0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan20 halaman

Rencana Program

Dokumen ini adalah rencana program kerja untuk Badan Usaha Milik Desa Tunas Harapan Kemoning, yang mencakup profil, evaluasi kinerja, dan rencana kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi. Rencana ini mencakup visi, misi, struktur organisasi, serta proyeksi keuangan dan strategi untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Selain itu, dokumen ini juga membahas kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja BUM Desa.

Diunggah oleh

Pemdes Tragah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan20 halaman

Rencana Program

Dokumen ini adalah rencana program kerja untuk Badan Usaha Milik Desa Tunas Harapan Kemoning, yang mencakup profil, evaluasi kinerja, dan rencana kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi. Rencana ini mencakup visi, misi, struktur organisasi, serta proyeksi keuangan dan strategi untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Selain itu, dokumen ini juga membahas kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja BUM Desa.

Diunggah oleh

Pemdes Tragah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PROGRAM KERJA

BADAN USAHA MILIK DESA


TUNAS HARAPAN KEMONING

DESA KEMONING
KECAMATAN TRAGAH
KABUPATEN BANGKALAN
PROVINSI JAWA TIMUR
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN RENCANA PROGRAM KERJA


BAB I PROFIL BUM DESA
A. Visi Misi
B. Struktur organisasi dan daftar SDM.
C. Kepemilikan Modal
1. Penyertaan Modal Awal
2. Penyertaan Modal Desa
3. Penyertaan Modal Masyarakat
BAB II EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa
3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha
4. Kondisi Keuangan
B. Kondisi Eksternal
1. Tantangan Usaha
2. Potensi
3. Peluang
4. Prospek Usaha
BAB III RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
B. Strategi dan Kebijakan
C. Rencana Kerja
1. Matrik Rencana Kerja
2. Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
3. Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
4. Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
5. Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
6. Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
7. Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang
BAB IV INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA
OPERASIONAL BAB V RENCANA KERJA SAMA
A. Rencana Kerja Sama Usaha
B. Rencana Kerja Sama Non usaha
BAB VI RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN
BAB I
PROFIL BUM DESA

A. VISI DAN MISI


1. Visi
Visi adalah kondisi yang dicita-citakan untuk diwujudkan, disepakati oleh
seluruh pemangku kepentingan berdasarkan kondisi dan potensi serta kesepakatan
stakeholders. Dengan memperhatikan latar belakang pendirian BUM Desa Tunas
Harapan Kemoning, peluang dan tantangan yang ada dalam kurun waktu 5 (lima)
tahun ke depan, maka visi BUM Desa Tunas Harapan Kemoning adalah:
MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI
PENGEMBANGAN USAHA EKONOMI DAN PELAYANAN SOSIAL.

2. Misi
Misi adalah upaya yang harus dilakukan oleh organisasi secara
terencana dalam rangka mewujudkan Visi. Maka BUM Desa Tunas Harapan
Kemoning akan melaksanakan misi sebagai berikut:
a. Menjalankan usaha perdagangan dan jasa lainnya.
b. Mengembangkan jaringan kerjasama ekonomi dengan berbagai pihak.
c. Mengelola dana program yang masuk ke desa bersifat dana bergulir
terutama dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengembangan usaha
ekonomi desa.

B. STRUKTUR ORGANISASI DAN DAFTAR SDM BUM DESA


1. Struktur Organisasi BUM Desa

STRUKTRUR ORGANISAI BUM DESA TUNAS HARAPAN KEMONING

PENASEHAT PENGAWAS
M. HOLIK NASIRUN

DIREKTUR
SULTONI
SEKRETARIS BENDAHARA
MANSUR BAHRI

MENEJER MENEJER
BIDANG LAYANAN
EKONOMI UMUM
BADRUS S UMSEH

PERDAGANGAN, JASA, KEUANGAN PAM DESA PENGELOLAAN


PRODUKSI PERSEWAAN SAMPAH

MUHLIS SUBAIRI SUPRIADI A. HALIM ZEINI


Daftar SDM BUM Desa Tunas Harapan Kemoning

No Nama Jabatan
1 Mochamad Holik Penasihat
2 Nasirun Pengawas
3 Sultoni Direktur
4 Mansur Sekretaris
5 Bahri Bendahara
6 Muhaimin Menejer Peningkatan Ekonomi
7 Mihzab Pegawai Usaha Peningkatan Ekonomi
8 Muzammil Menejer Layanan Umum
9 Ahmad Supradi Pegawai Usaha Layanan Umum

C. KEPEMILIKAN MODAL
1. Penyertaan Modal Awal
Modal awal BUM Desa bersumber dari APB Desa sebagaimana Peraturan
Desa Kemoning Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penetapan Modal Dasar dan
Penyertaan Modal Desa pada Badan Usaha Milik Desa sebesar Rp. 164.000.000,00
(serratus enam puluh empat juta rupiah).

