0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan16 halaman

Bab 4

Dokumen ini merupakan modul pembelajaran untuk siswa SD kelas III yang berfokus pada pengenalan aturan, hak, dan kewajiban di rumah dan sekolah. Modul ini mencakup tujuan pembelajaran, profil pelajar Pancasila, serta metode dan media pembelajaran yang digunakan. Selain itu, terdapat rencana kegiatan pembelajaran yang melibatkan diskusi, presentasi, dan pembuatan poster untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya aturan dan kewajiban.

Diunggah oleh

Nita andriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan16 halaman

Bab 4

Dokumen ini merupakan modul pembelajaran untuk siswa SD kelas III yang berfokus pada pengenalan aturan, hak, dan kewajiban di rumah dan sekolah. Modul ini mencakup tujuan pembelajaran, profil pelajar Pancasila, serta metode dan media pembelajaran yang digunakan. Selain itu, terdapat rencana kegiatan pembelajaran yang melibatkan diskusi, presentasi, dan pembuatan poster untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya aturan dan kewajiban.

Diunggah oleh

Nita andriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun : …………………..
Instansi/Sekolah : SDN …..
Jenjang / Kelas : SD / III
Alokasi Waktu : 36 JP
Tahun : 20.. / 20..
Pelajaran

B. KOMPONEN INTI
Capaian Pada fase ini, peserta didik menghargai perbedaan identitas diri, keluarga,
Pembelajaran dan teman-temannya; bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki
Fase B bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan; mengidentifikasi lingkungan
tempat tinggal sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia; menunjukkan sikap kerja sama dalam berbagai bentuk
keberagaman yang terikat persatuan dan kesatuan; melaksanakan aturan,
hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan
lingkungan tempat tinggal; dan menerapkan makna sila-sila Pancasila dan
meneladani karakter para perumus Pancasila.
Elemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945
Capaian Peserta didik mampu mengidentifikasi aturan dikeluarga, sekolah, dan
Pembelajaran lingkungan sekitar tempattinggal serta melaksanakannya dengan
Berdasar Elemen bimbinganorang tua dan guru. Peserta didik mampumengidentifikasi dan
menyajikan hasil identifikasi hakdan kewajiban sebagai anggota keluarga
dan sebagaiwarga sekolah. Peserta didik melaksanakan kewajibandan hak
sebagai anggota keluarga dan sebagai wargasekolah
Tujuan  Peserta didik mampu mengidentiikasi dan melaksanakan aturan di
Pembelajaran sekolah, danlingkungan tempat tinggal.
 Peserta didik mampu mengidentiikasi dan melaksanakan hak dan
kewajiban sebagaianggota keluarga dan warga sekolah.

Profil Pelajar
Elemen
Pancasila
Mandiri Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi.
Bernalar Kritis Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan.
Bergotong Royong Berkolaborasi dalam melakukan kegiatan bersama.
Kreatif Menghasilkan karya yang berasal dari kreativitas sendiri.
Berkebinekaan a. Menghargai keberagaman yang ada
Global b. Berkeadilan sosial
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan tuhan
seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna
norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian,
tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk menyelesaikan
masalah nyata yang terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan reflektif
dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses informasi untuk
menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang
lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan Bersama melalui
pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan tugas
secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu
menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik untuk
mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi untuk
melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide,
gagasan dan antarpribadi untuk menyampaikan ide gagasan, dan
informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif
dalam berbagai situasi.

Kata kunci  Aturan  Hak


 Pelanggaran  Kewajiban
Konsep dan Dalam mengikuti proses pembelajaran tentang “Aturan sekolahku”,
Keterampilan ”Kesepakatan sekolahku” ,”Hak dan kewajibanku di rumah” dan “Hak dan
Prasyarat
kewajibanku di sekolah”. sebaiknya peserta didik sudah menguasai
beberapa konsep dan keterampilan yang menjadi prasyarat. Konsep yang
dimaksud yaitu konsep tentang mengidentiikasi aturan, hak dan kewajiban
yang ada di rumah dan di sekolah. Adapun keterampilan yang menjadi
prasyarat adalah mampu mengenal aturan berdasarkan tempat berlakunya
dan membuat aturan di sekolah, mengenal hak dan kewajiban dirumah dan
di sekolah dan membuat poster berisi ajakan untuk melaksanakan
kewajiban di sekolah.

Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :


Peserta didik Reguler 30 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan  Presentasi
pembelajaran  Produk
 Asesmen individu  Tertulis
 Asesmen kelompok  Unjuk Kerja

Tertulis
Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Tatap muka  Individu
 Berkelompok (Lebih dari dua orang)

Ketersediaan Materi : Metode dan Model Pembelajaran :


 Pengayaan untuk peserta didik  Cooperative learning
berpencapaian tinggi:  Pengamatan bercerita
 Membaca
YA/TIDAK  Tanya jawab
 Alternatif penjelasan, metode, atau  Diskusi (kerja kelompok)
aktivitas untuk peserta didik yang sulit  Games dan penugasan
memahami konsep:
YA/TIDAK

Media Pembelajaran
1. gambar tentang peristiwa yang berkaitan dengan aturan,
2. laptop dan jaringan internet,
3. video yang berkaitan dengan penerapan aturan di sekolah,
4. untuk sekolah yang belum memiliki fasilitas internet dapat menggunakan aturan tata tertib
yang ada di sekolah masing-masing,
5. guru menyiapkan referensi, buku ajar, atau bahan bacaan bagi peserta didik sebelum masuk
kegiatan inti pembelajaran.
Materi Pembelajaran
 Mengenal aturan
 Membuat aturan
 Hak dankewajiban di rumah dan disekolah
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Pendidikan pancasila dan kewarganegaran kelas III SD
 Internet

2. Sumber Alternatif
 Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.

Persiapan Pembelajaran :
Hal-hal yang dipersiapkan guru, antara lain:
1. Guru dapat menyiapkan beberapa gambar tentang contoh suatu peristiwa yang berkaitan
dengan aturan.
2. Guru dapat menyiapkan wacana/puisi tentang aturan.
3. Guru dapat memberi umpan pertanyaan kepada peserta didik untuk menceritakan
pengalamannya sehari-hari terkait aturan.
4. Guru menyiapkan lembar observasi sebagai penilaian aktivitas pembelajaran peserta didik..
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pertemuan 1: Aturan Sekolahku (Mindful Learning)

A. Pendahuluan (15 Menit)

1. Ice Breaker: Guru menyapa siswa dan mengajak mereka bercerita tentang pengalaman
mereka di sekolah.
2. Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan "Apa saja aturan yang kamu ketahui di
sekolah?"
3. Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran bahwa siswa akan
belajar tentang aturan yang ada di sekolah.

B. Kegiatan Inti (90 Menit)

1. Mindful Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)


 Guru menjelaskan apa itu aturan dan mengapa aturan penting di sekolah.
 Siswa diajak berdiskusi kelompok kecil mengenai aturan yang mereka ketahui
dan bagaimana mereka menjalankan aturan tersebut.
2. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
 Guru mengajak siswa bermain permainan peran (role-play) tentang situasi di
mana aturan sekolah harus dijalankan, misalnya antre di kantin atau masuk kelas
dengan tertib.
3. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
 Siswa diminta membuat poster sederhana tentang aturan di sekolah yang mereka
anggap paling penting. Poster tersebut akan dipajang di kelas sebagai pengingat
bersama.

C. Penutup (15 Menit)

1. Refleksi: Guru mengajukan pertanyaan reflektif seperti "Mengapa penting mematuhi


aturan sekolah?"
2. Penilaian: Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif dalam diskusi dan
pembuatan poster.

Pertemuan 2: Kesepakatan Sekolahku (Joyful Learning)

A. Pendahuluan (15 Menit)

 Guru membuka pembelajaran dengan menanyakan kesan siswa terhadap aturan di


sekolah.
 Apersepsi mengenai pentingnya aturan yang disepakati bersama.

