0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan9 halaman

Sap DBD

Dokumen ini adalah rencana penyuluhan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditujukan kepada warga RW 10, mencakup tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang DBD, termasuk pengertian, penyebab, gejala, pencegahan, dan perawatan. Selain itu, dokumen ini juga memberikan informasi tentang makanan yang baik untuk penderita DBD.

Diunggah oleh

Novita Dewi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan9 halaman

Sap DBD

Dokumen ini adalah rencana penyuluhan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditujukan kepada warga RW 10, mencakup tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang DBD, termasuk pengertian, penyebab, gejala, pencegahan, dan perawatan. Selain itu, dokumen ini juga memberikan informasi tentang makanan yang baik untuk penderita DBD.

Diunggah oleh

Novita Dewi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Disusun oleh:

KELOMPOK 6

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HORIZON KARAWANG

Jln. Pangkal Perjuangan Km.1 By Pass Karawang 41316

2021
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

DEMAM BERDARAH DENGUE

Pokok Pembahasan : Demam Berdarah Dengue

Sasaran : Warga Rw 10 Dengan Agregat Lansia, Dewasa dan Remaja

Hari/tanggal : Sabtu, 4 Juni 2022

Tempat : Mushola

Pukul : 20.30 s/d selesai

A. Tujuan
- Tujuan umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit tentang DBD diharapkan pasien
dan keluarga pasien mengetahui tentang penyakit DBD.
- Tujuan khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit diharapkan pasien dan keluarga
pasien mampu:
1) Menjelaskan pengertian DBD
2) Menjelaskan penyebab DBD
3) Menjelaskan klasifikasi DBD
4) Menjelaskan tanda dan Gejala DBD
Menjelaskan pencegahan DBD
5) Menjelaskan makanan apa saja untuk penderita DBD
B. Materi
Materi penyuluhan yang disampaikan meliputi:

1) Pengertian DBD 5) Bagaimana cara penularan


2) Ciri Nyamuk Aedes Aegypti DBD
dan Aedes Albopictus 6) Perawatan dan Pengobatan
3) Tanda dan Gejala DBD DBD
4) Klasifikasi 7) Pencegahan DBD
8) Makanan untuk penderita DBD

C. Media
1) Leaflet
2) Lembar balik
D. Metode Penyuluhan
Ceramah dan tanya jawab
E. Kegiatan Penyuluhan

No Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon


1 Pembukaan 1. Memberi salam 1. Menjawab salam
(5 menit) 2. Memperkenalkan diri 2. Mendengarkan dan
3. Menjelaskan tujuan menjawab
4. Membuat kontrak 3. Mendengarkan
waktu 4. Menyetujui kontrak
waktu
2 Kegiatan Inti Pengertian DBD
(10 menit) Ciri Nyamuk Aedes Aegypti
dan Aedes Albopictus
Tanda dan Gejala DBD
Klasifikasi
Bagaimana cara penularan
DBD
Perawatan dan Pengobatan
DBD
Pencegahan DBD
Makanan untuk penderita DBD
3 Penutup 1. Menyimpulkan materi 1. Mendengarkan dan
(5 menit) penyuluhan menjawab
2. Mengevaluasi pasien 2. Menjawab
dan keluarga pasien pertanyaan yang
atas penjelasan yang diberikan
disampaikan dan 3. Menjawab salam
penyuluh menanyakan
kembali mengenai
materi penyuluhan
3. Salam penutup
F. Evaluasi
1) Apa pengertian pengertian DBD?
2) Bagaimana Ciri Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus
3) Apa saja Tanda dan Gejala DBD
4) Apa saja klasifikasi DBD?
5) Bagaimana Cara Penularan DBD
6) Bagaimana Perawatan dan Pengobatan DBD
7) Apa saja pencegahan DBD?
8) Sebutkan makanan untuk penderita DBD?
G. Materi
DEMAM BERDARAN DENGUE (DBD)
1. Pengertian
Demam Berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan
oleh gigitan nyamuk aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang dapat menimbulkan
demam tinggi, perdarahan bertendensi, dapat menimbulkan shock (renjatan) dan dapat
menimbulkan kematian
Demam dengue / DF dan DBD atau DHF adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh
virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan nyeri sendi yang disertai
lekopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia dan diatesis hemoragik (Sudoyo, 2010).
Penyakit DBD memiliki perjalanan penyakit yang sangat cepat dan sering menjadi fatal
karena banyak pasien yang meninggal akibat penanganan yang terlambat. Demam
berdarah dengue (DBD) disebut juga dengue hemoragic fever (DHF), demam dengue
(DF), demam dengue, dan sindrom syok dengue (DDS) (Widoyono, 2008). Sehingga
menyimpulkan bahwa penyakit DBD yang disebabkan oleh Arbovirus (arthro podborn
virus) dan penulis dapat menularkan nyamuk Aedes Aedes (Aedes Albopictus dan Aedes
Aegept) nyamuk aedes aegepty.
2. Ciri Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus
Ciri Morfologinya
a. Aedes Aegypty
1) Berbadan kecil, warna hitam berbintik putih dibadan dan kakinya
2) Kepala memiliki gambar garis seperti kepala kecapi dengan dua garis lengkung dan
dua garis lurus putih
3) Hidup didalam rumah
b. Aedes Albopictus
1) Berbentuk kecil, warna hitam, berbintik putih di badan dan kakinya
2) Kepala bergaris lurus putih horizontal
3) Hidup diluar rumah