2. Penyertaan Modal Desa


Berdasarkan Peraturan Desa Kemoning Nomor 8 Tahun 2018 tentang
Penetapan Modal Dasar dan Penyertaan Modal Desa pada Badan Usaha Milik Desa,
Penyertaan Modal Desa kepada BUM Desa Tunas Harapan yaitu sebesar Rp.
164.000.000,00 (serratus enam puluh empat juta rupiah), yaitu sebesar Rp.
140.662.463,00 (Seratus empat puluh juta enam ratus enam puluh dua empat ratus
enam puluh tiga rupiah) dianggarkan pada APB Desa Tahun Anggaran 2019; dan
sebesar Rp. 267.030.159,00 (Dua ratus enam puluh tujuh tiga puluh ribu seratus
lima puluh sembilan rupiah) dianggarkan pada APB Desa Tahun Anggaran 2020.
Selanjutnya pada tahun anggaran 2021 Pemerintah Desa melakukan tambahan
Penyertaan Modal sebesar Rp. 358.997.000 (Tiga ratus lima puluh delapan juta
sembilan ratus sembilan puluh tujuh rupiah).

3. Penyertaan Modal Masyarakat


Sampai tahun 2021 belum ada penyertaan modal yang bersumber dari
masyarakat.
BAB II
EVALUASI KINERJA TAHUN
SEBELUMNYA

A. KONDISI INTERNAL
1. Kondisi Sumber Daya Manusia
Desa sebenarnya tidak miskin potensi tetapi persoalan utama adalah
sumber daya manusia. Pengelola BUM Desa butuh orng-orang yang kreatif agar
produknya di terima masyarakat. Modal bukan menjadi persoalan dalam
pengelolaan BUM Desa, namun dana dan sarana menjadi percuma jika
pengelolanya tidak kreatif dan tidak memahami bisnis. Dalam mengelola BUM
Desa persoalan utama adalah menyatukan visi misi antara pengelola, pemerintah
desa, dan masyarakat. Karena keberadaan BUM Desa sangat tergantung perhatian
dari pemerintah desa.

Jika ditilik kembali tujuan dari pendirian BUM Desa salah satunya adalah
untuk membuka lapangan kerja. Oleh karena itu pengelolaan BUM Desa baiknya
diutamakan diserahkan kepada masyarakat desa yang belum memiliki pekerjaan
tetap dengan tetap memperhatikan kualitas dari calon pengelola tersebut beserta
persyaratan lainnya sesuai yang ditetapkan dalam AD/ART BUM Desa.

BUM Desa Tunas Harapan Kemoning mempunyai titik kelemahan dalam


hal manajemen. Pelaksana operasional harus memiliki wawasan atau pengetahuan
mengenai desa dari berbagai aspek, seperti geografis, budaya, sosial ekonomi dan
potensi wilayah. Pelaksana operasional juga harus memiliki jaringan dan hubungan
baik dengan stackholder.

2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa


Jenis usaha yang kini banyak dijalankan oleh BUM Desa Tunas Harapan
Kemoning adalah jenis usaha yang bergerak di Pasar Desa. Dengan berbagai macam
konsep yang dibangun dan dikembangkan, Pasar Desa mampu memberikan peluang
yang besar bagi penambahan laba usaha. Antara lain menjajakan ciri khas dan
produk unggulan, penyewaan Hammock dan Tenda serta memerdayakan kembali
POM Mini.

3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha


Dalam menjalankan usahanya, BUM Desa Tunas Harapan Kemoning
bekerjasama dengan PKK dan Karang Taruna, terutama untuk penyediaan produk
unggulan.
4. Kondisi Keuangan
Mengenai kondisi keuangan setahun terakhir meliputi permodalan, utang,
piutang, hasil usaha dan perkembangan asset sebesar Rp. 37.000.000,-,

B. KONDISI EKSTERNAL
1. Tantangan Usaha
Strategi
No Tantangan Usaha Kondisi Harapan Menghadapi
Tantangan
1 Permodalan Mendapatkan modal Kerjasama dengan
yang sesuai investor
2 Daya beli Menarik peminat Promosi produk

Diharapkan adanya investor, sehingga mampu menunjang program dan


perencanan yang di harapkan.

