0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Pengecekan Sertipikat: Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

Dokumen ini adalah pengecekan sertifikat hak milik tanah atas nama Alexander Tarigan dengan luas 199 m2, diterbitkan pada 09 Januari 2015. Sertifikat ini tidak memiliki blokir, sita, atau sengketa, dan telah melalui beberapa proses hak tanggungan. Pengecekan terakhir dilakukan pada 25 Februari 2026 dan hasilnya sesuai dengan data di Kantor Pertanahan Kabupaten Karo.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Pengecekan Sertipikat: Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

Dokumen ini adalah pengecekan sertifikat hak milik tanah atas nama Alexander Tarigan dengan luas 199 m2, diterbitkan pada 09 Januari 2015. Sertifikat ini tidak memiliki blokir, sita, atau sengketa, dan telah melalui beberapa proses hak tanggungan. Pengecekan terakhir dilakukan pada 25 Februari 2026 dan hasilnya sesuai dengan data di Kantor Pertanahan Kabupaten Karo.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/

BADAN PERTANAHAN NASIONAL


KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KARO
Alamat: JLN. LETJEND. DJAMIN GINTINGS NO. 17 KABANJAHE

PENGECEKAN SERTIPIKAT
No Berkas : 2281 / 2026
NTPN : 820260225042098 25/02/2026 10.07.14

Sertipikat Daftar Hak Tanggungan


• Jenis Hak : Hak Milik • Nomor 01436/2022 PT. BANK RAKYAT
• No Hak : 02060607.1.02760 INDONESIA (PERSERO) TBK.
• Kelurahan GUNG NEGERI Peringkat 1
Blokir
• No Seri : BQ127993
• Sertipikat ini tidak terdapat blokir
• NIB : 02060607.01684
• Sertipikat ini tidak terdapat blokir inisiatif
• No SU.00025/2013
kementerian
• No SK : 351/HM/BPN.12/2014
Sita
• Luas : 199 m2
• Sertipikat ini tidak terdapat sita
• Tanggal Penerbitan : 09/01/2015
Informasi Kasus
• Tanggal Berakhir Hak :
• Sertipikat ini tidak terdapat sengketa / konflik /
• Asal Hak : Pemberian Hak
perkara
• Keadaan Tanah Sebidang Tanah Tapak
• Bidang tanah tidak terdapat tumpang tindih
Perumahan Pengecekan Sertipikat ini diterbitkan atas
Nama Pemilik permohonan
• ALEXANDER TARIGAN, MEDAN, 31 OKTOBER • Nama Pemohon :SRI MARIA selaku PPAT
1974
Penunjuk
• -

Catatan Pendaftaran
• Pemberian Hak Tanggal 09/01/2015
• JUAL BELI Berdasarkan Akta Jual Beli Nomor 272/2017 Tanggal 22/05/2017 Yang Dibuat Oleh
FRANSISCA MASTA ULINA BANGUN, Selaku PPAT. Tanggal 01/11/2018
• HAK TANGGUNGAN Nomor 01675/2018 Peringkat Pertama APHT PPAT RIAHNAITA Nomor 128/2018
Tanggal 07/09/2018. Tanggal 29/10/2018
• ROYA Berdasarkan Surat Roya Nomor B.1767KC-II/ADK/07/2020 Tanggal 22/07/2020 dari PT. BANK
RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK Hak Tanggungan Nomor HT 01675/2018 dihapus. Tanggal
17/09/2020
• HAK TANGGUNGAN Nomor 01636/2020 Peringkat 1 APHT PPAT Jantoni Tarigan Nomor 1.968/2020
Tanggal 13/10/2020. Tanggal 12/11/2020
• ROYA Berdasarkan Surat Roya Nomor 1924/2022 Tanggal 02/08/2022 dari PT. BANK RAKYAT
INDONESIA (PERSERO) Tbk Cabang Kabanjahe Hak Tanggungan Nomor 01636/2020 dihapus. Tanggal
04/08/2022
• HAK TANGGUNGAN Nomor 01436/2022 Peringkat 1 APHT PPAT Jantoni Tarigan, Sh, Sp.n, [Link] Nomor

