Program Supervisi
Program Supervisi
0
KATA PENGANTAR
Sekolah merupakan sebuah sistem yang terdiri atas komponen-komponen penting yang
kait- mengait, berhubungan erat dan tidak mungkin terpisahkan. Komponen tersebut meliputi
seluruh ranah fisik dan non-fisik, stakeholder (pemangku kepentingan) terhadap keberadaan
sekolah yaitu siswa, guru, unsur pimpinan, karyawan, orang tua siswa/ komite sekolah, instansi
terkait, serta pihak-pihak yang secara langusung maupun tidak langsung berkepentingan terhadap
eksistensi sekolah. Semua itu dapat dikatakan sebagai komponen sistem per-sekolah-an.
Komponen pembentuk sistem perikehidupan sekolah tersebut dapat dipisahkan menjadi
dua bagian yaitu komponen inti – yang merupakan komponen langsung terlibat dan berada di
sekolah – dan komponen luar yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap kemajuan
kehidupan sekolah.
Sebagai lembaga pendidikan, sekolah dalam hal ini SMK Bakti Pertiwi Ciampea memiliki
visi dan misi yang jelas sehingga keduanya diharapkan dapat dicapai secara optimal. Pencapaian
visi, misi, dan tujuan sekolah tidak begitu saja dapat diwujudkan tanpa adanya program sistematis
dan lengkap yang meliputi perencanaan, proses serta evaluasi sehingga kegagalan pencapaian
visi, misi, dan tujuan sekolah dapat diminimalisasikan.
Salah satu faktor penting dalam rangkaian upaya pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah
tersebut adalah perlu disusunnya sebuah Program Supervisi untuk mencermati, memantau, serta
evaluasi melekat terhadap beberapa titik vital kehidupan sekolah anatara lain: supervisi
KBM, supervisi perpustakaan, supervisi administrasi sekolah, serta supervisi kegiatan kesiswaan/
ekstrakurikuler.
Mengingat akan pentingya kegiatan supervisi terhadap proses kehidupan sistem sekolah,
dengan ini penulis mencoba untuk menyusun Program Supervisi SMK Bakti Pertiwi Ciampea
Tahun Ajaran 2025/2026.
Program Supervisi ini tentu saja masih terlalu jauh dari sempurna mengingat keterbatasan
berbagai aspek dari penyusun. Namun demikian harapan tetap mengedepan, kiranya
program supervisi ini dapat membantu, meski hanya sedikit upaya pencapaian visi, misi, dan
tujuan SMK Bakti Pertiwi Ciampea khususnya Tahun Ajaran 2025-2026 Amin.
Alanwari, [Link]
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Definisi Supervisi
2
langsung demi mempertinggi kegiatan belajar siswa. Supervisi hanya berhubungan
langsung dengan guru, tetapi berkaitan dengan siswa dalam proses belajar.
Ross L. (1980), mendefinisikan bahwa supervisi adalah pelayanan kepada guru-
guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan pengajaran, pembelajaran dan
kurikulum. Purwanto (1987), supervisi ialah suatu aktivitas pembinaan yang direncanakan
untuk membantu para guru dan pegawai sekolah dalam melakukan pekerjaan secara
efektif.
Sesuai dengan rumusan di atas maka kegiatan yang dapat disimpulkan dalam supervisi
pembelajaran sebagai berikut:
1). Membangkitkan dan merangsang semangat guru-guru menjalankan tugasnya terutama
dalam pembelajaran.
2). Mengembangkan kegiatan belajar mengajar.
3). Upaya pembinaan dalam pembelajaran.
B. Prinsip Supervisi
Beberapa jenis supervisi antara lain observasi kelas, saling kunjung, demonstrasi
mengajar, supervisi klinis, kaji tindak (action research).
3
BAB II
A. Observasi Kelas
Observasi kelas merupakan salah satu cara paling baik memberikan supervisi
pembelajaran karena dapat melihat kegiatan guru, murid dan masalah yang timbul.
1. Perencanaan
Kepala sekolah merencanakan dalam menyusun program dalam satu semester atau
tahunan. Program tidak terlalu kaku, tergantung dari jumlah guru yang perlu di observasi.
Ada tiga macam observasi yaitu dengan pemberitahuan, tanpa pemberitahuan, dan atas
undangan.