2. Potensi
Strategi Memanfaatkan
No Potensi Kondisi Harapan
Potensi
1 Strategis Banyak peminat Tempat yang bersih,
nyaman & instagramabel
2 SDM Pemerdayaan Membuka lapangan kerja
Masyarakat
3 SDA Menarik wisatawan Pemanfaatan kekayaan
alam

Lokasi yang stratetregis, SDM yang tersedia dan SDA yang sangat memadai
diharapkan dapat menarik banyak peminat wisatwan serta terlaksananya
pemberdayaan Msyarakat sekitar. Tempat yang bersih, nyaman dan instagramable
menjadi startegi memanfaatkan potensi yang ada, sehingga dapat membuka
lapangan kerja dan dapat memanfaatkan kekayaan alam yang tersedia.

3. Peluang
Strategi Memanfaatkan
No Peluang Kondisi Harapan
Peluang
1 Warung Diminati banyak Tempat dan makanan
pembeli yang menarik
2 Air Isi Ulang Adanya produk Bekerja sama dengan
Lokal pihak lain
Strategi Memanfaatkan
No Peluang Kondisi Harapan
Peluang
3 Penyewaan menarik warga desa Lokasi yang strategis
Terop lain untuk nyewa
4 Odong-odong menarik warga desa lain Lokasi yang strategis
untuk nyewa

5 POM Mini Pengembalian Ingin direncanakan


Modal

Peluang usaha di bidang perdagangan dan jasa dengan adanya pembuatan warung
dan Odong-odong, penyewaan tenda, serta usaha POM Mini diharapkan dapat
menarik minat masyarakat, didukung adanya produk unnggulan yang berkualitas
warga. Adanya beberapa peluang tersebut dapat menarik warga desa lain untuk
berkunjung. Sedangkan untuk pembangunan POM Mini itu sendiri diharapakn
terjadinya pengembalin modal usaha sebelumnya. Startegi memanfaatkan peluang
terdiri dari tempat yang menarik, bekerja sama dengan pihak lain dan lokasi yang
strategis.

4. Prospek Usaha
Strategi
No Prospek usaha Kondisi Harapan Memanfaatkan
Prospek Usaha
1 Perdagangan Memperoleh ke Pemenfaatan
untungan SDM/SDA
2 Jasa Memperoleh ke Pemanfaatan SDA
untungan

Usaha di bidang perdagangan dan jasa ini diharapkan dapat memperoleh


keuntungan yang bagus. Adapun strategi yang ditempuh yaitu dengan pemanfaatan
SDA (Sumber Daya Alam) dan SDM (Sumber Daya Manusia).
BAB III RENCANA
KERJA

A. SASARAN PERUSAHAAN
Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM Desa Tunas
Harapan Kemoning sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki kredibilitas tinggi
dengan dukungan modal, sumber daya manusia dan budaya perusahaan yang kokoh.
Disamping itu juga melakukan optimalisasi sumber daya yang dimiliki agar BUM Desa
memberikan kepuasan kepada semua stakeholder.
Sasaran kinerja target tahun 2022 sesuai sesuai dengan hasil
Musyawarah Desa tanggal 20 Oktober dan 21 Oktober tahun 2021:
▪ Total Aset : Rp. 164.000.000,-
▪ Total Ekuitas : Rp. 72.225.000,-
▪ Laba Bersih Tahun Berjalan : Rp. 4.745.171,-
▪ Capital Expenditure : Rp. 70.115.000,-
▪ Kontribusi terhadap PADes : Rp. 36.113.000,-

B. STRATEGI DAN KEBIJAKAN


Strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai
berikut:
a. Meningkatkan kinerja BUM Desa melalui pengembangan unit usaha.
b. Mendorong kemampuan dan kemandirian masyarakat untuk berwirausaha.
c. Meningkatkan upaya pengembangan destinasi dan promosi wisata dan
kerjasama pariwisata.
Kebijakan untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai
berikut:
a. Capacity building yang akan dilakukan melalui perubahan pola pikir dan pola tindak
oleh manajemen perusahaan.
b. Peningkatan dan pengembangan produk lokal desa.
c. Penguatan jaringan, penggalian potensi lokal dan akses terhadap pasar dan
permodalan.
d. Pengembangan usaha yang edukatif berbasis pemberdayaan masyarakat.
e. Penerapan anggaran berbasis kinerja berdasarkan prioritas usaha dan efisiensi
anggaran berbasis pada kerukunan.
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
Alokasi Anggaran Indikator Waktu
No Program/Kegiatan Sumber Output
(Rp.) Keberhasilan Pelaksanaan
1 Pembuatan Warung 71.500.000 Dana Desa 100% Oktober

