0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan40 halaman

Program BK Fixs

Dokumen ini adalah Program Bimbingan dan Konseling Kurikulum Merdeka untuk SMPIT Al-Jauhariyyah Tahun Ajaran 2023/2024 yang disusun oleh Wahyudin, S.Pd.I. Program ini mencakup berbagai layanan bimbingan dan konseling yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik serta mendukung perkembangan mereka dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir. Penyusunan program ini berdasarkan peraturan dan panduan yang berlaku serta hasil asesmen kebutuhan peserta didik.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan40 halaman

Program BK Fixs

Dokumen ini adalah Program Bimbingan dan Konseling Kurikulum Merdeka untuk SMPIT Al-Jauhariyyah Tahun Ajaran 2023/2024 yang disusun oleh Wahyudin, S.Pd.I. Program ini mencakup berbagai layanan bimbingan dan konseling yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik serta mendukung perkembangan mereka dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir. Penyusunan program ini berdasarkan peraturan dan panduan yang berlaku serta hasil asesmen kebutuhan peserta didik.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM

BIMBINGAN DAN KONSELING


KURIKULUM MERDEKA

TAHUN AJARAN 2023/2024

Di Susun Oleh :
Wahyudin, [Link].I

PEMERINTAH KABUPATEN CIANJUR


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMPIT AL-JAUHARIYYAH
2023
LEMBAR PENGESAHAN

Program Bimbingan dan Konseling Kurikulum Merdeka SMPIT Al-jauhariyyah Tahun Ajaran

2023/2024 ini telah disetujui dan di sahkan pada :

Hari : .................................................................................

Tanggal : .................................................................................

Mengetahui Guru BK
Kepala Sekolah

Bisma didien, SH Wahyudin, [Link].I


NIP. NIP.
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami haturkan ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun Program Layanan Bimbingan dan
Konseling Tahun Ajaran 2023/2024
Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang
Bimbingan dan Konseling Pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam Permendikbud
tersebut menyebutkan bahawa Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4
(empat) program yang mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan
individual; (c) layanan responsif; dan (d) layanan dukungan sistem”. Sehubungan dengan hal ter
sebut guru Bimbingan dan konseling perlu menyusun program guna menunjang kelancaran pela
ksanaan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah.
Penyusunan program Bimbingan dan Konseling ini di dahului dengan menyusun angket
kebutuhan yang telah di sesuaikan dengan kondisi kebutuhan di sekolah, agar dapat memenuhi
kebutuhan peserta didik dan pihak-pihak lain yang terkait.
Pada kesempatan ini ijinkanlah kami mengucapkan terima kasih kepada
1. Bapak Bisma didien, SH selaku kepala sekolah SMPIT Al-Jauhariyyah Cijati
2. Teman sejawat guru BK SMPIT Al-Jauhariyyah Cijati
3. Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SMPIT Al-Jauhariyyah Cijati
Kami berharap Program Layanan Bimbingan dan Konseling Daring ini dapat bermanfaat
untuk kita semua. Kritik dan saran sangat kami perlukan dari teman-teman guru Bimbingan dan
Konseling untuk peningkatan mutu dalam menyusun buku program Bimbingan dan Konseling
yang akan datang.
Akhirnya kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada semua pihak yang memba
ntu mudah-mudahan segala bantuan yang diberikan kepada kami menjadi pahala dan mendapa
t imbalan pahala yang sepantasnya dari Tuhan YME. Amin

Cijati, Juli 2024


Hormat Kami

Penyusun
DAFTAR ISI

Halaman Judul ................................................................................................................ i


Lembar Pengesahan ........................................................................................................... iii
Kata Pengantar ................................................................................................................ v
Daftar Isi ....................................................................................................................... vii

PROGRAM TAHUNAN ...................................................................................................... 1


A. Rasional ............................................................................................................. 1
B. Dasar Hukum .......................................................................................................... 2
C. Visi dan Misi ............................................................................................................ 4
1. Visi Misi SMP Negeri 1 Prambon ............................................................................ 4
2. Visi Misi Bimbingan dan Konseling .................... ................ ………………………………….. 4
D. Diskripsi kebutuhan .......................................................................................................... 8
E. Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling ................................................................ 10
F. Dimensi Profil Pelajar Pancasila ................................................................................... 12
G. Komponen Program ................................................................................................. 13
1. Layanan Dasar ........................................................................................................ 13
2. Layanan Responsif ................................................................................................ 13
3. Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual .................................................. 13
4. Dukungan Sistem .................................................................................................. 14
H. Bidang Layanan ....................................................................................................... 16
1. Bidang Pribadi ................................................................................................ 16
2. Bidang Sosial ..................................................................................................... 16
3. Bidang Belajar ....................................................................................................... 17
4. Bidang Karir .......................................................................................................... 17
I. Pengembangan Tema atau Topik ................................................................................ 18
J. Alur Tujuan Layanan/ATP (Action Plan) ............................................................ 21
K. Rencana Evaluasi, Pelaporan dan Tindak Lanjut .......................................................... 29
L. Sarana Prasarana ...................................................................................................... 31
M. Anggaran Biaya ......................................................................................................... 32

PROGRAM SEMESTERAN ................................................................................................... 33


A. Program Semester Ganjil ......................................................................................... 34
B. Program Semester Genap ......................................................................................... 38
PROGRAM TAHUNAN
A. RASIONAL
Paradigma bimbingan dan konseling dewasa ini lebih berorientasi pada pengenalan
potensi, kebutuhan, dan tugas perkembangan serta pemenuhan kebutuhan dan tugas-tugas
perkembangan tersebut. Alih-alih memberikan pelayanan bagi peserta didik yang
bermasalah, pemenuhan perkembangan optimal dan pencegahan terjadinya masalah
merupakan fokus pelayanan. Atas dasar pemikiran tersebut maka pengenalan potensi
individu merupakan kegiatan urgen pada awal layanan bantuan. Bimbingan dan konseling
saat ini tertuju pada mengenali kebutuhan peserta didik, orangtua, dan sekolah.
Bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peranan penting dalam membantu
peserta didik dalam mencapai tugas-tugas perkembangan sebagaimana tercantum dalam
Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik dan Kompetensi Dasar (SKKPD). Dalam upaya
mendukung pencapaian tugas perkembangan tersebut, program bimbingan dan konseling
dilaksanakan secara utuh dan kolaboratif dengan seluruh stakeholder sekolah.
Dewasa ini, layanan bimbingan dan konseling yang diselenggarakan olehSMPIT Al-
Jauhariyyah Cijati memiliki banyak tantangan baik secara internal maupun eksternal. Dari sisi
internal, problematika yang dialami oleh sebagian besar peserta didik bersifat kompleks.
Beberapa diantaranya adalah problem terkait penyesuaian akademik di sekolah,
penyesuaian diri dengan pergaulan sosial di sekolah, ketidakmatangan orientasi pilihan karir,
dan lain-lainnya.
Dari sisi eksternal, peserta didik yang notabene berada dalam rentang usia anak
persiapan menuju remaja awal juga dihadapkan dengan perubahan-perubahan cepat yang
terjadi dalam skala global. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat dan massif
seringkali memberikan dampak negatif bagi perkembangan pribadi-sosial peserta didik di
sekolah. Sebagai contoh, akses tak terbatas dalam dunia maya seringkali melahirkan budaya
instan dalam mengerjakan tugas, maraknya pornografi, dan problem lainnya.
Namun demikian, pada dasarnya setiap individu memiliki kecenderungan untuk
menata diri dan mencapai tujuan hidup yang lebih bermakna, tidak terkecuali peserta didik
di sekolah. Dari berbagai problem yang ada, masih terdapat harapan yang besar terhadap
keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh peserta didik. Beberapa peserta didik memiliki
potensi untuk dikembangkan bakat dan minatnya, aktif dalam kegiatan olahraga, berbakat
dalam bidang seni dan lain-lainnya. Di samping itu, daya dukung yang tersedia di SMPIT Al-
Jauhariyyah Cijati dapat dikatakan cukup baik. Hal ini didukung oleh fakta bahwa sebagian
besar orang tua/wali peserta didik memiliki profesi beragam dan telah menyatakan
kesediaan untuk turut berkontribusi dengan kemampuan profesionalnya masing-masing.
Kondisi ini merupakan modal yang luar biasa dalam mendukung keberhasilan layanan
bimbingan dan konseling di sekolah. Begitu pula dari segi daya dukung sarana dan prasarana
yang dimiliki, SMPIT Al-Jauhariyyah Cijati memiliki kecukupan fasilitas untuk menopang
kegiatan pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui berbagai wadah kegiatan
intra maupun ekstrakurikuler.
B. DASAR HUKUM

