0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan64 halaman

Ref 7

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Lectora Inspire untuk pembelajaran tematik di kelas IV SD/MI. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan desain ADDIE, dan hasil uji coba menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dengan skor respon pendidik 95,3% dan peserta didik 98,4%. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tematik di sekolah dasar.

Diunggah oleh

Hasan Hidayatullah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan64 halaman

Ref 7

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Lectora Inspire untuk pembelajaran tematik di kelas IV SD/MI. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan desain ADDIE, dan hasil uji coba menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dengan skor respon pendidik 95,3% dan peserta didik 98,4%. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tematik di sekolah dasar.

Diunggah oleh

Hasan Hidayatullah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF

BERBASIS APLIKASI LECTORA INSPIRE PADA


PEMBELAJARAN TEMATIK
KELAS IV SD/MI

Skripsi

Oleh:

VERREN OKTARINI
NPM: 1711100155

Program Studi: Pendidikan Guru Madarasah Ibtidaiyah

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN
LAMPUNG
1446 H/ 2024 M
i
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
BERBASIS APLIKASI LECTORA INSPIRE PADA
PEMBELAJARAN TEMATIK
KELAS IV SD/MI

Skripsi

Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi


Syarat-Syarat Guna Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan
([Link].) dalam Ilmu Tarbiyah dan Kependidikan

Oleh:

Verren Oktarini
NPM: 1711100155

Program Studi: Pendidikan Guru Madarasah Ibtidaiyah

Pembimbing I : Nurhaidah Widiani, M. Biotech.


Pembimbing II : Anton Tri Hasnanto, M. Pd.

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN
LAMPUNG
1446 H/ 2024 M
i
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilakan media pelajaran


interaktif berbasisi aplikasi lectora inspire pada pembelajaran tematik
kelas IV SD/MI. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan
Research And Development (R&D).
Penelitian pengembangan ini mengacu pada langkah yang
dikembangkan Branch dengan desain ADDIE yakni analyzse, design,
develop, implementation, dan evaluation. Pengumpulan data
menggunakan pedoman wawancara, lembar penilaian produk media
pelajaran interaktif berbasisi aplikasi lectora, lembar observasi guru,
lembar observasi peserta didik. Analisis data menggunakan teknik
analisis deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan berupa skala
penilaian untuk mengetahui kelayakan, media dan untuk mengetahui
respon peserta didik terhadap kemenarikan modul yaitu menggunakan
skala Likert dan disusun dalam bentuk checklist.
Hasil dari uji coba lapangan media pembelajaran interaktif
berbasisi aplikasi lectora inspire pada pembelajaran tematik kelas IV
yang dilakukan dengan melibatkan pendidik dan peserta didik, yaitu 2
respon pendidik mendapatkan skor sebesar 95,3% dengan kategori
sangat layak digunakan. Respon peserta didik terhadap media
pembelajaran interaktif berbasisi aplikasi lectora inspire pada
pembelajaran tematik kelas IV sangat layak terlihat dari perhitungan
skor akhir saat penelitian dan memberikan angket respon peserta
didik pada uji coba kelompok kecil di MIN 6 Bandar Lampung
mendapatkan skor sebesar 98,4% dengan kategori sangat layak, untuk
uji coba kelompok besar di SDN 3 Perumnas Way Halim mendapat
skor sebesar 96,5% dengan kategoris sangat layak

Kata Kunci: Media Pembelajara, Lectora Inspire, Tematik

ii
iii
iv
v
MOTTO

ٰ َ ْ ُ ْ ُ ْ َ َ ْ َ ْ ُ َْ ُ ْ َ َ ُ َ َ
)139 :3/‫َولا ت ِهن ْوا َولا تح َزن ْوا َوانت ُم الاعل ْون ِان كنت ْم ُّمؤ ِم ِن ْين ( ال عمران‬

“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih


hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi
derajatnya jika kamu beriman."

(QS. Ali Imran: 139)

vi
PERSEMBAHAN

Alhamdulillah, pada akhirnya tugas akhir (Skripsi) ini dapat


diselesaikan dengan baik, teriring do’a dan rasa syukur kehadirat
Allah SWT, skripsi ini penulis persembahkan untuk :

1. Kedua orangtuaku Alm Bapak Herry Arda dan Ibu Artati yang
kusayangi dan telah mendidikku dengan penuh kasih sayang,
ketulusan dan kesabaran serta selalu memberikan do’a yang
tulus, mendukung dalam setiap langkahku, selalu
mendampingi dan membimbingku.
2. Kakaku serta keluargaku tercinta yang selalu memberikan
motivasi dan dukungan kepadaku.
3. Ketua kaprodi PGMI Universitas Islam Negeri (UIN) Raden
Intan Lampung, dan berikut link media pembelaran
[Link]
hWkGGNaXtNBruIYBRigm-/view?usp=sharing.
4. Almamaterku tercinta Universitas Islam Negeri (UIN) Raden
Intan Lampung.

vii
RIWAYAT HIDUP

Verren Oktarini. Dilahirkan di Bandar Lampung pada tanggal


18 Oktober 1999, Penulis merupakan anak ketiga dari 3 bersaudara
pasangan dari Bapak Alm. Herry Arda dan Ibu Artati pendidikan yang
ditempuh oleh penulis yaitu dimulai TK Taruna Jaya Bandar
Lampung di tahun 2006, melanjutkan pendidikan sekolah dasar di SD
Al Azhar 2 Bandar Lampung di tahun 2011, pendidikan lanjut tingkat
pertama di tempuh oleh penulis pada tahun 2014 di SMP Al Azhar 3
Bandar Lampung, jenjang pendidikan tingkat atas penulis ditempuh
SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung tahun 2017, penulis terdaftar
sebagai Mahasiswa Program Study Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan
Lampung melalui jalur seleksi penerimaan mahasiswa tanpa Tes
(SNMPTN)

viii
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT, yang telah memberikan rahmat


dan hidayah-nya, Shalawat dan salam senantiasa selalu tercurahkan
kepada Nabi Muhammad SAW, Sehingga penulis dapat
menyelesaikan penyusunan skripsi ini sebagai persyaratan guna
mendapatkan gelar sarjana dalam ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam
Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
Penyelesaian skripsi ini tidak terlepas dari bantuan pihak.
Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya
kepada semua pihak yang telah membantu sehingga terselesainya
skripsi ini, rasa hormat dan terima kasih penulis sampaikan kepada :
1. Ibu Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, [Link]., selaku Dekan Fakultas
Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung.
2. Ibu Dr. Chairul Amriyah, [Link] selaku Ketua Jurusan
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Bapak Deri
Firmansah, [Link] selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Guru
Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
UIN Raden Intan Lampung.
3. Ibu Nurhaidah Widiani, M. Biotech selaku Pembimbing I yang
telah banyak memberikan bimbingan dan arahan dalam
penyususan skripsi ini.
4. Bapak Anton Tri Hasnanto, [Link] selaku Pembimbing II yang
telah banyak memberikan bimbingan dan arahan dalam
penyusunan skripsi ini.
5. Segenap Dosen dan Karyawan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
UIN Raden Intan Lampung yang telah banyak membantu dan
memberikan ilmunya kepada penulis selama menempuh
perkuliahan sampai selesai.
6. Teman-Teman angkatan 2017 Khususnya Pendidikan Guru
Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang telah memberikan motivasi
serta kenangan indah selama perjalanan penulis menjadi
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung.
7. Untuk keluarga besarku yang selalu memberikan semangat, do’a
dan dukungan dalam pembuatan skripsi dari awal hingga akhir.
ix
8. Semua pihak yang telah membantu dan tak mungkin satu per
satu dapat penulis tuliskan.

Semoga semua kebaikan dan keikhlasan yang telah diberikan,


dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT, penulis sangat
menyadari bahwa dalam penulisan tugas akhir (skripsi) ini masih
banyak terdapat kesalahan dan kekurangan sehingga jauh dari ukuran
kesempurnaan. Penulis mengharapkan kritik dan saran dari berbagi
pihak demi perbaikan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat,
khususnya bagi penulis dan bagi pembaca pada umumnya. Amin yaa
Rabbal’alamin.
Bandar Lampung, 28 Agustus 2023
Penulis,

Verren Oktarani
NPM. 1711100155

x
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL............................................................................ i
ABSTRAK........................................................................................... ii
SURAT PERNYATAAN .................................................................. iii
HALAMA PERSETUJUAN ............................................................. iv
HALAMAN PENGESAHAN ............................................................ v
MOTTO.............................................................................................. vi
PERSEMBAHAN ............................................................................. vii
RIWAYAT HIDUP ......................................................................... viii
KATA PENGANTAR ....................................................................... ix
DAFTAR ISI ...................................................................................... xi
DAFTAR TABEL ............................................................................ xiii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................... xiv
BAB I PENDAHULUAN
A. Penegasan Judul ..................................................................... 1
B. Latar Belakang Masalah ......................................................... 1
C. Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah ............................. 7
D. Rumusan Masalah ................................................................... 7
E. Tujuan Penelitian..................................................................... 8
F. Manfaat Penelitian................................................................... 8
G. Kajian Penelitian Terdahulu Yang Relevan ............................ 9
H. Kerangka Berfikir .................................................................. 11
I. Sistematika Penulisan ............................................................ 14

BAB II LANDASAN TEORI


A. Media Pembelajaran .............................................................. 17
1. Media Pembelajaran Interaktif........................................ 17
2. Media Pembelajaran Berbasis Komputer........................ 18
B. Aplikasi Lectora Inspire........................................................ 20
1. Pengertian Aplikasi Lectora Inspire ............................... 20
2. Karakteristik Lectora Inspire ......................................... 23
3. Langkah – Langkah Pembuatan Aplikasi Lectora Inspire23
4. Kelebihan Lectora Inspire .............................................. 32
C. Pembelajaran Tematik ........................................................... 32

xi
1.
Pengertian Pembelajaran Tematik .................................... 32
2.
Karakteristik Pembelajaran Tematik ................................ 34
3.
Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Tematik ......... 36
4.
Prinsip-prinsip Pembelajaran Tematik ............................. 37
5.
Analisis Materi Kelas IV Tema Berbagai Pekerjaan ............
39
BAB III METODE PENELITIAN
A. Metode Penelitian.................................................................. 45
B. Tempat Penelitian.................................................................. 45
C. Prosedur Penelitian ................................................................ 45
D. Teknik Pengumpulan Data .................................................... 47
E. Instrumen Pengumpulan Data ............................................... 49
F. Teknik Analisis Data ............................................................. 51
1. Analisis Data Tahap Validasi Produk ............................. 51
2. Analisis Respon Peserta Didik dan pendidik .................. 52

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


A. Deskripsi Data Lapangan ................................................. 55
1. Tahap analisis .............................................................. 55
2. Tahap design ............................................................... 64
3. Tahap pengembangan .................................................. 68
4. Tahap implementasi .................................................... 72
5. Evaluasi ....................................................................... 74
B. Pembahasan ........................................................................ 76

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan ......................................................................... 79
B. Saran ................................................................................... 80

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

xii
DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Analisis Dan Perumusan Indikator Subtema 1 .................. 39