Habitat dan Ciri Lainnya


a. Hidup didalam rumah dan sekitarnya terutama ditempat yang agak gelap, lembab dan
kurang sinar matahari
b. Bertelr ditempat penampungan atau genangan air jernih
c. Telur menetas menjadi jentik-jentik dalam waktu 2-3 hari
d. Senang hinggap dipakaian yang digulungkan
3. Tanda dan Gejala DBD
a. Mendadak panas badan tingi selama 2-7 hari
b. Tampak bintik bitnik merah pada kulit
c. Terkadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan)
d. Mungkin terjadi muntah atau berak darah
e. Sering merasa nyeri di ulu hati
f. Bila sudah parah penderita gelisah, tangan dan kakinya berkeringat
g. Nafsu makan berkurang
h. Nyeri pada persendiaan
i. Sakit kepala.
j. Nyeri perut ( ulu hati ) tapi tidak ada gejala kuning.
k. Mual dan muntah.
l. Terjadi syok atau pingsan pada hari ke 3–7 secara berulang-ulang.
[Link] tanda syok yaitu lemah, kulit dingin, basah dan tidak sadar.
4. Klasifikasi
Menurut derajat ringannya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dibagi menjadi 4
tingkatan, yaitu:
a) Derajat I
Panas 2-7 hari, gejala umum tidak khas, uji tourniquet hasilnya positif, tanpa
perdarahan spontan.
b) Derajat II
Sama dengan derajat I di tambah dengan gejala – gejala pendarahan spontan seperti
petekia, ekimosa, epimosa, epistaksis, hematemesis, melena, pendarahan gusi telinga
dan sebagainya.
c) Derajat II
Penderita syok ditunjukkan oleh gejala kegagalan peredaran darah seperti nadi lemah
dan cepat (> 120 / menit) tekanan nadi sempit (< 20 mmHg) tekanan darah menurun
(120/80 mmHg) sampai tekanan sistolik dibawah 80 mmHg.
d) Derajat IV
Nadi tidak teraba tekanan darah tidak melebihi (denvut jantung > 140 mmHg) anggota
gerak teraba dingin, dan kulit tampak biru.
5. Bagaimana Cara Penularan DBD
Nyamuk yang telah menggigit orang yang terinfeksi DBD, berati telah membawa virus
Dengue, selanjutnya akan menularkan pada orang sehat pada gigitan berikutnya. Vector
DBD adalah nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menggigit di pagi hari
dan siang hari
6. Perawatan dan Pengobatan DBD
 Di Rumah :
a) Beri penderita minum air yang banyak (air masak, teh, susu atau minuman
lainnya).
b) Kompres dengan air saat panas.
c) Cepat bawa kedokter, puskesmas atau langsung ke numah sakit apabila penderita
tampak gelisah, lemah, kaki dan tangan dingin, bibir pucat dan nadi lemah.
 Di Rumah Sakit :
a) Penderita harus tirah baring atau istirahat total di tempat tidur
b) Penderita diberi düt makanan lunak
c) Penderita harus minum banyak (2-2,5 liter/24 jam) dapat berupa : susu, teh manis,
sirup. Pemberian cairan merupakan hal yang paling penting bagi penderita yang
berdarah
d) Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium (setiap hari darah
penderita diambil untuk pemeriksaan HB normal 11,4-19,7 g/dl, HT (hematokrit)
nilai normal 37,48% dan trombosit)
e) Foto throkas (Rontgen)
f) Pemberian cairan intravena (infus)
g) Transfusi darah nilai normal HB 11.4-19,7 g/dl.
h) Pemasangan NGT (bila terjadi perdarahan pada saluran cema)
i) Pemberian terapi obat. berikan obat penurun panas, misalnya parasetamol dengan
dosis:
- Anak-anak : 10 - 20 mg/Kg BB perhari
- Dewasa : 3x1 tablet/hari
7. Cara Pencegahan
Pencegahan DBD paling tepat melalui PNS (Pemberantas Sarang Nyamuk) dengan
