PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
(DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan : SMPIT Bina Insani
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Nama Guru : Fitri Hani Faturahma, [Link]
Kelas/ Semester : VIII/Ganjil
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit (6 Pertemuan)
Tahun Ajaran : 2025 /2026
IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK: Peserta didik kelas VIII umumnya berada pada fase
perkembangan remaja awal, di mana mereka mulai mengeksplorasi identitas
diri dan mengembangkan empati. Pengetahuan awal mereka mengenai
Bahasa Inggris mungkin bervariasi, dengan beberapa yang sudah memiliki
dasar cerita (narrative) dan past tense, sementara yang lain mungkin masih
perlu penguatan. Minat mereka dapat beragam, mencakup topik-topik
populer seperti cerita imajinatif atau dongeng. Latar belakang sosial dan
budaya yang beragam akan mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan
materi dan teman sebaya, serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai
moral. Kebutuhan belajar akan disesuaikan melalui pendekatan
berdiferensiasi, memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan gaya
belajar dan kecepatan mereka sendiri, baik melalui kegiatan individu,
berpasangan, maupun kelompok.
MATERI PELAJARAN: Materi pelajaran pada Chapter 2, "Kindness
Begins with Me", berfokus pada pengembangan kompetensi komunikatif
dalam Bahasa Inggris melalui eksplorasi cerita imajinatif (naratif). Jenis
pengetahuan yang akan dicapai meliputi kemampuan untuk menghubungkan
dan mengurutkan peristiwa dalam cerita imajinatif, menjelaskan tindakan,
perasaan, dan perilaku karakter dalam cerita imajinatif, dan menceritakan
kembali serta menulis ulang cerita imajinatif. Materi ini sangat relevan
dengan kehidupan nyata peserta didik karena mengajarkan nilai-nilai
kebaikan, persahabatan, dan penerimaan perbedaan. Tingkat kesulitan materi
disesuaikan dengan fase D, memperkenalkan penggunaan
Past Simple Tense dalam konteks naratif, serta kosakata terkait perasaan,
sifat, dan perilaku karakter. Struktur materi disajikan secara bertahap melalui
unit-unit yang berfokus pada keterampilan mendengarkan, berbicara,
membaca, memirsa, dan menulis secara terpadu. Integrasi nilai dan karakter
ditekankan melalui Profil Pelajar Pancasila, seperti beriman dan berakhlak
mulia (melalui nilai moral cerita), berkebinekaan global (menghargai
perbedaan), dan bergotong royong (dalam kegiatan kelompok dan kerja sama
tim).
DIMENSI PROFIL LULUSAN:
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME:
Mengintegrasikan nilai-nilai moral dari cerita sebagai bentuk ajaran
kebaikan dan rasa syukur.
2. Kemandirian: Peserta didik diharapkan dapat secara mandiri
menceritakan kembali cerita dan menulis ulang cerita imajinatif.
3. Kolaborasi: Peserta didik didorong untuk bekerja sama dalam
kelompok saat mendiskusikan cerita, bermain, dan memerankan
dialog.
4. Komunikasi: Peserta didik akan mengembangkan kompetensi
komunikatif dalam Bahasa Inggris melalui berbagai teks multimodal,
termasuk mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis cerita.
DESAIN tulisan dan visual dalam Bahasa Inggris untuk berinteraksi dan
PEMBELAJARAN berkomunikasi dalam konteks yang lebih beragam dan dalam situasi formal
dan informal. Peserta didik dapat menggunakan berbagai jenis teks seperti
narasi, deskripsi, prosedur, teks khusus (pesan singkat, iklan) dan teks
otentik menjadi rujukan utama dalam mempelajari Bahasa Inggris di fase ini.
Peserta didik menggunakan Bahasa Inggris untuk berdiskusi dan
menyampaikan keinginan/perasaan. Pemahaman mereka terhadap teks
tulisan semakin berkembang dan keterampilan inferensi mulai tampak ketika
memahami informasi tersirat. Mereka memproduksi teks tulisan dan visual
dalam Bahasa Inggris yang terstruktur dengan kosakata yang lebih beragam.
Mereka memahami tujuan dan pemirsa ketika memproduksi teks tulisan dan
visual Bahasa Inggris. Pada buku Kelas VIII ini, teks yang menjadi fokus
adalah teks recount, naratif, deskriptif, dan prosedur.
Lintas Disiplin Ilmu:
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti: Mengintegrasikan nilai-nilai
moral dari cerita rakyat tentang kebaikan, empati, dan persahabatan.
2. Pendidikan Pancasila: Menguatkan karakter seperti berkebinekaan
global (menghargai perbedaan) dan gotong royong (kerja sama).
3. Bahasa Indonesia: Memperkaya pemahaman tentang struktur cerita
naratif dan penggunaan bahasa yang efektif dalam penceritaan.
TOPIK PEMBELAJARAN: Chapter 2: Kindness Begins with Me
Unit 1: Kindness Towards Differences
Unit 2: Kindness and Happiness
Unit 3: Kindness and Friendship
TUJUAN PEMBELAJARAN: Setelah menyelesaikan Chapter 2, peserta
didik diharapkan dapat:
1. Menghubungkan dan mengurutkan peristiwa dalam cerita imajinatif.
2. Menjelaskan tindakan, perasaan, dan perilaku karakter dalam cerita
imajinatif.
3. Menceritakan kembali dan menulis ulang cerita imajinatif.
PRAKTIK PEDAGOGIS:
1. Pembelajaran Berbasis Masalah: Mendorong peserta didik untuk
mengidentifikasi dan menganalisis konflik atau masalah yang
dihadapi karakter dalam cerita dan mencari solusi atau pelajaran
moralnya.