Tabel 2. 2 Analisis Dan Perumusan Indikator Subtema 2 ................. 40
Tabel 2. 3 Analisis Dan Perumusan Indikator Subtema 3 ................. 42
Tabel 3. 1 Kisi-Kisi Lembar Ahli Materi ........................................... 49
Tabel 3. 2 Kisi-Kisi Lembar Ahli Media ........................................... 50
Tabel 3. 3 Persentase Penilaian Terhadap Pilihan Jawaban ............... 52
Tabel 3. 4 Skor Penilaian Terhadap Pilihan Jawaban ........................ 52
Tabel 3. 5 Kriteria Kemenarikan ........................................................ 53
Tabel 4.1 Hasil Analisis Kebutuhan Media Bagi Guru ...................... 57
Table 4.2 Hasil Analisis Kebutuhan Media Bagi Peserta Didik......... 59
Tabel 4.3 Hasil Validasi Ahli Media .................................................. 69
Tabel 4.4 Hasil Validasi Ahli Materi ................................................. 70
Tabel 4.5 Hasil Validasi Ahli Tata Bahasa ........................................ 71
Tabel 4.6 Saran Dan Masukan Ahli Materi ........................................ 75
Tabel 4.7 Saran Dan Masukan Ahli Media ....................................... 75
Tabel 4.8 Saran Dan Masukan Ahli Bahasa ...................................... 76

xiii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. 1 Diagram Kerangka Berpikir .......................................... 13


Gambar 4. 1 Diagram Hasil Validasi Materi ...................................... 64
Gambar 4. 2 Diagram Hasil Validasi Media ...................................... 66
Gambar 4. 3 Diagram Hasil Validasi Bahasa ..................................... 67
Gambar 4. 4 Grafik Uji Coba ............................................................. 68

xiv
BAB I
PENDAHULUAN

A. Penegasan Judul
Pada bagian sub bab ini peneliti akan menjelaskan maksud
dari judul penelitian ini supaya tidak menimbulkan kesalah
pahaman dalam memahami judul tersebut. Judul penelitian yang
Dimaksud Ialah “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif
Berbasis Aplikasi Lectora Inspire Pada Pembelajaran Tematik
Kelas IV SD/MI”. Adapun istilah-istilah yang perlu dijelaskan
yakni :
1. Media Pembelajaran Interaktif
Media pembelajaran interaktif merupakan kombinasi dari
berbagai media yang telah terprogram secara interaktif
sehingga dapat menyajikan suatu pembelajaran tertentu.1
2. Aplikasi Lectora Inspire
Lectora Inspire merupakan salah satu program media aplikasi
yang dapat digunakan untuk membuat presentasi maupun
media pembelajaran.2
3. Pembelajaran Tematik
Menurut Depdiknas yang dimaksud dengan “pembelajaran
tematik ialah metode pembelajaran terpadu yang menggunakan
tema untuk saling mengaitkan antar mata pelajaran sehingga
bisa memberikan pengetahuan belajar yang bermanfaat kepada
peserta didik”.3

B. Latar Belakang
Pendidikan merupakan proses memperbaiki, menguatkan, dan
menyempurnakan terhadap semua kemampuan dan potensi
manusia. Pendidikan juga sebagai ikhtiar umat manusia untuk

1
Andi Prastowo, Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif:
Menciptakan Metode Pembelajaran Yang Menarik Dan Menyenangkan,
(Jogjakarta:Diva Press), 2018. Hlm. 327
2
Rahmayanti, “Pengembangan Media Pembelajaran Pengolahan Dan
Penyajian Makanan Indonesia Menggunakan Aplikasi Lectora Inspire,” H. 22.
3
Maulana Arafat Lubis, M. Pd, Pembelajaran Tematik Sd/Mi, (Yogyakarta:
Samudra Biru). Hlm. 6.
1
2

membina kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai dan kebudayaan


yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat4.
Pendidikan yaitu upaya normatif yang mengacu pada nilai-
nilai mulia, yang merupakan bagian dari kehidupan bangsa, sebab
itu nilai tersebut dapat dilanjutkan melalui transfer pendidikan baik
aspek pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), maupun keterampilan
(psikomotor)5.
Selain itu pendidikan juga membangkitkan motivasi untuk
masyarakat agar dapat bergerak maju memacu dan bangkit dari
keterbelakangan. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 20 tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU
Sisdiknas) menyatakan bahwa, pendidikan adalah usaha sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, Bangsa dan
Negara.6
Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang ada
dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3
yang berbunyi “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta kepribadian bangsa yang
bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar
menjadi manusia yang beriman takwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap kreatif, mandiri, dan
menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung
jawab”.7

4
Dr. H. Moh. Roqib, M. Ag, Ilmu Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Pt. Lkis
Printing Camerlang, 2017), H. 15.
5
Rudi Hartono, Dian Pujianto, Arwin. “Persepsi Guru Penjas Terhadap
Kompetensi Mahasiswa Magang 2 Prodi Penjas Fkip Unib Di Smp Negeri Kota
Bengkulu Tahun 2018”, Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, Vol. 3. No.
(2) 2019, H. 166.
6
Undang-Undang Ri No.20 Th 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Bab I Pasal L1,Ayat (1).
7
Undang-Undang Ri No. 20 Th 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Bab Ii Pasal 3.
3

Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al-Mujadalah


Ayat 11, yaitu:
ْ ْ ُ َ َ
ُ‫يل لك ۡم َت َفَّس ُحوا في ٱل َۡم ََٰجلس َفٱف َۡس ُحوا َيف َۡسح ٱََّّلل‬ َ ْ ُ َ َ َ َّ َ ُّ َ ََٰٓ
ِ ِ ِ ِ ‫يأيها ٱل ِذين ءامنوٓا ِإذا ِق‬
ْ ُ ُ َ َّ ُ ْ ُ َ َّ ُ َّ َ َ ْ ُ ُ َ ْ ُ ُ َ َ ُ َ
‫َّلل ٱل ِذين َءا َمنوا ِمنكمۡ َوٱل ِذين أوتوا‬ ‫لكمۡۖۡ َو ِإذا ِقيل ٱنشزوا فٱنشزوا يرۡف ِع ٱ‬
َ َ ُ َ َ ُ َّ َ ََٰ َ
ٞ‫َّلل ِبما تع َۡملون خ ِبير‬ ‫ٱل ِۡعل َۡم د َرجتٖۚ وٱ‬
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan
kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka
lapangkanlah, niscaya Allah akan memberikan kelapangan
untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka
berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang
yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
beberapa derajat. Dan Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan
(QS Al-Mujadalah [58]:11).

Dari Ayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa Allah


meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Seperti yang kita
ketahui, bahwa ilmu diperoleh dari proses pendidikan yang
dilakukan oleh seseorang. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting di dalam
kehidupan manusia.
Menurut Deni Hardiyanto, pendidikan tidak terlepas dari
proses pembelajaran yang meliputi pendidik, dan lingkungan
pembelajaran yang saling mempengaruhi satu sama lain dalam
rangka tercapainya tujuan pembelajaran. Media merupakan salah
satu faktor penunjang tercapainya tujuan pembelajaran. Hal ini
berkaitan dengan penggunaan media yang tepat dan bervariasi
dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan
mengurangi sikap pasif peserta didik.8
Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menuntut
peserta didik untuk aktif menggali pengetahuan yang ingin
diketahui lebih lanjut. Pembelajaran tematik ini diharapkan dapat
membantu peserta didik memahami setiap materi yang diajarkan

8
Deni Hardiyanto, Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis
Komputer, Jurnal Ilmu Pendidikan, 2017, H, 102.
4

oleh pendidik. Peserta didik juga dituntut untuk dapat lebih mandiri
menemukan setiap masalah yang muncul serta mencari jawaban
disetiap permasalahan tersebut. Dalam pembelajaran tematik
menuntut pendidik untuk menjadi lebih kreatif dalam
menyelenggarakan pembelajaran di kelas, termasuk dalam berkreasi
memanfaatkan sumber atau media pembelajaran yang dapat
menarik perhatian peserta didik guna mendukung tercapainya
tujuan pembelajaran. Peranan pendidik sangat penting dalam
menciptakan bentuk pelajaran, pendidik harus dapat memilih
pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik dapat terlibat
secara aktif dalam proses pembelajaran serta dapat menyenangkan
dan juga menarik bagi peserta didik.9
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di SD Negeri
3 Perumnas Way Halim dengan salah satu pendidik mata pelajaran
Tematik terpadu, yaitu Ibu Anita, [Link]., memperoleh hasil bahwa
proses pembelajaran, pendidik dan peserta didik hanya
mengunakan bahan ajar berupa buku pendidik dan buku peserta
didik, serta di dalam buku pendidik dan buku peserta didik yang
digunakan dalam proses pembelajaran masih bersifat umum belum
memaparkan adanya pembelajaran tematik secara jelas, akibatnya
peserta didik masih kurang mengetahui dan mempelajari
pembelajaran tematik, sedangkan peserta didik dituntut untuk
meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran. Pendidik
belum pernah menemukan atau mengembangkan media
pembelajaran interaktif pada pelajaran tematik sehinga pendidik
berharap akan adanya pengembangan media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi lectora inspire pada pelajaran tematik
kelas IV sd/mi.
Peneliti juga melakukan wawancara dengan peserta didik
di SD Negeri 3 Perumnas Way Halim. Wawancara peserta didik
yang pertama yaitu dengan Sakina Septria kelas IV.A, Sakina
menganggap bahwa cara pendidik dalam mengajarkan materi
masih dianggap kurang menyenangkan oleh sebagian peserta didik,
susah dalam memahami materi Tematik terpadu, dan suasana

9
Andi Prastowo, Analisis Pembelajaran Tematik Terpadu, (Jakarta:
Prenadamedia Group, 2019). Hlm. 1.
5

belajar dikelas kurang kondusif. Wawancara peserta didik


berikutnya dengan Fara Dillah Hanum kelas IV.B, Fara
berpendapat bahwa pendidik terlalu cepat dalam menjelaskan
materi Tematik terpadu, sehingga peserta didik kurang bisa
memahami materi pembelajaran dengan baik. Wawancara peserta
didik berikutnya dengan Mutiara Putri, Mutiara berpendapat bahwa
suasana pembelajaran di kelas masih cenderung membosankan,
karena pendidik lebih sering mencatat materi di papan tulis dan
jarang menggunakan media yang membuat pembelajaran terasa
membosankan.
Mengatasi permasalahan di atas maka solusinya yaitu
diperlukan sebuah bentuk pembelajaran yang efektif, salah satunya
yaitu media pembelajaran. Pengembangan media pembelajaran
yang sesuai akan menghasilkan proses pembelajaran yang efektif.
Upaya meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik pada
pelajaran Tematik terpadu diperlukan inovasi dalam pembelajaran
terutama mengenai media pembelajaran yang dapat
mengembangkan kemampuan pemahaman peserta didik pada
pelajaran Tematik terpadu peserta didik. Salah satu media
pembelajaran yang diharapkan dapat digunakan untuk
meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik pada
pelajaran Tematik terpadu yaitu media pembelajaran interaktif
berbasis aplikasi Lectora Inspire. Peneliti tertarik untuk
mengembangkan suatu media pembelajaran interaktif yang dapat
menunjang peserta didik dalam belajar dan juga berbasis aplikasi
Lectora Inspire yang dapat memudahkan peserta didik dan
pendidik dalam proses pembelajaran.
Media pembelajaran interaktif merupakan sebuah alat bantu
dalam proses pembelajaran yang dapat mempermudah pendidik
dalam penyampaian materi kepada peserta didik dengan cara yang
lebih efektif serta efisien.10 Kategori media pembelajaran baik

