0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan6 halaman

Unity

Unity adalah ekosistem pengembangan yang memungkinkan pembuatan aplikasi 2D, 3D, VR, dan AR dengan bahasa pemrograman C#. Sejak dirilis pada 2005, Unity telah menjadi standar dalam industri game, edukasi, dan AR/VR, dengan kelebihan multiplatform dan komunitas besar, meskipun memiliki kekurangan seperti ukuran file yang besar. Proses pengembangan aplikasi menggunakan Unity mengikuti tahapan SDLC yang mencakup perencanaan, analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.

Diunggah oleh

kakangtedduh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan6 halaman

Unity

Unity adalah ekosistem pengembangan yang memungkinkan pembuatan aplikasi 2D, 3D, VR, dan AR dengan bahasa pemrograman C#. Sejak dirilis pada 2005, Unity telah menjadi standar dalam industri game, edukasi, dan AR/VR, dengan kelebihan multiplatform dan komunitas besar, meskipun memiliki kekurangan seperti ukuran file yang besar. Proses pengembangan aplikasi menggunakan Unity mengikuti tahapan SDLC yang mencakup perencanaan, analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.

Diunggah oleh

kakangtedduh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

[Link] Unity dan Fungsi dari Unity


Pengertian unity:
Unity merupakan sebuah Ekosistem Pengembangan yang menyediakan alat untuk pembuatan sebuah
aplikasi/sistem berbasis 2d, 3d, VR dan Ar. Unity menggunakan bahasa pemrograman C# sebagai basis utama
untuk mengatur logika pada aplikasi/sistem.(Sc:Unity Documentation)

Fungsi unity:(Sc:Unity Documentation)


● Berfungsi sebagai platform untuk pengembangan aplikasi/sistem
● Berfungsi juga sebagai engine grafis berbasis 2D/3D
● Membantu dalam pembuatan aplikasi/sistem

[Link] pengembanagan unity


Unity dimulai dari sebuah kegagalan pembuatan game bernama Gooball, yang dimana pengembang
gooball saat itu melihat potensi pada engine gae yang mereka gunakan untuk mengembangkan gooball, dengan
begitu mereka memutuskan mengembangkan engine dari game gagal mereka hingga pada tahun 2005 mereka
merilis unity khusus untuk mac yang secara global yang kemudian menjadi booming pada tahun 2008-2010 di
pasar global.(Wikipedia)

3. Versi Unity (Personal, Pro, LTS)(Sc:Unity Documentation)


● Unity Personal: Versi gratis untuk pemula dan hobi (pendapatan di bawah $100rb/tahun). Memiliki
semua fitur inti tapi ada splash screen logo Unity.
● Unity Pro: Versi berbayar untuk profesional dan studio besar. Tidak ada logo Unity di awal game dan
mendapat dukungan teknis prioritas.
● Unity LTS (Long Term Support): Versi paling stabil yang didukung perbaikan bug selama 2 tahun.
Sangat disarankan untuk proyek yang siap rilis agar tidak terjadi error akibat pembaruan fitur.\

4. Kelebihan dan kekurangan Unity(Sc:Unity Documentation)


Kelebihan

● Multiplatform: Satu proyek bisa dirilis ke Android, iOS, PC, hingga Konsol.
● Ramah Pemula: Antarmuka intuitif dan menggunakan bahasa C# yang populer.
● Asset Store: Ribuan model dan skrip siap pakai untuk mempercepat pembuatan game.
● Komunitas Besar: Tutorial dan solusi masalah teknis sangat mudah ditemukan.

Kekurangan

● Ukuran File: Hasil instalasi (build) cenderung besar, bahkan untuk game sederhana.
● Performa: Memerlukan optimasi ekstra agar tidak boros baterai pada perangkat mobile.
● Visual Standar: Butuh usaha lebih untuk mencapai grafis ultra-realistis dibanding Unreal Engine.
● Logo Unity: Wajib muncul di awal game jika menggunakan versi gratis (Personal).
5. Peran unity di berbagai industri digital

● industri game: Sebagai standar utama pengembang Indie dan Mobile


● industri edukasi: Digunakan sebagai alat bantu interaktif untuk membuat pembelajaran lebih menarik
● industri AR/VR: Unity digunakan sebagai pembantu dalam pengembangan game/aplikasi yang
menggunakan AR/VR.(Sc:Universitas lampung)
● simulasi: Digunakan sebagai alat bantu untuk mensimulasikan alat alat
● aplikasi: Unity berperan sebagai pembuat grafis pada aplikasi.(Sc:Unity Documentation)

