1.
Menurut Koentjaraningrat, gotong royong dalam masyarakat pedesaan di Indonesia terbagi
menjadi dua jenis utama. Kedua jenis tersebut adalah...
A. Gotong royong spontan dan gotong royong terencana
B. Gotong royong material dan gotong royong jasa
C. Tolong-menolong dan kerja bakti
D. Musyawarah mufakat dan kerja massal
E. Kerjasama tradisional dan kerjasama modern
2. Kegiatan gotong royong yang dilakukan untuk kepentingan umum atau masyarakat luas,
seperti memperbaiki jalan desa atau membersihkan saluran air, oleh Koentjaraningrat disebut
sebagai...
A. Gugur gunung
B. Kerja bakti
C. Sambatan
D. Arisan tenaga
E. Bakti sosial
3. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan bentuk gotong
royong "Tolong-menolong" menurut perspektif Koentjaraningrat?
A. Dilakukan untuk kepentingan seluruh warga desa tanpa terkecuali.
B. Biasanya terjadi dalam aktivitas pertanian, perayaan, atau peristiwa duka.
C. Bersifat wajib karena merupakan perintah dari kepala adat atau desa.
D. Berfokus pada pembangunan fasilitas publik seperti jembatan.
E. Hanya dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan.
4. Perbedaan mendasar antara gotong royong jenis "Kerja Bakti" dan "Tolong-menolong"
terletak pada...
A. Sifat tujuannya, yaitu antara kepentingan individu/keluarga atau kepentingan umum.
B. Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
C. Alat-alat yang digunakan selama proses kerja berlangsung.
D. Lokasi geografis di mana kegiatan gotong royong itu dilaksanakan.
E. Waktu pelaksanaan yang harus dilakukan pada siang hari atau malam hari.
5. Tradisi Sambatan (membantu tetangga membangun rumah) merupakan contoh nyata dari
salah satu jenis gotong royong Koentjaraningrat, yaitu...
A. Kerja bakti karena melibatkan banyak orang dalam satu desa.
B. Kerjasama formal karena ada aturan yang tertulis secara jelas.
C. Musyawarah karena sebelumnya dilakukan rapat untuk menentukan hari baik.
D. Gotong royong transaksional karena ada upah berupa uang yang diberikan.
E. Tolong-menolong karena aktivitasnya bertujuan membantu individu atau keluarga tertentu.
6. Gotong royong di Indonesia bukan sekadar kerja bersama, melainkan manifestasi dari sila
"Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Hal ini tercermin dalam sikap...
A. Mengutamakan hasil pekerjaan daripada keselamatan pekerja
B. Memperlakukan setiap orang yang terlibat dengan rasa hormat dan tanpa diskriminasi
C. Menghitung keuntungan materi yang didapat setelah pekerjaan selesai
D. Memaksa anggota masyarakat yang sakit untuk tetap ikut bekerja
E. Hanya membantu orang yang memiliki status sosial yang sama
7. Ketika masyarakat melakukan gotong royong untuk membangun sarana ibadah secara
sukarela, tindakan tersebut merupakan pengamalan Pancasila yang mengintegrasikan nilai...
A. Ketuhanan dan Persatuan
B. Keadilan Sosial dan Politik
C. Estetika dan Ekonomi
D. Kekuasaan dan Kemanusiaan
E. Pertahanan dan Keamanan
8. Nilai "Musyawarah" dalam gotong royong dianggap sebagai landasan filsafat karena sebelum
pekerjaan dimulai, masyarakat biasanya melakukan...
A. Pembagian upah yang merata sesuai beban kerja
B. Kompetisi untuk memilih siapa yang paling kuat
C. Rembuk warga untuk mencapai kesepakatan bersama terkait teknis kegiatan
D. Pemungutan suara untuk menentukan siapa yang tidak perlu ikut bekerja
E. Upacara formal untuk menyambut pejabat pemerintah yang datang
9. Praktik gotong royong yang bertujuan untuk meringankan beban sesama warga yang tertimpa
musibah merupakan perwujudan nilai Pancasila yang berfokus pada...
