Bab 4
Bab 4
BAB IV
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
A. INTRAKURIKULER
1. Berdasarkan PERMENDIKBUDRISTEK Nomor 12 Tahun 2025 tentang
Kurikulum Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan
Jenjang Pendidikan Menengah, SMK Hikmatul Ulum menyusun Struktur
Kurikulum yang diadaptasikan dengan kurikulum di Pondok Pesantren Hikmatul
Ulum.
B.
Kelompok
Mata
Pelajaran
Kejuruan:
1 Matematika 90 18 108 4 4 108
2 Bahasa Inggris 90 18 108 4 4 108
3 Informatika 108 36 144 4 4 144
Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan
4 180 36 216 6 6 216
Sosial c)
5 Dasar-Dasar Program Keahlian d)
Perkembangan Teknologi di bidang
72 72 2 72
TKJT
Dasar-dasar teknik jaringan
108 108 4 4 108
komputer dan telekomunikasi
Media dan jaringan
108 108 4 4 108
Telekomunikasi
K3LH dan Budaya Kerja Industri 72 72 2 72
Penggunaan Alat ukur Jaringan 72 72 2 72
Proses bisnis di bidang TKJT 72 72 2 72
Profesi dan kewirausahaan (Job-
Profile dan technopreneur ) Di 72 72 2 72
bidang TKJT
B.
Kelompok
Mata
Pelajaran
Kejuruan:
1 Matematika 48 48 3 48
2 Bahasa Inggris 64 64 4 64
3 Konsentrasi Keahlian b)
Perencaan dan pengalamatan
64 64 4 64
jaringan
Teknologi jaringan Kabel dan
64 64 4 64
Nirkabel
Keamanan Jaringan 80 80 5 80
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
Pemasangan dan Konfigurasi
80 80 5 80
Perangkat jaringan
Administrasi sistem jaringan 80 80 5 80
Keterangan:
a. Mata pelajaran Kelompok A merupakan kelompok mata pelajaran umum dan
acuannya dikembangkan oleh pusat.
b. Mata pelajaran Kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran Kejuruan
dan acuannya dikembangkan oleh pusat tapi diselaraskan dengan DUDI.
c. Mata pelajaran Muatan Lokal merupakan mata pelajaran yang muatan dan
acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan
muatan/konten lokal.
d. Mata pelajaran pilihan merupakan mata pelajaran lintas minat yang
dikembangkan oleh sekolah berdasarkan kebutuhan dan minat siswa sebagai
kompetensi yang menunjang kompetensi program keahlian.
e. Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah dan muatan daerah lain yang
menjadi kearifan lokal sebagai ciri khas sekolah.
f. Satu jam pelajaran beban belajar tatap muka adalah 45 menit.
g. Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, maksimal 60% dari
waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
h. Satuan pendidikan dapat menambah beban belajar per minggu sesuai dengan
kebutuhan belajar peserta didik dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya
Latar Belakang
SMK Hikmatul Ulum sebagai salah satu satuan pendidikan formal diharapkan
mampu menghasilkan tamatan yang memiliki kemampuan akademik, kreatif dan
yang terpenting adalah memiliki kompetensi keahlian di bidangnya untuk
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
memenuhi pasar tenaga kerja yang siap pakai sesuai dengan kebutuhan dunia
usaha/industri (demand-market driven). Kegiatan itu diwujudkan dalam bentuk
praktek kerja Industri (Prakerin) mengacu pada PERMENDIKBUDRISTEK RI
Nomor 50 Tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik
meliputi:
a. Penjabaran Capaian Pembelajaran (CP) PKL bersama dunia kerja/industri
mitra ke dalam Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran
( ATP)
ANALISIS CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) – TUJUAN
PEMBELAJARAN (TP) – ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Program Keahlian : Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
Konsentrasi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan
Mata Pelajaran : Praktek Kerja Lapangan (PKL)
Tempat PKL : Telkom Indonesia Pamekasan
Nama Sekolah : SMK Hikmatul Ulum
c. Penilaian/assesmen PKL
Peserta prakerin diharuskan membuat laporan hasil kegiatan dengan
mengacu pada jurnal kegiatan harian yang diisi setiap hari dibimbing oleh
pembimbing eksternal DU/DI dan pembimbing internal dari pihak SMK
Hikmatul Ulum. Selanjutnya peserta akan mempresentasikan hasil
kegiatannya dihadapan peserta prakerin lainnya, pembimbing eksternal
DU/DI dan pembimbing internal SMK Hikmatul Ulum.
Laporan PKL mendeskripsikan kegiatan peserta didik selama PKL.
Dari presentasi peserta didik akan terlihat keaktifan peserta didik selama
berada di tempat PKL. Setelah mempresentasikan laporan PKL Peserta
didik juga akan melakukan unjuk kerja kompetensi yang dilakukan selama
di tempat PKL.
