0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

CRT Strategy Pro Guide

Dokumen ini menjelaskan konsep Candle Range Trading (CRT) yang menggunakan rentang harga candle untuk menentukan area reaksi harga. Terdapat panduan tentang cara menentukan candle valid, entry reversal, entry breakout, serta pentingnya stop loss dan take profit. Juga disertakan checklist untuk memastikan keakuratan entry dan menghindari kesalahan umum dalam trading.

Diunggah oleh

akunnontonhiro
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

CRT Strategy Pro Guide

Dokumen ini menjelaskan konsep Candle Range Trading (CRT) yang menggunakan rentang harga candle untuk menentukan area reaksi harga. Terdapat panduan tentang cara menentukan candle valid, entry reversal, entry breakout, serta pentingnya stop loss dan take profit. Juga disertakan checklist untuk memastikan keakuratan entry dan menghindari kesalahan umum dalam trading.

Diunggah oleh

akunnontonhiro
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

CRT (Candle Range Trading) - PRO GUIDE

1. Konsep Inti CRT

CRT menggunakan range High-Low dari candle penting untuk menentukan area reaksi harga
(smart money zone).

2. Cara Menentukan Candle Valid

1 Body besar (momentum kuat)

2 Terjadi di area SNR / Supply Demand

3 Break structure (BOS / CHoCH)

4 Bukan candle kecil / sideways

3. Menentukan High & Low (Range CRT)

Tarik garis di High dan Low candle valid. Area ini jadi zona trading utama.

4. Key Level dalam CRT

1 High = area sell (liquidity)


2 Low = area buy (liquidity)
3 Mid = area jebakan (hindari entry)

5. Entry Reversal (Pantulan)

1 Harga ke High → cari sell

2 Harga ke Low → cari buy

3 Wajib ada rejection / engulfing

4 Konfirmasi di LTF (M5/M1)

6. Entry Breakout

1 Break High → tunggu retest → buy


2 Break Low → tunggu retest → sell
3 Valid jika ada momentum candle

7. CRT + Liquidity Sweep


Entry terbaik saat harga sweep high/low lalu balik arah (fake breakout).

8. CRT + SNR + SND (Setup OP)

Gunakan SNR HTF, lalu entry di CRT + SND di LTF untuk sniper entry.

9. Stop Loss & Take Profit

1 SL di luar range
2 TP ke sisi lawan atau RR 1:2 / 1:3
3 Gunakan trailing saat trend kuat

10. Checklist Entry (WAJIB)

1 Apakah candle valid?

2 Apakah di area SNR?

3 Apakah ada liquidity sweep?

4 Apakah ada konfirmasi LTF?

5 Apakah RR minimal 1:2?

11. Kesalahan Umum

1 Entry di tengah range

2 Melawan trend kuat

3 Tidak pakai konfirmasi

4 Overtrade

Anda mungkin juga menyukai