LEMBAR PENGESAHAN
PROGRAM KERJA
WAKIL KEPALA MADRASAH
URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT
(HUMAS)
MTs SA Al Mina
Tahun Pelajaran 2025-2026
Wakil Kepala Madrasah
Urusan Hubungan
Masyarakat
Rifqi Mazida Nimatus Salma, [Link].
Mengetahui
Kepala MTs SA Al Mina
Peni Handayani, [Link].
KATA PENGANTAR
Puji syukur hanyalah kepada Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan rahmat dan
hidayahNya kepada kita semua khususnya keluarga besar MTs SA al Mina, sehingga
Program Kerja Wakil Kepala Madrasah Urusan Hubungan Masyarakat (Humas) ini dapat
terwujud.
Program Kerja ini dibuat untuk dapat dijadikan pedoman penyelenggaraan
pendidikan dalam proses hubungan yang sesuai dengan ketentuan yang ada dan berlaku.
Sesuai dengan definisi tugas dan tanggung jawab yang tercantum dalam Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan, pada bagian B tentang Pelaksanaan Rencana, pointer 9 berisi Kerja Budaya
dan Lingkungan Sekolah/Madrasah dan pointer 10 berisi Peran serta Masyarakat dan
Kemitraan Sekolah/Madrasah
Akhirnya, ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah bekerja
secara optimal dalam penyusunan Program Kerja ini. Semoga Allah SWT tetap
memberikan petunjuk kepada kita agar mutu pendidikan di MTs SA Al Mina ini semakin
meningkat sehingga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa melalui
para out put dan out comes nya. Amin.
Bandungan, 4 September 2025
Wakil Kepala Madrasah
Urusan Hubungan Masyarakat,
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Penetapan .........................................................................................
Kata Pengantar ..............................................................................................
Daftar Isi .......................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang....................................................
1.2 Landasan Program ..............................................
1.3 Tujuan dan sasaran Program .................................
1.4 Manfaat ..............................................................
1.5 Ruang Lingkup Bidang Kerja Humas................
BAB II ANALISIS
BAB III BAGIAN ISI
3.1 Program Humas
3.2 Visi Dan Misi Madrasah
3.3 Target
3.4. Rencana Anggaran
BAB IV PENUTUP
4.1 kesimpulan .........................................................
4.2 Saran-saran ........................................................
LAMPIRAN – LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dengan semakin kompleksnya manajemen madrasah yang selalu
berkembang dan padatnya kegiatan kepemimpinan di madrasah, maka semakin
banyak pula masalah masalah yang perlu penanganan, dan melibatkan warga
madrasah, baik guru, orang tua, karyawan, siswa maupun pemerintah setempat
sama-sama menyadari perlunya terobosan terobosan yang positif agar mampu
meningkatkan nilai jual madrasah, meningkatnya kepercayaan masyarakat dan
semakin kondusifnya kegiatan belajar mengajar sehingga akan menghasilkan
lulusan yang baik dan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu
lembaga-lembaga favorit dan ternama seperti yang diharapkan oleh masyarakat.
Keterlibatan seluruh warga Madrasah MTs SA Al Mina dan masyarakat
yang peduli akan pendidikan, serta saling mengisi diantara kelebihan dan
kekurangan yang ada akan menjadikan kegiatan proses belajar mengajar akan
berlangsung dengan baik dan efektif.
Masyarakat merasa memiliki dan merasakan manfaat dengan adanya
madrasah yang berada di lingkungannya.
Dalam hal ini wakil kepala madrasah sebagai perantara hubungan dengan
masyarakat tidak mungkin dapat bekerja sendiri tanpa ada kerja sama dengan
berbagai pihak termasuk dengan kepala pemerintahan daerah. Humas menjadi
unsur penyambung komunikasi dengan berbagai pihak dan berbagai kegiatan
informasi-infirmasi yang berhubungan dengan kinerja guru, hubungan Madrasah
dengan orang tua siswa, dengan dinas instansi yang lain di luar Kementrian
Agama, dengan lembaga pondok pesantren dan dengan masyarakat secara luas.
