MODUL AJAR
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
SATU VARIABEL
Oleh :
Susanna Br Sebayang, [Link]
SMK SWASTA ALA DELPHI
TIGABINANGA
KABUPATEN KARO
SUMATERA UTARA
Modul Ajar PLSV (Persamaan Linear Satu Variabel)
Bagian I. Identitas dan Informasi Mengenai Modul
Modul Ajar MATEMATIKA
Nama SUSANNA BR SEBAYANG, [Link]/SMKS ALA DELPHI/2024
Penyusun/Institusi/Tahun
Jenjang Sekolah SMK
Fase/Kelas E/X
Domain/Topik Aljabar/Persamaan Linear Satu Variabel
Kata Kunci Persamaan, Linear, Variabel
Pengetahuan/Keterampilan Operasi hitung aljabar
Prasyarat
Alokasi waktu (menit) 4 JP x 40 menit
Jumlah Pertemuan (JP) 1 pertemuan
Moda Pembelajaran Tatap muka
Metode Pembelajaran Project Based Learning
Sarana Prasarana Komputer/laptop
LCD Proyektor
Papan tulis
Target Peserta Didik Reguler
Karakteristik Peserta Didik Peserta didik reguler yang aktif berdiskusi dalam
kegiatan pembelajaran dan bernalar kritis dalam
mencari jawaban serta
tidak pantang menyerah dalam belajar.
Daftar Pustaka Kasmina, Toali [Link] SMK dan MAK Kelas X
Edisi Revisi. Jakarta: Erlangga.
Arif Ediyany, Maya Harsasi.2021. Matematika SMK dan
MAK Kelas X. Jakarta : Erlangga
Referensi Lain Modul Matematika
Gambaran Umum Modul (rasionalisasi, urutan materi pembelajaran, rencana asesmen)
Rasionalisasi
1. Membuat model matematika persaman linear satu variabel.
2. Menyelesaikan masalah sehari – hari yang berkaitan dengan persamaan linear
satu variabel.
Urutan Materi Pembelajaran
1. Mengidentifikasi bentuk persamaan linear satu variabel.
2. Menyelesaikan operasi hitung persamaan linear satu variabel.
3. Membuat model matematika persamaan linear satu variabel.
4. Menyelesaikan permasalahan sehari – hari terkait persamaan linear satu variabel.
Rencana Asesmen
Asesmen Individu dan Kelompok
Bagian II. Langkah – Langkah Pembelajaran
Topik 1. Mengidentifikasi bentuk persamaan linear satu variabel.
2. Menyelesaikan operasi hitung persamaan linear satu
variabel.
3. Membuat model matematika persamaan linear satu
variabel.
4. Menyelesaikan permasalahan sehari – hari terkait
persamaan linear satu variabel.
Tujuan Pembelajaran Pertemuan kedua
1. Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik
mampu membuat model matematika permasalahan
sehari – hari yang berkaitan dengan persamaan linear
satu variabel.
2. Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik
mampu menyelesaikan masalah sehari – hari yang
berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel dengan benar.
Pemahaman Bermakna Persamaan linear satu variabel digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari -
hari
Pertanyaan Pemantik Ibu membeli buah mangga sebanyak 5 kg dan mendapat
potongan harga Rp 5.000,[Link] ibu membayar Rp
35.000,00, maka berapa harga mangga tiap kilogramnya?.
Profil Pelajar Pancasila 1. Beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YME
2. Bernalar kritis
3. Kreatif
4. Bergotong royong
5. Mandiri
Urutan Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan/Sintaks Deskripsi Kegiatan Waktu
Pendahuluan
Komunkasi (4C) 1. Melakukan salam pembuka dan menanyakan kabar peserta
didik sebelum memulai pembelajaran dengan santun.
Komunikasi (4C)
Religius (KI 1)
2. Mengajak siswa Berdoa sebelum memulai kegiatan
Peduli Lingkungan 3. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik
dengan memperhatikan lingkungan sekitarnya.
4. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Apersepsi
5. Guru memberikan apersepsi dengan
Komunkasi (4C) mengingatkan kembali peserta didik
tentang materi menyelesaikan operasi
hitung persamaan linear satu variabel. 10 menit
(4C: Critical
6. Guru memberikan pertanyaan pemantik
Thinking) yang ditampilkan melalui PPT.
Komunkasi (4C) 7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang ditampilkan melalui PPT.
Motivasi
Guru memotivasi peserta didik dengan
TPACK - teknologi menunjukkan manfaat PLSV dalam
konten kehidupan sehari-hari. Kemudian meminta siswa
untuk menonton video melalui layar tampilan power point.
Literasi 8. Menyampaikan urutan aktifitas pembelajaran
Kegiatan Inti
Fase 1 Orientasi Peserta didik terhadap masalah
1. Peserta didik membaca (Literasi) dan
Mengamati (saintifik) mengidentifikasi bentuk permasalahan yang
rasa ingin tahu 5’
berpikir kritis diberikan berupa membedakan dan
(4C) mengidentifikasi bentuk persamaan dan
pertidaksamaan yang diberikan oleh guru.
Menanya (saintifik)
berpikir kritis dan
2. Peserta didik diberikan kesempatan
komunikatif 2’
(4C)
bertanya untuk mengklarifikasi masalah
yang diberikan
Fase 2 Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
Memastikan peserta didik sudah duduk berdasarkan
Berkolaborasi (4C) 1’
kelompoknya yang sudah dibagi dipertemuan sebelumnya.
Literasi Guru membagikan LKS dan materi ajar kepada kelompok dan 2’
Rasa ingin tahu (4C) mengarahkan peserta didik untuk memperhatikan masalah yang
ada di LKS.
Mengeksplor (saintifik)
kegiatan literasi Mengarahkan siswa secara berkelompok untuk untuk mulai
Kolaborasi bereksplorasi melalui buku atau melalui internet untuk
5’
Berpikir kritis megumpulkan informasi-informasi yang diperoleh dari masalah.
Komunikatif
(4C)
Fese 3 Membimbing Penyelidikan Individu dan Kelompok
Peserta didik melihat hubungan-hubungan berdasarkan
informasi/data yang terkait pada masalah. Peserta didik dapat
Mengasosiasi (saintifik) melihat materi dari berbagai sumber belajar atau melalui
Literasi
(TPACK - teknologi
konsep dasar materi yang ada di materi ajar atau melalui video
konten) yang sudah dikrim guru sehari sebelumnya untruk dipelajari
dirumah.
Peserta didik bekerjasama untuk menghimpun berbagai konsep
Berkolaborasi
dan aturan matematika yang sudah dipelajari serta memikirkan
berpikir kritis
(4C) secara cermat strategi pemecahan yang berguna untuk
pemecahan masalah 60’
Guru membantu setiap kelompok secara bergilir jika ada
kendala atau kesulitan dengan cara berkeliling ke setiap
kelompok.
Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Peserta didik dipantau keaktifannya secara berkelompok
dalam mengerjakan proyek pada berdasarkan LKS.
(Bergotong-royong)
Bergotong-royong
Peserta didik diminta untuk menentukan perwakilan kelompok
untuk mempresentasikan hasil diskusinya secara runtut dan
sistematis.