Perhatian :

- Asli dokumen ini berbentuk Dokumen Elektronik yang ditandatangani dengan Tanda Tangan Elektronik yang telah disertifikasi oleh BSrE.
- Dilarang melakukan penyebaran dan/atau penggandaan kepada pihak lain yang tidak terkait.
- Dilarang melakuan pemalsuan surat atau manipulasi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dapat dikenakan Pasal 263 KUH Pidana dengan ancaman pidana
paling lama 6 (enam) tahun penjara dan/atau Pasal 35 dan Pasal 51 (1) UU ITE dengan ancaman hukuman paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan denda paling
banyak Rp.12 Miliar.
1/3
802/2022 Tanggal 09/08/2022. Tanggal 06/09/2022
Permohonan Informasi
• PENGECEKAN SERTIPIKAT Telah diperiksa dan sesuai dengan daftar pada Kantor Pertanahan
Kabupaten Karo. Tanggal 17/05/2017
• PENGECEKAN SERTIPIKAT Telah diperiksa dan sesuai dengan daftar pada Kantor Pertanahan
Kabupaten Karo. Tanggal 09/07/2018
• PENGECEKAN SERTIPIKAT PPAT Jantoni Tarigan telah minta pengecekan sertipikat Tanggal 08/10/2020
• PENGECEKAN SERTIPIKAT PPAT Jantoni Tarigan, Sh, Sp.n, [Link] telah minta pengecekan sertipikat
Tanggal 09/08/2022
• PENGECEKAN SERTIPIKAT PPAT Sri Maria telah minta pengecekan sertipikat Tanggal 28/11/2025

* Hasil Pengecekan ini diterbitkan tanggal 25 Februari 2026 pukul 17:44:36


* Apabila dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender terdapat perubahan data maka akan diinformasikan kepada Pemohon.
* Pastikan kesesuaian penguasaan fisik pemegang hak atas tanah ini dengan bentuk dan letaknya melalui aplikasi 'Sentuh Tanahku' atau [Link]
* Apabila terdapat ketidaksesuaian hasil pengecekan dengan Sertipikat Hak atas Tanah maka pemohon melakukan klarifikasi atau menghubungi Kantor Pertanahan
setempat dengan membawa bukti pendaftaran permohonan.

Perhatian :

- Asli dokumen ini berbentuk Dokumen Elektronik yang ditandatangani dengan Tanda Tangan Elektronik yang telah disertifikasi oleh BSrE.
- Dilarang melakukan penyebaran dan/atau penggandaan kepada pihak lain yang tidak terkait.
- Dilarang melakuan pemalsuan surat atau manipulasi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dapat dikenakan Pasal 263 KUH Pidana dengan ancaman pidana
paling lama 6 (enam) tahun penjara dan/atau Pasal 35 dan Pasal 51 (1) UU ITE dengan ancaman hukuman paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan denda paling
banyak Rp.12 Miliar.
2/3
Informasi peta bidang tanah :

Perhatian :

- Asli dokumen ini berbentuk Dokumen Elektronik yang ditandatangani dengan Tanda Tangan Elektronik yang telah disertifikasi oleh BSrE.
- Dilarang melakukan penyebaran dan/atau penggandaan kepada pihak lain yang tidak terkait.
- Dilarang melakuan pemalsuan surat atau manipulasi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dapat dikenakan Pasal 263 KUH Pidana dengan ancaman pidana
paling lama 6 (enam) tahun penjara dan/atau Pasal 35 dan Pasal 51 (1) UU ITE dengan ancaman hukuman paling lama 12 (dua belas) tahun penjara dan denda paling
banyak Rp.12 Miliar.
3/3

Anda mungkin juga menyukai