MODUL AJAR
KONSENTRASI KEAHLIAN
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Muhammad Affan Baihaqi, S.T
Instansi : SMK Muhammadiyah 6 Gml
Tahun Ajaran : 2023/2024
Jenjang Sekolah : SMK
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian
Fase/Kelas : F / XI
Elemen : Elektrikal Kendaraan Ringan
Materi : Melakukan Perawatan Sistem Lampu Tanda
Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 45)
Capaian Pembelajaran (CP) :
Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan perawatan baterai serta perawatan dan
overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan pemasangan) pada: jaringan
kelistrikan, system penerangan dan sistem lampu tanda, sistem wiper dan washer, sistem
power window dan central lock, elektrical mirror, sistem starter, sistem pengisian, sistem
pengapian, sistem AC, sistem audio-video. Setiap pekerjaan dilakukan sesuai Prosedur
Operasional Standar (POS). Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) atau peraturan
keselamatan kerja yang berlaku.
B. KOMPETENSI AWAL
Peserta didik telah memahami dasar kelistrikan kendaraan, mengenal sistem
penerangan umum, dan mengetahui fungsi komponen kelistrikan dasar seperti
baterai, saklar, dan lampu.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
a. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
b. Gotong-royong
c. Mandiri
d. Berfikir kritis
e. Kreatif
D. SARANA DAN PRASARA
Laptop
LKPD
Buku Paket
Papan Tulis
Spidol
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik regular
F. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model : Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
Metode : Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
Moda : Tatap Muka
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat memahami pengertian sistem penerangan lampu tanda.
Peserta didik dapat mengetahui fungsi baterai sistem penerangan lampu tanda.
Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem penerangan lampu
tanda.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik memahami bahwa sistem penerangan lampu tanda berfungsi sebagai alat
komunikasi kendaraan dengan pengguna jalan lain. Dengan mengetahui pengertian, fungsi
baterai, dan komponen sistem lampu tanda, peserta didik dapat memahami pentingnya setiap
komponen agar lampu tanda bekerja dengan baik dan meningkatkan keselamatan berkendara.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Apa pengertian sistem penerangan lampu tanda?
Apa fungsi sistem penerangan lampu tanda pada kendaraan?
Apa saja komponen-komponen sistem penerangan lampu tanda yang kalian ketahui?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. PENDAHULUAN
1. Guru memberi salam serta menanyakan kabar peserta didik.
2. Guru meminta peserta didik untuk memimpin doa sesuai dengan keyakinannya.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru mengkondisikan kelas sebelum dimulainya pembelajaran.
5. Guru meminta peserta didik untuk mempersiapkan peralatan belajarnya.
6. Guru meminta peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan.
7. Guru memberikan apersepsi kepada siswa dengan mengaitkan pembelajaran hari
ini dengan pembelajaran sebelumnya.
8. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari oleh peserta didik dan
membacakan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
B. KEGIATAN INTI
Orientasi Peserta Didik Pada Masalah
1. Peserta didik ditayangkan Powerpoint terkait dengan materi yang akan
dipelajari hari ini.
2. Guru peserta didik melakukan tanya jawab
3. Guru Mengapresiasi jawaban yang disampaikan oleh peserta didik.
Mengorganisasikan Peserta Didik Untuk Belajar
[Link] didik berkelompok untuk bersama mempelajari macam-macam jenis baterai.
[Link] kelompok mendiskusikan sesuai dengan pemahaman peserta didik
[Link] didik mendapatkan arahan dari guru tentang bagaimana cara mengerjakan
LKPD.
[Link] didik mendiskusikann LKPD yang diberikan oleh guru bersama dengan
kelompoknya.
Membimbing Penyelidikan Individu Maupun Kelompok
1. Secara berkelompok peserta didik berdiskusi sesuai dengan tugas yang
didapatkannya.
