MODUL AJAR
KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)
Nama Sekolah : SDN 11 PALU
Nama Penyusun : Mastur [Link].I
NIP : 196606211986111001
Mata pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Perketi
Fase A, Kelas / Semester : I (Satu) / I (Ganjil)
MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
BAB 1 : AKU CINTA AL-QUR'AN
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SDN 11 PALU
Nama Penyusun : Mastur [Link].I.
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas / Fase / Semester : I / A / 1 (Ganjil)
Alokasi Waktu : 8 JP (4 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2025. / 2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
● Pengetahuan Awal: Peserta didik belum mengenal huruf hijaiah dan harakat
secara formal, namun sebagian mungkin pernah mendengarnya di lingkungan
keluarga atau masyarakat.
● Minat: Peserta didik memiliki minat yang tinggi terhadap kegiatan visual seperti
mengamati gambar, mewarnai, dan permainan interaktif. Mereka juga tertarik
pada kegiatan auditori seperti mendengarkan cerita dan bernyanyi.
● Latar Belakang: Peserta didik berasal dari lingkungan keluarga dengan tingkat
pemahaman agama yang beragam. Sebagian besar berada pada tahap
perkembangan konkret operasional, di mana mereka belajar melalui
pengalaman langsung.
● Kebutuhan Belajar:
○ Visual: Memerlukan media pembelajaran berbasis gambar, video, dan kartu
huruf yang menarik.
○ Auditori: Membutuhkan penjelasan lisan yang jelas, pelafalan huruf yang
benar dari guru, serta kegiatan bernyanyi.
○ Kinestetik: Perlu dilibatkan dalam aktivitas fisik seperti permainan kartu,
menjiplak huruf, dan praktik langsung melafalkan huruf.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○ Konseptual: Memahami bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam,
mengenal nama huruf hijaiah, dan fungsi harakat sebagai tanda baca.
○ Prosedural: Melafalkan huruf hijaiah dan surah Al-Fatihah, serta mampu
membedakan bunyi huruf berdasarkan harakatnya.
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini menjadi dasar
bagi peserta didik untuk dapat membaca Al-Qur'an, yang merupakan bagian
penting dari ibadah sehari-hari (misalnya dalam salat).
● Tingkat Kesulitan: Rendah hingga sedang. Pengenalan konsep baru (huruf dan
tanda baca Arab) memerlukan bimbingan intensif dan pengulangan.
● Struktur Materi: Materi disusun secara sistematis, dimulai dari pengenalan Al-
Qur'an sebagai kitab suci, kemudian huruf-huruf dasar (hijaiah), tanda baca
(harakat), hingga praktik menghafal surah pendek (Al-Fatihah).
● Integrasi Nilai dan Karakter: Menanamkan rasa cinta kepada Al-Qur'an,
semangat belajar, keberanian, dan kebiasaan baik untuk memulai segala
sesuatu dengan doa.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak
Mulia: Peserta didik dibiasakan untuk mencintai Al-Qur'an sebagai firman Allah
dan melafalkannya sebagai bentuk ibadah.
● Kewargaan: Mengenal Al-Qur'an sebagai bagian dari identitas keagamaan yang
dihormati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
● Penalaran Kritis: Peserta didik dirangsang untuk bertanya tentang Al-Qur'an,
huruf hijaiah, dan harakat melalui pengamatan gambar.
● Kreativitas: Peserta didik diajak untuk berkreasi melalui kegiatan mewarnai
kaligrafi atau membuat kartu huruf hijaiah.
● Kolaborasi: Peserta didik belajar bersama dalam kelompok untuk mengenal
huruf, memasangkan kartu, dan saling menyimak hafalan.
● Kemandirian: Peserta didik dilatih untuk berani melafalkan huruf dan surah
secara individu di depan kelas.
● Kesehatan: Menyadari pentingnya menjaga kesehatan lisan untuk dapat
melafalkan huruf-huruf Al-Qur'an dengan jelas.