10
Andi Prastowo, Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif:
Menciptakan Metode Pembelajaran Yang Menarik Dan Menyenangkan,
(Jogjakarta:Diva Press), 2018. Hlm. 327
6

adalah media yang menyenangkan serta mudah dicerna.11 Aplikasi


teknologi sudah seharusnya dimanfaatkan oleh pendidik dalam
pembelajaran, sehingga pembelajaran yang berlangsung tidak
membosankan dan peserta didik termotivasi dalam belajar. Media
pembelajaran interaktif dalam penelitian ini berbasis aplikasi
Lectora Inspire.
Lectora Inspire merupakan program yang efektif dalam
membuat media pembelajaran dan merupakan software
pengembangan belajar elektronik (e-learning) yang relatif mudah
diaplikasikan atau diterapkan karena tidak memerlukan
pemahaman bahasa pemrograman yang canggih. Lectora Inspire
memiliki antarmuka yang familiar dengan kita yang telah
mengenal maupun menguasai Microsoft Office. Dengan
menggunakam Lectora Inspire, materi pelajaran didesain
semenarik mungkin, dapat menampilkan video, serta gambar-
gambar animasi yang berhubungan dengan materi pelajaran agar
peserta didik lebih memperhatikan apa yang disampaikan oleh
pendidik.12 Proses pembelajaran akan lebih menyenangkan dan
bermakna sehingga berpengaruh pada peningkatan prestasi belajar
peserta didik.
Berdasarkan beberapa penelitaian yang telah dilakukan
sebelumnya, media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi
Lectora Inspire sudah pernah dipakai dalam proses pembelajaran
oleh peneliti terdahulu, tetapi belum pernah digunakan dalam
pelajaran Tematik terpadu di sekolah, terutama di SD Negeri 3
Perumnas Way Halim.
Berdasarkan paparan tersebut, peneliti akan melakukan
penelitian tentang “Pengembangan Media Pembelajaran
Interaktif Berbasis Aplikasi Lectora Inspire Pada Pelajaran
Tematik Kelas IV SD/MI”.

11
Cecep Kustandi, Pengembangan Media Pembelajaran: Konsep Dan
Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran Bagi Pendidik Di Sejkolah Dan
Masyarakat, (Jakarta:Kencana) 2021, Hlm. 15
12
Dewi Rahmayanti, “Pengembangan Media Pembelajaran Pengolahan Dan
Penyajian Makanan Indonesia Menggunakan Aplikasi Lectora Inspire,” Journal
Evaluation In Education (Jee) 1, No. 2 (2020): H. 22,
Https://[Link]/10.37251/Jee.V1.I2.44.
7

C. Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah


1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka dapat
diidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut:
1. Kurang ketertarikan peserta didik pada media pembelajaran
yang digunakan dalam proses pembelajaran.
2. Media pembelajaran yang digunakan masih sederhana berupa
buku cetak, media visual (gambar), audio (suara).
3. Kurangnya variasi media pembelajaran dalam penyampaian
materi pembelajaran.
4. Guru pelajaran tematik belum pernah menggunakan dan
mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis
aplikasi Lectora Inspire.
5. Peserta didik sulit memahami materi tematik pada proses
pembelajaran.
6. Suasana pembelajaran di kelas masih cenderung
membosankan.
2. Batasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, agar tidak
menyinggung dari permasalahan dan terlalu luasnya pembahasan
serta mengingat keterbatasan pengetahuan dan kemampuan
penulis, maka penulis membatasi masalah yang akan diteliti
yaitu:
1. Penelitian dalam pengembangan perangkat pembelajaran
yaitu berupa media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi
Lectora Inspire.
2. Penelitian dalam pengembangan media pembelajaran
interaktif hanya Tematik Kelas IV SD/MI.

D. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Bagaimana proses pengembangan media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire?
2. Bagaimana respon peserta didik terhadap media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire?
8

3. Bagaimana kelayakan terhadap media pembelajaran interaktif


berbasis aplikasi Lectora Inspire?

E. Tujuan Penulisan
Tujuan dalam penulisan ini yaitu sebagai berikut:
1. Unruk Mengetahui proses pengembangan media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire.
2. Untuk Mengetahui proses pengembangan media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire.
3. Untuk Mengetahui kelayakan terhadap media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire.

F. Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan ini yaitu sebagai berikut:
1. Sekolah
Memperoleh sebuah solusi dalam meningkatkan
kemampuan kognitif peserta didik khususnya melalui
pengembangan media pembelajaran. Inovasi pengembangan
media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire
pada pelajaran Tematik Kelas IV SD/MI sangat bermanfaat
untuk pembalajaran peserta didik di kelas.
2. Pendidik
Produk hasil penelitian ini yang berupa media
pembelajaran diharapkan dapat menjadi inovasi dan alternatif
pembelajaran dalam membantu kesulitan belajar peserta didik
diharapkan dapat menjadi salah satu referensi untuk belajar
peserta didik supaya tidak terpaku dengan media pembelajaran
yang sudah tersedia sebelumnya di sekolah.
3. Peserta Didik
Peserta didik memperoleh media pembelajaran berupa
media pembelajaran yang lebih menyenangkan serta dapat
membantu peserta didik lebih menguasai dan memahami dalam
belajar Tematik.
4. Peneliti
Penelitian ini berguna dalam menjawab permasalahan
yang ada serta dapat dijadikan sebuah pengalaman yang dapat
9

membuat peneliti lebih siap dalam menjadi pendidik yang lebih


amanah dan professional.

G. Kajian Penelitian Terdahulu Yang Relevan


Penelitian-penelitian yang relevan yang berkaitan dengan
pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi
Lectora Inspire adalah sebagai berikut:
1. Penelitian dilakukan oleh Nurvia Dwi Rahmawati dan Joni
Susilowibowo, hasil dari penelitiannya disimpulkan bahwa
media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire
sangat layak dipergunakan pada proses pembelajaran pada
materi laporan harga pokok.13
Persamaan: penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire.
Perbedaan: penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire pada
materi laporan harga pokok sedangkan peneliti
mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis
aplikasi Lectora Inspire pada materi tematik.
2. Penelitian dilakukan oleh Nurul Muflia dan Hambali, hasil dari
penelitiannya disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif
sudah layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran Dasar
Listrik dan Elektronika.14
Persamaan: penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran interaktif.
Perbedaan : penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran interaktif dalam pembelajaran Dasar Listrik dan
Elektronika sedangkan peneliti mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire pada
materi tematik.

13
Nurvia Dwi Rahmawati Dan Joni Susilowibowo, “Pengembangan Media
Pembelajaran Interaktif Berbasis Lectora Inspire Pada Materi Laporan Harga
Pokokpendidikan, Jurnal Teknologi Rahmawati, Nurvia Dwi Susilowibowo, Joni
Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri,” Jurnal Teknologi
Pendidikan 13, No. 2 (2020): H. 107.
14
Muflia Dan Hambali, “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Dasar
Listrik Dan Elektronika Menggunakan Aplikasi Lectora Inspire,” H. 75.
10

3. Penelitian dilakukan oleh Dewi Rahmayanti, hasil dari


penelitiannya disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis
Lectora Inspire dapat digunakan untuk media pembelajaran
Persiapan dan Penyajian Makanan Indonesia bagi peserta didik
kelas Cookery XI.15
Persamaan: dalam penelitian ini mengembangkan media
pembelajaran berbasis Lectora Inspire
Perbedaan: penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran berbasis Lectora Inspire dapat digunakan untuk
media pembelajaran Persiapan dan Penyajian Makanan
Indonesia bagi peserta didik kelas Cookery X sedangkan
peneliti mengembangkan media pembelajaran interaktif
berbasis aplikasi Lectora Inspire pada materi tematik.
4. Penelitian yang dilakukan oleh Mei Matul Chasanah, hasil dari
penelitiannya dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran
interaktif multimedia lectora inspire dengan model jigsaw
sudah layak dan dapat digunakan pada mupel IPS kelas IV Sdn
Pakintelan 03 Gunung Pati Semarang.
Persamaan: dalam penelitian ini mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis Lectora Inspire.16
Perbedaan : penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran interaktif multimedia lectora inspire dengan
model jigsaw pada mupel IPS kelas IV Sdn Pakintelan 03
Gunung Pati Semarang, sedangkan peneliti mengembangkan
media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire
pada materi tematik.
5. Penelitian yang dilakukan oleh Alfiaturrohmaniah, hasil dari
penelitiannya dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran
interaktif berbasis aplikasi lectora inspire sudah layak dan dapat

15
Rahmayanti, “Pengembangan Media Pembelajaran Pengolahan Dan
Penyajian Makanan Indonesia Menggunakan Aplikasi Lectora Inspire,” H. 19.
16
Mei Matul Chasanah, Skripsi, Pengembangan Media Pembelajaran
Interaktif Multimedia Lectora Inspire Dengan Model Jigsaw Pada Mupel Ips Kelas Iv
Sdn Pakintelan 03 Gunungpati Semarang, Semarang: Universitas Negeri Semarang,
2020. Hlm. 6.
11

digunakan dalam pembelajaran Tajwid pada mata pelajaran Al-


quran hadits kelas IV di MIN.17
Persamaan: dalam penelitian ini mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis Lectora Inspire.
Perbedaan : penelitian tersebut mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis aplikasi lectora inspire dalam
pembelajaran Tajwid pada mata pelajaran Al-quran hadits kelas
IV di MIN, sedangkan peneliti mengembangkan media
pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire pada
materi tematik.