2. Guru berperan sebagai fasilitator.
3. Peserta didik secara berkelompok berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahan
yang terdapat pada LKPD
4. Guru melakukan asesmen non tes selama kegiatan diskusi berlangsung,
dimennsi profil pelajar panncasila yaitu bernalar kritis dan gotong royong.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Diskusi
1. Peserta didik secara berkelompok menuliskan hasil diskusinya pada LKPD.
2. Peserta didik secara berkelompok menpresentasikan hasil diskusinya di depan
kelas.
3. Guru membimbing jalannya presentasi
4. Guru melakukan asesmen non tes dimensi profil Pancasila yaituu gotong
royong.
5. Kelompok yang lain menyimak dan menanggapi hasil pemaparan dari
kelompok yang telah mempresentasikan hasil diskusinya (Critical thinking,
communication, collaboration).
Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Penyelesaian Masalah
1. Guru dan peserta didik melakukan ice breaking bersama.
2. Guru memberikan tanggapan dan penguatan terhadap hasil diskusi dan
presentasi yang telah dilakukan oleh peserta didik.
3. Guru memberikan apresiasi atas pembelajaran yang telah dilakukan pada hari
ini.
C. KEGIATAN PENUTUP
1. Guru memberikan lembar evalusasi pada peserta didik.
2. Guru bersama dengan peserta didik menarik kesimpulan dari pembelajaran yang
telah dilakukan hari ini.
3. Guru melakukan refleksi pembelajaran hari ini bersama dengan peserta didik.
4. Guru menyampaikan pembelajaran yang akan dilakukan pada pembelajaran
berikutnya.
5. Peserta didik menyanyikan lagu daerah berjudul Gundul-Gundul Pancul.
(Creativity dan Collaboration)
6. Guru menutup pembelajaran dengan berdo’a yang dipimpin oleh salah satu
anggota kelas.
E. ASESMEN
1. Asesmen Diagnostik : Pertanyaan pemantik
2. Asesmen Formatif
a. Sikap
-Teknik : Non Tes
-Jenis : Pengamatan/observasi
-Bentik : Lembar observasi
b. Pengetahuan
-Teknik : Tes
-Jenis : Tertulis
-Bentuk : Uraian
c. Keterampilan
-Teknik : Non Tes
-Jenis : Presentasi
-Bentuk : Rubrik
F. REMIDIAL DAN PENGAYAAN
Pengayaan
Peserta didik dengan nilai di atas rata-rata akan diberikan tugas pengayaan dengan
diberikan soal-soal berupa studi kasus.
Remidial
Peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah KKM maka akan diberikan
bimbingan dengan kembali mengerjakan soal yang serupa
G. REFLEKSI
Tabel Refleksi Guru
No Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana tanggapan siswa terhadap
kegiatan pembelajaran yang saya rancang?
2. Bagaimana respon siswa terhadap media
pembelajaran yang dilakukan? (Apakah
media tersebut sesuai dan mempermudah
siswa untuk menguasai materi yang
diajarkan?)
3. Bagaimana tanggapan siswa terhadap
metode/teknik pembelajaran yang saya
gunakan?
Tabel Refleksi Siswa
No Pertanyaan
1. Apakah kalian menyukai cara kita belajar hari ini?
2. Apakah ada kesulitan pada materi hari ini?
3. Apa yang kalian lakukan untuk lebih memahami materi hari ini?
4. Apa saja hal baik yang diperoleh selama proses pengajaran?
5. Apakah kalian punya cara sendiri untuk memahami materi ini?
H. LAMPIRAN
Bahan Ajar
Lembar Penilaian
Soal Evaluasi
Kunci Jawaban
Gemolong, 2 Juli 2023
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Umar Jahid Nasoha,[Link] Muhammad Affan Baihaqi,S.T
LAMPIRAN
A. Bahan Ajar
Jenis lampu yang digunakan untuk kendaraan bukan hanya lapu depan tetapi juga
lampu sein yang fungsinya sangat vital. Lampu yang juga disebut dengan lampu riting
atau lampu tanda belok ini berada di bagian sisi kanan kiri dan depan belakang
kendaraan. Khusus mobil, rangkaian lampu tanda belok cukup bervariasi.
