0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Summarry LABOR K3KL

Dokumen ini membahas tentang pencemaran udara, termasuk definisi, dampak kesehatan, kategori pencemar, dan metode pengukuran PM10 menggunakan HVAS. Pencemaran udara menyebabkan sekitar 7 juta kematian dini per tahun, dengan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pengukuran kualitas udara penting untuk pengendalian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Summarry LABOR K3KL

Dokumen ini membahas tentang pencemaran udara, termasuk definisi, dampak kesehatan, kategori pencemar, dan metode pengukuran PM10 menggunakan HVAS. Pencemaran udara menyebabkan sekitar 7 juta kematian dini per tahun, dengan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pengukuran kualitas udara penting untuk pengendalian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LABOR K3KL PAK RANDY

• Ukuran: 0.1 – 100 µm


1. Ringkasan PPT: Air Pollution Monitoring • Bentuk: padat atau cair
(Sesi 3) • Sifat: tergantung sumber
Pengertian Pencemaran Udara Kategori:
• Pencemaran udara = kontaminasi lingkungan udara (dalam/luar • Ultrafine (≤0.1 µm)
ruangan) oleh agen kimia, fisik, atau biologis yang mengubah • PM2.5 (≤2.5 µm)
karakter alami atmosfer. • PM10 (≤10 µm)
• Definisi menurut WHO (2019). • TSP (total)

Dampak Kesehatan Indoor Air Quality (IAQ)


• ± 7 juta kematian dini/tahun akibat polusi udara. • Kualitas udara dalam bangunan
• 90% manusia hidup di udara tidak sehat. Sumber pencemar:
• Penyakit terkait: • Biomassa
o 38%: jantung iskemik • Rokok
o 20%: stroke • Material bangunan
o 43%: COPD • Bahan kimia rumah tangga
• Kelembaban tinggi
Kategori Pencemaran Udara Kelompok rentan:
1. Berdasarkan lokasi • Anak-anak, lansia, wanita, masyarakat rural, ekonomi rendah
• Indoor (dalam ruangan)
• Outdoor (udara ambien) ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara)
2. Berdasarkan sumber • Nilai kualitas udara berdasarkan dampak kesehatan & lingkungan
• Alamiah: vulkanik, angin, tanah Parameter:
• Antropogenik: transportasi, industri • PM10, PM2.5, CO, NO₂, SO₂, O₃, HC

Kategori Pencemar Pemantauan ISPU


Berdasarkan pergerakan: Peralatan:
• Sumber bergerak (kendaraan) • SPKUA
• Sumber tidak bergerak (industri) • Alat meteorologi
Berdasarkan pembentukan: • Sistem pengolah data
• Primer (langsung dari sumber, contoh: CO) Syarat lokasi:
• Sekunder (hasil reaksi di atmosfer, contoh: O₃) • Area terbuka (≥120° bebas)
• Tinggi ≥2 m
Ozon (O₃) • Jarak dari sumber emisi ≥20 m
• Terbentuk dari reaksi NOx + UV
• Bersifat toksik bagi sistem pernapasan Regulasi
• Prinsip: baik di atmosfer atas, buruk di dekat permukaan Indonesia:
• PP No. 22 Tahun 2021:
Particulate Matter (PM)
o Parameter: SO₂, CO, NO₂, O₃, HC, PM, Pb • HVAS
WHO: • Timbangan analitik
• Parameter: PM2.5, PM10, O₃, NO₂, SO₂, CO • Barometer, termometer
EPA (NAAQS): • Manometer
• Parameter serupa (CO, Pb, NO₂, O₃, PM, SO₂) • Desikator

Lingkungan Kerja Prosedur


• NAB (Nilai Ambang Batas): 1. Persiapan Filter
o TWA: 8 jam/hari • Kondisikan suhu & kelembaban
o STEL: 15 menit • Timbang awal (W1)
o Ceiling: tidak boleh dilampaui • Simpan steril

2. Ringkasan Dokumen: SNI 7119.15:2016 2. Sampling


• Pasang alat di lokasi sesuai standar
(PM10) • Sampling 24 jam
Metode pengukuran PM10 dengan HVAS (gravimetri) • Catat:
o waktu
Ruang Lingkup o suhu
• Mengukur PM10 di udara ambien o tekanan
• Menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) o laju alir
• Durasi sampling: 24 jam
• Laju alir: 1.1 – 1.7 m³/menit 3. Penanganan Filter
• Lipat filter (partikel di dalam)
Definisi Penting • Hindari kehilangan partikel
• Udara ambien: udara bebas di troposfer
• PM10: partikel ≤10 µm 4. Penimbangan Akhir
• HVAS: alat penyedot udara volume besar • Kondisikan lagi
• Inlet PM10: penyaring partikel >10 µm • Timbang (W2)

Prinsip Metode Perhitungan


• Udara disedot → partikel tertangkap di filter 1. Koreksi laju alir
• Ditimbang sebelum (W1) & sesudah (W2) • Menyesuaikan kondisi standar
• Selisih massa → konsentrasi PM10 2. Volume udara:
• Berdasarkan rata-rata laju alir × waktu
Bahan 3. Konsentrasi PM10:
• Filter (fiber glass, quartz, PTFE) • Berdasarkan selisih massa filter
• Wadah filter
Quality Control
Peralatan
• Alat harus terkalibrasi • Deadline ditentukan
• Filter sesuai standar
• Hindari kontaminasi Format Laporan
• Posisi genset ≥20 m 1. Cover
2. Latar belakang
Pelaporan 3. Tujuan
Harus mencantumkan: 4. Metodologi:
• Lokasi o dasar teori
• Waktu o alat & bahan
• Data meteorologi o prosedur
• Volume udara 5. Hasil & kesimpulan
• Konsentrasi PM10 6. Daftar pustaka
7. Dokumentasi
Kalibrasi Orifice
• Dilakukan untuk memastikan akurasi laju alir Kesimpulan Umum
• Melibatkan: • Polusi udara berdampak besar pada kesehatan global.
o pengukuran tekanan • PM10 adalah parameter penting dalam kualitas udara.
o volume udara • Pengukuran dilakukan dengan metode standar (SNI) menggunakan
o regresi linear HVAS.
• Monitoring udara (ISPU) diperlukan untuk pengendalian lingkungan
3. Ringkasan Dokumen: Praktikum K3 Kesling dan kesehatan masyarakat.
(PM10)

Tujuan Praktikum
• Mengukur konsentrasi PM10 di udara ambien
• Menggunakan metode gravimetri SNI 7119.15:2016

Pelaksanaan
• Dilakukan per kelompok
• Lokasi: sekitar kampus (contoh: Unand – Pasar Baru)
• Waktu ditentukan bersama asisten

Output
• Laporan hasil pengukuran PM10

Ketentuan Laporan
• Individu
• Ditulis tangan (double folio)

Anda mungkin juga menyukai