A. Persaingan ekonomi secara terbuka
B. Supremasi hukum yang kaku
C. Dominasi kelompok mayoritas terhadap minoritas
D. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
E. Kebebasan individu yang mutlak tanpa batas
10. Mengapa gotong royong disebut sebagai kristalisasi dari nilai "Persatuan Indonesia"?
A. Karena gotong royong hanya boleh dilakukan oleh satu suku bangsa saja
B. Karena dalam gotong royong terdapat pembatasan bagi warga pendatang
C. Karena gotong royong bertujuan untuk memperkuat militer suatu daerah
D. Karena kegiatan tersebut menghapuskan hak milik pribadi secara paksa
E. Karena kegiatan tersebut mampu meleburkan perbedaan kepentingan pribadi demi tujuan
bersama
11. Gotong royong disebut sebagai modal sosial karena mengandung unsur kepercayaan (trust).
Hal ini berarti gotong royong dapat...
A. Menghilangkan kebutuhan akan hukum tertulis di masyarakat
B. Menjamin setiap orang akan mendapatkan upah yang sama
C. Memperkuat ikatan saling percaya antarwarga untuk mencapai tujuan bersama
D. Memaksa setiap orang untuk setuju dengan pendapat pemimpin
E. Menjadikan masyarakat bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah
12. Sebagai modal sosial, gotong royong berfungsi untuk memperluas jaringan (networks).
Manfaat utama dari perluasan jaringan melalui gotong royong adalah...
A. Mempermudah koordinasi dan akses informasi antaranggota masyarakat
B. Menciptakan persaingan antarwarga dalam mencari pengaruh
C. Membedakan antara kelompok masyarakat kaya dan miskin
D. Mengurangi frekuensi pertemuan tatap muka antarwarga
E. Meningkatkan beban kerja bagi kelompok yang lebih kecil
13. Salah satu dimensi modal sosial dalam gotong royong adalah adanya norma sosial. Norma
tersebut penting karena...
A. Bersifat menghukum siapa saja yang tidak memiliki uang
B. Menjadi aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku warga agar peduli pada sesama
C. Hanya berlaku bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan
D. Dibuat oleh pemerintah pusat untuk mengatur anggaran desa
E. Membatasi kreativitas warga dalam bekerja secara mandiri
14. Gotong royong dianggap sebagai modal sosial yang efektif untuk pembangunan nasional
karena...
A. Mengurangi anggaran negara dengan cara memaksa warga bekerja tanpa henti
B. Menumbuhkan solidaritas yang dapat menggerakkan sumber daya lokal secara kolektif
C. Menggantikan peran teknologi modern dalam proses pembangunan infrastruktur
D. Memastikan bahwa hanya warga asli daerah tersebut yang boleh ikut bekerja
E. Menghapuskan perbedaan suku dan agama secara paksa di lingkungan kerja
15. Dalam konteks kehidupan modern, gotong royong sebagai modal sosial dapat diwujudkan
melalui...
A. Penolakan terhadap bantuan dari masyarakat luar daerah
B. Penggunaan media sosial hanya untuk pamer kegiatan individu
C. Peningkatan sikap individualisme guna memacu prestasi pribadi
D. Kolaborasi antarwarga untuk menjaga keamanan lingkungan dan mitigasi bencana
E. Pembentukan kelompok eksklusif yang tidak mau berbaur dengan warga lain
16. Konsep collective action to struggle dalam praktik gotong royong masyarakat Indonesia
mengandung makna bahwa...
A. Setiap warga negara bebas berjuang demi kepentingan pribadinya masing-masing
B. Keberhasilan pembangunan hanya ditentukan oleh perjuangan para pemimpin bangsa
C. Adanya tindakan bersama yang dilakukan secara kolektif untuk memperjuangkan
kesejahteraan
D. Perjuangan hanya dilakukan ketika ada ancaman fisik dari negara lain secara langsung
E. Masyarakat harus berkompetisi satu sama lain untuk mendapatkan sumber daya alam
17. Gotong royong mencerminkan prinsip self governing dalam kehidupan bermasyarakat. Hal
ini berarti masyarakat memiliki kemampuan untuk...