Fungsi lampu tanda belok
Berfungsi untuk memberikan tanda bagi pengendaradi depan dan belakang. Lampu ini
hanya diinyalakan ketika mobil hendak berbelok ke kanan dan ke kiri. Nyala
lampunya juga berkedip sehingga mudah untuk langsung dikenali.
a. Lampu sein berfungsi sebagai isyarat berbelok
Fungsi yang pertama dan sudah dikenali secara umum adalah sebagai penanda atau
isyarat bahwa sebuah kendaraan hendak berbelok, balik arah sehingga pengendara lain
akan mengetahuinya. Menyalakan lampu sein sebaiknya beberapa menit ketika Anda
hendak mendekati tempat belok atau berbalik arah. Cukup dengan menyalakan lampu
sein, Anda bisa mengurangi resiko kecelakaan di jalan.
b. Lampu sein berfungsi sebagai isyarat menyalip
Fungsi yang selanjutnya juga masih sama yaitu sebagai isyarat hanya saja ketika Anda
ingin menyalip kendaraan di depan. Isyarat ini nantinya akan diterima oleh pengendara di
depan melalui kaca spion.
Tidak hanya itu tetapi juga kendaraan di depan dan berlawanan arah. Ketika Anda hendak
menyalip maka kendaraan yang melihat lampu sein menyala dapat mengurangi kecepatan
dan memberikan ruang agar Anda bisa mendahului.
c. Lampu sein berfungsi sebagai isyarat jalan sempit
Ada satu lagi fungsi yang masih saja sering dilupakan yaitu isyarat bagi
pengendara dari berlawanan arah. Fungsi yang kedua ini biasanya akan diterapkan
ketika Anda berada di jalanan sempit. Tujuannya untuk memberitahukan kepada
pengemudi dari lawan arah agar pengendara tersebut keluar dari jalur yang sedang
anda lewati.
d. Lampu sein berfungsi sebagai isyarat pindah jalur
Dengan menyalakan lampu sein pengendara di belakang akan mengurangi
kecepatan.
7 Kompone lampu sein dan fungsinya
1. Aki
Aki atau baterai adalahh sumber arus Listrik pada mobil. Karena merupakan
sumber arus, maka semua kebutuhan kelistrikan mobil akan disuplai oleh aki
termasuk lampu sein.
2. Saklar
Saklar adalah komponen untuk mengaktifkan sebuah sistem kelistrikan. Pada
lampu sein, fungsi saklar adalah untuk mengaktifkan lampu sein sebelah kiri
atau kanan secara bergantian.
3. Fuse
Fungsinya sebagai pengaman rangkaian kelistrikan dari korsleting arus Listrik.
4. Relay
Sebuah komponen yang dijadikan jembatan arus utama. Fungsinya untuk
membuat aliran Listrik lebih efektif, sehingga tidak menemui banyak tahanan
juga lebih aman. Cara kerja relay adalah dengan mengalirkan arus Listrik dari
baterai langsung ke lampu sein melalui sebuah kontak. Kontak ini akan
dikontrol oleh sebuah solenoid coil yang terhubung ke saklar lampu.
5. Flasher
Flasher adalah komponen untuk membuat efek kedipan pada lampu sein.
6. Bolam lampu
Akurator yang mengubah energi listrik menjadi cahaua. Cahaya yang
dikeluarkan pada lampu ini berwarna kuning. Ini sesuai dengan symbol lalu
lintas, dimana lampu kuning menunjukkan bahwa pengguna jawan harus lebih
waspada. Efek kedipan pada lampu juga ditunjukkan untuk menangkap fokus
pengguna jalan lain.
7. Wiring
Rangkaian kabel yang menghubungkan semua komponen kelistrikan secara
aman dan rapi. Fungsinya untuk menghubungkan arus Listrik dan baterai
hingga ke tempat lampu sein.