Format Penilaian PKL adalah dengan merata-rata nilai dari
Pembimbing Internal dan Pembimbing DUDI, Laporan PKL, Presentasi
Laporan dan Unjuk Kerja. Nilai rerata tersebut akan di konversikan dalam
bentuk deskripsi A,B,Catau D
3. Bimbingan Konseling
Bimbingan dan Konseling di SMK Hikmatul Ulum merupakan layanan
Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakan sesuai PERMENDIKBUD Nomor
111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling Tahun 2014 tentang Bimbingan
Dasar dan Pendidikan Menengah Meliputi:
1. Bidang Layanan
Bidang layanan Bimbingan dan Konseling mencakup:
a) Bidang layanan pribadi;
b) Bidang layanan belajar;
c) Bidang layanan sosial;
d) Bidang layanan karir.
2. Komponen Layanan
Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program
yang mencakup:
a) Layanan dasar;
b) Layanan peminatan dan perencanaan individual;
c) Layanan responsif; dan
d) Layanan dukungan sistem.
3. Pendekatan dan Strategi Layanan
Strategi layanan Bimbingan dan Konseling dibedakan atas:
a. Jumlah individu yang dilayani;
b. Permasalahan;
c. Cara komunikasi layanan.
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
Strategi layanan Bimbingan dan Konseling berdasarkan jumlah individu yang
dilayani, dilaksanakan melalui layanan individual, layanan kelompok, layanan
klasikal, atau kelas besar. Strategi layanan Bimbingan dan Konseling
berdasarkan permasalahan dilaksanakan melalui pembimbingan, konseling,
atau advokasi. Strategi layanan Bimbingan dan Konseling berdasarkan cara
komunikasi layanan dilaksanakan melalui tatap muka atau media
Mekanisme Layanan Bimbingan dan Konseling
Mekanisme layanan Bimbingan dan Konseling meliputi:
a) Mekanisme pengelolaan;
b) Mekanisme penyelesaian masalah.
Mekanisme pengelolaan merupakan langkah-langkah dalam pengelolaan
program Bimbingan dan Konseling pada satuan pendidikan yang meliputi
langkah: analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan,
dan tindak lanjut pengembangan program. Mekanisme penyelesaian masalah
merupakan langkah-langkah yang dilakukan oleh Konselor dalam pelayanan
Bimbingan dan Konseling kepada Konseli atau peserta didik yang meliputi
langkah: identifikasi, pengumpulan data, analisis, diagnosis, prognosis,
perlakuan, evaluasi, dan tindak lanjut pelayanan. Program Bimbingan dan
Konseling dievaluasi untuk mengetahui keberhasilan layanan dan
pengembangan program lebih lanjut.
4. Fungsi Layanan Bimbingan dan Konseling
Layanan Bimbingan dan Konseling memiliki fungsi sbb:
a. Pemahaman diri dan lingkungan;
b. Fasilitasi pertumbuhan dan perkembangan;
c. Penyesuaian diri dengan diri sendiri dan lingkungan;
d. Penyaluran pilihan pendidikan, pekerjaan, dan karir;
e. Pencegahan timbulnya masalah;
4. Muatan Lokal
Muatan Lokal Di SMK Hikmatul Ulum mengacu pada kebijakan daerah
PERGUB Jawa Timur Nomor 19 Tahun 2014 Tentang Mata Pelajaran Bahasa
Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah dan Madrasah
Muatan lokal sebagai bahan kajian yang membentuk pemahaman terhadap
potensi di daerah tempat tinggalnya bermanfaat untuk memberikan bekal sikap,
pengetahuan, dan keterampilan kepada peserta didik agar:
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
a. Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam, sosial, dan
budayanya;
b. Memiliki bekal kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai
daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada
umumnya; dan
c. Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai/aturan-aturan
yang berlaku di daerahnya, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai
luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional.
Jenis muatan lokal SMK Hikmatul Ulum terdiri dari Bahasa Daerah dan
Aqidah Ahlak dengan Capaian Pembelajaran sebagai berikut :
1) Bahasa Madura
KELAS X
1. Mengidentifikasi, memahami,
1. Memahami, pengetahuan dan menganalisis teks
faktual, konseptual, nonsastra (berita, artikel,
prosedural berdasarkan rasa laporan, dan lainnya) secara
ingin tahu tentang ilmu lisan dan tulis.
pengetahuan, teknologi, seni, 2. Mengidentifikasi, memahami,
budaya, dan humaniora dan menganalisis unsur intrinsik
dengan wawasan maupun ekstrinsik teks sastra
kemanusiaan, kebangsaan, klasik dan modern secara lisan
kenegaraan, dan peradaban dan tulis.
terkait penyebab fenomena 3. Memahami karakteristik bahasa
dan kejadian, serta lisan dalam kegiatan bermain
menerapkan pengetahuan peran, dialog, dan berdiskusi
prosedural pada bidang sesuai dengan tatakrama.
kajian yang spesifik sesuai 4. Mengidentifikasi, memahami,
dengan bakat dan minatnya dan menganalisis penggunaan
untuk memecahkan masalah bahasa dalam teks sastra dan
nonsastra secara lisan dan tulis.