A. Bergantung sepenuhnya pada seluruh instruksi dari pemerintah pusat
B. Mengatur dan mengelola kepentingan komunitasnya sendiri secara mandiri dan demokratis
C. Membentuk negara baru di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
D. Menolak segala bentuk hukum nasional yang berlaku di wilayah mereka
E. Membayar pihak ketiga untuk menyelesaikan semua masalah di lingkungan mereka
18. Adanya common goal atau tujuan bersama merupakan motor penggerak gotong royong. Jika
suatu masyarakat kehilangan common goal, maka yang kemungkinan besar terjadi adalah...
A. Solidaritas sosial akan semakin kuat dan terjaga dengan baik
B. Pembangunan akan berjalan lebih cepat karena setiap orang bekerja sendiri
C. Terciptanya sistem pemerintahan yang lebih efisien dan modern
D. Munculnya sikap individualisme yang memicu perpecahan dalam masyarakat
E. Meningkatnya rasa percaya diri setiap individu dalam komunitas tersebut
19. Bagaimana kaitan antara gotong royong dengan prinsip sovereignty (kedaulatan) bangsa
Indonesia?
A. Kedaulatan bangsa diperkuat melalui kemandirian masyarakat yang terbiasa bekerja sama
B. Gotong royong melemahkan kedaulatan karena terlalu banyak mencampuri urusan orang lain
C. Gotong royong hanya bertujuan untuk kepentingan politik praktis para penguasa
D. Prinsip kedaulatan menuntut masyarakat untuk tidak perlu lagi melakukan kerja bakti
E. Kedaulatan hanya berlaku dalam bidang militer, tidak ada kaitannya dengan gotong royong
20. Gabungan antara collective action dan common goal dalam kehidupan bernegara di Indonesia
paling tepat digambarkan dalam fenomena...
A. Transaksi jual beli di pasar tradisional yang mencari keuntungan sebesar-besarnya
B. Partisipasi warga dalam pemilu untuk memilih pemimpin berdasarkan kesamaan suku
C. Persaingan antarperusahaan besar untuk menguasai pasar komoditas tertentu
D. Tindakan individu yang memprotes kebijakan pemerintah melalui media sosial secara
anonym
E. Kerjasama warga desa dalam menjaga ketahanan pangan melalui lumbung desa bersama
21. Menurut Bintarto, gotong royong merupakan suatu perilaku sosial yang memiliki ciri khas
tertentu. Salah satu inti dari pendapat Bintarto mengenai gotong royong adalah...
A. Kegiatan yang dilakukan dengan mengharapkan imbalan materi yang besar
B. Kerjasama yang dilakukan secara paksa oleh penguasa kepada rakyatnya
C. Suatu bentuk kerjasama yang dilakukan secara sukarela demi kepentingan bersama
D. Persaingan antarwarga desa untuk menunjukkan siapa yang paling dermawan
E. Proses industrialisasi yang mengubah pola pikir masyarakat pedesaan
22. Bintarto menekankan bahwa gotong royong merupakan "modal" dalam pembangunan. Unsur
utama dalam gotong royong yang mendukung pembangunan menurutnya adalah...
A. Kekuatan fisik dan peralatan modern
B. Ketersediaan dana yang melimpah dari pemerintah
C. Ketegasan pemimpin dalam menghukum warga yang tidak hadir
D. Hubungan timbal balik dan rasa kebersamaan antarwarga
E. Penggunaan teknologi informasi dalam setiap kegiatan desa
23. Dalam pandangan Bintarto, gotong royong tidak hanya terbatas pada lingkungan keluarga,
tetapi mencakup lingkup yang lebih luas yaitu...
A. Hubungan diplomatik antarnegara yang berdaulat
B. Interaksi antarindividu dalam masyarakat atau komunitas tertentu
C. Persaingan bisnis di tingkat korporasi multinasional
D. Konflik kepentingan antara pengusaha dan buruh di kota besar
E. Hubungan antara pemberi pinjaman dan peminjam modal
24. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh penerapan gotong royong yang sesuai dengan
pandangan Bintarto mengenai "kerjasama demi kesejahteraan bersama"?
A. Menjual barang-barang bantuan sosial untuk keuntungan pribadi
B. Membantu tetangga memperbaiki rumah dengan harapan akan dibayar dengan uang
C. Bersama-sama memperbaiki irigasi sawah untuk kelancaran pertanian desa
D. Melakukan protes terhadap pembangunan fasilitas umum di lingkungan sendiri
E. Meminjamkan alat pertanian kepada orang lain dengan bunga yang tinggi
25. Menurut Bintarto, nilai gotong royong dapat melemah apabila masyarakat mulai memiliki
kecenderungan untuk...