B. Penilaian
1. Diagnostik Non Kognitif
a. Apakah ada yang tahu hari ini kita akan mempelajari tentang apa?
b. Kabar kalian hari ini bagaimana?
C. Penilaian Formatif
1. Rubrik Penilaian Sikap
No Aspek Skor
1. Percaya Diri 4
Peserta didik berperan aktif 3
dan aktusias dalam proses 2
pembelajaran 1
2. Kerja Sama 4
Peserta didik tidak bersikap 3
egois dan dapat bekerja 2
sama dalam tim. 1
3 Tanggungjawab 4
bPeserta diidk mempunyai 3
sikap disiplin saat proses 2
pembelajaran berlangsung 1
2. Rubrik Penilaian Pengetahuan
Jenis tes : Tertulis
Bentuk soal : Uraian
Lembar Penialain
No Nama Butir Soal Jumlah skor Nilai
1 2 3 4 5
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Nilai = (Jumlah skor : skor maksimal) x 100
3. Rubrik Penilaian Keterampilan
Format penialain ketrampilan mempresentasikan hasil diskusi
No Nama Nilai Kriteria Jumlah
Pengetahuan Informasi Ket. Menyajikan Skor
1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Evaluasi
1. Jelaskan empat fungsi utama lampu sein pada kendaraan dan berikan contoh situasi
penggunaannya!
2. Sebutkan tujuh komponen lampu sein pada mobil beserta fungsinya masing-masing
secara singkat!
3. Jelaskan cara kerja lampu sein dari saat saklar ditekan hingga lampu berkedip,
termasuk peran relay dan flasher!
4. Mengapa lampu sein berwarna kuning dan berkedip? Jelaskan manfaatnya bagi
keselamatan berkendara!
5. Seorang pengemudi menyalip kendaraan di depan di jalan raya. Jelaskan urutan
tindakan yang aman yang harus dilakukan dengan menggunakan lampu sein agar
tidak membahayakan kendaraan lain!
Kunci Jawaban
1. Fungsi lampu sein dan contoh situasi:
o Isyarat berbelok: Memberi tanda kepada pengendara lain bahwa kendaraan
akan berbelok; misal berbelok ke kiri di persimpangan.
o Isyarat menyalip: Memberi tanda kendaraan di depan dan lawan arah bahwa
Anda akan menyalip; misal menyalip truk di jalan lurus.
o Isyarat jalan sempit: Memberi tanda agar pengendara lawan arah memberi
jalan; misal di gang sempit satu jalur.
o Isyarat pindah jalur: Memberi tanda kendaraan di belakang untuk
menyesuaikan kecepatan; misal pindah jalur di jalan tol.
2. Komponen lampu sein dan fungsinya:
o Aki: Sumber arus listrik
o Saklar: Mengaktifkan lampu sein kiri/kanan
o Fuse: Pengaman rangkaian dari korsleting
o Relay: Membuat aliran listrik lebih efektif dan aman
o Flasher: Membuat lampu berkedip
o Bolam lampu: Mengubah energi listrik menjadi cahaya kuning
o Wiring: Menghubungkan semua komponen dengan aman
3. Cara kerja lampu sein:
o Pengemudi menekan saklar → saklar mengirim sinyal ke relay → relay
mengalirkan arus listrik dari aki ke lampu → flasher membuat lampu berkedip
→ bolam lampu menyala → arus listrik mengalir melalui wiring ke lampu.
4. Alasan lampu sein kuning dan berkedip:
o Warna kuning: Menunjukkan kewaspadaan sesuai simbol lalu lintas
o Berkedip: Agar mudah dikenali pengendara lain dan menangkap perhatian
pengguna jalan, meningkatkan keselamatan
5. Urutan tindakan aman saat menyalip menggunakan lampu sein:
o Nyalakan lampu sein kiri/kanan beberapa saat sebelum menyalip
o Pastikan jarak aman dan kendaraan di depan cukup jauh
o Perhatikan kendaraan dari arah berlawanan
o Lakukan manuver menyalip secara hati-hati
o Matikan lampu sein setelah menyalip selesai