PROGRAM KERJA TIM PONEK
RSU BALI ROYAL
2026
DAFTAR ISI
I. PENDAHULUAN ........................................................................................................................ 2
II. LATAR BELAKANG .................................................................................................................. 2
III. TUJUAN ....................................................................................................................................... 3
A. Tujuan Umum ............................................................................................................................... 3
B. Tujuan Khusus .............................................................................................................................. 3
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN ................................................................... 4
A. Kegiatan Pokok Pelayanan Ponek ................................................................................................. 4
B. Matrik Program Kerja ................................................................................................................... 5
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN ................................................................................... 9
A. Peningkatan Kompetensi SDM ..................................................................................................... 9
B. Program maintenance kepuasan pasien dan keluarga .................................................................. 11
C. Program Maintenance Kepuasan Dokter DPJP ........................................................................... 11
D. Program Peningkatan Mutu Layanan Dan Keselamatan Pasien ................................................. 12
E. Terlaksananya program kendali biaya......................................................................................... 12
F. Terlaksananya program pembinaan kepada jejaring rujukan ...................................................... 12
G. Terlaksananya Monitoring dan Evaluasi kegiatan ...................................................................... 12
VI. SASARAN .................................................................................................................................. 13
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN ............................................................................... 13
VIII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN ......................................... 14
A. Pencatatan Pelaksanaan Kegiatan PONEK ................................................................................. 14
B. Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan PONEK .................................................................................. 14
IX. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN ............................................................................. 14
i
I. PENDAHULUAN
Seperti kita ketahui bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian
Neonatal (AKN) di Indonesia masih tertinggi dan penurunannya sangat lambat.
Pada Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa pada tahun 2000
disepakati bahwa terdapat 8 Tujuan Pembangunan Millenium MDGs (Millenium
Development Goals) dan sudah berakhir pada Tahun [Link] di Tahun 2018 akan
dilanjutkan dengan Sustainable Development Goals ( SDGs) hinggga Tahun 2030
Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dari 408/100 000 (SKDI dan SKRT 1990)
menjadi 102/100 000 pada tahun 2015 dan Angka Kematian Bayi (AKB) dari
68/1000 kelahiran hidup (SKDI dan SKRT) 1990) menjadi 23/1000 kelahiran hidup
pada tahun 2015.
Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan
pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan
Obstetri Neonatal EmergensiKomprehensif (PONEK) di Rumah Sakit. Penyebab
kematian pada masa Prenatal/Neonatal pada umumnya berkaitan dengan kesehatan
ibu selama kehamilan, kesehatan janin selama didalam kandungan dan proses
pertolongan persalinan yang bermasalah, oleh karena itu perlu adanya strategi untuk
menurunkan angka kematian/kesakitan maternal dan perinatal.
Rumah Sakit Umum Bali Royal menyusun Program Kerja PONEK sebagai
bentuk nyata komitmen serta partisipasi dari pihak manajemen RSU Bali Royal
dalam mensukseskan pelaksanaan PONEK RSU Bali Royal di Denpasar.
II. LATAR BELAKANG
Untuk meningkatkan kwalitas pelayanan dan kepuasan pelanggan maka
diperlukan tenaga yang professional dan fasilitas yang memadai serta komitmen
dari seluruh staf diunit kamar bersalin untuk selalu meningkatkan kwalitas pelayanan
dan melanjutkan program kerja yang belum dicapai pada tahun 2025. Dimana
Program tersebut sangat penting untuk dilaksanakan karena merupakan standar
minimal pelayanan di Rumah Sakit.
2
Berdasarkan hasil evaluasi program kerja Tahun 2025 masih ada program yang
belum dapat terlaksana 100%. Dengan data diatas untuk memaksimalkan program
yang belum dapat terlaksana akan dilanjutkan pada tahun 2026 sehingga untuk
menunjang kelancaran kegiatan tersebut di RSU Bali Royal memandang perlu adanya
program kerja PONEK yang akan menjadi kerangka acuan dalam melaksanakan
upaya- upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit
III. TUJUAN
A. Tujuan Umum
Meningkatkan pelayanan maternal dan perinatal yang bermutu dalam
upaya penurunan AKI dan AKB di RSU Bali Royal .