B.
[Link] game engine unity
Unity Engine merupakan game engine (mesin permainan) lintas platform terkemuka yang
dikembangkan oleh Unity Technologies, dirilis pertama kali pada 2005. Platform ini memungkinkan
pengembang membuat game 2D, 3D, serta simulasi interaktif (AR/VR) untuk berbagai perangkat, termasuk
mobile, PC, dan konsol. Unity sangat populer di kalangan developer indie maupun profesional karena
kemudahan penggunaan, fitur canggih, dan penggunaan bahasa pemrograman C# (Sc:Wikipedia Unity (mesin game)

[Link] utama unity


● Scene: adalah wadah untuk menampung environment dan menu dari game atau aplikasi yang dibuat.
(Sc:Unity documentation)
● Gameobject: adalah blok pembangunan utama di unity.(Sc:Unity Doc)
● Component: adalah modul atau bagian yang menambahkan perilaku atau fungsi pada GameObject.
(Sc:Unity Doc)
● Prefab: adalah template / blueprint dari GameObject beserta semua komponennya dan pengaturannya.
(Sc:Unity Doc)
● Sistem koordinat: X->kiri-kanan, y->atas-bawah dan z->depan-belakang.(Sc:Unity Doc)
● Transform: digunakan untuk merubah posisi, rotasi dan skala dari sebuah objek pada scene. (Sc:Unity Doc)

[Link] antara 2d dan 3d di unity


lingkungan 2D dan 3D di Unity melayani dimensi gameplay yang berbeda. Lingkungan 2D berfokus
pada gameplay datar dua dimensi, sedangkan lingkungan 3D menawarkan kedalaman, memungkinkan
eksplorasi dalam tiga dimensi.(Sc:[Link])

[Link] dan Interface di Unity

[Link] hub
Unity Hub adalah aplikasi manajemen pusat mandiri yang dirancang untuk menyederhanakan alur
kerja pengembang game dengan mengelola berbagai versi Unity Editor, proyek, lisensi, dan komponen
tambahan dalam satu antarmuka yang terorganisir.(Sc:[Link])

[Link] utama
● Scene view->Merupakan level editor pada project unity
● Game view->Merupakan ketika project unity dijalankan

● Hierarchy->Merupakan susunan object pada editor level

● Inspector->Merupakan popup yang memperlihatkan elemen elemen dan properti pada object yang ada
di level editor
● Project window->adalah panel utama untuk mengatur, mencari, dan mengelola seluruh aset proyek
(model 3D, gambar, skrip, audio) yang terletak di bagian bawah layar.(Sc:Dicoding)
○ Asset store->adalah panel yang berisi asset original/buatan orang lain di unity
○ Build settings->merupakan pengaturan dari project unity
○ Player settings->adalah pengaturan untuk pengguna dari sebuah aplikasi unity

[Link] dasar unity(C#)

[Link] pemrograman C#
C#(C Sharp) merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP) utama yang dikembangkan
Microsoft, digunakan untuk membuat skrip logika game, interaksi objek, dan perilaku AI (Artificial
Intelligence) di dalam engine Unity.(Sc:Web kampus upi)

[Link] dasar script di unity


Struktur dasar script C# di Unity terdiri dari namespace UnityEngine, deklarasi class yang mewarisi
MonoBehaviour, serta metode utama Start() untuk inisialisasi dan Update() untuk logika per frame. Script ini
mengatur komponen objek, variabel, dan interaksi, lalu dipasang ke GameObject Melalui Inspector. (Sc:[Link])

[Link] Syntax(Sc:Web Kampus Upi)


Start()

● Dipanggil satu kali saat GameObject aktif

● Digunakan untuk inisialisasi awal (variabel, komponen, setup game)

Update()
● Dipanggil setiap frame

● Digunakan untuk input, pergerakan, dan logika real-time

● Biasanya memakai [Link]

Variabel & Tipe Data

● Menyimpan data game

● Contoh:
int (skor), float (kecepatan), bool (status), Vector3 (posisi)

Fungsi / Method

● Blok kode untuk menjalankan tugas tertentu

● Bisa dipanggil dari Update(), Button, atau event lain

Event & Input

● Keyboard → kontrol PC ([Link])

● Touch → kontrol mobile ([Link])

● Button UI → event klik melalui OnClick()

E. Sistem Pendukung dalam Unity(Sc:Unity Documentation dan unity 3d documentation)

● UI System (Canvas, Button, Text, Image)


Digunakan untuk membuat antarmuka pengguna seperti menu, HUD, dan tombol interaksi. Semua
elemen UI berada di dalam Canvas dan bekerja dengan sistem event.
● Audio (Audio Source, Audio Listener)
Audio Source berfungsi memutar suara (musik, efek), sedangkan Audio Listener menangkap suara
(biasanya terpasang pada Kamera).
● Animation & Animator
Digunakan untuk mengatur animasi objek atau karakter. Animator mengontrol transisi animasi
berdasarkan parameter dan state.
● Scene Management
Berfungsi untuk berpindah dan mengelola Scene (menu, level, game over) menggunakan
SceneManager.
● Player Preferences (PlayerPrefs)
Digunakan untuk menyimpan data sederhana seperti skor, volume, atau pengaturan game secara lokal.