2. Diskusi kelompok, eksplorasi lapangan (melalui gambar/video),
dan presentasi: Mendorong interaksi aktif dan kolaborasi antar
peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran.
MITRA PEMBELAJARAN:
1. Guru Bidang Studi Bahasa Indonesia: Berkolaborasi dalam
menjelaskan elemen-elemen cerita naratif dan teknik penceritaan.
2. Orang Tua/Wali: Mendorong orang tua untuk mendongengkan
cerita rakyat atau cerita imajinatif lainnya kepada anak-anak mereka
dan mendiskusikan nilai moralnya.
3. Komunitas Dongeng/Literasi (jika ada): Mengundang pendongeng
atau anggota komunitas literasi untuk berbagi cerita dan
menginspirasi peserta didik.
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN:
1. Ruang Fisik: Ruang kelas yang nyaman dan fleksibel untuk diskusi
kelompok, role-play cerita, dan presentasi. Sudut baca dengan buku-
buku cerita atau dongeng.
2. Ruang Virtual: Platform daring (misalnya, YouTube, platform
podcast) untuk mengakses cerita audio atau video, serta media sosial
untuk berbagi hasil karya atau diskusi.
3. Budaya Belajar: Mendorong budaya kolaboratif, partisipasi aktif,
rasa ingin tahu, empati, dan saling menghargai perbedaan, serta
membangun kepercayaan diri dalam berekspresi.
PEMANFAATAN DIGITAL:
1. Perencanaan: Canva atau alat desain grafis lainnya untuk membuat
mind map atau ilustrasi cerita.
2. Pelaksanaan: Rekaman audio cerita (misalnya, Audio 2.1, 2.2, 2.3),
aplikasi presentasi untuk menampilkan skrip cerita atau gambar, dan
telepon pintar untuk merekam pementasan dialog/storytelling.
3. Asesmen: Google Form untuk kuesioner refleksi, Quizziz atau
platform serupa untuk kuis pemahaman kosakata dan isi cerita.
PENGALAMAN Langkah-Langkah Pembelajaran
BELAJAR
Pertemuan 1 Topik: "Kindness Towards Differences" - Mengenali Cerita
Imajinatif dan Past Tense Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat
mengidentifikasi berbagai cerita imajinatif (folk stories), mengenali karakter
di dalamnya, dan menggunakan Past Simple Tense dalam konteks cerita.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai yang disampaikan oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya nilai-
nilai kebaikan dalam cerita.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengajukan
pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai pembelajaran dengan menunjukkan Gambar 2.1
(berbagai gambar cerita dari seluruh dunia).
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Do you know these
characters in this picture? Can you tell me their names? Do you know
these stories in this picture? Which one is your favorite story?". Ini
bertujuan untuk menstimulasi pemikiran awal peserta didik tentang
cerita imajinatif.
10. Peserta didik melakukan literasi awal dengan mengamati gambar dan
menuliskan jawaban mereka secara singkat.
11. Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik mengenai gambar
untuk menumbuhkan kesadaran tentang cerita imajinatif dan nilai
moralnya. a. "Apakah karakter-karakter di gambar ini nyata?"
b. "Apa tujuan dari cerita-cerita ini?"
c. Guru memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan
menghubungkan dengan peran peserta didik dalam memahami cerita.
Kegiatan Inti Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
Orientasi pada Siswa pada Masalah:
1. Peserta didik melihat
Gambar 2.1 dan Gambar Cover Bab (jika ada) dan
berdiskusi singkat tentang cerita rakyat (folk stories).
2. Guru menjelaskan bahwa cerita rakyat seringkali tidak nyata,
menampilkan karakter imajinatif (misalnya, hewan yang bisa
berbicara), dan mengandung nilai moral.
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik mendengarkan Audio 2.1, percakapan antara
Monita dan Galang tentang sebuah cerita.
2. Peserta didik mengidentifikasi judul cerita yang didengarkan
Galang dan Monita.
3. Guru membahas isi percakapan dengan menekankan kata-kata
kunci seperti "assignment" dan "listening to a story".
Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik bekerja berpasangan untuk memprediksi urutan
cerita "The Ugly Duckling" dengan memberi nomor pada
gambar-gambar yang mungkin muncul di cerita tersebut.
2. Peserta didik mendengarkan
Audio 2.2 Script Part 1 dari cerita "The Ugly Duckling"
untuk memeriksa prediksi mereka.
3. Guru membahas prediksi dan urutan gambar yang benar.
4. Peserta didik kembali mendengarkan
Audio 2.2 sambil membaca cerita dan melingkari kata kerja
Past Tense yang benar pada Worksheet 2.2.
5. Guru mengulas singkat Past Simple Tense dan
penggunaannya untuk kegiatan masa lalu.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik mempresentasikan jawaban dari Worksheet 2.2
secara lisan.
2. Peserta didik berdiskusi tentang perasaan Mother Duck
berdasarkan cerita Part 1.
Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memberikan umpan balik tentang pemahaman cerita dan
penggunaan Past Tense.
2. Peserta didik secara individu menuliskan pelajaran moral
awal yang mereka dapatkan dari Part 1 cerita.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang cerita
imajinatif dan pengenalan Past Tense.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu melanjutkan cerita "The Ugly Duckling" dan
menganalisis perasaan karakter.
