0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan14 halaman

Modul Seni Rupa Sem 2

Modul ajar Seni Rupa untuk kelas X di SMK Manbaul Hikam ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengamati, menciptakan, dan merefleksikan karya seni. Peserta didik akan mempelajari konsep dokumentasi jurnal visual, design thinking, serta publikasi karya seni rupa, dengan fokus pada isu sosial seperti bullying. Melalui kegiatan pembelajaran yang interaktif, siswa diharapkan dapat menghasilkan karya seni yang relevan dan mendokumentasikan prosesnya secara efektif.

Diunggah oleh

hayatsyakira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan14 halaman

Modul Seni Rupa Sem 2

Modul ajar Seni Rupa untuk kelas X di SMK Manbaul Hikam ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengamati, menciptakan, dan merefleksikan karya seni. Peserta didik akan mempelajari konsep dokumentasi jurnal visual, design thinking, serta publikasi karya seni rupa, dengan fokus pada isu sosial seperti bullying. Melalui kegiatan pembelajaran yang interaktif, siswa diharapkan dapat menghasilkan karya seni yang relevan dan mendokumentasikan prosesnya secara efektif.

Diunggah oleh

hayatsyakira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

SENI RUPA
KELAS X SEMESTER GENAP
SMK MANBAUL HIKAM

Oleh
Afif Bustami, [Link]
LEMBAR PENGESAHAN

MODUL MATA PELAJARAN


SENI RUPA

Untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)


Kelas X

Situbondo, Januari 2026


Mengetahui,
Kepala SMK Manbaul Hikam Guru Mata Pelajaran,

Yudha Urwanto, [Link] Afif Bustami, [Link]