A. Bersikap individualistis dan mengukur segala sesuatu dengan materi
B. Mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan
C. Mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan kerja bakti rutin
D. Meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan hidup
E. Mempertahankan tradisi lokal yang sudah turun-temurun
26. Secara historis, istilah "Gotong Royong" pertama kali muncul dalam literatur tertulis pada
masa awal abad ke-20. Namun, secara praktik, akar budaya ini telah ada sejak zaman...
A. Kolonialisme Belanda saat sistem tanam paksa diberlakukan
B. Nenek moyang bangsa Indonesia dalam bentuk pola hidup komunal
C. Masuknya pengaruh budaya Barat yang mengutamakan demokrasi
D. Masa pendudukan Jepang untuk kepentingan perang Pasifik
E. Deklarasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945
27. Tokoh bangsa yang dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 menyebutkan bahwa "Negara
Indonesia yang kita dirikan haruslah negara gotong royong" adalah...
A. Drs. Mohammad Hatta
B. Mr. Mohammad Yamin
C. Prof. Dr. Soepomo
D. Ir. Soekarno
E. Sutan Sjahrir
28. Dalam sejarah perumusan Pancasila, terdapat gagasan untuk memeras kelima sila menjadi
satu prinsip tunggal (Eka Sila). Prinsip tunggal yang dimaksud secara historis adalah...
A. Kebangsaan Indonesia
B. Musyawarah mufakat
C. Gotong royong
D. Keadilan rakyat
E. Sosio-nasionalisme
29. Makna historis gotong royong sebagai "jiwa" bangsa Indonesia dibuktikan dengan
keberadaannya dalam berbagai istilah lokal. Contoh praktik gotong royong historis dari
Minangkabau adalah...
A. Subak
B. Gugur Gunung
C. Manunggal Sakato
D. Mapalus
E. Sikaroban
30. Secara historis, para pendiri bangsa memandang gotong royong bukan hanya sebagai kerja
bakti fisik, melainkan sebagai fondasi politik dan ekonomi yang berarti...
A. Persaingan bebas antarwarga negara untuk mencapai kekayaan
B. Kerja sama antar golongan dan agama tanpa membedakan kasta
C. Penyerahan seluruh hak milik pribadi kepada negara secara paksa
D. Pembentukan sistem kasta baru berdasarkan jasa perjuangan
E. Ketergantungan penuh rakyat kepada bantuan modal asing
31. Sartono Kartodirdjo melihat gotong royong sebagai sistem pengerahan tenaga kerja
pedesaan. Menurut beliau, kegiatan gotong royong yang dilakukan secara timbal balik antara
tetangga atau kerabat disebut dengan...
A. Kerja bakti fasilitas umum
B. Tolong-menolong (reciprocity)
C. Kerja paksa (corvee)
D. Tugas kedinasan
E. Arisan modal
32. Salah satu contoh kegiatan gotong royong tolong-menolong dalam pandangan Sartono
Kartodirdjo yang berkaitan dengan siklus hidup manusia adalah...
A. Memperbaiki jembatan yang putus akibat banjir
B. Membersihkan selokan di sepanjang jalan desa
C. Membantu tetangga yang sedang mengadakan upacara kematian
D. Membayar pajak bumi dan bangunan tepat waktu
E. Menjaga keamanan desa melalui kegiatan siskamling
33. Selain tolong-menolong, Sartono Kartodirdjo menyebutkan jenis gotong royong untuk
kepentingan umum yang sifatnya wajib dan biasanya dikoordinasikan oleh pemimpin desa,
yaitu...
A. Sambatan
B. Gugur Gunung atau Kerja Bakti
C. Kerjasama ekonomi mandiri
D. Musyawarah mufakat
E. Solidaritas mekanik
34. Menurut Sartono Kartodirdjo, gotong royong jenis "Kerja Bakti" berbeda dengan "Tolong-
menolong" karena kerja bakti lebih menekankan pada...
