DATA VISUALIZATION
WITH TABLEAU
Table Calculation
Misal ingin membuat angka di dalam pie-chart menjadi dalam bentuk persentase. Caranya
adalah dengan membuat table calculation sebagai berikut ini :
Setelah membuat table calculation maka hasilnya akan menjadi seperti berikut ini :
* Angka dibelakang koma bisa di format
Membuat Parameter
Misalkan kita ingin merubah jumlah bins kita dengan rentang kenaikan 5 ribu / 15 ribu. Cara
yang pertama adalah kita bisa merubah manual sama dengan saat kita membuat bins pada
columns balance.
Namun cara ini
dirasa kurang efektif karena harus berkali2 masuk ke dalam menu tersebut jika ingin merubah
size of bins. Ada cara lain yaitu dengan membuat suatu parameter. Fungisnya akan sama
seperti filter. Dengan cara berikut ini :
Atau bisa juga click kanan pada halaman putih/kosong lalu pilih create parameter :
Buat parameter balance groups seperti dibawah ini dengan pilih Range dan isi nilai
minimum,maximum dan step size.
Setelah membuat balance group kita harus mengconnect parameter tersebut kepada column
balance dengan cara merubah size of bins yang tadinya 10,000 menjadi Balance Groups:
Setelah itu pada Balance Groups pilih display parameter untuk menampilkan tampilan
parameter Balance Groups :
Maka hasilnya akan seperti berikut ini, kitab isa mengatur total size of bins hanya dengan
menggeser slider pada parameter Balance Groups (sama dengan saat melakukan filter) :
Contoh lain adalah merubah size of bins pada age :
Maka hasilnya akan seperti berikut ini :
Creating Dashboard
Misal dalam sebuah file yang kita buka ke dalam tableau terdapat beberapa table. Kita ingin
melakukan join terhadap kedua tabel tersebut (Tabel ListOfOrders dan Tabel OrderBreakdown).
Caranya adalah drag tabel ListOfOrders ke bagian kosong bertuliskan ‘Need more data?’.
Hasilnya akan seperit dibawah ini :
Setelah itu double click pada tulisan ListOfOrders yang sudah di drag, maka akan muncul
tampilan seperti berikut ini :
Setelah itu drag tabel OrderBreakdown ke dalam tampilan diatas. Maka secara otomatis
tableau akan mengetahui bahwa kita akan melakukan join terhadap kedua tabel tersebut dan
akan ada pilihan berbagai jenis join yang bisa dilakukan. (Dalam kasus dashboard kali ini dipilih
inner join)
Setelah itu maka kita beralih kepada worksheet untuk membuat grafik-grafik yang diinginkan.
Misal grafik pertama adalah Map of Europe yang menunjukan persebaran Sales yang disertai
dengan Profit Margin untuk setiap tempat asal pembeli. Dapat dilihat seperti berikut ini :
Setelah membuat grafik Map of Europe kita ingin membuat grafik scatter plot antara sales dan
profit untuk setiap customer. Caranya adalah dengan click tombol yang dilingkari merah
(tombol add new worksheet). Setelah itu maka akan muncul worksheet baru yaitu ‘Sheet2’.
Disanalah kita akan membuat grafik scatter tersebut.
Dari grafik diatas kita melihat bahwa kita melakukan filter untuk Year. Dimana kita dapat
melihat scatter plot hubungan antara sales dan profit untuk setiap customer sesuai dengan
tahun yang kita pilih. Filter Year tersebut merupakan filter yang bekerja otomatis untuk grafik
Map of Europe. Misal ketika kita memilih filter Year 2013 maka pada grafik Map of Europe juga
akan otomatis menunjukan persebaran untuk tahun 2013. Caranya sangat sederhana yaitu
pada Sheet1 yaitu grafik Map of Europe kita memilih opsi Apply to all worksheet All using
this data source.
Sehingga pada Sheet2 ketika kita SUDAH memasukan data apapun, filter Year akan otomatis
juga tampil pada Sheet2.
Setelah selesai membuat Grafik Map of Europe dan Grafik Scatter Plot maka kita akan
memasukkan grafik tersebut dalam suatu dashboard yaitu dengan cara click pada tombol yang
dilingkari merah (tombol add new dashboard).
Setelah itu tinggal drag & drop grafik Map of Europe dan grafik Customer Scatter Plot pada
posisi yang diinginkan. Filter dll bisa pilih yang kita mau.
Pada Dashboard ada 2 jenis Action yaitu Filter dan Highlight.
Untuk Filter : Cara pertama adalah dengan cara click pada dashboard yang dipilih lalu pilih Use
as Filter
Cara kedua adalah dengan click tab-menu Dashboard lalu pilih action/ctrl+shift+d
Add Action Filter, sisanya bisa diatur sendiri. Jika mau highlight tinggal pilih Highlight.
Menghilangkan Popout Ketika Mengarahkan Mouse
Cara menghilangkannya adalah sebagai berikut ini :
Uncheck show tooltips
Membuat Storyline
Cara membuat story line/narasi adalah dengan click yang dilingkari merah (add storyline)
Pada story line ini kita bisa masukkan apapun (worksheet maupun dashboard) tetapi gabisa
ditumpuk jadi hanya bisa memilih 1 per 1. Tapi bisa membuat beberapa storyline. Misalkan kita
mau membuat story line dari semua worksheet yang telah kita buat/membuat storyline
berbeda-beda dari dashboard. Disitu ada pilihan blank dan duplicate. Blank = add new page.
Kita juga bisa membuat comment pada story line caranya adalah dengan click kanan pada
bagian mana yang ingin kita beri komen lelih pilih annotate mark
Hasilnya akan menjadi seperti berikut ini :
Setelah membuat segala perubahan pada story line jangan lupa click tombol update agar
tersimpan perubahan yang telah kita lakukan. Click update
CREATING CUSTOM TERITORIES VIA GROUPING
Misalkan dari gambar diatas kita ingin mengelompokkan hanya menjadi 2 bagian. Warna kuning
= Region 1, Warna biru = Region 2. Caranya bisa melalui grouping. Click daerah2 yang akan
dijadikan satu bagian Group All Dimensions.
Setelah itu drag keluar ‘State’ di dalam tampilan agar grouping dapat ditampilkan.
Atau cara kedua bisa langsung dengan select geographical role:
Clustering
Misal kita ingin mengelompokkan dari scatter plot dibawah ini mengenai judgement yang mana
store yang layak mendapatkan marketing mana yang tidak. Bisa dengan menggunakan cluster.
Caranya adalah sebagai berikut ini, click menu Analytics Cluster Drag Cluster ke scatter
plot:
Maka hasilnya akan seperti ini :
Bisa juga misalkan dari cluster tersebut kita ingin mengetahui apakah store yang baru buka ada
yg termasuk cluster warna orange, caranya adalah dengan menambahkan tab New Expansion
ke dalam detail pilih show highlighter
Maka akan muncul fitur highlighter pilih New, maka bisa dilihat bahwa ternyata store yang
baru buka ada yg masuk cluster warna kuning (interpretasi : berapapun jumlah marketing
dikeluarkan revenue yang dihasilkan tetap kisaran segitu)
Jika mau save cluster tinggal di drag dan drop di menu data. Jadi cluster bisa digunakan di
worksheet berikutnya tanpa buat ulang.