5. Mengidentifikasi, memahami,
dan menganalisis teks beraksara
Jawa/ carakan Madhurâ sesuai
kaidah.
Mengidentifikasi, memahami,
dan menganalisis puisi
tradisional atau modern sesuai
dengan karakteristik.
2. Menerapkan, menganalisis 1. Menginterpretasi, menanggapi
pengetahuan faktual, konseptual, dan mengekspresikan teks nonsastra
prosedural berdasarkan rasa ingin sesuai kaidah secara lisan dan tulis.
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran
Kelas XII
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
CAPAIAN PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Memahami,menerapkan, 1. Menjelaskan pengertian dan pentingnya
menganalisis pengetahuan husnudzon dan bertaubat
faktual, konseptual, 2. Mengidentifikasi bentuk dan contoh-
prosedural berdasarkan rasa contoh perilaku husnudzan dan
ingintahunya tentang ilmu bertaubat
pengetahuan, teknologi,seni, 3. Menjelaskan pengertian riya, aniaya dan
budaya, danhumaniora diskriminasi
dengan 4. Mengidentifikasi bentuk dan contoh –
wawasankemanusiaan, contoh perbuatan riya, aniaya dan
kebangsaan, kenegaraan, dan diskriminasi
peradaban terkait penyebab 5. Menjelaskan pengertian dan fungsi ilmu
fenomena dan kejadian, serta kalam
menerapkan pengetahuan 6. Menjelaskan hubungan ilmu kalam
prosedural pada bidang kajian dengan ilmu lainnya
yang spesifik sesuai dengan 7. Menjelaskan aliran-aliran ilmu kalam,
bakat dan minatnya untuk tokoh-tokoh dan pandangannya.(
memecahkan masalah. Khawarij,Murji’ah, Syi’ah, Jabariyah,
Qadariyah, Asy’ariyah, Al
Muaturidiyah, Mu’tazilah dll. Seperti
teologi transformative dan teologi
pembebasan)
8. Memahami dan menghargai terhadap
aliran-aliran yang berbeda dalam
kehidupan bermasyarakat
9. Menjelaskan pengertian dan
pentinggnya akhlak berpakaian,
berhias,perjallanan, bertamu dan
menerima tamu.
10. Mengidentifikasi bentuk ahlak
berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu
dan menerima tamu
2. Mengolah, menalar, dan 1. Menunjukkan nilai-nilai positif dari
menyaji dalam ranah konkret Husnudzan dan bertaubat dalam
dan ranah abstrak terkait fenomena kehidupan
dengan pengembangan dari 2. Membiasakan perilaku husnudzan dan
yang dipelajarinya di sekolah bertaubat
secara mandiri, dan mampu 3. Menunjukkan nilai-nilai negatif akibat
menggunakan metodasesuai perbuatan riya, aniaya dan diskriminasi
kaidah keilmuan. 4. Membiasakan diri menghindari hal-hal
yang mengarah pada perilaku riya,
aniaya dan diskriminasi
5. Menerapkan ilmu kalam dalam
mempertahankan akidah
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
CAPAIAN PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN
6. Menganalisa ilmu hubungan ilmu kalam
dengan ilmu lainnya
7. Menunjukkan contoh-contoh perilaku
orang yang beraliran tertentu dalam
ilmu kalam
8. Menganalisis perbedaan antara aliran
ilmu kalam yang satu dengan lainnya
9. Mempraktekkan nilai nilai positif dari
ahlak berpakaian , berhias,
perjalanan,bertamu dan menerima tamu
dalam fenomena kehidupan
10. Membiasakan ahlak berpakaian,
berhias, perjalanan, bertamu dan
menerima tamu dalam kehidupan
sehari-hari
2 Budaya [Link]
[Link] Budaya 10 s/d Salma
Kerja Royong i Kerja di 16 Miliyati, SE
[Link]
2. Industri Januari
Kritis Memperole 2024
h
gagasan/inf
ormasi
XI 1 Suara 1. Kreatif 1. Menghas Pilihlah 1s/d9 Saliftri
Demokra 2. Mandiri ilkan Aku Oktobe Litasari,
si 3. Berkibene gagasan r 2024 [Link]
kaan yang
Global orisinil
2. Regulasi
diri
3. Komuni
kasi
interkult
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
ural dan
berintera
ksi antar
sesama
2 Gaya 1. Bernalar 1. Mengan Jadi Apa 5 s/d Ida
Hidup Kritis, alisis Sampahku 14 Nurmala,
Berkelan 2. Kreatif dan ? Februa [Link]
jutan 3. Beriman mengeva ri 2024
dan luasi
Bertakwa penalara
terhadap n
Tuhan 2. Menghas
YME dan ilkan
Berahlak karya
Mulia, dan
Bergotong tindakan
Royong yang
orisinil
3. Akhlak
kepada
alam
XII 1 Kebekerj 1. Mandiri 1. Kesadar Aku Ingin 2s/d4 Tiwik
aan 2. Bernalar an akan Seperti Desem Irliyanti,
Kritis diri dan Mereka ber [Link]
situasi 2024
yang
dihadapi
