Bab 4
Bab 4
CHAPTER 4 58
Agar jaringan dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan maka setelah kita
menyelesaikan instalasi perangkat keras seperti penjelasan sebelumnya, kini tibalah saat
nya untuk proses instalasi perangkat lunak. Instalasi perangkat lunak ini saya bagi 2
kelompok besar yaitu pada jaringan lokal kabel dan jaringan wireless.
Instalasi perangkat lunak disini yang dimaksud adalah;
1) Sistem operasi (Windows versi tertentu)
2) Software tambahan untuk keperluan jaringan (optional)
3) Pengaturan atau konfigurasi windows sehubungan dengan pengaturan jaringan
komputer.
Instalasi perangkat lunak pada wired LAN kita akan awali dengan instalasi sistem operas
meliputi komputer Server dan komputer klien. Atas pertimbangan kesederhanaan
pengaturan maka dalam contoh ini saya menggunakan Windows XP(SP-2) sesuai permintaan
banyak user yang di kirim kepada saya. Diwaktu mendatang anda bisa memilih salah satu
dibawah ini;
1. Windows Server 2003 untuk komputer server dan Windows XP
untuk komputer kliern.
2. Windows Server 2008 untuk kompter server dan Windows 7
untuk komputer klien.
Setelah sistem operasi siap, selanjutnya adalah install driver kartu jaringan yang
perangkatnya telah kita pasang sebelumnya. Ikuti langkah-langkah berikut untuk
menginstall driver network adapter;
1) Periksa manual instalasi yang dari penjual kartu jaringan Anda sebelum menginstal
driver kartu jaringan.
2) Masukkan CD bawaan kartu jaringan ke dalam CD Room dan cari ikon [Link]. lalu
ikuti petunjuknya.
3) Cara lain adalah Klik Start dan klik Control Panel.
4) Kontrol Panel window akan muncul, kemudian klik dua kali ikon Add Hardware. Cukup
ikuti langkah-demi-langkah instruksi diminta oleh sistem untuk menambahkan driver
kartu. Mohon periksa kartu jaringan terpasang dengan baik.
Sebenarnya ini tidak terlalu urgern namun pada jaringan tertentu, misalnya lab komputer
sekolah masalah ini cukup penting untuk mengenal nama komputer setiap klien. Sehingga
misalnya komputer klien diberi nama : lab-1, lab-2, lab-3 dan seterusnya. Artinya akan lebih
baik bagi Anda untuk menetapkan nama komputer dan workgroup di dalam jaringan
komputer anda untuk mengidentifikasi komputer dengan lebih mudah.
Hal ini juga penting dalam praktek file sharing. Setiap komputer harus memiliki workgroup
juga. Workgroup adalah sekelompok komputer di jaringan anda yang berbagi sumber daya
umum. Workgroup default pada Windows XP adalah WORKGROUP. Ikuti petunjuk di bawah
untuk mengatur nama komputer dan workgroup.
1) Klik tombol [Start] dan klik kanan pada ikon [My Computer] lalu pilih [Properties].
2) Jendela [Properties] akan muncul. Pilih tab [Computer Name] dan klik [Change] untuk
mengubah nama komputer dan workgroup. Anda dapat memasukkan deskripsi
komputer sebagai pilihan juga.
3) Pada jendela Computer Name Changes, ada beberapa bagian yang harus anda isi.
Computer Name diisi dengan satu nama Server jika yang anda kerjakan adalah
komputer server dan beri nama klien1, klien2 klien3 dst atau nama yang lain untuk
61
komputer klien. Setelah itu klik [OK].
Catatan: Harap pastikan nama komputer adalah unik dalam jaringan anda, tidak lebih
dari 15 karakter dan menghindari dari menggunakan karakter untuk penamaan nama
komputer seperti : * ". , @ /
Server
Qbonk
Domain
62
i. Ada satu atau lebih komputer yang bertindak sebagai server. Dimana dari
server tersebut semua aspek security, policy dan permisi semua komputer
di domain diatur oleh network admin. Hal ini akan memudahkan
pengaturan semua komputer dalam domain.
ii. Bisa login di komputer manapun dalam domain dengan menggunakan
satu domain akun.
iii. User hanya bisa mengubah settingan komputernya secara terbatas,
karena hal-hal yang krusial sudah di atur oleh network admin di server.
iv. Dalam sebuah domain, jumlah komputer bisa ribuan banyaknya.
v. Dan komputer bisa terletak dijaringan mana saja, tidak harus dalam satu
jaringan lokal.
Namun, dalam beberapa bagian berikutnya, kita akan berpura-pura bahwa jaringan tidak
(belum) bekerja. Untuk dapat menghubungkan jaringan, Microsoft Windows XP menyediakan
Network Setup Wizard, yang merupakan serangkaian kotak dialog yang dapat memandu Anda
dalam proses ini. Untuk memulai wizard ini:
1) Klik [Start] -> [All Programs] -> [Accessories] -> [Communications] -> [Network Setup
Wizard]
2) Halaman pertama dari wizard akan menyajikan pesan dan daftar bullet seperti berikut:
63
64
7) Di halaman wizard berikut jika anda melakukan pekerjaan ini pada Komputer server klik
tombol radio pilihan pertama dan pada komputer klien silahkan pilih tombol radio kedua
atau ketiga. Dalam contoh ini kita pilih [Other]
9) Di halaman wizard berikut, baca pilihan dari tiga tombol radio. Andaikan komputer yang
65
disetting saat ini adalah klien mama klik pilihan [This Computer Belongs To A Network That
That Does Not Have An Internet Connection]
15) Silahkan pilih tombol sharing printer pada gambar berikut, lalu klik [Next]
67
18) Pada jendela berikut klik saja pilihan terakhir untuk menutup lalu klik [Next]:
68
69
Berikut adalah 3 rentang IP yang disarankan untuk dapat digunakan dalam jaringan Anda.
mencakup 3 blok dari ruang alamat IP pribadi ditetapkan oleh Internet Assigned Numbers
Authority (IANA) untuk jaringan pribadi, seperti jaringan rumah yaitu:
1) [Link] - [Link]
2) [Link] - [Link]
3) [Link] - [Link]
Anda dapat menggunakan ruang 3 untuk alamat IP dalam jaringan komputer Anda tanpa
khawatir akan konflik dengan alamat IP di Internet. Setelah memutuskan alamat IP yang
akan digunakan, mari kita memutuskan netmask yang akan digunakan. Netmask akan
menetapkan berapa banyak alamat IP yang tersedia untuk digunakan dalam jaringan
Anda. Saya biasanya menggunakan [Link] agar dapat memiliki 254 alamat IP
dalam jaringan.
Berikut adalah beberapa contoh untuk menetapkan alamat IP dalam jaringan Anda.
Contoh #1:
Anda punya 5 komputer dan router di jaringan komputer. Maka kita tetapkan [Link]
ke router, [Link] - [Link] ke 5 komputer lain. Jika kita menggunakan netmask
[Link] untuk jaringan ini, maka kita dapat menetapkan alamat IP [Link] -
[Link] dalam jaringan. Alamat jaringan adalah [Link], alamat broadcast
[Link].
Contoh # 2:
Anda punya 8 komputer, 2 notebook dan router di jaringan. Kita akan menetapkan
[Link] ke router, [Link] - [Link] untuk lainnya 8 komputer dan
[Link] - [Link] untuk lainnya 2 notebook. Kita menggunakan netmask
[Link] untuk jaringan ini, sehingga kita dapat menetapkan alamat IP [Link]
- [Link] dalam jaringan. Alamat jaringan adalah [Link], alamat broadcast
[Link].
Karena jaringan yang kita bangun koneksi internetnya diatur/dikontrol oleh Komputer
server maka ikuti setting IP dibawah ini secara teliti.
Copyright 2011, STEP BY STEP JARINGAN KOMPUTER;
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Qbonk Media Group
Membangun Jaringan Komputer
Untuk : Jaringan rumah-kantor-lab-warnet
5) Sekarang Anda dapat memasukkan alamat IP, Subnet mask, Default gateway dan DNS
server. TCP/IP dari komputer server akan kita setting seperti gambar dibawah ini;
9) Pada jendela diatas inilah Komputer Server mengatur koneksi internet pada komputer
klien.
10) Klik [OK] dan proses selesai.
Berbeda dengan setting IP pada Komputer server, setting IP pada komputer klien masih
lebih sederhana.
1) Klik [Start] dan klik [Control Panel].
2) Jendela [Control Panel] akan muncul. Klik dua kali pada [Network Connections].
3) Jendela Network Connections akan muncul. Klik kanan [Local Area Connection] yang
dan klik [Properties].
4) Pilih Internet Protocol (TCP/IP). Lalu klik [Properties].
72
Step one : Mengubah IP default dari print server Edimax dari IP [Link] agar sesuai dalam
rentang IP di jaringan LAN Anda.
1) Siapkan sebuah laptop yang akan digunakan untuk mengatur IP server Printer.
2) Matikan Edimax print server dan Laptop yang akan digunakan untuk mengkonfigurasi
prnter server.
3) Setelah keduanya mati, hubungkan Laptop dengan Printer server menggunakan kabel
LAN.
4) Nyalakan Printer server terlebih dahulu dan setelah itu menyusul Laptop.
5) Tetapkan IP Lalptop menjadi [Link] seperti di bawah ini;
6) Buka internet explorer dan ketik alamat [Link] sehingga akan muncul jendela
74
seperti gambar di bawah ini;
Gambar 4.22: Pengisian Internet Protokol untuk server printer pada browser
7) Dari jendela diatas silahkan isi IP Address ([Link]) Subnet Mask ([Link])
dan Gateway Address ([Link])
8) Angka terakhir (10) pada IP diatas adalah angka yang belum digunakan dalam jaringan.
9) Pada jendela berikut adalah seperti gambar dibawah ini;
Step two : Hubungkan Print server dengan LAN seperti gambar dibawah ini:
75
[Link]
[Link]
Sampai pada langkah diatas, Printer server sudah bisa berkomunikasi dengan LAN. Sekarang tinggal
menambahkan Printernya saja
Step three : Mengkonfigurasi Printer lewat Printer Server.
1) Install printer driver sampai selesai pada komputer server. (Kita asumsikan HP LaserJet 1100)
2) Gunakan Windows build-in wizard untuk menambahkan print port menggunakan IP Printer
Server yaitu [Link]. lakukan langkah dalam gambar dibawah ini
78
Pada dasarnya Wireless Router ketika baru dibeli mempunyai IP sendiri misalnya [Link]
dan itulah sebabnya router biasanya dalam skema langsung dihubungkan dengan modem.
Namun dalam skema jaringan yang kita bangun karena jaringan internet akan dikontrol oleh
Komputer Server dan IP [Link] sudah diberikan kepada Komputer server. Jadi berapa IP
router?
Dengan demikia maka kita harus mengubah IP router wireless agar dapa berfungsi sebagai
79
access point. Dalam contoh ini saya menggunakan Wireless Router TP-Link type TL-WR340G.
CATATAN :
Walaupun fungsi router sama namun tidak semua tampilan pengaturan IP sama. Ada
perbedaan pada titik tertentu. Jadi setting perubahan IP Wireless Router berikut adalah
menggunakan Wireless Router TP-Link type TL-WR340G.
Pertanyaannya berapa nomor IP Router yang akan diberikan kepada Router dalam
skema kita di atas? Mari kita mulai.
1) Hubungkan Modem + Laptop/PC + TP-Link Router dalam kondisi OFF, seperti gambar
berikut:
e. Save
81
14) Selanjutnya, setting untuk security routernya, agar tidak bisa digunakan oleh siap saja
dengan memilih menu Wireless -> Wireless Setting (berikut ini contoh setting yang saya
gunakan, anda bisa memilih setting yang berbeda dengan contoh di bawah ini)
a. Beberapa setting sudah dipilih sesuai dengan setting sebelumnya
b. Pilih/Klik [Enable Wireless Security]
c. Security Type: WEP
d. Security Option: Automatic
e. WEP Key Format: Hexadecimal
f. Key1: 123454321 (silahkan diganti sesuai keinginan); Key Type: 64bit
g. Klik [Save]
15) Sampai tahap ini, router sudah bisa digunakan, namun untuk lebih memastikan, ada
beberapa hal yang bisa disetting terlebih dahulu sebelum router di REBOOT
16) Setting range IP Client DHCP pada TP-Link nya dengan memilih menu: DHCP -> DHCP
Setting, isi range IP sesuai dengan yang dikehendaki, misal: Start IP Address:
[Link] & End IP Address: [Link], klik [SAVE]
17) Cek juga setting Time dengan memilih menu: System Tools -> Time sesuaikan dengan
timezone dan waktu anda, klik [SAVE]
18) Reboot router TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
19) Router TP-Link anda siap digunakan. Cabut kabel LAN Router dari laptop/PC dan aktifkan
WiFinya, coba untuk search WiFi (SSID) router dan masukkan WEP yang telah di set pada
saat melakukan koneksi ke router.
5) Sebaiknya jangan beli komputer baru, usahakan cari komputer built up second. kenapa
82
harus built up? karena built up jauh lebih baik kualitasnya, dan juga biasanya sudah ada
M$ Windows original dan ada stiker sertifikat dari Microsoft yang ditempel di casing
CPU.
6) Kalo terpaksa harus beli komputer secend belilah komputer yang utuh yang sudah
dirakit oleh dari toko.
7) Kalau terpaksa harus rakit sendiri. usahakan beli komponen di satu tempat, karena
terkadang satu komponen dengan yang lain bisa tidak cocok, biarkanlah serahkan
urusan ini kepada ahlinya.
8) Dan lain-lain
Software apa yang anda butuhkan untuk kebutuhan warnet? Karena sistem operasi dan
pengaturan sudah kerjakan di atas maka yang kita butuhkan sekarang hanya software aplikasi
warnet saja. Software dibawah ini disarankan untuk diinstall di komputer klien warnet, anda
bisa tambahkan sesuai kebutuhan anda:
1. Billing Software
2. Mozilla Firefox
3. Yahoo Messeger
4. mIRC
5. Adobe Acrobat 7.0
6. Winzip
7. Winrar
8. Flash Player for IE
9. Flash Player for Firefox
10. WinAmp
11. ACDSee
12. Google Messegger
13. ICQ
14. FTP
15. Windows Commander
16. Driver printer (Network)
17. DeepFreeze (untuk keamanan)
Copyright 2011, STEP BY STEP JARINGAN KOMPUTER;
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Qbonk Media Group
Membangun Jaringan Komputer
Untuk : Jaringan rumah-kantor-lab-warnet
Saya sangat yakin anda sudah familiar dengan sejumlah software di atas, kecuali mungkin yang
83
nomor 1. Jika anda membangun warnat maka anda membutuhkan Billing Software yang
terinstall pada komputer server dan ada yang diinstal pada komputer klie. Software ini berfungsi
untuk mengontrol waktu penggunaan komputer klien dan proses kalkulasi pembayaran.
Pada kesempatan ini saya tidak akan memberi tutorial instalasi tetapi saya akan memberi pilihan
Billing Software yang dapat anda gunakan;
1) Versi Berbayar.
Ada beberapa produsen anak negeri yang secara khusus menjual Billing Software yang dapa
anda pilih;
1.1. EZ Timebilling ([Link]
EZ Timebilling adalah Software perhitungan biaya untuk Billing Warnet, Game Center,
Rental Komputer, Lab. Komputer, Hotel/Penginapan, tempat billiard, Tempat mainan
anak, perpustakaan, tempat kursus, kantor, Rental PlayStation, Karaoke, Spa dan
lainnya. Misi kami adalah menyediakan Sistim Billing Warnet khususnya atau Billing
umumnya untuk membantu dalam memanajemen usaha anda.
Billing ini merupakan paket aplikasi hasil karya Indonesia yang handal, mudah dan
dengan harga terjangkau serta tidak kalah dengan Billing Warnet lainnya khususnya
billing produksi luar negeri. Bila anda tertarik untuk mencobanya, anda dapat
mendownload versi Trial-nya secara gratis.
harga yang sangat terjangkau. Anda juga bisa mencoba software billing versi trial kami
85
sebelum memutuskan untuk melakukan pemesanan software BillingWarnet. Software
BillingWarnet didukung oleh manual yang singkat, jelas dan lengkap serta selalu update
dan bila ada yang kurang jelas bisa langsung hubungi kami via phone atau Yahoo
Massangger.
Bagi Anda yang sedang atau sudah menggunakan billing warnet lain tidak ada salahnya
86
untuk mencoba Billing Xpress dan rasakan bedanya baik dari sisi kemudahan maupun
kehandalannya serta support windows 7. Kami berikan Anda kesempatan untuk
mencoba dan mendownloadnya secara gratis dengan masa TRIAL selama 15 hari dan
jika sudah terasa manfa’atnya baru Anda lakukan registrasi ke kami.
2) Versi Gratis
Selain versi berbayar, ada juga web yang menyediakan billing software yang gratis yang
dapat anda gunakan. Namun saya yakin bahwa tidak akan sebaik yang berbayar. Berikut
adalah sejumlah web yang menyediakannya;
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. Dll