3. Guru memuliakan peserta didik atas partisipasi aktif mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 2 Topik: "Kindness Towards Differences" - Menganalisis
Perasaan Karakter dan Past Tense dalam Cerita Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat menganalisis dan mengidentifikasi perasaan karakter
dalam cerita "The Ugly Duckling" bagian 2, serta menggunakan Past Tense
dengan lebih akurat.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru dan berdoa.
2. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
3. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran hari ini.
4. Guru mengulas kembali cerita "The Ugly Duckling" bagian 1 dan
perasaan Mother Duck.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, bagaimana
perasaan anak-anak bebek yang lain terhadap 'Bebek Jelek'?"
Kegiatan Inti Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
Orientasi pada Siswa pada Masalah:
1. Guru menampilkan gambar-gambar pada latihan a Section 3
(halaman 130) dan meminta peserta didik memprediksi tiga
gambar yang akan muncul di cerita "The Ugly Duckling" Part
2.
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik mendengarkan
Audio 2.3 Script Part 2 dari cerita "The Ugly Duckling"
untuk memeriksa prediksi mereka.
2. Guru membahas prediksi dan urutan gambar yang benar.
Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik kembali mendengarkan
Audio 2.3 sambil membaca cerita dan melingkari kata kerja
Past Tense yang benar pada Worksheet 2.4.
2. Guru mengulas kembali Past Simple Tense dan
penggunaannya dalam konteks cerita.
3. Peserta didik berdiskusi dengan teman sekelas tentang
perasaan "The Ugly Duckling" berdasarkan cerita Part 2.
4. Peserta didik menuliskan kata-kata yang menggambarkan
perasaan tersebut.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik mempresentasikan jawaban dari Worksheet 2.4
secara lisan.
2. Peserta didik berbagi tentang perasaan "The Ugly Duckling"
dan menjelaskan mengapa ia merasa demikian.
Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru menjelaskan
Language Focus pada Unit 1 tentang fungsi Past Tense dalam
cerita (menciptakan tindakan, menunjukkan pemikiran,
mengidentifikasi melalui indra, mengekspresikan sesuatu,
menghubungkan informasi).
2. Peserta didik melengkapi kalimat dengan kata kerja Past
Tense berdasarkan gambar pada
Worksheet 2.5.
3. Peserta didik melingkari atau menyoroti semua kata kerja Past
Tense di cerita "The Ugly Duckling" Part 2 dengan pena
hijau.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
perasaan karakter dan penggunaan Past Tense dalam cerita.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu permainan "Mime It!" untuk melatih action verbs.
3. Guru memuliakan peserta didik atas analisis mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 3 Topik: "Kindness Towards Differences" - "Fun Time: Mime
It!" dan Menceritakan Kembali Cerita Tujuan Pembelajaran: Peserta didik
dapat memerankan action verbs dan menceritakan kembali cerita "The Ugly
Duckling" bagian 2 dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru dan berdoa.
2. Peserta didik menjawab presensi guru dan menyimak tujuan
pembelajaran.
3. Guru mengulas kembali perasaan "The Ugly Duckling" dan tindakan
karakter lain.
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita
menunjukkan apa yang terjadi tanpa harus banyak berbicara?"
Kegiatan Inti Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan)
Orientasi pada Siswa pada Masalah:
1. Guru menjelaskan permainan "Fun Time: Mime It!".
2. Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (tiga
orang).
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Guru menjelaskan aturan main "Mime It!": satu siswa miming
action verb dari kartu, yang lain menebak dalam bentuk Past
Simple Tense, dan mendapatkan poin jika menebak karakter
yang melakukan tindakan di cerita.
2. Guru menyiapkan kartu-kartu
action verbs yang akan dipakai.
Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik bermain "Mime It!" dalam kelompok mereka.
2. Guru berkeliling untuk memastikan aturan main diikuti dan
memberikan koreksi.
3. Peserta didik dalam kelompok (lima orang) membaca
Table 2.1 (skrip "The Ugly Duckling" Part 2) dan
memutuskan peran masing-masing (Narrator 1 & 2, Mother
Duck, The Ugly Duckling, Yellow Ducklings).
4. Peserta didik berlatih menceritakan kembali cerita dalam
kelompok, dengan memperhatikan pengucapan kata.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Beberapa kelompok diminta untuk tampil menceritakan
kembali cerita "The Ugly Duckling" Part 2 di depan kelas.
2. Guru dapat menggunakan rubrik penilaian berbicara (halaman
135-137) untuk mengevaluasi penampilan.
Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memberikan umpan balik tentang kefasihan, akurasi,
dan ekspresi non-verbal selama penceritaan kembali.
2. Peserta didik secara individu merefleksikan pengalaman
mereka dalam memerankan cerita dan bagaimana mereka
dapat meningkatkan keterampilan berbicara.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
menceritakan kembali cerita dan ekspresi verbal/non-verbal.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan kegiatan pengayaan,
yaitu menceritakan kembali cerita kepada teman atau keluarga di luar
kelas dan mengamati reaksi mereka.
3. Guru memuliakan peserta didik atas keberanian dan usaha mereka
dalam tampil.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 4 Topik: "Kindness and Happiness" - Memahami dan
Mengekspresikan Perasaan Karakter Tujuan Pembelajaran: Peserta didik
dapat mengidentifikasi berbagai perasaan karakter dalam cerita dan
menggunakan adjektiva untuk mendeskripsikan perasaan tersebut.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru dan berdoa.
2. Peserta didik menjawab presensi guru dan menyimak tujuan
pembelajaran.