2. Memper
oleh
informas
i/gagasa
n
c. Rubrik Penilaian
C. EKSTRAKURIKULER
Kegiatan Ekstrakurikuler SMK Hikmatul Ulum adalah kegiatan kurikuler yang
dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kegiatan
kokurikuler, di bawah bimbingan dan pengawasan sekolah, bertujuan untuk
mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan
kemandirian peserta didik secara optimal untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan
1. Jenis-Jenis Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler SMK Hikmatul Ulum merupakan kegiatan ekstrakurikuler
yang dikembangkan berkenaan dengan konten suatu mata pelajaran. Ekstrakurikuler
pilihan SMK Hikmatul Ulum adalah, Olah raga (Volli, Futsal), Paduan Suara, Karya
Ilmiah, OSIS, Banjari, Desain Grafis, Bahasa Arab dan English Comunity.
a. Kepramukaan
Kepramukaan pada hakekatnya adalah suatu proses pendidikan yang menyenangkan
bagi anak muda, dibawah tanggung jawab anggota dewasa, yang dilaksanakan di luar
lingkungan pendidikan sekolah dan keluarga, dengan tujuan, prinsip dasar dan metode
pendidikan tertentu.
Gerakan Pramuka adalah suatu gerakan pendidikan untuk kaum muda, yang bersifat
sukarela, nonpolitik, terbuka untuk semua, tanpa membedakan asal-usul, ras, suku dan
agama, yang menyelenggarakan kepramukaan melalui suatu sistem nilai yang didasarkan
pada Satya dan Darma Pramuka.
1) Tujuan Kegiatan Pramuka
Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka:
a) Memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa
patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa,
berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani;
b) Menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara
Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan
berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-
sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki
kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.
2) Fungsi Kegiatan Pramuka
Kegiatan kepramukaan mempunyai fungsi sebagai berikut:
a) Kegiatan menarik bagi anak atau pemuda.
b) Kegiatan menarik di sini dimaksudkan kegiatan yang menyenangkan dan
mengandung [Link] itu permainan harus mempunyaitujuan
KURIKULUM SMK HIKMATUL ULUM
dan aturan permainan, jadi bukan kegiatan yang hanya bersifat hiburan
saja.
c) Pengabdian bagi orang dewasa.
d) Bagi orang dewasa kepramukaan bukan lagi permainan, tetapi suatu tugas
yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian. Orang dewasa
mempunyai kewajiban untuk secara sukarela membaktikan dirinya demi
suksesnya pencapaian tujuan organisasi.
e) Alat bagi masyarakat dan organisasi.
f) Kepramukaan merupakan alat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat setempat dan juga alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan
organisasinya.
3) Evaluasi Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib
a) Peserta didik harus mengikuti program ekstrakurikuler wajib (kecuali bagi
yang terkendala), dan dapat mengikuti suatu program ekstrakurikuler pilihan.
b) Penjadwalan waktu kegiatan ekstrakurikuler dirancang pada awal tahun atau
semester dan di bawah bimbingan kepala sekolah atau wakil kepala sekolah
bidang kurikulum dan peserta didik. Jadwal waktu kegiatan ekstrakurikuler
diatur sedemikian rupa sehingga tidak menghambat pelaksanaan kegiatan
kurikuler atau dapat menyebabkan gangguan bagi peserta didik dalam
mengikuti kegiatan kurikuler.
c) Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan di luar jam pelajaran kurikuler yang
terencana setiap hari. Kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan setiap hari atau
waktu tertentu (blok waktu). Kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, klub
olahraga, atau seni mungkin saja dilakukan setiap hari setelah jam pelajaran
usai.
d) Khusus untuk Kepramukaan, kegiatan yang dilakukan di luar sekolah atau
terkait dengan berbagai satuan pendidikan lainnya, seperti Jambore Pramuka,
ditentukan oleh pengelola/pembina Kepramukaan dan diatur agar tidak
bersamaan dengan waktu belajar kurikuler rutin.