Fase 5 Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Mengkomunikasikan
Peserta didik dari kelompok penyaji diberikan kesempatan
(Saintifik)
Berpikr kreatif (4C) untuk memberikan penjelasan tambahan
Peserta didik dari kelompok lain memberikan tanggapan kepada
Kolaborasi (4C) kelompok penyaji dengan sopan, agar dapat saling bertukar
informasi/ membandingkan informasi yang diproleh 30’
Berkolaborasi Dengan tanya jawab, peserta didik diarahkan untuk membuat
berpikir kritis dan kreatif simpulan mengenai permasalahan yang diselesaikan dalam
(4C) LKS
Kegiatan Penutup
berpikir kritis dan kreatif Dengan tanya jawab, peserta didik diarahkan untuk membuat
simpulan mengenai permasalahan yang diselesaikan dalam 5’
(4C)
LKS
Memberikan uji kompetensi berupa penilaian pengetahuan
(TPACK - teknologi) secara individu, guru membagikan lembaran kertas uji 30’
kompetensi
Peserta didik merefleksi pembelajaran dan kegiatan yang sudah
dilakukan.
a. Apa yang sudah dipelajari hari ini? 5’
b. Apa hal menarik dari kegiatan pembelajaran hari ini?
c. Manfaat apa yang diperoleh dari pembelajaran hari ini?
1. Memberikan PR dan hasilnya dikirim ke email
Kegiatan literasi susanjengox@[Link] sesuai waktu yang
(TPACK - teknologi) sudah diinformasikan serta mengingatkan peserta
didik untuk menyiapkan informasi - informasi penting
tentang pembelajaran dipertemuan berikutnya. 5’
Komunikasi (4C)
Guru memberikan pesan moral untuk tetap semangat belajar
Religius (KI 1) dan Peserta didik diminta untuk mengucapkan doa penutup.
Guru memberikan salam penutup.
Penilaian Proses dan Hasil Belajar
1. Teknik Penilaian:
a) Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b) Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c) Penilaian Keterampilan : Observasi
2. Bentuk Penilaian:
a) Observasi : lembar pengamatan/jurnal aktivitas siswa
b) Tes tertulis : soal evaluasi pembelajaran
c) Unjuk kerja : lembar penilaian kerja kelompok
3. Tes tertulis dilakukan saat pembelajaran.
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
Rencana Tindak Lanjut Hasil Penilaian (Pengayaan)
1. Pembelajaran Pengayaan
Pelaksanaan pembelajaran pengayaan bagi peserta didik yang sudah lulus
KKM dilakukan dengan cara guru memberi beberapa soal yang bersifat
HOTS kemudian membimbing langsung peserta didik di dalam ataupun di
luar kelas,
2. Rencana Tindak Lanjut Hasil Penilaian (pengayaan) terlampir pada Tugas
Instrumen Penilaian.
Mengetahui Tigabinanga,
Kepala Sekolah Guru Matematika
ERLITA BR SEMBIRING, SE SUSANNA BR SEBAYANG, [Link]
Lampiran Penilaian
2. Penilaian Sikap
No Nama Peserta didik Sikap yang diobservasi
Disiplin Gotong Tanggung
royong jawab
SB B C K SB B C K SB B C K
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1. …………
2. …………
Keterangan :
SB = sangat baik B = baik C = cukup K = kurang
RUBRIK PENILAIAN SIKAP
No Aspek Sangat Baik Baik Cukup Kurang
yang dinilai
1 Disiplin Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta
tepat tepat
waktu didik terlambat didik
ketika mengikuti terlambat
waktu ketika
pembelajaran,nam mengikuti
memulai memulai un tepat waktu pelajaran
pembelajaran pembelajaran dalam dan
dan namun tidak mengumpul kan mengumpulka
mengumpulka tepat tugas. n tugas.
n tugas.
mengumpulka
n
tugas.
2 Gotong Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
cukup
royong terlibat sangat terlibat aktif terlibat aktif kurang
dalam
terlibat
aktif dalam dalam diskusi diskusi aktif dalam
kelompok
diskusi kelompokdan dan diskusi
menyelesaikan
kelompok dan menyelesaikan tugas kelompok dan
menyelesaikan tugas menyelesaikan
tugas tugas
3 Tanggung Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
jawab bertanggung bertanggung kurang tidak
jawab dalam jawab dalam bertanggung bertanggung
jawab
menyelesaikan menyelesaikan dalam jawab dalam
mengerjakan
semua tugas tugas namun tugas. mengerjakan
dan hasilnya tidak tugas
hasilnya
rapi. rapi.
