0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan17 halaman

Modul TOEFL

Modul ini ditujukan untuk anggota CEC yang ingin belajar TOEFL dengan pemahaman dasar grammar yang baik. Terdapat penjelasan tentang struktur soal TOEFL, pentingnya grammar, serta tips menjawab soal dengan efisien. Materi mencakup pengenalan subject, verb, conjunction, dan penggunaan appositive dalam kalimat.

Diunggah oleh

jonaviera111
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan17 halaman

Modul TOEFL

Modul ini ditujukan untuk anggota CEC yang ingin belajar TOEFL dengan pemahaman dasar grammar yang baik. Terdapat penjelasan tentang struktur soal TOEFL, pentingnya grammar, serta tips menjawab soal dengan efisien. Materi mencakup pengenalan subject, verb, conjunction, dan penggunaan appositive dalam kalimat.

Diunggah oleh

jonaviera111
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TOEFL Class For Cec Members

with Adequate Basic Grammar Skills

Name :
Camp :
Note : Sering – sering belajar

Modul ini ditujukan kepada orang yang ingin belajar TOEFL secara sederhana, dengan syarat ia harus memiliki pemahaman
dasar grammar yang baik. Jika ia adalah member cec, paling tidak ia harus sudah menyelesaikan materi grammar 3rd step. Modul
ini adalah kompilasi (kumpulan) dari beberapa buku TOEFL berbahasa inggris yang disampaikan ulang dengan bahasa indonesia
dan semoga dengan bahasa yang lebih bersahabat dan mudah difahami.

 Perkenalan TOEFL section II – Structure dan Written Expression


Soal TOEFL bagian ke II dibuat untuk menguji kemampuan pemahaman dan penggunaan grammar bahasa inggris sesorang.
Terdapat 40 butir soal untuk dikerjakan, dengan durasi pengerjaan 25 menit. Sehingga bisa dikatakan kita memiliki waktu 30 detik
untuk menjawab setiap satu butir soal.
40 butir soal tersebut dibagi menjadi 2 bagian, bagian pertama adalah 15 butir soal structure / filling the blank / sentence
completion yang menugaskan kita untuk melengkapi kalimat yang kosong di soal dengan pilihan yang kata yang tepat pada
pilihan ganda. Bagian kedua adalah 25 butir soal written expression / error identification / error analysis yang menugaskan kita
untuk melihat satu kalimat utuh dengan beberapa kata yang digaris bawahi dan diberi tanda A, B, C, dan D, dan tugas kita adalah
untuk menentukan kata mana yang salah dari empat pilihan kata tersebut.

 Pentingkah grammar dan section II ?


Sangat penting, section Sturcture dan Written Expression adalah kesempatan terbaik kita untuk menambah skor karena butir
soalnya yang cenderung pendek dan banyak soal yang mudah dan sering di ulang – ulang untuk diujikan. Terlebih lagi
kesempatan kita untuk memilih jawaban yang benar lebih besar meskipun hanya dengan terpaksa menggunakan intuitive /
insting / perasaan kita dibandingkan dengan soal listeing di section I dan soal reading di section II.

 Sentence completion vs Error identification ?


Jangan terlalu banyak habiskan waktu untuk berfikir saat menjawab karena bisa jadi soal berikutnya dibelakang lebih mudah
dari yang sedang dikerjakan. Pada 15 butir soal sentence completion, 5 soal pertama adalah yang paling mudah, diikuti oleh oleh
soal no 6 – 10, tapi pada 5 soal terakhir (11 – 15) bentuk soal akan lebih panjang dan membingungkan, jangan banyak habiskan
waktu disini, meskipun kadang posisi soal diacak, tapi soal yang lebih pendek itu biasanya lebih mudah.
Sedangkan 25 soal error identification biasanya diacak tapi ada banyak sekali soal mudah disini, jadi disinilah kesempatan
untuk mendapatkan banyak jawaban benar. JIKA GRAMMARNYA BAGUS, SERING BACA, DAN PUNYA BANYAK
VOCAB.

 Kenapa TOEFL susah ?


Selain kendala waktu menjawab soal yang sedikit, soal juga akan melakukan banyak tipu muslihat untuk mengecoh kita
dalam memilih jawaban yang benar. Modal terbaik yang bisa kita miliki adalah kemampuan untuk (1) mengerti arti setiap kata di
soal dan (2) mengerti arti seluruh kalimat di soal, itu semua bisa kita lakukan dengan memulai kebiasaaan banyak membaca agar
kita memiliki banyak vocab dan terbiasa dengan tulisan formal bahasa inggris.

 Tips menjawab soal secara umum :


1. Tidak perlu membaca petunjuk soal (lembar pertama), langsung saja ke soalnya.
2. Jangan habiskan waktu terlalu lama pada soal, jika soal terlalu sulit maka tebak saja dan tandai soal (titik kecil karna soal
tidak boleh dicoret) untuk dicek lagi nanti
3. Jangan menjawab soal terlalu cepat karena ada banyak jebakan, paling tidak baca soal 3x dengan seksama dan cepat
4. Jangan biarkan ada jawaban yang kosongm jawab saja berdasarkan tebakan yang sudah ditandai.

 Positive Thinking Aja...


Kita tidak perlu berharap betul semua saat menghadapi tes TOEFL, skor 677 (skor tertinggi) adalah hal yang seperti mustahil
untuk didapat, bahkan untuk native speaker sekalipun. Dengan sering belajar dan banyak latihan, waktu yang lama dan konsisten,
sehingga bisa benar banyak saat ujian meski banyak salahnya juga, skor 500 – 550 itu akan mudah didapat (jika konsisten kerja
keras). Tips lainnya adalah perbanyak latihan jenis soal yang kita suka, dan perbanyak belajar jenis soal tempat kita lemah.

Good Luck, and...


Don’t Forget to Study
1
Meeting I : Subject, Verb and Conjunction
Target 1. Mengenal Bentuk Soal
Materi 2. Menguasai semua yang bisa menjadi Subject
: 3. Menguasai semua yang diakui sebagai Verb
4. Appositive sebagai pemberi informasi tambahan
5. Conjunction sebagai penyambung kalimat

A. Bentuk soal no 1 – 15 ( sentence completion / filling the blank)


Perhatikan dan coba jawab contoh soal berikut ini.
The child ... playing in the yard is my son.
a. now c. he
b. is d. was

Bagian pertama dari soal section II adalah mengisi bagian kosong dari kalimat (soal) dengan pilihan yang tepat dari pilihan
ganda. Bagian yang kosong bisa berada di awal atau di tengah kalimat. Soal dan pilihan biasanya dibentuk dari subject dan object
yang panjang, terdapat juga verb dengan berbagai tenses, serta ada penggunaan preposition, conjuntion, connector dan lain - lain.