B. Kegiatan Inti (90 Menit)

1. Mindful Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)


 Guru mengajak siswa berdiskusi tentang aturan apa saja yang mereka inginkan
diterapkan di kelas. Setiap siswa berhak memberikan pendapatnya.
2. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
 Guru memfasilitasi siswa untuk membuat kesepakatan bersama melalui diskusi
kelas dan memilih beberapa aturan yang akan diterapkan.
3. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
 Setiap siswa menandatangani kesepakatan aturan kelas yang sudah dibuat
bersama sebagai komitmen bersama.

C. Penutup (15 Menit)

 Refleksi: Guru menanyakan "Bagaimana perasaan kalian saat ikut menentukan aturan di
kelas?"
Pertemuan 3: Hak dan Kewajibanku di Rumah (Meaningful Learning)

A. Pendahuluan (15 Menit)

 Guru membuka pembelajaran dengan menanyakan kegiatan siswa di rumah dan


bagaimana mereka menjalankan kewajiban di rumah.

B. Kegiatan Inti (90 Menit)

1. Mindful Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)


 Guru menjelaskan konsep hak dan kewajiban di rumah.
 Siswa diajak membuat daftar hak dan kewajiban yang mereka miliki di rumah,
misalnya "Hak untuk bermain dan kewajiban membantu orang tua."
2. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
 Siswa membuat gambar yang menggambarkan hak dan kewajiban di rumah
mereka.
3. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
 Setiap siswa mempresentasikan gambar dan penjelasan tentang hak dan
kewajiban di rumah mereka.

C. Penutup (15 Menit)

 Refleksi: "Apakah lebih mudah menjalankan hak atau kewajiban di rumah?"

Pertemuan 4: Hak dan Kewajibanku di Sekolah (Joyful Learning)

A. Pendahuluan (15 Menit)

 Guru mengajukan pertanyaan mengenai hak dan kewajiban siswa di sekolah.

B. Kegiatan Inti (90 Menit)

1. Mindful Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)


 Guru menjelaskan hak siswa di sekolah, seperti hak mendapatkan pendidikan dan
kewajiban, seperti menjaga kebersihan kelas.
2. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
 Siswa membuat komik sederhana yang menggambarkan hak dan kewajiban
mereka di sekolah.
3. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
 Setiap siswa membacakan komik mereka di depan kelas.

C. Penutup (15 Menit)

 Refleksi: "Apakah ada hak yang pernah kamu rasakan tidak terpenuhi di sekolah?"

Pembelajaran Alternatif 1
a. Guru menayangkan video tentang aturan di lingkungan rumah dan sekolah untuk
menggantikan aktivitas dalam mengamati gambar dan bernyanyi. \
b. Peserta didik membentuk kelompok secara acak dengan panduan guru (Berkebinekaan
Global).
c. Guru menggali dan menanyakan beberapa informasi terkait penayangan video
pembelajaran kepada peserta didik (Bernalar Kritis).
d. Guru melakukan kegiatan OREO (Observe, Respond, Exit, Observe) pada setiap
kelompok. Guru melakukan observasi, kemudian melontarkan pertanyaan-pertanyaan
pengiring dan memberikan respon tanpa membenarkan atau menyalahkan pendapat
peserta didik (Bergotong Royong dan Bernalar Kritis).
e. Peserta didik mengkomunikasikan kembali cerita yang ada di video dan menuangkannya
dalam bentuk peta konsep/mind map (Mandiri dan Kreatif).
f. Guru mengapresiasi peserta didik yang berani menceritakan kembali isi cerita di video
pembelajaran dengan penuh percaya diri (Mandiri dan Bernalar Kritis).
g. Lembar LKPD dapat diubah sesuai kreativitas guru dengan menggunakan berbagai
aplikasi agar penampilan lebih menarik.
Pembelajaran Alternatif 1
a. Guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan metode bermain peran yang
berhubungan dengan aturan sekolah.
b. Peserta didik membentuk kelompok secara acak dengan bimbingan guru (Berkebinekaan
Global).
c. Guru meminta masing-masing ketua kelompok untuk mengambil satu kertas yang berisi
aturan di lingkungan sekolah secara acak.
d. Setiap kelompok berdiskusi membahas materi yang telah mereka pilih kemudian
membuat skenario sederhana untuk ditampilkan di depan kelas (Bergotong Royong dan
Bernalar Kritis).
e. Guru melakukan kegiatan OREO (Observe, Respond, Exit, Observe) pada setiap
kelompok. Guru melakukan observasi, kemudian melontarkan pertanyaan-pertanyaan
pengiring dan memberikan respon tanpa membenarkan atau menyalahkan pendapat
peserta didik (Bergotong Royong dan Bernalar Kritis).
f. Setiap kelompok memeragakan peran dihadapan kelompok lainnya (Kreatif).
g. Kelompok lain memberikan tanggapan atas penampilan teman-temannya (Bernalar
Kritis).
h. Guru memberikan penguatan kepada peserta didik terkait penampilan bermain peran
kemudian memberikan pertanyaan (Bernalar Kritis).
(1) Mengapa kita harus mematuhi aturan tersebut?
(2) Apa akibat jika kita tidak mematuhi aturan tersebut?
i. Setiap kelompok membuat kesimpulan terkait aturan-aturan di sekolah yang terdapat
pada peta konsep.

