1
1
Tahun Penyusunan :
A. Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi
bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, termasuk menyusun dan
mengurai bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 20, dan dapat memahami pecahan setengah dan seperempat.
Mereka dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola. Mereka dapat membandingkan dan
mengestimasi panjang, berat, dan durasi waktu. Mereka dapat mengenal berbagai bangun
datar dan bangun ruang, serta dapat menyusun dan mengurai bangun datar, serta
menentukan posisi benda terhadap benda lain. Mereka dapat mengurutkan, menyortir,
mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data menggunakan turus dan
piktogram.
▪ Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global.
C. . 8 PROFIL LULUSAN
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan tuhan seta menghayati nilai-nilai
spriritual dalam kehidupan sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna norma social dalam
kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen
untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan reflektif dalam memahami,
mngevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide
atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong roying
untuk mencapai tujuan Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan
menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan
Kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi untuk melakukan refleksi dan
antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk menyampaikan ide
gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam
berbagai situasi.
Sumber Belajar : LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lain-lain
• Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi.
• Metode PJBL
A. Tujuan Pembelajaran
B. Pemahaman Bermakna
C. Nilai Tempat
D. Membandingkan Bilangan
C. Pertanyaan Pemantik
D. Kegiatan Pembelajaran
PEMBELAJARAN 1
KEGIATAN Pendahuluan
▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global)
▪ Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya tentang materi dan siswa
menjawab dengan prediksi masing-masing.
Ice Breaker:
1. Guru menyapa siswa dengan ramah dan mengajak siswa berdoa bersama sebelum
memulai pelajaran.
2. Guru mengajak siswa bernyanyi lagu “Satu-Satu Aku Sayang Ibu” untuk
mengenalkan bilangan dengan cara menyenangkan.
Apersepsi:
1. Guru bertanya, “Siapa yang bisa menghitung jari tangannya sampai 10?”
2. Guru menunjukkan beberapa gambar benda dan meminta siswa menghitung jumlah
benda tersebut.
Kegiatan Inti
2. Guru menunjukkan beberapa gambar benda (misalnya apel, bola) dan mengajak
siswa menghitung bersama-sama.
3. Siswa diberikan lembar kerja untuk menghitung benda yang ditampilkan pada
gambar.
2. Setiap kelompok diberikan gambar benda, dan mereka berlomba menghitung jumlah
benda yang ada dalam waktu yang ditentukan.
3. Kelompok yang paling cepat dan benar akan mendapatkan pujian dari guru.
1. Guru meminta siswa untuk menuliskan bilangan 1-10 pada lembar kerja yang sudah
disediakan.
2. Setelah menulis, siswa secara bergantian membaca bilangan yang sudah mereka
tulis di depan kelas.
3. Guru memberikan pujian kepada siswa yang berhasil membaca dan menulis bilangan
dengan benar.
1. Peserta didik diberi kebebasan untuk menghitung dengan cara mereka sendiri.
Peserta didik menyampaikan hasil perhitungan mereka. Guru menuliskan
hasilnya di papan tulis.
2. Guru perlu menampung jawaban peserta didik tanpa menyatakan benar atau
salah. Dalam eksplorasi selanjutnya, akan dibuktikan hitungan yang benar. Hal
yang paling ditekankan adalah bagaimana strategi peserta didik dalam
menghitungnya.
4. Guru dapat mencontohkan cara membaca lambang bilangan ini dengan suara
nyaring. Peserta didik dapat menirukannya. Dalam kelompok, peserta didik
dapat membaca secara bergantian bilangan sampai dengan 15.
11. Peserta didik akan menghitung benda-benda di sekitar mereka yang banyaknya
lebih dari 10.
16. Guru dapat memberikan pertanyaan releksi kepada peserta didik. Apakah kalian
pernah salah menghitung? Mengapa?
18. Untuk menguatkan pemahaman peserta didik tentang materi ini, mereka akan
berlatih mengerjakan soal latihan.