3. Penilaian keterampilan
Keaktifan dan peran peserta didik dalam diskusi
No Nama Peserta Didik kelompok, menyusun laporan, dan
presentasi
K C B SB
1
2
3
Keterangan:
K: Kurang C: Cukup B: Baik SB: Sangat baik
Rubrik Penilaian Keterampilan
No Aspek yang dinilai Sangat Baik Baik Cukup Kurang
1 Keaktifan peserta didik Peserta didik sangat Peserta didik aktif Peserta didik Peserta didik
cukup sangat
dalam diskusi aktif dalam diskusi dalam diskusi aktif dalam aktif dalam diskusi
kelompok, diskusi
menyusun laporan, dan kelompok, kelompok, kelompok, kelompok,
menyusun menyusun
menyusun
presentasi laporan dan laporan dan menyusun laporan dan
laporan
mempresentasikan mempresentasikan dan mempresentasikan
hasil diskusi hasil diskusi mempresentasika hasil diskusi
n
kelompoknya kelompoknya hasil diskusi kelompoknya
kelompoknya
PETA KONSEP
Persamaan Linear Satu Variabel
Konsep Penyelesaian Penerapan
Persamaan Persamaan Persamaan
Linear Satu Linear Satu Linear Satu
Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian
A. Konsep Persamaan Linear Satu Variabel
Ayo Mengamati
Perhatikan permasalahan berikut ini!
Ibu membeli buah mangga sebanyak 5 kg dan mendapat potongan harga Rp
5.000,[Link] ibu membayar Rp 35.000,00, maka berapa harga mangga tiap
kilogramnya?
Untuk menjawab permasalahan di atas, kita bisa menggunakan konsep
persamaan linear satu variabel.
Ayo Menggali Informasi
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1. Bilangan prima terkecil adalah 3.
2. Jika a adalah bilangan asli, maka 2a + 4 adalah bilangan ganjil.
3. Dua adalah bilangan ganjil
Dari ketiga kalimat di atas, manakah yang bernilai benar?
Sekarang amati kalimat berikut!
1. X adalah ibukota negara Indonesia.
2. X + 6 = 10
Dapatkah kalian menentukan nilai kebenaran kalimat di atas?
Kalimat – kalimat di atas tidak dapat kita tentukan nilai kebenarannya sebab ada
unsur yang belum diketahui nilainya yaitu X.
Kalimat-kalimat tersebut merupakan kalimat terbuka. Unsur tertentu dalam
setiap kalimat terbuka disebut variabel.
Kalimat (1) akan menjadi kalimat tertutup jika X diganti Jakarta dan menjadi
kalimat yang bernilai benar. Namun jika X diganti selain Jakarta maka kalimat
(1) bernilai salah.
Definisi
Kalimat terbuka adalah kalimat yang belum dapat ditentukan nilai
kebenarannya, bernilai benar saja atau salah saja karena memiliki unsur
yang belum diketahui nilainya.
Variabel adalah simbol/lambang yang mewakili sebarang anggota suatu
himpunan semesta. Variabel biasanya dilambangkan dengan huruf kecil.
Suatu kalimat terbuka yang memiliki variabel harus diganti oleh satu atau lebih
anggota dari himpunan semesta yang didefinisikan, sehingga kalimat terbuka
yang diberikan akan menjadi benar. Pengganti variabel tersebut dinamakan
selesaian. Himpunan semua selesaian dalam kalimat terbuka disebut himpunan
selesaian.
Contoh :
x + 6 = 10
pengganti x yang benar adalah 4
Jadi, selesaiannya adalah x = 4 dan himpunan selesaiannya adalah {4}
Sekarang mari kita mencoba menuliskan kalimat menjadi sebuah
persamaan. Jumlah suatu bilangan n dan 7 adalah 15.