H. Kerangka Berfikir
Kerangka berpikir merupakan sebuah konsep yangberkaitan
dengan hubungan teori dengan beberapa faktor yang telah
ditemukan terhadap masalah dalam suatu penelitian. Manfaat dari
media di sekolah yang berupa media pembelajaran belum
membantu dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam
mengamati, memprediksi, dan menjelaskan secara baik dan
membuat peserta didik merasa cepat bosan ketika pembelajaran
berlangsung. Media pembelajaran yang dipakai di dalam kelas
juga belum bisa menyenagkan proses belajar peserta didik.
Peneliti menyimpulkan bahwa masih terdapat beberapa masalah
yang timbul dalam pembelajaran Tematik, misalnya peserta didik
masih sering melupakan materi sebelumnya, kurang lancar dalam
mengerjakan persoalan pelajaran Tematik, peserta didik kurang
dapat memahami konsep dengan baik, peserta didik kurang
termotivasi untuk belajar Tematik dan media pembelajaran masih
kurang efektif untuk digunakan.18
Masalah tersebut dapat teratasi dengan adanya suatu media
pembelajaran yang menerapkan konsep yang baru yaitu yang

17
Alfiaturrohmaniah, Skripsi: Pengembangan Media Pembelajaran
Interaktif Berbasis Aplikasi Lectora Inspire Dalam Pembelajaran Tajwid Pada Mata
Pelajaran Al-Quran Hadits Kelas Iv Di Min. Lampung: Uin Raden Intan Lampung,
2021. Hlm. 2
18
Bambang Sri Anggoro, “Analisis Persepsi Peserta Didik Smp Terhadap
Pembelajaran Matematika Ditinjau Dari Perbedaan Gender Dan Disposisi Berpikir
Kreatif Matematis,” Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika 7, No. 2 (2016): H.
154.
12

berupa media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora


Inspire dalam proses pembelajaran. Dengan adanya
pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi
Lectora Inspire dapat menarik minat belajar peserta didik dalam
belajar Tematik dan mempermudah peserta didik untuk
memahami konsep pelajaran Tematik dengan benar. Berdasarkan
hal tersebut, penulis berkeinginan untuk mengembangkan sebuah
media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Lectora Inspire
yang diharapkan dapat membantu proses belajar Tematik peserta
didik di sekolah.
Berdasarkan teori di atas, penulis berkeinginan untuk
mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi
Lectora Inspire untuk meningkatkan kemampuan peserta didik
dalam pelajaran Tematik. Adapun kerangka berpikir dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut:
13

Identifikasi Permasalahan

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis


Aplikasi Lectora Inspire Pada Pelajaran Tematik Kelas IV

Validasi Desain Produk

Uji Validasi Ahli Materi Uji Validasi Ahli Media

Revisi Desain

Revisi Desain

Produk Akhir Berupa Media Pembelajaran Interaktif


Berbasis Aplikasi Lectora Inspire Pada Pelajaran Tematik
Kelas IV Sekolah Dasar

Gambar 1. 1 Diagram Kerangka Berpikir


14

I. Sistematika Penulisan
Secara garis besar, penulisan skripsi yang dilakukan terdiri
dari tiga bagian, yaitu: bagian awal, bagian isi, dan bagian akhir.
Masing-masing diuraikan sebagai berikut:
a. Bagian Awal
Bagian awal proposal skripsi ini terdiri dari sampul depan
(cover), lembar pengesahan, daftar isi, daftar tabel, daftar
gambar dan daftar lampiran-lampiran.
b. Bagian Isi
Bagian Isi merupakan bagian laporan penelitian yang terdiri
dari 3 bab, antara lain:
BAB I: Pendahuluan,
pada bagian Bab I terdiri dari penegasan judul, latar belakang
masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan
masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kajian
penelitian terdahulu yang relevan, sistematika penulisan.

BAB II: Landasan Teori,


bagian Bab II: terdiri dari deskripsi teoritis, teori-teori tentang
pengembangan model.

BAB III: Metode Penelitian,


pada bagian Bab III terdiri dari tempat dan waktu penelitian,
desain penelitian pengembangan, prosedur penelitian,
pengembangan, spesifikasi produk yang akan
dikembangkan, subjek uji coba penelitian pengembangan,
instrumen penelitian, uji coba produk, dan teknik analisis data.

BAB IV: Hasil Penelitian Dan Pembahasan,


Bab ini menjelaskan tentang Pengembangan Media
Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Lectora Inspire
Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD/MI, penilaian
pendidik dan peserta didik dengan adanya Media
Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Lectora Inspire
Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD/MI berdasarkan
penilaian validator
15

Bab V. Penutup :
Bab ini menjelaskan tentang kesimpulan penulis mengenai
hasil penelitian dalam menjawab rumusan masalah, serta
saran atau rekomendasi yang penulis berikan terkait penelitian
[Link], dan teknik analisis data.
16
BAB II
LANDASAN TEORI

A. Media Pembelajaran
1. Media Pembelajaran Interaktif
Media pembelajaran interaktif merupakan kombinasi
dari berbagai media yang telah terprogram secara interaktif
sehingga dapat menyajikan suatu pembelajaran tertentu.
Media pembelajaran interaktif juga didefinisikan sebagai
media yang dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk
meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Media
pembelajaran interaktif dapat membantu proses
penyampaian informasi yang belum bisa disampaikan oleh
pendidik dan dengan adanya proses pembelajaran interaktif
dapat membuat proses pembelajaran menjadi efektif dan
efisien.19

Syarat model pembelajaran interaktif dikemukakan adalah


sebagai berikut:20
a. Dapat membangkitkan motivasi, minat atau gairah belajar
peserta didik,
b. Dapat merangsang keinginan peserta didik untuk belajar
lebih lanjut,
c. Dapat memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk
memberikan tanggapannya terhadap materi yang
disampaikan,
d. Dapat menjamin perkembangan kegiatan kepribadian peserta
didik,
e. Dapat mendidik peserta didik dalam teknik belajar sendiri
dan cara memperoeh pengetahuan melalui usaha pribadi,
f. Dapat menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai dan
sikap peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
19
Mayor M.H. Manurung, Ankian Bunai, Dan Halomoan Edy Manurung,
“Media Pembelajaran Bahasa Mee Tingkat Dasar Berbasis Multimedia Interaktif,”
Jsai (Journal Scientific And Applied Informatics) 4, No. 1 (2021): H. 66,
Https://[Link]/10.36085/Jsai.V4i1.1263.
20
Pratama Dan Hambali, “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif
Pada Proses Pembelajaran Keselamatan Dan Kesehatan Kerja,” H. 56.
17
18

Berikut ini terdapat beberapa kelebihan dari


penggunaan media pembelajaran interaktif dalam proses
pembelajaran:21
a. Dapat memperbesar skala benda yang ukurannya sangat
kecil bahkan benda yang tidak tampak mata seperti bakteri,
kuman, dan benda kecil lainnya dapat diperbesar dengan
bantuan media interaktif.
b. Dapat menyajikan benda yang sangat besar ukurannya
kedalam tampilan yang lebih kecil. Misalnya, gunung, gajah,
laut, bumi dan objek besar lainnya. Penyajian tersebut dapat
berupa gambar, video, dan lain-lain.
c. Dapat menyajikan peristiwa yang kompleks. Misalnya,
peristiwa beredarnya planet mengelilingi matahari.
d. Dapat menyajikan serta menampilkan suara, teks, gambar
animasi sehingga tampilan akan jauh lebih menarik.22
Berdasarkan pengertian dan kelebihan dari media
pembelajaran interaktif peneliti menyimpulkan bahwa media
pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam proses
pembelajaran yaitu media pembelajaran interaktif.

2. Media Pembelajaran Berbasis Komputer


Komputer merupakan multimedia yang digunakan
sebagai media pembelajaran. Penggunaan Komputer juga
sangat membantu pendidik untuk lebih memvariasikan
media pembelajaran sehingga pembelajaran akan lebih
bervariatif.23 Penggunaan komputer dibutuhkan adanya
keterampilan dan kreatifitas pendidik agar dapat membuat
media pembelajaran yang menarik.

21
Nurul Muflia Dan Hambali, “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif
Dasar Listrik Dan Elektronika Menggunakan Aplikasi Lectora Inspire,” Jurnal
Pendidikan Teknik Elektro 02, No. 01 (2021): H. 77.
22
Deri Firmansah Dan Dicki Fauzi Firdaus, “Pengembangan Media
Pembelajaran Video Interaktif Dengan Menggunakan Aplikasi Sparkol Videoscribe
Pada Tema 3 Kelas Iii,” Terampil : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar 7,
No. 2 (2021): H. 160, Http://[Link]/Id/Eprint/13130.
23
Z K Abdurahman Baizal Et Al., “Pengembangan Sistem Pembelajaran
Berbasis Komputer Di Lingkungan Madrasah Aliyah Pesantren As-Suruur Sebagai
Bentuk Persiapan Dalam Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (Unbk),”
Charity Jurnal Pengabdian Masyarakat 04, No. 01 (2021): 46.
19

Komputer juga diartikan sebagai mesin manipulasi


informasi atau mesin elektronik otomatis yang terdiri dari
komponen dasar yang berupa input, prosessor, penyimpan
data, dan output. Proses pembelajaran menggunakan
komputer merupakan proses pembelajaran yang
menggunakan software komputer atau program komputer
yang didalamnya berisikan materi serta terdapat bentuk-
bentuk evaluasi untuk mempermudah proses pembelajaran.
Berikut ini terdapat beberapa keuntungan penggunaan
komputer yaitu sebagai berikut:24
a. Penggunaan komputer dapat membantu mempermudah
proses penerimaan materi bagi peserta didik.
b. Merangsang peserta didik untuk mengerjakan latihan dan
melakukan kegiatan stimulasi atau kegiatan laboratorium.
c. Tingkat kecepatan belajar peserta didik dapat disesuaikan
dengan tingkat penugasannya.
d. Proses pembelajaran secara perorangan dan perkembangan
peserta didik dapat dipantau.
e. Komputer dapat dihubungkan dengan peralatan lain seperti
compact disk, video tape, dan lain lain.
Penggunaan media pembelajaran berbasis Komputer
memiliki peranan penting dalam proses pemnbelajaran.
Tujuan dari penggunaan komputer dalam pembelajaran yaitu
dapat meningkatkan efisiensi serta efektivitas dalam proses
pembelajaran. Penggunaan komputer dalam pembelajaran
juga dapat menigkatkan motivasi belajar pada peserta didik
dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Bentuk penyajian
pembelajaran dengan komputer dapat dengan mudah
dipelajari dan dipahami oleh peserta didik sehingga kontrol
dalam pembelajaran berada di tangan peserta didik.
Penggunaan media pembelajaran komputer memiliki
beberapa manfaat bagi peserta didik yaitu:25

24
Arifa Rahmi, Armiati, Dan Hendra Syarifuddin, “Tahap Preliminary
Research Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Materi
Transformasi Sma / Ma,” Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta 3, No. 1
(2021): 16.
20

a. Mengembangkan kemampuan berfikir tinggi dan


interpersonal peserta didik.
b. Peserta didik dapat mempelajari suatu materi dengan
menggabungkan beberapa materi dari sumber-sumber lain.
c. Media ini dapat digunakan untuk mengembangkan
kompetensi dan pengetahuan tentang media itu sendiri

B. Aplikasi Lectora Inspire


1. Pengertian Lectora Inspire
Lectora Inspire adalah sebuah program komputer
yang merupakan tool (alat) pengembangan belajar elektronik
(e-learning) yang juga dikenal sebagai perangkt lunak
authoring yang dikembangkan oleh Perusahaan Trivantis
Corporation. Lectora sering digunakan untuk membuat kursus
pelatihan online, penilaian, dan presentasi. Hal ini karena
salah satu keunggulan lectora inspire yang sangat user
friendly (mudah digunakan) yang didesain khusus bagi
pemula, sehingga sangat mudah digunakan dalam pembuatan
media pembelajaran dan materi uji atau evaluasi. Keunggulan
lainnya, lectora juga bisa dikonversi dari presentasi Microsoft
Power Point ke dalam konten e-learning. Lectora juga
memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan berbagi file
multimedia untuk membuat konten lebih menarik.
Lectora inspire dapat digunakan untuk kebutuhan
pembelajaran baik secara online maupun offline yang dapat
dibuat dengan cepat dan mudah. Lectora inspire menyediakan
template yang siap digunakan untuk memasukkan materi
pembelajaran, selain itu di dalam Lectora inspire sudah
terdapat banyak gambar, animasi, karakter animasi yang dapat
kita gunakan secara langsung. Lectora inspire dapat