Bagaimanapun juga madrasah tidak bisa terlepas dari lingkungan
masyarakat dimana madrasah tersebut berada, hubungan harus tetap dibina
dengan baik, kultur dan budaya masyarakat tidak boleh bersinggungan. Bantuan
dan silaturahmi dengan warga setempat, harus terus dibina, sumbangan dan
santunan bagi masyarakat sekitar yang kurang mampu, adanya bencana
musibah, kematian dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya terus dibina sesuai
dengan kemampuan yang dimiliki oleh madrasah. Kerja sama dengan tokoh-
tokoh masyarakat, RT, RW, Kepala Kelurahan sangat diperlukan dan
ditingkatkan lagi karena dengan kerjasama yang baik dan saling pengertian
maka akan terciptanya kondisi yang tertib, keamanan terjaga dan situasi selalu
kondusif karena masyarakat merasa ikut memiliki dan peduli dengan
keberadaan Madrasah tersebut.
Bekerja sama dengan komite sekolah untuk mencari solusi-solusi yang
terbaik bagi peningkatan mutu pendidikan, menggalang dana, dan mencari
terobosan- terobosan dana untuk menunjang program Madrasah yang telah
disepakati bersama dalam rapat-rapat Komite, sehingga masyarakat tidak merasa
terbebani dengan pembiayaan madrasah dalam upaya peningkatan madrasah
yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang dapat bersaing di era
globalisasi.
Pentingnya menjalain hubungan dengan sekolah-sekolah lanjutan atas
termasuk dengan lembaga perguruan-tinggi hendaknya terus ditingkatkan agar
mampu menambah wawasan yang luas bagi peserta didik, penempatan
mahasiswa PPL dari perperguruan tinggi, melakukan kunjungan-kunjungan atau
studi banding perlu dilakukan jika memang dibutuhkan. MoU dengan
istansi/lembaga-lembaga lain merupakan bentuk kerjasama yang harus terus
ditingkatkan sehingga mampu menciptakan generasi yang berpikir rasional dan
ilmiah dalam kehidupn dimasyarakat nantinya.
1.2 Landasan Program
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem
Pendidikan Nasional,
2. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 Tentang Peraturan Disiplin
Pegawai Negeri Sipil,
3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan,
4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang standar Pengelolaan
dan Penyelenggaraan Pendidikan,
5. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 135/U/2004 Tentang
Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan,
6. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang Dewan
Pendidikan dan Komite Sekolah,
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang
Organisasi Tata Kerja Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah,
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 22, 23, dan 24 tahun 2006
tentang Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, dan Petunjuk
pelaksanaannya serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor
Nomor 6 Tahun 2007 Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
RI
Nomor No 24 Tahun 2006,
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 22, dan 23 Tahun 2006
tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Pelaksanannya, dan telah diubah
dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nomor: 47 Tahun 2008;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 8 Tahun 2007 tentang
Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang
Kepala Sekolah,
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 16 Tahun 2007 Tentang
Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru,
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 18 tahun 2007 Tentang
Sertifikasi Guru Dalam Jabatan,
14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang
Standar Pengelolaan Pendidikan,
15) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 20 Tahun 2007 tentang
Standar Penilaian Pendidikan,
16) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 24 Tahun 2007 tentang
Standar Sarana dan Prasarana,
17) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 41 Tahun 2007 tentang
Standar Proses,
18) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 48 Tahun 2007 tentang
Standar Pendanaan,
19) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 50 Tahun 2007 Tentang
Standar Pengelolaan oleh Pemerintah Daerah,
20) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 24 Tahun2008 Tentang
Standar Tenaga Administrasi Sekolah,
21) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 25 Tahun 2008 Tentang
Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah,
22) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 26 Tahun2008 Tentang
Standar Tenaga Laboratorium Sekolah.
23) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 12 Tahun 2009 tentang
Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/Mts
24) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 69 tahun 2009 tentang
Standar Pembiayaan
1.3 Tujuan dan sasaran Program
Ruslan (2006) mengatakan bahwa humas merupakan mediator yang berada
di antara pimpinan organisasi dengan publiknya. Selanjutnya, ia mengatakan
bahwa aktivitas tugas humas adalah mengelola komunikasi antara organisasi
dengan publiknya. Jadi dapat dikatakan bahwa humas (public relation) adalah
aktivitas yang menghubungkan antara organisasi dengan masyarakat (public)
demi tercapaianya tujuan organisasi dan harapan masyarakat dengan produk
yang dihasilkan.
