Modul Edit
Modul Edit
MODUL AJAR – 1
Nama Sekolah : SDS Buddhis Jayanti
Fase / Kelas / Semester : B / IV / I
Mata Pelajaran : Matematika
Alokasi Waktu : 8 x 40 JP ( 2 Pertemuan )
Capaian Pembelajaran
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai
10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,
menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat melakukan
operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar,
dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan
antarpecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar
dan simbol matematika. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta
menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen.
Tujuan Pembelajaran
A.1 Memahami dan menerapkan sifat-sifat operasi hitung penjumlahan, pengurangan, dan perkalian bilangan
cacah
Profil Pelajar Pancasila
1. Mandiri
2. Bernalar Kritis
Elemen
Bilangan
Model Pembelajaran
Discovery Based Learning
Sumber Belajar
Buku Matematika Kelas IV SD Kurikulum Merdeka Penerbit Erlangga
Kompetensi Awal
Jumlah Peserta Didik
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan cacah.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Pembelajaran 1. Memahami sifat operasi hitung penjumlahan (3 JP)
● Guru menyiapkan dua kelompok benda dengan jumlah berbeda.
Misal: kotak A berisi 4 benda
Kotak B berisi 3 benda
● Guru menanyakan kepada murid berapa jumlah seluruh benda dalam kotak jika digabungkan.
● Guru kemudian menanyakan jika benda di kotak A ditambah benda di kotak B apakah jumlahnya akan
sama dengan ketika benda di kotak B ditambah dengan benda di kotak A.
● Peserta didik bernalar kritis untuk menyimpulkan sifat pertukaran pada operasi hitung penjumlahan.
● Peserta didik diajak untuk menonton video sifat pengelompokkan operasi hitung penjumlahan. (scan QR
code pada Buku Matematika kelas IV, hal 3 dan 4)
● Peserta didik bernalar kritis untuk menyimpulkan sifat pengelompokkan pada operasi hitung
penjumlahan.
● Peserta didik secara mandiri membaca tentang sifat penjumlahan dengan nol pada operasi hitung
penjumlahan.
● Guru kemudian menanyakan beberapa soal berkaitan penjumlahan dengan nol.
Misal: “6 + 0 sama dengan berapa?”
“0 + 6 sama dengan berapa?”
Peserta didik menyebutkan jawabannya dan guru menuliskan jawabannya di papan tulis.
Peserta didik mengamati contoh penyelesaian operasi hitung penjumlahan dengan menggunakan sifat
pertukaran dan pengelompokkan.
Peserta didik mengerjakan soal latihan untuk mengetahui pemahamannya tentang sifat-sifat operasi
hitung penjumlahan. (Buku Matematika kelas IV, hal 6-8)
● Refleksi pembelajaran dilakukan pada proses pembelajaran untuk melihat ketercapaian tentang sifat-
sifat operasi hitung penjumlahan.
● Bukti pencapaian pembelajaran diambil dari hasil pekerjaan peserta didik dan test formatif.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan cacah.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan sifat-sifat operasi hitung bilangan cacah.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam operasi hitung
bilangan cacah.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat menerapkan sifat-sifat operasi hitung bilangan cacah, maka peserta didik
diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR – 2
Nama Sekolah : SDS Buddhis Jayanti
Fase / Kelas / Semester : B / IV / I
Mata Pelajaran : Matematika
Alokasi Waktu : 8 x 40 JP ( 2 Pertemuan )
Capaian Pembelajaran
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai
10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,
menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat melakukan
operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar,
dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu dan
antarpecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar
dan simbol matematika. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta
menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen.
Tujuan Pembelajaran
B.1 Membaca, menulis, menentukan nilai tempat pada bilangan cacah sampai 10.000
Profil Pelajar Pancasila
1. Mandiri
2. Bernalar Kritis
Elemen
Aljabar
Model Pembelajaran
Sumber Belajar
Kompetensi Awal
Jumlah Peserta Didik
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat menghitung dengan menggunakan benda konkret ataupun menggunakan
gambar/simbol
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan bilangan cacah menggunakan benda
konkret.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara menentukan nilai tempat pada bilangan cacah.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan nilai tempat bilangan cacah.
Contoh:
Coba ambil 1 kartu bilangan, sebutkan nilai tempat dari setiap angka pada bilangan tersebut?
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam bilangan cacah.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat menentukan nilai tempat pada bilangan cacah.
