PPM Ips
PPM Ips
A. Informasi Umum
Alokasi Waktu 2 x 40 JP
B. Indetifikasi
Murid 1. Pengetahuan awal
Murid telah mengetahui bahwa Indonesia
adalah negara kepulauan dan memiliki
kekayaan alam yang beragam. Mereka telah
mempelajari peta Indonesia secara dasar di
kelas sebelumnya.
2. Minat murid
Minat murid beragam; sebagian tertarik pada
peta dan atlas, sebagian pada isu lingkungan,
dan lainnya pada kegiatan outdoor seperti
berkemah atau wisata alam.
3. Gaya belajar
Visual, Auditori, dan Kinestetik
Materi pelajaran Potensi Sumber Daya Alam
Dimensi profil lulusan Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan
YME, dan berakhlak mulia: mendorong
peserta didik untuk memiliki komitmen dan
kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan
kemanusiaan
Penalaran Kritis; memfasilitasi peserta
didik untuk mengasah kemampuan berfikis
kritis dalam menganalisis fenomena dan
masalah sosial
Kreatifitas; mendorong peserta didik untuk
mengembangkan ide-ide solusi dan
menghasilkan karya atau aksi sosial
Kolaborasi; melatih siswa untuk
berkolaborasi
C. Desain Pembelajaran
Tujuan pembelajaran 1. Peserta didik mampu menjelaskan
konsep sumber daya alam di
Indonesia
2. Peserta didik mampu
mengidentifikasi jenis-jenis
sumber daya alam
3. Peserta didik mampu menjelaskan
potensi sumber daya alam (Hutan,
tambang, dan kemaritiman)
4. Peserta didik mampu menganalisis
upaya pelestarian sumber daya
alam
Praktik pedagogis Problem Based Learning terintegrasi
Berdiferensiasi
Kemitraan pembelajaran Antar murid (bekerjasama dalam kelompok
kecil), Orang tua/wali murid
Lingkungan pembelajaran Budaya belajar; Mendorong eksplorasi aktif
dan rasa ingin tahu murid tentang potensi
sumber daya alam
Ruang fisik; Ruang kelas yang digunakan
dalam pembelajaran yang sudah diatur sesuai
dengan kebutuhan pembelajaran (diskusi
kelompok).
Pemanfaatan digital Peta Indonesia melalui google Earth
Video pembelajaran tentang potensi
sumber daya alam
Quis WordWall
Pengalaman Prinsip
Belajar Pembelajaran
A. Asesmen Pembelajaran
Asesmen pada awal pembelajaran
Asesmen diagnoktik
Bentuk: pertanyaan singkat untuk mengetahui kesiapan belajar peserta didik pada materi
yang akan dipelajari
Asesmen pada proses pembelajaran
Observasi sikap dan penilaian kinerja/keterampilan dari kegiatan diskusi menyelesaikan
LKPD dan presentasi
Bentuk: rublik penilaian
Pengamatan Kinerja
Rubrik Pengamatan
Kinerja
No Aspek yang dinilai Rubrik
1. Kerjasama dalam 3: Kerjasama aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
diskusi 2: Kerjasama kurang aktif dalam kegiatan diskusi
kelompok
1: Tidak menunjukkan kerjasama dalam kegiatan diskusi
2. Keaktifan bertanya 3: Aktif bertanya dan menjawab dalam kegiatan diskusi
dan menjawab 2: Kurang aktif bertanya dan menjawab dalam kegiatan
diskusi
1: Tidak Aktif bertanya dan menjawab dalam kegiatan
diskusi
3 Presentasi didepan 3. Berani maju presentasi didepan kelas
kelas dalam belajar 2: Berani maju presentasi didepan kelas kalau ditunjuk
dan bekerja baik oleh guru
secara individu 1: Tidak berani maju presentasi didepan kelas
maupun
berkelompok
B. Refleksi
1. Refleksi Guru
a) Apakah siswa merasa senang saat mengikuti pembelajaran?
b) Apakah siswa memahami apa yang dipelajari
c) Apakah yang harus saya perbaiki dalam mengajar berikutnya?
d) Coba kita bersama-sama melakukan refleksi diri, kira-kira sikap ilmiah apa yang telah
kita miliki?
2. Refleksi siswa
a) Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti pelajaran ini?
b) Apakah hal terpenting yang kalian pelajari bab ini dan bermanfaat bagi
kehidupan kalian?
c) Apakah kalian sudah mampu membedakan SDA yang dapat diperbaharui dan
yang tidak dapat diperbaharui?
d) Apa saja upaya kalian untuk melestarikan sumber daya alam?
Program remedial ditujukan bagi peserta didik yang nilai di bawah KKTP (Kriteria Ketuntasan
Tujuan Pmebelajaran). Tujuannya untuk membantu peserta didik memahami konsep dasar yang
belum dikuasai.
