Projek ROL2
Projek ROL2
Disusun Oleh :
Dosen pengampu :
Dr. Herry Suprajitno, [Link].
Muhammadun, S..Si., [Link].
Tim Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................................................. i
DAFTAR ISI ..............................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................. 1
1.2. Rumusan Masalah........................................................................................................ 2
1.3. Tujuan Penelitian ......................................................................................................... 2
1.4. Manfaat Penelitian ....................................................................................................... 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................................................................ 4
2.1. Riset Operasi................................................................................................................ 4
2.2. Keputusan Dalam Ketidakpastian ............................................................................... 5
2.2.1. Kriteria Laplace .................................................................................................... 6
2.2.2. Kriteria Minimax atau Maximin .......................................................................... 7
2.2.3. Krieteria Savage Minimax Regret ........................................................................ 7
2.2.4. Kriteria Hurwich .................................................................................................. 8
2.3. WinQSB....................................................................................................................... 8
2.4. Borland C++ ................................................................................................................ 8
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ................................................................................. 10
3.1. Objek Penelitian ........................................................................................................ 10
3.2. Variabel Penelitian .................................................................................................... 10
3.3. Jenis Data ................................................................................................................... 10
3.4. Sumber Data .............................................................................................................. 10
3.5. Teknik Pengumpulan Data ........................................................................................ 10
3.6. Metode Analisis ......................................................................................................... 10
BAB IV PEMBAHASAN ........................................................................................................ 11
4.1. Data Hasil Pengamatan .............................................................................................. 11
4.2. Analisis Data dengan WinQSB ................................................................................. 13
4.3. Analisis Data dengan Borland C++ ........................................................................... 16
4.4. Perbandingan Hasil Keputusan WinQSB dan Borland C++ ..................................... 18
BAB V PENUTUP ................................................................................................................... 19
5.1. Kesimpulan ................................................................................................................ 19
ii
5.2. Saran .......................................................................................................................... 19
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 21
LAMPIRAN ............................................................................................................................. 22
iii
BAB I
PENDAHULUAN
Sebagai contoh pada Toko Rahmat, Kab Bangkalan, Madura yang ingin
memperoleh keuntungan maksimal dari berbagai jenis kebutuhan sehari-hari yang
dijual, pemilik toko merasa kesulitan terkait jenis barang apa yang harus dijual untuk
memaksimalkan keuntungan. Hal ini dipengaruhi oleh permintaan konsumen dan
ketiadaan data yang akurat tentang kondisi pasar di masa mendatang. Berdasarkan
keterangan diatas diperlukan pendekatan berbasis teori pengambilan keputusan dalam
ketidakpastian untuk mengetahui keputusan barang apa saja yang menghasilkan
keuntungan maksimal.
1
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang dipaparkan di atas, didapat rumusan
masalah sebagai berikut :
2
3. Bagi pemilik toko dapat mengetahui jenis kebutuhan sehari-hari yang terjual
dan dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi pemilik toko.
3
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
4
Seperti namanya, riset operasi melibatkan "penelitian tentang operasi". Jadi,
riset operasi diterapkan untuk masalah yang berkaitan dengan bagaimana melakukan
dan mengkoordinasikan operasi (kegiatan) dalam suatu organisasi. Hakikat organisasi
pada dasarnya tidak material, dan pada kenyataannya telah diterapkan secara luas di
berbagai bidang seperti manufaktur, transportasi, konstruksi, telekomunikasi,
perencanaan keuangan, perawatan kesehatan, militer, dan layanan publik. Untuk
penelitian, riset operasi menggunakan pendekatan yang menyerupai cara penelitian
dilakukan di bidang ilmiah. Sampai batas tertentu, metode ilmiah digunakan untuk
menyelidiki masalah yang menjadi perhatian. Secara khusus, proses dimulai dengan
mengamati dan merumuskan masalah dengan seksama, termasuk mengumpulkan
semua data yang relevan. Langkah selanjutnya adalah membangun model ilmiah
(biasanya matematika) yang mencoba untuk menggambarkan masalah yang
sebenarnya. Hal ini kemudian dihipotesiskan bahwa model ini adalah representasi yang
cukup tepat dari fitur-fitur penting dari permasalahan dimana kesimpulan (solusi) juga
diperoleh dari model yang telah dibuat juga sesuai dengan masalah yang sesungguhnya.
