Contoh RKPPL
Contoh RKPPL
17
LAMPIRAN 1.17 :
Lampiran 1.17 - 1
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Data Proyek
Contoh Data Proyek :
1 Nama Proyek : …… [Sebutkan nama proyek/pekerjaan] ……
Contoh : Pekerjaan Paket 16. Ipuh – Sebelat,Western
Indonesia National Roads Improvement Project
(WINRIP) IBRD Loan No. 8043-ID
2 Lokasi Proyek : …… [Sebutkan lokasi proyek/pekerjaan] ……
Contoh : Ipuh –Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi
Bengkulu
3 Panjang Jalan : …… [Sebutkan panjang ruas jalannya] …….
Contoh : 34,5 km
4 Sumber Dana : …… [Sebutkan sumber dana proyek/pekerjaan] ……
Contoh : WINRIP IBRD Loan No. 8043-ID + APBN
2016 - 2017
5 Pengguna Jasa : …… [Sebutkan nama pengguna jasa] …..
Contoh : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat, Direktorat Jendral Bina Marga Balai Jalan
Nasional Wilayah II Provinsi Bengkulu, SATKER
Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Bengkulu
6 PPK : …… [Sebutkan nama PPK yang bertanggung jawab] …..
Contoh : Fatoni Ikhsan ST, M,Si
7 Nama Konsultan Supervisi : ……[ Sebutkan nama konsultan supervisinya] …..
Contoh : Renardet S.A
8 Nama Penyedia : …… [Sebutkan nama penyedia jasa yang digunakan] ….
Contoh : KSO Yasa – Multi
9 Alamat : …… [Sebutkan alamat dan email penyedia jasa] ….
Contoh : Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9, Blok X-1,
Kuningan Timur, Jakarta 12950
e-mail : yasa_conbloc@[Link]
10 No. Kontrak : …… [Sebutkan nomor kontrak pekerjaan] …..
Contoh : 05-26/16-WINRIP-WP3/CE/A/8043/10-16
11 Tanggal Kontrak : …... [Sebutkan tanggal kontrak pekerjaan] …..
Contoh : 28 Oktober 2016
12 Nilai Kontrak : ….. [Sebutkan nilai kontrak pekerjaan] ….
Contoh : Rp. [Link],00
Lampiran 1.17 - 2
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Data Teknis
Contoh Data Teknis
Tabel A.1- Data Teknis
No Uraian Satuan Besaran
1 Panjang Jalan km 34,5
2 Lebar rumija m 14
3 Lebar badan jalan m 7
4 Lebar bahu jalan m 2
5 Lapisan perkerasan Aspal
a. AC-WC cm 4
b. AC-BC cm 6
c. AC-Base cm 7,5
d. Agregat kelas A cm 20
e. Agregat kelas B cm 25
f. Selected Embankment cm 15
6 Jenis perkerasan bahu jalan: cm 17,5
Agregat Base Kelas S
1+875 Gorong-
gorong-gorong, gorong, kebun
kebun sawit, sawit, Kabel
Tiang Listrik, telkom bawah
jembatan tanah, Tiang
14+850 Listrik,
jembatan
Lampiran 1.17 - 3
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Lampiran 1.17 - 4
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
LAMPIRAN 1.17 : TABEL RENCANA KERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (RKKL)
Lampiran 1.17 - 5
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
LAMPIRAN 1.17 : TABEL RENCANA KERJA PEMANTAUAN LINGKUNGAN (RKPL)
Lampiran 1.17 - 6
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
SATPAM
KONTRAKTOR
POS
LAPANGAN
KANTOR
CASTING YARD
LABORATORIUM
400
0
RESERVOIR
WATER
TANKER
BBM
GUDANG BENGKEL BARAK PEKERJA
750
0
Lampiran 1.17 - 7
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
LAMPIRAN 1.17 : MATRIKS PELAPORAN PELAKSANAAN RENCANA KERJA PEMANTAUAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Lampiran 1.17 - 8
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
KELAS
PARAMETER SATUAN KETERANGAN
I II III IV
FISIKA
Temperatur ºC deviasi 3 deviasi 3 deviasi 3 deviasi 5 Deviasi temperatur dari keadaan almiahnya
Residu Terlarut mg/ L 1000 1000 1000 2000
Bagi pengolahan air minum secara kon-
Residu Tersuspensi mg/L 50 50 400 400
vensional, residu tersuspensi ≤ 5000 mg/L
KIMIA ANORGANIK
Apabila secara alamiah di luar rentang
pH 6-9 6-9 6-9 5-9 tersebut, maka ditentukan berdasarkan
kondisi alamiah
BOD mg/L 2 3 6 12
COD mg/L 10 25 50 100
DO mg/L 6 4 3 0 Angka batas minimum
Kadmium mg/L 0,01 0,01 0,01 0,01
Bagi pengolahan air minum secara
Tembaga mg/L 0,02 0,02 0,02 0,2
konvensional, Cu ≤ 1 mg/L
Bagi pengolahan air minum secara
Besi mg/L 0,3 (-) (-) (-)
konvensional, Fe ≤ 5 mg/L
Bagi pengolahan air minum secara
Timbal mg/L 0,03 0,03 0,03 1
konvensional, Pb ≤ 0,1 mg/L
Mangan mg/L 0,1 (-) (-) (-)
Bagi pengolahan air minum secara
Seng mg/L 0,05 0,05 0,05 2
konvensional, Zn ≤ 5mg/L
MIKROBIOLOGI
Fecal coliform jml/100ml 100 1000 2000 2000 Bagi pengolahan air minum secara kon-
vensional, fecal coliform ≤ 2000 jml /100 ml
Total coliform jml/100ml 1000 5000 10000 10000 dan total coliform ≤ 10000 jml/100 ml
Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan
Kualitas Air dan Pengendaliaan Pencemaran Air
Keterangan : * Mengikuti peraturan perundangan perubahan terhadap Peraturan Pemerintah tersebut,
dan/atau peraturan perundangan terkait lainnya
Catatan :
mg = milligram
ml = milliliter
L = liter
Nilai di atas merupakan batas maksimum, kecuali untuk pH dan DO.