Asesmen :
Penilaian Sikap Proil Pelajar Pancasila
Aspek sikap (Civic Disposition)
Tabel 3.2 Jurnal Sikap Spiritual (Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa)
Skor
No Nama Kriteria Penilaian Keterangan
1 2 3 4
1 Sikap menghargai diri sendiri dan orang lain sesuai nilai-
nilai Pancasila, mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha
Esa.
2 Menghargai dan menerima perbedaan yang ada pada diri
sendiri dan orang lain sebagai anugrah terindah dari Tuhan
Yang Maha Esa.
3 Menghormati dan saling menyayangi kepada sesama
manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
.Catatan:
Penilaian dilakukan pada setiap peserta didik saat proses pembelajaran.

Aspek Sikap Sosial (Civic Disposition)


Nama kelompok :
Hari/ tanggal :
Tabel 3.3 Rubrik Sikap Gotong Royong

Aspek Pengamatan Ket


1. Tidak
Memberikan pernah
No Nama
Santun Berperan aktif Menghargai orang lain Pendapat / 2. Jarang
Ide 3. Sering
4. Selalu

Aspek Keterampilan (Civic Skill) Dimensi proil gotong royong


a. Diskusi
Nama :
No. Absen :
Tabel 3.4 Rubrik Penilaian Diskusi Kelompok

Skor 86-100 Skor 71-85 Skor 61-70 Skor = 60


Kriteria/
Baik Sekali Baik cukup Kurang
Skor
4 3 2 1
Kerja sama Dapat bekerja sama dengan Hanya dapat Hanya dapat Tidak dapat
dalam semua anggota kelompok. bekerja sama bekerja sama bekerjasama/
kelompok dengan beberapa dengan satu berpartisipasi
anggota kelompok anggota (pasif).
saja. kelompok saja.
Berpendapat Dapat berpendapatdengan baik, Berpendapat Berpendapat Tidak dapat
sopandan santun sesuai materi. dengan sopan dan kurang sopan dan berpendapat.
santun tetapi tidak santun tidak
sesuai materi. sesuai materi.
Menghargai Mendengarkan saat teman Memenuhi tiga Memenuhi dua Memenuhi satu
pendapat berbicara, melihat dengan kriteria. kriteria. kriteria.
seksama,mau menerima
masukan dari teman, dan tidak
memotong saat teman berbicara.
b. Berbicara/Presentasi (Proil Mandiri)
Nama Kelompok :
Hari/Tanggal :
Tabel 3.5 Rubrik Penilaian Presentasi Pembelajaran

