Sensor dan Aktuator
Throttle
Position Sensor
(TPS)
Alief Hidayatullah (5)
Moch Firdaus Ilman (14)
Muhammad Fatih Alarik (16)
Zainul Akbar (24)
Bahan
Fungsi
Main Posisi
Content Rangkaian
Pin
Bentuk Sinyal
Troubleshoot
Remove / Install
Apa itu TPS?
Throttle Position Sensor adalah sensor yang
mendeteksi sudut pembukaan throttle valve dan
mengirimkan sinyal ke Engine Control Module (ECM).
03
Bahan
Berdasarkan sistem Hyundai G4ED, TPS terdiri dari :
Bagian Mekanis
• Throttle shaft coupling
• Return spring
• Plastic housing (heat resistant)
Bagian Elektrikal
• Resistive element (carbon film)
• Sliding contact (wiper)
• Terminal connector (copper)
• Internal PCB
Sensor bekerja berdasarkan perubahan resistansi saat poros throttle berputar.
04
Fungsi dan Prinsip Kerja
Throttle Position Sensor
Fungsi Utama :
Mendeteksi posisi throttle valve
Mengubah posisi mekanis menjadi sinyal tegangan
Sinyal TPS digunakan ECM untuk :
Mengontrol durasi injeksi bahan bakar
Mengatur ignition timing
Mengontrol idle speed
Mengaktifkan fuel cut saat deselerasi
Mendeteksi Wide Open Throttle (WOT)
Mengatur enrichment saat akselerasi
Prinsip Kerja :
ECM memberikan tegangan referensi 5V.
→
Saat throttle tertutup →
resistansi tinggi tegangan rendah.
→
Saat throttle dibuka →
resistansi berubah tegangan naik.
ECM membaca perubahan tegangan tersebut sebagai posisi throttle. 05
Posisi
Posisi sensor adalah letak atau lokasi pemasangan sensor
pada kendaraan atau sistem mesin, yang disesuaikan
dengan fungsi dan parameter yang akan diukur.
Letak umumnya :
Di samping atau atas throttle body
Terhubung dengan katup gas
Ada kabel soket yang menuju ECU
06
Rangkaian
Cara kerja rangkaiian TPS :
ECU mengirim tegangan referensi 5V
TPS mengubah posisi bukaan throttle menjadi
perubahan hambatan
Tegangan sinyal keluar berubah sesuai posisi
pedal gas
ECU membaca tegangan tersebut
ECU mengatur :
a. Jumlah bahan bakar
b. Waktu pengapian
c. Respons mesin
07
PIN SENSOR PADA UMUMNYA
1. Terminal 1 : 5V Reference
2. Terminal 2 : Signal Output
3. Terminal 3 : Ground
KONDISI TEGANGAN
Idle / Closed Throttle: 0.45 – 0.7 Volt
Half Open: ± 2.0 – 2.5 Volt
Full Open (WOT): 4.0 – 4.5 Volt
PERUBAHAN ARUS
• Linear
• Tanpa lonjakan
• Stabil
08
Bentuk Sinyal
BENTUK SINYAL
Analog voltage signal (0.5V –
4.5V)
GRAFIK
KARAKTERISTIK:
Semakin besar bukaan throttle
→ semakin tinggi tegangan.
09
Troubleshoot
Gejala Kerusakan TPS :
Putaran idle tidak stabil atau naik turun
Mesin tersendat saat pedal gas ditekan
Kendaraan terasa kurang responsif
Mesin bisa mati secara tiba-tiba
Pemakaian bahan bakar lebih menjadi boros
Lampu indikator Check Engine menyala di panel instrumen
Penyebab Umum Terjadinya Kerusakan :
Elemen resistor di dalam sensor sudah aus
Tegangan referensi 5 volt dari ECU terganggu
Sistem grounding tidak sempurna
Konektor longgar, berkarat, atau kotor
Posisi sensor berubah dari pengaturan awal
10
Prosedur Pemeriksaan TPS
Pemeriksaan Secara Visual :
Periksa kondisi kabel dan soket sensor
Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas atau putus Pemeriksaan Menggunakan Scanner :
Periksa kekencangan baut pemasangan sensor Menghubungkan alat scan ke konektor OBD
Periksa data sudut bukaan throttle dalam
bentuk persentase
Pemeriksaan Menggunakan Multimeter
Pada kondisi idle normal sekitar 0–10%
Pada Umumnya TPS memiliki tiga terminal, yaitu : Saat pedal gas diinjak penuh mendekati 100%
Terminal tegangan referensi (5V)
Terminal sinyal keluaran
Terminal massa (darat)
Langkah pengecekan :
Putar kunci kontak ke posisi ON tanpa menyalakan mesin
Ukur tegangan antara terminal referensi dan ground (sekitar 5V)
Ukuran tegangan sinyal:
Saat throttle tertutup: sekitar 0,4–0,7 volt
11
Saat throttle terbuka penuh: sekitar 3,5–4,5 volt
Remove/Install TPS
Proses Remove :
1. Pastikan mesin dalam keadaan mati
2. Lepaskan kabel negatif untuk keamanan
3. Cabut konektor listrik yang terhubung ke TPS
4. Lepaskan baut pengikat sensor
5. Tarik sensor secara perlahan dari throttle body
Proses Install :
1. Pastikan posisi throttle dalam keadaan tertutup
2. Pasang sensor sesuai dengan dudukan porosnya
3. Kencangkan baut secukupnya tanpa berlebihan
4. Sambungkan kembali konektor listrik
5. Pasang kembali terminal negatif aki
12
Terima Kasih.
Alief - Ilman - Fatih - Akbar