2 Air isi ulang 42.000.000 Dana Desa 100% November

3 Odong-odong 12.000.000 Dana Desa 100% November

4 Pembelian Bahan Bakar Bensin 2.500.000 Modal 100% November


Terlaksananya
Pembentuka Unit Usaha BRI
5 5.000.000 Modal Pembentukan usaha 100%
LINK/PPOB
BRI LINK
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
RKAP tahun
RKAP Terakhir
Uraian mendatang %
Jumlah % Jumlah %
1 2 3 4 5 6=2:4
Penjualan 70.216.250 19.687.500 1
a. POM Mini 21.656.250
b. Warung 40.000.000
c. Jasa Sewa 8.560.000
Beban Pokok Penjualan 31.800.000 16.805.157 2
Laba Bruto 38.416.250 2.882.343 13

Beban Usaha
Beban Administrasi dan Umum 17.554.063 876.250 20
Beban Penjualan 1.415.000 215.000 7
Jumlah Beban Usaha 18.969.063 1.091.250 17
Laba (Rugi) Usaha 19.447.187 1.791.093 11

Pendapatan (Beban) Lain-lain :


Pendapatan (Beban) Lain-lain
Beban Bunga
Laba (Rugi) Konsolidasi Sebelum Pajak 19.447.187 1.791.093 11

Pendapatan/Beban Pajak Penghasilan


Tahun Berjalan 14.447.187 1.791.093 11
Tangguhan 448.331 44.777 10

Laba Setelah Pajak 18.998.856 1.746.316 11


Pendapatan Konprehensif Lain
Laba (Rugi) Konprehensif Setelah Pajak 18.998.856 1.746.316 11

c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang


RKAP Tahun
Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4=2:3
A. Beban Langsung Order
1. Biaya Bahan 25.751.600 11.751.600 2
2. Biaya Subkontraktor
3. Baiaya Transport & Packing 1.415.000 315.000 4
4. Biaya Sewa Alat
5. Biaya Operasional Lainnya
Sub Total A 30.166.600 12.066.600 3
B. Beban Tetap Produksi
1. Biaya Gaji/ Upah Langsung 17.554.063 328.500 53
2. Biaya Pabrik

Sub Total B 17.554.063 328.500 53


Total : 47.720.663 12.395.100 4
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2-3
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 34.948.331 1.440.200 24
Piutang Usaha 3.443.134
Piutang Pajak
Piutang Jangka Pendek Lainnya
Persediaan 10.500.000 3.361.443 3
Pembayaran Uang Muka
Jumlah Aset Lancar 45.448.331 8.244.777 6

Aset Tidak Lancar


Penyertaan
Aset Tetap 35.000.000 53.055.000 1
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-lain
Jumlah Aset Tidak Lancar 35.000.000 53.055.000 1
Jumlah Aset 80.448.331 61.299.777 1
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha
Utang Bank / Pihak ke III
Utang Bunga
Utang Pajak 448.331 44.777 10
`
Beban yang Masih Harus dibayar 52.662.158 876.250 60
Utang Lain-lain
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 53.110.489 921.027 58

Liabilitas Jangka Panjang


Utang Jangka Panjang
Kewajiban Imbalan Kerja 2.337.842
Kewajiban Pajak Tangguhan
Jumlah Leabilitas Jangka Panjang 2.337.842
JUMLAH LEABILITAS 55.448.331 921.027 60
EKUITAS
Modal Dasar RP. 25.000.000
Saham yang belum ditempatkan dan disetor RP.
PMN yang belum ditentukan statusnya
Penyertaan modal pemerintah
Penyertaan modal ex PPA
Cadangan Likudasi
Modal Hibah 61.255.000
Kepentingan nonpengendali
Selisih revaluasi aset tetap
Saldo defisit
Jumlah Ekuitas 25.000.000 61.255.000 0
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 80.448.331 62.176.027 1
e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang

RKAP Tahun RKAP


Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2:3
SALDO AWAL KAS DAN SETARA KAS
A. AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan
1. Piutang (Progress Proyek)
2. Lainnya
3. Pendapatan Lain-lain 61.936.250 18.387.500 3
Sub total Penerimaan 61.936.250 18.387.500 3
Pengeluaran
1. Biaya langsung order
2. Gaji & Upah 17.554.063 350.500 50
3. Biaya Tetap & lainnya 525.750
4. Biaya bunga
5. Pajak
Sub total pengeluaran 17.554.063 876.250 20
Surplus (Defisit) operasional 79.490.313 17.511.250 5
B. AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan
1. Optimalisasi Aset Tetap
Pengeluaran
1. Investasi Aset Tetap
2. Investasi Aset Tak Terwujud
Surplus (Defisit) Investasi
C. AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan
1. PMN – Equity
2. Pihak Ketiga/Perbankan
3. Lainnya
Sub total penerimaan
Pengeluaran
1. Utang pajak 448.331 44.777 10
2. Pemberhentian Karyawan
3. Utang PT Sugico
4. Utang Usaha Lama
5. Angsuran PT PPA
6. Pihak Ketiga/Perbankan
7. Beban Lain-lain
Sub total pengeluaran 448.311 44.777 10
Surplus (defisit) Pendanaan 448.311 44.777 10
Surplus (defisit) Perusahaan 448.311 44.777 10
SALDO AKHIR KAS & SETARA KAS 79.041.982 17.466.473 5

f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang


RENCANA INVESTASI TAHUN 2022 KONSOLIDASIAN
RKAP Tahun
NO Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4 5=2:3
I Aset Tetap Berwujud
1 Tanah
2 Gedung dan Perlengkapannya 35.000.000 31.135.000 1,1
3 Mesin dan Peralatan 36.500.000 21.920.000 1,6
4 Kendaraan 34.100.000
5 Peralatan kantor
71.500.000 87.155.000 0,8
II Aset Tidak Terwujud
1 Software
2 Lisensi/ Sertifikat
3 Software Desain Enginering
4 Training

Total : 71.500.000 87.155.000 0,8


PROYEKSI SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA TAHUN 2022 KONSOLIDASIAN
RKAP Tahun
NO Uraian RKAP Terakhir %
Mendatang
1 2 3 4 5=2:3
I Aset Tetap Berwujud
1. Laba (Rugi) Setelah Pajak 18.998.856 1.746.316 10,8
2. Penyusutan & Amortisasi 12.300.000 14.400.000 0,8
3. Tambahan Aset Lain-lain
Sub Total Sumber Dana 31.298.856 16.146.316 1,9
II PENGGUNAAN DANA
1. Investasi Aset Tetap
2. Investasi Aset Tidak Berwujud
3. Tambahan Aset Lain-lain
Sub total Penggunaan Dana
Penambahan (Pengurangan) Modal
III 31.298.856 16.146.316 1,9
Kerja

g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang

RKAP Tahun
Tertinggi RKAP Terakhir
URAIAN Mendatang
Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor
I. ASPEK KEUANGAN
a. Laba / Rugi
1. R O E (%) 1 1% 1 1% 0,028 0,03%
2. R O I (%)
3. TMS / TA (%)
SUB TOTAL a 1 1% 1 1% 0,028 0,03%
b. PERPUTARAN
4. PERPUTARAN TOTAL ASET (%) 0,87 1% 0,87 1% 0,32 0,3 %
5. RASIO LANCAR (%) 8,9 9% 0,81 1% 8,9 9%
6. RASIO KAS (%) 1,64 2% 0,86 1% 1,64 1,64 %
7. PERIODE PENARIKAN (HARI) 0,18 0,2% 0,11 0,1 % 0,18 0,18%
8. PERPUTARAN PERSEDIAAN (HARI) 0,75 0,75% 0,42 0,4 % 0,75 0,75%
SUB TOTAL b 12,77 11,87
12,34 3,07 3,5 % 11,414
% %
TOTAL (a+b) 13,77
13,34 4,07 4,5 % 11,442 11,9%
%

II. ASPEK OPERASIONAL

1. PENINGKATAN PERMINTAAN (%) 4 4% 4 4% 1,5 1,5 %


2. PRESENTASE KAPASITAS PRODUKSI
(%) 2 2% 2 2% 0,5 0,5 %
3. PERTUMBUHAN PENDAPATAN &
JUMLAH PRODUK TERJUAL (%) 4 4% 4 4% 1,5 1,5 %
TOTAL II 10 10% 10 10 % 3,5 3,5 %

III. ASPEK ADMINISTRASI


1. LAPORAN PERHITUNGAN TAHUNAN 0,08 0,08% 0,08 0,08% 0,03 0,03%
2. RANCANGAN RKAP 0,05 0,05% 0,05 0,05% 0,02 0,02%
3. LAPORAN PERIODIK 0,05 0,05% 0,05 0,05% 0,02 0,02%
4. KINERJA PKBL
- EFEKTIFITAS PENYALURAN 0,05 0,05% 0,05 0,05% 0,01 0,01%
- TINGKAT KOLEKTIBILITAS 0,02 0,02% 0,02 0,02% 0,01 0,01%
TOTAL III 0,25 0,25% 0,25 0,25% 0,09 0,09%
TOTAL SKOR 24,02 15,3 15,75 15,49
23,59 15,032
% 2 % %
TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN
BAB 44
INDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL

RKAP Tahun Mendatang RKAP Terakhir


BOBOT
NO INDIKATOR KPI SATUAN FORMULA
TARGET (%) CAPAIAN NILAI
(NILAI)
A. KEUANGAN & PASAR 22.0 22.7
1 Pertumbuhan Penjualan th berjalan x 100 %
Pendapatan dan Penjualan th sebelumnya
% 3,56653968 3,566 2,43055556 2,43
Jumlah
Produk
2 Pertumbuhan asset Penjualan th berjalan x 100 %
% 1,31237559 1,312 1,00073099 1
Penjualan th sebelumnya
3 DST.
B. FOKUS PELANGGAN 22.0 18.6
4 Loyalitas Pelanggan Jumlapelanggan
Jumlah h pelanggthn
an sblmnya
yang sama dg thn sblmnya x 100%
% 3,56653968 3,566 2,43055556 2,43
5 Meningkatkan Pesanan Masuk th berjalan x 100%
% 1,31237559 1,312 1,00073099 1
Pesanan Pesanan Masuk th sebelumnya
6 DST.
C. FOKUS EFEKTIFITAS PRODUK DAN PROSES 18.0 12.0
7 Investasi Realisasi Program Investasi th berjalan x
%
100% Rencana Program Investasi th berjalan
8 Tingkat Pemenuhan Total Penjualan x 100%
Pesanan % Total Order Masuk

9 DST.
D. FOKUS TENAGA KERJA 15.0 6.0
10 Peningkatan Realisasi jml karyawan memperoleh sertifikasi x
Kompetensi % 100% Rencana jml karyawan memperoleh sertifikasi 20,03316748 20 4 4
Pegawai
11 Produktifitas Usaha LabaUsaha
Biaya Kotor(tidak
x 100termasuk
% beban bunga)
% 20,03316748 20 4 4
12 DST.
E. KEPEMIMPINAN, TATA KELOLA & TANGGUNG JAWAB KEMASYARAKATAN 15.0 11.3
13 Penyampaian Jumlah Laporan yang disampaikan kepada
Laporan Elektronik % Kementerian BUMN Lengkap & Tepat waktu x 100%
Total Laporan yang disampaikan
(Portal BUMN)
14 Indeks GCG Hasil Penilaian Implemntasi GCG > Hasil Penilaian tahun
SKOR Sebelumnya
15 DST.
F. AGEN PEMBANGUNAN 10.0 19.6
16 Tenaga Kerja Lokal Realisasi jml tenaga kerja lokal proyek di daerah x
untuk Proyek di % 100% Total tenaga kerja proyek di daerah
Daerah
17 TKDN Produk / KPI Total Pengadaan Barang Lokal x 100%
Outcome % Total Pengadaan Barang Lokal dan Import
18 DST.
BAB 55
RENCANA KERJA SAMA

A. RENCANA KERJA SAMA USAHA


1. Pihak-Pihak
Pihak BUM Desa Pihak BRI
Mengelola produk dan layanan Menyediakan produk dan
Kewajiban
brilink layanan brilink
Menerima keuntungan dari Menerima keuntungan dari
Hak
pembagian fee brilink pembagian fee brilink
2. Sumber Daya yang Dikerjasamakan
kedudukan hukum/ Peruntukan dalam
Sumber Daya Lokasi
kepemilikan/penguasaan Kerja Sama

3. Besaran Investasi
Pihak yang
No Kebutuhan Biaya Peruntukan
Menanggung Biaya
1 Rp. 174.000.000
2 Rp. 21.000.000
4. Bentuk Kerja Sama
• sewa-menyewa,
• kerja sama pemanfaatan,
• pengembangan layanan atau fitur usaha.

