RPP 4
RPP 4
STANDAR KOMPETENSI : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada
berbagai perubahan energi
KOMPETENSI DASAR : 4.1 Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat
INDIKATOR :
1. Menjelaskan prinsip kerja termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
2. Menjelaskan pengertian sifat termometrik.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
3. Menyebutkan beberapa contoh sifat termometrik.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
4. Menyebutkan beberapa skala termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
5. Menjelaskan hubungan skala suhu Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
6. Menentukan skala umum dari berbagai skala termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
7. Menyebutkan beberapa jenis termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menjelaskan prinsip kerja termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
2. Siswa dapat menjelaskan pengertian sifat termometrik.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
3. Siswa dapat menyebutkan beberapa contoh sifat termometrik.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
4. Siswa dapat menyebutkan beberapa skala termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
5. Siswa dapat menjelaskan hubungan skala suhu Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
6. Siswa dapat menentukan skala umum dari berbagai skala termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
7. Siswa dapat menyebutkan beberapa jenis termometer.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
II. MATERI AJAR :
Thermometer
III. METODE PEMBELAJARAN :
Model pembelajaran :Diskusi
Metode pembelajaran :diskusi informasi
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Pendahuluan: (10 menit)
Menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
Motivasi dan Apersepsi:
Sebutkan beberapa contoh sifat termometrik.
Satuan apakah yang digunakan untuk skala termodinamika?
Prasyarat pengetahuan:
Apakah yang dimaksud dengan sifat termometrik?
Bagaimana hubungan skala Celcius dan Kelvin?
Menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu : Siswa dapat menjelaskan prinsip kerja
termometer, menjelaskan pengertian sifat termometrik, menyebutkan beberapa contoh
sifat termometrik, menyebutkan beberapa skala termometer, menjelaskan hubungan
skala suhu Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin, menentukan skala umum dari
berbagai skala termometer dan menyebutkan beberapa jenis termometer. (Toleransi,
rasa ingin tahu, mandiri)
B. Inti : (65 menit)
Eksplorasi
Guru membimbing siswa dalam pembentukan kelompok.
Guru memberikan pengertian awal tentang suhu.
Elaborasi.
Siswa (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian suhu.
Implementasi pendikar :
Bersikap santun dan demokratis dalam diskusi kelompok, seperti menghargai pendapat
orang lain, tidak memaksakan kehendak, mengajukan pendapat dengan santun dan
menerima kesepakatan hasil diskusi.
Siswa memperhatikan penjelasan guru mengenai tubuh bukan pengukur suhu yang baik.
Siswa memperhatikan prinsip kerja termometer yang disampaikan oleh guru.
Siswa (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian sifat termometrik.
Implementasi pendikar :
Bersikap santun dan demokratis dalam diskusi kelompok, seperti menghargai pendapat
orang lain, tidak memaksakan kehendak, mengajukan pendapat dengan santun dan
menerima kesepakatan hasil diskusi.
Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk memberikan beberapa contoh sifat
termometrik.
Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa skala termometer.
Siswa dalam setiap kelompok mendiskusikan hubungan skala suhu Celcius, Reamur,
Fahrenheit, dan Kelvin.
Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal..
Implementasi pendikar :
Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dan demokratis melalui argumentasi untuk
mempertahankan hasil diskusi kelompok.
Konfirmasi
Guru menanggapi hasil diskusi kelompok siswa dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
Siswa memperhatikan penjelasan guru menentukan skala umum dari berbagai skala
termometer.
Siswa memperhatikan contoh soal menghitung skala suhu Celcius, Reamur, Fahrenheit,
dan Kelvin yang disampaikan oleh guru.
Guru memberikan beberapa soal menghitung skala suhu Celcius, Reamur, Fahrenheit,
dan Kelvin untuk dikerjakan siswa.
Guru mengoreksi jawaban siswa apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat
siswa yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan
bimbingan.
C. Penutup (15 menit)
Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik.
