BAB 10
Microsoft Excel : Fungsi Matematika dan Statistik
A. Fungsi dan Formula
Fungsi adalah perintah yang bisa digunakan untuk mengolah data sehingga kita
mendapatkan nilai tertentu, sedangkan Formula adalah pemanfaatan beberapa fungsi untuk
memecahkan masalah yang lebih kompleks. MS Excel telah menyediakan berbagai macam
fungsi siap pakai yang dikelompokkan dalam beberapa kategori :
B. Fungsi Matematika dan Trigonometri
Fungsi matematika dan trigonometri digunakan untuk mengolah data-data angka
sehingga menghasilkan sebuah nilai-nilai penghitungan tersebut. Berikut pembahasan
fungsi-fungsi matematika dan trigonometri yang paling sering di gunakan.
1. SUM
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data numeric (angka/bilan
gan) yang terdapat di beberapa sel pada satu range sehingga didapatkan nilai total d
ari suatu baris dan kolom.
a. Fungsi SUM dijabarkan sebagai berikut :
=SUM(number1,number2,…)
b. number berisi sel/range, angka/bilangan, nilai logika, atau teks yang mewakili
bilangan. Anda dapat mengisi sampai dengan 255 argumen atau range data.
2. ABS
Fungsi ini untuk mengubah angka/nilai yang ada dalam daftar argumennya menjadi
bilangan mutlak (membuat nilai menjadi positif).
a. Fungsi ABS dijabarkan sebagai berikut :
=ABS(range sel)
b. Contoh penerapan
Ubahlah bilangan-bilangan negative berikut ini menjadi positif
C. Fungsi Logika
Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan pengguna menguji persyaratan dalam sel.
Fungsi bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar atau
salahnya pengujian.
Fungsi logika ini memerlukan operator perbandingan. Fungsi IF adalah fungsi yang
menguji apakah suatu kondisi memenuhi syarat atau tidak. Bila kondisi memenuhi syarat maka
akan menjalankan suatu nilai atau perintah, dan sebaliknya bila kondisi tidak memenuhi syarat
maka juga akan menjalankan suatu perintah lainnya.
Fungsi IF banyak digunakan dalam menentukan scenario penyelesaian berbagai
masalah. Penerapan fungsi logika memerlukan adanya pernyataan atau tes logika dengan
salah satu operator relasi =, <, >, <=, >=, dan <>. Tes logika dapat dikembangkan dengan
menambahkan salah satu fungsi AND atau OR.
= (sama dengan)
< (lebih kecil dari)
> (lebih besar dari)
<= (lebih kecil sama dengan)
>= (lebih besar sama dengan)
<> (tidak sama dengan)
1. IF
Fungsi IF adalah fungsi yang menguji apakah suatu kondisi memenuhi syarat atau
tidak. Bila kondisi memenuhi syarat maka akan menjalankan suatu nilai atau perintah,
dan sebaliknya bila kondisi tidak memenuhi syarat maka juga akan menjalankan suatu
perintah lainnya. Fungsi IF banyak digunakan dalam menentukan scenario
penyelesaian berbagai masalah. Penerapan fungsi logika memerlukan adanya
pernyataan atau tes logika dengan salah satu operator relasi =, <, >, <=, >=, dan <>.
Tes logika dapat dikembangkan dengan menambahkan salah satu fungsi AND atau
OR.
a. Fungsi IF dapat dijabarkan sebagai berikut :
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
atau
=IF(tes_logica,nilai_jika_benar,nilai_jika_salah)
1) Logical test adalah suatu kondisi yang dapat di evaluasi, apakah bernilai
benar atau salah
2) Value_if_true ialah jika kondisi Benar (memenuhi syarat)
3) Value_if_false ialah jika kondisi Salah (tidak memenuhi syarat)
b. Contoh Penerapan
Dalam rangka mempersiapkan pengetahuan dan mental siswa untuk
menghadapi Ujian Nasional (UN), sebuah SMU mengadakan tes Try Out UN
sebanyak 2 kali kepada siswa kelas III.