A. Kepentingan individu dalam membangun rumah
B. Pemberian upah berupa makanan dan uang
C. Hubungan emosional antara dua orang sahabat
D. Kewajiban membayar denda jika tidak hadir
E. Pengerahan tenaga kolektif untuk proyek kepentingan publik
35. Dalam perspektif sejarah sosial Sartono Kartodirdjo, gotong royong merupakan bentuk
solidaritas sosial yang kuat di pedesaan karena adanya...
A. Ketergantungan masyarakat terhadap teknologi modern
B. Kebutuhan untuk saling membantu dalam masyarakat agraris
C. Tekanan dari pihak kolonial untuk bekerja sama
D. Persaingan antarwarga desa dalam mengumpulkan harta
E. Keinginan untuk mendapatkan pujian dari pemerintah pusat
36. Masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara mengenal tradisi gotong royong yang bertujuan
untuk membantu sesama warga yang membutuhkan tenaga tambahan, seperti dalam membangun
rumah atau memanen hasil bumi. Istilah ini dikenal dengan nama...
A. Subak
B. Mapalus
C. Sambatan
D. Nganggung
E. Sikaroban
37. Di Bali, terdapat sistem pengairan sawah yang dikelola secara kolektif oleh para petani
sebagai wujud gotong royong dalam pembagian sumber daya air. Tradisi ini dikenal sebagai...
A. Subak
B. Masohi
C. Manunggal Sakato
D. Sikadulu
E. Gugur Gunung
38. Tradisi membawa makanan di dalam dulang yang ditutup dengan tudung saji ke masjid atau
balai desa untuk dimakan bersama-sama merupakan bentuk gotong royong masyarakat Bangka
Belitung yang disebut...
A. Palele
B. Ammosi
C. Mappadendang
D. Nganggung
E. Gemohing
39. Masyarakat Jawa, khususnya di pedesaan, sering melakukan aksi gotong royong spontan
untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah atau mengerjakan proyek desa demi
kepentingan umum. Istilah yang tepat untuk ini adalah...
A. Liliuran
B. Bari
C. Masohi
D. Gugur Gunung
E. Mappalette Bola
40. Perhatikan daftar istilah berikut!
1. Sambatan (Jawa)
2. Sikaroban (Palembang)
3. Marsialapari (Mandailing)
4. Mapalus (Minahasa)
Bentuk gotong royong yang secara spesifik sering dilakukan oleh masyarakat Mandailing di
Sumatra Utara dalam menggarap sawah secara bersama-sama ditunjukkan oleh nomor...
A. 3
B. 1
C. 2
D. 4
E. Semua benar
41. Masyarakat di daerah Maluku memiliki tradisi gotong royong yang sangat kuat untuk
membangun fasilitas umum atau rumah ibadah. Tradisi kerjasama tersebut dikenal dengan
istilah...
A. Masohi
B. Ammosi
C. Palele
D. Sikaroban
E. Mappalette Bola
42. Tradisi gotong royong yang unik dari masyarakat Bugis, Sulawesi Selatan, di mana warga
bersama-sama memindahkan sebuah rumah panggung kayu dari satu tempat ke tempat lain
disebut...
A. Mapalus
B. Mappalette Bola
C. Manunggal Sakato
D. Sikadulu
E. Gemohing
43. Di daerah Sumatra Barat, semangat kebersamaan untuk mencapai kesepakatan dan bekerja
sama dalam membangun nagari (desa) dikenal dengan semboyan...
A. Bhinneka Tunggal Ika
B. Manunggal Sakato
C. Marsialapari
D. Silih Asah Silih Asuh
E. Pela Gandong
44. Istilah gotong royong yang digunakan oleh masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur
(NTT), khususnya di Flores, untuk menggambarkan kerja sama dalam mengolah ladang atau
membangun rumah adalah...
A. Gemohing
B. Subak
C. Nganggung
D. Liliuran
E. Bari
45. Masyarakat Palembang mengenal istilah gotong royong yang bermakna bekerja sama secara
sukarela untuk kepentingan umum atau membantu tetangga. Istilah tersebut adalah...