Skor 86-100 Skor 71-85 Skor 61-70 Skor = 60


Kriteria/
Baik Sekali Baik cukup Kurang
Skor
4 3 2 1
Peserta didik terlihat percaya diri saat Peserta didik Peserta didik Peserta didik
memperkenalkan dirinya di depan memenuhi tiga memenuhi dua memenuhi satu
Penampilan
kelas dengan suara yang jelas dan kriteria. kriteria. keriteria saja.
berdiridengan baik dan santun.
Peserta didik Peserta ddik Peserta didik
Peserta didik memakai kata baku,
hanya dapat hanya dapat memenuhi satu
Bahasa menggunakan kalimat efektif, lafal
memenuhi tiga memenuhi dua keriteria saja.
yang jelas, dan intonasinya tepat.
kriteria. kriteria.
Peserta didik dapat menjelaskan Peserta didik Peserta ddik Peserta didik
materi dengan jelas, sesuai tema, Memenuhi tiga memenuhi dua memenuhi satu
Isi
menjelaskan dampak baik dan buruk kriteria. kriteria. keriteria saja.
serta solusi pemecahan masalah
Banyak
Lebih dari 10 kalimat 7-10 Kalimat 4-7 Kalimat Kalimat
kalimat
.
c. Bermain Peran/Role Playing (Proil Kreatif )
Nama Kelompok :
Hari/Tanggal :
Tabel 3.6 Rubrik Penilaian Bermain Peran

Skor 71-85 Skor = 60


Kriteria/ Skor 61-70 cukup
Skor 86-100 Baik Sekali 4 Baik Kurang
Skor 2
3 1
Sesuai dengan karakter tokoh, Peserta didik Peserta didik Peserta didik
Penampilan dialog lancar, lafal memenuhi 3 memenuhi 2 kriteria. memenuhi 1
pengucapan & intonasi tepat. kriteria. kriteria.
Percaya diri, suara terdengar Peserta didik Peserta Peserta didik
Ekspresi jelas, lantang, mimik wajah memenuhi tiga didikmemenuhi dua memenuhi satu
sesuai cerita. kriteria. kriteria. kriteria.
.
d. Proyek (Proil Kreatif)
Nama Kelompok :
Tabel 3.7 Rubrik Penilaian Proyek/Poster

Skor 71-85 Skor 61-70


Kriteria/ Skor = 60 Kurang
Skor 86-100 Baik Sekali 4 Baik cukup
Skor 1
3 2
Sangat rapi, singkat, padat Cukup rapi kurang Kurang rapi, Tidak ada tulisan.
Tulisan dan bermakna. singkat, makna kurang singkat,
kurang jelas. tidak bermakna.
Sangat sesuai dengan tema, Sesuai dengan Kurang sesuai Tidak disertai
sangat rapi, bersihdan tema, rapi, bersih, dengan tema, gambar/hiasan.
Gambar
menarik. tapi kurang tidak rapi.
menarik.
Sangat sesuai dengan materi. Kurang sesuai Tidak sesuai Tidak menmpunyai
Ide
dengan materi. dengan materi. unsur materi.
Gambar,warna,tulisan dan Gambar, warna, Gambar, warna, Gambar, warna, tulisan
Estetika hiasan sangat serasi. tulisan dan hiasan tulisan dan hiasan dan hiasan sangat tidak
kurang serasi. tidak serasi. serasi.
.
Refleksi Guru:
Releksi dapat dilakukan dengan melihat aktivitas yang dilakukan guru dalam kegiatan perencanaan,
pelaksanaan dan penilaian pembelajaran yang telah dilakukan. Releksi dapat digambarkan dengan
beberapa pertanyaan seperti: 1) Apa yang menurut guru berhasil? 2) Apa saja kendala yang dihadapi? 3)
Bagaimana membuat perubahan dalam kegiatan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik? 4)
Apakah seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik?
Guru dapat memberikan releksi kepada peserta didik di akhir pembelajaran pada aktivitas “Kebiasaan
Baikku” dan releksi “Proil Pelajar Pancasila”.
Pada unit pembelajaran ini, kegiatan releksi dapat dilakukan dengan panduan tabel 3.8 berikut.

Tabel 3.8 Kegiatan Releksi Pembelajaran

Aktivitas Skor
No Pembelajara Aspek Releksi Ket
1 2 3 4
n
1 Perencanaan 1. Ketepatan dalam mengembangkan sikap berdasarkan
Capaian Pembelajaran.
2. Keterampilan mendesain media (terbaca/menarik/
efektif/eisien).

3. Kesesuaian media yang direncanakan dengan


Capaian Pembelajaran.
2 Pelaksanaan 1. Keterampilan menarik perhatian peserta didik
menggunakan media.
2. Keterampilan membuat pertanyaan awal dalam
membuka pembelajaran.