Bagi pH merupakan nilai rentang yang tidak boleh kurang atau lebih dari nilai yang tercantum.
Nilai DO merupakan batas minimum.
Lampiran 1.17 - 9
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Sumber : Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun
2016 tentang Baku Mutu Kualitas Air Limbah Domestik
Keterangan : * Mengikuti peraturan perundangan perubahan terhadap Pearturan Menteri tersebut, dan/atau
peraturan perundangan terkait lainnya
Waktu
No Parameter Baku Mutu Metode Analisis Peralatan
Pengukuran
1. SO2 1 Jam 900 ug/Nm3 Pararosanilin Spektrofotometer
(Sulfur Dioksida) 24 Jam 365 ug/Nm3
1 Tahun 60 ug/Nm3
2. CO 1 Jam 30.000 ug/Nm3 NDIR NDIR Analizer
(Karbon Monoksida) 24 Jam 10.000 ug/Nm3
1 Tahun
3. NO2 1 Jam 400 ug/Nm3 Saltzman Spektrofotometer
(Nitrogen Dioksida) 24 Jam 150 ug/Nm3
1 Tahun 100 ug/Nm3
4. O3 1 Jam 235 ug/Nm3 Chemiluminescent Spektrofotometer
(Oksidan) 1 Tahun 50 ug/Nm3
5. HC 3 Jam 160 ug/Nm3 Flame Ionization Gas Chromatografi
(Hidro Karbon)
6. PM10 24 Jam 150 ug/Nm3 Gravimetric Hi – Vol Sampler
(Partikel < 10 um)
PM 25 *) 24 Jam 65 ug/Nm3 Gravimetric Hi – Vol Sampler
(Partikel < 2,5 um) 1 Tahun 15 ug/Nm3 Gravimetric Hi – Vol Sampler
7. TSP 24 Jam 230 ug/Nm3 Gravimetric Hi – Vol Sampler
(Debu) 1 Tahun 90 ug/Nm3
8. Pb 24 Jam 2 ug/Nm3 Gravimetric Hi – Vol Sampler
(Timah Hitam) 1 Tahun 1 ug/Nm3 Ekstraktif Pengabuan AAS
Lampiran 1.17 - 10
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Waktu
No Parameter Baku Mutu Metode Analisis Peralatan
Pengukuran
dari kertas limed
filter
12. Klorine & 24 Jam 150 ug/Nm3 Spesific Ion Impinger atau
Khlorine Dioksida Electrode Countinous Analizer
13. Sulphat Indeks 30 Hari 1 mg SO3/100 cm3 Colourimetric Lead Peroksida
dari Lead Candle
Peroksida
Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian
Pencemaran Udara (Lampiran I)
Keterangan : * Mengikuti peraturan perundangan perubahan terhadap Peraturan Pemerintah tersebut,
dan/atau peraturan perundangan terkait lainnya
Catatan : - *) PM25 mulai diberlakukan tahun 2002
- Nomor 10 s/d 13 hanya diberlakukan untuk daerah / kawasan Industri Kimia Dasar
Contoh : Industri Petro Kimia atau Industri Pembuatan Asam Sulfat
Lampiran 1.17 - 11
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Lampiran 1.17 - 12
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Sumber : Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor Kep 49/MENLH/XI/1996
tentang Baku Mutu Tingkat Getaran
Keterangan : * Mengikuti peraturan perundangan perubahan terhadap Keputusan Menteri tersebut, dan/atau
peraturan perundangan terkait lainnya
Konversi :
Percepatan = (2f)2 x simpangan
Kecepatan = 2f x simpangan
= 3,14
Lampiran 1.17 - 13
LAMPIRAN SPESIFIKASI UMUM 2018 (Revisi 2)
Sumber : Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor Kep 49/ MENLH/XI/1996
tentang Baku Mutu Tingkat Getaran
Keterangan : * Mengikuti peraturan perundangan perubahan terhadap Keputusan Menteri tersebut, dan/atau
peraturan perundangan terkait lainnya
Keterangan :
Kategori A : Tidak menimbulkan kerusakan
Kategori B : Kemungkinan keretakan sistem (retak/terlepas plesteran pada dinding pemikul beban pada kasus
khusus)
Kategori C : Kemungkinan rusak komponen struktur dinding pemikul
beban Kategori D : Rusak Dinding pemikul beban
Lampiran 1.17 - 14