tersebut disaring, lalu
dimasukkan ke gelas.
Jus siap untuk diminum.
Beni dan teman-teman sangat senang.
Perkalian Bilangan dengan Angka Dua
2 x 3 = ... .
Jawab:
2 x 3 = 3+3 = 6
Jadi perkalian dengan bilangan 2 sama artinya menjumlah dengan bilangan itu sendiri.
Perkalian Bilangan dengan Angka Satu.
Perhatikan perkalian berikut!
3 x 1 = 1+1+1 = 3
4 x 1 = 1+1+1+1 = 4
Jadi bisa diambil kesimpulan, bahwa semua bilangan yang dikalikan satu hasilnya sama
dengan bilangan itu sendiri.
Perkalian Bilangan dengan Angka Nol.
Perhatikan perkalian berikut!
2 x 0 = 0+0 = 0
5 x 0 = 0+0+0+0+0 = 0
Jadi kesimpulannya: semua bilangan jika dikalikan 0, maka hasilnya adalah 0.
PENILAIAN
1. Penilaian Aspek Sikap
Lembar Penilaian Keterampilan Peserta Didik
Disiplin Percaya diri
No Nama Peserta Didik
4 3 2 1 4 3 2 1
1. A
2. B
3. dst.
Rubrik Penskoran
Rubrik Penilaian
No Indikator
4 3 2 1
1. Disiplin a. Hadir tepat Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta didik
waktu pada memenuhi memenuhi 2 didik tidak
saat semua indikator memenuhi memenuhi
pembelajara indikator 1 indikator semua
n indikator
b. Patuh pada
tata tertib
c. Mengerjaka
n dan
mengumpul
kan tugas
sesuai
dengan
waktu yang
ditentukan
2. Percaya a. Berpendapa Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta didik
t tanpa memenuhi memenuhi 2 didik tidak
Diri raguragu semua indikator memenuhi memenuhi
b. Tidak indikator 1 indikator semua
mudah indikator
putus asa
c. Berani
bertanya dan
menjawab
pertanyaan
2. Penilaian Aspek Pengetahuan Tes
tertulis Pedoman Penskoran Aspek
Pengetahuan
Matematika KD 3.4 Menjelaskan perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan cacah
dengan hasil kali sampai dengan 100 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan perkalian dan
pembagian.
Bahasa Indonesia KD 3.2 Menguraikan kosa kata dan konsep tentang keragaman benda
berdasarkan bentuk dan wujudnya dalam Bahasa Indonesia atau bahasa daerah melalui teks tulis,
lisan, visual, dan atau eksplorasi lingkungan.
Nomor Soal Skor Keterangan
1-4 1 Skor 1 apabila menjawab pertanyaan dengan benar
Total 4 Skor Maksimal
Daftar Nilai Peserta Didik
Keterangan
No Nama Peserta Didik Skor Nilai Tidak Tuntas
Tuntas
1. A
2. B
3. dst.
Remidial dan Pengayaan
Jika peserta didik belum mencapai KKM melalui evaluasi, maka diberikan remedial
sedangkan untuk peserta didik yang sudah mencapai KKM diberikan materi pengayaan.
KKM = 71
3. Penilaian Aspek Keterampilan
Lembar Penilaian Keterampilan Peserta Didik
Keterampilan Keterampilan
No Nama Peserta Didik 1 2
4 3 2 1 4 3 2 1
1. A
2. B
3. dst.
Rubrik Penskoran
Rubrik Penilaian
No Indikator
4 3 2 1
1. Mempresentas Memprese Memprese Memprese Memprese
ikan contoh ntasikan 4 ntasikan 3 ntasikan 2 ntasikan 1
benda cair contoh contoh contoh contoh
yang dijumpai benda cair benda cair benda cair benda cair
dalam yang yang yang yang
kehidupan dijumpai dijumpai dijumpai dijumpai
sehari-hari dalam dalam dalam dalam
kehidupan kehidupan kehidupan kehidupan
sehari-hari sehari-hari sehari-hari sehari-hari
Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan
ciri-ciri dari ciri-ciri benda ciri-ciri benda ciri-ciri benda ciri-ciri benda
benda cair cair dengan cair dengan baik cair dengan cair dengan
sangat baik cukup baik kurang baik
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Kelas/ Semester : II/ 1
Nama Kelompok : ………………………………
Anggota : 1. ……………………………
2. ……………………………
3. ……………………………
Indikator:
Mengerjakan soal perkalian bilangan 2, 1 dan 0 dengan benar
Langkah-langkah Kegiatan:
1. Isilah nama kelompok beserta nama anggota masing-masing!
2. Kerjakan soal-soal berikut!
a. 9 x 1 = ... .
b. 4 x 2 = ... .
c. 5 x 2 = ... .
d. 5 x 0 = ... .
e. 6 x 1 = ... .
f. 7 x 0 = ... .
SOAL EVALUASI
NAMA : ……………………………………………
NO. ABSEN : ……………………………………………
KELAS : ……………………………………………
1. Bersifat encer adalah ciri dari benda ... .
a. padat
b. cair
c. gas
2. Berikut ini benda yang dapat mengalir adalah ... .
a. botol
b. buku
c. bensin
3. Bentuk penjumlahan berulang dari 3 x 2 adalah ... .
a. 3 + 3 + 3
b. 2 + 2 + 2
c. 3 + 3
4. 6 x 0 = ... .
a. 60 b. 6 c. 0
5. 2 + 2 + 2 + 2 = 8
Kalimat matematika dari penjumlahan di atas adalah ... .
a. 4 x 4 = 8
b. 2 x 4 = 8
c. 4 x 2 = 8