LAPORAN SENSOR GERAK
XI TEI 2 SMKN 1 KOTA BLITAR
Nama Kelompok
1.M Agung Prasetyo (08)
[Link] Khoirunnisa (19)
[Link] Putri Amanda (24)
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem perparkiran konvensional yang masih mengandalkan tenaga manusia atau
pengecekan manual seringkali kurang efisien dalam menghadapi volume kendaraan
yang tinggi. Selain itu, risiko kecelakaan seperti menabrak palang atau dinding
pembatas tetap ada jika tidak ada sistem pemandu yang akurat.
Pemanfaatan teknologi sensor, khususnya Sensor Ultrasonik HC-SR04, menawarkan
solusi otomatisasi yang murah namun efektif. Sensor ini bekerja dengan prinsip
pantulan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi keberadaan objek (kendaraan)
tanpa kontak fisik. Dengan mengintegrasikan sensor ini ke Arduino Uno, kita dapat
menciptakan sistem purwarupa palang parkir yang dapat terbuka dan tertutup
secara otomatis berdasarkan jarak kendaraan yang mendekat.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan yang diangkat dalam
praktik ini adalah:
Bagaimana cara mengonfigurasi sensor ultrasonik HC-SR04 agar dapat mendeteksi
kendaraan secara akurat?
Bagaimana algoritma pemrograman pada Arduino Uno untuk menggerakkan motor
servo sebagai palang parkir?
Berapa jarak ideal (threshold) yang harus ditentukan agar sistem palang parkir
merespons dengan tepat tanpa terjadi delay yang membahayakan kendaraan?
1.3 Tujuan Praktik
Tujuan dari pelaksanaan praktik ini adalah:
Merancang dan merakit rangkaian elektronik sistem palang parkir otomatis berbasis
Arduino Uno.
Mengimplementasikan kode program (sketsa) untuk mengolah data durasi
gelombang ultrasonik menjadi satuan jarak (cm).
Menguji tingkat responsivitas motor servo dalam mengangkat palang ketika sensor
mendeteksi objek pada jarak tertentu.
1.4 Batasan Masalah
Agar pembahasan lebih terfokus, praktik ini dibatasi pada:
Penggunaan mikrokontroler Arduino Uno R3.
Sensor jarak menggunakan HC-SR04.
Output penggerak palang menggunakan Motor Servo [Link] dilakukan
dalam skala prototipe (bukan untuk kendaraan ukuran asli).
KOMPONEN YANG DIBUTUHKAN
● Arduino Uno (sebagai otak/pengendali utama).
● Sensor Ultrasonik HC-SR04 (sebagai pendeteksi keberadaan kendaraan).
● Motor Servo (misal: SG90 atau MG90S) (sebagai penggerak palang).
● Breadboard & Kabel Jumper.
TIPS PENGEMBANGAN
Tips Pengembangan
Debouncing Jarak: Terkadang sensor memberikan nilai "lompatan" (noise). Anda
bisa menambahkan rata-rata nilai sensor agar palang tidak bergerak secara tiba-
tiba.
Indikator Lampu: Tambahkan LED Hijau saat palang terbuka dan LED Merah saat
palang tertutup untuk simulasi yang lebih nyata.
Sensor Keluar: Idealnya, gunakan dua sensor (satu di depan palang, satu di
belakang) agar palang hanya menutup setelah kendaraan benar-benar selesai
melintas.
GAMBAR SKEMA
CODING
#include <Servo.h>
// =======================
// DEFINISI PIN
// =======================
const int trigPin = 9;
const int echoPin = 10;
const int servoPin = 3;
// =======================
// SERVO
// =======================
Servo myServo;
int sudutTutup = 0;
int sudutBuka = 90;
bool pintuTerbuka = false;
// =======================
// SENSOR
// =======================
long duration;
int distance;
// =======================
// TIMER
// =======================
unsigned long waktuBuka = 0;
unsigned long waktuHilang = 0;
void setup() {
[Link](9600);
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
[Link](servoPin, 500, 2400); // lebih responsif
[Link](sudutTutup);
void loop() {
// ===== BACA SENSOR =====
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH, 20000);
distance = duration * 0.034 / 2;
[Link]("Jarak: ");
[Link](distance);
// ===== DETEKSI OBJEK 4 CM =====
if (distance > 0 && distance <= 4) {
waktuHilang = 0; // reset waktu hilang
// buka langsung jika belum terbuka
if (!pintuTerbuka) {
[Link](sudutBuka);
pintuTerbuka = true;
waktuBuka = millis();
[Link]("PINTU TERBUKA");
} else {
// mulai hitung jika objek hilang
if (pintuTerbuka) {
if (waktuHilang == 0) {
waktuHilang = millis();
// tutup jika benar-benar hilang 3 detik
if (millis() - waktuHilang >= 3000) {
[Link](sudutTutup);
pintuTerbuka = false;
[Link]("PINTU TERTUTUP (mobil sudah hilang)");
}
delay(30); // refresh cepat & stabil
HASIL
KESIMPULAN
Penerapan sistem ini secara otomatis mengurangi interaksi fisik dan potensi human
error. Dengan algoritma yang tepat, palang hanya akan terbuka jika kendaraan
berada pada jarak aman, yang secara teoritis dapat meningkatkan efisiensi alur
keluar-masuk kendaraan di area parkir.
REFERENSI
[Link]
[Link]