A. Sambatan
B. Sikaroban
C. Marsialapari
D. Helembo Ade
E. Mapalus
46. Secara umum, gotong royong dapat dimaknai sebagai suatu kegiatan yang dilakukan secara
bersama-sama dan bersifat sukarela. Karakteristik utama yang membedakan gotong royong
dengan kerja paksa adalah...
A. Adanya tekanan dari pihak penguasa
B. Dilakukan demi kepentingan individu tertentu
C. Adanya kesadaran moral dan tanpa pamrih
D. Mengharapkan upah dalam bentuk uang yang besar
E. Hanya melibatkan kelompok masyarakat kelas atas
47. Gotong royong mengandung nilai "timbal balik" dalam kehidupan sosial. Makna dari nilai
timbal balik tersebut adalah...
A. Setiap bantuan yang diberikan harus segera dibayar dengan materi
B. Kesediaan untuk saling membantu karena menyadari bahwa manusia adalah makhluk sosial
C. Hubungan yang hanya terjalin antara pemberi pinjaman dan peminjam
D. Upaya untuk menuntut balas jasa secara paksa kepada tetangga
E. Sikap acuh tak acuh terhadap kesulitan yang dialami orang lain
48. Di dalam gotong royong, terdapat prinsip "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing". Makna
filosofis dari slogan tersebut dalam konteks kemasyarakatan adalah...
A. Pembagian beban kerja dan tanggung jawab secara adil demi kepentingan bersama
B. Pekerjaan yang berat hanya boleh dikerjakan oleh laki-laki
C. Keharusan untuk membagi rata semua harta kekayaan pribadi kepada warga desa
D. Upaya untuk menghindari pekerjaan yang dianggap terlalu melelahkan
E. Penyerahan seluruh tanggung jawab pekerjaan kepada ketua RT atau RW
49. Gotong royong merupakan salah satu bentuk integrasi sosial masyarakat Indonesia. Dampak
positif dari penerapan gotong royong secara berkelanjutan di lingkungan sekolah adalah...
A. Munculnya persaingan yang tidak sehat antar siswa
B. Menguatnya rasa solidaritas dan kekeluargaan antar warga sekolah
C. Meningkatnya jumlah pelanggaran disiplin siswa
D. Berkurangnya waktu belajar siswa karena terlalu banyak bekerja
E. Terciptanya kelompok-kelompok eksklusif berdasarkan kemampuan ekonomi
50. Dalam perspektif kewarganegaraan, gotong royong dianggap sebagai perwujudan dari
semangat nasionalisme karena...
A. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan
B. Mengharuskan warga negara untuk tinggal di daerah asalnya masing-masing
C. Memberikan kebebasan mutlak kepada setiap individu untuk bertindak sesuka hati
D. Membatasi kerja sama dengan masyarakat yang berasal dari luar negeri
E. Mewajibkan penggunaan satu bahasa daerah saja dalam kegiatan kerja bakti
51. Salah satu makna penting gotong royong bagi bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman
suku dan agama adalah sebagai alat pemersatu. Hal ini dikarenakan gotong royong mampu...
A. Menghapus perbedaan keyakinan secara total dalam masyarakat
B. Menyamakan tingkat pendapatan ekonomi seluruh warga negara
C. Menumbuhkan rasa solidaritas tanpa memandang latar belakang identitas
D. Mewajibkan setiap warga untuk mengikuti adat istiadat setempat
E. Mengurangi hak suara kelompok minoritas dalam pengambilan keputusan
52. Dilihat dari sisi efisiensi kerja, makna penting gotong royong dalam pembangunan
infrastruktur di tingkat desa adalah...
A. Membuat biaya pembangunan menjadi jauh lebih mahal karena banyak orang
B. Mempercepat penyelesaian pekerjaan melalui pembagian tugas secara kolektif
C. Mengurangi kualitas bangunan karena dikerjakan oleh tenaga non-profesional
D. Menghilangkan peran pemerintah dalam pengawasan proyek daerah
E. Menumbuhkan ketergantungan warga terhadap bantuan dana dari luar desa
53. Gotong royong memiliki makna penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Manakah pernyataan berikut yang mencerminkan hal tersebut?