Tutorial Perorangan: Guru memberikan bimbingan secara individual kepada peserta didik.
Belajar Kelompok: Peserta didik dibentuk dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk mendiskusikan
materi yang sulit.
Pemberian Tugas Terstruktur: Mengerjakan lembar kerja remedial yang lebih sederhana.
Pembelajaran Ulang: dengan metode dan media yang berbeda.
No. Jenis Sumber Daya Alam Contoh 2 Manfaat dalam Kehidupan Sehari-hari
1. ___________________________________
1 Dapat Diperbarui Ikan
2. ___________________________________
1. ___________________________________
2 Tidak Dapat Diperbarui ...
2. ___________________________________
1. ___________________________________
3 Biotik ...
2. ___________________________________
1. ___________________________________
4 Abiotik Batu Bara
2. ___________________________________
1. ___________________________________
5 Kemaritiman ...
2. ___________________________________
Pertanyaan Remedial:
Program pengayaan ditujukan bagi peserta didik yang telah mencapai atau melampaui KKTP. Tujuannya
untuk mengembangkan potensi peserta didik dengan memperdalam dan memperluas wawasan.
1. Identifikasi Peserta
Peserta didik yang memperoleh nilai sama dengan atau di atas KKTP dengan pemahaman yang
sangat baik.
Aspek
Kriteria Skor
Penilaian
Mampu mengidentifikasi dan menganalisis informasi penting terkait potensi
1-4
SDA, dampak dan upaya pelestarianya
Mampu mengevaluasi validitas dan relevansi informasi dari berbagai sumber. 1-4
Penalaran
Kritis Mampu merumuskan argumen yang logis dan berdasarkan bukti untuk
1-4
mendukung pendapat tentang potensi SDA
Mampu mengidentifikasi bias atau kesalahan dalam informasi tentang potensi
1-4
SDA.
Berkontribusi aktif dalam diskusi kelompok, mendengarkan pendapat anggota
1-4
lain, dan memberikan umpan balik yang membangun.
Mampu bekerja sama dengan anggota kelompok untuk mencapai tujuan
1-4
bersama.
Kolaborasi
Mampu membagi tugas dan tanggung jawab secara adil dalam kelompok. 1-4
Mampu menghargai perbedaan pendapat dan mencari solusi yang disepakati
1-4
bersama.
Mampu menghasilkan ide-ide baru dan inovatif untuk mengatasi masalah Potensi
1-4
SDA
Mampu mengembangkan solusi yang unik dan orisinal untuk tantangan potensi
1-4
SDA
Kreativitas
Mampu mempertimbangkan perspektif yang berbeda dalam mencari solusi. 1-4
Pulau Makmur adalah sebuah pulau kecil yang kaya akan sumber daya alam. Di bagian barat pulau
terdapat hutan tropis yang lebat dengan berbagai jenis kayu dan satwa liar. Di bagian timur,
terdapat perairan yang kaya akan ikan dan terumbu karang. Selain itu, di perut bumi pulau ini terdapat batu
bara dan emas.
Pemerintah daerah berencana mengembangkan pulau ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, muncul dua rencana yang saling bertentangan:
1. Rencana A: Membuka tambang batu bara dan emas di bagian barat pulau, yang akan merambah
kawasan hutan. Dampaknya: lapangan kerja baru dan pendapatan daerah meningkat, tetapi hutan
terancam rusak dan ekosistem terganggu.
2. Rencana B: Mengembangkan wisata bahari dan ekowisata hutan tanpa mengeksploitasi tambang.
Dampaknya: lingkungan tetap lestari, tetapi pendapatan daerah dan lapangan kerja terbatas.
Tugas Kelompok: Sebagai tim ahli, berikan rekomendasi terbaik untuk pemerintah dengan
mempertimbangkan potensi sumber daya alam dan kelestariannya.
Sebutkan jenis sumber daya alam yang terdapat di Pulau Makmur berdasarkan:
Jelaskan potensi dan manfaat dari masing-masing sumber daya alam yang ada di Pulau Makmur
(minimal 3 untuk setiap jenis).
3. Dampak Negatif
4. Rekomendasi Solusi
Berikanrekomendasi solusi yang berkelanjutan untuk mengelola sumber daya alam di Pulau Makmur
tanpa merusak lingkungan.
Nama Kelompok 2:
Desa Bahari Lestari adalah sebuah desa pesisir yang dikelilingi oleh keindahan alam yang memesona. Di
sebelah barat desa, terbentang hutan mangrove yang lebat dan hutan tropis yang menjadi habitat beragam
flora dan fauna. Hutan tersebut menyimpan kekayaan kayu, tanaman obat, dan merupakan penopang
ekosistem darat. Sementara itu, di sebelah timur, desa ini memiliki laut yang kaya akan sumber daya
kemaritiman. Nelayan tradisional sering menangkap cumi-cumi (cumber) dan ikan tembang yang
melimpah. Terumbu karang yang masih asri menjadi daya tarik bagi wisatawan.