Berdasar pengertian tersebut, maka maksud disusunnya program kerja
Wakil Kepala Madrasah Urusan Hubungan Masyarakat adalah mampu untuk
menjembatani keterlibatan seluruh anggota masyarakat Madrasah, guru,
karyawan, siswa, orang tua, lingkungan, perguruan tinggi dan lembaga
pemerintah dan swasta untuk ikut peduli dalam mengoptimalkan kemampuan
dan kerja sama sesuai dengan kemampuannya masing masing, dan membantu
kepala Madrasah dalam kegiatan pengelolaan madrasah.
Adapun tujuan dari program kerja Wakil Kepala Madrasah urusan
hubungan masyarakat adalah
1. Meningkatkan kerja sama antar warga madrasah.
2. Meningkatkan kerja sama antara madrasah dengan masyarakat sekitar
sehingga masyarakat merasa memiliki dan tanggung jawab keberadaan
madrasah.
3. Meningkatkan kerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat, komite madrasah
sehingga memiliki peran aktif dengan maju mundurnya madrasah.
4. Menjalin kerjasama dengan alumni
5. Menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat sekitar sehingga
keamanan madrasah dapat terpelihara dengan baik.
6. Meningkatkan dan menumbuhkembangkan jiwa persatuan,persaudaraan, dan
kebangsaan
7. Bersama dengan BP/BK menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga lain
termasuk perguruan-perguruan tinggi untuk meningkatkan wawasan peserta
didik.
Adapun sasaran yang ingin dicapai dari program ini adalah terjalinnya
hubungan baik antar anggota masyarakat madrasah, masyarakat umum,
lingkungan, komite, lembaga lembaga lain di luar Kemenag termasuk perguruan
tinggi, dunia usaha dan industri, tokoh tokoh masyarakat, alumni dan media
massa sehingga terciptanya hubungan yang harmonis dan terjalin rapi serta
saling pengertian.
1.4 Manfaat Program
Adapun manfaat yang dapat diambil dari penyusunan program kehumasan
yang ada di madrasah sebagai berikut;.
1. Dapat digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan tugas oleh bagian
kehumasan di madrasah.
2. Sebagai panduan yang menuntut untuk dilaksanakan dalam mencapai target
sesuai dengan apa yang telah diprogramkan
3. Sebagai barumeter untuk mengetahui seberapa jauh agenda-agenda yang
direncanakan sudah dilaksanakan dan bisa tercapai.
4. Sebagai alat evaluasi untuk mengetahui dan mengukur keberhasilan kegiatan
di madrasah.
5. Sebagai sarana untuk menjembatani hubungan antar warga madrasah, antar
lembaga/instansi, orang tua/ wali siswa, masyarakat secara umum, Pondok
Pesantren,dan pemerintah daerah.
6. Sebagai wadah untuk mengagendakan, menjembatani, dan menyampaikan
usulan-usulan berkenaan dengan kemajuan madrasah.
7. Sebagai salah satu tempat sumber informasi dari madrasah.
8. Sebagai sarana menyampaikan informasi dari madrasah( Program-program
Madrasah, kebijakan Madrasah, Prestasi guru, prestasi siswa dan lain-lain
yang ada kaitannya dengan madrasah.
9. Membantu mempercepat sosialisasi program-program madrasah kepada
masyarakat.
10. Sebagai mediator dalam menyampaikan komunikasi secara langsung (tatap
muka) dan komunikasi tidak langsung (media pers) kepada pimpinan
lembaga dan publik intern (guru, karyawan dan peserta didik).
11. Dapat menciptakan suatu citra yang positif terhadap lembaga pendidikannya.
12. Dan manfaat-manfaat lain yang akan ditambahkan brikutnya
1.5 Ruang Lingkup Bidang Kerja Humas
Ruang Lingkup bidang kerja Humas di madrasah ini adalah dapat
dikelompokkan dalam beberapa bidang yang meliputi:
1. Koordinasi dengan Kepala Madrasah.
2. Koordinasi dengan para Wakil kepala Madrasah(Waka Kur, Waka Sis, dan
Waka Saspras)
3. Koordinasi dengan KTU dan bendahara Madrasah.
4. Kordinasi dengan pimpinan Asrama yang ada di madrasah
5. Koordinasi dengan pimpinan pondok pesanren dan tokoh masyarakat di
sekitar madrasah.
6. Koordinasi dengan wali murid jika dibutuhkan
7. Kerjasama dengan BP/BK dalam menangani masalah kemampuan, minat
dan kekeluargaan.
