Tabel 37.
Matriks Analisis SWOT
Kekuatan (S) Kelemahan (W)
Strenght (S) Weaknes (W)
Intern 1. Teknologi bioflok 1. Ketergantungan pada
al hemat air dan efisien pakan pabrikan
pakan 2. Masih terbatasnya akses
2. Dukungan dari ke pasar luar daerah
pemerintah daerah 3. Keterbatasan
3. Tingkat keuntungan manajemen pembukuan
tinggi (rentabilitas usaha
Ekstern 70%)
al
Peluang
Strategi S – O Strategi W-O
(O)
1. Permintaan pasar 1. Permintaan pasar ikan a. Pemanfaatan pelatihan
ikan nila yang terus nila terus meningkat. digitalisasi manajemen usaha
meningkat 2. Potensi perluasan untuk meningkatkan kapasitas
2. Potensi permintaan pasar ke Kalimantan pelaku usaha (S2,O3).
ke Kalimantan Barat Barat. b. Penguatan branding dan
3. 3 Peluang 3. Peluang kemitraan pemasaran produk budidaya
kemitraan dengan dengan koperasi atau ikan nila (S2,O1,O2,O3).
koperasi atau UMKM UMKM. c. Pengembangan dan
perluasan skala usaha
budidaya ikan nila sistem
bioflok (S1,S2,O1,O2).
Ancaman (T) Strategi S – T Stategi W-T
1. Fluktuasi harga pakan . [Link] harga a. Diversifikasi jenis pakan
pakan. melalui pemanfaatan probiotik
2. Perubahan iklim lokal 2. Perubahan iklim lokal untuk mengurangi
yang memengaruhi suhu lokal yang ketergantungan pakan
kolam mempengaruhi suhu pabrikan (S1,T1).
kolam. b. Pemanfaatan dukungan
3. Ketergantungan pada
3. Ketergantungan pemerintah dalam
subsidi pemerintah
pada subsidi meningkatkan kapasitas dan
pemerinta kemandirian usaha budidaya
(S2,T3).
c. Peningkatan efisiensi usaha
serta alokasi keuntungan
sebagai cadangan usaha
untuk keberlanjutan usaha
(S3,T3).
Sumber : Data primer setelah diolah, 2022.