B. Subject dan Verb pada sebuah soal


Skill Yang 1. Dapat mengenal dan menentukan subject dan verb pada soal.
Harus 2. Dapat menentukan apakah subject berjumlah tunggal dan atau jamak.
Dikuasai : 3. Dapat menentukan apakah verb berbentuk present / past / future dan tunggal atau jamak.
4. Dapat menyesuikan kecocokan pasangan subject dan verb.

1. Kalimat tanpa Conjunction / Connector (independent clause / kalimat bebas)


Pada tulisan resmi bahasa inggris seperti di soal TOEFL, terdapat aturan baku bahwa suatu kalimat / clause (soal) harus
memiliki setidaknya satu subject dan satu verb. Dan jika kalimat (soal) tersebut tidak memiliki conjuntion / connector, maka
Subject dan verbnya harus hanya berjumlah satu, TIDAK BOLEH dua atau lebih.

Contoh : coba jawab dan sadari


The boy going to the movies with a friend.
a. he is
b. he always was
c. is relaxing
d. will be

2. Yang bisa Menjadi Subject


Pilihan kata - kata yang bisa saja menjadi Subject di soal / pilihan. Perlu di ketahui bahwa pronoun, nama orang dan
nama tempat adalah subject baku yang tidak mungkin bisa digabung dengan kata lain.
Subject Contoh Contoh kalimat
Pronoun I, you, we, they, she, he, it She asks the beggar to go.
Nama orang Amanda Way, Thomas Paine Amanday is observing some kids playing at the playground.
Nama Tempat / Benda World Health Organization World Health Organization was built for good cause.
Benda (noun) tunggal horse, teacher, house, colony Horse is a four feet animal.
Benda (noun) jamak Horses, teachers, houses, colonies Horses are often faster than normal vehicles.
Noun phrase tunggal The horse, natural selection The horse is running away.
Noun Phrase jamak The horses, natural selections The horses shown in the market are dead.

3. Apa itu Noun Phrase dan preposition ? penyebab subject, object, dan kalimat menjadi panjang.
 Noun adalah kata benda yang cuman satu kata saja (contohnya : girl, car), sedangkan
 Noun Phrase adalah kata benda yang terdiri dari 2 kata atau lebih. Seperti : a girl, a beautiful girl, the car, the expensive
car.
 Preposition adalah kata depan yang berfungsi untuk menyambung noun / noun phrase dengan noun / noun phrase yg lain
Seperti : A beautiful girl beside the expensive car, beside adalah preposition.
Berbeda dengan pronoun, nama orang, dan nama tempat, noun phrase ini adalah subject yang sering ditampilkan secara
terpotong – potong untuk mengecoh kita saat menjawab.

2
Perhatikan dan pahami bagan subject : noun phrase & Preposition berikut :
Noun Phrase (subject / object)
Noun Phrase (Noun p.)
Noun Preposition Noun p.
Quantifier Distributive Article Demonstrative Possessive Adjective
(Main Body)
Of
In
A few At
House
Many All On
Houses
A little Both Big Over Karena ada
My, your Tree
Much Half The Small By preposition,
This / that Our, their Trees
Several Either A Tall With maka yang di
These / those Her, his Building
Some Neither An Short For depan bisa di
its Buildings
A lot of Each Under ulang lagi
Painter
Most Every Beside
Painters
No After
Before
Around

Aturan dan Jebakan Noun Phrase (subject palsu)


Noun phrase pertama adalah subject aslinya Noun phrase setelah preposition adalah subject palsu
Noun p. + Preposition + Noun p. Preposition + Noun p. + Noun p.
Satu noun phrase bisa terdiri dari beberapa noun phrase, Jika sebuah kalimat dimulai oleh preposition, maka noun yang
tapi tetap, noun phrase pertama harus menjadi patokan terdapat setelah preposition tersebut adalah subject palsu, dan
subjectnya, karena noun phrase setelah preposition itu subject aslinya ada di setelah subject palsu tersebut
hanyalah subject palsu.
Contoh :
Contoh : Beside the flowers the guest is waiting.
The workers of the store before this building are friendly.

Contoh : coba jawab dan sadari


1. With his friend found the movie theater. 2. The interview by the radio broadcasters carried live by
a. has the station.
b. he a. it was
c. later b. were
d. when c. was
d. it

4. Yang Diakui sebagai Verb


Tidak semua kata kerja yang kita kenal bisa menjadi verb pada sebuah kalimat (soal), kata kerja yang diakui sebagai verb
diantaranya hanyalah : V1, V1s/es, v2, have, has, had, semua modal dan to be : am, are, is, was, dan were saja.
Subject Present Past Perfect : Present & Past Modal
Verbal To Be Verbal To Be Verbal To Be Verbal To Be

Has Has + v3 Has been Will v1 Will be


Tunggal Is was
V1 e/es Had + v3 Had been Would v1 Would be
Can v1 Can be
V2 Could v1 Could be
Must v1 Must be
Have Have + v3 Have been
Jamak Are were Should v1 Should be
V1 Had + v3 Had been
May v1 May be

3
Sementara Verb-ing, v3, dan to v1 tidak dianggap sebagai verb, jadi kita anggap saja sebagai verb palsu. Pada soal
TOEFL, biasanya Verb-ing dan V3 dipakai setelah to be, tapi sebenarnya ving dan v-ing bisa dipakai meskipun tidak di
tempeli oleh to be. Perhatikan penggunaan verb palsu berikut.
Verb-ing : palsu V3 : palsu To + V1 : palsu
Nama dan fungsi lain : Nama dan fungsi lain : Nama
1. Pakai cara biasa cec : “sedang” 1. Pakai cara biasa cec 1. Infinitive phrase, di tengah
Anak itu sedang berlari di jalan Meja itu DIambil tadi pagi oleh ibu We work together to earn
The boy is running on the road The table was taken this morning by money
my mom
2. Sebagai present participle / active 2. Infinitive phrase, di tengah
reducing “yang” 2. Sebagai past participle / passive She asks the students to come.
Teman saya memandang anak reducing
“yang” berlari di jalan Ayahku sedang mencari meja “yang di”
My friend looks at the boy running ambil tadi pagi oleh ibu
on the road My dad is looking for the table taken
this morning by my mom
3. Sebagai adjective
We go to the swimming pool 3. Sebagai adjective
The fried rice is delicious
4. Sebagai gerund
Playing game is hobby.

