0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan24 halaman

RPP 5

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di UPT SMK Negeri 3 Tana Toraja, kelas XI, dengan tema 'Keluarga dan Pernikahan Kristen'. RPP ini mencakup kompetensi inti dan dasar, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, sumber belajar, serta langkah-langkah pembelajaran selama 6 minggu. Fokus utama adalah pada pemahaman nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun kehidupan bersama.

Diunggah oleh

dedy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan24 halaman

RPP 5

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di UPT SMK Negeri 3 Tana Toraja, kelas XI, dengan tema 'Keluarga dan Pernikahan Kristen'. RPP ini mencakup kompetensi inti dan dasar, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, sumber belajar, serta langkah-langkah pembelajaran selama 6 minggu. Fokus utama adalah pada pemahaman nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga dan pernikahan, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun kehidupan bersama.

Diunggah oleh

dedy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : UPT SMK Negeri 3 Tana Toraja


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Tema : Keluarga dan Pernikahan Kristen
Materi Pokok : Pernikahan Kristen
Alokasi Waktu : 6 Minggu x 3 Jam Pelajaran @45 Menit

A. Kompetensi Inti
 KI-1:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
 KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara
efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
 KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
1.2 Menghayati nilai-nilai Kristiani dalam 
kehidupan keluarga dan pernikahan
2.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam 
kehidupan keluarga dan pernikahan
3.2 Menganalisis pentingnya nilai-nilai  Menjelaskan ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen
Kristiani dalam kehidupan keluarga yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
dan pernikahan  Menjelaskan hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan.
 Menjelaskan makna pernikahan serta nilai-nilai
yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
 Menganalisis hubugan antara anak dengan orang
tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama
saudara.
 Menjelaskan hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri.
 Menjelaskan tantangan yang dialami oleh suami-
isteri dalam membangun kehidupan bersama.
4.2 Membuat karya yang berkaitan dengan  Membuat klasifikasi bentuk tantangan yang
nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan dialami oleh suami-isteri dalam membangun
keluarga dan pernikahan kehidupan bersama.
 Membuat tulisan/ refleksi pendek mengenai makna
keluarga bagi dirinya.
 Membuat kliping mengenai kehidupan perkawinan
dan berbagai masalah yang timbul kemudian
memberikan penilaian dalam bentuk analisis.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
 Menjelaskan ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
 Menjelaskan hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan.
 Menjelaskan makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
 Menganalisis hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara
sesama saudara.

 Menjelaskan hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri.


 Menjelaskan tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama.
 Membuat klasifikasi bentuk tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun
kehidupan bersama.
 Membuat tulisan/ refleksi pendek mengenai makna keluarga bagi dirinya.
 Membuat kliping mengenai kehidupan perkawinan dan berbagai masalah yang timbul kemudian
memberikan penilaian dalam bentuk analisis.

D. Materi Pembelajaran
 Pernikahan Kristen
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan.
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri.
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama.

E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 LCD Proyektor

Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus

G. Sumber Belajar
 Buku Pendidikan Agama Kristen Siswa Kelas XI, Kemendikbud, Tahun 2016
 Buku refensi yang relevan,
 Alkitab
 Lingkungan setempat

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1 . Pertemuan Pertama (3 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
1 . Pertemuan Pertama (3 x 45 Menit)
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajara Kegiatan Pembelajaran
n
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada
pemberian topik materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai
rangsangan) Kristiani dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan
nilai-nilai Kristiani.
 Pemberian contoh-contoh materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani untuk dapat dikembangkan peserta didik,
dari media interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi
dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan
nilai-nilai Kristiani.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Ciri-ciri kehidupan
keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani.
 Mendengar
Pemberian materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-
nilai Kristiani oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan
(pengumpulan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani yang sedang dipelajari.

