0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan14 halaman

10

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh karakteristik individu, komitmen organisasi, dan dukungan organisasi terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gianyar. Hasil menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan dukungan organisasi sebagai faktor yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 40 pegawai ASN dan analisis regresi linier berganda.

Diunggah oleh

Dika Muhamad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan14 halaman

10

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh karakteristik individu, komitmen organisasi, dan dukungan organisasi terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gianyar. Hasil menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan dukungan organisasi sebagai faktor yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 40 pegawai ASN dan analisis regresi linier berganda.

Diunggah oleh

Dika Muhamad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, KOMITMEN ORGANISASI,


DAN DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI
PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER
DAYA MANUSIA KABUPATEN GIANYAR

Ni Kadek Sinta Jayanti1, I Nengah Suardhika2, Ni Putu Cempaka Dharmadewi Atmaja3


Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
Email: jayantisinta6@[Link]

ABSTRACT

This research aims to determine the effect of individual characteristics,


organizational commitment, and organizational support partially and simultaneously on
employee performance at Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya
Manusia, Kabupaten Gianyar. The population and sample in this research were ASN
employees at the Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia,
Kabupaten Gianyar, totaling 40 people. Where the sample selection method used in this
research is the census method. Data collection was carried out through interviews and
questionnaires with the analysis technique used was Multiple Linear Regression Analysis.
The results of the research show that partially and simultaneously individual
characteristics, organizational commitment, and organizational support have a positive
and significant effect on employee performance at the Gianyar Regency Personnel and
Human Resources Development Agency. Where from the tests carried out it can be seen
that the organizational support variable has a more dominant influence than
organizational commitment and organizational support.

Keywords: Employee Performance, Individual Characteristics, Organizational


Commitment, Organizational Support

PENDAHULUAN kinerja yang baik pula, dimana


Latar Belakang Masalah kinerja yang tinggi dapat
Sumber daya manusia memberikan dampak yang
merupakan faktor utama dalam positif bagi instansi sehingga
organisasi yang digunakan untuk mampu menjadi faktor
mencapai tujuan organisasi. pendorong yang berguna untuk
Sesuai dengan tuntutan nasional membantu mencapai tujuannya
dan tantangan global, untuk (Rahman, 2020).
mewujudkan pemerintahan yang Badan Kepegawaian dan
baik diperlukan sumber daya Pengembangan Sumber Daya
manusia aparatur yang memiliki Manusia (BKPSDM)
kompetensi jabatan dalam Kabupaten Gianyar merupakan
penyelenggaran negara dan instansi pemerintahan daerah
pembangunan (Hudayah, 2022). yang memiliki tugas untuk
Oleh sebab itu, suatu instansi memanajemen kepegawaian di
harus dapat meningkatkan Pemerintah Kabupaten Gianyar.
kualitas sumber daya Berdasarkan hasil wawancara
manusianya sehingga memiliki dengan Kasubag Umum dan
kinerja yang baik yang Kepegawaian Bapak I Nyoman
mendukung aktivitas instansi Sarwa Edi, dari hasil penilaian
secara profesional. Sumber daya kinerja, terlihat bahwa kinerja
yang baik akan menghasilkan pegawai belum optimal

333 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

berdasarkan data capaian terkait dengan komitmen


realisasi anggaran tahun 2022, organisasi yang masih belum
diketahui bahwa kinerja pegawai berjalan sesuai harapan. Masih
belum mencapai target realisasi. ada beberapa pegawai yang tidak
Melalui hasil wawancara melaksanakan atau melakukan
diketahui bahwa, hal ini terjadi pekerjaannya secara optimal dan
karena masih ada beberapa tepat waktu dengan alasan
pegawai yang tidak tertib atau kurang fokus akibat usia dan
taat dengan waktu, dimana kemampuannya untuk
setelah jam istirahat beberapa mengadaptasi beberapa hal
pegawai terlambat kembali ke terkait dengan penggunaan
kantor sehingga beberapa teknologi. Selain itu, kurangnya
pekerjaan tertunda atau tidak keterkaitan secara emosional
terselesaikan sesuai jadwal. terhadap organisasi
Salah satu faktor yang mengakibakan pegawai tersebut
dapat mempengaruhi kinerja tidak maksimal dalam
pegawai adalah karakteristik menyelesaikan suatu pekerjaan
individu. Berdasarkan hasil yang belum bisa dikerjakan
wawancara perbedaan jenis sehingga terkadang pekerjaan
kelamin, usia, tingkat tersebut harus diperbantukan
pendidikan, dan masa kerja kepada pegawai lainnya. Faktor
mempengaruhi karakteristik selanjutnya yang dapat
individu pegawai dalam mempengaruhi kinerja pegawai
melakukan suatu pekerjaan. adalah dukungan organisasi.
Terkait hal tersebut masih ada Berdasarkan hasil wawancara,
beberapa pegawai yang dukungan organisasi yang
mengalami kendala dalam diberikan oleh intansi kepada
melaksanakan pekerjaannya. pegawai sudah sesuai dengan
Hasil wawancara menyatakan SOP yang berlaku. Namun
bahwa paling banyak masa kerja dalam hal ini instansi kurang
pegawai dibawah 15 tahun tetapi memperhatikan apa yang
mereka sudah menguasai bidang diharapkan pegawai berkaitan
pekerjaan mereka. Namun, dengan hasil pekerjaan atau
seiring dengan perkembangan prestasi pegawai yang belum
teknologi yang begitu pesat, dinilai secara optimal, dimana
pegawai dituntut untuk bisa prestasi kerja yang didapatkan
mengoperasikan teknologi salah pegawai tidak diarsipkan atau
satunya adalah teknologi dicatat secara khusus setiap
komputer. Karena paling banyak tahunnya. Padahal pegawai
usia pegawai rata-rata 40 tahun sebagai sumber daya manusia
keatas pegawai cenderung sulit juga membutuhkan dukungan
untuk menguasai teknologi organisasi, tidak hanya reward
sehingga tugas dan pekerjaanya dari gaji, tunjangan, dan insentif
tidak dapat terselesaikan dengan yang berkaitan dengan kinerja
baik. yang dihasilkan. Dukungan
Faktor lain yang organisasi penting bagi setiap
mempengaruhi kinerja pegawai pegawai, sebagai bukti bahwa
adalah komitmen organisasi. hasil kerja pegawai selama
Berdasarkan hasil wawancara, berada dalam organisasi terus
terdapat permasalahan yang dihargai dan diakui.
334 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