MODUL PEMBELAJARAN 1

A. Capaian Pembelajaran
Mengalami (Experiencing)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekam dan
menuangkan pengalaman dan pengamatannya terhadap lingkungan, perasaan, empati
atau penilaiannya secara visual dengan menggunakan proporsi, gestur, ruang yang rinci.
Karya peserta didik mencerminkan penguasaan terhadap bahan, alat, teknik, teknologi
dan prosedur yang dipilihnya (sesuai minat dan kemampuannya).
Menciptakan (Making/Creating)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menciptakan karya seni yang menunjukkan
pilihan keterampilan,medium dan pengetahuan elemen seni rupa atau prinsip desain
tertentu yang sesuai dengan tujuan karyanya, dalam konteks ekspresi pribadi atau sesuai
topik tertentu.
Merefleksikan (Reflecting)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu secara kritis mengevaluasi dan menganalisa
efektivitas pesan dan penggunaan medium sebuah karya pribadi maupun orang lain serta
menggunakan informasi tersebut untuk merencanakan langkah pembelajaran selanjutnya.
Berpikir dan Bekerja secara Artistik (Thinking and Working Artistically)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu berkarya dan mengapresiasi berdasarkan
perasaan, empati dan penilaian pada karya seni secara ekspresif, produktif, inventif dan
inovatif. Peserta didik mampu menggunakan kreativitasnya, mengajukan pertanyaan
yang bermakna dan mengembangkan gagasan dan menggunakan berbagai sudut pandang
untuk mendapatkan gagasan, menciptakan peluang, menjawab tantangan dan
menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik juga mampu bekerja
secara mandiri, bergotong royong maupun berkolaborasi dengan bidang keilmuan lain
atau masyarakat di lingkungan sekitar.
Berdampak (Impacting)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu membuat karya sendiri atas dasar perasaan,
minat, nalar dan sesuai akar budaya pada masyarakatnya.
B. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan konsep dokumentasi jurnal visual.
2. Menguraikan tujuan dokumentasi berkarya dalam jurnal visual.
3. Memilih teknik dokumentasi yang dibutuhkan dalam mendokumentasikan karya seni
rupa dengan tepat.
4. Mendokumentasikan proses produksi berkarya menggunakan kosa kata seni rupa
yang sesuai.
5. Menjelaskan konsep design thinking berdasarkan isu yang diamati.
6. Menguraikan tahapan berpikir kritis untuk mengatasi permasalahan.
7. Memberikan contoh implementasi berpikir kritis melalui pendekatan design
thinking.
8. Mempresentasikan isu dan kondisi permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.
9. Menyusun konsep berkarya berdasarkan isu-isu yang dihadapi dengan menggunakan
konsep dan tahapan design thinking.
10. Menguraikan implementasi tahapan design thinking (berempati, definisi, ideasi,
prototipe dan uji publik) dalam proses pembuatan mock up/prototipe/sketsa awal.
11. Merancang mock up/prototipe/sketsa awal berdasarkan isu-isu yang dipilih untuk
diatasi melalui penerapan design thinking.
C. Pemahaman Bermakna
1. Pada bab ini peserta didik akan mempelajari mengenai konsep, tujuan, dan teknik
dokumentasi proses berkarya seni rupa dalam bentuk jurnal visual. Memahami
konsep berpikir kritis untuk mengenali dan memahami berbagai isu dan masalah
yang ada di lingkungan sekitar dan mencari solusinya dengan pendekatan design
thinking. Mengetahui konsep design thinking dan masuk ke dalam tahapan membuat
prototipe dan melakukan uji publik. Mempelajari tentang cara mengaplikasikan seni
dan desain dalam kehidupan sehari-hari dengan konsep design thingking. Serta
mempelajari cara membuat mockup/prototipe/sketsa dan melakukan uji publik.
2. Setelah memahami pembahasan di atas peserta didik mampu membuat sebuah karya
yang mempresentasikan isu dan kondisi permasalahan sosial (bullying) dan
dokumentasikan proses pembuatan karyanya serta susun menjadi sebuah jurnal
visual.
D. Pertanyaan Pemantik
1. Jelaskan tujuan mendokumentasikan karya seni rupa!
2. Sebutkan tahapan proses design thinking!
3. Tuliskan sumber bacaan pendekatan membuat sketsa!
E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan
 Mengondisikan suasana kelas dan menyapa peserta didik.
 Mendahulukan kegiatan dengan berdoa dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama (minta salah satu peserta didik untuk memimpin doa)
 Menyampaikan informasi tentang materi yang akan dipelajari.
 Menjelaskan teknik pembelajaran yang akan dilakukan.
 Mengawali pembelajaran dengan tanya jawab.
2. Kegiatan Inti
 Sebelum peserta didik berdiskusi, guru mulai bertanya dengan menggunakan
pertanyaan pemantik.
 Guru memberi kesempatan kepada semua peserta didik untuk menjawab
pertanyaan dari guru.
 Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik yang berani menjawab
dan melanjutkan memberikan pertanyaan pemantik.
 Guru memberikan bahan diskusi tentang dokumentasi dan jurnal visual, konsep
design thinking, serta membuat mock-up/prototipe/sketsa awal. Kemudian peserta
didik dapat mejelaskan konsep dokumentasi dan jurnal visual, menyebutkan
tujuan mendokumentasi karya seni rupa, menjelaskan teknik mendokumentasi
karya seni rupa, menjelaskan tahapan design thinking serta menjelaskan
menyusun implementasi dan praktik membuat mock-up/prototipe/sketsa awal.
 Peserta didik berdiskusi dengan teman sebangkunya dan menuliskan jawaban dari
diskusi tentang dokumentasi dan jurnal visual, konsep design thinking, serta
membuat mock-up/prototipe/sketsa awal. Kemudian peserta didik mampu
membuat sebuah karya yang mempresentasikan isu dan kondisi permasalahan
sosial (bullying) dan dokumentasikan proses pembuatan karyanya serta susun
menjadi sebuah jurnal visual.
 Guru kemudian memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mempresentasikan temuan jawaban mereka.
 Guru mengapresiasi jawaban peserta didik dan memberikan kesempatan lagi jika
ada jawaban yang berbeda.
 Guru menutup diskusi peserta didik dengan memberikan penguatan kepada
jawaban-jawaban peserta didik yang telah dipresentasikan.
3. Penutup
 Menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan.
 Memberikan motivasi kepada peserta didik untuk selalu semangat belajar.
 Menutup pembelajaran dengan doa.
F. Penilaian Pembelajaran
 Asesmen Diagnostik: dilakukan di awal dengan pretes yang dapat mengetahui
kemampuan awal peserta didik, asesmen diagnostik dilakukan oleh bapak/ibu guru.
 Asesmen Formatif: guru melakukan penilaian saat peserta didik berdiskusi dan
memberikan penilaian tugas peserta didik mengisi LKPD yang dikerjakan.
 Rubrik Penilaian
Perlu Perlu Berusaha
Kriteria Pemantapan Istimewa
Bimbingan Pengingatan dengan Baik
Penilaian (4) (5)
(1) (2) (3)
Menggali Belum mampu Sadar dalam Berusaha Mampu dalam Mandiri dan
dan dalam menyajikan dalam menyajikan berani dalam
Menjelaskan menyajikan informasi atau menyajikan informasi atau menyajikan
Informasi informasi atau menyampaikan informasi atau menyampaikan informasi atau
atau menyampaikan kembali cerita menyampaikan kembali cerita menyampaikan
Menceritakan kembali cerita dengan kembali cerita dengan kembali cerita
Ulang Cerita dengan bantuan guru. dengan bantuan guru dengan
bantuan guru. bantuan guru bantuan guru
Bekerja Belum mampu Sadar dalam Berusaha Mampu dalam Mandiri dan
Sama dalam mengatur diri, mengatur diri, dalam mengatur diri, berani dalam
Diskusi bekerja sama bekerja sama mengatur diri, bekerja sama mengatur diri,
Kelompok dalam dalam bekerja sama dalam bekerja sama
kelompok, kelompok, dalam kelompok, dalam
pengambilan pengambilan kelompok, pengambilan kelompok,
dan dan pengambilan dan pengambilan
pelaksanaan pelaksanaan dan pelaksanaan dan
keputusan, keputusan, pelaksanaan keputusan, pelaksanaan
serta serta keputusan, serta keputusan,
menyelesaikan menyelesaikan serta menyelesaikan serta
masalah masalah menyelesaikan masalah menyelesaikan
dengan dengan masalah dengan masalah
bantuan guru. bantuan guru. dengan bantuan guru. dengan
bantuan guru. bantuan guru.
 Pedoman penskoran LKPD mandiri

