Types of AI and
Machine Learning
Supervised Learning (Pembelajaran
Terawasi)
Konsep:
Model dilatih menggunakan data yang sudah diberi label
(ada input dan output yang benar).
Tujuannya: model belajar hubungan antara input dan
output untuk memprediksi output baru.
Contoh nyata:
Email spam filter → Diberi contoh email yang sudah dilabeli
“Spam” atau “Bukan Spam”.
Prediksi harga rumah → Data rumah (luas, lokasi, jumlah
kamar) + harga aktual.
Metode populer:
Linear Regression, Logistic Regression, Decision Tree,
Random Forest, Support Vector Machine (SVM), Neural
Networks.
Unsupervised Learning
(Pembelajaran Tak Terawasi)
Konsep:
Model tidak diberi label output.
Tujuannya: menemukan pola, kelompok (clustering),
atau struktur tersembunyi di data.
Contoh nyata:
Segmentasi pelanggan → Mengelompokkan
pelanggan berdasarkan perilaku belanja.
Pengelompokan berita → Artikel berita
dikelompokkan otomatis berdasarkan topik.
Metode populer:
K-Means Clustering, Hierarchical Clustering, PCA
(Principal Component Analysis).
Semi-Supervised Learning
Konsep:
Gabungan supervised dan unsupervised.
Sebagian data punya label, sebagian tidak.
Model memanfaatkan data tanpa label untuk membantu pembelajaran.
Contoh nyata:
Klasifikasi gambar medis → Hanya sebagian kecil gambar diberi label dokter, sisanya tanpa label.
Moderasi konten media sosial → Gunakan sedikit data yang diberi label untuk memandu pengelompokan posting.
Reinforcement Learning
(Pembelajaran Penguatan)
Konsep:
Model (agen) belajar dengan mencoba dan mendapatkan
reward atau penalti.
Fokus pada pengambilan keputusan berurutan.
Tidak ada jawaban langsung yang benar, model belajar dari
konsekuensi tindakannya.
Contoh nyata:
Game AI → Komputer belajar bermain catur atau Go.
Robotik → Robot belajar berjalan atau memindahkan barang.
Sistem rekomendasi dinamis → Menyesuaikan saran
berdasarkan reaksi pengguna.
Metode populer:
Q-Learning, Deep Q-Network (DQN), Policy Gradient.
Self-Supervised Learning (muncul
belakangan dan populer di AI modern)
Konsep:
Model membuat “label” sendiri dari data mentah,
lalu belajar menebaknya.
Banyak dipakai di Natural Language Processing
(NLP) dan Computer Vision modern.
Contoh nyata:
ChatGPT dilatih memahami kata berikutnya dari
kalimat tanpa diberi label manual.
Model gambar belajar memprediksi bagian gambar
yang hilang.
Conclusion
Thank You