F. Format file yang didukung oleh unity


[Link]
● Mp3->digunakan untuk music atau background music
● Waw->digunakan untuk sound effect pada project

[Link]
● Png->digunakan untuk ui atau sprite pada project
● Jpg->digunakan sebagai format gambar ui atau sprite dengan berat yang lebih ringan
[Link]
● Mp4->biasanya digunakan sebagai latar video atau sebuah cutscene pada project
[Link]
● Apk->adalah format build aplikasi untuk android atau ios
● Exe->merupakan format build project yang diigunakan untuk mengebangakn aplikasi/software untuk
windows/ pc
● Webgl->adalah format dari build software yang digunakan pada web seperti chrome atau edge

G. SDLC dalam Pembuatan Aplikasi Menggunakan Unity(Sc:Unity Documentation dan unity 3d documentation)
1. Planning – Menentukan tujuan aplikasi, target pengguna, fitur utama, serta membuat konsep dan
storyboard.
2. Analysis – Menganalisis kebutuhan sistem, perangkat keras & lunak, serta membuat flowchart aplikasi.
3. Design – Merancang UI/UX, navigasi, struktur scene, dan penyimpanan data sederhana.
4. Implementation – Membuat project dan scene, menambahkan asset, membuat script, serta
menghubungkan UI dengan script.
5. Testing – Menguji fungsi tombol, perpindahan scene, mengecek error, dan mencoba aplikasi di
perangkat.
6. Deployment – Melakukan build aplikasi (APK/exe/WebGL), instalasi, dan presentasi hasil.
7. Maintenance – Memperbaiki bug, memperbarui fitur, dan mengoptimalkan performa aplikasi.
H. Pengujian Aplikasi (Testing)(Sc:[Link] dan di translate dari bahasa inggris ke bahasa indonesia)

● Black Box Testing


Menguji fungsi aplikasi tanpa melihat kode program, seperti tombol, menu, dan hasil output.
● White Box Testing
Menguji logika dan struktur kode program untuk memastikan script berjalan sesuai alur.
● User Testing
Aplikasi dicoba oleh teman atau pengguna lain untuk mendapatkan masukan.
● Perbaikan Error
Error yang ditemukan selama pengujian diperbaiki berdasarkan hasil testing.

I. Permasalahan Umum di Unity(Sc:Unity Documentation dan unity 3d documentation)

● Null Reference Exception


Terjadi ketika script mencoba mengakses objek atau komponen yang belum diisi atau bernilai null,
misalnya lupa menghubungkan GameObject di Inspector.
● Build Gagal
Biasanya disebabkan oleh error pada script, pengaturan build yang salah, atau modul platform
(Android/Windows/WebGL) belum terpasang.
● Error Input System
Muncul karena konflik antara Input System lama (Input Manager) dan Input System baru, atau
pengaturan input belum disesuaikan.
● Asset Tidak Terbaca
Terjadi jika format asset tidak didukung, file rusak, atau pengaturan import asset salah.
● Script Tidak Terhubung
Disebabkan oleh nama class tidak sama dengan nama file, script error, atau script belum di-attach ke
GameObject.

J. Etika dan Manajemen Project(Sc:[Link])

● Penamaan File dan Folder yang Rapi


Menggunakan nama file dan folder yang jelas, konsisten, dan mudah dipahami (misalnya: Scripts,
Scenes, Assets, Audio) agar project mudah dikelola.
● Manajemen Asset
Mengelompokkan asset sesuai jenisnya (gambar, audio, model 3D, animasi) untuk memudahkan
pencarian dan mencegah error saat import.
● Backup Project
Melakukan backup secara berkala menggunakan penyimpanan eksternal atau version control agar
project aman jika terjadi kerusakan atau kehilangan data.
● Dokumentasi Project
Mencatat fitur, struktur scene, dan fungsi script untuk memudahkan pemahaman dan pengembangan
lanjutan.
● Kerja Tim dalam Pengembangan Aplikasi
Membagi tugas secara jelas (UI, coding, asset), menjaga komunikasi, dan menggunakan kontrol versi
agar kerja tim lebih efektif dan terorganisir.

Anda mungkin juga menyukai