3. Guru mengulas kembali cerita "The Ugly Duckling" bagian 2 dan
emosi yang ditunjukkan.
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Apa situasi yang membuat
kalian merasa senang? Bagaimana dengan situasi yang membuat
kalian sedih atau marah?"
Kegiatan Inti Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
Orientasi pada Siswa pada Masalah:
1. Guru menunjukkan
Worksheet 2.6 (daftar perasaan) dan bertanya tentang
berbagai situasi yang memicu perasaan tersebut.
2. Peserta didik mengisi Worksheet 2.6 (boleh menggunakan
Bahasa Indonesia jika kesulitan).
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Guru mengulas cerita "The Ugly Duckling" dan menanyakan
perasaan peserta didik terhadap cerita tersebut, khususnya
pada Part 1 dan Part 2.
2. Peserta didik membaca percakapan antara Bu Ida dan murid-
muridnya (Section 2.a, halaman 140).
Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Peserta didik menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang
percakapan Bu Ida, Pipit, Andre, dan Monita, dan menebak
empat binatang yang akan muncul di bagian akhir cerita.
2. Peserta didik mencocokkan gambar binatang dengan namanya
pada Worksheet 2.7.
3. Peserta didik membaca cerita "The Ugly Duckling" Part 3.
Guru membaca teks dan membahas kosakata dari
Word Box.
4. Peserta didik memilih pernyataan yang benar berdasarkan
cerita pada
Worksheet 2.8.
5. Peserta didik menjawab pertanyaan berdasarkan cerita pada
Worksheet 2.9.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik mempresentasikan jawaban dari worksheets
secara lisan.
2. Guru menjelaskan
Language Focus tentang penggunaan adjektiva untuk
menunjukkan perasaan karakter (setelah "to be" atau
"feel/become" dalam Past Tense).
3. Peserta didik melengkapi kalimat dengan adjektiva yang tepat
untuk menggambarkan perasaan karakter dari cerita "The
Ugly Duckling" pada
Worksheet 2.10.
Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memimpin diskusi tentang bagaimana perasaan "The
Ugly Duckling" berubah sepanjang cerita.
2. Peserta didik melingkari atau menyoroti semua adjektiva yang
menunjukkan perasaan karakter di cerita "The Ugly
Duckling" Part 1-3 dengan pena merah.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
mengidentifikasi dan mengungkapkan perasaan karakter
menggunakan adjektiva.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu tentang penggunaan tanda kutip dalam dialog
cerita.
3. Guru memuliakan peserta didik atas kemampuan analisis emosional
mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 5 Topik: "Kindness and Happiness" - Memahami Tanda Kutip
dan "Fun Time" Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat
mengidentifikasi kalimat langsung dengan tanda kutip dalam cerita dan
bermain "Act it Out!" untuk memerankan perasaan.
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru dan berdoa.
2. Peserta didik menjawab presensi guru dan menyimak tujuan
pembelajaran.
3. Guru mengulas kembali perasaan "The Ugly Duckling" dan karakter
lain.
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Dalam sebuah cerita,
bagaimana kita tahu siapa yang sedang berbicara?"
Kegiatan Inti Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan)
Orientasi pada Siswa pada Masalah:
1. Guru menjelaskan
Language Focus tentang tanda kutip ("...") yang menunjukkan
dialog langsung atau ucapan karakter dalam cerita.
2. Guru memberikan contoh kalimat dengan tanda kutip dari
cerita "The Ugly Duckling" Part 3.
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik membaca kembali potongan cerita "The Ugly
Duckling" Part 3.
2. Peserta didik melingkari atau menggarisbawahi semua
kalimat dengan tanda kutip.
3. Peserta didik berlatih mengucapkan kalimat-kalimat dalam
tanda kutip dengan teman sekelas, menggunakan gerak tubuh
dan ekspresi wajah.
Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Guru menjelaskan permainan "Fun Time: What is the ending
of the story?". Peserta didik dalam kelompok memilih salah
satu akhir cerita yang sesuai atau membuat akhir cerita
sendiri.
2. Peserta didik juga menggambar akhir cerita versi mereka.
3. Guru menjelaskan permainan "Fun Time: Act it Out!".
Peserta didik dibagi menjadi kelompok tiga orang.
4. Peserta didik menyiapkan kartu-kartu tindakan dan
wheel chart.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Setiap kelompok membandingkan akhir cerita versi mereka
dengan kelompok lain.
2. Peserta didik bermain "Act it Out!" untuk memerankan
berbagai tindakan dan perasaan.
Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memberikan umpan balik tentang pemahaman tanda
kutip dan kreativitas dalam membuat akhir cerita.
2. Guru memberikan umpan balik tentang performa dalam
permainan "Act it Out!".
3. Peserta didik secara individu merefleksikan pentingnya dialog
dalam cerita dan bagaimana ekspresi dapat memperkaya
makna.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang tanda
kutip, ekspresi dalam dialog, dan kreativitas dalam penceritaan.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu mengenali dan mendeskripsikan sifat karakter
dalam cerita.
3. Guru memuliakan peserta didik atas ide-ide kreatif dan semangat
mereka dalam bermain.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 6 Topik: "Kindness and Friendship" - Mendeskripsikan Sifat
Karakter dan Mengidentifikasi Elemen Cerita Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat mendeskripsikan sifat dan perilaku karakter
menggunakan adjektiva, serta mengidentifikasi elemen-elemen naratif
(orientasi, komplikasi, resolusi).
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru dan berdoa.
2. Peserta didik menjawab presensi guru dan menyimak tujuan
pembelajaran.