G. Pengayaan
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
Perhatikan gambar di bawah ini!
1. Gambar di atas berisi/bermakna tentang .…
2. Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa seni rupa dapat berfungsi untuk .…
Perhatikan gambar di bawah ini!

3. Gambar di atas berisi/bermakna tentang .…


4. Menurutmu, tokoh utama dalam gambar tersebut berprofesi sebagai .…
5. Beberapa contoh karya seni rupa yang ada di sekitar kita di antaranya ..., ..., dan ....
H. Remedial
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar.
1. Jelaskan manfaat dari dokumentasi dalam seni rupa!
2. Jelaskan arti jurnal visual!
3. Apa fungsi dari berpikir kritis?
4. Pada suatu hari, ada teman sekelasmu yang pingsan pada saat jam olahraga dan
memerlukan bantuan. Di sisi lain, ada ujian yang harus kami ikuti di jam pelajaran
berikutnya. Keputusan apa yang akan kamu ambil? Mana dari kedua hal ini yang
kamu yakini lebih penting dan mendesak? Bila kamu tidak mengikuti ujian,
konsekuensi apa yang akan kamu hadapi? Sanggupkah kamu mengambil risiko itu
bila kamu akan mengantarkan temanmu ke rumah sakit?
I. Lampiran
 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Kegiatan 2
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Tugas Individu!
Kerjakan soal di bawah ini!
1. Buatlah sebuah karya yang mempresentasikan isu dan kondisi permasalahan
bullying di sekolah!
2. Analisis masalahnya secara detail dan temukan potensi solusi dengan
pendekatan seni rupa dan desain!
3. Dokumentasikan segala proses pembuatan karyanya, dan susunlah menjadi
sebuah jurnal visual!
MODUL PEMBELAJARAN 2