3. Keterampilan memanfaatkan media dan


mengaitkan dengan Capaian Pembelajaran.

4. Keterampilan menstransfer materi dan nilai


(menjelaskan/ bercerita/ mendongeng/ bernyanyi
dll).

5. Keterampilan merespon, memberikanumpan balik,


dan mengkonirmasi nilai.
3 Penilaian 1. Ketepatan dalam menentukan instrumen penilaian.
2. Kesesuaian dalam menyusun indikator penilaian
dengan Capaian Pembelajaran.
3. Kesesuaian indikator dan instrumen penilaian
berdasarkan perkembangan kognitifpsikologis, dan
nilai moral.
.Keterangan:
Skor 1= kurang Skor 3= baik
Skor 2= cukup Skor 4= sangat baik
Refleksi Peserta Didik:
Beri tanda centang (√ ) pada kotak berikut!
No Pernyataan Sudah Bisa Masih Perlu Belajar
1 Saya sudah memahami aturan di sekolah.
2 Saya sudah melaksanakan aturan di sekolah.
3 Saya sudah bisa membuat aturan kelas.
4 Saya sudah bisa mengenal hak dan kewajiban.
5 Saya sudah bisa melaksanakan hak dan kewajiban di rumah
6 Saya sudah bisa melaksanakan hak dan kewajiban di
sekolah.
.
Proil Pelajar Pancasila

Pengayaan dan Remedial


1. Pengayaan
Peserta didik dapat dapat mendalami materi lebih jauh tentang bagaimana aturan yang ada di
lingkungan masyarakat, dan apa saja hak dan kewajiban peserta didik di masyarakat, dengan cara
membaca buku atau mengakses di internet pada tautan Youtube dengan mencarinya pada kolom
pencarian (video tentang aturan, hak dan kewajiban di lingkungan masyarakat dengan panduan
guru).

2. Remedial
Bagi peserta didik yang akan melaksanakan remedial, guru dapat menggunakan metode dan
strategi sesuai kebutuhan peserta didik..

C. LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta Didik:

Tema: Hak dan Kewajiban di Sekolah


Instruksi:

1. Sebutkan dua hak yang kamu miliki di sekolah.


2. Sebutkan dua kewajiban yang harus kamu jalankan di sekolah.
3. Buatlah gambar yang menggambarkan satu hak dan satu kewajiban di sekolah.

Kemudian, jawab pertanyaan berikut di buku tugasmu!

1. iya
2. a. mendapat hukuman dan ketinggalan materi pelajaran
b. lingkungan menjadi kotor dan menyebabkan kuman penyakit
c. kelas menjadi kotor dan tidak nyaman
4. akan mendapat hukuman dan dijauhi teman.
3. ya, sila ke 2
1. Temukan kata yang bekaitan dengan aturan dalam kotak teka-teki silang di berikut!