PR kita disini adalah untuk lebih teliti dengan pada kata yang berakhiran “Ed”, karena regular verb memiliki v2 dan v3
yang sama – sama berakhiran “ed”, sementara v2 adalah verb asli, v3 adalah verb palsu.

Contoh : coba jawab dan sadari


1. The companies the lowest prices will 2. The packages mailed at the post office
have the most customers. should arrive tomorrow.
a. Are offering a. Have
b. Which offering b. Were
c. Offering c. them
d. Offered d. just

C. Penggunaan Appositive (tanda koma)


Appositive adalah informasi tambahan berupa noun phrase yang digunakan untuk menjelaskan noun prhase lain yang ada di
sebelum atau sesudahnya. Appositive di tandai dengan pemakaian 2 atau 1 tanda koma (,). Aturan umumnya adalah didalam
appositive tidak boleh terdapat verb asli.
Appositive di tengah
subject, appositive, verb Jokowi, the president of Indonesia, is speaking on public now.
dengan 2 koma
Appositive diawal
appositive, subject + verb The president of Indonesia, Jokowi is speaking on public now.
dengan satu koma
Appositive diakhir
subject + verb + object, appositive. We are waiting for Mr jokowi, the president of Indonesia.
dengan satu koma

Penggunaan appositive seolah – olah membuat kita melihat ada dua subject, tapi sebenarnya sujectnya hanya satu, yaitu yang
diluar tanda koma (,).

Contoh : coba jawab dan sadari


1. The National Road, of the first highways in North America, connected the East Coast to the Ohio Valley.
a. which one
b. it was one
c. one
d. was one

4
D. Sentence and Conjuntion
Conjuntion adalah kata sambung yang digunakan untuk menyambung dua kalimat (clause) agar menjadi satu kalimat utuh.
Ada dua jenis conjuntion, ada coordinate conjuntion yang dipakai di tengah dua kalimat, dan ada subordinate conjuntion yang
bisa dipakai diawal atau ditengah kalimat.
Coordinate Subordinate
Conjuntion Conjuntion
Cause effect /
Time Contrast Conditional Manner Place
result
As : sementara
While : ketika
And : dan jika
As long as : selama sehingga Seperti
Or : atau Whereas : sebaliknya If / As long as /
Once : sejak so / As if / As though / Where :
But : tapi While : sementara Providing that
As soon as : segera Now that As / In that / dimana
Yet : namun
setelah The way
So : jadi Meskipun Jika tidak
Until : sampai karena Wherever :
For : karena Even if / Although Unless /
After : setelah Because / How : bagaimana dimanapun
Eventhough / though Otherwise /
Before : sebelum Since / As
Or else
When : ketika
Since : sejak

Karena conjuntion berfungsi untuk menggabungkan 2 kalimat / clause sedangkan di tiap clause harus memiliki paling tidak
satu subject dan satu verb, yang berarti kalimat tersebut harus memiliki dua subject dan dua verb di posisi yang terpisah.

1. Coordinate conjuntion biasanya terletak di tengah dua kalimat


Contoh : the detective is giving orders and his assistants are paying attention.
S1 V1 coordinate S2 V2

2. Sedangkan subordinate conjuntion dapat berada di tengah kalimat, atau di awal kalimat yang ditandai dengan tanda koma
sebelum subject clause ke 2.
Contoh : Adult female mammals are naturally agressive since their offsprings still cannot defend themselves from predators.
S1 V1 subordinate S2 V2

Since their offsprings still cannot defend themselves from predators, Adult female mammals are naturally agressive.
subordinate S1 V1 S2 V2

Contoh : coba jawab dan sadari


1. ... ... ... the print was not good, so the they changed 2. rises to the surface of the earth, a volcano is
the typewriter ribbon. formed.
a. And the quality of a. Liquid magma
b. The qualities of b. Whenever liquid magma
c. The quality c. Liquid magma, which
d. The quality of d. That liquid magma

E. Tipuan Soal
Beberapa jenis tipuan yang dilakukan pada soal seperti ini (sekitar no. 1 – 8) adalah :
1. Menghilang subject atau verb atau keduanya dari soal.
2. Memberikan tambahan subject atau verb yang tidak diperlukan di pilihan jawaban.
3. Menggunakan preposition untuk membuat subject palsu.
4. Menggunakan appositive untuk membuat tipuan kalimat panjang.
5. Menggunakan conjuntion dan membuat kalimat panjang agar soal terlihat sudah benar dan sudah lengkap.

F. Trik – trik menjawab soalnya


1. Temukan trikmu sendiri yang membuatmu nyaman
2. Baca cepat soal terlebih dahulu dari ujung awal sampai ujung akhir sebanyak 2x, dan jangan berfikir tentang artinya, tidak
ada waktu untuk itu, jika kita banyak vocab / baca, arti soal akan langsung kita fahami secara otomatis.
3. Temukan subject dan verb pada soal jika ada.
4. Perhatikan tanda titik ksosong di pilihan.

5
5. Sadari appositive jika ada. Pastikan didalam tanda koma (,) tidak terdapat kata kerja asli.
6. Sadari conjuntion jika ada. Pastikan conjuntion berada di posisi yang benar, dan pastikan juga ke 2 kalimat antara
conjuntion masing – masing memiliki 1 subject dan 1 verb.
7. Pastikan subject dan verb cocok pasangannya secara grammar / tenses.
8. Pilih jawaban yang benar atau coret jawaban yang salah.

Meeting II : Clause Connector & Reduced Clause


Target 1. Mengenal Bentuk Soal
Materi : 2. Menguasai noun clause connector : what / when / where / why / how / whatever / whenever / if /
that
3. Menguasai adjective clause : who, whom, which, that
4. Menyadari reduced adjective clause : ving & v3 (participle)

A. Bentuk soal
Why the condition of the patient deteriorated so rapidly ... ... ... not explained.
a. it was
b. was
c. were
d. just

Clause connector juga berfungsi sama seperti conjuntion yaitu untuk menggabungkan 2 kalimat menjadi satu, hanya saja
cara penggunaannya bisa sedikit berbeda, jika conjuntion memerlukan dua subject dan dua verb, clause connector memiliki 2
bentuk yaitu: (1) terdiri dari dua subject dan dua verb, bisa juga (2) terdiri dari 1 subject saja tapi dengan 2 verb.