19. Guru dapat memperbanyak lembar ini karena buku siswa tidak boleh diisi.
20. Guru juga dapat meminta peserta didik untuk menuliskan jawabannya di buku
catatan.
21. Guru perlu memotivasi peserta didik untuk mengerjakan soal secara mandiri.
22. Guru perlu mendampingi peserta didik yang masih membutuhkan bimbingan.
23. Setelah peserta didik selesai mengerjakan, Guru dapat mendiskusikan jawaban
yang benar bersama peserta didik.
Penutup
▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan
▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
PEMBELAJARAN 2
KEGIATAN Pendahuluan
▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global)
▪ Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya tentang materi dan siswa
menjawab dengan prediksi masing-masing.
Ice Breaker:
1. Guru menyapa siswa dengan hangat dan mengajak mereka menyanyikan lagu
sederhana yang berkaitan dengan angka, seperti "Satu-satu, aku sayang Ibu"
dengan variasi menghitung angka.
2. Guru menanyakan kabar siswa dan mengajak mereka berdoa sebelum memulai
pembelajaran.
3. Guru memberikan gambaran singkat tentang kegiatan hari ini, yaitu menghitung
maju dan mundur dari 11 hingga 20.
Apersepsi:
• Guru bertanya kepada siswa apakah mereka pernah menghitung angka dari 11
hingga 20, dan meminta beberapa siswa untuk mencoba menghitung secara lisan.
Tujuan Pembelajaran:
• Guru menjelaskan bahwa hari ini siswa akan belajar cara menghitung angka maju
dan mundur dari 11 hingga 20 dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat
untuk kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan cara menghitung maju dari 11 hingga 20 dan cara menghitung
mundur dari 20 hingga 11.
• Guru mengajak siswa untuk bersama-sama menghitung maju dan mundur dengan
gerakan tangan atau langkah kaki.
• Siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan tugas untuk menghitung maju
dan mundur dalam kelompok mereka.
• Setiap kelompok ditugaskan untuk berdiskusi tentang strategi yang dapat digunakan
untuk membantu mereka menghitung dengan benar dan cepat.
• Siswa berlomba dalam kelompok untuk menyusun angka tersebut dengan cepat dan
benar. Kelompok yang paling cepat dan tepat akan mendapatkan penghargaan.
• Guru mengajak siswa menyanyikan lagu tentang angka untuk mengingat urutan
angka dari 11 hingga 20 dengan lebih mudah.
• Siswa diberikan kertas dan alat gambar untuk membuat karya kreatif yang
mencerminkan urutan angka dari 11 hingga 20.
• Mereka diminta untuk menghias setiap angka dengan warna atau gambar yang
mereka sukai, lalu mempersembahkan hasil karya mereka di depan kelas.
5. Guru dapat memperbanyak lembar ini karena buku siswa tidak boleh diisi.
Penutup
▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan
▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
PEMBELAJARAN 3
KEGIATAN Pendahuluan
▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.
▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global)
▪ Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya tentang materi dan siswa
menjawab dengan prediksi masing-masing.
· Ice Breaker:
· Apersepsi:
• Guru mengajak siswa berdiskusi tentang bilangan yang mereka temui sehari-hari.
· Tujuan Pembelajaran:
• Guru menyampaikan bahwa pada pembelajaran hari ini, siswa akan belajar
menghitung bilangan hingga 20 dan memahami nilai tempat puluhan dan satuan.
Kegiatan Inti
11. Peserta didik menuliskan hasil eksplorasinya di buku catatan. z Peserta didik
menceritakan hasilnya kepada temannya.
12. Untuk menguatkan pemahaman peserta didik tentang materi ini, mereka
akan berlatih mengerjakan soal latihan.
13. Guru dapat memperbanyak lembar ini karena buku siswa tidak boleh diisi.
14. Guru juga dapat meminta peserta didik untuk menuliskan jawabannya di
buku catatan.