Siswa (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
V. PENILAIAN :
Kognitif :
Afektif
Psikomotorik
Nilai karakter
PENGAMATAN AFEKTIF
PERTANYAAN / INDIKATOR
No NAMA SISWA
1 2 3 4 SKOR
1
2
Keterangan Kolom : Keterangan Skor :
1 : Kerjasama 5 : Sangat baik / sangat sering
2 : Keaktifan 4 : Baik / sering
3 : Menyampaikan pertanyaan 3 : Cukup
4 : Menjawab pertanyaan 2 : Kurang / jarang
1 : Sangat kurang / sangat jarang
NILAI KARAKTER
No Indikator nilai karakter No absen siswa
1 Menghargai pendapat teman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
2 Memberikan kesempatan pada
semua anggota kelompok untuk
mengajukan pendapat
3 Santun dalam berpendapat
4 Menerima keputusan hasil diskusi
5 Tidak memaksakan pendapatnya
terhadap kelompok lain
6 Bertanggung jawab terhadap
pendapatnya/alat praktek
Jumlah BT
Jumlah MT
Jumlah MB
Jumlah MK
STANDAR KOMPETENSI : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada
berbagai perubahan energi
KOMPETENSI DASAR : 4.1 Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat
INDIKATOR :
1. Menyebutkan pengertian kalor dan suhu
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
2. Menjelaskan pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
3. Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menyebutkan pengertian kalor dan suhu
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
2. Siswa dapat menjelaskan pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
3. Siswa dapat menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
II. MATERI AJAR :
Kalor,suhu,dan pengaruh kalor, Kalor jenis,kapasitas kalor
III. METODE PEMBELAJARAN :
Metode pembelajaran :diskusi informasi
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Pendahuluan: (10 menit)
Menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
Mengajukan pertanyaan : ketika kita mendidihkan air dan kita biarkan mendidih terus
menerus apa yang terjadi? Mengapa?
Menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu : Siswa dapat menyebutkan pengertian kalor dan
suhu, menjelaskan pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda dan menganalisis
pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda. (Toleransi, rasa ingin tahu, mandiri)
B. Inti : (65 menit)
Eksplorasi
Guru membimbing siswa dalam pembentukan kelompok.
Guru memberikan pengertian awal tentang kalor.
Elaborasi
Guru memberikan LKS sebagai bahan diskusi dan praktikum
Siswa (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kapasitas kalor.
Perwakilan siswa diminta untuk menjelaskan pengertian kalor jenis.
Siswa memperhatikan contoh soal menentukan energi kalor yang disampaikan oleh guru.
Implementasi pendikar :
Bersikap santun dan demokratis dalam diskusi kelompok, seperti menghargai pendapat
orang lain, tidak memaksakan kehendak, mengajukan pendapat dengan santun dan
menerima kesepakatan hasil diskusi.
Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
Implementasi pendikar :
Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dan demokratis melalui argumentasi untuk
mempertahankan hasil diskusi kelompok.
Siswa memperhatikan contoh soal kalor jenis, kapasitas kalor.
Konfirmasi
Guru menanggapi hasil diskusi kelompok siswa dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
Guru mengoreksi jawaban siswa apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada siswa
yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan
bimbingan.
C. Penutup (15 menit)
Bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan tentang kalor jenis, kapasitas kalor.