2. Mekanisme Observasi
d. Laporan percakapan
1). Hasil pembicaraan didokumenkan menurut masing-masing guru yang telah
diobservasi.
2). Isi dokumen dimulai dari tanggal, tujuan data yang diperoleh, catatan diskusi,
pemecahan masalah dan saran-saran.
4
B. Saling Mengunjungi
Dalam kegiatan belajar mengajar sudah ada wadah dari kegiatan untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pembelajaran guru-guru antara lain:
1. Untuk tingkat SMP dan SMA adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran
(MGMP).
2. Untuk tingkat Sekolah Dasar adalah Pusat Kegiatan Guru (PKG).
C. Demonstrasi Mengajar
Dalam kegiatan pembelajaran sangat sukar menentukan mana yang benar dalam praktek
mengajar karena mengajar menurut Siswoyo(1997), sebagai seni dan filsu f. Menurut
pendapat di atas mengajar dalam pekerjaan di sekolah bukan pekerjaan yang
mudah, sehingga kepala sekolah dalam demonstrasi pembelajaran tidak perlu mengakui
kelemahan dan perlu mencarikan ahli yang dapat memberikan gambaran tentang
pembelajaran yang baik.
Selain itu dapat juga menggunakan kamera yang sederhana dan hasilnya dapat dilihat
dengan TV Multi media. Yang perlu dipersiapkan:
D. Supervisi Klinis
E. Kaji Tindak
Sebagaimana namanya, penelitian aksi atau action research, merupakan paduan antara
aksi (tindakan, action) dan penelitian (research). Aksi yang sekaligus penelitian yang
mengandung aksi. Jenis metode penelitian ini dapat dilaksanakan di sekolah untuk
memecahkan permasalahan pendidikan antara lain bagaimana siswa rajin mengerjakan
pekerjaan rumahnya.
Fokus utama kaji tindak adalah mendorong para praktisi untuk meneliti dan terlibat dalam
praktek penelitiannya sendiri. Hasil penelitiannya dipakai sendiri oleh peneliti dan orang
lain yang membutuhkan.
Kaji tindak bersifat partisipatif, karena melibatkan guru dalam penelitiannya sendiri dan
kolaborator, karena kaji tindak melibatkan orang-orang lain sebagai bagian dari suatu
penelitian dan hasilnya dapat dinikmati bersama. Sehingga peran kepala sekolah
dapat mendorong guru-guru dalam memperbaiki pembelajaran.
Menurut Sungkowo (2004), kaji tindak (action research) dapat digunakan untuk guru-
guru dalam membantu pembelajaran dan menolong membantu dalam penulisan karya
ilmiah.
Pada umumnya pelaksanaan Kaji tindak ditujukan untuk :
1. Meningkatkan kualitas, seperti kualitas pembelajaran, kualitas siswa, kualitas
kerjasama, kualitas bertanya.
2. Meningkatkan efektivitas, seperti siswa memahami apa yang diterangkan guru,
siswa malaksanakan tugas-tugas yang telah ditetapkan.
3. Meningkatkan efisiensi guru, seperti dapat memanfaatkan metode, stategi dan
penilaian pembelajaran.
Menurut Kemmi (1995), Kaji tindak dirumuskan dalam empat tahap yaitu: tahap
perencanaan, tahap aksi atau pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan, tahap evaluasi
dan refleksi/umpan balik.
a. Tahap Perencanaan:
Yang dimaksud tahap perencanaan adalah penelitian rencana kegiatan yang akan
dilakukan. Untuk dapat menyusun rencana tersebut, ada beberapa kegiatan yang harus
dilalui:
Untuk menemukan dan merumuskan problem kegiatan yang perlu dilaksanakan, antara
lain:
6
3). Meningkatkan nilai rapor dalam pembelajaran
tertentu.
4). Memanfaatkan buku-buku perpustakaan.
Peneliti memulai melaksanakan apa yang direncanakan sebelumnya dan kolabulator yang
duduk di bangku belakang mengamati dan mencatat dengan sikap netral. Hasil catatan
tersebut berupa catatan lapangan dan sebaiknya dengan dokumen tape recorder atau yang
lainnya.
c. Tahap Refleksi
Hasil dari diskusi bersama kolabulator untuk mengadakan refleksi tindakan- tindakan
yang telah dilakukan guru tentang upaya kesungguhan guru atau kelemahan- kelemahan
selama pelaksanaan tindakan akan dijadikan dasar dalam membuat perbaikan perencanaan
siklus kedua. Kemungkinan siklus kedua muncul permasalahan yang harus dipecahkan.