2. Tarik garis secara vertikal, horizontal, dan diagonal untuk menemukannya!


3. Warnailah setiap kata yang kamu temukan dengan warna yang berbeda untuk menandainya!
4. Setelah kamu menemukan jawaban yang tepat lengkapilah kalimat berikut!
a. Peraturan di buat agar ....
b. Ke sekolah harus memakai pakaian ....
c. Jika keluar kelas harus ....
d. Berpakaian harus ....
e. Di dalam kelas harus ....
f. Sikap kita kepada guru ....
g. Sesama warga sekolah harus saling tolong ....
h. Kita tidak boleh ..... dengan teman
i. Buanglah sampah pada ....
j. Semua warga sekolah harus menjaga .... lingkungan
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
Dalam kehidupannya manusia selalu membutuhkan orang lain, terutama dalam upaya memenuhi
kebutuhan hidupnya. Untuk dapat hidup harmonis dengan orang lain ada aturan-aturan yang harus
dipatuhi, aturan itu merupakan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Aturan ada 2 jenis yaitu tertulis dan tidak tertulis. Aturan tertulis berupa aturan yang dibuat oleh lembaga
masyarakat yang formal atau resmi, contohnya undang-undang atau peraturan di sekolah. Aturan tidak
tertulis merupakan aturan non formal, contohnya adat istiadat dan pantangan (tabu) di masyarakat.
Aturan tidak berlaku sama di semua tempat, aturan di tempat yang satu dengan yang lainnya berbeda-
beda. Aturan yang dibuat di suatu tempat disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan tersebut.
Aturan dibuat agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan harmonis. Aturan juga mengandung sanksi atau
hukuman.
Pelaksanaan hak dan kewajiban berkaitan dengan aturan. Dalam aturan yang dibuat biasanya ada
beberapa kewajiban yang wajib dilaksanakan sebelum mendapatkan hak. Hak dan kewajiban harus
berjalan seirama dan seimbang. Segala sesuatu yang harus dikerjakan atau dilaksanakan disebut dengan
kewajiban. Segala sesuatu yang pantas atau layak kita terima disebut dengan hak.
Agar pelaksanaan aturan bisa berjalan dengan baik, maka kita berkewajiban menjalankan hak dan
kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku. Hak akan diperoleh jika kewajiban telah dilaksanakan.

Glosarium
aturan : petunjuk atau perintah untuk menjalankan sesuatu
beriringan : sejalan, berdampingan
Bhinneka Tunggal Ika : semboyan negara indonesia yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”
budaya : pikiran akal budi atau adat istiadat
budaya global : budaya yang salah satu atau sejumlah unsurnya memiliki kemiripan atau serupa antara
satu wilayah budaya (biasanya mengacu pada batas wilayah kedaulatan negara dan wilayah budaya yang
lain)
denah : sebuah peta berukuran kecil yang menunjukkan dan menggambarkan detail lokasi dari suatu
tempat
dialog : percakapan antara dua tokoh atau lebih
disiplin : ketaatan atau kepatuhan pada peraturan (tata tertib)
diskusi : pertemuan untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah
fungsi : kegunaan dari sesuatu
gotong royong : bekerja bersama-sama (tolong menolong, bantu membantu)
hak : sesuatu yang harus diterima atau diperoleh
hukuman : balasan yang diterima seseorang karena melanggar aturan/ketentuan yang berlaku
Individu : pribadi, orang per orang
jati diri : ciri-ciri, gambaran atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda
karakteristik : ciri-ciri yang membedakan satu dengan lainnya
kebinekaan : keberagaman
keluarga : bapak, ibu, dan anak-anak, seisi rumah
kerja sama : melakukan pekerjaan secara bersama-sama
kesepakatan : persetujuan yang dibuat secara bersama-sama
kewajiban : sesuatu yang harus dilaksanakan
komunikasi : pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan
yang dimaksud dapat dipahami
lingkungan : daerah, bagian wilayah yang merupakan satu lingkungan
manfaat : kegunaan
nada : tinggi rendahnya bunyi dalam lagu, musik, dan sebagainya
pameran : pertunjukan hasil karya seni
Pantai Natsepa : salah satu pantai yang berada di Desa Suli Maluku Tengah
pelanggaran : perbuatan yang melanggar aturan atau ketentuan yang berlaku
pengalaman : sesuatu yang pernah dialami
peta pikiran : gambar yang berisi buah pikiran atau gagasan tentang suatu materi pelajaran
produk : barang atau jasa yang dibuat dan ditambah gunanya atau nilainya dalam proses produksi dan
menjadi hasil akhir dari proses produksi itu
rukun : baik dan damai tidak bertengkar
seimbang : sebanding, sama
sekolah : bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar, serta tempat menerima dan memberi
pelajaran
tradisi : adat, kebiasaan turun-temurun
tradisional : norma dan adat istiadat yang diwariskan secara turuntemurun