25
Febi Eka Febriansyah, Admi Syarif, Dan Dedy Miswar, “Pelatihan
Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Di Smk Surya Dharma Bandar
Lampung,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tabikpun 2, No. 1 (2021): 23,
Https://[Link]/10.23960/Jpkmt.V2i1.24.
21

digunakan untuk menggabungkan flash, merekam video,


menggabungkan gambar, dan screen capture.26
Lectora Inspire merupakan software pengembangan
belajar elektronik (e-learning) yang dikembangkan oleh
perusahaan Trivantis Corporation yang didirikan oleh Timothy
D Laundermilk di Cincinnati, Ohio, Amerika pada tahun 1999.
Lectora Inspire relatif mudah diaplikasikan atau diterapkan
karena tidaks memerlukan pemahaman bahasa pemrograman
yang canggih. Faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar
peserta didik yang rendah, serta penggunaan metode pengajaran
oleh pendidik yang monoton yang mengakibatkan peserta didik
merasa bosan belajar.27
Lectora Inspire merupakan program yang efektif dalam
membuat media pembelajaran dan merupakan software
pengembangan belajar elektronik (e-learning) yang relatif
mudah diaplikasikan atau diterapkan karena tidak memerlukan
pemahaman bahasa pemrograman yang canggih.28 Lectora
Inspire memiliki antarmuka yang familiar dengan kita yang telah
mengenal maupun menguasai Microsoft Office. Dengan
menggunakam Lectora Inspire, materi pelajaran didesain
semenarik mungkin, dapat menampilkan video, serta gambar-
gambar animasi yang berhubungan dengan materi pelajaran agar
peserta didik lebih memperhatikan apa yang disampaikan oleh
pendidik. Proses pembelajaran akan lebih menyenangkan dan
bermakna sehingga berpengaruh pada peningkatan prestasi
belajar peserta didik.
Lectora Inspire merupakan salah satu program media
aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat presentasi
maupun media pembelajaran.29 Dengan menggunakan program

26
Novia Lestari, [Link]., [Link], MEDIA PEMBELAJARAN Berbasis
MULTIMEDIA Interaktif, jawa tengah: Lakeisha, 2021. H. 80.
27
Syawaluddin, Makkasau, Dan Jamal, “Pengembangan Media Pembelajaran
Berbasis Aplikasi Lectora Inspire Pada Mata Pelajaran Ips Kelas V Di Sdn 197
Sapolohe Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba,” H. 23.
28
Aref Vai Et Al., “Lectora Inspire Software Development In The Learning
Of Pencak Silat,” Journal Sport Area 6, No. 1 (2021): H. 111.
29
Rahmayanti, “Pengembangan Media Pembelajaran Pengolahan Dan
Penyajian Makanan Indonesia Menggunakan Aplikasi Lectora Inspire,” H. 22.
22

aplikasi Lectora Inspire dapat memudahkan dalam menyiapkan


bahan ajar bagi peserta didik. Media pembelajaran yang
dikembangkan dengan menggunakan Lectora Inspire dapat di
publish secara online maupun offline. Peserta didik dapat belajar
mandiri dengan media pembelajaran tersebut.
Aplikasi ini dapat merekam video, menggabungkan
gambar, menggabungkan flash, serta dapat digunakan untuk
screen capture. Media pembelajaran menggunakan aplikasi
Lectora Inspire dapat membuat peserta didik belajar secara
mandiri. Aplikasi Lectora Inspire juga dilengkapi dengan materi
uji sebagai evaluasi serta skor yang didapat oleh peserta didik
dapat diketahui secara langsung.
Penggunaan media harus mampu melibatkan mental
peserta didik dalam melakukan proses belajar. Media Lectora
Inspire mampu membuat peserta didik bermain sambil belajar.
Peserta didik yang mampu terlibat secara intensif dengan media
dan materi pelajaran akan belajar lebih mudah dan mampu
mencapai kompetensi yang diinginkan. Media ini juga dapat
membantu pendidik dalam menjelaskan tema.
Terdapat beberapa software dalam paket instalasi Lectora
inspire, diantaranya:
a. Flypaper
Flypaper digunakan untuk menggabungkan gambar, video,
flash, animasi transisi, game memory dll. Software ini dapat
mengasilkan file dalam bentuk swf sehingga dapat dengan
mudah diintegrasikan dengan Lectora inspire secara mudah.
b. Camtasia
Camtasia dapat digunakan untuk merekam langkah langkah
yang dilakukan di layar monitor. Software ini juga dapat
digunakan untuk mengedit video dan dapat dipublish
menjadi standar format-format video.
c. Snagit
Snagit dapat digunakan untuk mengcapture layar monitor.
Lebih jauh lagi, Snagit dapat digunakan untuk
menggabungkan beberapa gambar menjadi satu dan dapat
dipublish dalam berbagai bentuk file gambar.
23

2. Karakteristik Lectora Inspire


Media pembelajaran manapun pasti memiliki ciri khas
atau karakteristik yang menonjol berdasarkan fungsi dan
kegunaan menu, alat (tool), ataupun perangkat yang disediakan
dalam Lectora Inspire. Beberapa karakteristik Lectora Inspire
yang membedakan dengan media yang lain diantaranya
menyediakan template yang dapat diaplikasikan untuk menyusun
materi pembelajaran, terdapat gambar, animasi, karakter animasi
yang dapat digunakan langsung, Lectora lebih cepat dari pada
aplikasi web base karena tidak bergantung dengan koneksi atau
jaringan, terdapat software pendukung yang terinstal otomatis
ketika menginstal aplikasi Lectora, seperti flypaper, camtasia
atau snagit, dapat digunakan untuk menggabungkan flash, video,
gambar ataupun screen capture, materi dasar-dasar Lectora
menu-menu pada program Lectora seperti chapter, section,
page, lalu insert berbagai fasilitas dalam Lectora (insert image,
insert audio, animasi dan lain-lain), pemanfaatan fasilitas
pembuatan soal atau kuis, dan terakhir publish.30

3. Langkah-langkah pembuatan aplikasi Lectora Inspire


1. Buka Aplikasi Lectora Inspire
2. Setelah itu pada Menu “CREATE NEW TITLE” pilih
opsi “Templates”.

30
Aref Vai, Deny Pradana Saputro, Dan Ramadi, “Pengembangan Media
Pembelajaran Perwasitan Pencak Silat Berbasis Lectora Inspire,” Jurnal Sporta
Santika 6 (2021): H. 66.
24

3. Disini anda akan diperlihatkan banyak sekali desain –


desain template yang bisa dipergunakan untuk kegiatan
presentasi. Pada tutorial ini template yang saya gunakan adalah
aqua design > Jenis Aqua Order.

Apabila sudah selesai memilih template klik “Use Template”


4. Selanjutnya akan muncul jendela baru, akan ada form
untuk diisi. “New Tite Name” dan “New Title Location”.
 New Title Name : Isi dengan Judul Persentasi Anda
 New Title Location --> Langsung saja klik “Browse”
untuk memilih lokasi tempat penyimpanan file.
Klik “Ok” jika sudah selesai.
25

5. Sekarang anda sudah siap untuk mengisi konten.


6. Hal yang pertama anda lakukan adalah mengganti judul
presentasi yang terdapat pada bagian atas. Klik 2 kali pada
tulisannya, ganti dengan judul presentasi milik anda.

7. Selanjutnya kita akan mengisi materi yang ingin kita


persentasikan. Coba anda perhatikan bagian kiri layar
monitor anda, kemudian scroll sedikit ke bagian bawah.
Anda akan menemukan tulisan “page 1”.
26

Itu menunjukan halaman awal dari apa yang akan


dipresentasikan.
Untuk mengisi materi pada halaman awal ini, ikuti
langkah dibawah :

 klik pada bagian “page 1”.


Setelah itu lihat ke bagian lembar kerja, anda akan
menemukan tulisan judul dan juga isi materinya. Silahkan
klik tulisannya dan ganti dengan materi yang hendak ingin
di jelaskan.

Apabila sudah selesai mengisi halaman 1 dan ingin lanjut


membuat halaman baru. Klik kanan pada tulisan “page 1”,
selanjutnya pilih “New” dan terakhir pilih “page”.
(Catatan : 1. Untuk membuat halaman ke-3, ke-4 dan
seterusnya lakukan dengan cara yang sama)
Untuk mengisi materi untuk halaman berikutnya, misal pada
page 2, page 3 dan selanjutnya ikuti instruksi di bawah:
27

 Plih page yang ingin diisi materi.


 Pada bagian toolbar, pilih add > objects > Text.
 Setelah itu akan muncul kotak putus-putus pada page yang
anda pilih.
 Klik kotak tersebut dan isi dengan materi anda.
Jika anda sudah selesai membuat halaman – halaman dan
mengisinya dengan materi anda, maka selanjutnya anda
tinggal mereview hasil dari kerja anda. Untuk melakukannya
ikuti langkah berikut :
 Pada bagian toolbar, pilih tombol “mode”
 Klik preview
Apabila dirasa sudah selesai dan benar, sekarang anda tinggal
mempublishnya ke dalam bentuk program (.EXE). Untuk
langkah – langkahnya ikuti instruksi di bawah:
 Pada bagian toolbar, klik menu “publish” dan pilih
“Publish to Single Fie Executable”
 Setelah itu akan muncul jendela baru, jika tidak ada yang
error, langsung pilih tombol “publish”
28

 Pada jendela publish location, di bagian destination folder,


klik tombol “choose folder” untuk menempatkan file exe
yang hendak kita buat.
 Apabila sudah selesai memilih lokasi penyimpanan, klik
ok.
 Masih di Jendela publish location, di bagian the name of
single file executable isi formnya dengan judul presentasi
anda. Apabila sudah selesai klik ok.
 Tunggu beberapa saat, file anda sedang
diproses. Selanjutnya
1. Buka Aplikasi Lectora Inspire
2. Setelah itu pada Menu “CREATE NEW TITLE” pilih
opsi “Templates”.

3. Disini anda akan diperlihatkan banyak sekali desain –


desain template yang bisa dipergunakan untuk kegiatan
presentasi. Pada tutorial ini template yang saya gunakan
adalah aqua design > Jenis Aqua Order.

Apabila sudah selesai memilih template klik “Use Template”


4. Selanjutnya akan muncul jendela baru, akan ada form
untuk diisi. “New Tite Name” dan “New Title Location”.
29

 New Title Name : Isi dengan Judul Persentasi Anda


 New Title Location --> Langsung saja klik “Browse”
untuk memilih lokasi tempat penyimpanan file.
Klik “Ok” jika sudah selesai.

1. Sekarang anda sudah siap untuk mengisi konten.


2. Hal yang pertama anda lakukan adalah mengganti
judul presentasi yang terdapat pada bagian atas. Klik 2 kali
pada tulisannya, ganti dengan judul presentasi milik anda.
30

3. Selanjutnya kita akan mengisi materi yang ingin kita


persentasikan. Coba anda perhatikan bagian kiri layar
monitor anda, kemudian scroll sedikit ke bagian bawah. Anda
akan menemukan tulisan “page 1”.
Itu menunjukan halaman awal dari apa yang akan
dipresentasikan.
Untuk mengisi materi pada halaman awal ini, ikuti langkah
dibawah :

 klik pada bagian “page 1”.