1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan
konseling pada pendidikan dasar. Dalam permendiknas tersebut menyebutkan bahwa
Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang
mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c)
layanan responsif; dan (d) layanan dukungan system. Bidang layanan bimbingan dan
konseling mencakup : (a) bidang layanan pribadi, (b) bidang layanan belajar, (c) bidang
layanan sosial, (d) bidang layanan karir

2. Panduan Operasional Penyelenggaran Bimbingan dan Konseling SMP, 2016, Dirjen Guru
dan Tenaga Kependidikan (GTK). Pada POP BK SMP ini dapat memfasilitasi guru BK /
Konselor dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, melaporkan dan
menindaklanjuti layanan bimbingan dan konseling

3. Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 tahun 2019 Tentang


Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Bimbingan dan Konseling dapat
menyesuaikan seperti Edaran Mendikbud di atas yakni: a) Penyusunan RPL dilakukan
dengan prinsip efisien, efekti dan berorientasi pada murid; b) Komponen inti dalam
penyusunan RPL yang harus ada adalah: Tujuan Layanan, Langkah-langkah Kegiatan
Layanan dan Evaluasi Proses dan Hasil. Sedangkan uuntuk Komponen lainnya hanya
sebagai pelengkap.

4. Kepala Badan Standar, Kurikulum,dan Asesmen Pendidikan Nomor 009/H/KR/2022


Tentang Dimensi, Elemen,dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum
Merdeka.
C. VISI DAN MISI

1. Visi dan Misi SMPIT Al-Jauhariyyah Cijati


a. Visi
Beriman, berakhlakul Karimah dan berkompeten
b. Misi
a. Mewujudkan prestasi Konseli yang cerdas, trampil, cinta tanah air, beriman,
bertaqwa dan berwawasan lingkungan
b. Mewujudkan pembelajaran yang efektif dan efisien
c. Melaksanakan pengembangan profesionalisme guru dalam proses
pembelajaran
d. Memenuhi sarana dan prasarana pendidikan sesuai kebutuhan Konseli
e. Melaksanakan manajemen pengelolaan sesuai system pendidikan yang
transparan dan akuntabel

2. Visi dan Misi Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 1 Prambon


a. Visi
Visi bimbingan dan konseling adalah terwujudnya layanan bimbingan dan
konseling yang profesional dalam memfasilitasi perkembangan peserta
didik/konseli menuju pribadi unggul dalam imtak, iptek, tangguh, mandiri dan
bertanggung jawab
b. Misi
1) Menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling yang memandirikan
peserta didik/konseli berdasarkan pendekatan yang humanis dan multikultur.
2) Membangun kolaborasi dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua,
dunia usaha dan industri, dan pihak lain dalam rangka menyelenggarakan
layanan bimbingan dan konseling
3) Meningkatkan mutu guru bimbingan dan konseling atau konselor melalui
kegiatan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan.
D. DESKRIPSI KEBUTUHAN

Kebutuhan peserta didik/konseli dapat diidentifikasi berdasarkan asumsi teoretik


dan hasil asesmen kebutuhan yang dilakukan. Dalam melaksanakan tugasnya, guru
Bimbingan dan Konseling terlebih dahulu menyusun daftar kebutuhan (Need Assesment).
Tujuan penyusunan instrumen tersebut untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan
Konseli.
Ada beberapa contoh aplikasi instrumen yang dapat digunakan untuk mengetahui
kebutuhan Konseli, antara lain Daftar Cek Masalah (DCM), Inventori Tugas Perkembangan
(ITP), Alat Ungkap Masalah (AUM), Analisis Tugas Perkembangan (ATP), Angket Kebutuhan
Peserta Didik (AKPD) dan lain-lain. Selain itu pengalaman Konselor dalam melaksanakan
program pelayanan konseling dan masukan dari berbagai fihak terkait juga dapat
digunakan sebagai dasar penyusunan daftar kebutuhan peserta didik.
Angket masalah Konseli atau peserta didik di SMPIT Al-Jauhariyyah Cijati, dibuat
dan disusun sendiri oleh tim guru bimbingan dan konseling sesuai dengan lingkungan dan
masalah/kebutuhan peserta didik di sekolah.

Rumusan tujuan dibuat berdasarkan hasil assesmen yang dilakukan atau hasil deskripsi
kebutuhan peserta didik/konseli. Rumusan tujuan akan dicapai dan disusun dalam bentuk
prilaku yang harus dikuasai peserta didik/konseli setelah memperoleh layanan bimbingan
dan konseling. Berikut rumusan tujuannya
BIDANG
RUMUSAN KEBUTUHAN KELAS TUJUAN LAYANAN
LAYANAN
PRIBADI Kemampuan Beradaptasi Di 1. Peserta didik dapat menganalisis perubahan pada
Lingkungan sekolah Yang VII lingkungan sekolah baru
baru 2. Peserta didik dapat membandingkan antara
lingkungan sekolah lama dan yang baru
Kemampuan Mengatur 1. Peserta didik dapat menyusun kegiatan sehari-
VII
Waktu hari
2. Peserta didik dapat mengatur waktu belajar
Memiliki Pemahaman 1. Peserta didik dapat mengukur kemampuan
Terhadap Diri Sendiri VII dalam mengenal diri sendiri
2. Peserta didik dapat menilai aspek-aspek
dalam diri individu
Kemampuan Membangun 1. Peserta didik dapat menilai disiplin pada diri
Disiplin Diri VII sendiri
2. Peserta didik dapat membangun disiplin pada
diri sendiri
Kemampuan 1. Peserta didik dapat mengenali potensi diri
Mengembangkan Potensi VII sendiri
Diri 2. Peserta didik dapat menggali potensi diri sendiri

Memiliki Pola Hidup Bersih VII 1. Peserta didik dapat menganalisis cara-cara pola
dan Sehat hidup bersih dan sehat
2. Peserta didik dapat membangun cara hidup
bersih daan sehat
Kemampuan Berfikir dan 1. Mengidentifikasi Berbagai macam kegiatan
Bersikap Positif yang positif di waktu luang
2. Menjelaskan apa saja yang termasuk kegiatan
yang positif
3. Mengklasifikasi berbagai macam kegitan positif
4. Menganalisis Beberapa kegiatan yang efektif
dalam mengisi waktu luang
Pemahaman tentang Kiat- 2. Peserta didik dapat memutuskan memperoleh
kiat Mencari dan Disenangi VII teman baru di sekolah
Teman 2. Peserta didik dapat menilai cara yang tidak tepat
dalam mencari teman
Kemampuan Bertangging 1. Peserta didik dapat memperjelas tanggung jawab
Jawab VII siswa di lingkungan keluarga
2. Peserta didik dapat menyusun langkah-langkah
kegiatan sebagai tangggung jawab siswa

Pemahaman Tentang 1. Peserta didik dapat menganalisis


Bullying VIII hubungan dengan teman sebaya
2. Peserta didik dapat membangun
hubungan dengan teman sebaya
1. Mengidentifikasi sikap sopan santun dalam
Kemampuan Dalam Bersikap kehidupan sehari-hari
Sopan dan santun Dalam 2. Menjelaskan tentang pengertian sopan santun
Kehidupan
3. Mengklasifikasi perilaku yang baik yang
SOSIAL termasuk sopan santun
4. Menganalisis dampak dari perilaku sopan santun
dalam kehidupan
Kemampuan Berkomunikasi 1. Mengidentifikasi sikap sopan santun dalam
yang efektif kehidupan sehari-hari
2. Menjelaskan tentang pengertian sopan santun
3. Mengklasifikasi perilaku yang baik yang
termasuk sopan santun
4. Menganalisis dampak dari perilaku sopan santun
dalam kehidupan

Kemampuan Dalam 1. Mengidentifikasi ciri-ciri persahabatan sejati


Membina Persahaban sejati 2. Menjelaskan arti persahabatan
3. Mengklasifikasi sikap terbaik dalam membangun
tali persahabatan
4. Menganalisis hal-hal yang merusak
persahabatan

Pemahaman Tentang Nilai- 1. Mengidentifikasi nilai menurut para ahli


nilai Dalam Kehidupan 2. Menjelaskan arti nilai-nilai dalam kehidupan
3. Mengklasifikasi nilai kehidupan di dalam
masyarakat
4. Menganalisis pengaruh dari luar dalam
kehidupan manusia