8. Kerjasama dengan segenap Bapak/Ibu guru dan karyawan Madrasah
9. Kerjasama dengan Puskesmas dan UKS MTs SA Al Mina
10. Kerja sama dengan aparat pemerintahan desa Jetis
11. Menjalin silaturahmi antar Alumni
12. Kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan lain, termasuk dengan
perguruan tinggi tentang kemajuan pendidikan
13. Mengembangkan persaudaraan dengan lingkungan yang harmonis dan
nyaman
14. Menjalin kerjasama dengan kantin madrasah dan pengurus OSIS tentang
kebersihan lingkungan di madrasah.
BAB II
ANALISIS
Menyadari bahwa wilayah tugas humas begitu kompleks, tidak hanya tugas-tugas
administratif saja, tetapi tugas-tugas diluar yang bersifat sosial dan kemasyarakatan juga
tidak kalah pentingnya untuk mendapat perhatian dan dilakukan. Penertiban administrasi,
memaksimalkan tenaga pembantu humas sesuai tupoksinya, pengawasan dan pengawalan
terhadap program-program yang telah ditetapkan perlu dilakukan.
Penertiban pelaksanaan tugas humas di madrasah masih ada yang rancu dan terasa
tumpangtindih. Banyak tamu berkunjung ke sekolah baik untuk keperluan promo produk
atau konfirmasi dan informasi pendidikan kerap langsung ke madrasah tanpa melalui
Humas madrasah. Begitu pula jika ada acara-acara sosialisasi dari lembaga-lembaga lain
yang datang ke madrasah tanpa melalui kehumasan sehingga terkesan tumpang tindih
jadinya. Peran humas di madrasah sebenarnya bisa membantu menetralisir persoalan-
persoalan yang ada di madrasah. Sesuai tugasnya, humas memiliki peran ganda dalam
kinerjanya yaitu fungsi internal dan eksternal..
Sementara fungsi eksternal humas lebih bersentuhan dengan pihak luar, khususnya
yang berkompeten. Departemen Pendidikan Nasional pernah mengeluarkan job
description humas di sekolah. Tugas humas eksternal seperti membina, mengatur dan
mengembangkan hubungan dengan komite sekolah, membina pengembangan antara
sekolah dengan lembaga pemerintahan, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya. Selain
itu Humas untuk menjalin komunikasi dengan pihak eksternal sekolah.
Tugas humas sebagai alat komunikasi internal lebih kepada membangun
komunikasi dan distribusi informasi ke dalam personal di lembaganya. Diantaranya,
mengkomunikasikan dan menindaklanjuti disposisi Kepala Madrasah yang berhubungan
dengan manajemen madrasah, mengkomunikasikan setiap aspirasi dari para guru,
karyawan, maupun siswa kepada pihak manajemen madrasah, menginformasikan
kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen madrasah, menginventarisir potensi sumber
daya manusia yang ada sesuai dengan kompetensi profesi dan kompetensi umum untuk
mengikuti seminar atau pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas, menyelenggarakan
rekreasi guru dan karyawan yang bertujuan untuk refreshing, agar terhindar dari jebakan
kejenuhan rutinitas kerja.
Sementara tugas ekternal humas lebih kepada tugas teknis, seperti, memfasilitasi
kegiatan komite sekolah, menjalin komunikasi dengan para orang tua siswa, menjalin
hubungan dengan sekolah-sekolah yang lain, memperluas hubungan dengan sekolah-
sekolah dalam rangka mempererat kerja sama antar sekolah, menjalin kerja sama dengan
instansi/lembaga lain yang terkait dengan pendidikan, mengembangkan hubungan yang
harmonis dengan dinas-dinas terkait terutama lembaga struktural dinas pendidikan, baik
tingkat kecamatan, kabupaten/kota maupun propinsi, melakukan komunikasi secara
berkala dengan lembaga-lembaga media, wartawan, dalam skala kabupaten, profinsi, dan
nasional
Humas memiliki fungsi yang sama; bagaimana membangun komunikasi dan
persepsi positif kepada stakeholders pendidikan dari negatif menjadi positif. Semula dari
sikap antipati menjadi simpati, sikap kecurigaan berubah penerimaan, dari masa bodoh
bergeser pada minat dan dari sikap lalai menjadi pengertian.
Tugas yang paling berat dihadapi humas sekolah adalah fungsi kerja eksternalnya.
