Problem Based
Learning (PBL)
Ratna Dewi Lestyorini, [Link]., [Link]
Karakteristik Problem Based Learning (PBL):
1. Proses pembelajaran harus dimulai dengan sebuah
permasalahan yang terutama berupa permasalahan yang
belum pernah diberikan atau dibahas.
2. Materi dan aktivitas pembelajaran harus memperhatikan
keadaan bagaimana yang dapat menarik perhatian siswa.
3. Guru merupakan pembimbing saat proses pembelajaran.
Karakteristik Problem Based Learning (PBL):
4. Siswa perlu diberi waktu yang cukup untuk berpikir atau
mengumpulkan informasi dan untuk menyusun strategi
pemecahan masalah dan kreativitas mereka harus
terdorong saat pembelajaran.
5. Tingkat kesulitan dari materi yang dipelajari tidak pada
tingkat tinggi yang dapat membuat siswa putus asa.
6. Lingkungan pembelajaran yang nyaman, tenang dan aman
harus dibangun agar kemampuan siswa berkembang untuk
berpikir dan memecahkan masalah.
Karakteristik Problem Based Learning (PBL):
Menurut Schmidt, dkk. (2007)
1. Siswa dikumpulkan dalam kelompok-kelompok kecil.
2. Pemberian orientasi/ petunjuk pada setiap kelompok.
3. Tugas pembelajaran mereka adalah untuk menjelaskan
penyelesaian masalah sesuai dengan materi pelajaran.
4. Penyelesaian dilakukan dengan diskusi awal dengan
kemampuan yang dimiliki setiap anggota kelompok
5. Guru berperan untuk memfasilitsi pembelajaran
Karakteristik Problem Based Learning (PBL):
Menurut Schmidt, dkk. (2007)
6. Guru sebagai fasilitator memberikan petunjuk seperti
informasi yang relevan, pertanyaan dan lain-lain yang
disajikan dengan suatu rancangan permasalahan.
7. Sumber untuk belajar mandiri dapat berupa buku, artikel,
atau media lainnya.
Pelaksanaan model Problem Based Learning
(PBL) terdiri dari 5 fase proses, menurut Ibrahim
dan Nur (2000) fase model PBL yaitu:
Fase Indikator Kegiatan Guru
1 Mengorientasikan peserta didik Menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan
pada masalah logistik yang diperlukan, dan memotivasi peserta
didik terlibat pada aktivitas pemecahan masalah.
2 Mengorganisasikan peserta didik Membantu peserta didik mendefinisikan dan
untuk belajar mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan
dengan permasalahannya.
3 Membantu investigasi mandiri dan Mendorong peserta didik untuk mengumpulkan
kelompok informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen
untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan
masalah.
4 Mengembangkan dan menyajikan Membantu peserta didik dalam merencanakan dan
hasil karya menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan, dan
membantu mereka untuk berbagi tugas dengan
temannya.
5 Menganalisis dan mengevaluasi Membantu peserta didik untuk melakukan refleksi
proses pemecahan masalah atau evaluasi terhadap penyelidikan, dan proses
yang mereka gunakan.
Kelebihan Model
Problem Based Learning (PBL):
1. Menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan
untuk menemukan pengetahuan baru bagi siswa.
2. Meningkatkan motivasi dan aktivitas pembelajaran siswa.
3. Membantu siswa dalam mentransfer pengetahuan siswa
untuk memahami masalah dunia nyata.
4. Membantu siswa untuk mengembangkan pengetahuan
barunya dan bertanggung jawab dalam pembelajaran yang
mereka lakukan. Di samping itu, PBL dapat mendorong
siswa untuk melakukan evaluasi sendiri baik terhadap hasil
maupun proses belajarnya.
Kelebihan Model
Problem Based Learning (PBL):
5. Mengembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis
dan mengembangkan kemampuan mereka untuk
menyesuaikan dengan pengetahuan baru.
6. Memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengaplikasikan
pengetahuan yang mereka miliki dalam dunia nyata.
7. Mengembangkan minat siswa untuk secara terus menerus
belajar sekalipun belajar pada Pendidikan formal telah
berakhir.
8. Memudahkan siswa dalam menguasai konsep-konsep yang
dipelajari guna memecahkan masalah dunia.
Kekurangan Model Problem Based
Learning (PBL):
1. Manakala siswa yang tidak memiliki minat atau tidak
mempunyai kepercayaan bahwa masalah yang dipelajari
sulit untuk dipecahkan, maka mereka akan merasa enggan
untuk mencobbanya.
2. Untuk sebagian siswa beranggapan bahwa tanpa
pemahaman mengenai materi yang diperlukan untuk
menyelesaikan masalah, mengapa mereka harus berusaha
untuk memecahkan masalah yang sedang dipelajari, maka
mereka akan belajar apa yang mereka ingin pelajari.