Berdasarkan uraian di atas, komitmen organisasi terhadap


maka penelitian ini kinerja pegawai pada Badan
mengaplikasikan goal setting Kepegawaian dan
theory sebagai upaya untuk Pengembangan Sumber Daya
meningkatkan kinerja pegawai Manusia Kabupaten Gianyar.
yang ditentukan oleh 3) Untuk mengetahui dan
karakteristik individu, komitmen menjelaskan pengaruh
organisasi, dan dukungan dukungan organisasi terhadap
organisasi, dengan mengambil kinerja pegawai pada Badan
setting tempat pada Badan Kepegawaian dan
Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya
Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gianyar.
Manusia Kabupaten Gianyar. Manfaat Penelitian
Rumusan Masalah 1) Manfaat Teoritis
Berdasarkan uraian latar Hasil penelitian diharapkan
belakang diatas, maka penelitian dapat memberikan kontribusi
dilakukan dengan rumusan dalam pengembangan ilmu
masalah sebagai berikut : manajemen sumber daya
1) Apakah karakteristik individu manusia dan memberikan
berpengaruh terhadap kinerja tambahan bukti empiris
pegawai pada Badan mengenai goal setting theory
Kepegawaian dan yang menjelaskan tentang
Pengembangan Sumber Daya pengaruh karakteristik
Manusia Kabupaten Gianyar? individu, komitmen
2) Apakah komitmen organisasi organisasi, dan dukungan
berpengaruh terhadap kinerja organisasi terhadap kinerja
pegawai pada Badan pegawai yang secara
Kepegawaian dan konsisten mengacu pada
Pengembangan Sumber Daya penelitian sebelumnya.
Manusia Kabupaten Gianyar? 2) Manfaat Praktis
3) Apakah dukungan organisasi Hasil penelitian ini bahan
berpengaruh terhadap kinerja pertimbangan yang mungkin
pegawai Badan Kepegawaian memberikan manfaat bagi
dan Pengembangan Sumber pimpinan instansi dalam
Daya Manusia Kabupaten mengatasi masalah mengenai
Gianyar? kinerja pegawai pada Badan
Tujuan Penelitian Kepegawaian dan
Berdasarkan latar belakang Pengembangan Sumber Daya
dan rumusan masalah diatas, Manusia Kabupaten Gianyar.
maka tujuan penelitian ini adalah Bagi mahasiswa diharapkan
sebagai berikut : dapat memberikan kegunaan
1) Untuk mengetahui dan terutama untuk menjadikan
menjelaskan pengaruh penelitian ini refrensi
karakteristik individu penelitian selanjutnya terkait
terhadap kinerja pegawai dengan pengaruh karakteristik
pada Badan Kepegawaian dan individu, komitmen
Pengembangan Sumber Daya organisasi, dan dukungan
Manusia Kabupaten Gianyar. organisasi terhadap kinerja
2) Untuk mengetahui dan pegawai.
menjelaskan pengaruh
335 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