B. Noun Clause (sebagai subject dan sebagai object)


Noun clause connector juga bisa membuat kalimat menjadi panjang dengan menggabungkan dua kalimat. Di dalam
kalimat noun clause bisa digunakan sebagai 3 fungsi : sebagai connector, subject dan object.
1. Noun clause berfungsi sebagai connector saja, disini setiap kalimat yang gabung oleh noun clause masing -masing
memiliki 1 subject dan 1 verb.
Yang termasuk di dalam noun clause sebagai connector adalah : what, when, where, why, how, whatever, whenever, if.
Noun clause di awal kalimat Noun clause di tengah kalimat
Noun clause + S V + S V S V + NC + + S V
Whatever my mom asks, my father will give it. my father will give whatever my mom asks
Noun c. S1 V1 S2 V2 S1 V1 Noun c. S2 V2

2. Noun clause juga bisa langsung berfungsi sebagai subject / object sebuah kalimat, disini sebuah kalimat akan terlihat
seperti memiliki dua verb tapi hanya dengan satu subject.
Yang termasuk noun clause sebagai subject & object adalah : who, which, whoever, whatever, & whichever.
Noun clause di awal kalimat (subject) Noun clause di tengah kalimat (object)
Noun clause + V + V S V + NC + + V
What happened yesterday was still unclear. The government is predicting about what could occur
Noun c. V1 V2 S1 V1 Noun c. V2
S1 & S2 S2

Contoh : coba jawab dan sadari


1. The professor has not yet decided ... ... ... due. 2. was on television made me angry.
a. The paper is a. It
b. The paper b. The story
c. when the paper is c. What
d. when the paper d. When

6
C. Adjective clause (memberikan sifat pada subject dan object)
Adjective clause seperti namanya berfungsi sebagai kata sifat di dalam kalimat. Jadi adjective clause ini akan selalu
berada di setelah noun (subject / object). Penggunaan adjective clause juga dapat membuat terjadinya penggabungan dua
kalimat sehingga bisa terdapat 1 subject dan 2 verb. ingat pelajaran 3rd step, bahasa inggrisnya “Yang”
Adjective
Makna Ciri dan fungsi di dalam kalimat
clause
Who “yang” terletak setelah subject / object manusia Diikuti langsung oleh to be / verb / modal
Whom “yang” terletak setelah subject / object manusia Di ikuti oleh subject terlebih dahulu
Which “yang” terletak setelah subject / object benda / hewan Bisa diikuti subject dulu atau langsung verb
That Bisa menggantikan who, whom, which Bisa semuanya

1. Who : menerangkan manusia dan langsung diikuti verb asli


Sebagai adjective dari subject Sebagai adjective dari object
Penggunaan Subject orang + who + V + V S V + object orang + who + V
Who The man who calls us is my dad. My dad is the man who calls us
S1 who V1 V2 S1 V1 O who V2

2. Whom : menerangkan manusia dan di ikuti subject


Sebagai adjective dari subject Sebagai adjective dari object
Penggunaan Subject orang + whom + S V + V S V + object orang whom + S V
Whom The man whom she calls is my dad. My dad is the man whom she calls
S1 whom S2 V1 V2 S1 V1 O whom S2 V2

3. Which : menerangkan hewan / benda, apapun setelahnya


Sebagai adjective dari subject Sebagai adjective dari object
Subject benda / hewan + which + V + V S V + benda / hewan + which + V
The pot which falls there is mine. My pot is the pot which falls there
Penggunaan S1 which V1 V2 S1 V1 O which V2
Which
Subject benda / hewan + which + S V + V S V + benda / hewan + which + S V
The painting which you bought was very expensive You bought the painting which was very expensive
S1 which S2 V1 V2 S1 V1 O which V2

Contoh : coba jawab dan sadari


1. ... ... ... is on the table has four sections. 2. It is going to be very difficult to work with the man ...
a. The notebook ... ... working here
b. The notebook which a. which just began
c. Because the notebook b. which just beginning
d. In the notebook c. who just begun
d. who just beginning

3. The boss meets with any production 4. .. ... ... after the woman who had left her credit card in
workers ... ... ... surpassed their quotas. the store
a. who they a. Just
b. whom they b. The salesclerk running
c. who have c. He will running
d. who has d. The salesclerk ran

D. Reduced adjective clause (penyebab terjadinya verb palsu)


Reduced clause ini sebenarnya adalah asal usul dari adanya participle (penggunaan V-ing dan V3 sebagai verb palsu).
Bentuk reducing ini bisa terbentuk dengan cara menghilangkan adjective clause (who dan which) dan menghilangkan to be
yang dipakai, atau dengan mengubah verb aslinya menjadi V-ing. Dan reduced adjective clause ini hanya bisa dipakai pada
kata “who dan which” yang langsung diikuti oleh verb asli.
Proses pereducingan... kenapa who / what dan verb aslinya dihapus ? agar tidak terjadi double verb di dalam satu kalimat.

7
1. Jika who / which di ikuti oleh verb atau modal, maka hapus who / which dan modal tersebut, lalu apapun verbnya, rubah
verbnya menjadi V-ing, seperti :

Dari : Adjective clause Menjadi : reduced adjective clause (verb palsu_


The man who calls us is my dad. The man calling us is my dad.
My dad is the man who will take us My dad is the man taking us
The pot which falls there is mine. The pot falling there is mine.
My pot was the pot which fell yesterday My pot was the pot falling yesterday

2. Jika who / which di ikuti oleh to be maka cukup hapus who / which dan to be nya :
Dari : Adjective clause Menjadi : reduced adjective clause (verb palsu)
The woman who is waving to us is the tour guide. The woman waving to us is the tour guide.
The letter which was sent last week arrived today. The letter sent last week arrived today.
The pitcher which is on the table is full of iced tea The pitcher on the table is full of iced tea
The children who are sitting in the fancy restaurant The children sitting in the fancy restaurant
found it difricult to behave. found it difricult to behave.
The food which is placed on the picnic table The food placed on the picnic table attracted
attracted a large number of flies. a large number of flies.