5. Proyeksi Keuangan dan Pembagian Hasil Usaha

B. RENCANA KERJA SAMA NON USAHA


1. Pihak-Pihak
Pihak BUM Desa Pihak ….
Kewajiban 1. 1.
Hak
2. Sumber Daya yang Dikerjasamakan
Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam
kepemilikan/penguasaan Kerja Sama

3. Kebutuhan Biaya
No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang
Menanggung Biaya

4. Bentuk Kerja Sama


• transfer teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan kebudayaan;
• peningkatan kapasitas sumber daya manusia;
BAB 66
RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN

A. Usaha/Barang/Jasa yang Akan Dikembangkan


Usaha yang akan dikembangkan yaitu di bidang perdagangan dan jasa meliputi pembuatan
warung dengan penyedian beberapa produk unggulan yang akan dikedepankan, air isi ulang,
penyewaan Odong-odong, serta membangun POM Mini.

B. Kebutuhan dari Usaha/Barang/Jasa


No Jenis Barang Kuantitas Harga Satuan Jumlah
1 Bangunan 1 46.500.000,- 46.500.000,-
2 Air Isi Ulang 4 11.000.000,- 44.000.000,-
3 Odong-odong 5 2.000.000,- 10.000.000,-
4 BBM Pertalit 173,410 L 1.500.000,- 1.500.000,-
5 BBM Pertamak 103,626 L 1.000.000,- 1.000.000,-
6 Warung 4 25.000.000,- 100.000.000,-

C. Rencana Lokasi
Dengan berbagai pertimbangan lokasi yang paling strategis jika ke bukit wisata gunung
anjir melewati POM Mini yang rencana dibangun. Dikarenakan lokasi tersebut sangat
strategis, dekat dengan tempat perkampungan, cocok untuk aktifitas air isi ulang dan juga
odong-odong.

D. Kebutuhan Tenaga Kerja


Perencanaan tenaga kerja sangat penting untuk terwujudanya usaha yang sehat dan
berjalan baik. Perencanaan tenaga kerja adalah salah satu faktor yang paling dasar dalam
suatu usaha. Tapi dalam penentuan tenaga kerja kita harus memiliki kriteria tertentu sesuai
dengan kebutuhan
Dengan beberapa kegiatan usaha yang akan dilaksanakan, tenaga kerja yang dibutuhkan
adalah 5 orang. Namun dikarenakan adanya keterbatasan beberapa hal, memutuskan untuk
sementara waktu yang terjun langsung dalam kegiatan usaha tersebut adalah anggota
BUMdesa itu sendiri. Untuk kedepannya kebutuhan tenaga kerja akan dianalisa sesuai
dengan perkembangan kegiatan usaha.

E. Analisis Persaingan Usaha


Persaingan usaha sangat biasa terjadi, sebagai pelaku usaha perlu mepertimbangan dan
mengamati kunggulan dan kelemahan pelaku usaha lainnya. Sebagai pelaku usaha kita
perlu menyikapi persaingan usaha yang terjadi.
Pelaku usaha yang terdapat di perencanaan lokasi yang akan digunakan memiliki
beberapa kekurangan diantatanya :
▪ Tempat yang kurang nyaman dan instagramabale
▪ Tempat yang kurang luas dan parkir yang terbatas
▪ Kurangnya produk unggulan yang dipasarkan
▪ Kurangnya keamanan dari begal
Keunggulan pelaku usaha lainnya adalah :
▪ Keramah tamahan penjual terhadap pembeli
▪ Menujukan sisi tradisionalisme
untuk menyikapi hal tersebut BUM Desa Tunas Harapan memiliki beberapa startegi seperti:
1. Tempat yang nyaman dan kekinian (instagramable) dengan perkiraan biaya
Rp. 22.000.000,00
2. Penyedian beberapa jasa penyewaan seperti penyewaan Tenda dan
hammock dengan perkiraan biaya Rp. 6.000.000,00
3. Penyedian kuliner dan produk unggulan yang berkualitas sesuai dengan standar,
perkiraan biaya Rp. 36.500.000,00
4. Penyedian Bahan Bakar untuk Kendaraan dengan perkiraan biaya RP.
2.500.000,00

F. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran dengan perhitungan biaya pemasaran yang dibutuhkan
mengacu pada:
• Strategi tempat (Place): meletakkan keunggulan pada lokasi usaha;
Lokasi usaha terletak di area POM Mini dan perkemahan; Tempat yang
strategis dan luas
• Strategi harga (price): berfokus pada keunggulan harga;
Harga yang terjangkau oleh semua kalangan pelaku ekonomi;
• Strategi produk: mengutamakan keunggulan produk atau jasa;
Produk atau jasa yang menarik dan belum ada sebelumnya;
• Strategi promosi: melalui media sosial