MODUL AJAR – 3
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 3 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.2 Membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat pada bilangan cacah sampai 10.000
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat menentukan nilai tempat pada bilangan cacah.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan bilangan cacah menggunakan benda
konkret.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Di antara ketiga kelompok benda ini, manakah yang paling banyak?
Manakah yang paling sedikit?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep membandingkan dan mengurutkan bilangan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan membandingkan dan mengurutkan bilangan
Contoh:
Coba ambil 4 kartu bilangan, sebutkan urutan bilangan dari yang terkecil?
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam membandingkan dan
mengurutkan bilangan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat membandingkan bilangan dan mengurutkan bilangan, maka peserta didik
diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR – 4
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 6 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.4 Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda
konkret, gambar dan simbol matematika
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Siapa yang punya pensil? Ada berapa jumlah pensil yang kamu punya? Jika
teman sebelahmu memiliki pensil dua kali lebih banyak darimu, berapa banyak pensil temanmu?)
Penilaian Pembelajaran:
Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan.
Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam operasi hitung
perkalian dan pembagian bilangan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan, maka peserta
didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR – 5
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 12 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.3 Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan cacah.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Pembelajaran 2. Menyelesaikan Masalah yang Berkaitan dengan Operasi Hitung Campuran (4 JP)
● Guru memberikan contoh masalah yang berkaitan dengan operasi hitung campuran.
● Peserta didik diminta untuk berdiskusi dengan teman sebelahnya untuk menyelesaikan masalah yang
diberikan.
● Peserta didik menyampaikan hasil diskusinya dan guru memberikan konfirmasi.
● Peserta didik secara mandiri mengerjakan soal-soal penyelesaikan masalah operasi hitung campuran.
(Buku Matematika kelas IV, hal 44-45)
● Peserta didik bernalar kritis untuk menyimpulkan pembelajaran.
● Peserta didik melaksanakan refleksi pembelajaran untuk melihat ketercapaian tentang menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan operasi hitung campuran.
● Bukti pencapaian kompetensi diperoleh melalui hasil penyajian baik secara lisan ataupun penugasan
tertulis.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep operasi hitung campuran, pembulatan, dan penaksiran bilangan cacah.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan pembulatan dan penaksiran bilangan.
Contoh:
Coba ambil kartu bilangan, jumlahkan dua kartu yang berbeda dengan penaksiran. Berapa jumlahnya?
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam operasi hitung
campuran.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi
hitung campuran, pembulatan, dan penaksiran bilangan cacah, maka peserta didik diberikan pelayanan
individu.
MODUL AJAR - 6
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 6 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.4 Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda
konkret, gambar dan simbol matematika
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat melakukan operasi perkalian.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan perpangkatan dua.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Bisakah kalian mengukur luas lantai ruang kelas ini jika diketahui panjang
setiap ubin? Berapa luas lantai ruang kelas ini?
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep perpangkatan dua dan akar kuadrat bilangan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan perpangkatan dua dan akar kuadrat bilangan.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam perpangkatan dua
dan akar kuadrat bilangan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan perpangkatan dua dan akar kuadrat bilangan, maka peserta
didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 7
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Aljabar Alokasi Waktu : 3 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
A.2 Mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau obyek sederhana
A.3 Mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat melakukan operasi hitung bilangan cacah.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pola bilangan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Siapa yang pernah melihat dadu? ada berapa titik yang terdapat disana?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep pola bilangan.
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan ulangan Bab 1 pada buku Matematika kelas IV halaman 64 untuk
mengetahui pemahamannya terhadap seluruh materi bilangan cacah.
3. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan pola bilangan.
4. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
5. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
6. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam pola bilangan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
7. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat memahami pola bilangan, maka diberikan pelayanan individu.
BAB 2
MODUL AJAR - 8
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 3 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.4 Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda
konkret, gambar dan simbol matematika
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Kreatif
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat memahami bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Jika ada empat buah jeruk dan kamu memakan satu, berapa bagian jeruk
yang kamu makan?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep pecahan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan pecahan.
Contoh:
a. Disediakan 10 permen dalam kantong. Coba ambil beberapa permen tanpa melihat.
b. Berapa banyak permen yang kamu peroleh?
c. Melambangkan pecahan berapakah bagian permen yang kamu ambil?
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam pecahan dan
pecahan senilai.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat memahami pecahan, maka peserta didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 9
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 5 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.7 Mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Kreatif
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat memahami bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Jika ada empat buah jeruk dan kamu memakan satu, berapa bagian jeruk
yang kamu makan?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep pecahan senilai.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan pecahan senilai.
Contoh:
“Tentukan pecahan senilai dari pecahan berikut!”