Pemahaman Cara Belajar Di VII [Link] didik menganalis cara-cara belajar di


BELAJAR Sekolah Baru sekolah baru
2. Peserta didik dapat menilai cara belajar di
sekolah dan di rumah
Pemahaman Tentang 1. Peserta didik dapat memperjelas pengertian dan
Pentingnya Disiplin Belajar tujuan disdiplin belajar
2. Peserta didik dapat menyusun hal yang harus
diperhatikan dalam disiplin belajar
Pemahaman Tentang 1. Mengidentifikasi beberapa gaya belajar
Strategi Belajar Sesuai 2. Menjelaskan pengertian belajar menurut para
Dengan Gaya Belajar ahli
3. Mengklasifikasi macam dan gaya belajar
4. Menganalisis ciri-ciri gaya belajar dan strategi
belajar
Kemampuan Merencanakan 1. Mengidentifikasi poin-poin penting dalam
karir Di Masa Depan perencanaan karir
2. Menjelaskan arti dan pentingnya karir
KARIR 3. Mengklasifikasi langkah-langkah dalam
perencanaan karir
4. Menganalisis rumus dalam memilih karir

E. CAPAIAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Pada akhir Fase D, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan menumbuhkan kebiasaan perilaku yang
sesuai dengan keyakinannya, berperilaku sosial sesuai norma dan etika pada kehidupan bermasyarakat,
mengekspresikan perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik, menentukan
alternatif pengambilan keputusan dan pengentasan masalah berdasarkan konsep ilmu pengetahuan dan
perilaku belajar, berinteraksi dengan orang lain sesuai hak dan kewajiban, berperilaku sesuai dengan fungsi
dan perannya sebagai laki-laki atau perempuan dalam kehidupan
sehari-hari sesuai dengan budaya dan nilai-nilai yang berlaku, mengembangkan potensi dan hobi yang
dimilikinya, hemat, gigih, kompetitif, dan kolaboratif dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan,
menentukan pilihan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan kemampuan diri, serta mampu menyelaraskan
norma-norma pergaulan teman sebaya dengan latar belakang yang beragam.

Berikut adalah deskripsi Capaian Layanan Fase D berdasarkan aspek perkembangan dalam layanan BK di
SMP.

No. Aspek Capaian Layanan BK


Perkembangan
1 Landasan Hidup Peserta didik mampu menunjukkan sikap beriman dan bertakwa
Religius kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui penumbuhan kebiasaan
perilaku yang sesuai dengan agama dan kepercayaannya seperti
pemahaman tentang tujuan dan arah hidup serta menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari.

2 Landasan Peserta didik mampu menampilkan perilaku sosial yang sesuai


Perilaku Etis dengan norma dan etika pada kehidupan bermasyarakat seperti
memahami dan menunaikan hak dan kewajibannya sebagai
warga negara serta memiliki komitmen moral terhadap sistem
etika dan nilai sebagai pribadi maupun anggota masyarakat.

3 Kematangan Peserta didik mampu mengekspresikan perasaan diri sendiri


Emosi secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik serta
memiliki sikap postif, inisiatif, tangguh, dan disiplin.

4 Kematangan Peserta didik mampu menentukan alternatif pengambilan


Intelektual keputusan dan pengentasan masalah berdasarkan konsep ilmu
pengetahuan dan perilaku belajar seperti menentukan sesuatu
secara mandiri, memecahkan masalah, dan mengambil
keputusan.

5 Kesadaran Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan interaksi dengan


Tanggung Jawab orang lain sesuai hak dan kewajiban, memiliki empati, dapat
bekerja sama, dan memiliki karakter solidaritas.

6 Kesadaran Gender Peserta didik mampu menampilkan perilaku yang sesuai dengan
fungsi dan peran sebagai laki-laki atau perempuan dalam
kehidupan sehari-hari sesuai dengan budaya dan nilai-nilai yang
berlaku.

7 Pengembangan Peserta didik mampu melakukan aktivitas keseharian untuk


Pribadi mengembangkan potensi dan hobi yang dimilikinya, memiliki
sifat positif terhadap diri sendiri, mengenali kualitas dan minat
diri, serta memiliki karakter kejujuran dan tanggung jawab.

Perilaku Peserta didik mampu menampilkan contoh perilaku hemat, gigih,


Kewirausahaan/ kompetitif, dan kolaboratif dalam mengembangkan jiwa
8 Kemandirian kewirausahaan untuk mencapai kemandirian hidup.
Perilaku
Ekonomis
9 Wawasan dan Peserta didik mampu menentukan pilihan pendidikan lanjutan
Kesiapan Karier yang sesuai dengan kemampuan diri seperti memiliki keyakinan
tujuan hidup dan cita-cita, merencanakan strategi
pengembangan diri, serta membiasakan gemar membaca untuk
menjadi pembelajar sepanjang hayat.

10 Kematangan Hubungan Peserta didik mampu menyelaraskan norma- norma


Dengan Teman sebaya pergaulan teman sebaya dengan latar belakang yang
beragam seperti membangun kepercayaan dalam suatu
hubungan, bekerja sama dengan orang lain, memiliki
solidaritas, dan bersahabat dengan teman sebaya.
F. DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA

1. Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia
Pelajar Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang
berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan
kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari.

2. Dimensi Berkebhinekaan Global


Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka
dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan
terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Elemen kunci
dari berkebinekaan global meliputi mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi
interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman
kebinekaan.

3. Dimensi Bergotong Royong


Pelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan
secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan
ringan. Elemen-elemen dari bergotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.

4. Dimensi Mandiri
Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta
regulasi diri.

5. Dimensi Bernalar Kritis


Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif,
membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan
menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan
gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir dalam
mengambilan keputusan.

6. Dimensi Kreatif
Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat,
dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal serta memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif
solusi permasalahan.

G. KOMPONEN PROGRAM
Komponen program bimbigan dan konseling di SMP meliputi : (1) layanan dasar, (2)
layanan peminatan dan perencanaan individual, (3) Layanan Responsif, dan (4) dukungan
sistem. Berikut penjelasan mengenai masing-masing komponen

1) Layanan Dasar
Layanan dasar adalah proses pemberian bantuan kepada semua peserta didik/konseli
yang berkaitan dengan pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam bidang
pribadi, sosial, belajar, dan karir sebagai pengejawantahan tugas-tugas perkembangan
mereka. Layanan dasar merupakan inti pendekatan perkembangan yang diorganisasikan
berkenaan dengan pengetahuan tentang diri dan orang lain, perkembangan belajar, serta
perencanaan dan eksplorasi karir. Layanan dasar pada sekolah dasar dilaksanakan dalam
aktivitas yang langsung diberikan kepada peserta didik/konseli adalah bimbingan kelompok,
bimbingan klasikal, dan bimbingan lintas kelas. Aktivitas yang dilaksanakan melalui media
adalah papan bimbingan, leaflet dan media inovatif bimbingan dan konseling. Bagi guru
kelas yang menjalankan fungsi sebagai guru bimbingan dan konseling, layanan bimbingan
klasikal dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran tematik.

2) Layanan Responsif
Layanan responsif adalah layanan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek peserta
didik, atau masalah-masalah yang dialami peserta didik/konseli yang bersumber dari
lingkungan kehidupan pribadi, sosial, belajar, dan karir. Layanan terdiri atas konseling
individual, konseling kelompok, konsultasi, konferensi kasus, referal dan advokasi.
Sementara aktivitas layanan responsif melalui media adalah konseling melalui elektronik dan
kotak masalah. Pada konteks layanan responsif di Sekolah Dasar, guru bimbingan dan
konseling atau konselor memberikan intervensi secara singkat. Pada layanan responsif juga
dilakukan advokasi yang menitikberatkan pada membantu peserta didik/konseli untuk
memiliki kesempatan yang sama dalam mencapai tugas-tugas perkembangan. Guru
bimbingan dan konseling atau konselor menyadari terdapat rintangan-rintangan bagi
peserta didik yang disebabkan oleh disabilitas, jenis kelamin, suku bangsa, bahasa,
orientasi seksual, status sosial ekonomi, pengaruh orangtua, keberbakatan, dan sebagainya.
Guru bimbingan dan konseling atau konselor harus memberikan advokasi agar semua
peserta didik/konseli mendapatkan perlakuan yang setara selama menempuh pendidikan di
Sekolah Dasar.

3) Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual Peserta Didik


Layanan peminatan dan perencanaan individual merupakan proses pemberian bantuan
kepada semua peserta didik/konseli dalam membuat dan mengimplementasikan rencana
pribadi, sosial, belajar, dan karir. Tujuan utama layanan ini ialah membantu peserta didik
belajar memantau dan memahami pertumbuhan dan perkembangannya sendiri dan
mengambil tindakan secara proaktif terhadap informasi tersebut Layanan peminatan dan
perencanaan individual berisi aktivitas membantu setiap peserta didik untuk
mengembangkan dan meninjau minat dan perencanaan pribadi, sosial, belajar, dan karir.
Aktivitas dimulai sejak peserta didik masih di sekolah dasar dan berlanjut terus sampai di
sekolah menengah. Rencana yang telah dibuat oleh peserta didik ditinjau dan diperbaharui
secara berkala dan didokumentasikan di dalam profil peserta didik, misalnya dalam bentuk
grafik. Aktivitas layanan peminatan dan perencanaan individual yang langsung diberikan
kepada peserta didik dapat berupa kegiatan bimbingan klasikal, konseling individual,
konseling kelompok, bimbingan kelas besar atau lintas kelas, bimbingan kelompok,
konsultasi dan kolaborasi. Aktivitas peminatan dan perencanaan individual di Sekolah Dasar
terintegrasi dengan kegiatan ekstrakurikuler. Pemilihan kegiatan ekstrakurikuler juga dapat
menggambarkan minat peserta didik pada aktivitas tertentu. Guru bimbingan dan konseling
atau konselor dap at memberikan informasi tentang perencanaan pribadi, akademik dan
karir dalam pemilihan kegiatan ekstra kurikuler bagi peserta didik.

4) Dukungan Sistem
Dukungan sistem merupakan komponen pelayanan dan kegiatan manajemen, tata kerja
infrastruktur dan pengembangan keprofesionalan konselor secara berkelanjutan yang secara
tidak langsung memberikan bantuan kepada peserta didik atau memfasilitasi kelancaran
perkembangan peserta didik. Aktivitas yang dilakukan dalam dukungan sistem adalah (1)
administrasi, yang di dalamnya termasuk melaksanakan dan menindaklanjuti asesmen,
kunjungan rumah, menyusun dan melaporkan program bimbingan dan konseling, membuat
evaluasi, dan melaksanakan administrasi dan mekanisme bimbingan dan konseling, serta (2)
kegiatan tambahan dan pengembangan profesi, bagi konselor atau guru kelas yang berfungsi
sebagai guru bimbingan dan konseling, kegiatan pengembangan profesi dilaksanakan sesuai
dengan tugasnya sebagai guru kelas dengan diperkaya oleh kegiatan pelatihan atau
lokakarya tentang bimbingan dan konseling untuk memperkuat kompetensi dalam
menjalankan fungsi sebagai guru bimbingan dan konseling atau konselor. Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (guru sebagai pembelajar) bagi konselor atau guru bimbingan dan
konseling dapat dilakukan dengan moda tatap muka, daring dan kombinasi antara tatap
muka dan daring.

H. BIDANG LAYANAN

Bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan mencakup empat bidang layanan, yaitu
bidang layanan yang memfasilitasi perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir yang
merupakan satu kesatuan utuh dapat dipisahkan dalam setiap diri individu peserta
didik/konseli
1. Pribadi
Suatu proses pemberian bantuan dari guru bimbingan dan konseling atau konselor
kepada peserta didik atau konseli untuk memahami, menerima, mengarahkan,
mengambil keputusan, dan merealisasikan keputusannya secara bertanggung jawab
tentang perkembangan aspek pribadinya, sehingga dapat mencapai perkembangan
secara optimal dan mencapai kebahagiaan, kesejahteraan dan keselamatan dalam
kehidupannya.
Aspek perkembangan peserta didik/konseli yang dikembangkan meliputi (1)
memahami potensi diri dan memahami kelebihan dan kelemahannya, baik kondisi fisik
maupun psikis, (2) mengembangkan potensi untuk mencapai kesuksesan dalam
kehidupannya, (3) menerima kelemahan kondisi diri dan mengatasinya secara baik.

2. Sosial
Suatu proses pemberian bantuan dari konselor kepada peserta didik/konseli untuk
memahami lingkungannya dan dapat melakukan interaksi sosial secara positif, terampil
berinteraksi sosial, mampu mengatasi masalah-masalah sosial yang dialaminya, mampu
menyesuaikan diri dan memiliki keserasian hubungan dengan lingkungan sosialnya
sehingga mencapai kebahagiaan dan kebermaknaan dalam kehidupannya.
Aspek perkembangan peserta didik/konseli yang dikembangkan meliputi (1) berempati
terhadap kondisi orang lain, (2) memahami keragaman latar sosial budaya, (3)
menghormati dan menghargai orang lain, (4) menyesuaikan dengan nilai dan norma yang
berlaku, (5) berinteraksi sosial yang efektif, (6) bekerjasama dengan orang lain secara
bertanggung jawab, dan (8) mengatasi konflik dengan orang lain berdasarkan prinsip yang
saling menguntungkan.

3. Belajar
Proses pemberian bantuan kepada peserta didik/ konseli dalam mengenali potensi diri
untuk belajar, memiliki sikap dan keterampilan belajar, terampil merencanakan
pendidikan, memiliki kesiapan menghadapi ujian, memiliki kebiasaan belajar teratur dan
mencapai hasil belajar secara optimal sehingga dapat mencapai kesuksesan,
kesejahteraan, dan kebahagiaan dalam kehidupannya. Aspek perkembangan yang
dikembangkan meliputi;
(1) Menyadari potensi diri dalam aspek belajar dan memahami berbagai hambatan
belajar
(2) Memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif
(3) Memiliki motif yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat
(4) Memiliki keterampilan belajar yang efektif
(5) Memiliki keterampilan perencanaan dan penetapan pendidikan selanjutnya
(6) Memiliki kesiapan menghadapi ujian

4. Karir
Proses pemberian bantuan oleh guru bimbingan dan konseling atau konselor kepada
peserta didik/konseli untuk mengalami pertumbuhan, perkembangan, eksplorasi, aspirasi
dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang hidupnya secara rasional dan
realistis berdasar informasi potensi diri dan kesempatan yang tersedia di lingkungan
hidupnya sehingga mencapai kesuksesan dalam kehidupannya.
Aspek perkembangan yang dikembangkan meliputi :
(1) Pengetahuan konsep diri yang positif tentang karir
(2) Kematangan emosi dan fisik dalam membuat keputusan karir
(3) Kesadaran pentingnya pencapaian prestasi untuk mendapatkan kesempatan karir
(4) Kesadaran hubungan antara pekerjaan dan belajar
(5) Keterampilan untuk memahami dan menggunakan informasi karir
(6) Kesadaran hubungan antara tanggung jawab personal, kebiasaan bekerja yang baik
dan kesempatan karir
(7) Kesadaran bagaimana karir berhubungan dengan fungsi dan kebutuhan di masyarakat
(8) Kesadaran tentang perbedaan pekerjaan dan perubahan peran laki-laki - perempuan.

I. MENGEMBANGKAN TEMA / TOPIK LAYANAN BK

Tema/topik merupakan rincian lanjut dari identifikasi deskripsi kebutuhan peserta


didik/konseli dalam aspek perkembangan pribadi, sosial, belajar dan karier yang akan
dituangkan dalam RPL BK (Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling)

BIDANG
RUMUSAN KEBUTUHAN KELAS TUJUAN LAYANAN TOPIK/TEMA
LAYANAN
PRIBADI Kemampuan Beradaptasi Di 1. Peserta didik dapat
Lingkungan sekolah Yang menganalisis perubahan pada
baru lingkungan sekolah baru Adaptasi Di
VII
2. Peserta didik dapat Lingkungan Sekolah
membandingkan antara yang baru
lingkungan sekolah lama dan
yang baru
Kemampuan Mengatur 1. Mengidentifikasi perilaku
Waktu dalam pengaturan waktu
dalam kegiatan sehari-hari
2. Menjelaskan pengertian
mengatur waktu dalam
kehidupan sehari-hari Cara mengatur
3. Mengklasifikasi beberapa Waktu
kegiatan di rumah, sekolah
dan sosial
4. Menganalisis bentuk-bentuk
kegiatan dalam belajar