3. Reduced clause sebagai appositive


Ving dan V3 (verb palsu) bisa dipakai dengan gaya appositive seperti pemberi informasi tambahan. Contoh :
1. The woman, waving to us, is the tour guide.
2. The letter, sent last week, arrived today.
3. The pitcher, on the table, is full of iced tea
4. Sitting in the fancy restaurant, the children found it difricult to behave.
5. Placed on the picnic table, the food attracted a large number of flies.

Contoh : coba jawab dan sadari


1. The White House, ... ... ... Washington, is 2. on several different television
the home of the president. programs, the witness gave conflicting
a. location in accounts of what had happened.
b. is located in a. He appeared
c. located in b. Who appeared
c. Appearing
d. it is located
d. Appears

E. Tipuan Soal
Beberapa jenis tipuan yang dilakukan pada soal seperti ini (sekitar no. 1 – 8) adalah :
1. Sama seperti tipuan meeting sebelumnya..
2. Menggunakan connector what / when / where / why / how / whatever / whenever / if / that untuk menyamarkan
kepentingan pemakaian subject dan verb
3. Menggunakan cpnnector who, whom, which, that untuk menyamarkan soal, dan memberikan beberapa pilihan adjective
connector agar connector yang kita pakai tertukar.

F. Trik – trik menjawab soalnya


1. Temukan trikmu sendiri yang membuatmu nyaman
2. Sama seperti tips meeting sebelumnya
3. Sadari penggunaan noun clause connector dan sadari jumlah subject dan verb yang ada di soal.
4. Sadari penggunaan adjective clause connector dan sadari jumlah subject dan verb yang ada di soal.
5. Perhatikan jika ada penggunaan verb palsu sebagai appositive di awal kalimat, karena subjectnya ada di setelah tanda (‘).
6. Tetap ingat bahwa di dalam appositive tidak boleh terdapat verb asli (kecuali di dalam appositive tersebut terdapat clause
connector).
7. Cari bagian subject / verb yang hilang di soal pada pilihan ganda jika diperlukan.
8. Pastikan subject dan verb cocok pasangannya secara grammar / tenses.
9. Pilih jawaban yang benar atau coret jawaban yang salah.

8
Meeting III : Subject and Verb Agreement (Noun form & verbal form)
Target 1. Mengenal Bentuk Soal
Materi : 2. Menguasai bentuk tenses : simple present & simple past, present & past
continuous, present & past perfect, Modal present & past.
3. Menguasai bentuk verbal : v1, v2, v3, ving, to + v1, dan semua 7 to be.
4. Mengenal bentuk noun : uncount, count, singular, plural, irregular plural.
5. Mengenal bentuk Quantifier & Distributive
6. Menguasai bentuk articles

A. Bentuk soal no 16 – 40 (Error Analysis)


Most oxygen atoms have eight neutrons, but a small amount have nine or ten.
A B C D

Pada bagian error analysis / error identification / written expression ini, akan terdapat sebuah kalimat penuh di tiap
nomor soalnya, dan di setiap kalimat akan ada 4 kata / phrase yang di garis bawahi dan ditandai pilihan ABCD, tugas kita adalah
menemukan kata mana yang salah dari 4 pilihan yang di garis bawahi tersebut.

B. Verb & Tenses pada soal TOEFL


Yang dimaksud dengan subject & verb agreement adalah kesesuaian antara subject yang dipakai apakah tunggal / jamak
dengan bentuk verb atau to be yang dipakai atau bisa juga dengan bentuk tenses yang dipakai apakah tenses itu present atau past
bisa juga kalimat active atau passive.
tenses active continuous nominal passive Ciri khas kata
have / v1
present subject are / is + ving are / is + ana are / is + v3
has / v1 (s/es)
In 1994
past subject v2 were / was + ving were / was + ana were / was + v3
In 20th century

present have / has +


subject have / has + v3 have / has + been ana have / has + been v3
perfect v3 Since 1994
past By 1994
subject had + v3 had + been ving had + been ana had + been v3
perfect

will v1 Will be + ving will be + ana will be + v3


would v1 would be + ving would be + ana would be + v3
modal can v1 can be + ving can be + ana can be + v3
present subject could v1 could be + ving could be + ana could be + v3
/ past must v1 must be + ving must be + ana must be + v3
should v1 should be + ving should be + ana should be + v3
may v1 may be + ving may be + ana may be + v3

Selain mengetahui tenses dan to be, kita juga wajib memiliki kemampuan untuk mendeteksi kata kerja dan menentukan
apakah kata kerja tersebut berbentuk v1, v2, atau v3. Jadi banyak – banyaklah melatih hafalan v1, v2, dan v3 (banyak baca).

Contoh : coba jawab dan sadari


1. The installer should have completes the task 4. The score information has been duplicates on the back-up
more A B C D
A B C disk.
quickly
D
2. The message was took by the receptionist 5. The houses with ocean views could selling for considerably
A B C D A B C D
more.

3. The package containing the necessary samples 6. The deposit will has to be paid before the apartment can be
9
A B A B C D
have just sent. rented.
C D

C. Subject & object noun : uncount, count, singular, plural, irregular plural.
Dalam sebuah kalimat, salah satu kata yang bisa menjadi subject dan object adalah noun atau noun phrase. Dan ada
beberapa jenis noun yang harus kita ketahui.
1. Uncount noun (kata benda tidak bisa dihitung)
Uncount memiliki ciri khas yaitu selalu dan pasti berjumlah singular, jadi uncount tidak perlu memakai penanda tunggal
“a, an, dan one” dan tidak boleh juga memakai penanda jamak “two, a few, several, dan many”.
Yes vs Uncount noun
No Kata benda tidak bisa dihitung
Water (air), wine (wine), Coffee (kopi), Bread (roti), cheese (keju), meat Air (udara), oxygen, smog (asap
gasoline (bensin), milk (susu), paint (cat) (daging), sugar (gula) kabut), smoke (asap)
The
A little Paper (kertas), Glass (kaca), ice (es), Light (cahaya), rain (hujan), thunder Dust (debu), sand (pasir), soil
Much wood (kayu) (guntur), weather (cuaca) (tanah)
Some
Money (uang), vocabulary, clothing (pakaian), equipment (peralatan), furniture (perabotan), jewelry
a. (perhiasan), junk (rongsokan), luggage (koper), mail (surat), makeup, stuff (barang), traffic (lalu lintas),
an travel (perjalanan)
one
Homework, work, love, luck, news, information, fun, knowledge, advice, anger, beauty, employment,
two
enjoyment, freedom, hate, honesty, patience, research, sadness
a few
many
Reading, swimming, writing
Chemistry, literature, economics, physics, psychology