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam bilangan cacah.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat memahami pecahan senilai, maka peserta didik diberikan pelayanan
individu.
MODUL AJAR - 10
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 12 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.6 Membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan penyebut sama
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Gotong royong
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat memahami pecahan dan pecahan senilai.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Pembelajaran 3. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan sebagai bagian dari
keseluruhan (4 JP)
● Peserta didik mengamati contoh masalah dan penyelesaiannya pada buku Matematika kelas IV halaman
85.
● Peserta didik bernalar kritis menyimpulkan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan.
● Guru memberikan suatu permasalahan.
● Peserta didik bergotong royong dengan teman sekelompoknya untuk menyelesaikan masalah tersebut.
● Setiap kelompok menjelaskan penyelesaiannya di depan kelas.
● Peserta didik secara mandiri mengerjakan soal latihan untuk mengetahui pemahamannya tentang
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan. (Buku
Matematika kelas IV, hal 86-87)
● Refleksi pembelajaran dilakukan pada proses pembelajaran untuk melihat ketercapaian tentang
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan.
● Bukti pencapaian pembelajaran diambil dari hasil pekerjaan peserta didik dan penilaian pembelajaran.
Pembelajaran 4. Menentukan pecahan campuran (2 JP)
● Peserta didik mengamati gambar apel pada buku Matematika halamn 87.
● Peserta didik bernalar kritis untuk menentukan pecahan yang melambangkan banyaknya apel.
● Peserta didik secara mandiri menyimpulkan konsep pecahan campuran.
● Peserta didik mengamati garis bilangan pada buku Matematika halamn 87.
● Peserta didik gotong royong dengan teman sekelompoknya untuk melengkapi kotak pada soal yang
tersedia.
● Setiap kelompok mengumpulkan jawabannya kepada guru.
● Peserta didik secara mandiri mengerjakan soal latihan untuk mengetahui pemahamannya tentang
pecahan campuran. (Buku Matematika kelas IV, hal 88)
● Refleksi pembelajaran dilakukan pada proses pembelajaran untuk melihat ketercapaian tentang pecahan
campuran.
● Bukti pencapaian pembelajaran diambil dari hasil pekerjaan peserta didik dan penilaian pembelajaran.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat mengurutkan dan membandingkan pecahan, menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, menentukan pecahan campuran, dan menentukan pecahan
sebagai pembagian.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan mengurutkan dan membandingkan pecahan, menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, menentukan pecahan campuran, dan menentukan pecahan
sebagai pembagian.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam pecahan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat mengurutkan dan membandingkan pecahan, menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, menentukan pecahan campuran, dan
menentukan pecahan sebagai pembagian maka peserta didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 11
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 4 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.3 Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Gotong Royong
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi pecahan dan melakukan operasi hitung penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam penjumlahan dan
pengurangan pecahan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan, maka peserta didik
diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 12
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 6 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.4 Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda
konkret, gambar dan simbol matematika
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Kreatif
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi pecahan dan melakukan operasi hitung perkalian dan
pembagian bilangan cacah.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep perkalian dan pembagian bilangan cacah.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan perkalian dan pembagian bilangan cacah.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam perkalian dan
pembagian bilangan cacah.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan perkalian dan pembagian bilangan cacah, maka peserta didik
diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 13
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 4 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.7 Mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Gotong Royong
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi pecahan dan melakukan operasi hitung penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Pembelajaran 1. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan (4 JP)
● Peserta didik gotong royong melakukan kegiatan memecahkan permasalahan pecahan secara
berkelompok. (Buku Matematika kelas IV, hal 101-104)
● Setiap kelompok mendiskusikan penyelesaian dari setiap permasalahan.
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
● Guru memberikan konfirmasi atas hasil diskusi setiap kelompok.
● Peserta didik secara mandiri mengerjakan soal latihan untuk mengetahui pemahamannya tentang
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan. (Buku Matematika kelas IV, hal
105)
● Dengan bernalar kritis dan mandiri peserta didik menyelesaikan permasalahan soal yang berbasis
keterampilan tingkat tinggi pada buku Matematika kelas IV halaman 106.
● Refleksi pembelajaran dilakukan pada proses pembelajaran untuk melihat ketercapaian tentang
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan.
● Bukti pencapaian pembelajaran diambil dari hasil pekerjaan peserta didik dan penilaian pembelajaran.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan operasi hitung pecahan.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam operasi hitung
pecahan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan,
maka peserta didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 14
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 2 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.9 Menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi pecahan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami mengubah bentuk pecahan menjadi persen.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan berbagai bentuk pecahan dan mengubah bentuk pecahan.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam mengubah bentuk
pecahan menjadi persen.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat mengubah bentuk pecahan menjadi persen, maka peserta didik diberikan
pelayanan individu.