B. Tujuan Khusus
1. Terbentuknya tim PONEK di Rumah Sakit
2. Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI)
3. Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB)
4. Meningkatkan kesiapan RS dalam melaksanakan fungsi PONEK 24 jam
5. Monitoring dan evaluasi sesuai jadwal yang sudah ditentukan
3
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
A. Kegiatan Pokok Pelayanan Ponek
1. Peningkatan Kompetensi SDM
a. Penyusunan Tim PONEK
b. Pelatihan Standar Kompetensi dasar
c. Pelatihan standar kompetensi Unit
d. Pelatihan standar kompetensi personal
2. Program maintenance kepuasan pasien dan keluarga
a. Melaksanakan KIE kepada pasien dan keluarga terkait rawat gabung dan
IMD
b. Terlaksananya kegiatan RSSIB
c. Komunikasi efektif dengan pasien dan keluarga
3. Program maintenance kepuasan dokter DPJP
a. Kesiapan alat saat melakukan pemeriksaan kepada pasien
b. Kesiapan tim saat melakukan tindakan
c. Komunikasi efektif dengan DPJP
d. Ketepatan jadwal tindakan
4. Terlaksananya program peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien
a. Pelaksanaan 6 sasaran keselamatan pasien
b. Persiapan SC emergency < 30 menit
c. Penanganan dan tindakan yang tepat pada pasien Eklamsia
d. Penanganan dan tindakan yang tepat pada pasien Perdarahan
e. Tercapainya IMD pada bayi baru lahir
f. Impelentasi ERM di unit PONEK
g. Optimalisasi SIMRS
h. Penerapan SPO unit dalam pelaksanaan tugas
i. Audit Maternal Perinatal
5. Terlaksananya program kendali biaya
4
a. Optimalisasi obat dan alkes paket untuk pasien BPJS
b. Evaluasi alkes dan BHP untuk tindakan
c. Efektif dan efisien penggunaan alat tindakan di unit kerja PONEK
6. Terlaksananya program pembinaan kepada jejaring rujukan
a. Pelatihan atau kegiatan sharing pelayanan bersama faskes jejaring
rujukan di sekitar rumah sakit terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak
7. Terlaksananya Monitoring dan Evaluasi kegiatan
a. Pelaksanaan rapat rutin dan rapat koordinasi
b. Pelaporan Kegiatan Ponek Seseter dan Tahunan
B. Matrik Program Kerja
NO PROGRAM KEGIATAN TUJUAN SASARAN PIC WAKTU
Peningkatan Penyusunan Tim Untuk melakukan Ketenagaan HRD & 1 tahun
kompetensi PONEK evaluasi tenaga sudah sesuai Ka Unit
1 SDM terlatih dengan
standar dan
workload
Pelatihan standar Sebagai Seluruh staf HRD Tahunan
kompetensi dasar, penunjang dokter, bidan
unit, personal dan pelayanan di unit dan perawat
tambahan internal ruang PONEK
dan eksternal.
5
Program Melaksanakan KIE Agar pasien dan Pasien Seluruh Harian
maintenance kepada pasien dan keluarga dan bidan di
kepuasan keluarga terkait memahami keluarga VK
2 pasien dan rawat gabung dan tindakan yang
keluarga IMD dilakukan setelah
bayi lahir
Terlaksananya Untuk Pasien Seluruh Harian
kegiatan RSSIB memberikan rasa dan bidan di
nyaman pada keluarga VK
pasien saat proses
persalinan
Komunikasi efektif Agar semua Pasien Seluruh Harian
dengan pasien dan informasi yang dan bidan di
keluarga diberikan keluarga VK
seragam dan
pasien serta
keluarga
mengerti dengan
KIE yang
diberikan
Program Kesiapan alat saat Terciptanya Dokter DPJP Seluruh Harian
maintenance melakukan pelayanan yang bidan di
kepuasan pemeriksaan tepat, cepat dan VK
3 dokter DPJP kepada pasien efisien saat
pemeriksaan
pasien
Kesiapan tim saat Terciptanya Dokter DPJP Seluruh Harian
melakukan pelayanan yang bidan di
tindakan tepat, cepat dan VK
efisien saat
persiapan
tindakan pasien
Komunikasi efektif Agar tidak terjadi Dokter DPJP Seluruh Harian
dengan DPJP miss komunikasi bidan di
dalam VK
memberikan
pelayanan
terhadap pasien
Ketepatan jadwal Mencegah Dokter DPJP Seluruh Harian
tindakan terjadinya bidan di
keluhan pasien VK
6
Program Pelaksanaan 6 Mencegah Pasien Seluruh Harian