 Setelah itu lihat ke bagian lembar kerja, anda akan
menemukan tulisan judul dan juga isi materinya. Silahkan
klik tulisannya dan ganti dengan materi yang hendak ingin di
jelaskan.

Apabila sudah selesai mengisi halaman 1 dan ingin lanjut


membuat halaman baru. Klik kanan pada tulisan “page 1”,
selanjutnya pilih “New” dan terakhir pilih “page”.
(Catatan : 1. Untuk membuat halaman ke-3, ke-4 dan
seterusnya lakukan dengan cara yang sama)
Untuk mengisi materi untuk halaman berikutnya, misal pada
page 2, page 3 dan selanjutnya ikuti instruksi di bawah:
31

 Plih page yang ingin diisi materi.


 Pada bagian toolbar, pilih add > objects > Text.
 Setelah itu akan muncul kotak putus-putus pada page yang
anda pilih.
 Klik kotak tersebut dan isi dengan materi anda.
Jika anda sudah selesai membuat halaman – halaman dan
mengisinya dengan materi anda, maka selanjutnya anda
tinggal mereview hasil dari kerja anda. Untuk melakukannya
ikuti langkah berikut :
 Pada bagian toolbar, pilih tombol “mode”
 Klik preview
Apabila dirasa sudah selesai dan benar, sekarang anda tinggal
mempublishnya ke dalam bentuk program (.EXE). Untuk
langkah – langkahnya ikuti instruksi di bawah:
1. Pada bagian toolbar, klik menu “publish” dan pilih “Publish
to Single Fie Executable”
2. Setelah itu akan muncul jendela baru, jika tidak ada yang
error, langsung pilih tombol “publish”
3. Pada jendela publish location, di bagian destination folder,
klik tombol “choose folder” untuk menempatkan file exe
yang hendak kita buat.
4. Apabila sudah selesai memilih lokasi penyimpanan, klik ok.
5. Masih di Jendela publish location, di bagian the name of
single file executable isi formnya dengan judul presentasi
anda. Apabila sudah selesai klik ok.
6. Tunggu beberapa saat, file anda sedang diproses.
32

4. Kelebihan Lectora Inspire


Berikut ini terdapat beberapa keunggulan dari Lectora
Inspire:31
1. Lectora Inspire dapat digunakan dalam pembuatan website,
konten e-learning, serta dapat digunakan untuk membuat
presentasi suatu produk.
2. Fitur yang disediakan sangat memudahkan pengguna untuk
membuat multimedia pembalajaran.
3. Memudahkan pendidik dalam pembuatan media
pembelajaran.
4. Tersedia media library yang membantu pengguna Lectora
Inspire.
5. Template yang disediakan oleh Lectora Inspire cukup
lengkap.
6. Lectora Inspire dapat mengkonversi presentasi Microsoft
Power Point ke dalam konten e-learning
7. Konten yang dikembangkan dapat dipublikasikan ke berbagai
output seperti HTML5, single file executable (.exe), CD-
ROM, maupun standar e-learning seperti SCORM dan AICC.

C. Pembelajaran Tematik
1. Pengertian Pembelajaran Tematik
Pembelajaran tematik dpaat dikatakan sebagai proses belajar
dengan menggunakan beragam tema tertentu. Tema dibuat
berdasarkan mata pelajaran. Contohnya, tema “Air” bila
mengkaji dari berbagai macam pelajaran, ialah Biologi, Kimia,
Fisika, dan Matematika. Tema juga dapat ditinjau dari mata
pelajaran lain, seperti Seni Budaya, IPA, dan IPS .
Pembelajaran tematik merupakan salah satu jenis dari model
pembelajaran terpadu dimana pembelajarannya menggabungkan

31
Indri Anugrah Ramadhani Dan Juanda Rumaur, “Perancangan Media
Pembelajaran Berbasis Lectora Pada Mata Pelajaran Komputer Dan Jaringan Dasar
Materi Dasar Komputer Kelas X Di Smk Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong,”
Jurnal Petisi 1, No. 1 (2020): H. 65.
33

beragam mata pelajaran sehingga bisa memberikan pengalaman


yang bermanfaat kepada peserta didik32.
Menurut Depdiknas yang dimaksud dengan “pembelajaran
tematik ialah metode pembelajaran terpadu yang menggunakan
tema untuk saling mengaitkan antar mata pelajaran sehingga
bisa memberikan pengetahuan belajar yang bermanfaat kepada
peserta didik”33.
Dengan pembelajaran tematik peserta didik bisa menciptakan
dan mengaitkan antara suatu pengetahuan dengan pengetahuan
lainnya atau antara suatu keterampilan dengan keterampilan
lainnya agar suatu proses belajar mengajar jadi lebih menarik.
Salah satu alasan yang mungkin bisa dikemukakan ialah setiap
peserta didik mendapat tambahan satu informasi baru (baik
berupa pengetahuan maupun keterampilan) akan selalu
terhubung dengan pengetahuan dan keterampilan yang sudah
peserta didik miliki baik secara asimilatif (menghubungkan
pikiran yang sudah ada dalam benak peserta didik) maupun
secara akomodatif (proses pemanfaatan pikiran dalam benak
peserta didik untuk menganalisis tujuan). Pembelajaran dengan
demikian tentu bakal memajukan peserta didik agar ikut terlibat
secara aktif karena, dukungan dari dalam diri peserta didik,
sehingga proses belajar mengajar menjadi karena dorongan
minat dari dalam diri peserta didik (motivasi intrinsik),
sehingga pembelajaran menjadi menarik minat peserta didik.
Pelaksanaan pembelajaran tematik bisa mengaitkan hubungan
antara suatu pelajaran dengan pelajaran lainnya hal ini
dilakukan untuk menyempurnakan dan memajukan kualitas
proses belajar peserta didik. Penyampaian materi yang tidak
didasarkan keterlibatan antarteori maka bisa membuat
pemahaman yang rumit, parsial, serta tidak fundamental.
Pelaksanaan pembelajaran tematik bisa menunjang peserta didik
dalam membentuk kebermaknaan ide-ide dan teori-teori yang
baru dan lebih kuat. Kaitan antarsatu mata pelajaran dengan

32
Mohammad Syarif Sumantri, Model Pembelajaran Terpadu Di Sekolah
Dasar (Jakarta: Pt. Rajagrafindo Persada, 2016), H. 45
33
Nurul Hidayah, “ Pembelajaran Tematik Integratif Di Sekolah Dasar”.
Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar. Vol. 2. No. 1. Juni 2016 H. 35-36
34

mata pelajaran lainnya bagi peserta didik ialah hal yang


bermanfaat dalam belajar, sehingga apa yang dipelajari oleh
peserta didik akan lebih berguna, lebih mudah diingat dan lebih
mudah dipahami, diolah serta digunakan untuk memecahkan
permasalahan dalam kehidupannya34.

2. Karakteristik Pembelajaran Tematik


Pembelajaran tematik memiliki karakteristik sebagai berikut:
a. Peserta didik sebagai pusat pembelajaran
Peserta didik merupakan tokoh utama pembelajaran. Seluruh
aspek dan target pendidikan harus selaras dengan
kepentingan peserta didik, meskipun pendidik sekadar
penyedia yang memfasilitasi yang diperlukan peserta didik
dalam menumbuhkan dirinya sesuai dengan minat dan
motivasinya. Pendidik memberikan fasilitas-fasilitas kepada
peserta didik guna melaksanakan proses belajar mengajar35.
b. Memberikan pengalaman langsung (direct experiences)
Peserta didik diharapkan mampu menjalani sendiri proses
belajarnya dari rencana, prosedur sampai hasil. Hal demikian
hanya terjadi apabila peserta didik dihadapkan pada posisi
yang nyata dan tidak lain merupakan daerah peserta didik
sendiri36.
c. Menghilangkan batas pemisahan antar mata pelajaran
Sesuai dengan keunikan pembelajaran tematik yang
terintegrasi, maka pemisahan antara berbagai mata pelajaran
menjadi tidak spesifik. Mata pelajaran disajikan dalam suatu
bidang atau tema, dan dalam suatu bidang atau tema memuat
banyak mata pelajaran, dalam arti bahwa suatu bidang atau
tema dilihat dari berbagai aspek mata pelajaran.

34
Kadir, Hanun Asrohah, Pembelajaran Tematik (Jakarta: Pt. Rajagrafindo
Persada, 2016), H. 6-7
35
Syaifuddin, “Implementasi Pembelajaran Tematik Di Kelas 2 Sd Negeri
Demangan Yogyakarta”. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah. Vol. 2. No. 2.
2017 H. 140
36
Nurdyansyah, “Model Social Reconstruction Sebagai Pendidikan Anti–
Korupsi Pada Pelajaran Tematik Di Madrasah Ibtida’iyah Muhammadiyah 1
Pare”. Halaqa Journal. Vol. 14. No. 1. 2016, H. 18
35

d. Fleksibel
Pembelajaran tematik dibuat dengan mengaitkan antara
suatu keterampilan dengan keterampilan lain, atau
mengaitkan antara suatu pengetahuan dengan pengetahuan
yang lainnya, bahkan mengaitkan antara pengetahuan yang
satu dengan keterampilan dan sebaliknya. Lebih-lebih sangat
ditekankan yang perlu dihubungkan ialah pengetahuan dan
keterampilan yang sudah dimiliki oleh peserta didik dengan
sesuatu yang baru dan perlu dimiliki oleh peserta didik.
Kebutuhan ini pendidik memiliki lahan yang luas untuk
berimprovisasi dalam menyajikan materi pelajaran dan
sangat luas dalam memilih pendekatan dan desain dalam
proses belajar mengajar.
e. Hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan anak
didik
Selaras demham ciri pembelajaran tematik dimana harus
disesuaikan dengan kepentingan peserta didik, maka
pembelajaran tematik tentunya akan memberikan dorongan
untuk timbulnya minat dan motivasi belajar peserta didik
dan mencapai peluang besar guna menumbuhkan
kemampuan yang ada di dalam dirinya selaras dengan hobi
dan keinginannya.
f. Menggunakan Asas PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif,
Efektif, dan Menyenangkan)
Pembelajaran tematik berangkat dari dasar belajar ialah
harus melibatkan peserta didik secara aktif dalam
menumbuhkan daya cipta peserta didik serta harus mencapai
target. Semua dasar tersebut harus ditata dalam situasi yang
memuaskan agar tetap menguraikan peserta didik serta tidak
membosankan. Proses belajar inilah yang akhirnya bisa
membagkitkan motivasi dan semangat peserta didik37.
g. Holistik
Bahwa pembelajaran tematik bersifat menyeluruh, dan
suatu tema dilihat dari berbagai aspek. Dalam pembelajaran
37
Mahardini, “Implementasi Pendidikan Karakter Dengan Strategi Paikem
Pada Pembelajaran Tematik Kelas Iv B Di Sd Muhammadiyah 08 Malang”.
(Http://Eprints. [Link]/Eprint/37211, Diakses Pada 30 September 2020, 18.57)
36

tematik pusat perhatian dapat diamati dan dikaji dari


berbagai macam disiplin pelajaran, bukan dari dimensi
yang terkotak-kotak, sehingga memungkinkan peserta didik
mengartikan suatu isyarat/ petunjuk dari segala sisi. Hal ini
merupakan asset yang baik untuk menjadi lebih mahir
dalam menyikapi setiap peristiwa yang peserta didik alami38.
h. Bermakna
Bermakna artinya menumbuhkan kebermaknaan
(meaningfull) pembelajaran. Bahwa proses belajar lebih
bermakna apabila memberikan manfaat untuk peserta didik.
Kebermaknaan proses belajar akan semakin meningkat
apabila sesuai dengan kepentingan peserta didik.
Kebermaknaan dalam proses belajar akan ditentukan dengan
terwujudnya suatu kaitan antar persepsi yang saling
berhubungan antara pengetahuan dan pengalaman
sebagaimana disebutkan di atas39.