● Komunikasi: Peserta didik berlatih melafalkan dan mengomunikasikan bacaan
Al-Qur'an dengan fasih dan jelas.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Pada akhir Fase A, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
● Al-Qur'an Hadis
Memahami huruf hijaiah berharakat, huruf hijaiah bersambung, Surah al-Fātiḥah,
beberapa surah pendek Al-Qur’an, dan hadis tentang kebersihan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
● Bahasa Indonesia: Mengenal huruf sebagai simbol bunyi.
● Seni Budaya dan Prakarya: Mengembangkan keterampilan motorik halus
melalui kegiatan menebalkan dan mewarnai huruf.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
● Pertemuan 1: Peserta didik mampu menjelaskan makna Al-Qur'an sebagai kitab
suci umat Islam dan melafalkan huruf-huruf hijaiah awal ( اhingga ) خdengan
fasih. (2 JP)
● Pertemuan 2: Peserta didik mampu melanjutkan pelafalan huruf hijaiah ( د
hingga ) ضdan menyebutkan arti serta macam-macam harakat dasar (fathah,
kasrah, dammah). (2 JP)
● Pertemuan 3: Peserta didik mampu melanjutkan pelafalan huruf hijaiah ( ط
hingga ) يdan mempraktikkan cara membaca huruf hijaiah yang diberi harakat
dasar. (2 JP)
● Pertemuan 4: Peserta didik mampu menghafalkan surah Al-Fatihah dengan
lancar dan membiasakan diri melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an. (2 JP)
D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam.
2. Melafalkan 28 huruf hijaiah dengan makhraj yang benar.
3. Menyebutkan 3 harakat dasar (fathah, kasrah, dammah).
4. Menunjukkan kemampuan membaca huruf hijaiah berharakat.
5. Melafalkan surah Al-Fatihah ayat 1-7 dengan lancar.
6. Menunjukkan sikap pemberani dan semangat dalam belajar Al-Qur'an.
E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Mengenal bacaan Al-Qur'an yang sering didengar dalam kehidupan sehari-hari,
seperti bacaan basmalah dan surah Al-Fatihah dalam salat.
F. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Pembelajaran Tatap Muka (PTM)
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○ Mindful Learning: Peserta didik diajak untuk fokus dan sadar sepenuhnya
saat melafalkan setiap huruf hijaiah, merasakan getaran suaranya, dan
memperhatikan posisi lidah dan bibir.
○ Meaningful Learning: Peserta didik memahami bahwa belajar Al-Qur'an
bukan sekadar menghafal, tetapi sebagai cara untuk lebih dekat dan
disayang oleh Allah Swt.
○ Joyful Learning: Pembelajaran dikemas dalam suasana yang
menyenangkan melalui permainan kartu, nyanyian, dan aktivitas kreatif.
● Metode Pembelajaran: Ceramah interaktif, demonstrasi (talaqqi), pengulangan
(drill), permainan, dan penugasan.
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Menyediakan beragam media (kartu bergambar, video
animasi, poster) untuk mengenalkan huruf hijaiah.
○ Diferensiasi Proses: Memberikan bimbingan individual bagi peserta didik
yang kesulitan melafalkan huruf tertentu. Kelompok yang lebih cepat dapat
melanjutkan ke pengenalan huruf sambung sederhana.
○ Diferensiasi Produk: Peserta didik dapat menunjukkan pemahamannya
melalui hafalan lisan, membuat karya (mewarnai kaligrafi), atau menunjuk
huruf yang benar pada kartu.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Berkolaborasi dengan guru kelas lain untuk
mengintegrasikan nilai-nilai cinta Al-Qur'an dalam kegiatan pembiasaan pagi.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Melibatkan orang tua untuk
mendampingi dan menyimak latihan membaca dan menghafal anak di rumah.
● Mitra Digital: Menggunakan platform video edukasi anak yang berisi lagu-lagu
huruf hijaiah dan metode belajar Al-Qur'an yang menyenangkan.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik:
○ Menata ruang kelas menjadi lebih fleksibel dengan area duduk di lantai
(menggunakan karpet) untuk menciptakan suasana belajar mengaji yang
nyaman.
○ Menempel poster huruf hijaiah yang besar dan berwarna-warni di dinding
kelas.