peninglatan sasaran terjadinya bidan di
mutu keselamatan pasien kesalahan VK
pelayanan terhadap
4
dan layanan yang
keselamatan diberikan
pasien kepada pasien
Persiapan SC Tidak Seluruh Ka Unit Harian
emergency adanya bidan & PJ
keterlambata VK Shift
n tindakan
SC
emergency
Penanganan dan Tidak ada Seluruh Ka Unit Harian
tindakan yang tepat kematian pada bidan & PJ
pada pasien pasien VK Shift
Eklamsia Eklamsia
Penanganan dan Tidak ada Seluruh Ka Unit Harian
tindakan yang tepat kematian bidan & PJ
pada pasien pada pasien VK Shift
Perdarahan Perdarahan
Tercapainya IMD Semua bayi baru Seluruh Ka Unit Harian
pada bayi baru lahir Spontan bidan & PJ
lahir dan SC VK Shift
dilakukan IMD
Impelentasi ERM di Mendukung Seluruh PJ Shift Harian
unit PONEK program staf di
digitalisasi unit
RS terkait
Optimalisasi Mendukung Seluruh PJ Shift Harian
SIMRS program staf di
digitalisasi unit
RS terkait
Penerapan SPO 1. Pelayanan Seluruh Ka Unit Harian
unit dalam yang staf unit & PJ
pelaksanaan tugas diberikan terkait Shift
sudah sesuai
dengan SPO
yang ada dan
melakukan
review SPO
7
Melakukan Audit Mengkaji, Komite Mutu, Tim Tahunan
Maternal dan menelusuri Doker DPJP AMP
Perinatal penyebab kematian Tim Pengkaji
ibu dan bayi agar
dapat memperbaiki
mutu pelayanan
kesehatan
Komuikasi efektif Agar tidak terjadi Seluruh staf Ka Unit Harian
dengan DPJP intra miss komunikasi unit terkait & PJ
dan antar unit dalam Shift
memberikan
pelayanan
terhadap pasien
Kegiatan Terciptanya Seluruh staf Ka Unit Bulanan
bongkaran rutin ruang kerja unit terkait & PJ
untuk terjaganya tindakan yang dan ISS Shift
kebersihan ruangan nyaman, bersih /
steril dan rapi
Program Optimalisasi obat Menekan Pasien Seluruh Harian
kendali dan alkes paket pemakaian biaya staf unit
5 biaya untuk pasien BPJS terkait
Evaluasi alkes dan Menekan Pasien Seluruh Harian
BHP untuk pemakaian biaya staf unit
tindakan terkait
Efektif dan efisien Menekan Pasien Seluruh Harian
penggunaan alat pemakaian biaya staf unit
tindakan di unit terkait
kerja PONEK
Program Pelatihan atau Supaya faskes Faskes Ketua Tahunan
pembinaan berbagi pengalaman jejaring rujukan jejaring PONEK
Jejaring dalam pelayanan ibu bisa melakukan rujukan ( dan
Rujukan dan anak bersama penanganan awal Puskesmas, Tim
faskes jejaring kegawatdaruratan klinik
6 rujukan di sekitar maternal dan swasta,
rumah sakit terkait neonatal serta klinik
kesehatan ibu dan pelayanan ibu dan bersalin, dan
anak anak sesuai praktek
standar faskes
lainnya
8
Peningkatan Supaya Nakes di Faskes Ketua Tahunan
kompetensi jejaring faskes jejaring jejaring PONEK
rujukan lebih kompeten rujukan ( dan
dalam Puskesmas, Tim
memberikan klinik
pelayanan swasta,
kesehatan ibu dan klinik
anak bersalin, dan
praktek
faskes
lainnya
7 Monitoring Adanya monitoring Memastikan Seluruh Unit Tim Bulanan
dan Evaluasi dan evaluasi program sesuai cakupan PONEK
dengan rencana, pelayanan
mengidentifikasi PONEK
kendala, menilai
efektivitas dan
efisiensi untuk
perbaikan
berkelanjutan
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
A. Peningkatan Kompetensi SDM
1. Penyusunan Tim PONEK
Pelayanan PONEK dipimpin oleh dokter dan staf yang terdiri dari tenaga medis,
tenaga keperawatan, yang berkualitas untuk menjamin dilaksanakannya pelayanan
yang telah ditentukan, yang dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. Ada dokter jaga yang terlatih di IGD untuk mengatasi kasus emergency
baik secara umum maupun emergency Obstetrik dan Neonatal yang diatur
sesuai Shift tugas jaga,saat ini dokter umum belum semua yang terlatih
PONEK, perlu dibuatkan rencana pelatihan PONEK untuk semua dokter di
IGD, sehingga semua dokter jaga di IGD tahu penatalaksanaan PONEK sesuai
standar.
