POLITEKNIK STTT BANDUNG
Versi : 1.0
PROGRAM DIPLOMA IV Tahun : 2020
PROGRAM STUDI TEKNIK TEKSTIL
Modul Praktikum
Pengantar Teknologi Informasi & Pemrograman
MODUL 3
DASAR PEMROGRAMAN PYTHON
Objektif:
1. Mahasiswa dapat mengenal Bahasa Pemrograman Python.
2. Mahasiswa dapat mengetahui penggunaan IDLE Python.
3. Mahasiswa dapat memahami struktur program python.
4. Mahasiswa mampu membuat program python sederhana.
5. Mahasiswa mampu mengatur tampilan pada shell.
3.1 Pemrograman Komputer
Pemrograman komputer pada dasarnya adalah proses merancang dan membuat urutan instruksi
untuk menyelesaikan suatu masalah yang diimplementasikan ke dalam komputer. Karena yang
menjalankan instruksi itu adalah komputer maka instruksi harus dinyatakan dalam bahasa yang
“dimengerti” oleh komputer, yaitu bahasa mesin (assembly language) atau dikenal juga dengan bahasa
pemrograman tingkat rendah. Bahasa mesin ini menggunakan simbol 0 (off) dan 1 (on) dalam
mendefinisikan instruksinya.
Menerjemahkan instruksi ke dalam simbol 0 dan 1 merupakan pekerjaan yang rumit. Itu sebabnya
manusia kemudian merancang sistem pemberian instruksi dengan cara yang lebih mudah
digunakan, yang dikenal dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Sekurangnya ada dua
keutungan pemberian instruksi dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi ini, antara lain:
1. Lebih mudah dalam pemberian instruksi karena bahasa ini relatif dekat dengan bahasa manusia.
2. Sebagai alat penerjemah instruksi manusia ke dalam bahasa mesin.
Ada dua tipe bahasa pemrograman penerjemah ini, yaitu:
1. Interpreter, merupakan mesin penerjemah yang bekerja dengan menerjemahkan dan
mengeksekusi perintahnya satu demi satu. Contoh: Python, Basic.
2. Compiler, merupakan mesin penerjemah yang semua perintahnya diterjemahkan dulu sebelum
dieksekusi. Contoh: Pascal, C++, Java.
3.2 Pengenalan Python
Python dikembangkan pada akhir 1980-an di National Research Institute oleh Guido van Rossum
sebagai penerus bahasa ABC. Sejak diperkenalkan, python telah berkembang dan populer berkat
sintaks yang jelas dan ekspresif untuk memastikan bahwa kode-kode tersebut dapat dibaca. Python
adalah bahasa tingkat tinggi yang berarti kode python ditulis dalam bahasa Inggris yang dapat
dikenali, sehingga perintah-perintahnya dapat dengan mudah dipelajari. Selain itu, python bisa
dijalankan diberbagai sistem operasi atau disebut cross platform. Saat ini skrip python dapat
dijalankan pada sistem operasi berbasis Windows, Linux/Unix, Mac OS X, OS/2, dan Amiga.
Beberapa fitur yang dimiliki Python antara lain:
Memiliki kepustakaan yang luas; dalam distribusi Python telah disediakan modul-modul siap
pakai untuk berbagai keperluan.
Memiliki tata bahasa yang jernih dan mudah dipelajari.
Memiliki aturan layout source code yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali dan
penulisan source code berorientasi obyek.
Memiliki sistem pengelolaan memori otomatis modular (garbage collection, seperti java), mudah
dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru; modul-modul tersebut dapat dibangun
dengan bahasa Python maupun C/C++.
Memiliki fasilitas pengumpulan sampah otomatis, seperti halnya pada bahasa pemrograman Java,
python memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memory komputer sehingga para programmer
tidak perlu melakukan pengaturan memory komputer secara langsung.
Beberapa kelebihan bahasa Python antara lain:
Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (linking) sehingga meningkatkan kecepatan
perubahan pada masa pembuatan aplikasi.
Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksibel.
Manajemen memori secara otomatis.
Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan aplikasi; menggunakan tipe objek
yang telah ada.
Pemrograman berorientasi objek.
Pelekatan dan perluasan dalam Bahasa C.
Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara
modular.
Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil.
Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa
menghentikannya.
Model objek universal kelas satu.
Konstruksi pada saat aplikasi berjalan.
Interaktif, dinamis dan alamiah.
Akses hingga informasi interpreter.
Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports.
Kompilasi untuk portable kode berukuran byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan
melindungi source code.
Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat bantu sistem, GUI, persistence,
database, dll.