● Ruang Virtual:
○ Menampilkan video animasi tentang huruf hijaiah dan surah Al-Fatihah
melalui proyektor.
○ Menggunakan aplikasi permainan edukatif sederhana untuk menebak huruf.
● Budaya Belajar:
○ Menciptakan suasana yang saling mendukung, di mana peserta didik tidak
takut salah saat mencoba melafalkan huruf.
○ Membiasakan untuk saling menyimak bacaan teman dan memberikan
apresiasi.
PEMANFAATAN DIGITAL
● Penggunaan proyektor/layar interaktif untuk menampilkan video pembelajaran.
● Speaker aktif untuk memperdengarkan pelafalan (murottal) surah Al-Fatihah
yang benar.
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Mengenal Al-Qur'an dan Huruf Hijaiah ( خ- )ا
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Guru membuka pelajaran dengan salam, mengajak berdoa
bersama, dan menanyakan kabar peserta didik.
● Apersepsi (Mindful): Guru menunjukkan gambar anak-anak yang sedang
mengaji dan bertanya, "Siapa yang tahu apa yang sedang mereka baca?" dan
"Buku apa yang mereka pegang?". Guru mengajak peserta didik untuk fokus
pada gambar.
● Motivasi (Meaningful): Guru menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci
kita. "Membaca Al-Qur'an akan membuat kita disayang Allah dan hati menjadi
tenang."
● Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan mulai
mengenal huruf-huruf indah di dalam Al-Qur'an agar bisa membacanya.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Mengamati (Joyful): Guru menampilkan poster atau kartu besar huruf hijaiah
dari ( اAlif) hingga ( خKha) dengan gambar-gambar yang menarik.
● Menyimak dan Meniru (Mindful): Guru melafalkan setiap huruf dengan jelas
(talaqqi), meminta peserta didik untuk fokus pada gerakan bibir guru. Peserta
didik kemudian menirukannya secara klasikal, per kelompok, lalu individu.
● Bermain Kartu (Joyful & Kinestetik): Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok. Setiap kelompok diberi satu set kartu huruf ( خ- )ا. Guru menyebutkan
nama satu huruf, dan kelompok harus cepat-cepat mengangkat kartu huruf yang
benar.
● Bernyanyi: Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu sederhana tentang
huruf hijaiah yang sedang dipelajari.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Guru berkeliling dan memberikan bimbingan pelafalan secara
personal kepada siswa yang masih kesulitan. Siswa yang sudah lancar
dapat mencoba menulis/menebalkan huruf tersebut.
○ Produk: Siswa menunjukkan pemahaman dengan mampu menunjuk huruf
yang disebutkan guru.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Guru bertanya, "Huruf apa saja yang sudah kita pelajari hari ini?" dan
"Bagaimana perasaan kalian belajar huruf hijaiah?".
● Rangkuman: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa Al-Qur'an
adalah kitab suci dan hari ini telah belajar 7 huruf hijaiah pertama.
● Tindak Lanjut: Guru memberikan lembar mewarnai huruf ( اAlif) hingga ( خKha)
untuk dikerjakan di rumah dengan bimbingan orang tua.
● Penutup: Kegiatan ditutup dengan membaca hamdalah dan doa.
PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Melanjutkan Huruf Hijaiah ( ض- )دdan Mengenal Harakat Dasar
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.
● Review (Mindful): Guru mengajak peserta didik mengingat kembali 7 huruf yang
dipelajari di pertemuan sebelumnya dengan metode tebak kartu cepat.
● Apersepsi (Joyful): Guru menunjukkan gambar kereta api dengan tiga gerbong
bertuliskan "a", "i", "u". Guru bertanya, "Bagaimana cara membuat huruf hijaiah
berbunyi a, i, u ya?".
● Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu
melanjutkan hafalan huruf dan mengenal tanda baca Al-Qur'an.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Talaqqi Huruf Baru (Mindful): Guru melanjutkan pengenalan huruf hijaiah dari
( دDal) hingga ( ضDhad) menggunakan metode yang sama seperti pertemuan
pertama (demonstrasi, peniruan klasikal, kelompok, individu).
