0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Chart Pattern

Dokumen ini membahas berbagai pola chart dalam trading, seperti ascending triangle, descending triangle, symmetrical triangle, dan head and shoulders, serta pentingnya memahami prinsip pola dan konteks tren. Penempatan posisi trading dan stop loss dijelaskan berdasarkan penembusan pola yang searah dengan tren, dengan target profit yang fleksibel. Selain itu, dokumen menekankan bahwa menghafal pola tidaklah esensial jika trader memahami prinsip di balik pola tersebut.

Diunggah oleh

triwahyudiii2710
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Chart Pattern

Dokumen ini membahas berbagai pola chart dalam trading, seperti ascending triangle, descending triangle, symmetrical triangle, dan head and shoulders, serta pentingnya memahami prinsip pola dan konteks tren. Penempatan posisi trading dan stop loss dijelaskan berdasarkan penembusan pola yang searah dengan tren, dengan target profit yang fleksibel. Selain itu, dokumen menekankan bahwa menghafal pola tidaklah esensial jika trader memahami prinsip di balik pola tersebut.

Diunggah oleh

triwahyudiii2710
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Market Imbalance Trading Trading yang benar, bersama Anda semua.

Symmetrical Triangle
Triangle

Pola chart tidak perlu dihafal sebanyak mungkin,

yang lebih penting adalah memahami prinsip


terbentuknya pola dan konteks tren di mana
pola itu muncul.


Head & Shoulder Jika Anda memahami prinsip pola dan mampu
Wedge Flag menafsirkannya di dalam tren,

Anda tidak perlu menghafal banyak pola.


Artinya, menghafal lebih banyak pola bukanlah


jawaban yang esensial.
Market Imbalance Trading Trading yang benar, bersama Anda semua.

Inti dari pola ascending triangle adalah struktur



Down Trend di mana titik low semakin tinggi

dan tekanan beli semakin menguat.

Karena itu, trading hanya dilakukan



saat terjadi pada tren naik

dan ketika area resistance atas ditembus.

Ascending Triangle Sebaliknya, inti dari pola descending triangle



adalah struktur di mana titik high semakin rendah

High semakin rendah,
dan tekanan jual semakin menguat.

tekanan jual menguat Karena itu, trading hanya dilakukan



saat terjadi pada tren turun

dan ketika area support bawah ditembus.

Low semakin tinggi,

Pada kedua pola tersebut,



tekanan beli menguat posisi dapat diambil ketika penembusan

dikonfirmasi berdasarkan body candle.

Descending Triangle
Pada saat itu, stop loss ditempatkan

di sisi berlawanan dari pola,

yaitu pada bagian bawah untuk ascending triangle

dan pada bagian atas untuk descending triangle.

Up Trend
Target profit disesuaikan secara fleksibel

dengan kondisi,

namun sebagai dasar ditargetkan

pada risk reward satu banding satu koma lima

hingga satu banding dua.
Market Imbalance Trading Trading yang benar, bersama Anda semua.

Down Trend Pada pola symmetrical triangle



Symmetrical Triangle

juga berlaku hal yang sama.

(Penembusan ke atas) Jika pola symmetrical triangle



mengalami penembusan ke atas,

maka lebih menguntungkan

untuk entry pada tren naik.

Sebaliknya,

jika terjadi penembusan ke bawah,

maka lebih menguntungkan

untuk entry pada tren turun.

Karena itu,

pada pola symmetrical triangle

kita hanya entry

ketika terjadi penembusan

yang searah dengan tren.

Symmetrical Triangle

Stop loss ditempatkan



(Penembusan ke bawah)
di bagian bawah atau atas pola,

Up Trend dan target profit dapat ditetapkan

pada kisaran risk reward

satu banding satu koma lima

hingga satu banding dua.
Market Imbalance Trading Trading yang benar, bersama Anda semua.

<
Bearish Flag Horizontal Flag

Pada pola flag,



bentuknya memang berbeda

Harga bergerak sideways
dengan pola symmetrical triangle,

dan tekanan jual relatif lemah. tetapi cara pendekatannya sama.

Harga menurun
Artinya, posisi hanya diambil

dan tekanan jual relatif kuat. setelah penembusan

yang searah dengan tren

dikonfirmasi.

Jika dilihat lebih jauh, kita dapat menilai



kemungkinan kelanjutan tren

Up Trend Up Trend dengan lebih baik.

Dalam tren naik, di antara bearish flag



Down Trend Up Trend dan horizontal flag,

horizontal flag dengan tekanan jual


<
yang relatif lebih lemah

memiliki kemungkinan lebih tinggi

untuk melanjutkan tren naik.

Harga naik

dan tekanan beli relatif kuat. Sebaliknya, dalam tren turun,



Harga bergerak sideways
di antara bullish flag dan horizontal flag,

dan tekanan beli relatif lemah. horizontal flag dengan tekanan beli

yang relatif lebih lemah

memiliki kemungkinan lebih tinggi

untuk melanjutkan tren turun.
Bullish Flag Horizontal Flag
Market Imbalance Trading Trading yang benar, bersama Anda semua.
Head
Pada pola head and shoulders,

umumnya pola dianggap selesai

ketika neckline

Right Shoulder yang menghubungkan dua titik low

Left Shoulder ditembus.

Namun, dalam konsep MIT,



titik perubahan tren

ditentukan ketika

area balance pada tren naik

ditembus

N ec k l i ne dan terjadi BBO.

Balance BBO Karena itu,



dibandingkan neckline,

titik low pada area balance

dianggap sebagai area acuan

yang lebih penting.

Anda mungkin juga menyukai