RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)
BERPENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) AL-FALAH
A. IDENTITAS
Mata Pelajaran: PAUD Topik/Tema/Sub : Aku Suka
Berkebun/Tanaman/Tanaman Sayur
Fase/Kelas :A Pertemuan Ke :1
Semester :1 Alokasi Waktu : 120 menit
B. DIMENSI PROFIL LULUSAN (DPL): Pilihlah DPL yang akan dicapai dalam
pembelajaran
o DPL1 o DPL3 o DPL5
Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Penalaran Kritis Kolaborasi
Tuhan YME
o DPL2 o DPL4 o DPL6
Kewargaan Kreatifitas Kesehatan
o DPL7 o DPL8
Komunikasi Kemandirian
C. DESAIN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran
1. Anak mampu mengenal Tuhan melalui ciptaan-Nya ( Tanaman sayur ciptaan
Tuhan)
2. Anak mampu menyebutkan nama-nama sayuran, warna, bentuk, jenisnya, dan
yang bisa ditanam dikebun rumah.
3. Anak mampu menyebutkan sayuran kesukaannya.
4. Anak mampu mengenal manfaat dari sayuran.
5. Anak memahami cara menanam dan merawat tanaman sayur.
6. Anak mampu menunjukkan sikap kerjasama dalam berkebun dengan teman-
teman.
Praktik Pedagogis (Metode/Model Pembelajaran)
Model pembelajaran PjBL : mendorong anak untuk belajar melalui eksplorasi
dan penyelesaian proyek nyata. Anak diajak untuk membuat proyek kecil
berupa kebun mini di halaman sekolah. Anak-anak terlibat aktif dalam proses
menemukan, merancang, dan mempresentasikan proyek yang bermakna dan
relevan dengan kehidupan mereka.
Cooperative Learning: Mengajak anak bekerja sama dalam kelompok kecil
untuk menanam tanaman sayur bersama.
Kemitraan Pembelajaran
Melibatkan orang tua dan warga lokal:
1. Mengirim informasi kepada orang tua terkait topik kegiatan yang akan
dilaksanakan (menanam tanaman sayur).
2. Melibatkan orang tua dalam kegiatan berkebun di rumah dan mendiskusikan
cara merawat tanaman dengan anak.
3. Bekerjasama dengan kebun lokal untuk melihat langsung berbagai jenis
tanaman sayur dan mendapat pengetahuan tentang cara berkebun.
Lingkungan Pembelajaran
1. Pembelajaran dilaksanakan di luar kelas dengan membuat kebun mini di
halaman sekolah.
2. Membawa anak untuk melihat kebun sayur atau tanaman di sekitar lingkungan
sekolah.
3. Menyediakan media berupa pot kecil, tanah, biji tanaman, dan alat berkebun.
Pemanfaatan Teknologi/ Digital
1. Menggunakan video pendek untuk mendukung pengetahuan anak tentang
tanaman sayur, cara menanam dan merawat tanaman sayur.
2. Membuka sesi diskusi menggunakan layar proyektor untuk menunjukkan video
tentang siklus hidup tanaman sayur.
D. PENGALAMAN BELAJAR
Memahami
Anak-anak akan memahami proses penanaman dan pertumbuhan tanaman sayur
melalui penjelasan langsung dan eksperimen yang dilakukan. Mereka akan belajar
mengenal bagian-bagian tanaman, warna, bentuk, jenis, dan pentingnya perawatan
yang tepat.
Menerapkan
Anak-anak akan menerapkan apa yang telah dipelajari dengan menanam tanaman sayur
secara langsung dalam pot dan merawatnya selama beberapa minggu. Mereka juga
akan bekerja sama dalam kelompok untuk merawat kebun mini di sekolah.
Merefleksi
Setelah kegiatan berkebun, anak-anak akan diajak untuk berbicara tentang pengalaman
mereka dalam menanam tanaman, apa yang mereka pelajari, dan bagaimana cara
merawat tanaman dengan lebih baik.
E. ASESMEN PEMBELAJARAN
Asesmen Awal
1. Observasi: Melakukan tanya jawab ringan untuk mengetahui pengetahuan awal
anak tentang tanaman sayur dan berkebun.
2. Kuis kartu gambar: Menunjukkan gambar berbagai jenis tanaman sayur, dan
meminta anak untuk menyebutkan nama tanaman tersebut.
Asesmen Proses Pembelajaran
1. Observasi: Mengamati keterlibatan anak dalam kegiatan berkebun dan
kerjasama dengan teman.
2. Penilaian portofolio: Mengumpulkan hasil karya anak seperti gambar tanaman,
catatan kecil tentang kegiatan berkebun, dan dokumentasi perkembangan
tanaman mereka.
3. Catatan Anekdot: Mencatat kejadian-kejadian penting atau menarik yang
menunjukkan pemahaman anak selama proses kegiatan.
Rencana Tindak lanjut
1. Memberikan kesempatan bagi anak untuk melanjutkan kegiatan berkebun di
rumah dengan bantuan orang tua.
2. Memberikan dukungan dan bimbingan tambahan bagi anak yang masih
mengalami kesulitan (seperti: mengulang kegiatan dengan cara yang
[Link] memberi penjelasan yang sederhana).
3. Menyesuaikan kegiatan pembelajaran di hari berikutnya sesuai asesmen proses.
Jurnal Refleksi Individu
Anak diajak untuk membuat jurnal sederhana, seperti mencatat pengalaman mereka
selama berkebun, apa yang mereka temui, dan apa yang mereka rasakan saat merawat
tanaman, dengan format sederhana yang dipahami oleh anak.
Asesmen Akhir Pembelajaran
1. Kuis akhir: Anak diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan mengenai
tanaman yang telah mereka tanam dan cara perawatannya.
2. Laporan proyek: Setiap anak mendemonstrasikan tanaman yang telah mereka
tanam, serta menjelaskan cara merawatnya dengan benar.
Kepala Sekolah, Guru Mapel/kelas
Nani Rochani, [Link]. Neti Wiharti