Karakteristik lain dari riset operasi adalah digunakan untuk menemukan solusi
terbaik (solusi optimal) untuk masalah yang sedang dipertimbangkan. 3 Tujuannya
adalah mengidentifikasi tindakan yang terbaik. Meskipun harus ditafsirkan dengan hati-
hati dalam hal kebutuhan praktis manajemen, "pencarian untuk optimalitas" ini
merupakan tema penting dalam OR.
Keputusan yang akan diambil tidak didukung oleh informasi atau data yang
sempurna, dan tidak ada fungsi kepadatan probabilitas yang dapat diperoleh. Yang
5
diketahui hanyalah kemungkinan hasil dari suatu tindakan, tetapi pengambil keputusan
tidak punya informasi tentang probabilitas terjadinya hasil-hasil yang mungkin tersebut.
Dengan :
𝑡𝑖 : tindakan ke-𝑖
𝑘𝑗 : keadaan/kejadian di masa mendatang
𝑣(𝑡𝑖 , 𝑘𝑗 ) : hasil yang berkaitan jika dilakukan tindakan -i dan terjadian -j
6
memiliki informasi yang cukup untuk menyimpulkan bahwa
probabilitas probabilitas ini berbeda.
Asumsi : semua kejadian mempunyai kemungkinan yang sama untuk
terjadi.
Dipilih tindakan 𝑡𝑖 ∗ yang bersesuain dengan
𝑛
1
{ ∑ 𝑣(𝑡𝑗 , 𝑘𝑗 )}
𝑛
𝑗=1
7
2.2.4. Kriteria Hurwich
Kriteria ini mewakili satu kisaran sikap dari yang paling optimis
sampai yang paling pesimis. Kriteria ini menemukan keseimbangan
diantara ekstrim pesimisme dan ekstrim optimism.
Jika 𝑣(𝑡𝑖 , 𝑘𝑗 ) mewakili laba, dipilih tindakan yang menghasilkan :
2.3. WinQSB
Software QSB (Quantity System for Business) atau umumnya juga dikenal
dengan nama WinQSB (QSB yang berjalan pada operasi Windows) merupakan
software yang mengandung algoritma problem solving untuk riset operasi (operational
research) dan untuk ilmu manajemen.
WinQSB adalah sistem interaktif untuk membantu pengambilan keputusan yang
berisi alat yang berguna untuk memecahkan berbagai jenis masalah dalam bidang riset
operasi. Sistem ini terdiri dari modul-modul yang berbeda, satu untuk setiap model jenis
atau masalah. WinQSB menggunakan mekanisme tampilan jendela seperti Windows,
yaitu jendela, menu, toolbar, dll. Oleh karena itu pengelolaan program serupa dengan
yang lain menggunakan lingkungan Windows.
8
Menurut Munir (2011:13) mengemukakan bahwa “Bahasa pemrograman adalah
bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program”. Borland C++ adalah
perangkat lunak untuk menyusun aplikasi yang berdasarkan pada bahasa pemrograman
C dan bekerja dalam lingkungan sistem operasi Windows. Dengan Borland C++ kita
akan merasakan mudahnya menyusun program aplikasi. Dikarenakan Borland C++
memiliki keunggulan bahasa pemrogramannya yang terletak pada produktivitas,
kualitas, pengembangan perangkat lunak, dan kecepatan kompilasi serta diperkuat
dengan program yang terstruktur.
9
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
10
BAB IV
PEMBAHASAN
11
14 Sampo 10 20 815 1000 1850 3700
Lifebuoy
sachet
12
31 Kapal Api 2 16 1500 2000 1000 8000
Kopi Susu
13
7. Input data pada WinQSB berdasarkan data pada tabel 1, sebagai berikut :
14
8. Klik solve and Analyzeze, pada payoff Tabel Analisis, input Hurwicz Criterian
sebesar 0,5.