b. Untuk Bidan dan perawat telah mengikuti pelatihan tim PONEK internal
meliputi Resusitasi Neonatus, kegawatdaruratan obstetrik dan neonatus sudah
sesuai standard dan untuk tenaga baru akan direncanakan kedepan.
c. Memiliki petugas yang siap melakukan operasi atau melaksanakan tugas
9
sewaktu atau oncall, sudah sesuai standar.
d. Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK, antara lain
dokter kebidanan, dokter anak, dokter/petugas anastesi, dokter penyakit
dalam, dokter spesialis lain serta dokter umum, bidan dan perawat.
e. Tersediamya pelayanan darah yang siap 24 jam ( mengadakan MOU dengan
PMI) sesuai kebutuhan PONEK RS. Tersedia petugas pelayanan penunjang
lain yang berperan dalam PONEK seperti laboratorium dan Radiologi selama
24 jam, Recovery room 24 jam, obat dan alat penunjang yang selalu siap
24 jam
f. Pengaturan jadwal jaga dinas perawat/bidan dibuat dan
dipertanggungjawabkan oleh Ka Unit dan disetujui oleh manajer
keperawatan dan manajer pelayanan medis.
g. Jadwal dinas dibuat untuk jangka waktu satu bulan dan direalisasikan
ke petugas pelaksana, setiap tugas jaga shiff ada seorang penanggungjawab
shiff dengan syarat minimal pendidikan DIII Keperawatan/kebidanan.
h. Jadwal dinas (hari kerja perbulan) dan jumlah libur dibuat sesuai dengan
jumlah yang ditetapkan oleh HRD dan kondisi diunit masing-masing.
i. Jika jumlah jaga tidak sesuai dengan seharusnya karena ada tenaga yang
cuti/sakit maka tenaga akan dimobilisasi oleh MOD dari unit lain atau
mendatangkan (oncall) petugas yang sedang libur dan akan diberikan
pengganti libur dijadwal berikutnya.
j. Apabila ada tenaga yang tidak bisa jaga karena sesuatu dan berhalangan
sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,maka petugas harus memberitahu
kepala ruangan sebelumnya dan bisa dicarikan pengganti agar pelayanan dapat
berjalan sesuai dengan tugas yang ada.
k. Untuk pengambilan cuti harus direncanakan minimal 2 minggu sebelum
jadwal dibuat dan sudah mendapat persetujuan ka unit.
10
2. Pelatihan Standar Kompetensi Dasar, Unit, dan personal
a. Budaya Organisasi
b. Komunikasi Efektif
c. Patien Safety
d. K3RS
e. PMKP
f. Pelatihan PONEK
g. Pelatihan Resusitasi Bayi
h. Pelatihan APN
i. Pelatihan BTCLS / ATCLS
j. Pelatihan KB
k. Pelatihan Midwifery Update
l. Pelatihan Konselor Laktasi
m. Pelatihan Senam hamil
n. Pelatihan Baby Spa
B. Program maintenance kepuasan pasien dan keluarga
a. Melaksanakan KIE kepada pasien dan keluarga terkait kondisi pasien
saat datang dan setelah dilakukan tindakan awal
b. Melaksanakan KIE kepada pasien dan keluarga mengenai setiap
tindakan yang akan dilakukan.
c. Melaksanakan program RSS IB
d. Melakukan pendampingan selama proses persalinan
e. Penerapan budaya Perusahaan dalam melayani Customer
C. Program Maintenance Kepuasan Dokter DPJP
a. Menyiapkan dan memastikan alat-alat dan obat-obatan sudah lengkap
dan siap pakai
b. Memastikan tim sudah lengkap dan siap sebelum tindakan
c. Melakukan koordinasi dengan DPJP serta unit terkait mengenai jadwal
tindakan dan jika ada perubahan jadwal tindakan kemudian
menginrrmasikan kepada pasien dan keluarga.