Disini kerja humas tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Kapan pun dan dimanapun
jika ada yang perlu dijelaskan, diklarifikasi hingga dikonfrontir seputar Madrasah, Humas
harus siap sedia. Kerja eksternal ini Humas akan bersentuhan dengan banyak orang, tidak
hanya orangtua siswa atau instansi pemerintahan terkait dan lembaga-lembaga swasta,
tetapi juga masyakarat luas, entah sebagai LSM, politisi atau wartawan yang mengaku
peduli dengan kemajuan dunia pendidikan.
Peran humas dari waktu ke waktu akan semakin penting, seiring kesadaran
masyarakat akan hak-haknya, termasuk hak kebebasan berpendapat dan hak memperoleh
informasi. Lebih-lebih semakin meningkatnya anggaran pendidikan yang melahirkan
kebijakan sekolah gratis membuat kontrol masyarakat semakin tajam. Jika tidak disikapi
dengan serius maka Madrasah akan menjadi bulan-bulanan pihak yang tidak bertanggung
jawab.
3.1 Program
NO. PROGRAM KEGIATAN URAIAN KETERANGAN/REKOMENDASI PELAKSANA
1. Pengelolaan a. Sosialisasi visi dan
a. Memajang kalimat visi dan misi yang a. Letak alternatifnya di tembok luar a. Sarana
informasi misi madrasah terbaca saat masuk pintu madrasah. bagian atas depan kantor prasarana
dan kepada b. Memasang visi dan misi di tiap-tiap kelas b. di pasang di masing-masing kelas b. Kesiswaan
publikasi. masyarakat c. Melalui media sosial, kalender dan brosur c. Di sosial media IG FB Tiktok, kalender c. Kesiswaan
PPDB dan brosur dicantumkan juga visi dan misi
madrasah
b. Membentuk Pusat a. Menginventaris data madrasah, meliputi: a. Menyimpan data yang sekiranya a. TU bagian
data dan informasi Program madrasah, jadwal kegiatan madrasah dibutuhkan untuk diketahui siswa, wali kearsipan
dan hasil kegiatan madrasah murid, guru dan pegawai serta b. Humas dan BK
b. mendokumentasikan informasi yang masyarakat c. Humas
masuk dan keluar b. Menerbitkan profil madrasah
c. melayani permintaan informasi/pemberian c. Membuat buku tamu/buku penghubung
informasi/pengaduan dari masyarakat. d. Merekam informasi dari luar tentang
MTs SA Al Mina
[Link] media a. Publikasi berita mengenai even-even kegiatan a. diusahakan update setiap hari a. Penanggung
informasi yang madrasah melalui media online (website, WA, b. diusahan terbit setiap 3 bulan jawab jurnalistik
dibutuhkan baik Instragram, Youtube, FB, Twitter, Telegram, c. diusahakan update setiap minggu, b. Penanggung
untuk lembaga tiktok, dll) diusulkan membentuk tim IT, diberikan jawab IT
maupun masyarakat b. Selebaran insentif untuk petugas (tim pengelola c. Kesiswaan
c. Brosur MTs SA Al Mina sosial media). d. Tim jurnalistik,
d. Kalender MTs SA Al Mina media dan IT
e. Album Kenangan
. d. Stiker MTs Nedulas d. menerbitkan brosur PPDB
e. Melayani wali murid (WA, Instragram, sebelum tahun ajaran
Youtube, FB, Twitter, Telegram) e. menerbitkan kalender sebelum tahun
baru
f. menerbitkan album wisuda
g. menerbitkan stiker Madrasah
(insidental)
h. melibatkan wali kelas ( wa
group/ online lainnya).
i. Mempublikasikan berita mengenai
even-even kegiatan madrasah melalui
media online (website, WA, Instragram,
Youtube, FB, Twitter, Telegram, tiktok,
dll)
d. Mempermudah a. Group WA a. semua guru harus terdaftar dalam a. Humas
info untuk guru b. Papan info untuk guru anggota group WA Madrasah b. Sarana prasarana
b. menambah papan pengumuman di
dalam ruang guru.