3. Guru mengulas kembali cerita "The Ugly Duckling" dan menanyakan
kembali perasaan karakter.
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita
menjelaskan bagaimana sifat seseorang atau hewan di sebuah cerita?"
Kegiatan Inti Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
Orientasi pada Siswa pada Masalah:
1. Guru menunjukkan
Gambar berbagai binatang (katak, gajah, monyet, rubah,
kelinci) dan bertanya tentang ukuran, aktivitas, dan tempat
tinggal mereka.
2. Peserta didik berdiskusi apakah hewan-hewan tersebut dapat
melakukan hal-hal tertentu (misalnya, kelinci memindahkan
gajah).
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:
1. Peserta didik membaca cerita "Elephant and Friends". Guru
membaca teks per kalimat dan membahas kosakata baru dari
Word Box.
2. Peserta didik menjawab pertanyaan pemahaman tentang cerita
pada
Worksheet 2.12.
Membimbing Penyelidikan Individual dan Kelompok:
1. Guru menjelaskan
Language Focus tentang penggunaan adjektiva untuk
mendeskripsikan sifat dan perilaku karakter (misalnya, brave,
shy, arrogant).
2. Peserta didik melengkapi kalimat dengan adjektiva yang tepat
untuk menggambarkan sifat karakter dari cerita "The Ugly
Duckling" dan "Elephant and Friends" pada
Worksheet 2.13.
3. Peserta didik melingkari atau menyoroti semua adjektiva yang
menunjukkan sifat atau perilaku karakter di cerita "The Ugly
Duckling" Part 1-3 dengan pena biru.
4. Guru menjelaskan elemen-elemen cerita naratif: Orientasi,
Komplikasi, dan Resolusi, menggunakan contoh dari cerita
"The Ugly Duckling" Part 1 (
Tabel 2.2).
5. Peserta didik melengkapi elemen-elemen cerita "The Ugly
Duckling" Part 2 dan 3 pada
Worksheet 2.14.
6. Peserta didik mengidentifikasi elemen-elemen cerita
"Elephant and Friends" pada Worksheet 2.15.
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil:
1. Peserta didik mempresentasikan jawaban dari worksheets
secara lisan.
2. Peserta didik berdiskusi tentang pesan moral dari cerita
"Elephant and Friends".
Menganalisis dan Mengevaluasi:
1. Guru memberikan umpan balik tentang akurasi dalam
mendeskripsikan karakter dan mengidentifikasi elemen cerita.
2. Peserta didik secara individu merefleksikan pentingnya
kebaikan dan persahabatan seperti yang ditunjukkan dalam
cerita.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran di
Chapter 2 tentang kebaikan, persahabatan, dan bagaimana cerita
naratif menyampaikan nilai-nilai tersebut.
2. Guru mengajak peserta didik untuk terus menumbuhkan kebaikan
dan empati dalam kehidupan sehari-hari.
3. Guru memuliakan peserta didik atas pemahaman dan kerja keras
mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
Proyek/Praktik
Bahan Ajar Chapter 2: Kindness Begins with Me
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyelesaikan Chapter 2, peserta didik diharapkan mampu untuk:
1. Menghubungkan dan mengurutkan peristiwa dalam cerita imajinatif.
2. Menjelaskan tindakan, perasaan, dan perilaku tokoh dalam cerita imajinatif.
3. Menceritakan kembali dan menulis ulang cerita imajinatif.
1. Menghubungkan dan Mengurutkan Peristiwa dalam Cerita Imajinatif
Cerita imajinatif, seperti dongeng atau cerita rakyat ("folk stories") , seringkali menggunakan
kata kerja bentuk lampau (Past Tense) untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi. Kata kerja
ini membantu kita memahami urutan kejadian dalam cerita.
Penggunaan Past Tense Verbs:
o Menciptakan tindakan: Contoh: shake (bentuk dasar) menjadi shook (bentuk
lampau). ("The yellow ducklings
shook their wings." )
o Menunjukkan proses berpikir: Contoh: think (bentuk dasar) menjadi
thought (bentuk lampau). ("A Mother Duck
thought about her eggs." )
o Mengidentifikasi dengan indera: Contoh: see (bentuk dasar) menjadi saw
(bentuk lampau). ("The Mother Duck
saw five yellow ducklings." )
o Mengekspresikan sesuatu (berkata): Contoh: say (bentuk dasar) menjadi
said (bentuk lampau). ("'You are all so cute!',
said the Mother Duck." )
o Menghubungkan informasi (kata kerja to be): Contoh: is/am/are
(bentuk dasar) menjadi was/were (bentuk lampau). ("The Ugly Duckling
was gray and shy." )
Latihan:
Dengarkan Audio 2.2 ("The Ugly Duckling Part 1") dan baca ceritanya. Lingkari kata
kerja bentuk lampau yang benar pada Worksheet 2.2.
Urutkan gambar-gambar di Worksheet 2.1 berdasarkan prediksi Anda tentang urutan
cerita "The Ugly Duckling". Setelah mendengarkan audio, periksa kembali prediksi
Anda.
Lengkapi kalimat-kalimat di Worksheet 2.5 dengan kata kerja bentuk lampau yang
benar berdasarkan gambar.
2. Menjelaskan Tindakan, Perasaan, dan Perilaku Tokoh dalam Cerita Imajinatif
Dalam cerita, kita sering menemukan kata-kata sifat (adjectives) yang menggambarkan
perasaan dan sifat tokoh. Ini membantu pembaca memahami lebih lanjut tentang tokoh-tokoh
dalam cerita.