MODUL AJAR - 15
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 9 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.8 Menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi pecahan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pecahan.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami pecahan desimal, operasi hitung pecahan desimal, serta pembulatan dan
penaksiran pecahan desimal.
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan ulangan Bab 2 pada buku Matematika kelas IV halaman 123
untuk mengetahui pemahamannya terhadap seluruh materi pecahan.
3. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan berbagai bentuk pecahan dan mengubah bentuk pecahan.
4. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
5. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
6. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam berbagai bentuk
pecahan dan mengubah bentuk pecahan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
7. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat mengidentifikasi pecahan desimal, operasi hitung pecahan desimal, serta
pembulatan dan penaksiran pecahan desimal, maka peserta didik diberikan pelayanan individu.
BAB 3
MODUL AJAR - 16
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Bilangan Alokasi Waktu : 12 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
B.5 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi bilangan cacah.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan bilangan cacah.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Jika jadwal pengiriman buket bungan ke Kota A setiap 4 hari dan Kota B setiap 6
hari, kapan penjual akan mengirimkan buket bunga ke kedua kota pada hari yang sama?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep kelipatan dan faktor bilangan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan kelipatan dan faktor bilangan.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam kelipatan dan faktor
bilangan.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kelipatan dan faktor
bilangan, maka peserta didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR
ESPS MATEMATIKA
FASE B – KELAS 4
SEMESTER 2
BAB 4
MODUL AJAR - 17
Fase / Semester : B / II (Dua) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Pengukuran Alokasi Waktu : 4 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
P.1 Mengukur panjang benda menggunakan satuan baku
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengenal bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pengukuran panjang.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Berapa cm panjang pensil milikmu?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara melakukan pengukuran panjang.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan pengukuran panjang.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam pengukuran
panjang.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan pengukuran panjang benda dengan satuan baku, maka peserta
didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 18
Fase / Semester : B / II (Dua) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Pengukuran Alokasi Waktu : 4 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
P.2 Menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m)
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengukur benda dan melakukan operasi hitung bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pengukuran panjang.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Berapa cm panjang pensil milikmu?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara menentukan hubungan antar-satuan baku panjang.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan menentukan hubungan antar-satuan baku panjang.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam pengukuran
panjang.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang, maka peserta didik
diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 19
Fase / Semester : B / II (Dua) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Pengukuran Alokasi Waktu : 5 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
P.3 Mengukur berat benda menggunakan satuan baku
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis,
● Gotong royong,
● Berkebhinekaan global.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengenal bilangan dan melakukan operasi hitung bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan pengukuran berat.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Pernahkah kamu membeli buah? Bagaimana cara menentukan harga buah
yang kamu beli?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara melakukan pengukuran berat.
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan ulangan Bab 4 pada buku Matematika kelas IV halaman 168
untuk mengetahui pemahamannya terhadap seluruh materi pengukuran panjang dan berat.
3. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan pengukuran berat.
4. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
5. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
6. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam pengukuran berat.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
7. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat melakukan pengukuran berat, maka peserta didik diberikan pelayanan
individu.
BAB 5
MODUL AJAR - 20
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Geometri Alokasi Waktu : 4 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
G.1 Mengidentifikasi segi banyak beraturan dan tidak beraturan berdasarkan sifat-sifatnya
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
● Kreatif
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengidentifikasi bangun datar
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan berbagai bentuk bangun datar.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Bagaimana bentuk meja ini? Berbentuk bangun datar apakah meja ini?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep segi banyak beraturan dan tidak beraturan.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan segi banyak beraturan dan tidak beraturan.
Contoh:
d. Coba ambil selembar karton. Buatlah berbagai bentuk segi banyak beraturan dan tidak beraturan
dengan menggunakan ukuran bervariasi.
e. Berapa banyak bangun datar yang kalian buat? Apakah ada perbedaannya?
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam bangun datar.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat memahami segi banyak beraturan dan tidak beraturan, maka peserta didik
diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 21
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Geometri Alokasi Waktu : 8 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
P.4 Mengukur dan mengestimasi luas menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar Kritis.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat memahami bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan bangun datar.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Berapa luas kayu yang dibutuhkan untuk membuat meja ini?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara menghitung luas dan keliling bangun datar.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan luas dan keliling bangun datar.