G. Perkiraan modal usaha


Modal usaha yang dibutuhkan sebesar Rp. 110.000.000,00 dengan rician :
a. Modal pembuatan warung RP. 100.000.000,00 dengan rincian :
i) Pembuatan bangunan sebesar Rp. 65.000.000,00 dan
ii) Peralatan dan perlengkapan sebesar Rp. 45.000.000,00
b. Modal penyediaan Odong-odong Rp. 10.000.000,00
c. Modal Penyedian Bahan Bakar Bensin Rp. 2.500.000,00
H. Perkiraan perhitungan keuntungan usaha
• Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)
• Penentuan Harga Jual
• Perkiraan Laba Kotor
• Perkiraan Laba Bersih

I. Alokasi Laba Usaha


Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada pemasukan, tetapi persentase
alokasinya sama. Persentase alokasi tidak selalu baku karena disesuaikan dengan
kebutuhan pemilik usaha.

J. Perkiraan Return on Investment


Secara sederhana, Return on Investment (ROI) adalah laba atas investasi yang dihitung
berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan yang dihasilkan dengan besaran modal yang
ditanam. Dengan kata lain, ROI juga berarti uang yang diperoleh atau hilang pada suatu
investasi. Dalam hal ini, investasi dapat mengacu pada modal, aset, serta anggaran biaya
investasi. Yang perlu diperhatikan adalah apabila ROI bernilai negatif, maka investasi
tersebut harus dipertimbangkan kembali sebab bernilai kerugian. Sebaliknya, ROI bernilai
positif adalah yang memberikan keuntungan dalam bisnis.

Kemoning, 20 Oktober 2021


Direktur

SULTONI
FORMAT ANALISIS KEUANGAN

Laporan Laba Rugi

RKAP tahun RKAP Terakhir


Uraian mendatang %
Jumlah % Jumlah %
1 2 3 4 5 6=2:4
Penjualan 70.216.250 19.687.500 1
a. POM Mini 21.656.250
b. Warung 40.000.000
c. Jasa Sewa Beban 8.560.000
Pokok Penjualan Laba 31.800.000 16.805.157 2
Bruto 38.416.250 2.882.343 13

Beban Usaha
Beban Administrasi dan Umum 17.554.063 876.250 20
Beban Penjualan 1.415.000 215.000 7
Jumlah Beban Usaha 18.969.063 1.091.250 17
Laba (Rugi) Usaha 19.447.187 1.791.093 11

Pendapatan (Beban) Lain-lain :


Pendapatan (Beban) Lain-lain
Beban Bunga
Laba (Rugi) Konsolidasi Sebelum
19.447.187 1.791.093 11
Pajak

Pendapatan/Beban Pajak
Penghasilan
Tahun Berjalan 19.447.187 1.791.093 11
Tangguhan 448.331 44.777 10

Laba Setelah Pajak Pendapatan 18.998.856 1.746.316 11


Konprehensif Lain Laba (Rugi)
Konprehensif Setelah Pajak
18.998.856 1.746.316 11

Komparasi Aset Lancar dan Komparasi Neraca


RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir
1 2 3 4=2-3
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 34.948.331 1.440.200 24
Piutang Usaha 3.443.134
Piutang Pajak
Piutang Jangka Pendek Lainnya
Persediaan 10.500.000 3.361.443 3
Pembayaran Uang Muka
Jumlah Aset Lancar 45.448.331 8.244.777 6

Aset Tidak Lancar


Penyertaan
Aset Tetap 35.000.000 53.055.000 1
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-lain
Jumlah Aset Tidak Lancar 35.000.000 53.055.000 1
Jumlah Aset 80.448.331 61.299.777 1
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha
Utang Bank / Pihak ke III
Utang Bunga
Utang Pajak 448.331 44.777 10
`
Beban yang Masih Harus dibayar 52.662.158 876.250 60
Utang Lain-lain
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 53.110.489 921.027 58

Liabilitas Jangka Panjang Utang


Jangka Panjang Kewajiban
Imbalan Kerja Kewajiban Pajak 2.337.842
Tangguhan
Jumlah Leabilitas Jangka Panjang 2.337.842
JUMLAH 55.448.331 921.027 60
LEABILITAS
EKUITAS 25.000.000
Modal Dasar
Saham yang belum ditempatkan dan disetor RP.
PMN yang belum ditentukan statusnya Penyertaan
modal pemerintah
Penyertaan modal ex PPA
Cadangan Likudasi 61.255.000
Modal Hibah
Kepentingan nonpengendali
Selisih revaluasi aset tetap
Saldo deficit 25.000.000 61.255.000 0
Jumlah Ekuitas 80.448.331 62.176.027 1
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS

Anda mungkin juga menyukai