e. Pengadaan Alat / a. Handphone 2 Unit a. tersedia a. Sarana prasarana
Media Komunikasi b. Layar digital beground/proyektor b. pemasangan di tiap kelas
c. Memory external c. tersedia
d. Nomor Hp 1 untuk semua akun medsos d. SIM Operator Telkomsel, diusahakan
nomor yang mudah atau mengarah
identitas MTs SA Al Mina
2. Menjalin [Link] Kemitraan UIN Salatiga, Universitas Muhammadiyah untuk pembinaan guru, tes psikologi Kepala Madrasah
hubungan dengan Perguruan Semarang, Universitas Negeri Semarang saat PPDB, dan pembinaan siswa
kerjasama Tinggi
dengan
masyarakat
[Link] a. informasi MA/SMA/SMK mempermudah info studi lanjutan Humas dan BK
akses ke lembaga- b. sedapat mungkin membuka link akses masuk
lembaga lanjutan ke sekolah lanjutan
untuk studi lanjut
siswa
c. Menjalin ikatan a. mendorong terbentuknya organisasi alumni meminta alumni untuk membuat Humas
alumni b. mengadakan hubungan dengan ikatan alumni organisasi ikatan alumni
c. menciptakan kegiatan Pekan Milad MTs
dengan berbagai acara yang melibatkan
alumni
d. Studi banding Menjadikan MTs SA Al Mina menjadi sekolah Melakukan studi banding dengan sekolah Kepala Madrasah
dengan sekolah lain unggul dan berprestasi dalam seegala bidang lain yang mutu dan kualitasnya lebih baik
yang mutu dan dari MTs SA Al Mina
kualitasnya lebih
baik dari MTs
e. Menjalin kerjasama a. Bersilaturahmi kepada Camat, KUA, Sebagai bentuk perkenalan dan sosialisasi Humas
dengan mitra strategis Puskesmas, K3S, Para Kepala SD se kec. MTs di tengah warga kecamatan
tingkat kecamatan, Hantara, Para kades, Polsek, majelis ta’lim, Bandungan untuk ikut andil dalam
kabupaten dan pesantren dll. memajukan pendidikan di wilayah
provinsi kecamatan Bandungan
b. Menjalin kerjasama dengan lembaga tingkat Sebagai bentuk perbaikan diri dari Humas
kabupaten berbagai bidang untuk kemajuan siswa
dalam berbagai bidang minat bakat,
pembinaan karakter siswa.
f. Kegiatan Sosial a. Santunan kepada anggota keluarga besar Humas
yang sakit/tertimpa musibah
b. Kunjungan berupa: Ta’ziah, ziarah
haji/umrah, acara pernikahan/khitanan,
kelahiran, dll
[Link] acara insidental Petugas keprotokolan Kepala Madrasah
penyambutan bila
ada tamu dari luar
lembaga
h. Buka Puasa Diadakan sekali dalam bulan Ramadan Humas
Bersama
[Link] bihalal dan a. Halal bihalal keluarga besar Madrasah dan Diadakan sekali dalam bulan Syawal Humas
Silaturahim Yayasan
b. Anjangsono ke tokoh masyarakat, komite, dan
pada Hari Raya Idul Fitri dan momen-momen
tertentu
j. Rekreasi guru Sebagai ajang refreshing keluarga besar MTs SA Diadakan setahun sekali Humas
dan karyawan Al Mina
3. Penjadwalan Menyusun jadwal [Link] guru dan karyawan pada Kondisional sesuai dengan kebutuhan Humas
Seragam seragam guru dan momen-momen tertentu dan kegiatan
karyawan b. Seragam dinas
3.2 Visi, Misi Madrasah
VISI
TERWUJUDNYA MADRASAH YANG ISLAMI, HANDAL, TERAMPIL, DAN BERPRESTASI
MISI
1. Menyelenggarakan sistem pendidikan islam yang terpadu,
2. Meningkatkan dan mengembangkan pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni.
3. Menanamkan akhlakul karimah dalam setiap aspek kehidupan.
4. Mengembangkan keterampilan, bakat dan Minat peserta didik secara dinamis,
berkesinambungan dan berprestasi.
5. Menjalin kerjasama yang harmonis dengan instansi pemerintah dan swasta serta masyarakat.
6. Mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat dan bersih, indah dan nyaman.
3.3 Target
Dari program yang direncakan, harapannya bahwa program-program tersebut bisa tercapai
100%.
Bandungan, 4 September 2025
Mengetahui Menyetujui
Kepala Madrasah Bendahara Madrasah Wakabid Humas
Peni Handayani, [Link]. Anik Koidatun Farida, S.H.I. Rifqi Mazida Nimatus Salma, [Link]