1. Tekanan Ekonomi: Banyak pemuda desa yang memilih meninggalkan desa untuk mencari pekerjaan
di kota karena lapangan kerja di desa terbatas. Pendapatan sebagai nelayan dan petani hutan tidak
menentu.
2. Tekanan Lingkungan: Sebuah perusahaan pengembang dari kota berencana membangun resort
wisata dan pelabuhan kapal pesiar di kawasan pesisir. Di sisi lain, sebuah perusahaan kayu juga
mengajukan izin untuk menebang hutan guna dijadikan kawasan perkebunan kelapa sawit.
Masyarakat terbelah:
Kelompok Pro-Lingkungan (dipimpin oleh nelayan dan elder desa) menolak kedua rencana tersebut.
Mereka khawatir hutan dan laut yang menjadi sumber kehidupan akan rusak. Mereka ingin
mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat dan perikanan berkelanjutan.
Kelompok Pro-Pembangunan (dipimpin oleh sebagian pemuda dan tokoh yang ingin maju) setuju
dengan pembangunan karena menjanjikan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan.
Pemerintah desa pun bingung mengambil keputusan. Mereka membutuhkan rekomendasi yang matang dari
para ahli muda yaitu KELOMPOK KALIAN untuk mengambil keputusan terbaik bagi masa depan Desa
Bahari Lestari.
C. Tugas Kelompok
Sebagai tim ahli, kalian harus menganalisis permasalahan di atas dan memberikan rekomendasi yang bijak
kepada pemerintah desa dengan langkah-langkah berikut:
Berdasarkan cerita di atas, identifikasi jenis-jenis sumber daya alam yang dimiliki Desa Bahari Lestari:
Jelaskan jenis-jenis hutan yang mungkin terdapat di Desa Bahari Lestari dan fungsi masing-masing!
.........................................................................
.........................................................................
.........................................................................
5. Rekomendasi Solusi
Berdasarkan analisis kalian, berikan rekomendasi solusi yang memprioritaskan kelestarian lingkungan
namun tetap meningkatkan kesejahteraan masyarakat!
.........................................................................
.........................................................................
.........................................................................
Kelompok 3:
Anggota:
A. Scenario Masalah
Desa Suka Suka memiliki kekayaan alam melimpah: hutan produksi dengan kayu berkualitas, potensi
tambang batu bara, dan laut yang kaya ikan. Pemerintah daerah berencana membuka tambang batu
bara dan mengembangkan kawasan wisata bahari secara besar-besaran. Namun, masyarakat terbelah:
Sebagai tim ahli, berikan rekomendasi terbaik untuk mengelola sumber daya alam secara
berkelanjutan!
B. Pertanyaan Pemandu
1. Diskusikan pada kelompok kalian berdasarkan kekayaan alam di Desa Suka Suka, apa saja sumber
daya alam, potensi dan manfaat serta dampak yang terjadi dan upaya apa saja yang dapat di lakukan
agar tidak merusak lingkungan. Jawablah pertanya tersebut pada peta konsep di bawah ini!
LKPD INDIVIDU
ANALISIS POTENSI DAERAHKU
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan pengamatanmu terhadap daerah
tempat tinggalmu!
1. Sebutkan 3 sumber daya alam utama yang paling banyak ditemui di daerah tempat tinggalmu!
Jawab:
a. _______________________________________________________
b. _______________________________________________________
c. _______________________________________________________
2. Dari SDA yang kamu sebutkan di atas, mana yang menurutmu paling bermanfaat bagi
kehidupanmu sehari-hari? Jelaskan alasannya!
Jawab:
Jawab:
4. Apa saja dampak negatif yang mungkin timbul jika sumber daya alam tersebut penggunaan
secara berlebihan?
Jawab:
5. Sebagai seorang pelajar, langkah nyata apa yang dapat kamu lakukan untuk ikut melestarikan
sumber daya alam di daerahmu?
Jawab:
A. Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah segala material yang ditemukan di alam dan dapat dimanfaatkan oleh
manusia untuk mendukung kehidupan. Material ini bisa berupa benda hidup, seperti hewan dan
tumbuhan, atau benda mati, seperti mineral dan air. Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan
secara bijak, karena beberapa sumber daya, seperti minyak bumi dan gas alam, membutuhkan waktu
jutaan tahun untuk bisa terbentuk kembali.
3) Hutan Sabana: Padang rumput luas dengan beberapa pohon yang tersebar di daerah kering.