A. Capaian Pembelajaran
Mengalami (Experiencing)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekam dan
menuangkan pengalaman dan pengamatannya terhadap lingkungan, perasaan, empati
atau penilaiannya secara visual dengan menggunakan proporsi, gestur, ruang yang rinci.
Karya peserta didik mencerminkan penguasaan terhadap bahan, alat, teknik, teknologi
dan prosedur yang dipilihnya (sesuai minat dan kemampuannya).
Menciptakan (Making/Creating)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menciptakan karya seni yang menunjukkan
pilihan keterampilan,medium dan pengetahuan elemen seni rupa atau prinsip desain
tertentu yang sesuai dengan tujuan karyanya, dalam konteks ekspresi pribadi atau sesuai
topik tertentu.
Merefleksikan (Reflecting)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu secara kritis mengevaluasi dan menganalisa
efektivitas pesan dan penggunaan medium sebuah karya pribadi maupun orang lain serta
menggunakan informasi tersebut untuk merencanakan langkah pembelajaran selanjutnya.
Berpikir dan Bekerja secara Artistik (Thinking and Working Artistically)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu berkarya dan mengapresiasi berdasarkan
perasaan, empati dan penilaian pada karya seni secara ekspresif, produktif, inventif dan
inovatif. Peserta didik mampu menggunakan kreativitasnya, mengajukan pertanyaan
yang bermakna dan mengembangkan gagasan dan menggunakan berbagai sudut pandang
untuk mendapatkan gagasan, menciptakan peluang, menjawab tantangan dan
menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik juga mampu bekerja
secara mandiri, bergotong royong maupun berkolaborasi dengan bidang keilmuan lain
atau masyarakat di lingkungan sekitar.
Berdampak (Impacting)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu membuat karya sendiri atas dasar perasaan,
minat, nalar dan sesuai akar budaya pada masyarakatnya.
B. Tujuan Pembelajaran
1. Mendefinisikan seni terpadu melalui kegiatan tanya jawab.
2. Menjelaskan tujuan pembelajaran terpadu melalui berkarya seni.
3. Menjelaskan konsep pembelajaran seni terpadu connected, webbed, dan integrated.
4. Menganalisis karya seni rupa dengan menggunakan disiplin ilmu lain yang relevan.
5. Menghubungkan isu dengan disiplin ilmu lain melalui karya seni terpadu.
6. Mendefinisikan publikasi karya seni rupa.
7. Menjelaskan fungsi publikasi karya seni rupa bagi masyarakat.
8. Membandingkan jenis publikasi seni rupa luar jaringan dan dalam jaringan.
9. Merancang persiapan publikasi karya seni rupa.
10. Memilih media untuk melaksanakan publikasi karya seni rupa kepada publik dengan
tepat.
C. Pemahaman Bermakna
1. Pada bab ini peserta didik akan mempelajari mengenai konsep model pembelajaran
seni terpadu dari mulai definisi, tujuan, menganalisis serta menghubungkan karya
seni dengan disiplin ilmu lainnya. Mempelajari publikasi karya seni rupa meliputi
bahasan-bahasan: definisi, fungsi, membandingkan, merancang, dan memilih media
publikasi karya seni rupa dalam bentuk luar jaringan (luring) dan dalam jaring
(daring) untuk di uji publik.
2. Setelah memahami pembahasan di atas peserta didik mampu membuat karya seni
rupa dengan tema kritik sosial atas fenomena sosial yang ada di sekitar dan membuat
pameran untuk memamerkan hasil karya seni rupa.
D. Pertanyaan Pemantik
1. Sebutkan tujuan implementasi seni terpadu!
2. Jelaskan model pembelajaran seni terpadu!
3. Sebutkan jenis publikasi karya seni rupa!
E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan
 Mengondisikan suasana kelas dan menyapa peserta didik.
 Mendahulukan kegiatan dengan berdoa dan mengajak peserta didik untuk berdoa
bersama (minta salah satu peserta didik untuk memimpin doa)
 Menyampaikan informasi tentang materi yang akan dipelajari.
 Menjelaskan teknik pembelajaran yang akan dilakukan.
 Mengawali pembelajaran dengan tanya jawab.
2. Kegiatan Inti
 Sebelum peserta didik berdiskusi, guru mulai bertanya dengan menggunakan
pertanyaan pemantik.
 Guru memberi kesempatan kepada semua peserta didik untuk menjawab
pertanyaan dari guru.
 Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik yang berani menjawab
dan melanjutkan memberikan pertanyaan pemantik.
 Guru memberikan bahan diskusi tentang model pembelajaran seni terpadu, dan
publikasi karya seni rupa. Kemudian peserta didik dapat menjelaskan konsep dan
model pembelajaran seni terpadu, menjelaskan tujuan dan manfaat pameran seni