2. Count noun : singular vs Plural (tunggal vs jamak) & Irregular Plural


Count adalah kata benda yang bisa dihitung dan bisa berjumlah tunggal dan jamak, biasanya jika berjumlah banyak kita
cukup menambahkan akhiran s/es pada akhir katanya, tapi ada juga noun jamak yang tidak perlu tambahan s/es karena ia
memiliki bentuk tunggal dan jamak yang berbeda.
Yes vs Count noun
No Kata benda bisa dihitung
Count Noun : biasa saja Irregular noun (ves) Irregular noun
Buku : book – books Kurcaci : Dwarf - Dwarves Anak2 : Child - Children
The Rumah : house – houses Setengah : Half - Halves Bahan keterangan : Datum - Data
a. Teman : friend – friends Bongkahan roti : Loaf - Loaves Kaki : Foot - Feet
an Tomat : tomato - tomatoes Kerudung : Scarf - Scarves Angsa : Goose - Geese
one Kentang : potato - potatoes Diri sendiri : Self - Selves Laki2 : Man - Men
two Nyonya : lady - ladies Maling : Thief - Thieves Alat / perantara : Medium - Media
a few Kotak : box - boxes Istri : Wife - Wives Tikus : Mouse - Mice
many Serigala : Wolf - Wolves Orang : Person - People
some Ransangan : Stimulus - Stimuli
several Tingkatan : Stratum - Strata
Skripsi : Thesis - Theses
A little Gigi : Tooth - Teeth
Much Perempuan : Woman – Women
Ikan : fish - fish
Seri : Series - series
Domba : Sheep – Sheep

D. Determiner : Quantifier & Distributive


Determiner adalah kata – kata yang memberi informasi tambahan kepada kata benda, determiner selalu berada di
sebelum noun, namun setiap determiner digunakan secara berbeda tergantung dengan apakah kata bendanya tunggal, jamak,
atau uncount noun.

10
Determiner
Count Noun tunggal Count Noun Jamak Uncount Noun
(penjelas)
Hanya bisa memakai Hanya bisa memakai Hanya bisa memakai
The :
Some : beberapa The :
Two : dua Some : beberapa
The : Several : beberapa A large amount of : banyak
A / an : sebuah Various : berbagai A small amount of : sedikit
Quantifier
One : satu A small number of : sedikit A large amount of : banyak
Informasi jumlah
Any (-) A large number of : banyak Much : banyak
benda
Many : banyak A lot of : banyak
A lot of : banyak Plenty of : cukup banyak
Plenty of : cukup banyak A little : sedikit / beberapa
A few : sedikit / beberapa any (-)
any (-)
All : semua
All : semua All : semua
Distributive Half : sebagian
Half : sebagian Half : sebagian
Informas Every : setiap
Both : kedua More : lebih
pembagian benda Single : setiap
More : lebih Most : kebanyakan
Each : setiap

Contoh : cobalah jawab dan sadari


1. Some of the animals from the zoo was released into 2 . Every scripts must be removed from the
A B C D A B
the animal preserve. cashier’s drawer and tallied
C D

E. Articles ( The, a, an )
Articles adalah kata sandang yang terletak di sebelum kata benda, articles diantaranya adalah a, an, dan the.
Perbedaannya adalah:
Articles
A : sebuah An : sebuah The : itu, sang, si
1. Hanya bisa dipakai untuk benda 1. Hanya bisa dipakai untuk benda 1. Bisa dipakai untuk benda berjumlah
yang berjumlah tunggal. Contoh : yang berjumlah tunggal. Contoh : tunggal dan jamak. Contoh :
I have a catS I have an appleS. I have the apple
I have the apples
2. Dipakai pada kata benda yang 2. Dipakai pada kata benda yang
awalannya berbunyi konsonan. awalannya berbunyi vokal : 2. Dipakai untuk menunjukkan suatu
We see a horse a,i,u,e,o. benda yang sudah jelas secara
She looks for a universitiy We buy an umbrella specifik benda yg dimaksud.
We have been waiting for an hour
Hal penting untuk diketahui adalah :
Setiap count noun (kata benda bisa dihitung) yang berjumlah tunggal itu harus memiliki article atau determiner.
I have cat & I have umbrella : itu salah,
Paling tidak harus : I have a cat atau I have an umbrella, atau I have the umbrella, atau I have umbrellaS, atau I have money

Contoh : coba jawab dan sadari


1. A eclipse of the Sun may be either total or partial.
2. Rose Bird was a first woman in the history of California to serve
A B C D
A B C
on the State Supreme Court.
D

F. Tipuan Soal
Beberapa jenis tipuan yang dilakukan pada soal seperti ini (sekitar no. 1 – 8) adalah :
11
1. Menggunakan noun phrase dan preposition untuk membuat kita tidak menyadari kesalahan penggunaan verb asli dan
tensesnya.
2. Menggunakan penanda jamak pada benda tunggal atau uncount noun atau sebaliknya.
3. Menambahkan penanda “s” pada irregular plural.
4. Menukar penggunaan determiner, distributive, dan articles pada noun yang harusnya menjadi pasangan yang tepat.

G. Trik – trik menjawab soalnya


1. Temukan trikmu sendiri yang membuatmu nyaman
2. Baca soal dari ujung awal sampai ujung akhir terlebih dahulu 1x.
3. Cukup fokus kata yang digaris bawahi, dan analisa juga 1 kata di sebelum dan sesudah kata yang digaris bawahi.
4. Analisa (koreksi temukan kesalahan) dari pilihan depan A, B, C, D dan coba tebak jawaban yang benar.
5. Pilih jawaban yang paling meragukan / tidak terlihat benar.

Meeting IV : Word form and Parallel Structure


Target 1. Mengenal Bentuk Soal
Materi : 2. Mampu membedakan kelas kata : noun, adjective, verb dan adverb
3. Menguasai sentence structure / word order (posisi setiap kelas kata)
4. Menguasai penggunaan parallel stucture dan paired parallel.