 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
1 . Pertemuan Pertama (3 x 45 Menit)
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai
Kristiani yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Ciri-ciri kehidupan keluarga
Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani yang telah disusun dalam daftar
pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket mengenai materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan
nilai-nilai Kristiani.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen
yang menerapkan nilai-nilai Kristiani yang telah diperoleh pada buku catatan
dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan
nilai-nilai Kristiani sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi
kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Data) dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
 Mengolah informasi dari materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan
kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Ciri-ciri kehidupan
keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Ciri-ciri kehidupan keluarga
Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani berupa kesimpulan berdasarkan
hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :


 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
1 . Pertemuan Pertama (3 x 45 Menit)
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Ciri-
ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen
yang menerapkan nilai-nilai Kristiani yang dilakukan dan peserta didik lain
diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani
 Menjawab pertanyaan tentang materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Ciri-ciri kehidupan keluarga
Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Ciri-ciri kehidupan keluarga
Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara
individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai
Kristiani berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen
yang menerapkan nilai-nilai Kristiani yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Ciri-ciri
kehidupan keluarga Kristen yang menerapkan nilai-nilai Kristiani.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen
yang menerapkan nilai-nilai Kristiani.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Ciri-ciri kehidupan keluarga Kristen yang
menerapkan nilai-nilai Kristiani kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.

2 . Pertemuan Kedua (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


2 . Pertemuan Kedua (3 x 45 Menit)
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajara Kegiatan Pembelajaran
n
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada
pemberian topik materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan dengan cara :
rangsangan)  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan
pernikahan.
 Pemberian contoh-contoh materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi
dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hubungan antara
nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan.
 Mendengar
Pemberian materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan
(pengumpulan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide
presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan
pernikahan yang sedang dipelajari.

 Aktivitas
2 . Pertemuan Kedua (3 x 45 Menit)
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan yang
sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hubungan antara nilai-nilai
Kristiani dengan pernikahan yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada
guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket mengenai materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan
pernikahan.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang
rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan
pernikahan sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi
kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Data) dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
 Mengolah informasi dari materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan
pernikahan yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya
mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi
yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hubungan antara
nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang
materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hubungan antara nilai-nilai
Kristiani dengan pernikahan berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis
secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :


2 . Pertemuan Kedua (3 x 45 Menit)
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi
Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan dan ditanggapi oleh
kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan
untuk menjawabnya.
CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
 Menjawab pertanyaan tentang materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Hubungan antara nilai-nilai
Kristiani dengan pernikahan yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hubungan antara nilai-nilai
Kristiani dengan pernikahan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,
disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa
ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hubungan antara nilai-nilai Kristiani
dengan pernikahan yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Hubungan
antara nilai-nilai Kristiani dengan pernikahan.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Hubungan antara nilai-nilai
Kristiani dengan pernikahan.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hubungan antara nilai-nilai Kristiani dengan
pernikahan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

3 . Pertemuan Ketiga (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
3 . Pertemuan Ketiga (3 x 45 Menit)
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajara Kegiatan Pembelajaran
n
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada
pemberian topik materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam
rangsangan) pernikahan kristen dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus
dibangun dalam pernikahan kristen.
 Pemberian contoh-contoh materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang
harus dibangun dalam pernikahan kristen untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi
dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun
dalam pernikahan kristen.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Makna pernikahan
serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
 Mendengar
Pemberian materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun
dalam pernikahan kristen oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan
(pengumpulan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang
harus dibangun dalam pernikahan kristen yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
3 . Pertemuan Ketiga (3 x 45 Menit)
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus
dibangun dalam pernikahan kristen yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam
pernikahan kristen yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Makna pernikahan serta
nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket mengenai materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun
dalam pernikahan kristen.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Makna pernikahan serta nilai-nilai
yang harus dibangun dalam pernikahan kristen yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik
dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus
dibangun dalam pernikahan kristen sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi
kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Data) dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
 Mengolah informasi dari materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus
dibangun dalam pernikahan kristen yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan
kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Makna pernikahan
serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi:
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
3 . Pertemuan Ketiga (3 x 45 Menit)
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Makna pernikahan serta nilai-nilai
yang harus dibangun dalam pernikahan kristen berupa kesimpulan berdasarkan
hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :


 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi
Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang
harus dibangun dalam pernikahan kristen yang dilakukan dan peserta didik lain
diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan
kristen
 Menjawab pertanyaan tentang materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang
harus dibangun dalam pernikahan kristen yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Makna pernikahan serta nilai-
nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen yang akan selesai
dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Makna pernikahan serta nilai-nilai
yang harus dibangun dalam pernikahan kristen yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara
individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam
pernikahan kristen berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi
sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Makna pernikahan serta nilai-nilai yang
harus dibangun dalam pernikahan kristen yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Makna pernikahan serta nilai-nilai
yang harus dibangun dalam pernikahan kristen yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Makna
pernikahan serta nilai-nilai yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Makna pernikahan serta nilai-nilai
yang harus dibangun dalam pernikahan kristen.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Makna pernikahan serta nilai-nilai yang harus
dibangun dalam pernikahan kristen kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
baik.
4 . Pertemuan Keempat (3 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama
saudara
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajara Kegiatan Pembelajaran
n
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada
pemberian topik materi Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri,
rangsangan) hubungan antara sesama saudara dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan
isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Pemberian contoh-contoh materi Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi
dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan
isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hubugan antara anak
dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Mendengar
Pemberian materi Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri,
hubungan antara sesama saudara oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)
4 . Pertemuan Keempat (3 x 45 Menit)

 Mengajukan pertanyaan tentang materi :


 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan
(pengumpulan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang sedang dipelajari
dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Hubugan antara anak dengan orang tua, suami
dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri,
hubungan antara sesama saudara yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hubugan antara anak dengan
orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang telah
disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket mengenai materi Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan
isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hubugan antara anak dengan orang
tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang telah diperoleh
pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri Hubugan antara anak dengan orang tua, suami
dengan isteri, hubungan antara sesama saudara sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi
kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Data) dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
4 . Pertemuan Keempat (3 x 45 Menit)

 Mengolah informasi dari materi Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang sudah dikumpulkan
dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hubugan antara anak
dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang
materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hubugan antara anak dengan
orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi
Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara
sesama saudara dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang dilakukan dan
peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan
antara sesama saudara
 Menjawab pertanyaan tentang materi Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Hubugan antara anak dengan
orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang akan
selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hubugan antara anak dengan
orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang terdapat
pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Hubugan antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri,
hubungan antara sesama saudara berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran
yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hubugan antara anak dengan orang
tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara yang baru diselesaikan.
4 . Pertemuan Keempat (3 x 45 Menit)

 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai


pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Hubugan
antara anak dengan orang tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Hubugan antara anak dengan orang
tua, suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hubugan antara anak dengan orang tua,
suami dengan isteri, hubungan antara sesama saudara kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik.

5 . Pertemuan Kelima (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajara Kegiatan Pembelajaran
n
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada
pemberian topik materi Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
rangsangan) dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab
suami-isteri.
 Pemberian contoh-contoh materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari
media interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi
dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab
suami-isteri.
5 . Pertemuan Kelima (3 x 45 Menit)

 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hubungan antara teks
Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri.
 Mendengar
Pemberian materi Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-
isteri oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan
(pengumpulan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung
jawab suami-isteri yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-
isteri yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hubungan antara teks Alkitab
dengan tanggung jawab suami-isteri yang telah disusun dalam daftar pertanyaan
kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket mengenai materi Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab
suami-isteri.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang telah diperoleh pada buku catatan dengan
tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab
suami-isteri sesuai dengan pemahamannya.
5 . Pertemuan Kelima (3 x 45 Menit)

 Saling tukar informasi tentang materi :


Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi
kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Data) dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
 Mengolah informasi dari materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan
kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hubungan antara
teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang
materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hubungan antara teks Alkitab
dengan tanggung jawab suami-isteri berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap
jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi
Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
 Menjawab pertanyaan tentang materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang terdapat pada buku pegangan peserta didik
atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Hubungan antara teks Alkitab
dengan tanggung jawab suami-isteri yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hubungan antara teks Alkitab
dengan tanggung jawab suami-isteri yang terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk
mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
5 . Pertemuan Kelima (3 x 45 Menit)

Catatan : Selama pembelajaran Hubungan antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri
berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,
disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa
ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang baru dilakukan.