Lulus tidaknya siswa dalan tes tryout ini memberikan gambaran terhadap
kelulusan siswa sebenarnya dalam [Link] karenanya, materi ujian dan system
penilaian yang diterapkan mirip dengan UN yang sesungguhnya. Prasarat bagi
siswa yang dinyatakan lulus tes adalah jika nilai rata-rata ujian >= 60, jika < 60
dinyatakan tidak lulus.
Berdasarkan kriteria tersebut didapatkan penggunaan fungsi IF sebagai berikut
- Test try out : nilai >= 60
- nilai_jika_benar : LULUS
- nilai_jika_salah: TIDAK LULUS
Penulisan fungsi dalam baris rumus adalah sebagai berikut :
=IF(E4>=60,”LULUS”,”TIDAK LULUS”)
Sedangkan bila Anda membalik Kriteria menjadi seperti berikut :
- Test try out : nilai < 60
- nilai_jika_benar : TIDAK LULUS
- nilai_jika_salah: LULUS
Penulisan rumus menjadi sebagai berikut :
=IF(E4<60,”TIDAK LULUS”,”LULUS”)
Dalam penulisan rumus, dapat dipermudah dengan cara sebagai berikut
1. Klik fungsi bar sehingga akan muncul “=” pada kotak yang kita ingin kan
2. Setelah itu akan muncul kotak formula disebelah kanan. Klik rumus yang kalian ingin
kan dan klik “Insert Function”
3. Isi kotak “Logical test”, dan kotak “Value if”. Klik DONE
4. Setelah itu akan seperti berikut
D. Fungsi Statistik
Fungsi statistic adalah fungsi-fungsi yang digunakan untuk pengolahan data agar
didapat hasil analisa sebuah penelitian.
1. AVERAGE
Fungsi AVERAGE digunakan untuk mencari nilai rata-rata arithmetic mean atau mean
dari sekumpulan data (datap berupa sel atau range) yang dimasukkan dalam argument
ini. Fungsi AVERAGE dijabarkan sebagai berikut :
=AVERAGE(number1,number2,…)
Number, dapat berupa angka/bilangan, sel atau range yang berisi angka atau nilai
logika. Excel mengizinkan Anda untuk mengisi argument maksimal sebanyak 255.
2. COUNT
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data type numeric yang terdapat
dalam suatu range data yang Anda pilih. Fungsi Count dijabarkan sebagai berikut :
=COUNT(value1,value2,…)
Value, dapat berupa angka/bilangan, sel atau range yang berisi angka/bilangan atau
nilai logika. Excel mengizinkan Anda untuk mengisi argument maksimal sebanyak 255.
3. MAX
Fungsi MAX digunakan untuk mancari nilai atau angka maksimum (terbesar/ tertinggi)
yang terdapat dalam suatu sel/range atau sekumpulan sel/range data. Fungsi MAX
dijabarkan sebagai berikut :
=MAX(number1,number2,…)
Number, dapat berupa angka/bilangan, sel atau range yang berisi angka atau nilai
logika. Excel mengizinkan Anda untuk mengisi argument maksimal sebanyak 255.
4. MIN
Fungsi MIN digunakan untuk mancari nilai atau angka minimum (terkecil/terendah)
yang terdapat dalam suatu sel/range atau sekumpulan sel/range data. Fungsi MIN
dijabarkan sebagai berikut :
=MIN(number1,number2,…)
Number, dapat berupa angka/bilangan, sel atau range yang berisi angka atau nilai
logika. Excel mengizinkan Anda untuk mengisi argument maksimal sebanyak 255.
5. SQRT
Fungsi SQRT digunakan untuk menghasilkan suatu nilai akar kuadrat dari suatu
bilangan. Argumen ini tidak boleh bernilai negative. Bila Anda memasukan nilai
negative untuk dicari akarnya, gunakan fungsi ABS untuk mendapatkan nilai positif,
setelah itu carilah akarnya menggunakan SQRT. Fungsi SQRT dijabarkan sebagai
berikut :
=SQRT(number)
Number, diisi dengan angka/bilangan atau alamat sel referensi yang berisi angka yang
akan dicari akarnya.