TINJAUAN LITERATUR merupakan sifat yang berbeda


Goal Setting Theory dari orang lain yang dimiliki
Goal Setting Theory ini oleh setiap karyawan yang dapat
mula-mula dikemukakan oleh memperlihatkan perbedaan
Locke (1968). Teori ini kemampuan untuk
mengemukakan bahwa dua mempertahankan dan
cognitions yaitu values dan memperbaiki kinerjanya di
intentions (tujuan) sangat dalam sebuah organisasi.
menentukan perilaku seseorang. Robbins (2015:59) menyatakan
Oleh karena itu, goal setting bahwa karakteristik individu
theory menjelaskan hubungan seorang pegawai dapat diukur
antara tujuan yang ditetapkan berdasarkan perbedaan jenis
dengan kinerja. Berdasarkan kelamin, perbedaan usia,
pendekatan goal setting theory perbedaan tingkat pendidikan,
keberhasilan pegawai dalam dan perbedaan masa kerja.
mencapai kinerja yang baik Komitmen Organisasi
merupakan tujuan yang ingin Komitmen organisasi
dicapai, sedangkan variabel menurut Busro (2018:72) adalah
karakteristik individu, komitmen kondisi psikologis hubungan
organisasi, dan dukungan karyawan dengan perusahaan
organisasi menjadi faktor yang memiliki implikasi dalam
penentu. Semakin tinggi faktor keputusan agar tetap berada
penentu, semakin tinggi diperusahaan atau meninggalkan
kemungkinan pencapaian tujuan perusahaan. Adapun indikator
dalam sebuah organisasi. komitmen organisasi menurut
Kinerja Pegawai Busro (2018:86) meliputi,
Kinerja adalah hasil kerja yang komitmen afektif, komitmen
dapat dicapai oleh seseorang atau kontinu, dan komitmen normatif.
kelompok orang dalam suatu Dukungan Organisasi
perusahaan sesuai dengan Robbins & Judge
wewenang dan tanggung jawab (2015:47) menyatakan dukungan
masing-masing dalam upaya oganisasi merupakan tingkat
pencapaian tujuan perusahaan keyakinan pegawai terhadap
secara ilegal, tidak melanggar organisasi dalam menghargai
hukum dan tidak bertentangan kontribusi dan peduli terhadap
dengan moral atau etika (Afandi, kesejahteraan pegawai. Adapun
2018:83). Dalam ruang lingkup indikator dukungan organisasi
instansi pemerintahan, faktor yang menurut Rosyiana (2019:62)
mempengaruhi tingkat meliputi, keadilan, dukungan
keberhasilan suatu instansi salah atasan, serta penghargaan dan
satunya adalah kinerja pegawai. kondisi kerja.
Indikator yang digunakan untuk HIPOTESIS
mengukur kinerja pegawai menurut Berdasakan rumusan
Kasmir (2016:204) adalah kualitas, masalah dan kajian pustaka
kuantitas, waktu, penekanan biaya, maka dapat ditentukan hipotesis
pengawasan, dan hubungan antar sebagai berikut.
pegawai. H1 : Karakteristik individu
Karakteristik Individu berpengaruh positif
Menurut Aktarina terhadap kinerja pegawai
(2015:45) karakteristik individu pada Badan Kepegawaian
336 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

dan Pengembangan Kabupaten Gianyar.


Sumber Daya Manusia H3 : Dukungan organisasi
Kabupaten Gianyar. berpengaruh positif
H2 : Komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai
berpengaruh positif pada Badan Kepegawaian
terhadap kinerja pegawai dan Pengembangan
pada Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia
dan Pengembangan Kabupaten Gianyar.
Sumber Daya Manusia

Karakteristik Individu
H1 (+)

H2 (+)
Komitmen Organisasi Kinerja Pegawai
H3(+)

Dukungan Organisasi

Gambar 1 Model Hipotesis

METODE PENELITIAN sampel bila semua anggota


Penelitian ini populasi digunakan sebagai
menggunakan pendekatan sampel. Berdasarkan hal tersebut
penelitian kuantitatif. Dimana maka jumlah sampel dalam
penelitian ini dilakukan di Badan penelitian ini adalah sebanyak 40
Kepegawaian dan orang responden.
Pengembangan Sumber Daya Data dikumpulkan melalui
Manusia Kabupaten Gianyar metode wawancara, dokumentasi
yang beralamat di Jalan Kebo dan penyebaran kuesioner
Iwa, Gianyar. Dalam penelitian kepada responden. Data yang
ini dilakukan pengujian diperoleh dari responden melalui
pengaruh variabel bebas yang kuesioner yang telah
terdiri dari karakteristik individu, disebarkan dengan metode
komitmen organisasi, dan skor, pemberian skor digunakan
dukungan organisasi terhadap dengan skala likert, dimana
variabel terikat yaitu kinerja jawaban responden tersebut
pegawai. Populasi dalam diukur dengan menggunakan
penelitian ini adalah seluruh skala yaitu, jawaban sangat
pegawai Aparatur Sipil Negara setuju (SS) diberi skor 5 ,
(ASN) pada Badan Kepegawaian jawaban setuju (S) diberi skor 4 ,
dan Pengembangan Sumber jawaban cukup setuju (CS)
Daya Manusia Kabupaten diberi skor 3, jawaban tidak
Gianyar sebanyak 40 orang. setuju (TS) diberi skor 2,
Metode pemilihan sampel yang jawaban sangat tidak setuju
digunakan dalam penelitian ini (STS) diberi skor 1. Data yang
adalah metode sampling jenuh, diperoleh, selanjutkan akan
yaitu metode teknik penentuan dianalisis menggunakan teknik
337 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