A. Masyarakat menjadi lebih tertutup terhadap pengaruh budaya dari luar daerah
B. Terciptanya sistem keamanan lingkungan yang hanya mengandalkan teknologi
C. Terbentuknya jaring pengaman sosial alami saat ada warga yang mengalami kesulitan
D. Meningkatnya rasa persaingan antarindividu untuk menjadi yang terbaik di desa
E. Hilangnya privasi setiap individu karena harus selalu bersama-sama
54. Dalam konteks kehidupan bernegara, gotong royong memiliki makna strategis sebagai
bentuk pengamalan kedaulatan rakyat, yaitu...
A. Membiarkan rakyat bekerja sendiri tanpa perlindungan hukum dari negara
B. Memberikan kewenangan kepada rakyat untuk menolak semua aturan pemerintah
C. Mengharuskan rakyat untuk membiayai seluruh proyek strategis nasional
D. Membatasi interaksi antara rakyat dengan pejabat pemerintahan
E. Mendorong kemandirian masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan lokal
55. Makna penting gotong royong bagi pembentukan karakter peserta didik di lingkungan
sekolah adalah untuk menanamkan nilai...
A. Individualisme agar siswa mampu bersaing secara mandiri di masa depan
B. Pragmatisme agar siswa hanya melakukan hal yang menguntungkan diri sendiri
C. Materialisme dengan cara menghargai teman berdasarkan kepemilikan barang
D. Kerja sama dan empati dalam mencapai visi serta misi pendidikan bersama
E. Eksklusivitas agar siswa hanya berteman dengan kelompok yang selevel
56. Salah satu makna penting gotong royong bagi bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman
suku dan agama adalah sebagai alat pemersatu. Hal ini dikarenakan gotong royong mampu...
A. Menghapus perbedaan keyakinan secara total dalam masyarakat
B. Menyamakan tingkat pendapatan ekonomi seluruh warga negara
C. Menumbuhkan rasa solidaritas tanpa memandang latar belakang identitas
D. Mewajibkan setiap warga untuk mengikuti adat istiadat setempat
E. Mengurangi hak suara kelompok minoritas dalam pengambilan keputusan
57. Dilihat dari sisi efisiensi kerja, makna penting gotong royong dalam pembangunan
infrastruktur di tingkat desa adalah...
A. Membuat biaya pembangunan menjadi jauh lebih mahal karena banyak orang
B. Mempercepat penyelesaian pekerjaan melalui pembagian tugas secara kolektif
C. Mengurangi kualitas bangunan karena dikerjakan oleh tenaga non-profesional
D. Menghilangkan peran pemerintah dalam pengawasan proyek daerah
E. Menumbuhkan ketergantungan warga terhadap bantuan dana dari luar desa
58. Gotong royong memiliki makna penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Manakah pernyataan berikut yang mencerminkan hal tersebut?
A. Masyarakat menjadi lebih tertutup terhadap pengaruh budaya dari luar daerah
B. Terciptanya sistem keamanan lingkungan yang hanya mengandalkan teknologi
C. Terbentuknya jaring pengaman sosial alami saat ada warga yang mengalami kesulitan
D. Meningkatnya rasa persaingan antarindividu untuk menjadi yang terbaik di desa
E. Hilangnya privasi setiap individu karena harus selalu bersama-sama
59. Dalam konteks kehidupan bernegara, gotong royong memiliki makna strategis sebagai
bentuk pengamalan kedaulatan rakyat, yaitu...
A. Membiarkan rakyat bekerja sendiri tanpa perlindungan hukum dari negara
B. Memberikan kewenangan kepada rakyat untuk menolak semua aturan pemerintah
C. Mendorong kemandirian masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan lokal
D. Mengharuskan rakyat untuk membiayai seluruh proyek strategis nasional
E. Membatasi interaksi antara rakyat dengan pejabat pemerintahan
60. Makna penting gotong royong bagi pembentukan karakter peserta didik di lingkungan
sekolah adalah untuk menanamkan nilai...
A. Individualisme agar siswa mampu bersaing secara mandiri di masa depan B. Pragmatisme
agar siswa hanya melakukan hal yang menguntungkan diri sendiri C. Kerja sama dan empati
dalam mencapai visi serta misi pendidikan bersama D. Materialisme dengan cara menghargai
teman berdasarkan kepemilikan barang E. Eksklusivitas agar siswa hanya berteman dengan
kelompok yang selevel