A. Bentuk soal no 16 – 40 (Error Analysis)


Perhatikan dan coba jawab contoh soal berikut ini.
The Black Hills of South Dakota are covered with densely pine forests.
A B C D

B. Word form / class and suffixes


Kata yang dipakai pada soal TOEFL seringkali bukanlah kata – kata biasa seperti yang kita dengar atau ucapkan setiap
hari, kata yang sering dipakai adalah kata – kata formal / akademik yang untungnya kata – kata tersebut secara umum memiliki
ciri khas pada akhiran katanya. Menguasai ciri kelas kata sangat membantu kita untuk menentukan noun (subject & object),
verb asli, adjective dan adverb di dalam kalimat.

1. Word form and suffixes


Ciri akhiran noun : Kata benda
Noun : benda hidup Noun : benda mati
er or ist cian age ion ism ment nce
Musician Action
Teacher Inventor Idealist Storage Tourism Document Offence
Magician Decision
Builder Actor Specialist Package Terrorism Movement Romance
Technicia Discussio
Employer Director Naturalist Passage Pluralism Achievement Acquaintance
n n

Noun : benda mati


ness ty ship th
Darkness Ability Friendship Truth
Kindness Beauty Citizenship Wealth
Weakness Density Leadership Strength

Ciri akhiran adjective : kata sifat


Adjective : kata sifat
al ant ent able ible ic ive ful less
Natural Important Different Applicable Visible Athletic Effective Careful Painless
Musical Relevant Recent Portable Responsible Energetic Excessive Faithful Endless
Technical Constant Dependent Manageable Accessible Scientific Supportive Playful Homeless

ous
Various

12
Famous
Ambitious

Ciri akhiran verb : kata kerja


verb : kata kerja
ate en ise / ize yse / yse ify
Separate Weaken Promise Analyze Verify
Decorate Soften Organise Paralyse Unify
Illustrate Falsen Realize Hydrolyse Satisfy

Ciri akhiran adverb : kata keterangan


ly
Slowly Recently
Naturally Carefully

C. Parallel Structure & Paired parallel


1. Parallel & conjuntion
Parallel berarti setara atau sama, jenis struktur ini mengharuskan kesamaan bentuk antara bagian sebelum conjuntion
dan bagian setelah conjuntion.
Coordinate
Jika sebelum conjuntion adalah Maka setelah coordinate adalah
conjuntion
Same structure Same structure Same structure
Noun, Noun, Noun.
Adjective, Adjective, Adjective.
And
Verb, Verb, But Verb.
Gerung (Ving), Gerung (Ving), Gerung (Ving).
tunggal, tunggal, tunggal,
jamak, jamak, jamak,

Contoh benar : I want to stay with my mom so I can be diligent, responsible and happy.
Contoh salah : I want to stay with my mom so I can be diligent, responsible and in the house.
Kalimat ke – 2 salah karena kata sebelum dan sesudah conjuntion tidak parallel.

Contoh : coba jawab dan sadari :


1. As a young man, George Washington liked boating , 2. The speaker introduced himself, told several interesting
A B C A B
to hunt, and fishing. anecdotes, and finishing with an emotional plea.
D C D

2. Paired parallel conjuntion


Ini juga aturan parallel yang berarti harus setara, tapi yang lebih sering di uji adalah apakah kita ingat pasangan dari
paired conjuntionnya yaitu : (both ... and), (either ... or), (neither ... nor), (not only ... but also).
Paired Parallel Conjuntion
Paired Conjuntion Same structure Conjuntion Same structure
Both : baik And : dan
(+) Either : entah Noun / noun phrase (+) Or : ataupun Noun / noun phrase
(-) Neither : entah clause (-) Nor : ataupun clause
Not only : tidak hanya But also : tapi juga

Contoh : coba jawab dan sadari.


1. Both the tailor or the laundress could fix the 2. She would like neither to see a movie or to go bowling.

13
A B C A B C D
damage to the dress.
D

2. Word Class & Word Order


Word Order
Word
Noun Verb Adjective Adverb
Class
Sebagai main body dari di tengah kalimat yaitu di depan kata benda di ujung awal / ujung akhir
noun phrase, contoh : setelah subject, contoh : smart boy kalimat,
Obviously, I like you
The key of the house The key of the house is lost Bisa berada setelah adverb
She is obviously smart diantara subject dan verb
berada setelah The boss of this company (biasa)
adjective / determiner, comes to pay a visit Bisa berada setelah verb to I obviously like you
Posisi contoh : be / linking verb
she is smart bisa diantara verb (to be)
The beautiful house she looks smart dan [Link]
she is obviously sleepinh

bisa berada sebelum


adjective
She is obviously smart
Sebagai subject sebelum menggambarkan kegiatan menggambarkan kata benda menerangkan bagaimana
verb yang dilakukan pelegkap sebuah kalimat cara suatu kegiatan
Fungsi
Sebagai object setelah dilakukan
verb
pastikan ada noun pada Tidak bisa dipakai jika Tidak bisa dipakai setelah
setiap nou phrase TIDAK di ikuti kata benda to be / linking verb jika
aturan TIDAK di ikuti oleh
(kecuali ia berada setelah to be adjective.
atau linking verb)

Secara umum bagannya akan seperti ini :


Verbal sentence
Subject Object
(Adverb) Noun p. Noun p. (Adverb) verb Noun p. Noun p. (adverb)
prepo prepo
... + noun ... + noun ... + noun ... + noun
Tries to
walk
(Slowly) , The small prey under That big predator (Slowly) The group Of The lions (Slowly)
away
from

Nominal sentence
Subject To be /
(Adverb) Noun p. Noun p. (Adverb) adjective
linking
prepo
verb
... + noun ... + noun
Looks /
The small prey under That big predator unbelievebly strong
is

Contoh : coba jawab dan sadari

14
1. Generally, the conceptual of musical harmony is traced to 2. Most researchers have stated that Amnesia is only a
A B C D A B C
ninth century. temporarily condition.
D

Meeting V : Word choice & Pronouns


Target 1. Mengenal Bentuk Soal
Materi : 2. Mengenal perbedaan beberapa kosa kata tertentu
3. Menguasai penggunaan semua jenis pronoun

A. Bentuk soal no 16 – 40 (Error Analysis)


Alike their close relative the frogs, toads are amphibians.
A B C D
Salah satu jenis soal yang sering juga adalah penggunaan beberapa kata tertentu yang mirip satu sama lain tapi memiliki cara
penggunaannya yang berbeda, hal yang sama terjadi pada banyaknya jenis pronoun namun setiap pronoun memilki fungsi dan posisi masing.