Guru memberitahukan garis besar materi untuk pertemuan berikutnya
V. PENILAIAN :
Kognitif :
Afektif
VI. ALAT/SUMBER/BAHAN BELAJAR :
1. Kanginan, Marthen. 2006. Fisika untuk SMA kelas X. Jakarta: Erlangga
2. Irawan, Etsa Indra, Sunardi. 2006. Fisika Bilingual SMA/MA kelas X. Bandung: Yrama Widya
3. Tim Penyusun. 2009. Buku Pintar Belajar Fisika Untuk SMA/MA Kelas X . Sagufindo Kinarya
4. Chasanah, Chuswatun. Lks kreatif X. Tim Viva pararindo
ENGAMATAN AFEKTIF
PERTANYAAN / INDIKATOR
No NAMA SISWA
1 2 3 4 SKOR
1
2
Keterangan Kolom : Keterangan Skor :
1 : Kerjasama 5 : Sangat baik / sangat sering
2 : Keaktifan 4 : Baik / sering
3 : Menyampaikan pertanyaan 3 : Cukup
4 : Menjawab pertanyaan 2 : Kurang / jarang
1 : Sangat kurang / sangat jarang
PSIKOMOTOR
Skor
No Nama Siswa Skor Nilai
A B C
1.
2.
3.
Keterangan :
A = Keterampilan dalam menulis data
B = Kemampuan dalam membaca data
C = Kecermatan dalam menganalisa data
NILAI KARAKTER
No Indikator nilai karakter No absen siswa
1 Menghargai pendapat teman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
2 Memberikan kesempatan pada
semua anggota kelompok untuk
mengajukan pendapat
3 Santun dalam berpendapat
4 Menerima keputusan hasil diskusi
5 Tidak memaksakan pendapatnya
terhadap kelompok lain
6 Bertanggung jawab terhadap
pendapatnya/alat praktek
Jumlah BT
Jumlah MT
Jumlah MB
Jumlah MK
STANDAR KOMPETENSI
Menerapkan konsep kalor dan prinsip konversi energi pada berbagai perubahan energi
KOMPETENSI DASAR
Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat
INDIKATOR
Menganalisis pengaruh kalor terhadap suhu benda
MASALAH
Saat kita memasak air di dalam panci sampai mendidih kemudian kita biarkan terus menerus, apa yang
akan terjadi dengan air di dalam panci? Mengapa demikian ?
TUJUAN
Menganalisis pengaruh kalor terhadap suhu
ALAT DAN BAHAN
1. 2 gelas
2. 2 buah wadah plastic
3. air panas
4. air
5. es batu
6. thermometer
LANGKAH PERCOBAAN
1. isi kedua gelas dengan air, ukur suhunya
2. isi wadah plastic 1 dengan air panas,ukur suhunya
3. isi wadah plastic 2 dengan es batu, tunggu samai es dalam wadah mulai mencair,kemudian ukur
suhunya.
4. masukkan gelas 1 ke dalam wadah 1 dan gelas 2 ke wadah 2, setelah beberapa saat, ukur lagi
suhu air di kedua gelas. Ukur juga suhu dalam wadah 1 dan wadah 2
5. tabel hasil pengukuran
Temperature sebelum Temperature sesudah
Gelas 1
Gelas 2
Wadah plastic 1
Wadah plastic 2
DISKUSI
1. setelah gelas 1 masuk ke wadah 1, suhu gelas 1 ……………………. Dari sebelumnya. Karena
……………………………
2. sedangkan wadah 1 suhunya menjadi …………………….. dari sebelumnya.
Karena……………………………..
3. setelah gelas 2 masuh wadah 2, suhu gelas 2 …………………….. dari sebelumnya.
Karena……………………………..
4. sedangkan wadah 2 suhunya menjadi……………………. Dari sebelumnya. Karena
…………………………………
5. berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan………………………..
PERTANYAAN
1. untuk memanaskan balok besi sehingga suhunya berubah dari 15°C menjadi 45°C dibutuhkan kalor
7500 Joule. Berapa massa balok besi tersebut jjika kalor jenis besi 450 Joule/kgK.
2. suatu benda mempunyai kapasitas kalor 3 x 104 J/K, dipanaskan dari 25°C menjadi 80°C. tentukan
kalor yang digunakan
3. 500 gram air suhunya 25°C dinaikkan menjadi 75°C,jika kalor jenis air 1 kal/gr°C, berapakah kalor
yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu air ?