Kalimat di atas dapat kita tuliskan sebagai berikut:
n + 7 = 15
Jadi, persamaannya adalah n + 7 = 15
Perhatikan persamaan – persamaan berikut ini!
a. x+7=9
b. 4x - 2 = 6 – 8x
c. x + 10y = 100
d. 2p = 10
e. x2 – 4 = 0
Persamaan a, b, dan d adalah persamaan linear satu variabel sedangkan
persamaan c dan e bukan merupakan persamaan linear satu variabel.
B. Menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel
1. Dengan menggunakan penjumlahan dan pengurangan
Perhatikan contoh berikut Ini!
Tentukan selesaian dari persamaan berikut!
a. x + 3 = 8
b. 8 = x – 4
Jawab:
a. x + 3 = 8
x + 3 – 3 = 8 – 3(kedua ruas dikurangi dengan 3)
x=5
b. 8 = x – 4
8 + 4 = x – 4 + 4 (kedua ruas ditambah dengan 4)
12 = x
2. Dengan menggunaan perkalian dan pembagian
Perhatikan contoh berikut Ini!
Tentukan selesaian dari persamaan berikut!
a. 3x + 2 = - 7
b. p=
6 Jawab:
a. 3x + 2 = - 7
3x + 2 – 2 = - 7 - 2 (kedua ruas dikurangi dengan
2) 3x = - 9
3𝑥 −
9 (kedua ruas dibagi dengan 3)
3 3
=
x=-3
2
3
b. p = 6 (kedua ruas dikali dengan 3)
2
3
x3p=6x3
2p = 18 (kedua ruas dibagi dengan 3)
2p 18
2 2
=
p=9
C. Penerapan Persamaan Linear Satu Variabel
Banyak sekali permasalahan sehari – hari yang melibatkan sistem persamaan
linear dua variabel. Adapun langkah – langkah untuk menyelesaikannya adalah
sebagai berikut:
1. Buat pemisalan variabelnya.
2. Buat model matematikanya.
3. Selesaikan hitung aljabarnya
4. Buat kesimpulan dari hasil
perhitungan
Perhatikan contoh berikut!
Hani membeli beberapa botol jus dengan harga satuan Rp 1.000,00. Hani
menggunakan uang pecahan Rp 20.000,00 untuk membelinya. Hani
mendapat kembalian Rp 3.000,00. Berapa banyak botol jus yang dibeli Hani?
Jawab :
Misal x = banyak botol jus
Maka model matematika persamaan linear satu variabelnya adalah
1.000 x + 3.000 = 20.000
Selanjutnya selesaikan model matematika tersebut
1.000 x + 3.000 = 20.000
1.000 x + 3.000 – 3.000 = 20.000 – 3.000
1.000 x = 17.000
1.000 x 17.000
1.000 1.000
=
x = 17
Jadi, banyak botol jus yang dibeli Hani adalah 17 buah
DAFTAR PUSTAKA
1. Kasmina, Toali [Link] SMK dan MAK Kelas X Edisi Revisi. Jakarta:
Erlangga.
2. Arif Ediyany, Maya Harsasi.2021. Matematika SMK dan MAK Kelas X. Jakarta : Erlangga.
3. Modul Matematika
4. [Link]
Capaian Pembelajaran Fase E Elemen Aljabar
Di akhir fase D peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan
menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka
dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat
menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk
menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen. Peserta didik dapat memahami
relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk
diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka
dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik.
Mereka dapat menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu
variabel. Mereka dapat menyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah
dengan menggunakan relasi, fungsi dan persamaan linear. Mereka dapat
menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui beberapa cara
untuk penyelesaian masalah.
Tujuan Pembelajaran
1. Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik mampu membuat
model matematika permasalahan sehari – hari yang berkaitan dengan
persamaan linear satu variabel dengan benar.
2. Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik mampu
menyelesaikan masalah sehari – hari yang berkaitan dengan persamaan
linear satu variabel dengan benar.
Media Pembelajaran
Video permasalahan PLSV dalam kehidupan sehari – hari
Cara penggunaan:
1. Guru menampilkan video melalui laptop dan LCD kelas
2. Peserta didik mengamati dan menuliskan informasi yang ditemukan dalam
video
Deskripsi media:
Jenis : Visual digital
Sumber : Youtube
Link : [Link]
LEMBAR KERJA SISWA
PERSAMAAN LINEAR SATU
VARIABEL
KELAS X
SMKS ALA DELPHI TIGABINANGA
k
LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/1
Guru Mapel : Susaaanna Br Sebayang, [Link]
Pertemuan 2
Materi Pokok : Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV)
Tujuan Pembelajaran : Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik
mampu menyelesaikan masalah sehari – hari yang berkaitan
dengan persamaan linear satu variabel dengan benar.
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Petunjuk penggunaan LKS:
1. Cermati pertanyaan dan perintah yang diberikan.
2. Gunakan buku siswa, bahan ajar, buku dan referensi lain untuk membantu
bereksplorasi.
3. Diskusikan jawaban terhadap pertanyaan yang diberikan dalam kelompok masing –
masing.
4. Tuangkan hasil diskusi kelompok dalam lembar diskusi.
5. Konsultasikan dengan guru apabila ada kesulitan yang belum bisa
diselesaikan dalam kelompok.
Penentuan Penugasan Proyek
Perhatikan permasalahan
berikut ini!
Hari raya Idul Fitri akan tiba. Nadia akan membeli kue untuk merayakan hari
raya. Nadia membeli kue nastar dan kue keju. Harga satu kaleng kue nastar
sama dengan 2 kali harga satu kaleng kue keju. Harga 3 kaleng kue nastar dan
2 kaleng kue keju adalah Rp 80.000,00. Jika Nadia akan membeli 2 kaleng kue
nastar dan 3 kaleng kue keju, berapakah uang yang harus dibayarkan Nadia?
Bagaimana caranya?
Rencana Kerja Proyek
Dari permasalahan di atas, kalian diminta membuat papan bercerita yang berisi
tahapan penyelesaian masalah persamaan linear satu variabel.
Menyusun Jadwal Pembuatan Proyek
No Urutan Kegiatan Tanggal Keterangan
1 Menyusun rencana dan langkah kerja
pengerjaan proyek
2 Menyusun jadwal
3 Pelaksanaan rencana kerja
4 Konsultasi hasil kerja
5 Presentasi hasil
LEMBAR DISKUSI
Masalah
Hari raya Idul Fitri akan tiba. Nadia akan membeli kue untuk merayakan hari
raya. Nadia membeli kue nastar dan kue keju. Harga satu kaleng kue nastar
sama dengan 2 kali harga satu kaleng kue keju. Harga 3 kaleng kue nastar dan 2
kaleng kue keju adalah Rp 80.000,00. Jika Nadia akan membeli 2 kaleng kue
nastar dan 3 kaleng kue keju, berapakah uang yang harus dibayarkan Nadia?
Alur Penyelesaian Masalah
Misalkan:
x = harga satu kaleng kue keju
harga satu kaleng kue nastar = ………………………………
Model matematika dapat dituliskan sebagai berikut:
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
Cara menyelesaikan model matematika sebagai berikut:
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
Kesimpulan
Harga satu kaleng kue keju adalah
………………………………………………………………….
Harga satu kaleng kue nastar adalah
……………………………………………………………… Harga 2 kaleng kue nastar dan 3
Jadi, uang yang harus dibayarkan Nadia adalah
…………………………………………………..