analisis regresi linier berganda. 2) Uji Multikolinearitas


Hasil uji multikolinearitas
HASIL DAN PEMBAHASAN menunjukan bahwa nilai
Uji Instrumen Penelitian tolerance pada variabel
1) Uji Validitas karakteristik individu adalah
Hasil uji validitas 0,233 dan nilai varian
menunjukan bahwa variabel inflation factor (VIF) adalah
karakteristik individu, 4.292, nilai tolerance pada variabel
komitmen organisasi, komitmen organisasi adalah 0,205
dukungan organisasi, dan dan nilai varian inflation factor
kinerja pegawai memiliki (VIF) adalah 4,880, nilai tolerance
pada variabel dukungan organisasi
koefisien kolerasi atau nilai r
adalah 0,253 dan nilai varian
hitung lebih besar dari 0,30 (r inflation factor (VIF) adalah 3.948.
> 0,30). Hasil tersebut Hasil ini menunjukan bahwa tidak
menunjukan bahwa instrumen terdapat variabel bebas yang
yang terdapat pada penelitian memiliki nilai tolerance kurang
ini terbukti valid. dari 0,10 dan nilai VIF lebih dari
2) Uji Reliabilitas 10. Oleh karena itu, model regresi
Hasil uji reliabilitas diindikasikan bebas dari gejala
menunjukan bahwa tiap multikolinearitas.
instrumen pada variabel 3) Uji Heteroskedastisitas
karakteristik individu, Hasil uji heteroskedastisitas
komitmen organisasi, menunjukan bahwa masing-
dukungan organisasi, dan masing variabel bebas yaitu
kinerja pegawai memiliki karakteristik individu,
nilai Cronbach’s Alpha lebih komitmen organisasi, dan
besar dari 0,60 ( > 0,60). dukungan organisasi memiliki
Hal tersebut menunjukan nilai signifikasi lebih besar
bahwa semua instrumen dari 5% (0,05) yaitu sebesar
reliabel sehingga dapat 0,286, 0,748, 0,127. Hal ini
digunakan untuk melakukan mengindikasikan bahwa
penelitian. penelitian ini bebas dari
Uji Asumsi Klasik gejala heteroskedastisitas.
1) Uji Normalitas Uji Determinasi
Hasil uji normalitas dengan Analisis determinasi
menggunakan One-Sample dilakukan untuk mengetahui
Kolmogorov-Smirnov Test sejauh mana variasi variabel
menunjukan bahwa nilai bebas yaitu karakteristik individu
Asymp Sig. (2-tailed) adalah (X1), komitmen organisasi (X2),
0,200. Hal ini dan dukungan organisasi (X3)
mengindikasikan bahwa nilai terhadap varibel terikat yaitu
Asymp. Sig (2-tailed) lebih kinerja pegawai (Y).
besar dari level of significant Berdasarkan hasil uji determinasi
(a=5%) atau nilai signifikansi dapat diketahui bahwa nilai
lebih besar dari 0,05. Maka adjusted r square (r2) = 0,940.
data yang digunakan pada Melalui hasil tersebut dapat
penelitian ini terdistribusi diketahui bahwa nilai
normal, sehingga dapat AdjustedR2 = 94%, yang berarti
disimpulkan bahwa model bahwa sebesar 94% kinerja
memenuhi asumsi normalitas. pegawai pada Badan
338 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

Kepegawaian dan 0,000  0,05, maka dapat


Pengembangan Sumber Daya disimpulkan bahwa karakteristik
Manusia Kabupaten Gianyar individu, komitmen organisasi, dan
dipengaruhi oleh variabel dukungan organisasi terhadap
karakteristik individu, komitmen kinerja pegawai pada Badan
organisasi, dan dukungan Kepegawaian dan Pengembangan
organisasi dan sisanya sebesar Sumber Daya Manusia Kabupaten
6% dipengaruhi oleh variabel Gianyar berpengaruh signifikan
lain yang tidak ada dalam secara simultan.
penelitian ini. Analisis Regresi Linier Berganda
Analisis regresi linier
Uji Statistik F berganda digunakan untuk
Uji F digunakan untuk mengetahui mendapatkan koefisien regresi
apakah secara serempak (simultan) yang akan menentukan apakah
seluruh variabel bebas memiliki hipotesis yang dibuat diterima
pengaruh terhadap variabel terikat. atau ditolak. Adapun hasil
Berdasarkan hasil uji F diketahui analisis regresi dapat dilihat pada
bahwa nilai signifikansi F sebesar tabel 1 berikut.

Tabel 1
Hasil Analisis Regresi Linier Berganda
Variabel Koefisien Regresi Standardize T Sig
B Std Coefficients
Error Beta
(Constant) 0,025 0,140 0,180 0,858
Karakteristik 0,240 0,078 0,249 3,062 0,004
Individu
Komitmen 0,374 0,078 0,353 4,079 0,000
Organisasi
Dukungan 0,425 0,085 0,425 5,456 0,000
Organisasi
F Statistik : 204,804
Sig F : 0,000
AdjustedR2 : 0,940
Sumber : Data Diolah

Berdasarkan Tabel 1 dapat a) a = 0,025 ; menunjukan


ditulis persamaan regresi linier bahwa apabila karakteristik
berganda sebagai berikut. individu, komitmen
Y = a + b1X1 + b2X2+ b3X3 organisasi, dan dukungan
Y = 0,025 + 0,240 X1 + 0,374 X2 + organisasi bernilai sama
0,425 X3 dengan 0 (nol) atau tidak
Persamaan regresi linier ada perubahan, maka
berganda tersebut menunjukan kinerja pegawai pada
arah masing-masing variabel Badan Kepegawaian dan
bebas terhadap variabel Pengembangan Sumber
terikatnya. Persamaan regresi Daya Manusia Kabupaten
linier berganda tersebut dapat Gianyar sebesar 0,025.
diuraikan sebagai berikut : b) b1 = 0,240 ; menunjukkan