d. Memastikan pasien dan tim sudah siap sebelum tindakan sehingga
tindakan dapat berjalan tepat waktu
11
D. Program Peningkatan Mutu Layanan Dan Keselamatan Pasien
a. Pelaksanaan 6 sasaran keselamatan pasien
b. Tidak ada keterlambatan persiapan tindakan SC emergency (<30 menit)
c. Penanganan dan tindakan yang tepat pada pasien Eklamsia
d. Penanganan dan tindakan yang tepat pada pasien perdarahan
e. Pelaksanaan IMD, rawat gabung dan Asi Eksklusif pada bayi baru lahir
dan PMK pada BBLR
f. Kelengkapan pengisian rekam medis
g. Implementasi ERM di kamar bersalin
h. Optimalisasi SIMRS
i. Penerapan SPO unit dalam pelaksaan tugas
j. Kegiatan general cleaning rutin untuk terjaganya kebersihan ruangan
k. Melaksanakan KIE Pre dan pasca tindakan oleh DPJP
l. Komunikasi efektif dengan DPJP, Intra dan antar unit.
m. Melakukan Audit Maternal Perinatal
E. Terlaksananya program kendali biaya
a. Optimalisasi obat dan alkes paket untuk BPJS
b. Evaluasi alkes dan BHP untuk tindakan
c. Efektif dan efisien penggunaan alat tindakan di kamar bersalin
F. Terlaksananya program pembinaan kepada jejaring rujukan
1. Melakukan pembinaan kepada jejaring rujukan seperti Puskesmas, Klinik bersalin
dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Pembinaan dapat berupa pelatihan,
berbagi pengalaman dalam pelayanan ibu dan anak ( posyandu, kelas hamil dan
lainnya ) serta peningkatan kompetensi jejaring rujukan.
2. Melakukan Evaluasi terkait kegiatan yang telah dilakukan
G. Terlaksananya Monitoring dan Evaluasi kegiatan
c. Pelaksanaan rapat rutin dan rapat koordinasi
d. Pelaporan Kegiatan Ponek Seseter dan Tahunan
12
VI. SASARAN
1. Mengikuti pelatihan 100 %
2. Pelaksanaan IMD, rawat gabung, ASI Ekslusif 100%
3. Meningkatkan pelaksanaan PMK 100%
4. Tidak ada angka keterlambatan seksio Cito ( ≤ 30 menit ) 100%
5. Tidak adanya AKI dan AKB 100 %
6. Mengikuti Audit Maternal dan Neonatal (AMP) di RS 100%
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Tahun 2026
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Peningkatan kompetensi
1 perawat dan bidan melalui
pelatihan internal dan
eksternal
Program maintenance
2
kepuasan pasien
Program maintenance
3
kepuasa Dokter DPJP
Peningkatan mutu layanan
4
dan keselamatan pasien
5 Program kendali biaya
6 Program pembinaan jejaring
7 MONEV
13
VIII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
A. Pencatatan Pelaksanaan Kegiatan PONEK
Dalam melaksanakan kegiatan PONEK menggunakan pencatatan sebagai berikut :
1. Register Obstertri
2. Register Gynecology
3. Register Rawat Jalan
4. Register Bayi
5. Laporan Bulanan
6. SIMRS/ERM
7. Sistem aplikasi
8. Form/Transfer Rujukan
B. Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan PONEK
Dalam melaksanakan kegiatan PONEK pelaporan sebagai berikut :
1. Laporan PONEK
2. System aplikasi MPDN, SIMATNEO, Link KIA, Sigizikesga,
3. Laporan Kegiatan Jejaring
IX. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Evaluasi kegiatan dilakukan setiap triwulan, semester dan tahunan berupa
Laporan
2. Pelaksanaan rapat rutin setiap enam bulan untuk membahas kendala yang ada
untuk perbaikan berkelanjutan
Mengetahui Denpasar, 07 Januari 2026
Manager Keperawatan Ka Unit Kamar Bersalin
([Link] Asmarani,[Link]) ( [Link] Ayu Dhian Permana Dewi, [Link] )
Disetujui Oleh :
Direktur
( dr. Dwi Ariawan, MARS )
14
15