Menunjukkan Perasaan (Adjectives of Feelings):
o Kata sifat ini dapat muncul setelah
to be (bentuk lampau: was, were).
Contoh: "The Ugly Duckling
was sad."
Contoh: "The yellow ducklings
were not happy to see the Ugly Duckling."
o Kata sifat juga dapat muncul setelah kata kerja seperti
feel (bentuk lampau: felt) dan become (bentuk lampau: became).
Contoh: "The Ugly Duckling
felt heartbroken."
Contoh: "Mother Duck
became worried about the Ugly Duckling."
Menjelaskan Sifat dan Perilaku Tokoh (Adjectives of Traits and Behavior):
o Contoh:
brave, shy, ferocious (untuk keberanian)
o Contoh:
clever, foolish (untuk kapasitas)
o Contoh:
honest, kind, friendly, mean, cruel, rude, sly, arrogant (untuk moralitas)
o Kata sifat ini juga muncul setelah
to be (was, were) dan become (became).
Contoh: "The Ugly Duckling
was shy."
Contoh: "All the animals in the forest
became rude to the elephant."
Kalimat Langsung (Direct Speech) dan Tanda Kutip (" "):
o Dalam cerita, Anda sering menemukan kalimat yang ditulis di antara tanda
kutip (" "). Ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam cerita sedang berbicara
atau merupakan "direct speech".
o Contoh: "
Can I please stay here? asked the Ugly Duckling politely."
o Contoh: "
Go away, exclaimed the other."
Latihan:
Lengkapi Worksheet 2.10 dengan kata sifat yang menggambarkan perasaan tokoh-
tokoh di cerita "The Ugly Duckling" (Bagian 1-3).
Baca kembali cerita "The Ugly Duckling" (Bagian 1-3). Lingkari atau soroti semua
kata sifat yang menunjukkan perasaan tokoh dengan pena merah.
Baca kembali cerita "The Ugly Duckling" (Bagian 1-3). Lingkari atau soroti semua
kata sifat yang menunjukkan sifat atau perilaku tokoh dengan pena biru.
Lengkapi kalimat-kalimat di Worksheet 2.13 tentang sifat dan perilaku tokoh
berdasarkan gambar.
Baca kembali "The Ugly Duckling Part 3". Garis bawahi semua kalimat yang
menggunakan tanda kutip. Kemudian, praktikkan mengucapkan kalimat-kalimat
tersebut dengan teman sekelas Anda.
3. Menceritakan Kembali dan Menulis Ulang Cerita Imajinatif
Cerita imajinatif, seperti "The Ugly Duckling" atau "Elephant and Friends", termasuk dalam
genre naratif. Tujuan teks naratif adalah untuk menghibur pembaca atau pendengar.
Terkadang, cerita naratif juga menyampaikan pesan moral.
Elemen-elemen Cerita (Naratif):
1. Orientation (Orientasi): Memperkenalkan waktu, lokasi, dan tokoh dalam cerita.
o Contoh: "Once upon a time on a big farm, a Mother Duck sat on her nest."
2. Complication (Komplikasi): Menunjukkan konflik atau masalah dalam cerita.
o Contoh: "But one large egg was still in the nest. It was a little stubborn."
3. Resolution (Resolusi): Memberikan solusi untuk konflik atau masalah.
o Contoh: "So, Mother Duck sat on her nest again and waited some more."
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
SATUAN PENDIDIKAN : SMPIT Bina Insani
KELAS / SEMESTER : VIII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Inggris
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah menyelesaikan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menghubungkan dan mengurutkan peristiwa dalam cerita imajinatif.
2. Menjelaskan tindakan, perasaan, dan perilaku karakter dalam cerita imajinatif.
3. Menceritakan kembali dan menulis ulang cerita imajinatif dengan struktur yang tepat.
ALAT DAN BAHAN
Buku siswa Bahasa Inggris kelas VIII
Alat tulis
Kamus (opsional)
Gambar atau kartu karakter (opsional)
TUGAS / SOAL
Stimulus Teks (Cerita Imajinatif):
Read the story below carefully.
“The New Student”
One day, a new student named Raka came to SMP Harmoni. He had a different accent and
looked shy. Some students laughed at his pronunciation, but one girl, Rani, smiled and helped
him. She showed him the classroom, shared her book, and introduced him to her friends.
Raka slowly became more confident and happy.
A few weeks later, Raka helped another student who was being bullied. He said, “I know
how it feels to be different. Everyone deserves kindness.”
From that day on, the students in SMP Harmoni started to be more respectful and kind to
each other. Kindness truly made their school a happier place.
Soal-Soal
A. Reading Comprehension – Multiple Choice (HOTS)
Choose the best answer (A, B, C, D, or E) based on the story above.
1. What is the main message of the story?
A. It is important to speak well.
B. Everyone should study hard.
C. Kindness can change people and situations.
D. Students should wear the same uniform.
E. Friends should be from the same hometown.
2. How did Rani show kindness to Raka?
A. She asked the teacher to help Raka.
B. She ignored the other students.
C. She helped him, introduced him to friends, and shared her book.
D. She moved to another class with him.
E. She corrected his pronunciation.
3. What did Raka do after gaining confidence?
A. He became class president.
B. He ignored other new students.
C. He helped a bullied student and shared his experience.
D. He left the school.
E. He laughed at other students.
B. Task – Arrange the Story (Connecting and Sequencing Events)
Arrange the following events from the story in the correct order (1–5):
( ) Raka helped another student who was bullied.
( ) Rani welcomed and helped Raka on his first day.