339 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

bahwa karakteristik pegawai pada Badan


individu berpengaruh Kepegawaian dan
positif terhadap kinerja Pengembangan Sumber Daya
pegawai. Bila karakteristik Manusia Kabupaten Gianyar.
individu meningkat maka Hal ini ditunjukan dengan
kinerja pegawai akan nilai koefisien regresi untuk
mengalami peningkatan, karakteristik individu bernilai
dengan asumsi variabel positif sebesar 0,240, dengan
komitmen organisasi dan t-hitung sebesar 3,026 dan
dukungan organisasi menghasilkan signifikansi
dianggap konstan. 0,004 < 0,05, sehingga Ho
c) b2 = 0,374 ; menunjukan ditolak dan Hi diterima yang
bahwa komitmen berarti bahwa variabel
organisasi berpengaruh karakteristik individu (X1)
positif terhadap kinerja berpengaruh positif dan
pegawai. Bila komitmen signifikan terhadap kinerja
organisasi meningkat maka pegawai (Y).
kinerja pegawai akan 2) Komitmen organisasi
mengalami peningkatan, berpengaruh positif dan
dengan asumsi variabel signifikan terhadap kinerja
karakteristik individu dan pegawai pada Badan
dukungan organisasi Kepegawaian dan
dianggap konstan. Pengembangan Sumber Daya
d) b3 = 0,425 ; menunjukan Manusia Kabupaten Gianyar.
bahwa dukungan Hal ini ditunjukan dengan
organisasi berpengaruh nilai koefisien regresi untuk
positif terhadap kinerja karakteristik individu bernilai
pegawai. Bila dukungan positif sebesar 0,374, dengan
organisasi meningkat maka t-hitung sebesar 4,079 dan
kinerja pegawai akan menghasilkan signifikansi
mengalami peningkatan, 0,000 < 0,05, sehingga Ho
dengan asumsi variabel ditolak dan Hi diterima yang
karakteristik individu dan berarti bahwa variabel
komitmen organisasi komitmen organisasi (X2)
konstan. berpengaruh positif dan
Uji T signifikan terhadap kinerja
Uji parsial (uji t) pegawai (Y).
digunakan untuk menguji 3) Dukungan organisasi
pengaruh masing-masing berpengaruh positif dan
variabel bebas yaitu karakteristik signifikan terhadap kinerja
individu, komitmen organisasi, pegawai pada Badan
dan dukungan organisasi Kepegawaian dan
terhadap variabel terikat yaitu Pengembangan Sumber Daya
kinerja pegawai. Hasil uji T Manusia Kabupaten Gianyar.
dapat dilihat pada Tabel 1, Hal ini ditunjukan dengan
dengan penjelasan sebagai nilai koefisien regresi untuk
berikut. dukungan organisasi bernilai
1) Karakteristik individu positif sebesar 0,425, dengan
berpengaruh positif dan t-hitung sebesar 5,456 dan
signifikan terhadap kinerja menghasilkan signifikansi
340 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

0,000 < 0,05, sehingga Ho sikap pegawai dalam


ditolak dan Hi diterima yang melakukan suatu pekerjaan.
berarti bahwa variabel Oleh karena itu, diperlukan
dukungan organisasi (X3) adanya penyesuaian antara
berpengaruh positif dan tingkat usia, jenis kelamin,
signifikan terhadap kinerja tingkat pendidikan, dan masa
pegawai (Y). kerja yang dimiliki pegawai
Uji Koefisien Beta dengan pekerjaan yang
Koefisien Beta diberikan instansi sehingga
dipergunakan untuk menentukan nantinya hal ini akan
faktor mana dari variabel bebas memberikan peluang bagi
yang lebih dominan pegawai untuk menyelesaikan
pengaruhnya terhadap variabel pekerjaan yang diberikan
terikat dalam model regresi secara efektif dan efisien agar
faktor. Berdasarkan Tabel 1 dapat mencapai standar mutu
diperoleh nilai koefisien beta yang ditetapkan instansi.
variabel karakteristik individu Hasil penelitian ini
sebesar 0,249, koefisien beta sejalan dengan penelitian
variabel komitmen organisasi yang dilakukan Laoh, dkk
sebesar 0,353, koefisien beta (2019), Zulkarnaen, dkk
variabel dukungan organisasi (2020), Simatupang, dkk
sebesar 0,425. Maka dapat (2021), Hudayah, dkk (2022),
disimpulkan bahwa dukungan dan Sarikose dan Goktepe
organisasi merupakan variabel (2022) yang menyatakan
yang memiliki pengaruh yang lebih dominan
bahwaterhadap
karakteristik
Kinerja individu Pegawai Pada
1) Pengaruh Karakteristik berpengaruh positif dan
Individu Terhadap Kinerja signifikan terhadap kinerja
Pegawai pegawai.
Karakteristik individu 2) Pengaruh Komitmen
berpengaruh positif dan Organisasi Terhadap Kinerja
signifikan terhadap kinerja Pegawai
pegawai pada Badan Komitmen organisasi
Kepegawaian dan berpengaruh positif dan
Pengembangan Sumber Daya signifikan terhadap kinerja
Manusia Kabupaten Gianyar. pegawai pada Badan
Hal ini menunjukan bahwa Kepegawaian dan
semakin baik karakteristik Pengembangan Sumber Daya
individu yang dimiliki setiap Manusia Kabupaten Gianyar.
pegawai, maka kinerja Hal ini menunjukan bahwa
pegawai akan semakin baik semakin tinggi komitmen
atau semakin meningkat. organisasi yang dimiliki
Setiap manusia mempunyai pegawai, maka kinerja
karakteristik individu yang pegawai akan semakin
berbeda-beda antara yang satu meningkat. Dengan adanya
dengan yang lainnya. Dimana komitmen dalam sebuah
perbedaan tersebut dapat organisasi seorang pegawai
dilihat dari perbedaan tingkat pasti memiliki keterkaitan
usia, jenis kelamin, tingkat secara emosional dan
pendidikan, dan masa kerja keterlibatan dalam sebuah
yang dapat mempengaruhi organisasi. Dimana komitmen
341 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