● Pengenalan Konsep Harakat (Meaningful): Guru menjelaskan bahwa harakat
adalah "pemberi suara" pada huruf. Guru mengenalkan 3 harakat dasar:
○ Fathah ( ) ﹷdi atas, bunyinya 'a'.
○ Kasrah ( ) ﹻdi bawah, bunyinya 'i'.
○ Dammah (
) di atas, bunyinya 'u'.
● Demonstrasi: Guru mencontohkan pelafalan huruf ( بBa) dengan ketiga
harakat: ba, bi, bu.
● Latihan Interaktif (Joyful): Guru menunjukkan sebuah huruf, lalu menyebutkan
harakatnya (misal: "Ta fathah"), dan peserta didik serentak menjawab bunyinya
("ta!").
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Siswa visual dapat fokus pada posisi harakat (atas/bawah). Siswa
auditori fokus pada perbedaan bunyi. Siswa kinestetik dapat menggunakan
gerakan tangan (tangan ke atas untuk fathah, ke bawah untuk kasrah, ke
depan untuk dammah).
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Tanda baca apa saja yang kita pelajari hari ini?", "Apa beda bunyi
fathah dan kasrah?".
● Rangkuman: Guru menegaskan kembali fungsi harakat dan mengulang
beberapa contoh huruf berharakat.
● Tindak Lanjut: Mengajak peserta didik untuk memperhatikan tanda baca saat
melihat tulisan Arab di sekitar mereka (misal: di masjid).
● Penutup: Membaca hamdalah dan doa penutup.
PERTEMUAN 3 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Melanjutkan Huruf Hijaiah ( ي- )طdan Praktik Membaca
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam dan doa.
● Review (Mindful & Joyful): Guru melakukan permainan "sambung huruf". Guru
melafalkan satu huruf, lalu menunjuk siswa untuk melafalkan huruf berikutnya
secara berurutan. Guru juga mereview kembali 3 harakat dasar.
● Motivasi (Meaningful): "Hari ini kita akan menyelesaikan semua huruf hijaiah.
Siapa yang sudah tidak sabar ingin bisa membaca Al-Qur'an?".
● Penyampaian Tujuan: Menyelesaikan hafalan huruf hijaiah dan berlatih
membaca gabungan huruf berharakat.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Talaqqi Huruf Terakhir (Mindful): Guru memperkenalkan sisa huruf hijaiah dari
( طTha) hingga ( يYa) dengan metode talaqqi dan drill.
● Praktik Membaca Sederhana: Guru menuliskan di papan tulis contoh
gabungan dua atau tiga huruf berharakat (contoh: َج َح َخ, )َب ت َث. Guru
membaca terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh peserta didik.
● Kegiatan Kelompok (Joyful & Kolaborasi): Peserta didik dibagi dalam
kelompok. Setiap kelompok mendapatkan kartu huruf dan harakat terpisah.
Mereka diminta menyusun dan membaca kata sederhana sesuai instruksi guru.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Kelompok yang mengalami kesulitan dibimbing langsung oleh guru.
Kelompok yang lebih cepat bisa diberikan tantangan menyusun kata yang
lebih panjang.
○ Produk: Peserta didik dapat menunjukkan kemampuannya dengan
membaca rangkaian huruf sederhana yang ditunjuk oleh guru.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas
semangatnya menyelesaikan 28 huruf hijaiah. Guru bertanya, "Apa kesulitan
saat menggabungkan bunyi huruf?".
● Rangkuman: "Alhamdulillah, sekarang kita sudah kenal semua huruf Al-Qur'an
dan tanda bacanya. Tinggal sering berlatih agar makin lancar."
● Tindak Lanjut: Memberikan lembar latihan membaca sederhana untuk
dikerjakan di rumah.
● Penutup: Hamdalah dan doa.
PERTEMUAN 4 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Menghafal Surah Al-Fatihah
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam dan doa.
● Review (Mindful): Guru meminta beberapa siswa secara acak untuk melafalkan
5 huruf hijaiah dan membaca 1 kata sederhana dari pelajaran sebelumnya.