B. Make vs do
Kata “make” secara umum berarti membuat, sedangkan “do” seringkali berarti mengerjakan, namun dua kata tersebut dapat
memberikan berbagai makna lain jika dipasangkan dengan berbagai kata setelahnya, dan pada soal TOEFL kata “make” dan
“do” sering dipakai untuk membuat kita bingung memilih jawaban, terlebih lagi kata “make” dan “do” sering di variasikan
dengan v1, v2, v3, dan ving-nya. Kuasai ungkapan umum “ make & do” dibawah ini.
make – made – made – making do – did – done – doing
membuat / menciptakan / membangun melakukan / menyelesaikan
make a comparison make an investment do a job (errand, chore)
make a contribution make an offer do an assignment
make a decision make a plan do business with
make a distinction make a point do one’s duty
make advances in make a prediction do one’s work
make a forecast make a profit do research
make a law make a promise do someone a favor
make an attempt make a sound/noise do your homework
be + made of make a suggestion
make + someone + adj make up
Contoh : coba jawab dan sadari
1. Cement is done from varying amounts of limestone, clay, and gypsum.
A B C D
2. Small town newspapers often urge readers to make business with local merchants.
A B C D

C. Another vs the other vs others


Kata another, other, dan others memiliki makna yang sama persis yaitu “lain / yang lain” ketiganya memiliki kesamaan dan
perbedaan posisi dan fungsi dalam kalimat. Fahami dan hafalkan.
Another Other OtherS
lain / yang lain lain / yang lain lain / yang lain
selalu yang berjumlah tunggal. bisa berjumlah tunggal dan jamak. Selalu berjumlah jamak.
Dan tidak boleh memakai kata “the”. Dan boleh memakai kata “the”
1. Hanya bisa berdiri sendiri dan
1. Bisa menjadi adjective dari noun 1. Bisa menjadi adjective dari noun bermakna banyak, jadi tidak boleh
tunggal, contoh : tunggal dan jamak., contoh : diikuti oleh noun.
She brings the another friend. She takes the other book Boleh pakai kata “the”.
She takes the other books
2. Bisa berdiri sendiri sebagai She takes other book Contoh :
pronoun, contoh : She takes other books She takes others books.
She brings the another. She takes the others books.

15
2. Bisa berdiri sendiri sebagai
pronoun, contoh :
She takes the other

Contoh : coba jawab dan sadari


1. Willa Cather is known for My Antonia and another novels of the American frontier.
A B C D
2. The others desk clerk must have put that message in her mailbox.
A B C D
D. Like vs alike vs unlike
Kata “like” pada pembahasan ini memiliki makna umum “mirip / seperti”, tapi ada beberapa kata yang sering dipakai pada soal
seperti kata “alike dan unlike” yang sedikit membuat kita bingung atau ragu – ragu.
Like Unlike Alike
Mirip / seperti Tidak mirip / tidak seperti Mirip / serupa
1. Jika berarti “yang mirip” 1. Bisa sebagai preposition, harus 1. Hanya bisa sebagai adjective dan
Sebagai adjective dan harus diikuti diikuti noun, dan bisa juga diawal tidak boleh di ikuti noun, contoh :
oleh noun, contoh : kalimat, contoh : Ronaldo and Messi are alike.
Ronaldo and messi shoot in a like Ronaldo is unlike Messi
power. Unlike messi, Ronaldo is strong
Upin and ipin buy like books at the
market.

2. Jika berarti seperti / mirip


Sebagai preposition, harus diikuti
noun, dan bisa juga diawal kalimat,
contoh :
Ronaldo is like Messi
Like messi, Ronaldo is fast

Contoh : coba jawab dan sadari


1. Alike their close relative the frogs, toads are amphibians.
A B C D
2. The two routes that they have chosen for the trip are like.
A B C D

E. So vs such vs too vs as
Pada kasus kata - kata ini, mereka bisa kita bedakan dari maknanya, hanya saja mereka sering dipakai dengan kata – kata lain
seperti adjective dan struktur tertentu untuk mengecoh kita dan membuat seolah kalimatnya tidak salah.
So Such Too As
Sangat betapa terlalu Se-
So + adj + that clause Too + adj + to v1
Such + adj + noun + that
So + many / much + noun + Too + many / much + noun As + adj + as
clause
that clause + to v1
These boxes are so heavy It was such a pretty view It’s too cold to go Jane did as well as I did
that we can’t lift them that he took a photograph. swimming today on the economics exam

Contoh : coba jawab dan sadari


1. The sun is so bright to look at directly.
A B C D

In much of Alaska, the growing season is as short that crops can’t be raised.
A B C D
The correct answer is (C). The correct pattern is so + adjective + that clause.

The giant squid is so an elusive animal that at one time it was believed to be purely mythical.
A B C D

16
The mineral grains in basalt are so much small that they cannot be seen with the unaided eye.
A B C D

F. Pronoun refference : subject, object, possessive, reflexive, relative, demonstrative


Pronoun adalah kata ganti yang banyak bentuk / jenis dan fungsi di dalam kalimat. Pelajari perbedaan prooun di bawah
ini
Pronoun Agreement
Pronoun Pronoun Possessive I Possessive II Reflexive Demonstrative Indefiitve Pronoun
Subject Object Adjective Pronoun Prononun pronoun Selalu tunggal
I Me My Mine Myself Everybody
Anybody
You You Your Yours Yourselves Everyone
This Anyone
We Us Our Ours Ourselves Everythin
That Anything
They Them Their Their Themselves g
These Nobody
She Her Her Hers Herself Somebody
Those No one
He Him His His Himself Someone
Nothing
It It Its Its Itself Something

1. The worker was fired by the chemical company because his refused to work with certain dangerous chemicals.
A B C D
2. Everybody participating in the fund-raiser are to turn in the tickets by 8:00
A B C D
3. All students need to bring theirs own pencils and answer sheets to the exam
A B C D
4. It is impossible to believe that somebody actually admire that man.
A B C D

Materi lain yang Tidak ada di modul ini :


1. Reduced adverb connectors
2. Positive degree (as ... as)
3. Comparative degree (more / er ... than)
4. Superlative degree (most / est ... )
5. If conditional type I, II, and III.
6. Inversion structure
7. Negative words
8. Dan beberapa word choice lain

17

Anda mungkin juga menyukai