organisasi yang tinggi dapat ManusiaKabupaten Gianyar.


ditunjukan dengan komitmen Hal ini menunjukan bahwa
afektif yang terdiri dari semakin tinggi dukungan
kepercayaan yang kuat yang diberikan organisasi
dengan menerima nilai atau kepada pegawai, maka
tujuan organisasi dan loyalitas kinerja pegawai akan
terhadap organisasi yang semakin meningkat.
ditunjukan dengan kerelaan Dukungan organisasi yang
menggunakan upaya demi baik dapat ditunjukan dengan
kepentingan organisasi. adanya penilaian atas hasil
Komitmen kontinu kerja yang adil, instansi
merupakan presepsi pegawai menghargai pegawai, atasan
yang memperhitungkan peduli terhadap kesejahteraan
keuntungan untuk tetap pegawai atasan mendukung
bekerja dalam organisasi dan pegawai dengan memberikan
memperhitungkan kerugian arahan dan pelatihan, instansi
jika meninggalkan organisasi. memberikan imbalan (gaji,
Serta komitmen normatif bonus, tunjangan dan
yang meliputi kemauan promosi) yang sesuai, dan
bekerja dan tanggung jawab pegawai mendapatkan
memajukan organisasi. keamanan dalam bekerja.
Semakin baik presepsi Hal-hal tersebut harus benar-
pegawai terhadap hal tersebut, benar diperhatikan oleh
maka hal tersebut dapat instansi, karena semakin
mempengaruhi hasil kerja tinggi dukungan organisasi
yang dihasilkan pegawai baik semakin baik hasil kerja
dari segi kualitas maupun ditunjukan pegawai terhadap
kuantitas. instansi sehingga dapat
Hasil penelitian ini memenuhi standar mutu yang
sejalan dengan penelitian ditetapkan instansi.
yang dilakukan oleh Latief, Hasil penelitian ini
dkk (2019), Nasir Munawir sejalan dengan penelitian
(2020), Susanti, dkk (2021) yang dilakukan oleh Wahid,
,Chang Lee, et al. (2022), dkk (2019), Setiawan dan
serta Faishol dan Priyono Tirtono (2020), Umihastanti
(2023) menyatakan bahwa dan Frianto (2022), Syavitri,
komitmen organisasi dkk (2023) dan Huijuan Ma,
berpengaruh positif dan et al. (2023) menyatakan
signifikan terhadap kinerja bahwa dukungan organisasi
pegawai. berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja
3) Pengaruh Dukungan pegawai.
Organisasi Terhadap Kinerja
Pegawai PENUTUP
Dukungan organisasi Simpulan
berpengaruh positif dan Berdasarkan hasil
signifikan terhadap kinerja penelitian, maka kesimpulan
pegawai pada Badan pada penelitian ini adalah
Kepegawaian dan sebagai berikut:
Pengembangan Sumber Daya 1) Karakteristik individu
342 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