● Apersepsi (Meaningful): Guru bertanya, "Siapa yang salat di rumah? Bacaan
apa yang selalu diulang-ulang saat salat?". Guru mengarahkan jawaban ke
surah Al-Fatihah.
● Penyampaian Tujuan: Menyampaikan bahwa hari ini akan belajar bersama
menghafal surah Al-Fatihah, "surat pembukaan" yang sangat istimewa.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Mendengarkan Murottal (Mindful & Joyful): Guru memutarkan audio/video
murottal surah Al-Fatihah dengan bacaan yang jelas dan pelan (tartil). Peserta
didik diminta untuk menyimak dengan khusyuk.
● Talaqqi per Ayat (Mindful): Guru melafalkan surah Al-Fatihah ayat per ayat.
Peserta didik menirukan setiap ayat setelah guru selesai. Proses ini diulang
beberapa kali hingga lafalnya fasih.
● Metode Sambung Ayat (Joyful & Kolaborasi): Guru memulai ayat pertama,
lalu menunjuk siswa untuk melanjutkan ayat kedua, siswa berikutnya ayat
ketiga, dan seterusnya hingga selesai. Ini dilakukan beberapa putaran.
● Hafalan Berpasangan: Peserta didik diminta duduk berpasangan dan saling
menyimak hafalan surah Al-Fatihah.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Bagi siswa yang kesulitan, target hafalan bisa difokuskan pada 1-3
ayat pertama terlebih dahulu. Siswa yang sudah hafal dapat menyetorkan
hafalannya secara individu kepada guru.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Bagaimana rasanya setelah bisa menghafal surah Al-Fatihah?", "Ayat
mana yang paling kalian suka?".
● Rangkuman (Meaningful): Guru menjelaskan bahwa Al-Fatihah adalah surah
yang wajib dibaca dalam salat, sehingga menghafalnya adalah hal yang hebat.
● Tindak Lanjut: Mendorong peserta didik untuk mempraktikkan bacaan Al-
Fatihah dalam salat mereka di rumah dan mengulang hafalan agar tidak lupa.
● Penutup: Kegiatan ditutup dengan membaca surah Al-Fatihah bersama-sama,
diikuti hamdalah dan doa.
H. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
● Tanya Jawab: Di awal pembelajaran, guru bertanya "Siapa yang pernah belajar
mengaji?" dan "Ada yang sudah kenal huruf ini?" (sambil menunjukkan
beberapa huruf hijaiah).
● Kuis Singkat: Guru menyebutkan bunyi "ba", siswa diminta menunjukkan benda
di sekitar yang berawalan dengan bunyi tersebut (misal: buku, baju).
ASESMEN FORMATIF
● Tanya Jawab: Seputar materi yang sedang dibahas, seperti “Apa nama tanda
baca yang bunyinya 'i'?” atau “Setelah huruf Jim, huruf apa?”.
● Diskusi Kelompok: Mengamati keaktifan peserta didik saat bermain kartu dan
menyusun huruf.
● Observasi: Guru mengamati dan mencatat perkembangan pelafalan (makhraj)
dan kemampuan menghafal masing-masing peserta didik selama proses
pembelajaran.
● Produk (Proses):
○ Keterampilan melafalkan huruf hijaiah secara individu.
○ Kemampuan membaca rangkaian huruf berharakat.
○ Kelancaran dalam menghafal surah Al-Fatihah secara lisan.
ASESMEN SUMATIF
● Produk (Proyek):
○ Buku Hurufku: Peserta didik mengumpulkan hasil mewarnai huruf hijaiah
menjadi sebuah buku sederhana.
● Praktik (Kinerja):
○ Setor Hafalan: Peserta didik secara individu melafalkan surah Al-Fatihah di
depan guru.
● Tes Tertulis:
○ Menjodohkan huruf hijaiah dengan namanya (aksara Latin).
○ Memasangkan lambang harakat dengan bunyinya.
○ Menuliskan kembali (menebalkan) huruf-huruf hijaiah.
Mengetahui, Palu, ......................... 20..
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Hj. Nurhayati, [Link]., [Link]. Mastur [Link].I.
NIP.,19701009200212 3 ,006. NIP ; 19660621198611 1 001.