Memiliki Pemahaman 1. Mengidentifikasi isi konsep Pemahaman Diri


Terhadap Diri Sendiri diri dari Johari windows
2. Menjelaskan tentang konsep
diri
3. Mengklasifikasi
penggambaran diri menurut
Johari windows
4. Menganalisis aspek-aspek
yang harus dipahami
individu
Kemampuan Membangun 1. Mengidentifikasi Ciri-ciri
Rasa Percaya Diri orang yang mempunyai rasa
percaya diri
2. Menjelaskan pentingnya
rasa percayaa diri
Membangun Rasa
3. Mengklasifikasi beberapa Percaya Diri
manfaat dari rasa percaya
diri
4. Menganalisis perilaku sukses
membangun rasa percaya
diri
Kemampuan Untuk 1. 2. Mengidentifikasi Teori-teori
Memotivasi Diri Sendiri tentang motivasi
Dalam Berprestasi 3. Menjelaskan tentang
pengertian motivasi
4. Mengklasifikasi bentuk-
Motivasi Berprestasi
bentuk motivaasi
5. Menganalisis faktor yang
mempengaruhi motivasi
berprestasi

Kemampuan Berfikir dan 1. Mengidentifikasi Berbagai


Bersikap Positif macam kegiatan yang positif
di waktu luang
2. Menjelaskan apa saja yang
termasuk kegiatan yang
Berfikir dan
positif Bersikap positif
3. Mengklasifikasi berbagai
macam kegitan positif
4. Menganalisis Beberapa
kegiatan yang efektif dalam
mengisi waktu luang
SOSIAL Pemahaman tentang Kiat- 1. Mengidentifikasi hal-hal yang
kiat Mencari dan Disenangi menyebabkan disenangi
Teman teman
2. Menjelaskan cara-cara
memperoleh teman Kiat Mencari dan
3. Mengklasifikasi beberapa Disenangi Teman
cara yang tidak tepat dalam
mencari teman
4. Menganalisis bentuk-bentuk
tekanan dari teman sebaya
Pemahaman Tentang 1. Mengidentifikasi Jenis-jenis
Bullying bullying
2. Menjelaskan pengertian
bullying
Stop Bullying
3. Mengklasifikasi macam
macam bullying di sekolah
4. Menganalisis dampak
negatif bullying bagi korban
1. Mengidentifikasi sikap Sikap Sopan santun
Kemampuan Dalam sopan santun dalam Dalam Kehidupan
Bersikap Sopan dan santun
Dalam Kehidupan kehidupan sehari-hari
2. Menjelaskan tentang
pengertian sopan santun
3. Mengklasifikasi perilaku
yang baik yang termasuk
sopan santun
4. Menganalisis dampak dari
perilaku sopan santun
dalam kehidupan
Kemampuan Berkomunikasi 1. Mengidentifikasi sikap
yang efektif sopan santun dalam
kehidupan sehari-hari
2. Menjelaskan tentang
pengertian sopan santun
3. Mengklasifikasi perilaku
Komunikasi Efektif
yang baik yang termasuk
sopan santun
4. Menganalisis dampak dari
perilaku sopan santun
dalam kehidupan

Kemampuan Dalam 1. Mengidentifikasi ciri-ciri


Membina Persahaban sejati persahabatan sejati
2. Menjelaskan arti
persahabatan
3. Mengklasifikasi sikap Membina
terbaik dalam membangun Persahabatan Sejati
tali persahabatan
4. Menganalisis hal-hal yang
merusak persahabatan

Pemahaman Tentang Nilai- 1. Mengidentifikasi nilai


nilai Dalam Kehidupan menurut para ahli
2. Menjelaskan arti nilai-nilai
dalam kehidupan
3. Mengklasifikasi nilai
kehidupan di dalam Nilai-nilai Kehidupan
masyarakat
4. Menganalisis pengaruh dari
luar dalam kehidupan
manusia

BELAJAR Pemahaman Mengenai 1. Mengidentifikasi hal-hal Pentingnya Disiplin


Pentingnya Disiplin dalam yang perlu dipersiapkan Belajar
Belajar dalam belajar
2. Menjelaskan pengertian
disiplin belajar
3. Mengklasifikasi beberapa
kegiatan yang perlu
dipersiapkan sebelum
belajar
4. Menganalisis bentuk-
bentuk kedisiplinan dalam
belajar
Pemahaman Tentang 1. Mengidentifikasi beberapa
Strategi Belajar Sesuai gaya belajar
Dengan Gaya Belajar 2. Menjelaskan pengertian
Strategi
belajar menurut para ahli
BelajarSesuai Gaya
3. Mengklasifikasi macam dan Belajar
gaya belajar
4. Menganalisis ciri-ciri gaya
belajar dan strategi belajar
Kemampuan 1. Mengidentifikasi poin-poin
Merencanakan karir Di penting dalam perencanaan
Masa Depan karir
2. Menjelaskan arti dan
pentingnya karir
Perencanaan Karir
KARIR 3. Mengklasifikasi langkah- Masa Depan
langkah dalam perencanaan
karir
4. Menganalisis rumus dalam
memilih karir
J. ALUR TUJUAN LAYANAN/ATP (ACTION PLAN)

Alur Tujuan Layanan (action plan) bimbingan dan konseling merupaan rencan yang
menguraikan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang didapat dari
hasil assesmen terhadap kondisi peserta didik/konseli serta standar kompetensi kemandirian
Konseli. Rencana kegiatan bimbingan dan konseling terdiri dari beberapa komponen, yaitu :
(a) Bidang layanan
Berisi tentang bidang layanan bimbingan dan konseling
(b) Tujuan Layanan
Berisi tentang tujuan yang akan dicapai yang berbasis hasil asesmen, tugas
perkembangan atau standar kompetensi kemandirian Konseli
(c) Komponen layanan
Terdiri dari empat komponen yaitu (1) layanan dasar, (2) layanan responsif, (3)
peminatan dan perencanaan individual, (4) dukungan system
(d) Strategi layanan
Merupakan kegiatan/strategi layanan yang dilakukan dan disesuaikan dengan
komponen layanan. Contohnya, untuk komponen layanan dasar, strategi layanan yang
dapat dilaksanakan adalah bimbingan
(e) Kelas
Berisi kelas yang akan mendapatkan layanan bimbingan dan konseling
(f) Materi,
Berisi tentang tema/topik materi yang akan dibahas untuk mencapai tujuan.
(g) Metode,
Berisi teknik/strategi kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang akan dilakukan.
(h) Alat/media,
Berisi alat dan media yang akan digunakan misalnya power point presentation, kertas
kerja dan sebagainya.
(i) Evaluasi,
Berisi jenis dan alat evaluasi yang digunakan untuk memastikan ketercapaian tujuan
layanan.
(j) Ekuivalensi,
Berisi penyetaraan kegiatan bimbingan dan konseling yang dilakukan dengan jumlah
jam. (secara rinci dapat dilihat pada Lampiran Permendikbud No.111 Tahun 2014
tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah).
ALUR TUJUAN LAYANAN (ACTION PLAN) BIMBINGAN DAN KONSELING

BIDANG KOMPONEN ASPEK CAPAIAN DIMENSI EVA EKUI


TUJUAN LAYANAN PERKEMBANG LAYANAN PPP KELAS MATERI METODE MEDIA
LAYANAN LAYANAN LUASI VALENSI
AN
PRIBADI
Peserta didik
mampu
Kesadaran menunjukkan
Tanggung kemampuan
1. Peserta didik dapat Jawab interaksi
Menganalisi perubahan pada dengan Mandiri Adaptasi
, LCD,
lingkungan sekolah baru. orang lain Di
Gotong Diskusi PPT,
sesuai hak Lingkung Proses
Dasar Royong VII Kelompo Video 2 Jam
2. Peserta didik dapat dan an dan Hasil
k materi/y
membandingkan kewajiban ,m sekolah
outube
antara lingkungan sekolah emiliki Baru
lama dan yang baru. empati, dapat
bekerja
sama, dan
memiliki
karakter
solidaritas.
1. Peserta didik dapat Dasar Peserta didik VII Cara Diskusi LCD, Proses 2 Jam
menyusun kegiatan sehari- mampu Mengatu Kelompo PPT, dan Hasil
hari Pengemban melakukan r waktu k Video
2. Peserta didik dapat mengatur gan Pribadi aktivitas materi/y
waktu belajar keseharian outube
untuk Mandiri
mengemban
gkan potensi
dan hobi
yang
dimilikinya,
memiliki sifat
positif
terhadap diri
sendiri,
mengenali
kualitas dan
minat diri,
serta
memiliki
karakter
kejujuran dan
tanggung
jawab.
1. Mengidentifikasi isi konsep
diri dari Johari windows
2. Menjelaskan tentang
LCD,
konsep diri
Diskusi PPT,
3. Mengklasifikasi Pemaha Proses
Dasar VII Kelompo Video 2 Jam
penggambaran diri menurut man Diri dan Hasil
k materi/y
Johari windows outube
4. Menganalisis aspek-aspek
yang harus dipahami
individu
1. Mengidentifikasi Ciri-ciri Dasar VIII Memban Diskusi LCD, Proses 2 Jam
orang yang mempunyai rasa gun rasa Kelompo PPT, dan Hasil
percaya diri Percaya k Video
Diri materi/y
2. Menjelaskan pentingnya
outube
rasa percayaa diri
3. Mengklasifikasi beberapa
manfaat dari rasa percaya
diri
4. Menganalisis perilaku
sukses membangun rasa
percaya diri
1. Mengidentifikasi Teori-teori Diskusi
tentang motivasi Kelompo
2. Menjelaskan tentang k
pengertian motivasi LCD,
Motivasi PPT,
3. Mengklasifikasi bentuk- Proses
Dasar VIII Berprest Video 2 Jam
bentuk motivaasi dan Hasil
asi materi/y
4. Menganalisis faktor yang outube
mempengaruhi motivasi
berprestasi