berpengaruh positif dan dikatakan variabel bebas yang


signifikan terhadap kinerja digunakan dalam penelitian ini
pegawai pada Badan belum mencakup keseluruhan
Kepegawaian dan faktor-faktor yang
Pengembangan Sumber Daya mempengaruhi kinerja pegawai
Manusia Kabupaten Gianyar. pada Badan Kepegawaian dan
Hal ini menunjukan bahwa Pengembangan Sumber Daya
semakin baik karakteristik Manusia Kabupaten Gianyar.
individu yang dimiliki setiap Selain itu, penelitian ini menguji
pegawai, maka kinerja karakteristik individu, komitmen
pegawai akan semakin baik organisasi, dan dukungan
atau semakin meningkat. organisasi terhadap kinerja
2) Komitmen organisasi pegawai pada Badan
berpengaruh positif dan Kepegawaian dan
signifikan terhadap kinerja Pengembangan Sumber Daya
pegawai pada Badan Manusia Kabupaten Gianyar,
Kepegawaian dan sehingga hasilnya tidak bisa
Pengembangan Sumber Daya digeneralisir pada instansi atau
Manusia Kabupaten Gianyar. perusahaan lain.
Hal ini menunjukan bahwa Saran
semakin tinggi komitmen Berdasarkan kesimpulan
organisasi yang dimiliki yang telah dijelaskan, maka
pegawai, maka kinerja berikut ini adalah saran – saran
pegawai akan semakin yang dapat dipaparkan:
meningkat. 1) Terkait dengan karakteristik
3) Dukungan organisasi individu, masa kerja yang
berpengaruh positif dan dimiliki pegawai sudah sesuai
signifikan terhadap kinerja dengan pekerjaan yang
pegawai pada Badan diberikan. Namun, di tingkat
Kepegawaian dan usia mereka yang sekarang
Pengembangan Sumber Daya beberapa pegawai memiliki
Manusia Kabupaten Gianyar. kesulitan dalam
Hal ini menunjukan bahwa menyelesaikan pekerjaannya.
semakin tinggi dukungan Oleh karena itu, hal ini perlu
yang diberikan organisasi mendapatkan perhatian dari
kepada pegawai, maka kinerja pimpinan untuk memberikan
pegawai akan semakin pelatihan ataupun pekerjaan
meningkat. yang sesuai dengan keahlian
Keterbatasan Penelitian pegawai.
Berdasarkan nilai koefisien 2) Terkait dengan komitmen
determinasi, faktor-faktor yang organisasi, pegawai memiliki
mempengaruhi kinerja pegawai kepercayaan yang kuat
dalam penelitian ini terdiri dari terhadap nilai dan tujuan yang
tiga variabel yaitu karakteristik ditetapkan instansi. Namun,
individu, komitmen organisasi, masih ada beberapa pegawai
dan dukungan organisasi sebesar yang kurang memiliki
94%, sedangkan sisanya 6% keterikatan emosional
dipengaruhi oleh variabel lain terhadap instansi sehingga
yang tidak ada dalam penelitian pegawai tersebut merasa
ini. Oleh karena itu, dapat bahwa kerugian yang dialami
343 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

lebih besar daripada manfaat Pekerjaan dan


yang didapatkan. Dengan Lingkungan Kerja
demikian, instansi harus lebih Terhadap Motivasi dan
memperhatikan kondisi kerja Dampaknya Terhadap
pegawai. Peningkatan kondisi Kinerja Anggota Polri di
kerja ini dimaksudkan untuk Polresta Palembang.
menyenangkan pegawai Jurnal Media Wahana
sehingga dapat membangun Ekonomika, Vol 12, No.
komitmen dalam diri masing- 3.
masing pegawai. Busro, M. 2018. Teori-teori
3) Dukungan organisasi manajemen sumber daya
merupakan faktor dominan manusia. Jakarta : Prenada
yang dapat mempengaruhi Media.
kinerja pegawai. Terkait hal Faishol, F., & Priyono, B. S.
tersebut imbalan kerja (gaji, 2023. Pengaruh
bonus, tunjangan, dan Komitmen
promosi) yang diberikan Organisasional dan
instansi sudah sesuai dengan Pengembangan Karier
apa yang diharapkan pegawai. Terhadap Kinerja dengan
Namun, beberapa pegawai Moderasi Iklim
menganggap atasan tidak Organisasi pada KPP
selalu peduli terhadap Pratama Demak. Jurnal
kesejahteraannya. Dengan Ekonomika, Vol 7, No.
demikian, dukungan yang 1,
diberi atasan hendaknya pp. 73-82.
memperhatikan apa yang Hudayah, H., Echdar, S., &
diharapkan pegawai karena Maryadi, M., 2022.
sebagai sebagai sumber daya Analisis Pengaruh
manusia pegawai juga Lingkungan Kerja,
membutuhkan dukungan Karakteristik Individu
tidak hanya reward dari gaji, dan Budaya Organisasi
tunjangan, dan insentif, Terhadap Kinerja ASN
melainkan kan dukungan Dinas Kepemudaan,
penting bagi setiap pegawai, Olahraga dan Pariwisata
sebagai bukti bahwa hasil Kota Parepare. Jurnal
kerja pegawai selama berada Bisnis dan
dalam organisasi terus Kewirausahaan, Vol 11,
dihargai dan diakui. Hal No. 2, pp. 144-155.
tersebut akan membantu Huijuan Ma., Zhu, X., Huang, J.,
dalam meningkatkan kinerja Zhang, S., Tan, J., &
pegawai Luo, Y. 2023. Assessing
The Effects of
DAFTAR PUSTAKA Organizational Support,
Afandi, P. 2018. Manajemen Psychological Capital,
Sumber Daya Manusia Organizational
(Teori, Konsep dan Identification On Job
Indikator). Riau : Zanafa Performance Among
Publishing. Nurses: A Structural
Aktarina, D. 2015. Pengaruh Equation Modeling
Karakteristik Individu, Approach. BMC Health
344 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