Contoh:
a. Coba ambil satu kertas di dalam kotak, sebutkan bangun datar apa yang kamu peroleh?
b. Berapa luas bangun datar tersebut?
c. Berapa keliling bangun datar tersebut?
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam bangun datar.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat menghitung luas dan keliling bangun datar, maka peserta didik diberikan
pelayanan individu.
MODUL AJAR - 22
Fase / Semester : B / I (Satu) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Geometri Alokasi Waktu : 6 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
G.2 Mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga, segibanyak)
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat membedakan berbagai bangun datar menggunakan gambar/simbol
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan berbagai bangun datar.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Pernahkah kalian melihat kabel listrik? Berbentuk seperti apakah kabel
tersebut? Adakah benda lain yang memiliki bentuk sama?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami konsep bangun datar dan hubungan antar garis.
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan ulangan Bab 5 pada buku Matematika kelas IV halaman 206
untuk mengetahui pemahamannya terhadap seluruh materi bangun datar.
3. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan hubungan antar garis.
4. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
5. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
6. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam hubungan antar
garis.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat menghitung dengan benda konkret dan menuliskan dalam lambang bilangan.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan banyaknya benda dan data.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Berapa usia kalian? Ada berapa orang yang memiliki usia 7 tahun? 8 tahun?
Lebih dari 8 tahun?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat menjelaskan jenis-jenis data dan penyajiannya.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan jenis-jenis data dan penyajiannya.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam memahami konsep
jenis-jenis data dan penyajiannya.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat memahami data dan penyajiannya.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan data dan penyajiannya.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Pernahkah kamu melihat data dalam bentuk tabel atau diagram? Dapatkah
kamu membaca data tersebut?)
Pembelajaran 5. Membaca data pada diagram lingkaran dengan satuan derajat (2 JP)
● Peserta didik bernalar kritis menentukan derajat keselurahan data dalam diagram lingkaran.
● Peserta didik mengamatai data warna kesukaan peserta didik kelas 4 yang disajikan dalam diagram
lingkaran pada Buku Peserta didik kelas IV halaman 225.
● Peserta didik menyebutkan informasi yang diperoleh dari diagram lingkaran tersebut.
● Peserta didik bernalar kritis menentukan besar derajat bagian data yang belum diketahuin pada diagram
lingkaran tersebut.
● Peserta didik mengamati contoh cara menentukan banyak data dari setiap besar derajat pada buku
Matematika kelas IV halaman 225.
● Peserta didik secara mandiri mengerjakan soal latihan untuk mengetahui pemahamannya tentang
membaca data pada diagram lingkaran dengan satuan derajat. (Buku Matematika kelas IV, hal 226)
● Peserta didik melaksanakan refleksi pembelajaran untuk melihat ketercapaian tentang membaca data
pada diagram lingkaran dengan satuan derajat.
● Bukti pencapaian kompetensi diperoleh melalui hasil penyajian baik secara lisan ataupun penugasan
tertulis.
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami cara mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel.
2. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan membaca data yang disajikan dalam berbagai
bentuk diagram.
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam mengurutkan,
membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, maka peserta didik diberikan pelayanan individu.
MODUL AJAR - 25
Fase / Semester : B / II (Dua) Kelas : 4 (Empat)
Elemen : Analisis Data dan Peluang Alokasi Waktu : 2 JP (Sesuai Kebutuhan)
Tujuan Pembelajaran:
D.3 Mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam diagram
batang
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri,
● Bernalar kritis,
● Kreatif,
● Berkebhinekaan global.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat memahami data dan penyajiannya.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada peserta didik yang berkaitan dengan data dan penyajiannya.
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan
belajarnya sendiri. (Misal: Pernahkah kamu melihat data dalam bentuk tabel atau diagram? Dapatkah
kamu membaca data tersebut?)
Penilaian Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam
diagram batang.
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan ulangan Bab 6 pada buku Matematika kelas IV halaman 231
untuk mengetahui pemahamannya terhadap seluruh materi data.
3. Peserta didik mengerjakan latihan ulangan akhir pada buku Matematika kelas IV halaman 239 untuk
mengetahui apakah peserta didik memahami seluruh materi pembelajaran Matematika kelas IV.
4. Peserta didik diberikan tes lisan yang berhubungan dengan mengurutkan, membandingkan, menyajikan,
menganalisis dan menginterpretasi data dalam diagram batang.
5. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam
daftar hasil penugasan.
6. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik dalam mengurutkan,
membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam diagram batang.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2 Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3 Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4 Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5 Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
7. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen penilaian.
Jika peserta didik tidak dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam diagram batang, maka peserta didik diberikan pelayanan individu.