( ) Students in the school started being more respectful.
( ) A new student named Raka came to SMP Harmoni.
( ) Raka became more confident and happy.
C. Task – Describe the Characters (Character Analysis)
Answer the questions based on the story. Use complete sentences.
1. What kind of person is Rani?
2. What emotions did Raka feel in the beginning and at the end of the story?
3. How did Raka’s behavior influence other students?
D. Writing Task – Retelling and Rewriting
Rewrite the story in your own words using the structure below:
Title: (You can make your own title)
Orientation: Who is the main character? Where and when did it happen?
Complication: What is the problem or situation?
Resolution: How is the problem solved?
Moral Value: What can we learn from the story?
Write 2–3 paragraphs using past tense and connectors (e.g., then, after that, finally).
KUNCI JAWABAN – Reading & Sequencing
A. Reading Comprehension
1. C
2. C
3. C
B. Story Sequence
1. A new student named Raka came to SMP Harmoni.
2. Rani welcomed and helped Raka on his first day.
3. Raka became more confident and happy.
4. Raka helped another student who was bullied.
5. Students in the school started being more respectful.
(Jawaban numerik: 4 – 2 – 5 – 1 – 3)
RUBRIK PENILAIAN
A. Reading Comprehension (3 soal x 10 poin) = 30 poin
Jawaban benar: 10 poin per soal
B. Sequencing Task (10 poin)
Urutan benar semua = 10
Salah 1–2 urutan = 7
Salah >2 urutan = 4
C. Character Analysis (3 soal x 5 poin) = 15 poin
Aspek Skor Penjelasan
Maks
Isi jawaban sesuai 5x3 Jawaban relevan dan menggunakan kalimat
cerita lengkap
D. Writing Task (45 poin)
Kriteria Skor Maks Keterangan
Struktur cerita lengkap 10 Orientation, complication, resolution
Penggunaan past tense 10 Konsisten dan tepat
Kosakata dan 10 Variatif dan sesuai konteks
ungkapan
Kohesi dan koherensi 10 Ide mengalir dengan baik
Ejaan dan tata bahasa 5 Minim kesalahan
Total Skor: 100 poin
ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : SMPIT Bina Insani
KELAS / SEMESTER : VIII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Inggris
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah menyelesaikan Chapter 2, peserta didik diharapkan dapat:
1. Menghubungkan dan mengurutkan peristiwa dalam cerita imajinatif.
2. Menjelaskan tindakan, perasaan, dan perilaku karakter dalam cerita imajinatif.
3. Menceritakan kembali dan menulis ulang cerita imajinatif.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
No Indikator Pencapaian Kompetensi
1 Mengidentifikasi urutan peristiwa dalam cerita imajinatif pendek.
2 Menjelaskan perasaan dan sikap tokoh dalam teks cerita.
3 Menafsirkan makna moral dari cerita imajinatif.
4 Menyimpulkan isi cerita berdasarkan alur dan karakter.
5 Menyusun kembali cerita pendek berdasarkan rangkaian peristiwa.
KISI-KISI SOAL
No Indikator Bentuk Level Materi
Soal Kognitif
1 Menentukan urutan peristiwa Pilihan HOTS Narrative text
Ganda
2 Menjelaskan perasaan tokoh Pilihan HOTS Character in story
Ganda
3 Menyimpulkan pesan moral Pilihan HOTS Moral value of the
Ganda story
4 Menafsirkan makna ungkapan Pilihan HOTS Language in context
dalam cerita Ganda
5 Menentukan sikap positif dalam Pilihan HOTS Kindness in
cerita Ganda everyday story
6– Gabungan IPK dengan stimulus Pilihan HOTS Daily-context
10 cerita pendek Ganda narrative text
SOAL
1.
A boy named Andi saw his classmate Riko being left out because he had a different accent.
Andi decided to sit with him during lunch and introduced him to other friends.
What is the main value shown in the story?
A. Bravery
B. Selfishness
C. Respect for differences
D. Anger
E. Arrogance
✅ Kunci Jawaban: C
2.
Look at the paragraph:
“Mira noticed that Lani was quiet during break time. She asked what was wrong and gave her
chocolate to cheer her up. Lani smiled and said thank you.”
How did Mira show kindness?
A. By ignoring Lani
B. By making Lani cry
C. By cheering Lani up
D. By telling others
E. By leaving her alone
✅ Kunci Jawaban: C
3.
Arrange these events based on the story “Kindness in the Rain”:
1. Budi gave his umbrella to a stranger.
2. It started raining suddenly.
3. The man thanked him and smiled.
4. Budi saw a man without an umbrella.
What is the correct order?
A. 2 - 4 - 1 - 3
B. 1 - 2 - 4 - 3
C. 3 - 1 - 2 - 4
D. 2 - 1 - 4 - 3
E. 4 - 2 - 1 - 3
✅ Kunci Jawaban: A
4.
Read the sentence:
“Rina always shares her lunch with anyone who forgets to bring theirs.”
What kind of person is Rina?
A. Generous
B. Lazy
C. Arrogant
D. Quiet
E. Shy
✅ Kunci Jawaban: A
5.
Read the short dialogue:
“You helped me carry all these books,” said Dika.
“No problem! Helping others makes me happy,” replied Siska.
What moral can we learn from this?
A. Ignore others
B. Kindness brings joy
C. Study alone
D. Books are heavy
E. Don’t talk too much
✅ Kunci Jawaban: B
6.