1. Mengidentifikasi beberapa Diskusi


manfaat berfikir positif dan Kelompo
senyum k
2. Menjelaskan pentingnya LCD,
Berfikir
berfikir positif PPT,
dan Proses
3. Mengklasifikasi bentuk- Dasar IX Video 2 Jam
Bersikap dan Hasil
bentuk berfikir dan bersikap materi/y
Positif
outube
positif
4. Menganalisis beberapa
sikap untuk membangun
pikiran positif
1. Mengidentifikasi hal-hal Diskusi
yang menyebabkan Kelompo
disenangi teman k
2. Menjelaskan cara-cara Kiat LCD,
SOSIAL
memperoleh teman Mencarai PPT,
Proses
3. Mengklasifikasi beberapa Dasar VII dan Video 2 Jam
dan Hasil
cara yang tidak tepat dalam Disenang materi/y
i Teman outube
mencari teman
4. Menganalisis bentuk-
bentuk tekanan dari teman
sebaya
1. Mengidentifikasi Jenis-jenis Dasar VIII Stop Diskusi LCD, Proses
bullying Kelompo
2. Menjelaskan pengertian k
bullying PPT,
3. Mengklasifikasi Video
Bullying dan Hasil
macammacam bullying di materi/y
sekolah outube
4. Menganalisis dampak
negatif bullying bagi korban
1. Mengidentifikasi sikap Diskusi
sopan santun dalam Kelompo
kehidupan sehari-hari k
2. Menjelaskan tentang Sikap
LCD,
Sopan
pengertian sopan santun PPT,
Santun Proses
3. Mengklasifikasi perilaku Dasar VIII Video
Dalam dan Hasil
yang baik yang termasuk materi/y
Kehidupa
outube
sopan santun n
4. Menganalisis dampak dari
perilaku sopan santun
dalam kehidupan
1. Mengidentifikasi beberapa Diskusi
fungsi komunikasi Kelompo
2. Menjelaskan pengertian k
LCD,
komunikasi
Komunik PPT,
3. Mengklasifikasi kebiasaan Proses
Dasar IX asi Video
positif dan negatif dalam dan Hasil
Efektif materi/y
komunikasi outube
4. Menganalisis hal-hal yang
perlu diperhatikan dalam
berkomunikasi
1. Mengidentifikasi ciri-ciri Dasar IX Membin Diskusi LCD, Proses
persahabatan sejati a Kelompo PPT, dan Hasil
2. Menjelaskan arti Persahab k Video
atan materi/y
persahabatan
3. Mengklasifikasi sikap
terbaik dalam membangun
tali persahabatan Sejati outube
4. Menganalisis hal-hal yang
merusak persahabatan
1. Mengidentifikasi Berbagai Diskusi
macam perilaku yang Kelompo
termasuk dalam peduli k
lingkungan
2. Menjelaskan bagaimana
LCD,
cara bersikap dalam Nilai-
PPT,
menjaga lingkungan Nilai Proses
Dasar IX Video
3. Mengklasifikasi berbagai Kehidupa dan Hasil
materi/y
macam kegiatan yang n
outube
dikategorikan peduli
lingkungan
4. Menganalisis berbagai
macam dampak positif dari
peduli lingkungan
1. Mengidentifikasi hal-hal Dasar VII Pentingn Diskusi LCD, Proses
yang perlu dipersiapkan ya Kelompo PPT, dan Hasil
dalam belajar Disiplin k Video
Belajar materi/y
2. Menjelaskan pengertian
BELAJAR outube
disiplin belajar
3. Mengklasifikasi beberapa
kegiatan yang perlu
dipersiapkan sebelum
belajar
4. Menganalisis bentuk-
bentuk kedisiplinan dalam
belajar
1. Mengidentifikasi beberapa Diskusi
gaya belajar Kelompo
2. Menjelaskan pengertian Strategi k LCD,
belajar menurut para ahli Belajar PPT,
Proses
3. Mengklasifikasi macam dan Dasar VIII Sesuai Video
dan Hasil
gaya belajar Gaya materi/y
4. Menganalisis ciri-ciri gaya Belajar outube
belajar dan strategi belajar

1. Mengidentifikasi poin-poin LCD,


penting dalam perencanaan PPT,
karir Video
2. Menjelaskan arti dan Perencan materi/
pentingnya karir aan karir Diskusi youtub
Proses
KARIR 3. Mengklasifikasi langkah- Dasar IX dan Kelompo e dan Hasil
langkah dalam perencanaan masa k
depan
karir
4. Menganalisis rumus dalam
memilih karir
K. RENCANA EVALUASI. PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT

1. EVALUASI
Evaluasi merupakan langkah penting dalam manajemen pelayanan bimbingan dan
konseling (BK). Evaluasi secara umum ditujukan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan
kegiatan dan ketercapaian tujuan program yang telah ditetapkan. Dalam evaluasi
program bimbingan dan konseling terdapat 2 (dua) jenis evaluasi, yaitu evaluasi proses
dan evaluasi hasil.
Evaluasi proses adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan melalui analisis hasil penilaian
proses selama kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling brlangsung. Fokus penilaian
adalah keterlibatan unsur-unsur dalam pelaksanaan kegitan bimbingan dan konseling.
Evaluasi hasil adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan untuk memperoleh informasi
tentang keefektifan layanan bimbingan dan konseling dilihat dari hasilnya. Evaluasi hasil
pelayanan bimbingan dan konseling ditujukan pada hasil yang diacapi oleh peserta didik
yang menjalin pelayanan bimbingan dan konseling. Fokus penilaian dapat diaragakan
pada berkembangnya :
a. Pemahaman diri, sikap, dan prilaku yang diperoleh berkaitan dengan materi / topik /
masalah yang dibahas
b. Perasaan positif sebagai dampak dari proses atau meteri/topik/masalah yang dibahas
c. Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pasca layanan dalam rangka mewujudkan
upaya pengembangan/pengetasan masalah.
Langkah-langkah pelaksanaan :
a. Penyusunan rencana evaluasi
b. Pengumpulan Data
c. Analisa dan interpretasi data

2. PELAPORAN
Pelaporan merupakan langkah lanjutan setelah evaluasi. Isi dalam pelaporan lebih
bersifat mendeskripsikan dan memberi uraian analisis terhadap hasil-hasil yang telah
dicapai dalam kegiatan evaluasi sebelumnya. Pelaporan pada hakikatnya merupakan
kegiatan menyusun dan mendeskripsikan seluruh hasil yang telah dicapai dalam evaluasi
proses maupun hasil dalam format laporan yang dapat memberikan informasi kepada
seluruh pihak yang terlibat tentang keberhasilan dan kekurangan dari program bimbingan
dan konseling yang telah dilakukan.
Terdapat tiga aspek pokok yang perlu diperhatikan dalam penyusunan laporan yiatu :
a. Sistematika laporan hendaknya logis dan dapat dipahami
b. Deskripsi laporan yang disusun hendaknya memperhatikan kaidah penulisan dan
kebahasan yang telah dilakukan
c. Laporan pelaksanaan program bimbingan dan konseling harus dilaporkan secara
akurat dan tepat waktu.
Langkah-langkah dalam penyusunan laporan :
a. Tahap persiapan
b. Pengumpulan dan penyajian data
c. Penulisan laporan
d. Sistematika laporan