 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Hubungan
antara teks Alkitab dengan tanggung jawab suami-isteri.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Hubungan antara teks Alkitab
dengan tanggung jawab suami-isteri.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hubungan antara teks Alkitab dengan
tanggung jawab suami-isteri kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

6 . Pertemuan Keenam (3 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan
baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Pembelajara Kegiatan Pembelajaran
n
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada
pemberian topik materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun
rangsangan) kehidupan bersama dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
6 . Pertemuan Keenam (3 x 45 Menit)

 Mengamati
 Lembar kerja materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam
membangun kehidupan bersama.
 Pemberian contoh-contoh materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri
dalam membangun kehidupan bersama untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi
dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang
berhubungan dengan Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam
membangun kehidupan bersama.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Tantangan yang
dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama.
 Mendengar
Pemberian materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun
kehidupan bersama oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan
(pengumpulan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri
dalam membangun kehidupan bersama yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan
pemahaman tentang materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam
membangun kehidupan bersama yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun
kehidupan bersama yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Tantangan yang dialami oleh
suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama yang telah disusun dalam
daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku
paket mengenai materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam
membangun kehidupan bersama.
6 . Pertemuan Keenam (3 x 45 Menit)

 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Tantangan yang dialami oleh suami-
isteri dalam membangun kehidupan bersama yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik
dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam
membangun kehidupan bersama sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi
kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Data) dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
 Mengolah informasi dari materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri
dalam membangun kehidupan bersama yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan
kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Tantangan yang
dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang
materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Tantangan yang dialami oleh
suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi
Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Tantangan yang dialami oleh suami-
isteri dalam membangun kehidupan bersama yang dilakukan dan peserta didik
lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.
6 . Pertemuan Keenam (3 x 45 Menit)

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan
bersama
 Menjawab pertanyaan tentang materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri
dalam membangun kehidupan bersama yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Tantangan yang dialami oleh
suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Tantangan yang dialami oleh
suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara
individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Tantangan yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun
kehidupan bersama berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi
sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Tantangan yang dialami oleh suami-isteri
dalam membangun kehidupan bersama yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Tantangan yang dialami oleh suami-
isteri dalam membangun kehidupan bersama yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai
pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Tantangan
yang dialami oleh suami-isteri dalam membangun kehidupan bersama.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar
diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Tantangan yang dialami oleh suami-
isteri dalam membangun kehidupan bersama.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Tantangan yang dialami oleh suami-isteri
dalam membangun kehidupan bersama kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Skala Sikap
Berilah tanda “centang” (√) yang sesuai dengan kebiasaan kamu terhadap pernyataan-pernyataan
yang tersedia!

Kebiasaan
Tidak
No Pernyataan Selalu Sering Jarang
Pernah
Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
1
2
3
4
5
Nilai akhir = Jumlah skor yang diperoleh peserta didik× 100
skor tertinggi 4

2. Penilaian Pengetahuan
Contoh Penilaian Tertulis

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen


Kelas/Semester : VIII/1
Mensuplai jawaban singkat atau pendek:
1. Sebutkan ciri-ciri orang yang memelihara iman.
2. ..................................

Cara Penskoran:
Skor diberikan kepada peserta didik tergantung dari ketepatan dan kelengkapan jawaban yang
diberikan/ditetapkan guru. Semakin lengkap dan tepat jawaban, semakin tinggi perolehan skor.