15
Tabel yang diperoleh yaitu tabel keuntungan sehingga kriteria yang digunakan
yaitu maximin, yang berarti pengambilan keputusan mencerminkan hasil
maximum dari hasil minimum. Keputusan terbaiknya merupakan Rokok LA
dengan expected value (EV) sebesar Rp 123.000,00
3. Kriteria Savage Minimax Regret
Keputusan optimal dengan menggunakan software WinQSB adalah Rokok LA
dengan expected value (EV) adalah Rp 0
4. Kriteria Relisme (Hurwicz)
Pada kriteria hurwich dengan indeks optimism (𝛼) sebesar 0.5, sehingga
diperoleh keputusan terbaiknya merupakan yaitu Rokok LA dengan expected
value (EV) sebesar Rp 184.500,00
4.3. Analisis Data dengan Borland C++
Berdasarkan program yang telah dibuat dengan menggunakan software Borland
C++, berikut inputan dan hasil yang diperoleh sebagai berikut:
a. Input Data Penjualan
16
Gambar 5. Input data pada software Borland C++
b. Output Data Penjualan
17
1. Kriteria Laplace
Keputusan optimal dengan menggunakan Borland C++ adalah Rokok LA
dengan expected value (EV) adalah Rp 184.500,00
2. Kriteria Minimax atau Maximin
Data yang di inputkan ke Borland C++ adalah data laba sehingga kriteria yang
sesuai adalah Kriteria Maximin, dimana pengambilan keputusan terbaik yang
dipilih mencerminkan hasil maximum dari yang minimum. Keputusan
terbaiknya merupakan Rokok LA dengan expected value (EV) sebesar Rp
123.000,00
3. Kriteria Savage Minimax Regret
Keputusan optimal dengan menggunakan Borland C++ adalah Rokok LA
dengan expected value (EV) adalah Rp 0
4. Kriteria Relisme (Hurwicz)
Pada kriteria hurwich dengan indeks optimism (𝛼) sebesar 0.5, sehingga
diperoleh keputusan terbaiknya merupakan yaitu Rokok LA dengan expected
value (EV) sebesar Rp 184.500,00
4.4. Perbandingan Hasil Keputusan WinQSB dan Borland C++
Berdasarkan pembahasan di atas dapat dilihat hasil pengambilan keputusan
dengan menggunakan WinQSB dan Borland C++ didapatkan kesimpulan bahwa kedua
metode tersebut menghasilkan keputusan yang sama. Hasil keputusan dapat dilihat pada
tabel di bawah ini:
Perbandingan Hasil Keputusan dengan Menggunakan WinQSB dan Borland C++
18
BAB V
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan pada hasil analisis yang telah dijelaskan pada pembahasan, dapat
ditarik kesimpulan bahwa keuntungan/laba maksimal yang bisa didapatkan dari
Penjualan Bahan Pokok di Toko Rahmat Kab. Bangkalan, Madura sebagai berikut :
1. Menggunakan software WinQSB
Dengan 𝛼 = 0,5
a. Kriteria Laplace : Keputusan terbaiknya yaitu dengan menjual Rokok
LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 184.500,00
b. Kriteria Maximin : Keputusan terbaiknya yaitu dengan menjual Rokok
LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 123.000,00
c. Kriteria Savage Minimax Regret : Keputusan terbaiknya yaitu dengan
menjual Rokok LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 0
d. Kriteria Kriteria Hurwich (𝛼 = 0,5) : Keputusan terbaiknya yaitu dengan
menjual Rokok LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 184.500,00
2. Menggunakan Borland C++
a. Kriteria Laplace : Keputusan terbaiknya yaitu dengan menjual Rokok
LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 184.500,00
b. Kriteria Maximin : Keputusan terbaiknya yaitu dengan menjual Rokok
LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 123.000,00
c. Kriteria Savage Minimax Regret : Keputusan terbaiknya yaitu dengan
menjual Rokok LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 0
d. Kriteria Kriteria Hurwich (𝛼 = 0,5) : Keputusan terbaiknya yaitu dengan
menjual Rokok LA dengan expected value (EV) sebesar Rp 184.500,00
3. Perbandingan Menggunakan WinQSB dan Borland C++
Dari hasil yang diperoleh dari software WinQSB dan Borland C++,
diperoleh keputusan yang sama yaitu menjual Rokok LA dengan nilai expected
value (EV) dari masing masing kriteria pada dua software yang berbeda
menghasilkan hasil yang sama.
5.2. Saran
Sebaiknya dalam menyelesaikan pengambilan keputusan Toko Rahmat dalam
memperoleh keuntungan maksimal tidak hanya diselesaikan dengan menggunakan
19
software WinQSB dan Borland C++, namun bisa juga menggunakan software yang lain,
seperti Matlab, Java dan sebagainya.
20
DAFTAR PUSTAKA
Adair, John. (2007). Decision Making and Problem-Solving Strategies. Kogan Page: London
Mulyono, S. 2002. Riset Operasi. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia.