yang sering dilaksanakan, menjelaskan jenis-jenis publikasi karya seni rupa, serta
menyebutkan dan menjelaskan kegiatan perencanaan publikasi seni rupa.
 Peserta didik berdiskusi dengan teman sebangkunya dan menuliskan jawaban dari
diskusi tentang model pembelajaran seni terpadu, dan publikasi karya seni rupa.
Kemudian peserta didik mampu membuat karya seni rupa dengan tema kritik
sosial atas fenomena sosial yang ada di sekitar dan membuat pameran untuk
memamerkan hasil karya seni rupa.
 Guru kemudian memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mempresentasikan temuan jawaban mereka.
 Guru mengapresiasi jawaban peserta didik dan memberikan kesempatan lagi jika
ada jawaban yang berbeda.
 Guru menutup diskusi peserta didik dengan memberikan penguatan kepada
jawaban-jawaban peserta didik yang telah dipresentasikan.
3. Penutup
 Menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan.
 Memberikan motivasi kepada peserta didik untuk selalu semangat belajar.
 Menutup pembelajaran dengan doa.
F. Penilaian Pembelajaran
 Asesmen Diagnostik: dilakukan di awal dengan pretes yang dapat mengetahui
kemampuan awal peserta didik, asesmen diagnostik dilakukan oleh bapak/ibu guru.
 Asesmen Formatif: guru melakukan penilaian saat peserta didik berdiskusi dan
memberikan penilaian tugas peserta didik mengisi LKPD yang dikerjakan.
 Rubrik Penilaian
Perlu Perlu Berusaha
Kriteria Pemantapan Istimewa
Bimbingan Pengingatan dengan Baik
Penilaian (4) (5)
(1) (2) (3)
Menggali Belum mampu Sadar dalam Berusaha Mampu dalam Mandiri dan
dan dalam menyajikan dalam menyajikan berani dalam
Menjelaskan menyajikan informasi atau menyajikan informasi atau menyajikan
Informasi informasi atau menyampaikan informasi atau menyampaikan informasi atau
atau menyampaikan kembali cerita menyampaikan kembali cerita menyampaikan
Menceritakan kembali cerita dengan kembali cerita dengan kembali cerita
Ulang Cerita dengan bantuan guru. dengan bantuan guru dengan
bantuan guru. bantuan guru bantuan guru
Bekerja Belum mampu Sadar dalam Berusaha Mampu dalam Mandiri dan
Sama dalam mengatur diri, mengatur diri, dalam mengatur diri, berani dalam
Diskusi bekerja sama bekerja sama mengatur diri, bekerja sama mengatur diri,
Kelompok dalam dalam bekerja sama dalam bekerja sama
kelompok, kelompok, dalam kelompok, dalam
pengambilan pengambilan kelompok, pengambilan kelompok,
dan dan pengambilan dan pengambilan
pelaksanaan pelaksanaan dan pelaksanaan dan
keputusan, keputusan, pelaksanaan keputusan, pelaksanaan
serta serta keputusan, serta keputusan,
menyelesaikan menyelesaikan serta menyelesaikan serta
masalah masalah menyelesaikan masalah menyelesaikan
dengan dengan masalah dengan masalah
bantuan guru. bantuan guru. dengan bantuan guru. dengan
bantuan guru. bantuan guru.
 Pedoman penskoran LKPD mandiri
G. Pengayaan
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
Perhatikan gambar di bawah untuk menjawab soal 1–2!
1. Selain bidang seni rupa, bidang keilmuan yang memungkinkan terdapat dalam karya
lukisan di atas adalah bidang keilmuan .…
2. Fungsi karya seni rupa di atas yakni .…
Perhatikan gambar di bawah ini untuk menjawab soal nomor 3–5!

3. Fungsi proposal di atas adalah untuk .…


4. Tema dari kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan proposal di atas adalah .

5. Salah satu bagian terpenting yang terdapat di dalam proposal adalah .…
H. Remedial
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan manfaat dari model pembelajaran seni terpadu.
2. Jelaskan perbedaan dan manfaat dari publikasi karya seni rupa secara luring dan
daring.
3. Apa saja hal yang dilakukan ketika merancang sebuah kegiatan pameran?
4. Sebutkan model pembelajaran seni terpadu yang paling kamu sukai. Mengapa?
5. Apa saja hal yang mempengaruhi kesuksesan penyelenggaraan suatu pameran?
I. Lampiran
 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Kegiatan
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Tugas Individu!
1. Buatlah karya seni rupa dengan tema kritik sosial atas fenomena sosial yang ada
di sekitarmu!
2. Bersama teman sekelas dan gurumu, persiapkanlah sebuah pameran untuk
memamerkan hasil karya seni rupa kalian!
3. Saat pameran, kamu bertanggung jawab untuk mempresentasikan lukisanmu
terhadap pengunjung!
4. Lakukan bersama-sama dengan semangat gotong royong dengan bimbingan
gurumu!

Anda mungkin juga menyukai