3. Penilaian Keterampilan, contoh Check list


Format Penilaian Praktik: bermain peran tokoh/cerita Alkitab
Nama peserta didik: ________ Kelas: _____

Skala Penilaian
No Aspek Yang Dinilai
5 4 3 2 1
1. Penghayatan
2. Atribut pendukung yang digunakan
3. Kerja sama
4. Ketepatan isi cerita

Keterangan:
Kriteria penilaian dapat dilakukan sebagai berikut:
5 = sangat baik
4 = baik
3 = cukup
2 = kurang
1 = sangat kurang

Penilaian unjuk kerja yang menggunakan skala penilaian memungkinkan penilai memberi nilai
tengah terhadap penguasaan kompetensi tertentu, karena pemberian nilai secara kontinum di
mana pilihan kategori nilai lebih dari dua. Skala penilaian terentang dari tidak sempurna sampai
sangat sempurna. Misalnya: 5 = sangat kompeten, 4 = kompeten, 3 = cukup kompeten, 2 =
kurang kompeten, dan 1 = sangat kurang kompeten. Untuk memperkecil faktor subyektivitas,
perlu dilakukan penilaian oleh lebih dari satu orang, agar hasil penilaian lebih akurat.

4. Penilaian Diskusi
Peserta didik berdiskusi tentang memahami makna .
Aspek dan rubrik penilaian:
1) Kejelasan dan ke dalaman informasi
(a) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan ke dalaman informasi lengkap
dan sempurna, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi lengkap
dan kurang sempurna, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi kurang
lengkap, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak dapat memberikan penjelasan dan ke dalaman informasi,
skor 25.

Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Dinilai n Lanjut
Nama Peserta Jumlah
No. Kejelasan dan Nilai
didik Skor
Kedalaman T TT R R
Informasi
1
Dst.

2) Keaktifan dalam diskusi


(a) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut tidak aktif dalam diskusi, skor 25.
Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Nama Peserta Dinilai Jumlah n Lanjut
No. Nilai
didik Keaktifan dalam Skor
T TT R R
Diskusi
1
Dst.

3) Kejelasan dan kerapian presentasi/ resume


(a) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas dan rapi,
skor 100.
(b) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan jelas dan rapi, skor 75.
(c) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan sangat jelas dan kurang
rapi, skor 50.
(d) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan kurang jelas dan tidak
rapi, skor 25.
Contoh Tabel:
Aspek yang Ketuntasa Tindak
Dinilai n Lanjut
Nama Peserta Jumlah
No. Kejelasan dan Nilai
didik Skor
Kerapian T TT R R
Presentasi
1
Dst.

5. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan dijelaskan
kembali oleh guru. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang sejenis atau
memberikan tugas individu terkait dengan topik yang telah dibahas. Remedial dilaksanakan pada
waktu dan hari tertentu yang disesuaikan, contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu,
atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ........................
Kelas/Semester : ........................
Mat Pelajaran : ........................
Ulangan Harian Ke : ........................
Tanggal Ulangan Harian : ........................
Bentuk Ulangan Harian : ........................
Materi Ulangan Harian : ........................
(KD/Indikator : ........................
KKM : ........................

Nama Indikator yang Bentuk


Nilai Nilai Setelah
No Peserta Belum Tindakan Ket.
Ulangan Remedial
Didik Dikuasai Remedial
1
2
3
4
dst
,

6. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum waktu yang
telah ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-pertanyaan yang lebih
fenomenal dan inovatif atau aktivitas lain yang relevan dengan topik pembelajaran. Dalam
kegiatan ini, guru dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang
berhasil dalam pengayaan.
7. Interaksi Guru dengan Orang Tua
Interaksi guru dengan orang tua perlu dilakukan, salah satunya adalah, guru meminta peserta
didik memperlihatkan kolom kolom kegiatan dalam buku teks peserta didik kepada orang tuanya
dengan memberikan komentar dan paraf.
Dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua tentang perubahan perilaku
peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung, dengan
pernyataan tertulis atau lewat telepon tentang perkembangan kemampuan terkait dengan materi.

Tana Toraja., Juli 2022

Mengetahui
Plt. Kepala UPT SMK Negeri 3 Tana Toraja Guru Mata Pelajaran

AFRIKAKA B. ROMBETASIK, [Link] JULITA TANDIRRERUNG, [Link]


NIP. 19650405 198812 1 001 NIP. 19750621 200801 2 017

Catatan Kepala Sekolah


....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................

Anda mungkin juga menyukai