Melakukan Kegiatan 3M Plus
a. Menguras tempat penyimpanan air dengan sabun (seperti bak mandi, drum, dll) 2-4 hari
sekali
b. Menutup tempat penamungan air dengan rapat
c. Air dalam vas bunga atau pot tanaman air, harap diganti setiap hari
d. Mengubur/mendaur ulang barang-barang berkas yang berpotensi menampung air hujan
e. Jangan biasakan menggantung pakaian didalam kamar/tempa terbuka, simpanlah
pakaian didalam lemari
f. Taburkan bubuk ABATE pada tempat air yang tidak mungkin dikuras, untuk
membunuh jentik nyamuk. Ulangi tiap 2-3 bulan dan peliharalah ikan pemakan jentik
didalamnya. Skala 1 gram abate untuk 10 liter air
g. Membunuh nyamuk dengan penyemprotan dan mengasapan (fogging)saja tidak cukup
selama jentik-jentik nyamuk dibiarkan hidup.
a) Memelihara lingkungan tetap bersih dan cukup sinar matahari.
b) Bersihkan selokan agar air dapat mengalir dengan lancar
8. Makanan yang baik untuk penderita DBD
a) Jambu Biji
Sudah sangat dikenal mampu mempercepat proses penyembuhan pengidap demam
berdarah. Buah ini mengandung vitamin C, tanin, dan flavonoid yang mampu
meningkatkan kekebalan tubuh, menghambat replikasi dari virus dengue, dan
meningkatkan kadar trombosit. Seperti yang sudah diketahui bersama, trombosit
pengidap demam berdarah berpotensi turun hingga di bawah normal
b) Air Kelapa
Air kelapa baik dikonsumsi guna mencegah dehidrasi. Hal tersebut dikarenakan,
pengidap demam berdarah sangat berisiko mengidap dehidrasi berat akibat kebocoran
plasma. Air kelapa sendiri mudah diserap, dan mirip dengan cairan tubuh. Di samping
itu, air kelapa memiliki tinggi kandungan elektrolit, dan mampu mempercepat proses
penggantian cairan tubuh karena kandungan gula di dalamnya
c) Ramuan Jahe, Kayu Manis, dan Kapulaga
Ketiga tanaman herbal tersebut sangat efektif mengurangi keparahan gejala, dan
mampu mempercepat proses penyembuhan. Manfaatnya yang dapat menurunkan
demam hingga meningkatkan reaksi sistem imun tubuh agar mampu melawan infeksi.
d) Buah Pepaya
Asam folat menjadi salah satu kandungan yang diperlukan saat demam berdarah.
Fungsinya adalah memproduksi trombosit. Berkaitan dengan hal tersebut, pepaya
menjadi salah satu yang direkomendasikan untuk mempercepat proses pemulihan
demam berdarah karena kandungan asam folat di dalamnya. Bukan itu saja, pepaya
juga mengandung vitamin A, vitamin C, folat (vitamin B9), mineral kalsium,
magnesium, vitamin B1, B3, B5, E, dan K.
e) Kurma
Kurma dipercaya mengandung zat-zat pembentuk sel darah, seperti vitamin B12, zat
besi, magnesium, zinc , asam amino, vitamin C, dan B kompleks. Selain itu, buah ini
juga memiliki kandungan gula alami, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa, yang
terbukti ampuh untuk mengembalikan energi selama proses pemulihan demam
berdarah.

DAFTAR PUSTAKA
Mansjoer, Arif, dkk. 1999. Kapita Selekta Kedokteran. Edisi 3. Jilid 1. Jakarta: Media
Aesculapius
Suwarsono H : Berbagai cara pemberantasan jentik Ae. Aegypti. Cermin Dunia Kedokteran
1997: 119: 32-2
Brunner & Suddarth (2002), Keperawatan Medikal Bedah, volume 2, Jakarta: [Link]
Ajar Penyakit Dalam. (2005). Jilid I. edisi ke 3. Jakarta : FK UIEffendi, 1995, Perawatan
Pasien DHF, Jakarta: EGC.

Anda mungkin juga menyukai