4) Hutan Musim (Muson): Hutan yang kondisi tanamannya sangat dipengaruhi perubahan
musim hujan dan kemarau.
e) Berdasarkan Fungsi:
1) Hutan Produksi: Hutan yang dikelola untuk menghasilkan produk kayu dan non-kayu secara
lestari.
2) Hutan Lindung: Kawasan hutan yang ditetapkan untuk melindungi ekosistem, air, tanah, dan
mencegah bencana alam seperti banjir dan erosi.
3) Hutan Konservasi: Hutan yang berfungsi sebagai tempat konservasi keanekaragaman hayati,
seperti Taman Nasional dan Suaka Alam.
a) Sumber Energi: Minyak bumi dan gas alam digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, gas
rumah tangga (LPG), dan untuk pembangkit listrik.
b) Bahan Baku Industri: Batu bara untuk industri semen dan baja, bauksit untuk aluminium, dan
nikel untuk bahan campuran besi.
c) Bahan Konstruksi dan Bangunan: Batu kapur untuk semen, marmer untuk bangunan, dan pasir
sebagai bahan bangunan.
d) Perhiasan dan Investasi: Emas, perak, dan intan memiliki nilai tinggi dan digunakan
untukperhiasan serta menjadi aset investasi.
e) Pertanian: Fosfat adalah bahan utama dalam pembuatan pupuk untuk meningkatkan produksi
pertanian.
2) Contoh Manfaat
a) Minyak Bumi dan Gas Alam: Menghasilkan LPG yang digunakan untuk memasak, dan bahan
bakar untuk transportasi.
b) Batu Bara: Bahan bakar utama untuk pembangkit listrik tenaga uap yang menyuplai listrik ke
rumah.
c) Emas: Dihasilkan menjadi perhiasan, barang elektronik, dan untuk tujuan investasi.
d) Batu Kapur: Digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan semen yang penting untuk
pembangunan.
3) Jenis-jenis Tambang
Sumber daya tambang secara umum dikelompokkan menjadi dua jenis besar:
Tambang Logam:
a) Emas: Dikenal sebagai perhiasan bernilai tinggi dan komoditas investasi.
b) Besi: Digunakan dalam industri mesin, pembangunan jembatan, dan pembuatan baja.
c) Tembaga: Digunakan sebagai penghantar listrik dan untuk membuat pipa air.
d) Nikel: Bahan campuran untuk membuat baja dan kuningan berkualitas lebih baik.
Tambang Non-Logam:
a) Batu Kapur: Sebagai bahan baku industri semen dan bahan bangunan.
b) Batu Bara: Bahan bakar penting untuk pembangkit listrik dan industri.
c) Gas Alam: Digunakan sebagai bahan bakar LPG, bahan baku plastik, dan untuk pembangkit
listrik.
d) Intan: Batu mulia yang sangat keras digunakan untuk perhiasan dan mata bor.
Minyak dan gas bumi terbentuk dari endapan tumbuhan dan hewan yang mati selama jutaan tahun.
Pemanfaatan sumber daya tambang di Indonesia harus mengikuti aturan yang ada. Kegiatan pertambangan
dapat dilakukan setelah melalui berbagai tahapan yang meliputi prospeksi, eksplorasi, eksploitasi dan
pengolahan.
b) Sumber Pangan: Laut menyediakan sumber pangan yang melimpah bagi manusia, baik dari ikan
maupun hasil laut lainnya.
c) Pengembangan Industri: Sumber daya maritim menjadi bahan baku berbagai industri, seperti
kosmetik, farmasi, tekstil, hingga industri kelautan.
d) Energi Terbarukan: Potensi energi dari gelombang dan air laut dalam dapat dimanfaatkan untuk
kebutuhan energi.
e) Transportasi dan Perdagangan: Laut menjadi jalur vital untuk transportasi antar pulau dan
perdagangan internasional.
f) Penopang Lingkungan: Hutan mangrove dan terumbu karang berfungsi sebagai pelindung garis
pantai dari abrasi dan menjaga keseimbangan lingkungan.
3) Contoh Manfaatnya
a) Nelayan dan Masyarakat Pesisir: Meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dari
hasil tangkapan ikan yang berkelanjutan.
b) Pengembangan Pariwisata: Keindahan terumbu karang dan pantai menjadi daya tarik wisata
bahari yang mengundang wisatawan asing dan lokal, contohnya di Bunaken.
c) Produksi Garam: Laut menjadi produsen garam terbesar yang sangat penting untuk kehidupan
manusia.
d) Bahan Bakar: Minyak bumi yang diekstraksi dari laut digunakan sebagai bahan bakar kendaraan
dan industri.
e) Bahan Kosmetik dan Obat-obatan: Rumput laut dan biota laut lainnya dimanfaatkan sebagai
bahan baku untuk produk kosmetik dan farmasi.
3. Quis Wordwall
4. PowerPoint