Here is a part of the story:
“Arya used to ignore the cleaner in his school. One day, the cleaner helped Arya when he fell
down. Arya then realized that everyone deserves respect.”
What lesson did Arya learn?
A. Friends are only those with status
B. Cleaners are unimportant
C. Everyone deserves kindness and respect
D. Falling is embarrassing
E. Don’t go to school
✅ Kunci Jawaban: C
7.
In the story, a student helps a friend who forgot their homework by explaining how to do it.
What does this show about the helper?
A. He wants to show off
B. He wants to cheat
C. He wants his friend to learn
D. He wants a reward
E. He dislikes the teacher
✅ Kunci Jawaban: C
8.
Nina and Elsa had a fight, but Nina wrote a note: “I’m sorry. I still want to be friends.”
What does the note show?
A. Nina is holding a grudge
B. Nina wants revenge
C. Nina shows empathy and forgiveness
D. Nina wants to change schools
E. Nina ignores Elsa
✅ Kunci Jawaban: C
9.
Which sentence uses simple past tense correctly in a story?
A. He helping me yesterday.
B. She give her lunch to Lina.
C. They helps each other every day.
D. We walked home together after school.
E. I am being kind.
✅ Kunci Jawaban: D
10.
A boy tells a story about giving up his seat for an old lady on the bus. What should be the
best title for this story?
A. My School Adventure
B. A Funny Bus Ride
C. Helping a Stranger
D. The Angry Passenger
E. The Tiring Journey
✅ Kunci Jawaban: C
RUBRIK PENILAIAN
Rentang Nilai Kategori
85 – 100 Sangat Baik
70 – 84 Baik
55 – 69 Cukup
0 – 54 Perlu Bimbingan
Total Skor: 100
Skor per soal benar: 10 poin
ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : SMPIT Bina Insani
KELAS / SEMESTER : VIII / Ganjil
MATA PELAJARAN : Bahasa Inggris
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah menyelesaikan Chapter 2: Kindness Begins with Me, peserta didik diharapkan dapat:
1. Menghubungkan dan mengurutkan peristiwa dalam cerita imajinatif.
2. Menjelaskan tindakan, perasaan, dan perilaku karakter dalam cerita imajinatif.
3. Menceritakan kembali dan menulis ulang cerita imajinatif.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
No Indikator
1 Menyusun kembali urutan peristiwa dalam cerita pendek imajinatif.
2 Mengidentifikasi dan menjelaskan perasaan serta tindakan tokoh dalam cerita.
3 Menulis ulang cerita imajinatif dengan gaya bahasa sendiri dan alur yang runtut.
KISI-KISI SOAL
No IPK Level Bentuk Indikator Soal
Kognitif Soal
1 Mengurutkan kembali C4 Proyek Siswa menyusun alur cerita
peristiwa dalam cerita (Analyze) berdasarkan teks cerita yang
pendek. disajikan.
2 Menjelaskan tindakan, C5 Proyek Siswa menganalisis karakter
perasaan, dan karakter (Evaluate) tokoh dari cerita yang diberikan.
tokoh.
3 Menulis ulang cerita C6 (Create) Proyek Siswa menulis ulang cerita
imajinatif dengan bahasa pendek dengan sudut pandang
sendiri. atau gaya bahasa berbeda.
SOAL PROYEK
STIMULUS TEKS
Read the following short story:
The New Student
It was Nia’s first day at her new school. She had just moved from another city and didn’t
know anyone. During break time, Nia sat alone in the corner. She felt nervous and shy.
Suddenly, a cheerful girl named Sinta approached her and said, “Hi! Want to eat together?”
Nia smiled and nodded. Sinta introduced Nia to her friends and invited her to play during
lunch. Nia felt warm and happy. From that day on, Nia always had friends to talk and play
with. She was grateful for Sinta’s kindness.
TUGAS PROYEK
1. Writing Task
Tulislah ulang cerita “The New Student” dalam Bahasa Inggris dengan menggunakan gaya
bahasa dan kalimatmu sendiri. Pastikan kamu menyertakan:
Setting waktu dan tempat
Tokoh dan perasaan mereka
Urutan kejadian (alur)
Pesan moral dari cerita
Output: Cerita 100–150 kata, diketik atau ditulis tangan.
2. Analysis Task
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita:
a. How did Nia feel at the beginning of the story? Why?
b. What did Sinta do that showed kindness?
c. What can we learn from Sinta’s actions?
d. What do you think Nia would do if she saw another new student?
3. Creativity Task (Optional Bonus)
Buatlah ilustrasi atau komik singkat (3-4 panel) yang menggambarkan adegan utama dalam
cerita tersebut. Tambahkan caption dalam Bahasa Inggris.
KUNCI JAWABAN (Untuk Analysis Task)
a. She felt nervous and shy because she was new and didn’t know anyone.
b. Sinta approached Nia, invited her to eat and introduced her to friends.
c. We learn that a small act of kindness can make someone feel accepted and happy.
d. Nia would likely show kindness to a new student, just like Sinta did to her.
RUBRIK PENILAIAN (TOTAL NILAI: 100)
Aspek Kriteria Skor
Maks
Menulis ulang cerita Alur jelas, ide lengkap, penggunaan kosakata dan 30
grammar tepat
Analisis karakter & Jawaban analitis, menunjukkan pemahaman terhadap 30
cerita tindakan dan perasaan tokoh
Kreativitas & Gaya penyampaian menarik, penggunaan kosakata 20
ekspresi variatif
Ilustrasi / Komik Kreatif, sesuai isi cerita, teks/caption relevan 20
(opsional) (bonus)
Total 100