Services Research, Vol Kepemimpinan


23, No. 1, pp. 1-10 Situasional, Budaya
Kasmir. 2016. Manajemen Sumber Organisasi dan
Daya Manusia (Teori dan Komitmen Organisasi
Praktik). Depok: PT Terhadap Kinerja
Rajagrafindo Persada. Pegawai. Celebes
Laoh, J., Sendow, G. M., & Equilibrum Journal, Vol
Uhing, Y. 2019. 1, No. 02, pp. 1-11.
Pengaruh Karakteristik Rahman, F., Rahmawati, E., &
Individu dan Kompetensi Utomo, S., 2020.
Sumber Daya Manusia Pengaruh Karakteristik
Terhadap Kinerja Individu, Karakteristik
Karyawan pada Usaha Pekerjaan, dan
Rumah Kopi di Manado. Karakteristik Organisasi
Jurnal EMBA: Jurnal Terhadap Kinerja
Riset Ekonomi, Pegawai Kontrak (Studi
Manajemen, Bisnis Dan Pada FISIP ULM
Akuntansi, Vol 7, No. 4. Banjarmasin). Jurnal
Latief, A., Syardiansah, S., & Bisnis Dan
Safwan, M., 2019. Pembangunan, Vol 9,
Pengaruh Komitmen No. 1, pp. 69-82.
Organisasi dan Kepuasan Rahmawati, Ita., Sa’adah, L.,
Kerja Terhadap Kinerja Chabibi, M. N. 2020.
Karyawan Badan Karakteristik Individu
Penyelenggara Jaminan dan Lingkungan Kerja
Sosial Kesehatan. Jurnal serta Pengaruhnya
Administrasi Publik terhadap Kepuasan Kerja
(Public Administration Karyawan. Jombang:
Journal), Vol 9, No. 1, LPPM Universitas KH.
pp. 43-48. A. Wahab Hasbullah.
Lee, C. C., Li, Y. S., Yeh, W. C., Rahmawati, R., Mitariani, N. W.
& Yu, Z. 2022. The E., & Atmaja, N. P. C. D.
Effects of Leader 2021. Pengaruh
Emotional Intelligence, Lingkungan Kerja, Stres
Leadership Styles, Kerja Dan Motivasi
Organizational Kerja Terhadap Kinerja
Commitment, and Trust Karyawan Pada Pt.
on Job Performance in Indomaret Co Cabang
the Real Estate Brokerage Nangka. EMAS, Vol 2,
Industry. Frontiers in No. 3.
psychology, Vol 13, No. Robbins, Stephen P. dan
88, pp. 17-25. Timothy A. Judge.
Locke, E, A. 1968. Toward a 2015. Perilaku
Theory of Task Organisasi (Organizational
Motivation and Behavior). Jakarta :
Incentives. Oganizational Salemba Empat.
Behavior and Human Rosyiana, I. 2019. Innovative
Performance, Vol 3, Behavior at Work. Yogyakarta:
No.2, pp.157- 189. CV. Budi Utama. Sarıköse, S., &
Nasir, M., 2020. Pengaruh Gaya Göktepe, N., 2022. Effects of
345 | P a g e
VALUES, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024 e-ISSN: 2721-6810

Nurses’ Individual, Professional Dukungan Organisasi dan


and Employee Engagement
Work Environment terhadap Kinerja Pegawai
Characteristics On Job pada Badan Kepegawaian
Performance. Journal of Daerah Kabupaten
Clinical Nursing, Vol 31, Sidoarjo. Jurnal Ilmu
No. 5-6, pp. 633-641. Manajemen, Vol 10, No.
Setiawan, F. A., & Tirtono, T., 1, pp. 219-232.
2020. Pengaruh Wahid, Muryati, M., Rahayu, Y.
Kemampuan, Usaha dan I., 2019. Pengaruh
Dukungan Organisasi Kompetensi dan
terhadap Kinerja Dukungan Organisasi
pegawai. Al Tijarah, Vol Terhadap Kinerja
6, No. 3, Pegawai pada Komisi
pp. 86-95. Pemilihan Umum Kota
Simatupang, S., Butarbutar, N., Kendari. JIM (Jurnal
& Candra, V. 2021. Ilmu Manajemen), Vol 5,
Disiplin Kerja, No. 2, pp. 47-55.
Karakteristik Individu Zulkarnaen, S., Lie, D., Efendi,
dan Pengaruhnya E., & Simatupang, S.,
Terhadap Kinerja 2020. Analisis Pengaruh
Pegawai. Jurnal Disiplin Kerja dan
Manajemen (Edisi Karakteristik Individu
Elektronik), Vol 12, No. Terhadap Kinerja pada
2, pp. 278-294. Dinas Kependudukan dan
Susanti, E., Hidayat, A. C., & Pencatatan Sipil
Rahmayanti, I., 2021. Pematangsiantar. Maker:
Pengaruh Budaya Jurnal Manajemen, Vol
Organisasi, Komitmen 6, No. 2, pp. 200-215.
Organisasi dan Motivasi
Terhadap Kinerja Pada
Dinas Sosial. Value:
Jurnal Manajemen Dan
Akuntansi, Vol 16, No. 2,
pp. 488– 498.
Syafitri, D., Harahap, E. M.,
Erwin, R., & Iskandar, F.
(2021). Analisis
Pengaruh Disiplin Kerja
dan Lingkungan Kerja
Terhadap Komitmen
Organisasi dan
Dampaknya Terhadap
Kinerja Pegawai
BPBD Kota
Tanjungbalai. Tijarah:
Jurnal Ekonomi Dan
Bisnis, Vol 1 , No. 21.
Umihastanti, D., & Frianto, A.
2022. Pengaruh
346 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai