LAPORAN
PENDAHULUAN
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Negara Republik Indonesia adalah sebuah negara
berkembang, ciri-ciri dari pada negara berkembang adalah terlihat
dari pesatnya laju pembangunan disegala bidang, yang antara lain
meliputi bidang industri, pertanian, sosial, ekonomi, pendidikan,
kebudayaan, pertahanan dan lain- lain.
Yang menjadi sasaran dengan adanya pembangunan ialah
peningkatan taraf hidup sebagai akibat dari pertumbuhan
ekonomi. Dalam hal ini pemerintah Indonesia melalui
pembangunan lima tahunnya yang telah menginjak pada era
globalisasi, sudah mulai menampakkan hasil-hasil pembangunan
yang telah dapat dinikmati rakyat banyak. Salah satu saranavital
penunjang berhasilnya pembangunan adalah sarana perhubungan
yaitu jalan dan jembatan.
Sehingga kehidupan penduduk dari suatu daerah
terbelakang menjadi berubah mengikuti kemajuan daerah lain
yang tidak terisolir. Pembangunan infrastruktur mempunyai
manfaat langsung, dalam mewujudkan Jaringan Jalan dan
Jembatan Kabupaten bebas hambatan antar perkotaan dan di
kawasan perkotaan yang memiliki intensitas pergerakan logistik
tinggi yang menghubungkan dan melayani pusat-pusat kegiatan
ekonomi utama provinsi dan memfasilitasi agar kapasitas
Pemerintah Daerah meningkat dalam menyelenggarakan jalan
yang berkelanjutan dengan mobilitas, aksesibilitas dan
keselamatan yang memadai.
1
LAPORAN
PENDAHULUAN
Jika kita meninjau dari pengaruh pembangunan jalan
dan jembatan, maka untuk mencapai tujuan tersebut perlu dibuat
suatu jalan dan jembatan yang baik dilihat dari segi keamanan
dan kenyamanan berkendaraan serta penggunaan biaya
pembangunan yang ekonomis.
Jalan dan jembatan akan dikatakan ekonomis dan memadai
jika jalan dan jembatan itu dibangun sesuai dengan lalulintas
yang akan melaluinya, sesuai dengan perhitungan berdasarkan
rencana beban lalulintas yang akan dipikulnya. Jadi tidaklah
bijaksana bila membangun jalan dan jembatan dengan kekuatan
yang melebihi kekuatan yang dibutuhkan. Hal ini merupakan
bentuk pemborosan biaya pembangunan.
Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pesisir Barat adalah
Wakil dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat yang
bertanggung jawab langsung melaksanakan pembinaan sarana
transportasi baik jalan,jembatan, bangunan gedung dan lain
sebagainya.
Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir
Baratsudah menyusun program yang dimaksud untuk
membangun, meningkatkan dan memelihara jalan dan jembatan
di daerah-daerah yang berpotensi sosial maupun ekonomi dengan
meningkatkan sarana angkutan jalan dan jembatan pada ruas yang
ada di Lingkungan Kabupaten Pesisir Barattersebut, guna
melancarkan serta meningkatkan intensitas hubungan lalulintas
antar daerah.
Untuk menunjang maksud tersebut perlu ditunjuk konsultan
pengawas guna mengawasi pelaksanaan pekerjaan fisik
dilapangan agar dapat tercapai apa yang tertera dalam dokumen
kontrak. Secara umum, pekerjaan pengawasan terhadap
pelaksanaan fisik di lapangan ditugaskan kepada pihak ketiga,
2
LAPORAN
PENDAHULUAN
yaitu Konsultan Pengawas/Supervisi yang pada dasarnya adalah
membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)/Pejabat Pelaksana
Teknis Kegiatan (PPTK) dalam melaksanakan tugasnya.
Konsultan Pengawas/Supervisi akan melakukan pengawasan
terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor,
menyangkut aspek mutu, waktu, volume, dan biaya.
Dalam melaksanakan tugasnya secara kontraktual
Konsultan Pengawas/Supervisi bertanggung jawab kepada
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)/Pejabat Pelaksana Teknis
Kegiatan (PPTK) dalam kegiatan operasionalnya, Konsultan
Pengawas/Supervisi akan mendapat bantuan dan bimbingan
untuk menentukan arah pekerjaan pengawasan dari pengelola
proyek yang terdiri dari pengelola administrasi dan keuangan
serta pengelola teknik yang dibentuk sebagai pembantu dan
bertanggungjawab kepada Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK)/Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pesisir
Barat telah menunjuk atau mempercayakan pengawasannya
kepada Konsultan Pengawas dalam hal ini CV. RAZAKTHA.
Dalampelaksanaantugasnya CV. RAZAKTHA melakukan
pekerjaan Pengawasan Teknis DAK untuk mengawasi 3 (Tiga)
paket pekerjaan fisik yaitu :
a. PENINGKATAN / PEMELIHARAAN BERKALA JALAN
BANJAR NEGERI - MENDATI, KEC. NGAMBUR
(DAK)
b. PENINGKATAN / PEMELIHARAAN BERKALA JALAN
PENYANDINGAN - PEMERIHAN, KEC. BENGKUNAT
(DAK)
3
LAPORAN
PENDAHULUAN
c. PENGGANTIAN JEMBATAN BANJAR NEGERI -
MENDATI, KEC. NGAMBUR (DAK)
A. Data Kontrak Pengawasan Konsultan
Pengawasan Teknis DAK
No. Kontrak : KTR/01/[Link]/IV.03/2023
Tanggal : 21 Mei s/d 17 November 2023
Kontrak
Konsultan : CV. RAZAKTHA
Pekerjaan : Pengawasan Teknis DAK
Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota
Lokasi : Kab. Pesisir Barat
Nilai Kontrak : Rp. 526.167.750,00
Waktu : 180 (SeratusDelapanPuluh) hari kalender
Pelaksanaan
Sumber Dana : APBD Kab. Pesisir Barat tahun Anggaran 2023
B. DATA KONTRAK FISIK
Dengan data kontraksebagaiberikut :
Normor Kontrak : KTR/02/[Link]/IV.03/2023
Tanggal : 22 Mei s/d 18 November 2023
Kontrak
Kontraktor : CV. FLAMBOYAN
Pekerjaan : Penggantian Jembatan Banjar Negeri - Mendati, Kec. Ngambur
(DAK)
Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten / Kota
Lokasi : Kec. Ngambur Kab. Pesisir Barat
Nilai Kontrak : Rp. [Link],-
Waktu : 180 (Seratus Delapan Puluh) hari kalender
Pelaksanaan
Sumber Dana : APBD Kab. Pesisir Barat TahunAnggaran 2023
Normor Kontrak : KTR/03/[Link]/IV.03/2023
Tanggal : 22 Mei s/d 18 November 2023
Kontrak
Kontraktor : CV. APRILYO CONSTRUCTION
4
LAPORAN
PENDAHULUAN
Pekerjaan : Peningkatan / Pemeliharaan Berkala Jalan Penyandingan -
Pemerihan, Kec. Bengkunat (DAK)
Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten / Kota
Lokasi : Kec. Bengkunat Kab. Pesisir Barat
Nilai Kontrak : Rp. [Link],-
Waktu : 180 (Seratus Delapan Puluh) hari kalender
Pelaksanaan
Sumber Dana : APBD Kab. Pesisir Barat TahunAnggaran 2023
NormorKontrak : KTR/04/[Link]/IV.03/2023
Tanggal Kontrak : 22 Mei s/d 18 November 2023
Kontraktor : CV. PUTRA PALAPA
Pekerjaan : Peningkatan / Pemeliharaan Berkala Jalan Banjar Negeri -
Mendati, Kec. Ngambur (DAK)
Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten / Kota
Lokasi : Kec. Ngambur, Kab. Pesisir Barat
Nilai Kontrak : Rp. [Link],00
Waktu : 180 (SeratusDelapanPuluh) harikalender
Pelaksanaan
Sumber Dana : APBD Kab. Pesisir Barat Tahun Anggaran 2023
1.2 Maksud dan Tujuan Survey Pendahuluan
Maksud dilaksanakannya survey pendahuluan adalah untuk
menginventarisasi masalah tersebut serta untuk menentukan
prioritas penanganan dan jadwal pelaksanaan dengan
mempertimbangkan aspek teknik dan keuangan. Tujuan
dilaksanakan survey pendahuluan antara lain, meliputi :
Identifikasi kerusakan jalan serta pengukuran dimensi
kerusakan pada seluruh permukaan jalan.
Pengukuran panjang dan lebar jalan dan serta pembuatan
patok station (STA)
Pengukuran ulang jembatan dan melihat posisi patok BM
Pengukuran untuk memperoleh data-data elevasi
existing jalan dan ketinggian posisi struktur jembatan
5
LAPORAN
PENDAHULUAN
Memeriksa tingkat kerusakan jalan guna memperoleh
klarifikasi penanganan yang tepat
Memeriksa kondisi eksisting jembatan
Pengambilan photo-photo dokumentasi 0% dan bagian-
bagian jalan yang rusak berat dan kondisi eksisting
jembatan .
Dari hasil survey pendahuluan kemudian dibuat justifikasi
teknik untuk meninjau ulang volume pekerjaan yang meliputi
kajian sebagai berikut :
a) Menentukan jenis dan tingkat penanganan ( treatment )
jalan berdasarkan perubahan volume pekerjaan dari hasil
kajian.
b) Menentukan posisi jembatan berdasarkan hasil
pengukuran dan tinjauan lapangan.
c) Memberikan gambaran kebutuhan anggaran dan
lokasinya dalam beberapa item pekerjaan berdasarkan
kontrak.
d) Memperoleh informasi guna pembuatan gambar kerja (
assbuild drawing ) dan jadual pelaksanaan pekerjaan
sebagai hasil tinjau ulang design ( reView design).
e) Informasi kegiatan yang mencakup gambaran objek
kegiatan dan informasi kontrak.
f) Permasalahan yang mencakup tinjauan desain dan
tinjauan metode pelaksanaan terhadap waktu pelaksanaan
kegiatan serta inventarisasi permasalahan.
g) Evaluasi atas permasalahan yang ada, mencakup
beberapa kajian dalam rangkaian justifikasi teknik,
dilanjutkan dengan kajian ulang untuk desain untuk
memperoleh jadwal kerja dan tingkat penanganan yang
6
LAPORAN
PENDAHULUAN
akan dituangkan secara rinci dalam gambar kerja dan
pengalokasian anggaran untuk tiap item pekerjaan.
Kegiatan ini adalah melakukan implementasi dari data-data
survey yang ada sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan berikutnya,
yang umumnya berupa pekerjaan fisik. Tujuan dari kegiatan ini
adalah melakukan pengawasan pada pekerjaan pembangunan
jalan dan jembatan
di Kabupaten Pesisir Barat sesuai dengan daftar ruas jalan
yang akan dikerjakan.
1.3 Sasaran
a) Melakukan pengawasan pekerjaan dilapangan;
b) Mengolah data – data yang berasal dari survey (apabila
diperlukan ) perubahan untuk mendapatkan disain yang
diinginkan.
c) Menyusun estimasi biaya (apabila diperlukan) dari
gambar/data jadi yang dihasilkan dari rekayasa lapangan
(bila ada perubahan).
1.4 Jenis dan Ruang Lingkup Jasa Konsultan
Jenis pekerjaan jasa konsultan adalah pekerjaan
Pengawasan Teknis DAK akan dituangkan ke dalam Dokumen
Kontrak. Jasa Konsultan tersebut meliputi :
1) Pendahuluan.
2) Tahapan Jasa Supervisi.
7
LAPORAN
PENDAHULUAN
a) Survey Pengukuran titik awal 0 (nol)
b) Pengawasan rutinitas setiap harinya.
3) Penyediaan Jasa Engineering
a) Detail review Desain (bila ada perubahan)
b) Survey Kuantitas dan Perhitungan Biaya (bila ada
perubahan) Pekerjaan Utama dalam pengawasan
ini adalah pekerjaan mengawasi semua kegiatan
yang ada dalam kontrak.
8
LAPORAN
PENDAHULUAN
BAB II
HASIL SURVEY PENDAHULUAN
2.1 Tujuan Survey Pendahuluan
Infrastruktur Jalan dan jembatan memiliki multifungsi
yaitu sebagai tempat arus lalu lintas bagi pengguna baik
transportasi darat atau masyarakat. Sesuai dengan arah
perekembangan Kabupaten Pesisir Barat, untuk mendukung
perkembangan atau kemajuan perekonomian dalam berbagai
sektor. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dengan segala
kemampuannya terus berusaha untuk membangun fasilitas-
fasilitas umum dan pendukung. Seiring dengan maju dan
pesatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi perkapita, maka
perlu dimantapkan adanya kawasan-kawasan khusus sebagai
kawasan Pemerintahan, kawasanwisata, kawasan perdagangan,
kawasan Industri, kawasan pertanian dan lainnya, sebagai
penunjang kesiapan Kabupaten Pesisir Barat menjadi salah satu
Kabupaten Besar di Provinsi Lampung. Salah satu hal utama,
guna peningkatan perkonomian daerah Kabupaten Pesisir Barat
adalah dengan adanya Pembangunan terutama pada bidang
Infrastruktur dalam hal ini kaitannya dengan Pembangunan dan
Pemeliharaan pada Infrastruktur Jalan dan jembatan.
Survey lapangan dilaksanakan secara bersama – sama
antara direksi teknis, kontraktor, konsultan pengawas. Dari hasil
pengamatan secara visual dilakukan pengukuran dan pencatatan
kondisi existing area yang ditentukan sebagai lokasi Pekerjaan
Pengawasan Teknis DAK Reguler, kondisi jalan dan jembatan
(eksisting), saluran drainase, akses ruang jalan jembatan dan
bangunan pelengkap lainnya yang berkaitan dengan Pekerjaan
9
LAPORAN
PENDAHULUAN
Pengawasan Teknis DAK. Survey lapangan dilakukan sekitar
area lokasi Pekerjaan Pengawasan Teknis DAK.
Maksud dilaksanakannya survey pendahuluan adalah untuk
menginventarisasi masalah tersebut serta untuk menentukan
prioritas penanganan dan jadwal pelaksanaan dengan
mempertimbangkan aspek teknik dan keuangan.
Tujuan dilaksanakan survey pendahuluan antara lain, meliputi :
Pengukuran area pengawasan dan serta membuat patok
station
Pengukuran untuk memperoleh data-data existing
Memeriksa sekitar area pekerjaan
Menentukan lokasi penempatan titik 0 (nol) atau awal
pekerjaan
Pengambilan foto-foto dokumentasi 0%
Dari hasil survey pendahuluan kemudian dibuat justifikasi Teknik
untuk meninjau ulang volume pekerjaan Pengawasan Teknis
DAK yang meliputi kajian sebagai berikut :
a) Menentukan jenis dan tingkat penanganan (treatment)
Bangunan berdasarkan perubahan volume pekerjaan dari
hasil kajian.
b) Memberikan gambaran kebutuhan anggaran dan lokasi nya
dalam beberapa item pekerjaan berdasarkan kontrak.
c) Memperoleh informasi guna pembuatan gambar kerja (shop
drawing) dan jadwal pelaksanaan pekerjaan sebagai hasil
tinjau ulang design (review design).
d) Informasi kegiatan yang mencakup gambaran objek
kegiatan dan informasi kontrak.
e) Permasalahan yang mencakup tinjauan desain dan tinjauan
metode pelaksanaan terhadap waktu pelaksanaan kegiatan
serta inventarisasi permasalahan.
10
LAPORAN
PENDAHULUAN
f) Evaluasi atas permasalahan yang ada, mencakup beberapa
kajian dalam rangkaian justifikasi teknik, dilanjutkan
dengan kajian ulang untuk desain untuk memperoleh
jadwal kerja dan tingkat penanganan yang akan dituangkan
secara rinci dalam gambar kerja dan pengalokasian
anggaran untuk tiap item pekerjaan.
2.2 Hasil Survey Pendahuluan
Pada pekerjaan “Pengawasan Teknis DAK”, mengenai Hasil
Survey Pendahuluan yang telah dilakukan Tim Konsultan
Pengawas. Berikut gambaran umum atau kondisi eksisting
dariarea sebagai berikut :
11
LAPORAN
PENDAHULUAN
2.3 Usulan Kantor CV. RAZAKTHA
Kegiatan Supervisi “Pengawasan Teknis DAK” ini tidak
terlepas dari peran penting Tim Personil yang ada di lapangan,
Melainkan fasilitas dan prasarana yang menunjang kegiatan
tersebut. Hal ini berkaitan dengan tersediannya Tempat atau
Kantor dari CV. RAZAKTHA selaku Penyedia Jasa, dimana
sebagai tempat interaksi atau berlangsungnya kegiatan tersebut,
berikut usulan kantor CV. RAZAKTHA:
LOKASI KANTOR CV. RAZAKTHA
2.4 Sket Lokasi Pekerjaan
Kegiatan Pekerjaan Pengawasan Teknis DAK ini tidak terlepas
dari peran penting PenggunaJasa dan Penyedia Jasa. Tugas
Penyedia Jasa tidak hanya terfokus pada personil yang
menjalankan pekerjaan tersebut, melainkan peran dari fasilitas
yang tersedia. Hal ini berkaitan dengan tersediannya Tempat atau
Base Camp Penyedia Jasa, dimana sebagai tempat interaksi atau
berlangsungnya kegiatan tersebut. Berikut sket peta lokasi Base
Camp, Kantor Direksi dan lain sebagainya :
12
LAPORAN
PENDAHULUAN
1. PENGGANTIAN JEMBATAN BANJAR NEGERI - MENDATI, KEC. NGAMBUR (DAK)
2. PENINGKATAN / PEMELIHARAAN BERKALA JALAN PENYANDINGAN - PEMERIHAN, KEC. BENGKUNAT
(DAK)
3.
13
LAPORAN
PENDAHULUAN
PENINGKATAN / PEMELIHARAAN BERKALA JALAN BANJAR NEGERI - MENDATI, KEC.
NGAMBUR (DAK)
2.5 Kondisi Umum Lapangan
Paket Pekerjaan Pengawasan Teknis DAK Secara umum
keadaan kondisi existing sepanjang daerah efektif jalan dan
jembatan dikategorikan:
Struktur Tanah Labil
Di dalam sebuah tanah juga memiliki komponen padat dan
komponen berpori yang berada pada tingkatan yang berbeda.
Geometric Jalan Sangat Terjal
Kemiringan lereng merupakan sudut yang dibentuk oleh
bidang lereng dengan bidang horizontal dan dinyatakan dalam
besaran persen. Kemiringan lereng mempengaruhi kestabilan
14
LAPORAN
PENDAHULUAN
lahan. Lereng yang terjal cenderung kurang stabil. Pada lereng
yang terjal sering terjadi longsor dan rawan terhadap erosi.
Geometrik Jembatan
Terdapat sedikit kemiringan lereng pada posisi geometric
jembatan.
15
LAPORAN
PENDAHULUAN
BAB III
PENDEKATAN DAN MEODOLOGI
3.1 PENDEKATAN MASALAH DAN METODOLOGI
Secara umum pelaksanaan Pengawasan Teknis ini akan
dilakukan sesuai dengan Kerangka acuan kerja yang dipahami
oleh konsultan, dan konsultan akan melakukan pendekatan umum
dengan proses yang terbagi dalam dua langkah pelaksanaan yang
dibagi dalam dua kegiatan besar sebagai berikut:
3.1.1 Membantu Dalam Pelaksaan Pengawasan Mutu
Konsultan akan bertindak sebagai Wakil Pemimpin
Kegiatan (Engineer`s Repressentative) dalam Pengawasan
Pelaksanaan Pekerjaan/Kegiatan dan menjamin semua hasil
pekerjaan itu sesuai dan memenuhi syarat Perencanaan Teknis,
Spesifikasi Teknis dan Dokumen Kontrak Uraian Detail
Pekerjaan Pengawasan sebagai berikut:
Melaksanakan Pengawasan harian terhadap
pekerjaan/Kegiatan sehingga dengan demikian dapat
menjamin kebenaran material yang dipakai dan prosedur
pelaksanaan sesuai dengan Dokumen Kontrak dan
Peraturan-peraturan tentang kebinamargaan.
Memberikan instruksi/penjelasan secara tertulis kepada
kontraktor dengan cara yang sejelas – jelasnya terhadap
pelaksanaan pekerjaan yang dikehendaki sehingga dengan
demikian dapat diperoleh hasil pelaksanaan/mutu yang
lebih baik.
16
LAPORAN
PENDAHULUAN
Memeriksa semua bahan/material yang akan dipergunakan
dan ditempatkan dilapangan/kegiatan sehingga betul-betul
memenuhi persyaratan spesifikasi sesuai dengan testing
material yang dilaksanakan secara benar.
Memeriksa semua gambar-gambar (Shop, drawing, Detail
Drawing & As-built Drawings) dengan teliti dan setuju bila
memenuhi dokumen kontrak
Memeriksa dan memberikan instruksi tertulis kepada
Kontraktor untuk memperbaiki semua kerusakan-
kerusakan/kekurangan pekerjaan, yang tidak memenuhi
persyaratan spesifikasi.
Ikut serta dalam inspeksi pemeriksaan akhir kegiatan
sebelum pelakasanaan Take-over Kontraktor.
3.1.2 Membantu Dalam Review Design
Uraian dalam pelaksanaan Review Design adalah sebagai
berikut :
Mengkoordinator pengambilan data lapangan secara akurat
yang dilakukan oleh Kontraktor guna Review Design untuk
perubahan- perubahan yang direkomendasikan/diperlukan.
Menyelenggarakan Review Design terhadap Design yang
ada sesuai sesuai dengan perubahan-perubahan yang
direkomendasikan/ diperlukan.
Menyiapkan Perkiraaan biaya dan addendum serta
perubahan tender dokumen sehubungan dengan Review
Design tersebut.
17
LAPORAN
PENDAHULUAN
3.1.3 Memeriksa dengan sungguh – sungguh bahwa pengukuran
volume pekerjaan dilaksanakan dengan benar, teliti dan
sempurna.
3.1.4 Menjamin bahwa semua laporan (Report) yang diserahkan
tepat pada waktunya dan dibuat secara aturan yang benar,
teliti dan memuat semua catatan kemajuan serta hal-hal lain
yang berkaitan dengan kegiatan.
Laporan meliputi :
Menyiapkan/menyerahkan laporan bulanan tepat pada
waktunya, teliti, dan menunjukkan secara fisik dan
finansil kemajuan kegiatan.
1) Melaporkan dengan segera secara tertulis terhadap semua
kesulitan – kesulitan yang mungkin akan terjadi dalam
pelaksanaan pekerjaan sehubungan dengan kondisi proyek
dalam waktu mendatang atau lain-lain sebagainya yang
diperkirakan dapat menyulitkan/merugikan pelaksanaan
pekerjaan laporan ini juga haris memuat usulan
pemecahannya terhadap hal – hal yang dikuatirkan tersebut
diatas.
2) Melaporkan secara lengkap dan tertulis serta saran
pemecahannya terhadap hal – hal yang akan menyebabkan
keterlambatan pekerjaan.
3) Selalu membuat catatan harian tentang pekerjaan yang telah
selesai, bahan – bahan/material yang telah dipakai, tenaga
kerja dilapangan, keterlambatan peralatan, keadaaan cuaca
dan peristiwa – peristiwa lainnya.
18
LAPORAN
PENDAHULUAN
4) Membuat file yang baik sehubungan dengan
korespondensi/surat menyurat dengan pihak Kontraktor,
satuan kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Propinsi
Lampung dan lain-lainnya.
5) Membuat catatan – catatan dan mem-file-nya secara baik
terhadap hasil pekerjaan, hasil test material, Sertifikat
Pembayaran (Payment Certificates), pengukuran volume
pekerjaan di lapangan, back-up perhitungan dan as-built
drawings.
6) Melaksanakan inspeksi sebelum inspeksi akhir dan
membuat laporan tentang
kekurangan – kekurangan/kerusakan hasil pekerjaan yang
tidak memenuhi persyaratan dalam suatu daftar.
7) Menyiapkan laporan penyelesaian pekerjaan untuk Dinas
Pekerjaan Umum Kabupaten Pesisir Barat yang memuat
masalah yang dihadapi selama pekerjaan dan
penyelesaiannya serta lampiran – lampirannya yang
meliputi : file Change – Order, File As-built Drawings dan
File hasil test.
3.1.5 Bekerja sama dengan staf Kegiatan/Satuan Kerja dalam
hal - hal yang menyangkut masalah – masalah teknis.
Tugas ini meliputi :
Mengesahkan bersama – sama dengan Staf kegiatan
terhadap Monthly Progres, Payment Certificates dan Final
Payment Certificates.
Mengusulkan pemecahan terhadap kesulitan-kesulitan
pelaksanaan dimasa datang dengan memberikan
gambaran/sketsa dan perhitungan – perhitungan untuk
diadakan sebagai bahan pertimbangan oleh Pemimpin
kegiatan.
19
LAPORAN
PENDAHULUAN
Membuat usulan penyelesaian atas klaim Kontraktor,
penyelesaian pertikaian, perpanjangan waktu kontrak atau
lain-lainnya.
Menyiapkan Change – Order, sesuai dengan petunjuk dari
atas, mengajukan usulan perubahan rencana/design,
spesifikasi danpenyiapan harga-harga yang baru untuk
negosiasi disertai dengan bahan – bahan pendukungnya.
Memeriksaseluruhjenispekerjaanataubahanyangtelahdilaksa
nakan oleh Kontraktor sesuai dengan kontrak seperti :
kontrak, bengkel (Workshop), gudang, peralatan dan
lainnya.
3.2 KRITERIA TEKNIK
Jenis layanan yang akan dipersiapkan untuk pekerjaan
Pengawasan Teknis Jalan, Pada kegiatan Pengawasan, yaitu
Team Supervisi yang akan melaksanakan antara lain:
Supervisi/Pengawasan Pekerjaan Konstruksi
Pemantauan atau kemajuan Pekerjaan
Kualitas Teknis dari pelaksanaan Pekerjaan
Review semua usulan pekerjaan design, dan
Perubahan Kontrak
Koordinasi kegiatan Team Pengawas Teknis akan dilaksanakan
bersama- sama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Supervisi dari pekerjaan Konstruksi akan dilaksanakan oleh
konsultan sebagai Wakil Direksi Teknik seperti yang ditentukan
didalam Dokumen Kontrak. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
akan dibantu oleh Team Supervisi Lapangan yang bertindak
20
LAPORAN
PENDAHULUAN
sebagai Wakil Direksi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak.
Kewenangan yang dilimpahkan kepada Team Supervisi oleh
Direksi Teknik termasuk masalah – masalah teknis dan
kontraktual yang secara jelas disebutkan dalam dokumen kontrak
dan tidak dapat dipermasalahkan dengan kontraktor.
3.2.1 FASILITAS UNTUK LAYANAN KEAHLIAN
Semua fasilitas keperluan pekerjaan Jasa Konsultan untuk
Profesional Staff, seperti perumahan dan Kendaraan, harus
diserahkan oleh Konsultan dan untuk Sub Propesional Staff,
sepertikantor, furniture dan mess dan lainnya disediakan juga
oleh konsultan.
3.2.2 TATA USAHA DARI LAYANAN KEAHLIAN
Pemerintah Republik Indonesia akan menunjuk pemimpin
kegiatan dengan Sumber dana APBD Kabupaten Pesisir Barat
dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Untuk mengatur dan
mengendalikan pelaksanaan Layanan Jasa Konsultan, sesuai
dengan Kerangka Acuan Tugas ini, Pemimpin kegiatan akan
bertanggung jawab atas koordinasi pelaksanaan tugas Layanan
Jasa Konsultan, termasuk system pembayaran atas Layanan Jasa
Konsultan ini secara keseluruhan.
21
LAPORAN
PENDAHULUAN
3.2.3 APRESIASI TERHADAP FILOSOFI
PEMBANGUNAN JALAN
Konsultan harus meyakinkan Kontraktor, seperti yang
dilakukan juga terhadap staffnya, akan filosofi dari Program
Pembangunan/Peningkatan Jalan metodologi Perencanaan yang
dipakai oleh Satuan Kerja serta anggaran-anggaran yang
digunakan dalam penyusunan Dokumen Lelang dan Pekerjaan
yang harus diawasi. Seacara khusus Konsultan harus memberikan
pengertian kepada semua personil yang terlibat di lapangan,
bahwa Dokumen Kontrak untuk pekerjaan ini didasarkan pada
Perencanaan yang disederhanakan, sebagian menggunakan
gambar dan potongan melintang serta detail-detail standar dan
pada waktu mobilisasi dari pelaksanaan konstruksi. Konsultan
membuat perencanaan detail yang diperlukan untuk pekerjaan di
tempat-tempat di mana potongan melintang dan detail standard
tidak bias dipakai dan pekerjaan lain yang ternyata belum tersedia
dalam Dokumen Kontrak.
Pekerjaan Perencanaan detail di lapangan dalam pekerjaan
Pembangunan/ Peningkatanjalan dan Penggantian jalan akan
dilaksanakan oleh Konsultan berdasarkan data lapangan yang
diambil oleh Kontraktor sesuai dengan isi kontrak pelaksanaan.
Konsultan harus membuat jadwal mobilisasi staff dan
kegiatanlainnya dan menjamin bahwa perencanaan detail di
lapangan dapat siap secepat mungkin sebelum tahap pelaksanaan
konstruksi dimulai. Bila dapat dibuat dengan baik dan tepat
waktunya
Kenyataan pelaksanaan, perencanaan detail di lapangan
juga harus seoptimum mungkin memakai anggaran yang lama
atau dengan kata lain memperoleh tingkat perbaikan yang tinggi
tanpa menambah anggaran biaya di akhir kegiatan.
22
LAPORAN
PENDAHULUAN
3.2.4 JADWAL JUMLAH ORANG BULAN, JADWAL
PEKERJAAN DAN PENEMPATAN TENAGA.
Pihak perusahaan kami telah menyiapkan Jadwal Jumlah
Orang, Jadwal Pekerjaan dan Penempatan Tenaga
Ahli. Berkaitan dengan pekerjaan tersebut, bebera
patenaga ahli dibidangnya guna pelaksanaan pekerjaan
Pengawasan Teknis DAK yang terdiri dari Sub
Proffesional.
P ELAKSANAAN KEGIATAN
NO NAM A URAIAN BULAN I BULAN II BULAN III BULAN IV BULAN V BULAN VI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
A ri
1 Suryawan, Team Leader
S.T.
C handra
1 P riyantoni,
Supervisi Engineering
S.T.
J aja
2 Sunandar, Inspector 1
S.T.
M . Irvani
3 Inspector 2
A zis, S.T.
23
LAPORAN
PENDAHULUAN
24
LAPORAN
PENDAHULUAN
KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN
DAFTAR PERSONIL
TENAGAAHLI (PERSONILUNIT)
Jumlah
TenagaAhli
NamaPersonil Perusahaan LingkupKeahlian Posisi Diusulkan UraianPekerjaan Orang
Lokal/Asing
Bulan
Pekerjaan
Ahli Teknik
Ari Suryawan,S.T. [Link] Lokal TeamLeader PengawasanTeknis 1/6,0
Jalan/Muda
DAK
Pekerjaan
Ahli Teknik
ChandraPriyantoni,S.T. [Link] Lokal SupervisionEngineer PengawasanTeknis 1/6,0
Jalan/Muda
DAK
TENAGAPENDUKUNG(PERSONILLAINNYA)
Jumlah
TenagaAhli
NamaPersonil Perusahaan LingkupKeahlian Posisi Diusulkan UraianPekerjaan Orang
Lokal/Asing
Bulan
Pekerjaan
JajaSunandar,S.T. [Link] Lokal - Inspector PengawasanTeknis 1/6,0
DAK
Pekerjaan
[Link] Azis,S.T. [Link] Lokal - Inspector PengawasanTeknis 1/6,0
DAK
25
LAPORAN
PENDAHULUAN LAPORAN PENDAHULUAN
26
LAPORAN
PENDAHULUAN
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
4.1 U m u m
Didalam pelaksanaan pekerjaan layanan konsultansi, perlu
adanya suatu program kerja yang konsepsional, efetif dan
efisiense demikian sehingga setiap aktivitas kerja terprogram
dengan baik dalam rangka mencapai target sukses pekerjaan.
Program kerja dapat terlaksana dengan baik jika terjadi
koordinasi dengan baik pula, untuk itu diperlukan struktur
organisasi yang jelas dan terarah, dan untuk menunjang
pelaksanaan pekerjaan.
4.2 Struktur Organisasi
Seperti yang diminta dalam kerangka acuan kerja,
Konsultan Menyusun jadwal pelaksanaan pekerjaan. Untuk
menjamin ketepatan waktu penyelesaian dan kelancaran tugas,
maka Team Konsultan akan selalu melakukan kerjasama antar
staff secara kontinyu, melakukan diskusi/konsultasi dengan
Pemberi Tugas dan instansi terkait lainnya. Dan berdasarkan
identifikasi pekerjaan utama tersebut diatas, Konsultan dapat
menyusun jadwal waktu pelaksanaan tersebut. Pekerjaan utama
(major Work) yang digunakan sebagai dasar penyusunan jadwal
waktu pelaksanaan meliputi :Persiapan awal, Koordinasi dengan
Pemberi Tugas dan Kontraktor pelaksana, Koordisasi team
27
LAPORAN
PENDAHULUAN
Konsultan dan Laporan. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan secara
rinci dapat dilihat pada gambar terlampir.
Organisasi pelaksana proyek dirancang oleh Konsultan
sedemikian rupa yang mencerminkan hal-hal sebagai berikut
(dalam pengaturannya, Konsultan menyediakan semua keperluan
logistic dan administrasi termasuk transport, perhubungan /
komunikasi, termasuk fasilitas E-mail dan kantor)
Keseluruhan tanggung jawab koordinasi, menejemen,
penganggaran dan monitoring akan berada dibawah koordinasi.
Struktur Organisasi Konsultan yang terlibat dalam penugasan ini
ditampilkan dalam Gambar berikut :
STRUKTUR ORGANISASI CV. RAZAKTHA
PEMBERI TUGAS (OWNER)
DINAS PEKERJAAN UMUM
KABUPATEN PESISIR BARAT
INSTANSI
KONSULTAN TERKAIT
PENGAWAS
CV. RAZAKTHA
INSPECTOR
4.3 Uraian Tugas
Tenaga Ahli Konsultan yang ditugaskan memiliki latar
belakang dalam pekerjaan Pengawasan Teknis Jalan &
Jembatan dan sudah terbiasa dengan pekerjaan yang akan
28
LAPORAN
PENDAHULUAN
dilaksanakan. Dalam proyek atau pekerjaan PENGAWASAN
TEKNIS DAK ini adalah sebagai berikut:
4.3.1 Inspector
Tugas dan Tanggung Jawab Inspector adalah :
1. Mengikuti petunjuk SE dalam melaksanakan tugasnya.
2. Mengadakan pengawasan yang terus menerus dilokasi
proyek yang sedang dikerjakan dan memberikan laporan
pekerjaan yang tidak sesuai dengan Kontrak
3. Dokumen. Semua hasil pengamatan harus dilaporkan
secara tertulis pada hari itu juga.
4. Terus menerus mengawasi dan mencatat serta mengecek
hasil pengukuran.
5. Menyiapkan pengawasan yang terus menerus dilapangan
setiap harinya, termasuk menyiapkan catatan harian untuk
peralatan, tenaga dan bahan yang digunakan oleh Kontrak
teruntuk menyelesaikan pekerjaan harian.
6. Setiap hari senantiasa meringkas semua kegiatan
konstruksi, mencatat cuaca, material yang dikirim
kelapangan, perubahan dan kebutuhan tenaga kerja
peralatan dilapangan, jumlah pekerjaan yang telah selesai
dan pengukuran lapangan, hal - hal khusus dan sebagainya
dengan formulir laporan yang standar.
7. Memantau direksi lapangan untuk meng’opname hasil
pekerjaan yang telah selesai.
29
LAPORAN
PENDAHULUAN
BAB V
PENUTUP
Demikian laporan pendahuluan ini dari nama Pengawasan
Teknis DAK tahun anggaran 2023 kegiatan ini merupakan upaya
membuat suatu Pengawasan agar hasil perencanaan jalan dan
jembatan tersebut yang telah dibuat dapat diwujudkan sesuai
dengan spesifikasi dan waktu yang telah ditentukan. Laporan
Pendahuluan ini disusun sebagai informasi dari pihak konsultan
dalam proses pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan oleh pihak
pemberi kerja dan merupakan berupa program -program pihak
konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan. Dengan ini, kami
berharap semoga apa yang akan dilakukan oleh kami Pengawas
Teknik DAK menjadi tolak ukur bagi pengguna jasa dalam
menilai kinerja yang telah dilakukan oleh Konsultan pengawas
dalam melaksanakan pekerjaan ini.
30