21
LAMPIRAN
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
void tampil (int A[100][100], int m, int n)
{
int i, j;
clrscr();
cout<<"HASIL ANALISIS PADA SETIAP KRITERIA DIPEROLEH:"<<endl;
}
void regret (int A[100][100], int m, int n)
{
int max[100], maksimal[100], min = 10000000000, i, j, B[100][100], dari;
for (j=1; j<=n; j++)
{
max[j] = 0;
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (A[i][j] > max[j])
{
max[j] = A[i][j];
}
}
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
for (j=1; j<=n; j++)
{
B[i][j] = max[j] - A[i][j];
}
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
maksimal[i] = 0;
for (j=1; j<=n; j++)
{
if (B[i][j] > maksimal[i])
maksimal[i] = B[i][j];
}
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (maksimal[i] < min)
min = maksimal[i];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
22
if (maksimal[i] ==min)
dari = i;
}
cout<<"Pada kriteria savage diperoleh nilai Expected Value sebesar "<<min<<endl;
cout<<"Jadi dipilih alternatif ke-"<<dari<<endl;
}
void laplace (int A[100][100], int m, int n)
{
int i, j, dari; float L[100];
for (i=1; i<=m; i++)
{
float sum = 0;
for (j=1; j<=n; j++)
{ sum = sum + A[i][j]; }
L[i] = sum/n;
}
float max = 0;
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (L[i] > max)
max = L[i];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (max == L[i])
dari = i;
}
cout<<"Pada kriteria laplace diperoleh nilai Expected Value sebesar "<<max<<endl;
cout<<"Jadi dipilih alternatif ke-"<<dari;
cout<<endl;
}
void maxmin (int A[100][100], int m, int n)
{
int i, j, dari;
float min[100];
for (i=1; i<=m; i++)
{
min[i] = 10000000000;
for (j=1; j<=n; j++)
if (A[i][j] < min[i])
min[i] = A[i][j];
}
float max = 0;
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (min[i] > max)
max = min[i];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
23
if (max == min[i])
dari = i;
}
cout<<"Pada kriteria maxmin diperoleh nilai Expected Value sebesar "<<max<<endl;
cout<<"Jadi dipilih alternatif ke-"<<dari;
cout<<endl;
}
void hurwich (int A[100][100], int m, int n, float alfa)
{
int i, j, dari;
float minim[100]; float maxi[100]; float h[100];
float maksimal = 0;
for (i=1; i<=m; i++)
{
minim[i] = 10000000000;
for (j=1; j<=n; j++)
if (A[i][j] < minim[i])
minim[i] = A[i][j];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
maxi[i] = 0;
for (j=1; j<=n; j++)
if (A[i][j] > maxi[i])
maxi[i] = A[i][j];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
h[i] = alfa*maxi[i] + (1-alfa)*minim[i];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (h[i] > maksimal)
maksimal = h[i];
}
for (i=1; i<=m; i++)
{
if (maksimal == h[i])
dari = i;
}
cout<<"Pada kriteria hurwich diperoleh nilai Expected Value sebesar "<<maksimal<<endl;
cout<<"Jadi dipilih alternatif ke-"<<dari;
}
void main ( )
{
cout<<"==================TUGAS KELOMPOK RISET OPERASI
LANJUT===================="<<endl;
cout<<"MENENTUKAN KEPUTUSAN DALAM KETIDAKPASTIAN PADA
PENJUALAN BARANG KEBUTUHAN"<<endl;
cout<<" SEHARI - HARI TOKO RAHMAT"<<endl;
24
cout<<"=============================================================
============"<<endl;
cout<<" "<<endl;
cout<<"Nama Anggota : " <<endl;
cout<<"1. Muhamad Fikri Ardani / 181221008"<<endl;
cout<<"2. Stefanus Betanius Prakoso/ 181221037 "<<endl;
cout<<" "<<endl;
int m, n, A[100][100], i, j, max = 0, min = 1000000;
float alfa;
cout<<"Masukkan banyaknya jenis barang : ";
cin>>m;
if (m < 0)
cout<<"Error"<<endl;
n=2;
cout<<"Masukkan nilai alpha : ";
cin>>alfa;
cout<<endl;
cout<<"Kondisi 1 : Ramai"<<endl;
cout<<"Kondisi 2 : Sepi"<<endl;
for (i=1; i<=m; i++)
{
for (j=1; j<=n; j++)
{
cout<<"Masukkan nilai laba pada jenis barang ke "<<i<<" pada kondisi "<<j<<" : ";
cin>>A[i][j];
}
}
tampil (A, m, n);
laplace (A, m, n);
maxmin (A, m, n);
regret (A, m, n);
hurwich (A, m, n, alfa);
getch();
}
25