3. Kelebihan Dan Kekurangan Pembeajaran Tematik


a. kelebihan pelaksanaan pembelajaran tematik yaitu:
1). Banyak materi-materi yang tertuang dalam beberapa
mapel mempunyai keterkaitan konsep, sehingga
pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyeluruh;
mempelajari sebuah topik secara mendalam dari berbagai
segi.
2). Siswa mudah memusatkan perhatian karena beberapa
mapel dikemas dalam satu tema yang sama.
3). Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan
mengembangkan berbagai kompetensi beberapa mapel dalam
tema yang sama.
4). Pembelajaran tematik melatih anak untuk semakin banyak
membuat hubungan beberapa mapel, sehingga mereka
mampu memproses informasi dengan cara yang sesuai daya
pikirnya, dan memungkinkan berkembangnya jaringan
konsep.
38
Wafiqni, Nurani, “Model Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan
Lokal”. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam. Vol. 10. No. 2. 2018 H. 170
39
Op. Cit. H, 22-24
37

5). Menghemat waktu karena beberapa mapel dikemas dalam


satu tema dan disajikan secara terpadu dalam alokasi
pertemuan-pertemuan yang direncanakan. Waktu yang lain
dapat digunakan untuk pemantapan, pengayaan, pembinaan
keterampilan dan remidial.
b. kekurangan pembelajaran tematik, diantaranya:
1). Aspek guru, guru harus berwawasan luas, memilki
integritas tinggi, keterampilan metodologis yang handal, rasa
percaya diri yang tinggi dan berani mengemas dan
mengembangkan materi.
2). Aspek peserta didik, pembelajaran tematik menuntut
kemampuan belajar peserta didik yang relative baik, baik
dalam kemampuan akademik maupun kreatifitasnya, karena
model pembelajaran tematik menekankan pada kemampuan
analitis, kemampuan asosiatif, kemampuan eksplorasi dan
elaborative.
3). Aspek sarana dan sumber pembelajaran, pembelajaran
tematik memerlukan bahan bacaan atau sumber informasi
yang cukup banyak dan bervariasi, mungkin juga fasilitas
internet
4). Aspek kurikulum, kurikulum harus luwes, berorientasi pada
pencapaian ketuntasan pemahaman peserta didik, bukan pada
pencapaian target penyampaian materi
5). Aspek penilaian, pembelajaran tematik membutuhkan cara
penilaian yang menyeluruh.
6). Aspek suasana pembelajaran, pembelajaran terpadu
cenderung mengutamakan salah satu bidang kajian dan
tenggelamnya bidang kajian lain, tergantung pada latar
belakang pendidikan gurunya.

4. Prinsip-Prinsip Pembelajaran Tematik


Secara umum, prinsip-prinsip pembelajaran tematik dapat
uraikan sebagai berikut:
a. Prinsip Penggalian Tema
Prinsip mendasar dalam pembelajaran tematik yaitu tema-
tema yang bertumpukan dan ada keterlibatan menjadi
sasaran mendasar dalam proses belajar mengajar. Dalam
38

penggalian tema, sebaiknya tema tidak terlampau luas, harus


bermanfaat, tema harus disesuaikan dengan tingkat
pertumbuhan psikologis peserta didik dan hobi peserta didik,
tema yang dipilih mempelajari kejadian autentik, dan tema
yang dipilih disesuaikan dengan kesiapan sumber belajar40.
b. Prinsip Pengelolaan Pembelajaran
Sebagai pendidik harus bisa menempatkan diri nya sebagai
penyedia dan penghubung dalam proses pembelajaran.
Dalam mengelola proses belajar mengajar dikelas, pendidik
sebaiknya tidak berperan secara sendiri di dalam kegiatan
belajar mengajar, dorongan tanggung jawab peserta diidk
baik secara individu maupun kelompok harus jelas dalam
setiap pekerjaan, pendidik harus membantu akan teori-teori
yang kadang tidak terpikirkan dalam perencanaan41.
c. Prinsip Evaluasi
Dalam memberikan penilaian dibutuhkan beberapa tahapan,
ialah memberi peluang kepada peserta didik untuk
memberikan penilaian diri di samping jenis penilaian lainnya
dan pendidik harus mengajak peserta didik untuk menilai
perolehan belajar yang telah berhasil berdasarkan tolak ukur
keberhasilan target yang akan diraih42.
d. Prinsip Reaksi
Dampak pengiring yang berguna pada sikap secara sadar
belum tersentuh okeh pendidik selama proses belajar
mengajar. Oleh sebab itu pendidik dituntut untuk bisa
mempersiapkan dan mempraktikkan proses belajar mengajar
sehingga berhasil secara tuntas target-target pembelajaran.
Pendidik harus menjawab atas tindakan peserta didik dalam

40
Ananda, Fadhilaturrahmi, “Analisis Kemampuan Guru Sekolah Dasar
Dalam Implementasi Pembelajaran Tematik Di Sd”. Jurnal Basicedu. Vol. 2. No. 2.
2018 H. 18
41
Suwakul, Suwarjo, “Pengelolaan Pembelajaran Tematik Di Sekolah
Dasar Negeri Kecamatan Bula Kabupaten Seram Bagian Timur-Maluku”. Jurnal
Akuntabilitas Manajemen Pendidikan. Vol. 2. No. 1. 2016 H. 89
42
Masdiana, Budiarsa, Lamba, “Penerapan Pembelajaran Tematik Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Materi Pada Lingkungan Siswa Kelas I Sdn 018
Letawa Kecamatan Sarjo Kabupaten Mamuju Utara”. Jurnal Kreatif Online. Vol. 3.
No. 2. 2016 H. 15
39

semua situasi serta tidak mendidik pada arah yang kecil


tetapi ke satu keutuhan yang padu dan bermanfaat43.
5. Analisis Materi Kelas IV Tema Berbagai Pekerjaan
Mewujudkan pembelajaran di sekolah dasar harus dimulai
dengan perencanaan terlebih dahulu, yang mana salah satu
tahapannya adalah menyusun perumusan indikator yang
disesuaikan dengan kompetensi dasar yang ada dalam
kurikulum. Dalam pembelajaran di SD Kelas 4 Tema 4, dalam
menganalisis buku guru dan siswa ini termasuk dalam tahap
persiapan pelaksanaan pembelajaran. Bagi guru dalam hal ini
dapat memilih buku yang tepat sekiranya terkandung tahap
pembelajaran, maka pembelajaran yang dijalankan akan lebih
besar pula. Tahapan yang kami lakukan adalah menganalisis
tujuan dan materi pembelajaran yang terdapat dalam buku guru
dan buku siswa kelas 4 tema 4 Berbagai pekerjaan, setelah itu
merumuskan indikator pembelajaran yang mendukung
terjadinya pembelajaran. berikut ini hasil analisis dan juga
perumusan indikator Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 4 Tema
4 : Berbagai Pekerjaan

Tabel 2.1 Analisis Dan Perumusan Indikator Subtema 1


Pembelajaran KD Indikator Materi
1 3.3 Memerinci proses Jenis-jenis
pembuatan teh pekerjaan
mengenai pekerjaan berdasarkan
apa saja yang wilayah dan tempat
terlibat dalam tinggal. -
proses tersebut Mengamati gambar
hingga teh sampai proses pembuatan
ke konsumen. teh - Jenis-jenis
Membandingkan pekerjaan di
dua jenis pekerjaan lingkungan sekitar
Menyimpulkan siswa -
dampak dari Membandingkan
pekerjaan bagi dua jenis pekerjaan
masyarakat yang ada di sekitar
4.3 Membuat laporan

43
Op. Cit. 48-49
40

mengenai hubungan
pekerjaan di sekitar
dengan sumber daya
alam yang ada.
5 Memerinci berbagai Kegiatan Ekonomi
pekerjaan beserta - Hubungan antara
kegiatannya yang kegiatan ekonomi
ditemukan di sekitar dan
sekolah. pekerjaan yang
Menganalisis berada disekitar. -
berbagai kegiatan Mengamati
ekonomi beserta lingkungan sekitar
pekerjaannya di sekolah dan
sekitar. memerinci
Menyimpulkan berbagai pekerjaan
hubungan antara beserta
kegiatan ekonomi kegiatannya yang
dan pekerjaan yang ditemukan. -
berada disekitar. Berdiskusi tentang
Membuat karya seni kegiatan ekonomi
tiga dimensi berupa beserta
gambar pekerjaan pekerjaannya di
yang ada di sekitar. -
lingkungan sekolah. Berdiskusi tentang
manfaat dari
adanya berbagai
pekerjaan dalam
suatu kegiatan
ekonomi -
Membuat gambar
pekerjaan yang ada
di lingkungan
sekolah.

Tabel 2. 2 Analisis dan Perumusan Indikator Subtema 2


Pembelajaran KD Indikator Materi
1 3.3 Mendiferensiasikan Jenis pekerjaan
jenis pekerjaan yang menghasilkan
yang menghasilkan barang dan jasa. -
barang dan jasa. Mengamati gambar
Menilai dua jenis nelayan dan
pekerjaan dalam membaca teks
41

suatu kegiatan tentang kepala


ekonomi serta sekolah, kemudian
dampak dari berdiskusi tentang
pekerjaan tersebut jenis kegiatan,
bagi masyarakat lapangan
dan bagi pekerja. pekerjaan, hasil
4.3 Membuat laporan dari setiap
tentang jenis pekerjaan, dan
pekerjaan yang penyebaran
menghasilkan barangnya.
barang dan jenis Membaca teks,
pekerjaan yang mengamati gambar
menghasilkan jasa antara teknologi
nelayan tradisional
dan modern. -
Berdiskusi dampak
dari pekerjaan
nelayan tradisional
dan nelayan
modern bagi
masyarakat dan
bagi pekerja. -
Berdiskusi
membuat laporan
tentang jenis
pekerjaan yang
menghasilkan
barang dan jenis
pekerjaan yang
menghasilkan jasa.
5 Menguraikan proses Mengamati gambar
kegiatan ekonomi proses ikan dapat
(produksi, sampai dikonsumsi
distribusi, masyarakat -
konsumsi) dari Berdiskusi
proses ikan sampai membuat laporan
dapat dikonsumsi tentang proses
oleh masyarakat. kegiatan ekonomi
Mengevaluasi (produksi,
proses kegiatan distribusi,
ekonomi (produksi, konsumsi) dari
distribusi, proses ikan sampai
42

konsumsi) dari dapat dikonsumsi


proses ikan sampai oleh masyarakat.
dapat dikonsumsi
oleh masyarakat.
Membuat laporan
tentang proses
kegiatan ekonomi
(produksi,
distribusi,
konsumsi) dari
proses ikan sampai
dapat dikonsumsi
oleh masyarakat.