3. TINDAK LANJUT
Tindak lanjut dalam kegiatan evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk
menindaklanjuti hasil pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling. Berdasarkan data
dan informasi yang diperoleh dari hasil evaluasi, guru BK atau konselor dapat memikirkan
ulang keseluruhan program yang telah dilaksanakan denganc ara membuat desain ulang
atau merevisi seluruh program atau beberapa bagian dari program yang dianggap belum
begitu efektif.
Langkah-langkah tindak lanjut :
a. Menentukan aspek-aspek perbaikan atau peningkatan yang akan dilakukan.
b. Menyusun ulang desain program secara umum atau layanan bimbingan dan konseling
tertentu dalam rangka perbaikan atau pengembangan
c. Melaksanakan kegiatan tindak lanjut sesuai dengan aspek-aspek yang akan diperbaiki
atau dikembangkan dan alokasi waktu yang telah ditentukan.
L. SARANA DAN PRASARANA BIMBINGAN DAN KONSELING

Prasarana pokok yang diperlukan ialah ruang bimbingan dan konseling yang cukup
memadai. Ruang dimaksud hendaknya diatur sedemikian rupa sehingga peserta dididk yang
berkunjung merasa senang dan nyaman, serta ruangan tersebut dapat digunakan untuk
pelaksanaan berbagai jenis kegiatan layanan bimbingan dan konseling baik individu maupun
kelompok sesuai dengan asas-asas dan kode etik bimbingan dan konseling.
Sedangkan Sarana dan prasarana berisi fasilitas dan perlengkapan yang mendukung
terhadap keterlaksanaan program bimbingan dan konseling. Sarana yang akan digunakan
dalam kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling meliputi :
a. Alat pengumpul data, baik tes maupun non tes, yaitu :
1) Angket Masalah Konseli / Aplikasi Angket Masalah Konseli
2) Sosiometri
3) Alat Ungkap Pemahaman Diri
4) Alat Penelusuran Minat Peserta Didik SMP
5) Alat Ungkap Masalah Seri PTSDL
6) Inventori Tugas Perkembangan
7) _______________________
8) _______________________
9) Catatan Anekdot
b. Alat penyimpan data, khususnya dalam bentuk himpunan data yaitu :
1) Cummulative Record
2) Basis Data Prestasi Akademik
3) Daftar Peserta Didik Asuh
c. Kelengkapan penunjang teknis yaitu :
1) Data informasi meliputi: Peta Peserta Didik
2) Paket bimbingan meliputi : Paket Materi Klasikal
3) Alat bantu bimbingan meliputi : Buku Saku, Poster.
d. Perlengkapan administrasi, yaitu :
1) Alat tulis
2) Format rencana kegiatan
3) Blanko laporan kegiatan
Sedangkan prasarana penunjang layanan : Ruang bimbingan dan konseling terdiri atas :
ruang tamu, ruang kerja, ruang bimbingan dan konseling kelompok/diskusi, ruang
dokumentasi (terlampir)
M. ANGGARAN DAN BIAYA

Anggaran biaya menyesuaikan dengan anggaran sekolah yang dialokasikan untuk


kegiatan bimbingan dan Konseling dengan rincian kebutuhan sebagai berikut :
Rencana anggaran berisi uraian jenis kegiatan dan rincian besar anggaran yang
dibutuhkan. Jumlah besar anggaran menunjukkan kebutuhan besaran anggaran untuk
mendukung keterlaksanaan program bimbingan dan konseling. Rencana anggaran disusun
untuk mendukung implementasi program secara cermat, rasional dan realistik.
Adapun rencana anggaran kegiatan bimbingan dan konseling pada tahun ini adalah
sebagai berikut :

Jumlah
No Jenis Barang Kebutuhan
Barang Uang
1. Kertas HVS - Analisa AUM
- Angket Siswa
- Program BK
- Undangan orang tua
- Format-format BK
2. Spidol - Spidol besar (permanen )
- Spidol kecil
3. Buku Folio - Buku Tamu
- Buku ijin
- Buku Agenda surat
- Buku Agenda Kerja
4. Tampilan - Biblio konseling
Kepustakaan
5. Gunting -
6. Snel heckter - Jurnal Kegiatan Klasikal
- Program umum
- Bukti Fisik
7. Staples - Kecil
- Tanggung
8. Transport - Home visit
( 27 X 3 X Rp. 15.000,-)
Jumlah
PROGRAM SEMESTER

Setelah membuat rencana kegiatan yang akan dilakukan selama satu tahun, kemudian
mendistribusikan komponen layanan dan strategi kegiatan dalam porgam semesteran dalam
bentuk yang lebih rinci.
Terdapat beberapa komponen dalam program semeseteran, yaitu :
1. Bulan dan komponen program
2. Layanan Dasar
Berisi tentang strategi layanan dan topik/tema layanan dalam komponen layanan dasar,
seperti bimbingan klasikal dengan tema yang sudah dibuat dalam rencana kegiatan
3. Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual
Berisi tentang strategi layanan dan topik/tema dalam komponen layanan perencanaan
individual misalnya bimbingan klasikal dengan tema memilih sekolah lanjutan di tingkat
SMA/SMK - MA/MAK
4. Layanan Responsif
Berisi strategi layanan dan topik/tema (bila ada) dalam komponen layanan responsif,
misalnya : konseling kelompok dengan tema/topik “3 Kata Penting dalam Pergaulan”
5. Dukungan sistem
Berisis tentang strategi kegiatan dalam dukungan sistem seperti pengembangan jejaring,
kegiatan manajemen dan PKB

Berikut program semesteran dalam bentuk yang lebih rinci, baik semester ganjil maupun
semester genap :
( Dicetak dari Aplikasi Angket Kebutuhan Peserta Didik yang sudah diisi dan diolah )
A. PROGRAM SEMESTER GANJIL

PROGRAM SEMESTER GANJIL BIMBINGAN DAN KONSELING

SMPIT AL-JAUHARIYYAH CIJATI


TAHUN AJARAN 2023/2024

Bidang Bimbingan Sasara Wak


No Jenis Kegiatan/Layanan Metode Tujuan
P S B K n tu
A. PERSIAPAN
Pembagian tugas guru Tercapainya efektivitas
VII, VIII,
1 bimbingan dan layanan bimbingan Juli
IX
konseling/konselor dan konseling
Terungkapnya
Assesmen Daring (Angket VII, VIII,
2 kebutuhan peserta Juli
Kebutuhan Konseli) IX
didik/konseli
Layanan bimbingan VII, VIII,
Menyusun program Daring dan konseling lebih IX
3 Juli
bimbingan dan konseling terarah dan tetap
sasaran
Mendapat dukungan VII, VIII,
Konsultasi program Daring
4 dari Kepala dan IX Juli
bimbingan dan konseling
Komite Sekolah
Terpenuhinya VII, VIII,
kebutuhan sarana IX
Pengadaan sarana /
5 yang menunjang Juli
prasarana BK
keberhasilan layanan
BK
B. LAYANAN BK DARING
1 LAYANAN DASAR
a. Layanan BK Daring
Diskusi
Adaptasi Di Lingkungan
V Kel VII Juli
Sekolah Baru

Diskusi
Kel
Cara Mengatur Waktu V VII Juli

Diskusi
Pemahaman Diri V Kel VII Agst

Diskusi
Membangun rasa Percaya
V Kel VIII Agst
Diri
Diskusi
Motivasi Berprestasi V Kel VIII Sept.

Diskusi
Berfikir dan Bersikap Positif V Kel IX Sept.
Diskusi
Kiat Mencari dan Disenangi
V Kel VII Okt
Teman
Diskusi
Kel
Stop Bullying V VIII Okt.

Diskusi
Sikap Sopan santun Dalam
V Kel VIII Nov.
Kehidupan
Diskusi
Komunikasi Efektif V Kel IX Nov.

Diskusi
Membina Persahaabatan
V Kel IX Des.
Sejati
Diskusi
Nilai-Nilai Kehidupan V Kel IX Des.

Diskusi
Pentingnya Disiplin Belajar V Kel VII Des.