15. Guru perlu memotivasi peserta didik untuk mengerjakan soal secara
mandiri.
16. Guru perlu mendampingi peserta didik yang masih membutuhkan
bimbingan.
Penutup
▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan
▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
PEMBELAJARAN 4
KEGIATAN Pendahuluan
▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global)
▪ Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya tentang materi dan siswa
menjawab dengan prediksi masing-masing.
1. Ice Breaker: Guru menyapa siswa dan melakukan permainan kecil seperti "Tebak
Bilangan".
2. Apersepsi: Guru menunjukkan angka 11-20 dan bertanya kepada siswa apakah
mereka pernah melihat atau menggunakan angka tersebut dalam kehidupan sehari-
hari.
3. Peserta didik mengamati buku siswa tentang kelereng Halim dan Upe yang
diletakkan pada bingkai 10.
8. Guru dapat memperbanyak lembar ini karena buku siswa tidak boleh diisi.
10. Guru perlu memotivasi peserta didik untuk mengerjakan soal secara
mandiri.
Penutup
▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang
telah dilaksanakan
▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
E. Pembelajaran Diferensiasi
▪ Untuk siswa yang sudah memahami materi ini sesuai dengan tujuan pembelajaran
dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi
menganalisis bab ini dari berbagai referensi yang relevan.
▪ Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan
kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan
(joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
▪ Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali pada
pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan
siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya.
F. ASESMEN / PENILAIAN
Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya
saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
3. Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Teknik Asesmen:
• Tes : Tertulis
Bentuk Instrumen:
b. Asesmen Keterampilan
Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya
saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
Pengayaan
▪ Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan
tujuan pembelajaran.
▪ Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif.
Remedial
▪ Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan
tujuan pembelajaran
▪ Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan
cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih
memudahkan peserta didik dalam memaknai dan menguasai materi ajar misalnya
lewat diskusi dan permainan.
• Apakah siswa sudah mampu menghitung, membaca, dan menulis bilangan 11-20
dengan baik?
• Apakah metode Deep Learning sudah efektif dalam menciptakan pembelajaran yang
fokus, menyenangkan, dan bermakna?
Metode Pembelajaran:
• Apakah durasi waktu yang diberikan sudah cukup untuk mencapai tujuan
pembelajaran?
• Apakah media yang digunakan sudah cukup membantu siswa memahami materi?
Tindak Lanjut:
• Apakah perlu memberikan latihan tambahan atau pendampingan khusus untuk siswa
yang masih kesulitan?
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
A. Petunjuk Pengerjaan:
B. Tujuan Pembelajaran:
C. Kegiatan LKPD:
A. Petunjuk Pengerjaan:
B. Tujuan Pembelajaran:
C. Kegiatan LKPD:
o Soal 2: Bandingkan bilangan berikut dengan menggunakan simbol >, <, atau
=:
a. 12 ___ 15
b. 18 ___ 17
c. 20 ___ 20
o Soal 3: Dalam kelompok kecil, bandingkan jumlah benda yang ada di dalam
kelas, misalnya jumlah buku dan jumlah pensil. Tuliskan hasil
perbandinganmu menggunakan simbol >, <, atau =.
a. Jumlah buku ___ Jumlah pensil
b. Jumlah penghapus ___ Jumlah tas
LKPD
Nama : …………………………………
Kelas : …………………………………
Tanggal : …………………………………
Lampiran 2
BAHAN AJAR
[Link]
Lampiran 3
DAFTAR PUSTAKA
Dara Retno Wulan dan Rasfaniwaty. 2022. Buku Guru Matematika untuk kelas I. Jakarta:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jakarta
Dara Retno Wulan dan Rasfaniwaty. 2022. Buku Siswa Matematika untuk kelas I. Jakarta:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jakarta
( ........................................... )
( ........................................... )