Tabel 2. 3 Analisis dan Perumusan Indikator Subtema 3


Pembelajaran KD Indikator Materi
1 3.3 Menguraikan proses Kegiatan produksi,
kegiatan ekonomi kegiatan distribusi,
(produksi, distribusi, kegiatan konsumsi
konsumsi) yang - Mengamati
dilakukan oleh gambar proses
pekerjaan sebagai pembuatan kayu
Pengrajin kayu. sampai menjadi
Menilai kegiatan barang dan
ekonomi terkait berdiskusi
manfaat dan mengenai produk
dampaknya terhadap yang dihasilkan,
masyarakat sekitar sumber daya alam
4.3 Membuat laporan yang dipakai, jenis
proses kegiatan pekerjaan yang
ekonomi dan terlibat, manfaat
pekerjaan terkait terhadap
social budaya serta masyarakat sekitar.
hubungannya - Berdiskusi
dengan sumber daya membuat laporan
alam di suatu mengenai proses
daerah. kegiatan ekonomi
dan pekerjaan
terkait social
budaya serta
43

hubungannya
dengan sumber
daya alam di suatu
daerah.
5 1. Menguraikan Kegiatan produksi,
proses kegiatan kegiatan distribusi,
ekonomi (produksi, kegiatan konsumsi
distribusi, - Mengamati
konsumsi) dan gambar proses
pekerjaannya terkait pembuatan kain
social budaya sarung oleh
diwilayah tempat pengrajin tenun
tinggal. sarung samarinda. -
Berdiskusi
membuat laporan
mengenai proses
kegiatan ekonomi
dan pekerjaan
terkait social
budaya serta
hubungannya
dengan sumber
daya alam di suatu
daerah.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada buku


tematik Kelas 4 Tema 4: Berbagai Pekerjaan ternyata mampu
dirumuskan indikator yang memenuhi pembelajaran, yaitu
dengan menggunakan Kata Kerja Operasional (KKO) tahap C4-
C6 seperti yang telah dirumuskan dalam taksonomi Bloom. Jika
dirinci kata kerja yang digunakan adalah menganalisis (C4),
memerinci (C4), menguraikan (C4), mendiferensiasikan (C4),
menilai (C5), mengevaluasi (C5), menyimpulkan (C5), membuat
laporan dan gambar(C6), menguraikan proses (C6). Yang paling
banyak digunakan adalah ranah kognitif C4 karena disesuaikan
dengan materi yang terdapat dalam buku bahwa banyak sekali
kegiatan memperhatikan kemudian dilanjut dengan berdiskusi.
44
DAFTAR PUSTAKA

Abdul Majid, Strategi Pembelajaran, (Bandung: Pt Remaja


Rosdakarya, 2017).

Ahmad Taqiuddin, Mushab Hafalan Utsmani Madinah, (Bekasi:


Maana Publishing, 2019).

Alfiaturrohmaniah, Skripsi: Pengembangan Media Pembelajaran


Interaktif Berbasis Aplikasi Lectora Inspire Dalam
Pembelajaran Tajwid Pada Mata Pelajaran Al- Quran Hadits
Kelas Iv Di Min. Lampung: Uin Raden Intan Lampung, 2021.

Ananda, Fadhilaturrahmi, “Analisis Kemampuan Guru Sekolah Dasar


Dalam Implementasi Pembelajaran Tematik Di Sd”. Jurnal
Basicedu. Vol. 2. No. 2. 2018.

Andi Prastowo, Analisis Pembelajaran Tematik Terpadu, (Jakarta:


Prenadamedia Group, 2019).

Andi Prastowo, Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inofatif


Menciptakan Metode Pembelajaran Yang Menarik Dan
Menyenangkan, (Jogjakarta: Diva Press, 2017).

Andi Prastowo, Pengembangan Bahan Ajar Tematik, (Jakarta:


Kencana, 2017).

Aref Vai, Deny Pradana Saputro, Dan Ramadi, “Pengembangan


Media Pembelajaran Perwasitan Pencak Silat Berbasis
Lectora Inspire,” Jurnal Sporta Santika 6 (2021).

Asep kurniawan, metodologi penelitian pendidikan, (bandung: pt


remaja rosdakarya, 2018).

Beni Agus Pribadi, Dewi A. Padmo Putri, Pengembangan Bahan


Ajar, (Banten: Universitas Terbuka, 2019).

Cecep Kustandi, Pengembangan Media Pembelajaran: Konsep Dan


Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran Bagi
Pendidik Di Sejkolah Dan Masyarakat,
(Jakarta:Kencana) 2021.
Deri Firmansah Dan Dicki Fauzi Firdaus, “Pengembangan Media
Pembelajaran Video Interaktif Dengan Menggunakan
Aplikasi Sparkol Videoscribe Pada Tema 3 Kelas Iii,”
Terampil : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar 7,
No. 2 (2021): H. 160,
Http://[Link]/Id/Eprint/13130.

Dewi Rahmayanti, “Pengembangan Media Pembelajaran Pengolahan


Dan Penyajian Makanan Indonesia Menggunakan Aplikasi
Lectora Inspire,” Journal Evaluation In Education
(Jee) 1, No. 2 (2020): H. 22,
Https://[Link]/10.37251/Jee.V1.I2.44.

Dr. H. Moh. Roqib, M. Ag, Ilmu Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Pt.


Lkis Printing Camerlang, 2017), H. 15.

Febi Eka Febriansyah, Admi Syarif, Dan Dedy Miswar, “Pelatihan


Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Di
Smk Surya Dharma Bandar Lampung,” Jurnal Pengabdian
Kepada Masyarakat Tabikpun 2, No. 1 (2021): 23,
Https://[Link]/10.23960/Jpkmt.V2i1.24.

Hasan Sastra Negara, Konsep Dasar Matematika Untuk Pgsd,(Bandar


Lampung:Cv. Anugrah Utama Raharja, 2017).

Indri Anugrah Ramadhani Dan Juanda Rumaur, “Perancangan Media


Pembelajaran Berbasis Lectora Pada Mata Pelajaran
Komputer Dan Jaringan Dasar Materi Dasar Komputer
Kelas X Di Smk Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong,”
Jurnal Petisi 1, No. 1 (2020).

Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi Dan


Karya Ilmiah (Jakarta: Kencana Prenada Media Group,
2011),

Kadir, Hanun Asrohah, Pembelajaran Tematik (Jakarta: Pt.


Rajagrafindo Persada, 2016).

Masdiana, Budiarsa, Lamba, “Penerapan Pembelajaran Tematik


Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Materi Pada
Lingkungan Siswa Kelas I Sdn 018 Letawa Kecamatan
Sarjo Kabupaten Mamuju Utara”. Jurnal Kreatif Online. Vol.
3. No. 2. 2016.

Maulana Arafat Lubis Dan Nasran Azizam, Pembelajarn Tematik


Sd/Mi (Yogyakarta: Penerbit Samudra Biru, 2019).

Mei Matul Chasanah, Skripsi, Pengembangan Media Pembelajaran


Interaktif Multimedia Lectora Inspire Dengan Model
Jigsaw Pada Mupel Ips Kelas Iv Sdn Pakintelan 03
Gunungpati Semarang, Semarang: Universitas Negeri
Semarang, 2020.

Mohammad Syarif Sumantri, Model Pembelajaran Terpadu Di


Sekolah Dasar (Jakarta: Pt. Rajagrafindo Persada, 2016).

Muri Yusuf, Metode Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif Dan


Gabungan), (Jakarta: KENCANA, 2017).

Netriwati, Mai Sri Lena, Media Pembelajaran Matematika, (Bandar


Lampung: Permata Net, 2017.

Nunuk Suryani, Media Pembelajaran Inovatif Dan Pengembangannya,


(Bandung: Pt Remaja Rosdakarya), 2019.

Nurul Hidayah, Rifky Khumairo Ulva, “Pengembangan Media


Pembelajaran Berbasis Komik Pada Mata Pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial Kelas Iv Mi Nurul Hidayah Roworejo
Negerikatom Pesawaran”, Jurnal Pendidikan Dan
Pembelajaran Dasar, Vol. 4, No. 1, (Juni 2017)

Nurul Hidayah, Sri Latifah, Mayza Putri Adha, “Pengembangan


Lembar Kegiatan Sisiwa (Lks) Matematika Dengan
Pendekatan Saintifik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4
Bandar Lampung”, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Dan Pendidikan Matematika, 6 Mei 2017.

Nurul Muflia Dan Hambali, “Pengembangan Media Pembelajaran


Interaktif Dasar Listrik Dan Elektronika Menggunakan
Aplikasi Lectora Inspire,” Jurnal Pendidikan Teknik
Elektro 02, No. 01 (2021).

Nurvia Dwi Rahmawati Dan Joni Susilowibowo, “Pengembangan


Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Lectora Inspire
Pada Materi Laporan Harga Pokokpendidikan, Jurnal
Teknologi Rahmawati, Nurvia Dwi Susilowibowo, Joni
Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri,”
Jurnal Teknologi Pendidikan 13, No. 2 (2020).

Pratama Dan Hambali, “Pengembangan Media Pembelajaran


Interaktif Pada Proses Pembelajaran Keselamatan Dan
Kesehatan Kerja,”

Rahmat Arofah Hari Cahyadi, “ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis


Addie Model”, Islamic Education Journal, Vol. 3, (Juni
2019),

Ratnawati, “Signifikansi Penguasaan Guru Terhadap Psikologi Siswa


Dalam Proses Belajar Mengajar”, Jurna Terampil: Jurnal
Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, Vol. 4 No. 2 (2017).

Ridwan Abdullah Sani, Strategi Belajar Mengajar, (Depok: Rajawali


Pers. 2019).

Rudi Hartono, Dian Pujianto, Arwin. “Persepsi Guru Penjas Terhadap


Kompetensi Mahasiswa Magang 2 Prodi Penjas Fkip Unib
Di Smp Negeri Kota Bengkulu Tahun 2018”, Kinestetik :
Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, Vol. 3. No. (2)
2019.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D,


(Yogyakarta: Alfabeta, 2019).

Sugiyono, Metote Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,


Kualitatif, Dan R&D, (Bandung:Alfabeta, 2018).

Syaifuddin, “Implementasi Pembelajaran Tematik Di Kelas 2 Sd


Negeri Demangan Yogyakarta”. Tadris: Jurnal
Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah. Vol. 2. No. 2. 2017.

Syofnidah Ifrianti, Teori Dan Praktik Microteaching,


(Yogyakarta:Pustaka Pranala, 2019).

Wafiqni, Nurani, “Model Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan


Lokal”. Al- Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam. Vol.
10. No. 2. 2018.
Z K Abdurahman Baizal Et Al., “Pengembangan Sistem Pembelajaran
Berbasis Komputer Di Lingkungan Madrasah Aliyah
Pesantren As-Suruur Sebagai Bentuk Persiapan Dalam
Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (Unbk),”
Charity Jurnal Pengabdian Masyarakat 04, No. 01 (2021).

Anda mungkin juga menyukai