Diskusi
Strategi Belajar Sesuai Gaya Des
V Kel VIII
Belajar

Diskusi
Perencanaan Karir Masa Des
V Kel IX
Depan

b. Bimbingan Kelompok
Peserta didik/konseli
Langkahku tanggung
V memiliki sikap yang VIII
jawabku
bertanggung jawab
Peserta didik/konseli
memiliki kesadaran
Saya cinta budaya sendiri V IX
mencintai budaya
indonesia tercinta
c. Papan Bimbingan
Peserta didik/konseli
Tips dan Trik Sukses dalam VII, VIII, Juli –
V V V V memperoleh informasi
Pengembangan diri IX Des
melalui media tulis
Peserta didik/konseli
memperoleh informasi VII, VIII, Juli –
d. Pengemb. Media BK V V V V
yang bermanfaat bagi IX Des
dirinya
Peserta didik/konseli
VII, VIII, Juli –
e. Leafleat V V V V memperoleh informasi
IX Des
melalui media cetak
2 LAYANAN RESPONSIF
Terbantunya peserta
didik dalam mengatasi VII, VIII,
Juli –
1. Konseling Individual hambatan/memecahk IX
Des
an masalah yang
dialaminya
Terbantunya
VII, VIII,
memecahkan masalah Juli –
2. Konseling Kelompok IX
peserta didik melalui Des
kelompok
Terbantunya
VII, VIII,
memberikan informasi Juli –
3. Konsultasi IX
yang dibutuhkan oleh Des
peserta didik
Diperolehnya
VII, VIII,
kesepakatan bersama Juli –
4. Konferensi Kasus IX
mengenai masalah Des
peserta didik
Terentaskannya
masalah konseli yang
VII, VIII,
terkait dengan pihak Juli –
5. Advokasi IX
lain agar hak-hak Des
konseli tetap
terlindungi
Terselenggaranya
VII, VIII,
layanan Bimbingan Juli –
6. Konseling elektronik IX
dan Konseling yang Des
lebih efektif
Tertampungnya
VII, VIII,
masalah peserta Juli –
7. Kotak masalah IX
didik/konseli yang Des
introvert
Terentaskannya
masalah konseli yang
PEMINATAN DAN terkait dengan
3
PERENC. INDIVIDUAL pemilihan jurusan dan
rencana karir masa
depan

4 DUKUNGAN SISTEM
Pengumpulan data
a. Melaksanakan dan
dan kebutuhan
menindaklanjuti assesmen
peserta didik
Mengetahui langsung
b. Kunjungan rumah kondisi peserta didik di
lingkungan rumah

c. Menyusun dan Pertanggungjawaban


melaporkan program kinerja kepada kepala
bimbingan dan konseling sekolah
Penilaian ketercapaian
program layanan
d. Membuat evaluasi
bimbingan dan
konseling
e. Melaksanakan Bukti fisik pelaksanaan
administrasi bimbingan dan bimbingan dan
konsleing konseling
f. Pengembangan Pengembangan diri /
keprofesian konselor profesi

Mengetahui Cijati 20 Juli 2024


Kepala Sekolah Guru BK/Konselor

BISMA DIDIEN, SH WAHYUDIN [Link].I


NIP. NIP.
B. PROGRAM SEMESTER GENAP

PROGRAM SEMESTER GENAP BIMBINGAN DAN KONSELING

SMPIT AL-JAUHARIYYAH 2024


TAHUN AJARAN 2023/2024

Bidang Bimbingan Sasara Wak


No Jenis Kegiatan/Layanan Metode Tujuan
P S B K n tu
A. PERSIAPAN
Pembagian tugas guru Tercapainya efektivitas
VII, VIII,
1 bimbingan dan layanan bimbingan Jan
IX
konseling/konselor dan konseling
Terungkapnya Jan
Assesmen Daring (Angket VII, VIII,
2 kebutuhan peserta
Kebutuhan Konseli) IX
didik/konseli
Layanan bimbingan VII, VIII, Jan
Menyusun program Daring dan konseling lebih IX
3
bimbingan dan konseling terarah dan tetap
sasaran
Mendapat dukungan VII, VIII, Jan
Konsultasi program Daring
4 dari Kepala dan IX
bimbingan dan konseling
Komite Sekolah
Terpenuhinya VII, VIII, Jan
kebutuhan sarana IX
Pengadaan sarana /
5 yang menunjang
prasarana BK
keberhasilan layanan
BK
B. LAYANAN BK DARING
1 LAYANAN DASAR
a. Layanan BK Daring

Masa Remaja dan Diskusi


V VII Jan
Perubahannya Kel

Diskusi
Kel
Pentingnya Motivasi Belajar V VII Pbr

Diskusi
Manusia sebagai Makhluk
V Kel VII Mart
sosial
Diskusi
Bersyukur dengan Hati Yang
V Kel VII Aprl
Ikhlas
Diskusi
Nilai Suatu sikap Kejujuran V Kel VII Mei.

Diskusi
Bahaya Narkoba Dan
V Kel VIII Jan
Dampaknya
Diskusi
Cara Kerja Otak Kiri dan
V Kel VIII Pebr
Otak kanan
Diskusi
Dampak Pacaran di Kalngan Kel Mart
V VIII
Remaja .

Diskusi
Kecerdasan Emosi dan
V Kel VIII Aprl
Pengendalian Diri
Diskusi
Menyontek,Penyebab dan
V Kel VIII Mei
Solusinya
Diskusi
Etika dan Budaya Tertib
V Kel IX Jan
Berlalu Lintas
Diskusi
Pebr
Profesi Di Dunia Kerja V Kel IX

Diskusi
Stress dan Cara Mart
V Kel IX
Mengatasinya

Diskusi
Pilihan Karir Setelah Lulus APrl
V Kel IX
SMP

Diskusi
Prospek Karir Peminatan di Mei
V Kel IX
SMA-MA

Diskusi
Masa Remaja dan
V Kel VII Jan
Perubahannya

Diskusi
Pentingnya Motivasi Belajar V Kel VII Pbr

b. Bimbingan Kelompok
Peserta didik/konseli
Langkahku tanggung
V memiliki sikap yang VIII
jawabku
bertanggung jawab
Peserta didik/konseli
memiliki kesadaran
Saya cinta budaya sendiri V IX
mencintai budaya
indonesia tercinta
c. Papan Bimbingan
Peserta didik/konseli
Tips dan Trik Sukses dalam VII, VIII, Jan –
V V V V memperoleh informasi
Pengembangan diri IX Juni
melalui media tulis
Peserta didik/konseli
memperoleh informasi VII, VIII, Jan –
d. Pengemb. Media BK V V V V
yang bermanfaat bagi IX Juni
dirinya
Peserta didik/konseli
VII, VIII, Jan –
e. Leafleat V V V V memperoleh informasi
IX Juni
melalui media cetak
2 LAYANAN RESPONSIF
Terbantunya peserta
didik dalam mengatasi VII, VIII,
Jan –
1. Konseling Individual hambatan/memecahk IX
Juni
an masalah yang
dialaminya
Terbantunya
VII, VIII,
memecahkan masalah Jan –
2. Konseling Kelompok IX
peserta didik melalui Juni
kelompok
Terbantunya
VII, VIII,
memberikan informasi Jan –
3. Konsultasi IX
yang dibutuhkan oleh Juni
peserta didik
Diperolehnya
VII, VIII,
kesepakatan bersama Jan –
4. Konferensi Kasus IX
mengenai masalah Juni
peserta didik
Terentaskannya
masalah konseli yang
VII, VIII,
terkait dengan pihak Jan –
5. Advokasi IX
lain agar hak-hak Juni
konseli tetap
terlindungi
Terselenggaranya
VII, VIII,
layanan Bimbingan Jan –
6. Konseling elektronik IX
dan Konseling yang Juni
lebih efektif
Tertampungnya
VII, VIII,
masalah peserta Jan –
7. Kotak masalah IX
didik/konseli yang Juni
introvert
Terentaskannya
masalah konseli yang
PEMINATAN DAN terkait dengan
3
PERENC. INDIVIDUAL pemilihan jurusan dan
rencana karir masa
depan

4 DUKUNGAN SISTEM
Pengumpulan data
a. Melaksanakan dan
dan kebutuhan
menindaklanjuti assesmen
peserta didik
Mengetahui langsung
b. Kunjungan rumah kondisi peserta didik di
lingkungan rumah

c. Menyusun dan Pertanggungjawaban


melaporkan program kinerja kepada kepala
bimbingan dan konseling sekolah
Penilaian ketercapaian
program layanan
d. Membuat evaluasi
bimbingan dan
konseling
e. Melaksanakan Bukti fisik pelaksanaan
administrasi bimbingan dan bimbingan dan
konsleing konseling
f. Pengembangan Pengembangan diri /
keprofesian konselor profesi

Mengetahui Cijati, 20 Juli 2024


Kepala Sekolah Guru BK/Konselor

BISMA DIDIEN, SH WAHYUDIN, [Link].I


NIP. NIP.

Anda mungkin juga menyukai