0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

TUGAS LAPORAN Rafdavel

Dokumen ini menjelaskan tugas percobaan mengenai hambatan dan Hukum Ohm dalam rangkaian listrik. Tujuan percobaan adalah untuk memahami konsep hambatan dan hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan menggunakan alat seperti voltmeter dan amperemeter. Hasil percobaan menunjukkan bahwa arus listrik sebanding dengan tegangan dan hambatan listrik merupakan bilangan konstan.

Diunggah oleh

Rafdavel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

TUGAS LAPORAN Rafdavel

Dokumen ini menjelaskan tugas percobaan mengenai hambatan dan Hukum Ohm dalam rangkaian listrik. Tujuan percobaan adalah untuk memahami konsep hambatan dan hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan menggunakan alat seperti voltmeter dan amperemeter. Hasil percobaan menunjukkan bahwa arus listrik sebanding dengan tegangan dan hambatan listrik merupakan bilangan konstan.

Diunggah oleh

Rafdavel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS PERCOBAAN 1

HAMBATAN DAN HUKUM OHM

MATKUL
PRAKTIK KOMPONEN ELEKTRONIKA
DAN
RANGKAIAN LISTRIK

NAMA : RAFDAVEL OKTAMIRANDA

NIM : 20066042

PROGRAM STUDI : TEKNIK ELEKTRONIKA D3

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGRI PADANG

2020
1.1 Tujuan
 Untuk mempelajari konsep hambatan dan Hukum Ohm.

1.2 Peralatan yang Dibutuhkan


 Circuit construction deck
 Voltmeter
 Amperemeter

1.3 Referensi
 Buku “Rangkaian Listrik I” dan “Rangkaian Listrik II” oleh William Hayt atau
Budiono Mismail

1.4 Pendahuluan
Hambatan Dan Hukum Ohm
Setiap penghantar mempunyai hambatan. Beberapa penghantar seperti kabel, harus
dipilih agar mempunyai nilai hambatan paling rendah. Komponen yang mempunyai
kegunaan karena nilai hambatan ( resistansi ) disebut resistor. Resistor banyak dipakai
dalam rangkaian listrik dan elektronika untuk mengatur besar arus yang mengalir. Dalam
resistor energi listrik diubah menjadi energi panas.
Hubungan antara tegangan, arus dan hambatan dalam rangkaian dinyatakan oleh
persamaan :
V=I*R
Persamaan di atas dikenal sebagai Hukum Ohm.
1.5 Prosedur Percobaan
Hambatan Dan Hukum Ohm
1. Buat rangkan seperti pada gambar

Gambar 1.1 Rangkaian V, R dan Lampu


Beri nilai hambatan pada rangkaian di atas sebesar 1K ohm! Ubahlah tegangan DC
variable pada nol dan nyalakan power supply! Naikkan nilai tegangan sampai
voltmeter membaca nilai 10V dan perhatikan tingkat keterangan lampu!
2. Ulangi langkah kedua dengan nilai hambatan diubah menjadi 10K Ohm! Periksalah
kondisi lampu!
3. Buatlah rangkaian seperti pada gambar!

Gambar 1.2 Rangkaian V dan R


Set nilai tegangan pada 0V! Secara bertahap naikkan nilai tegangan sebesar 2 V
secara bertahap sampai mencapai 10V! Dan catatlah nilai arus yang mengalir
setiap perubahan nilai tegangan.
1.6 Data Hasil Percobaan
Tabel 1.1 Data Hasil Percobaan R=1K Ω dan R=10K Ω terhadap V

Besar Arus ( A ) Besar Arus ( A )


Besar Tegangan ( V )
R= 1K Ω R= 10K Ω
2 0,002 0,0002
4 0,004 0,0004
6 0,006 0,0006
8 0,008 0,0008
10 0,01 0,001

1.7 Analisis data

Pada Paktikum kali ini berjuan untuk mengetahui konsep hambatan dan hukum ohm
dengan menggunakan softwere EWB (Electronics Workbench),untuk merangkai rangkaian sesuai
dengan jobsheet yang di berikan,komponen yang di perlukan pada prektek kali ini yaitu :
 Resistor
 Voltmeter
 Amperemeter
 Tegangan
 Konektor
 Battery
Dan untuk melakukan pengukurankita harus melakukannya dengan teliti agar hasil
perhitungan didapatkan dengan tepat

1.8 Analisi perhitungan


[Link] : 2. Diketahui :
Tegangan V = 2 Tegangan V =2
Resistor = 1KΩ = 1000Ω Resistor =10KΩ = 1000Ω
Analisis perhitungan :I= V/R Analisis perhitungan : I=V/R
2/1000=0,002 2/1000=0,0002

[Link] : 4. Diketahui :
Tegangan V = 4 Tegangan V =4
Resistor = 1KΩ = 1000Ω Resistor =10KΩ = 1000Ω
Analisis perhitungan :I= V/R Analisis perhitungan : I=V/R
4/1000=0,004 4/1000=0,0004
[Link] : 6. Diketahui :
Tegangan V = 6 Tegangan V =6
Resistor = 1KΩ = 1000Ω Resistor =10KΩ = 1000Ω
Analisis perhitungan :I= V/R Analisis perhitungan : I=V/R
6/1000=0,006 6/1000=0,0006
[Link] : 8. Diketahui :
Tegangan V = 8 Tegangan V =8
Resistor = 1KΩ = 1000Ω Resistor =10KΩ = 1000Ω
Analisis perhitungan :I= V/R Analisis perhitungan : I=V/R
8/1000=0,008 8/1000=0,0008
[Link] : [Link] :
Tegangan V = 10 Tegangan V =10
Resistor = 1KΩ = 1000Ω Resistor =10KΩ = 1000Ω
Analisis perhitungan :I= V/R Analisis perhitungan : I=V/R
10/1000=0,01 10/1000=0,001
1.9 Data Hasil Perhitungan

Tabel 1.2 Data Hasil Percobaan R=1K Ω dan R=10K Ω terhadap V


Besar Arus ( A ) Besar Arus ( A )
Besar Tegangan ( V )
R= 1K Ω R= 10K Ω
2 0,002 0,0002
4 0,004 0,0004
6 0,006 0,0006
8 0,008 0,0008
10 0,01 0,001

1.10 Grafik
1.11 Kesimpulan

1. Besarnya arus listrik yang mengalir sebanding dengan besarnya beda potensial
(Tegangan)
2. Perbandingan antara tegangan dengan kuat arus merupakan suatu bilangan
konstan yang disebut hambatan listrik. ( R= V/I )
3. Semakin besar sumber tegangan maka semakin besar arus yang dihasilkan.
4. Perbandingan antara tegangan dengan kuat arus yang disebut hambatan listrik
merupakan bilangan konstan
5. Hukum Ohm dapat digunakan untuk mengetahui hubungan tegangan dan kuat
arus serta dapat digunakan untuk menentukan suatu hambatan beban listrik

Anda mungkin juga menyukai