Contoh produk papan bercerita
KISI – KISI EVALUASI PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMKS ALA DELPHI
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/1
Alur Tujuan Penilaian
No
No Konten Indikator Soal Level Teknis Jenis Bentuk
Pembelajaran Soa
l
7.4 Persamaa Diberikan soal
n Linear cerita terkait
Menyelesaika Satu PLSV, peserta
n masalah Variabel didik mampu 1
1 C4 Tes Tertulis Uraian
sehari membuat model 2
– hari
yang matematika,
berkaitan menyelesaikan
dengan persamaan linear,
persamaan dan menarik
linear kesimpulan
satu
variabel
EVALUASI PEMBELAJARAN KELAS X
Nama siswa : ………………………………………..
Nomor absen: ……..
Jawablah pertanyaan – pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan tepat!
1. Dua kali jumlah suatu bilangan t dan 4 sama dengan empat kali bilangan t
dikurangi 12. Berapakah nilai bilangan t ?
Jawaban:
2. Keliling suatu kebun yang berbentuk persegi panjang adalah 140 meter. Jika
lebar kebun adalah 30 meter, berapa panjang kebun?
Jawaban:
KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN
No Soal Kunci Jawaban Skor
1 Model matematikanya 2 poin
2 (t + 4) = 4 (t - 12)
2t + 8 = 4t – 48 2 poin
2t + 8 – 8 = 4t – 48 – 8
2t = 4t – 56
2t + 56 = 4t – 56 + 56 2 poin
2t + 56 = 4t
2t – 2t + 56 = 4t – 2t 2 poin
56 = 2t
t = 28
2 poin
Jadi, nilai bilangan t adalah 28
2 Diketahui : 2 poin
Keliling = 140
m Lebar =
30 m
Ditanya = panjang?
Jawab :
K = 2 (panjang + lebar) 2 poin
140 = 2(panjang + 30 )
140 = 2 panjang + 60 4 poin
140 – 60 = 2 panjang + 60 – 60
80 = 2 panjang
panjang = 40
Jadi, panjang kebun adalah 40 meter 2 poin
Total skor 20
𝑆𝑘𝑜𝑟
Nilai = 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 x 100
Skor
Konversi Nilai Pengetahuan
Nilai Predikat
91 – 100 SB = Sangat Baik
81 – 90 B = Baik
71 – 80 C = Cukup
≤ 70 K = Kurang
PROGRAM PEMBELAJARAN PENGAYAAN
Satuan Pendidikan : SMKS ALA DELPHI
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/1
Capaian Pembelajaran
Di akhir fase D peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi
pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka dapat menyatakan suatu
situasi ke dalam bentuk aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi
(komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang
ekuivalen. Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range)
dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan
berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari
fungsi linear secara grafik. Mereka dapat menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linear satu variabel. Mereka dapat menyajikan, menganalisis, dan
menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi dan persamaan linear.
Mereka dapat menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel melalui beberapa
cara untuk penyelesaian masalah.
Tujuan Pembelajaran
1. Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik mampu membuat model
matematika permasalahan sehari – hari yang berkaitan dengan persamaan linear
satu variabel dengan benar.
2. Melalui diskusi kelompok berbantuan LKS, peserta didik mampu menyelesaikan
masalah sehari
– hari yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel dengan benar.
Materi Pokok
Sistem Persamaan Linear Satu Variabel
SOAL PENGAYAAN
Sebuah segitiga sama kaki memiliki sisi alas 1 cm kurang dari sisi kaki segitiga. Jika
kelilingnya 44 cm, berapa panjang sisi terpendeknya?
Penyelesaian:
Misal :
Sisi kaki segitiga = x, maka:
Sisi alas = x –1 sehingga diperoleh
K = sisi kaki + sisi kaki + sisi
alas 44 = x + (x - 1) + x
44 = 3x – 1
44 + 1 = 3x – 1 + 1
45 = 3x
x = 15
Sisi terpendeknya sama dengan x – 1 yaitu 14
cm Jadi, panjang sisi terpendeknya adalah 14
cm.