Permasalahan pertama diperbaiki bersama sehingga fokus penelitian akan bertambah
d. Laporan Penelitian
Agar hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh pihak lain baik guru, pejabat
pendidikan dan yang lain, maka hasil penelitian harus dikomunikasikan lewat
pelaporan. Laporan hasil penelitian kaji tindak terdiri dari :
1). Gagasan umum.
2). Perumusan masalah.
3). Perencanaan penelitian kaji tindak
4). Pelaksanaan penelitian kaji tindak.
5). Monitoring.
6). Evaluasi dan refleksi.
7). Saran dan
rekomendasi.
7
BAB III
A. Perangkat Supervisi
8
SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kegiatan Pendahuluan 1 2 3 4 5
Apresepsi dan Motivasi
Menyampaikan Fisik dan psikis peserta didik dengan Menyapa
1
dan memberi salam
Mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman
2
peserta didik atau pembelajaran sebelumnya
3 Mengajikan pertanyaan menantang
4 Menyampaikan manfaat materi pembelajaran
5 Mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan tema
Peny ampaian Kompetensi dan Rencana Kegiatan
1 Menyampaikan kemampuan yang akan dicapai peserta didik
2 Menyampaikan rencana kegiatan misalnya,individual,kerja kelmpok,dan
melakukan observasi
Kegi atan Inti
Peng uasaan Materi Pembelajaran
1 Kemampuan menyesuaikan materi dengan tujuan pembelajaran
Kemampuan mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang
2
relevan,perkembangan IPTEK dan kehidupan nyata
3 Menyajikan pembahasan materi pembelajaran dengan tepat
Menyajikan materi secara secara sistematis ( mudah ke sulit,dari konkrit
4
ke abstrak)
Pener apan Strategi Pelajaran yang Mendidik
1 Melaksanakan Pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang dicapai
2 Melaksanakan Pembelajaran secara runtut
3 Menguasai kelas
4 Melakukan Pembelajaran yang bersifat kontekstual
Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan
5
positif ( nurturant effect)
Melaksanakan Pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang
6
direncanakan
Pener apan Pendekatan Saintifik
1 Memberikan pertanyaan mengapa dan bagaimana
2 Memancing peserta didik untuk bertanya
3 Memfasilitasi peserta didik untuk mencoba
4 Memfasilitasi peserta didik untuk mengamati
5 Memfasilitasi peserta didik untuk menganalisis
Kegiatan Penutup
Penutup Pembelajaran
1.
Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan peserta didik.
2.
Memberikan tes lisan atau tulisan
3.
Mengumpulkan hasil kerja sebagai bahan portofolio
4.
Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan kegiatan brikutnya dan tugas pengayaan
JUMLAH SKOR
Catatan :
Bogor,
Guru Mata Pelajaran Supervisor,
NIP/NRK: NIP/NRK:
Kepala Sekolah
................................................
NIP.............................................
1. Nama : ............................................................................................................................
2. NIP : .......................................................................................................................... ..
3. Pangkat/Golongan Ruang : ............................................................................................................................
4. Kelas : ......................................................................................... ...................................
5. Sekolah
............................................................................................................................
6. Tanggal : ..............................................................................................................
..
Petunjuk
Berilah Skor pada butir-butir perangkat pembelajaran dengan cara melingkari angka pada
kolom skor = (0,1,2,3,4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut:
0 = tidak ada bukti fisik
1 = ada bukti fisik,tidak ada pengerjaan
2 = ada bukti fisik,pengerjaan belum lengkap
3 = ada bukti fisik,pengerjaan sudah lengkap
4 = ada bukti fisik,pengerjaan lengkap sekali
Bogor, …………………………………......