Beberapa kekurangan bahasa Python antara lain:
Beberapa penugasan berada diluar jangkauan python. Seperti bahasa pemrograman dinamis
lainnya, python tidak secepat atau efisien jika digunakan sebagai statis, tidak seperti bahasa
pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik
untuk pengantar komponen critical performance.
Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa
komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk
mereka.
Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara
menyeluruh.
Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk re-use, bersama dengan perangkat
bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.
3.2.1 IDLE Python
Untuk membuat program python, kita dapat menggunakan IDLE Python maupun teks editor
lainnya. Pada modul ini akan digunakan dan dibahas penggunaan python dengan menggunakan
IDLE Python. Kelebihan dari IDLE adalah kita dapat langsung menjalankan program yang sudah
dibuat pada IDLE Python tanpa menggunakan perangkat lain.
Untuk mulai membuat program sederhana dengan menggunakan IDLE Python. Berikut ini
Langkah-langkahnya:
1. Buka IDLE Python
2. Kita dapat mulai berlatih membuat baris instruksi python dengan menggunakan IDLE Python
Shell (selanjutnya kita sebut shell) atau kita dapat membuat file python tersendiri dengan
memanfaatkan IDLE ini.
3. Jika kita langsung menggunakan shell, artinya baris perintah akan langsung dieksekusi satu
persatu. Misal kita akan membuat variable “a” yang diisi dengan nilai 8, maka kita akan
membuat variable “a” pada shell kemudian tekan tombol enter untuk mengeksekusinya.
Selanjutnya untuk mencetak nilai “a” kita gunakan perintah print.
4. Jika kita ingin membuat program sendiri dengan ekstensi *.py kita dapat melakukanya dengan
cara memilih File New File
5. Tulis baris kode program seperti di bawah ini:
a = 8
print(a)
6. Simpan kode program tersebut pada lokasi yang kita kehendaki dengan cara memilih menu File
Save atau langsung menekan tombol Ctrl+S pada keyboard. Silahkan beri nama file
“[Link]”
7. Jalankan program dengan memilih Run Run Module atau tekan tombol F5 pada keyboard.
3.2.2 Struktur Pemrograman Python
Biasanya isi program ditulis dalam bentuk fungsi-fungsi dan pemanggilan fungsi. Fungsi utama
pada Bahasa pemrograman python biasa disebut dengan main(). Fungsi main() ini berisi kode-kode
program yang biasanya akan dieksekusi paling pertama kali saat program dijalankan. Secara umum
penulisan program dalam Bahasa python terdiri dari beberapa bagian, antara lain:
#import modul-modul
import turtle
#definisi fungsi
def main() :
#program utama
if __nama__ == “__main__”:
main()
3.2.3 Pengaturan Tampilan
Pengaturan tampilan yang paling sederhana dan paling sering digunakan pada Bahasa python
untuk diterapkan pada tampilan shell antara lain:
1. print(“”)
Perintah ini digunakan untuk mencetak baris baru saja.
2. print(argumen atau variabel, end=” “)
Perintah ini digunakan untuk mencetak argumen berupa string maupun variabel namun tidak
akan mencetak baris baru karena terdapat parameter end=” “.
3. print(argumen atau variabel, “\n”)
Perintah ini digunakan untuk mencetak argumen berupa string maupun variabel yang disertai
baris baru dengan parameter “\n”. Ketika baris perintah ini dieksekusi, maka akan dicetak dua
kali baris baru dimana yang pertama dari perintah print itu sendiri dan yang kedua dari
parameter “\n”.
4. print(“\n”)
Perintah ini digunakan untuk mencetak dua kali baris baru, yaitu dari perintah print dan dari
parameter “\n”.
5. print(argumen atau variabel, “\t”)
Perintah ini digunakan untuk mencetak argumen berupa string maupun variabel yang disertai
dengan tab ke kanan sebanyak satu kali yang didapat dari parameter “\t”
Untuk lebih memahami penggunaan perintah-perintah di atas, silahkan tulis kode program di
bawah ini lalu simpan dengan nama “[Link]”:
print(“Hai guys!!!”, end=” “)
print(“apa kabar?”)
print(“”)
a=”Selamat pagi”
print(a, “\n”)
b=”Selamat belajar”
print(b)
print(“\n”)
c=”Pemrograman Python”
print(c, “\n”)
x=”No.”
y=”Nama”
z=”NPM”
print(x, ”\t”, y, “\t\t”, z)
print(“---\t”, “---\t\t”, “---“)
print(“1\t”, “Budi\t\t”, “12345”)
print(“2\t”, “Caca\t\t”, “12346”)