STANDAR KOMPETENSI : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada
berbagai perubahan energi
KOMPETENSI DASAR : 4.1 Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat
INDIKATOR :
1. Menyelidiki pengaruh perubahan suhu benda terhadap ukuran benda (pemuaian)
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat mengetahui pemuaian panjang,luas dan volume benda
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
2. Siswa dapat mengetahui pemuaian pada zat cair dan gas
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri)
II. MATERI AJAR :
Pemuaian logam,zat cair dan gas, pemuaian panjang, luas dan volume
III. METODE PEMBELAJARAN :
Metode pembelajaran :diskusi informasi dan praktikum
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Pendahuluan: (10 menit)
Menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
Mengajukan pertanyaan : ketika kita susah membuka tutup botol,kita mencelupkannya ke air
panas agar mudah dibuka, mengapa ?
Menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu : Siswa dapat menyebutkan mengetahui
pemuaian panjang,luas dan volume benda dan mengetahui pemuaian pada zat cair dan
gas. (Toleransi, rasa ingin tahu, mandiri)
B. Inti : (65 menit)
Eksplorasi
Guru membimbing siswa dalam pembentukan kelompok.
Guru memberikan pengertian awal tentang pemuaian.
Elaborasi
Guru membagikan LKS sebagai bahan diskusi dan praktikum
Siswa (dibimbing oleh guru) mendiskusikan tentang jenis-jenis pemuaian.
Perwakilan siswa diminta untuk menjelaskan pengertian pemuaian panjang,.
Siswa memperhatikan contoh soal pemuaian yang disampaikan oleh guru.
Implementasi pendikar :
Bersikap santun dan demokratis dalam diskusi kelompok, seperti menghargai pendapat
orang lain, tidak memaksakan kehendak, mengajukan pendapat dengan santun dan
menerima kesepakatan hasil diskusi.
Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
Implementasi pendikar :
Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dan demokratis melalui argumentasi untuk
mempertahankan hasil diskusi kelompok.
Siswa memperhatikan contoh soal pemuaian
Konfirmasi
Guru menanggapi hasil diskusi kelompok siswa dan memberikan informasi yang
sebenarnya.
Guru mengoreksi jawaban siswa apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada siswa
yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan
bimbingan.
C. Penutup (15 menit)
Bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan tentang pemuaian.
Guru memberitahukan garis besar materi untuk pertemuan berikutnya
V. PENILAIAN :
Kognitif :
Afektif
VI. ALAT/SUMBER/BAHAN BELAJAR :
1. Kanginan, Marthen. 2009. Fisika untuk SMA kelas X. Jakarta: Erlangga
2. Irawan, Etsa Indra, Sunardi. 2009. Fisika Bilingual SMA/MA kelas X. Bandung: Yrama Widya
3. Tim Penyusun. 2009. Buku Pintar Belajar Fisika Untuk SMA/MA Kelas X . Sagufindo Kinarya
4. Chasanah, Chuswatun. Lks kreatif X. Tim Viva pararindo
PENGAMATAN AFEKTIF
PERTANYAAN / INDIKATOR
No NAMA SISWA
1 2 3 4 SKOR
1
2
Keterangan Kolom : Keterangan Skor :
1 : Kerjasama 5 : Sangat baik / sangat sering
2 : Keaktifan 4 : Baik / sering
3 : Menyampaikan pertanyaan 3 : Cukup
4 : Menjawab pertanyaan 2 : Kurang / jarang
1 : Sangat kurang / sangat jarang
NILAI KARAKTER
No Indikator nilai karakter No absen siswa
1 Menghargai pendapat teman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
2 Memberikan kesempatan pada
semua anggota kelompok untuk
mengajukan pendapat
3 Santun dalam berpendapat
4 Menerima keputusan hasil diskusi
5 Tidak memaksakan pendapatnya
terhadap kelompok lain
6 Bertanggung jawab terhadap
pendapatnya/alat praktek
Jumlah BT
Jumlah MT
Jumlah MB
Jumlah MK
STANDAR KOMPETENSI : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada
berbagai perubahan energi
KOMPETENSI DASAR : 4.2 Menganalisis cara perpindahan kalor
INDIKATOR :
1. Menjelaskan cara-cara perpindahan kalor