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,
JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Kepala Sekolah
a. Biodata
b. Program Kerja Kepala
Sekolah
c. Buku Agenda Kepala
Sekolah
d. Jadwal Supervisi Kelas
e. Pelaksanaan Supervisi
Kelas
f. DP-3 Guru dan Pegawai
g. D U K
h. Catatan kenaikan berkala
pangkat
2 Guru
a. Biodata
b. Buku Agenda Guru
c. Presensi Guru
d. Kesesuain Tugas dan SK
e. Kelebihan Guru per Mata
Pelajaran
f. Kekurangan
3 Tata Usaha
a. Daftar Presensi
b. Pembagian Tugas
c. Rincian Tugas
d. Catatan Hasil Pekerjaan/
Jurnal
4 Buku Induk Pegawai
5 File
a. Kepala Sekolah
b. Guru
c. Pegawai
Jumlah/ Rata-rata
KESIMPULAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
Bogor, …………………………………......
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,
1. Nama Sekolah :
2. Alamat Sekolah :
3. Kecamatan :
4. Kabupaten :
Hari/ Tanggal :
JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Pemilikan Gedung
a. Milik Sendiri
b. Sewa
c. Menumpang
2 Buku Induk Barang Inventaris
Buku Golongan Barang
3
Inventaris
Daftar Barang Inventaris Kelas/
4
Ruang
5 Buku Barang Inventaris
6 Buku Pembelian Barang
7 Buku Penerimaan Barang
8 Buku/ Kartu Stok Barang
9 Kartu Pemeliharaan
10 Penghapusan Barang
11 Nomor Inventaris
12 Barang Inventaris
a. Dipakai Sendiri
b. Dipakai Bersama
13 Laporan
Jumlah/ Rata-rata
KESIMPULAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
Mengetahui Bogor, …………………………………......
Kepala Sekolah, Petugas,
Alanwari, [Link]
YAYASAN PENDIDIKAN R. AHMAD ZAENIE
SMK BAKTI PERTIWI CIAMPEA
Izin Pendirian Sekolah Nomor : 4/011060a/DPMPTSP/2025 NPSN: 70055807
Alamat : Jl. Bhayangkara RT 06/03 Desa Tegalwaru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor
Kode Post 16620 Telp 085695759064 Email: smkbpc2025@[Link]
JAWABAN
NO KEGIATAN YA/ADA TIDAK
NILAI KETERANGAN
1 Ruang Perpustakaan
2 Pengelola
3 Program Kerja
4 Perlengkapan
a. Buku Induk Perpustakaan
b. Klasifikasi Buku
c. Katalog
d. Kartu Peminjam
e. Buku Peminjam
f. Daftar Pengunjung
g. Kartu Buku
5 Tempat Penyimpanan
a. Lemari
b. Rak
c. Meja Baca + Kursi
6 Pemeliharaan
a. Ruang
b. Buku
c. Kebersihan
7 Tata Tertib
8 Laporan
Jumlah/ Rata-rata
KESIMPULAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
Mengetahui Bogor, …………………………………......
Kepala Sekolah, Petugas,
JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Buku Induk
2 Buku Klaper
3 Buku Mutasi
4 Daftar Hadir Siswa
5 Tata Tertib
6 Buku Kelas/ Legger
7 Papan Absen Kelas
8 Daftar kelas
9 OSIS
a. Struktur Organisasi
b. Pengurus
c. Program
d. Pelaksanaan
e. Laporan Dokumentasi
Prestasi Siswa
10 Prestasi Siswa
Prestasi ( SPKS )
Bidang Studi/ O.R/ Seni
Budaya/ Lain-lain
11 Daftar Peserta UN
12 Dokumen Penyerahan STTB
Jumlah/ Rata-rata
KESIMPULAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN :……………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAB IV
PENUTUP
Program Supervisi disusun sebagai alat kontrol pelaksanaan program-pragram
sekolah yang lain yaitu sebagai pengingat dan sekaligus pengarah roda pengeloalaan
administrasi di dalam sekolah.
Dengan pelaksanaan supervisi dalam segala aspek dan sektor niscaya kendala dan
hambatan dalam pengelolaan sekolah terutama yang berkaitan langsung maupun tidak
dengan peserta didik akan dapat tertangani secara baik dan lancar.
Program supervisi ini disusun sebagai acuan minimal dalam pelaksanaan administrasi
di sekolah yang menyangkut beberapa faktor inti kehidupan sekolah.
Kiranya dengan pelaknaan program supervisi ini dapat diharapkan ketertiban dan
semangat belajar siswa serta etos kerja guru/karyawan semakin menngkat.
Amin.
Alanwari, [Link]