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
2. Menganalisis perpindahan kalor dengan cara konduksi
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
3. Menganalisis perpindahan kalor dengan cara konveksi
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
4. Menganalisis perpindahan kalor dengan cara radiasi
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat membedakan peristiwa perpindahan kalor cara konduksi, konveksi, dan radiasi.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
[Link] dapat menentukan factor – factor yang berpengaruh pada peristiwa perpindahan kalor
melalui konduksi, konveksi, dan radiasi.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
[Link] dapat memberikan contoh peristiwa konduksi, konveksi, dan radiasi serta dapat
menerapkan dalam pemecahan masalah.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
II. MATERI AJAR :
Perpindahan kalor
Konduksi
H = Q / t = k . A . ∆T / L
Konveksi
H = Q / t = h . A . ∆T
Radiasi
E = Q / t = e . ∂ . A .T
III. METODE PEMBELAJARAN :
Metode pembelajaran :diskusi informasi dan praktikum
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Pendahuluan: (10 menit)
Menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
Mengajukan pertanyaan : ketika kita dekat dengan api unggun, mengapa badan kita
terasa hangat ?
Menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu : Siswa dapat membedakan peristiwa
perpindahan kalor cara konduksi, konveksi, dan radiasi., menentukan factor – factor yang
berpengaruh pada peristiwa perpindahan kalor melalui konduksi, konveksi, dan radiasi,
memberikan contoh peristiwa konduksi, konveksi, dan radiasi serta dapat menerapkan
dalam pemecahan masalah. (tanggung jawab, toleransi, rasa ingin tahu, mandiri)
B. Inti : (65 menit)
Eksplorasi
Guru membagi kelas menjadi 5 kelompok
Guru menjelaskan pengertian perpindhan kalor dengan cara konduksi, konveksi dan
radiasi
Melakukan demonstrasi pemanasan sebatang besi untuk mengetahui perpindahan kalor
secara konduksi dengan diamati siswa yang lain.
Melakukan demonstrasi memanaskan / memasak air untuk mengetahui perpindahan
kalor secara konveksi yang diamati oleh siswa yang lain.
Melakukan demonstrasi mendekatkan tangan pada lampu berdaya tinggi untuk
mengetahui perpindahan secara radiasi yang diamati oleh siswa yang lain .
Guru melakukan penilaian afektif
Elaborasi
Dengan diskusi kelas menjelaskan perpedaan dan faktor – faktor yang mempengaruhi
peristiwa perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, radiasi dan contohnya serta
penerapannya dalam soal
Diskusi dan tanya jawab antar kelompok
Implementasi pendikar :
Bersikap santun dan demokratis dalam diskusi kelompok, seperti menghargai pendapat
orang lain, tidak memaksakan kehendak, mengajukan pendapat dengan santun dan
menerima kesepakatan hasil diskusi.
Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
Implementasi pendikar :
Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dan demokratis melalui argumentasi untuk
mempertahankan hasil diskusi kelompok.
Konfirmasi
Menjawab keingintahuan siswa tentang materi yang tidak dipahami
Menguatkan konsep tentang perpindahan kalor.
C. Penutup (15 menit)
Bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan tentang perpindahan kalor
Guru memberikan tes
Guru memberikan tugas kelompok : membuat alat sederhana perpindahan kalor secara
berkelompok
Guru memberitahukan garis besar materi untuk pertemuan berikutnya
V. PENILAIAN :
Afektif , kognitif dan nilai karakter
VI. ALAT/SUMBER/BAHAN BELAJAR :
1. Kanginan, Marthen. 2009. Fisika untuk SMA kelas X. Jakarta: Erlangga
2. Irawan, Etsa Indra, Sunardi. 2009. Fisika Bilingual SMA/MA kelas X. Bandung: Yrama Widya
3. Tim Penyusun. 2009. Buku Pintar Belajar Fisika Untuk SMA/MA Kelas X . Sagufindo Kinarya
4. Chasanah, Chuswatun. Lks kreatif X. Tim Viva pararindo
AFEKTIF
NAMA SKOR NILAI
A B C
1.
2.
3.
4.
Keterangan : Aspek yang dinilai
A Kecakapan dalam penyampaian
B Kecakapan dalam mengamati
C Kecakapan dalam menganalisa hasil demonstrasi
Skor 3 : Baik
1 : Kurang 4 : Sangat baik
2: Cukup
KOGNITIF (TUGAS INDIVIDU)
1 . Jelaskan perpedaan perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi serta berikan
contohnya dalam kehidupan sehari – hari?
2 . Sumber utama masuknya kalor kedalam ruang yang suhunya lebih rendah dari bagian luar
ruang yang suhunya lebih tinggi adalah melalui jendela sebuah ruang dengan pendingin
ruangan / AC memiliki kaca jendela luasnya 2,0 m x 1,5 m dan tebalnya 3,2 [Link] suhu
pada permukaan dalam kaca 25º C dan suhu pada permukaan luar kaca 30ºC. Berapa laju
konduksi kalor yang masuk ke ruang itu?
3 . Suatu benda memiliki permukaan hitam sempurna bersuhu 27ºC .Berapa besarnya energi
yang dipancarkan tiap satuan waktu, Jika permukaan luas benda tersebut 1m²?
4 . Sebuah batang yang panjangnya 25 cm terdiridari sebuah batang tembagadengan panjang
12 cm yang dihubungkan dengan sebuah batang aluminium dengan panjang 10 cm
penampang kedua batang [Link] bebas tembaga tetap pada suhu 100ºC, sedang
ujung bebas aluminium tetap pada suhu 0ºC. Berapakah suhu pada titik sambungan
batang?
5 .Jendela kaca pada suatu ruangan berukuran panjang 2,0 mm, lebar 1,25m,dan tebal 2,5 mm,
Jika suhu dalam dan luar masing – masing 21ºC dan 20 ºC, tentukan:
a . Kecepatan aliran kalor yang melalui jendela
b. Kalor yang mengalir melalui jendela selama 1 jam
NILAI KARAKTER
No Indikator nilai karakter No absen siswa
1 Menghargai pendapat teman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
2 Memberikan kesempatan pada
semua anggota kelompok untuk
mengajukan pendapat
3 Santun dalam berpendapat
4 Menerima keputusan hasil diskusi
5 Tidak memaksakan pendapatnya
terhadap kelompok lain
6 Bertanggung jawab terhadap
pendapatnya/alat praktek
Jumlah BT
Jumlah MT
Jumlah MB
Jumlah MK
Keterangan : BT : belum terlihat (siswa belum memperlihatkan perilaku yang
tertera dalam indikator)
MT : mulai terlihat (siswa mulai memperlihatkan perilaku yang tertera
dalam indikator,tetapi belum konsisten)
MB : mulai berkembang(siswa mulai konsisten)
MK : menjadi kebiasaan (siswa terbiasa/konsisten)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
STANDAR KOMPETENSI : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada
berbagai perubahan energi
KOMPETENSI DASAR : 4.3 Menerapkan asas Black dalam pemecahan masalah
INDIKATOR :
1. Menjelaskan prinsip pertukaran kalor
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
2. Mendeskripsikan perbedaan kalor yang diserap dan kalor yang dilepas
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menghitung besarnya kalor jenis logam.
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)
2. Menjelaskan dengan contoh peristiwa pertukaran kalor (asas Black)
(Berperilaku santun dalam diskusi, menghargai pendapat orang lain, rasa ingin tahu, mandiri
dan bertanggung jawab)