Daftar Pustaka:
Alifa, Kak. Ragam Permainan Tradisional di Indonesia. Kabupaten Bantul: Diva Press, 2018.
Amin, H. Maswardi Muhammad. Moral Pancasila Jati Diri Bangsa, Aktualisasi Ucapan dan
Perilaku Bermoral Pancasila. Yogyakarta: Calpulis, 2015.
Awaluddin. Pengantar Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Penerbit
Deepublish, 2017.
Damanik, Jaya. Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Dan Budi Pekerti.
Jakarta
Pusat: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, 2021.
Dewi, Ressi Kartika dan Kamala Rahayu. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SD
Kelas 3.
Jakarta: Pusat Perbukuan Kemendikbudristek, 2021.
Direktorat Permuseuman. Permainan Tradisional Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal
Kebudayaan, 1998.
Endraswara, Suwardi. Agama Jawa (Ajaran, Amalan, dan Asal-usul Kejawen). Yogyakarta:
NarasiLembu Jawa, 2017.
Fad, Aisyah. Kumpulan Permainan Anak Tradisional Indonesia. Jakarta: Penebar Swadaya,
2014.
G, William dan Lay K. Yanti. Kumpulan Lagu Daerah. Jakarta: Kawan Pustaka, 2006.
Irawan, Dimas Dwi. RPUL: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Indonesia dan Dunia.
Yogyakarta: Forum Tentor Indonesia, 2016.
Iswinarti. Permainan Tradisional. Prosedur dan Analisis Manfaat Psikologis. Malang: UMM
Press, 2017.
Pabbajah, Mustaqim dkk. Pendidikan dan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Siswa SD/MI
Kelas
III. Jakarta Pusat: Penerbitan Bersama Antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016
tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2016
tentang Standar Penilaian Pendidikan.
Ramadani, Maersk dkk. Pendidikan dan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Siswa SD/MI
Kelas
IV. Jakarta Pusat: Penerbitan Bersama Antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan
Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, 2022.
Retma Sari. Belajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Dengan Mudah dan Cepat
Untuk
Pemula: Komunikasi Aktif . Jawa Tengah: Penerbit Pustaka Rumah Cinta, 2020.
Rochani, S. Lagu Daerah. Jakarta: Balai Pustaka, 2012.
Satria, Rizky dkk. Panduan Pengembangan Projek Penguatan Proil Pelajar Pancasila. Jakarta:
Badam Standar, KUrikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementrian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, 2022.
Setyo, Sunoto. “Keputusan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Badan Pembinaan
Ideologi Pancasila Nomor 2 Tahun 2022”. Jakarta: BPIP, 2022.
Sihotang, Kasdin, dkk. Pendidikan Pancasila: Upaya Internalisasi Nilai-Nilai Kebangsaan.
Jakarta: Graindo, 2014.
Sunarso. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Jakarta: Yudhistira, 2015.
Supriatna, Agus. Bahasa Indonesia Buku Pelajaran untuk kelas VIII. Jakarta: Graindo Media
Pratama, 2007.
Thayeb, M dan Karyatmo. Kreatif Tematik Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku IV untuk
SD/MI. Bandung: Penerbit Duta, 2019.
Tim Media Pusindo. Kumpulan Lagu Daerah Persembahan untuk Indonesiaku. Depok: Media
Pusindo, 2008.
Tim Smart Nusantara. Aku Bisa Aku Juara SD/MI Kelas V. Jakarta: Gramedia Widiasarana
Indonesia, 2016.
Undang-undang Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 E.
Sumber Jurnal
Etika, Tiwi. “Perjuangan Kritis Agama Kaharingan di Indonesia: Tantangan Berat dan Masa
Depan Agama Asli Suku Dayak.” Jurnal Studi Kultral 4, no. 1 (2018): 1-12.
Hanifah, N. “Pengembangan Instrumen Penilaian Higher order Thinking Skill (HOTS) di
Sekolah
Dasar.” Current Research in Education: Conference Series Journal 1, no. 1 (2019): 1-8.
Winarno. “Pendidikan Kewarganegaraan Persekolahan: Standar Isi dan Pembelajarannya.”
Jurnal Civics Kajian Kewarganegaraan 3, no.1 (2006): 22-36.
Sumber Internet
Arsip Nasional Republik Indonesia. “Pidato Sukarno 1 Juni 1945.” Diakses tanggal 3 Juni 2023.
[Link]
[Link].
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. “MAKNA LAMBANG GARUDA
PANCASILA.” Youtube, 17 Juni 2023. [Link]
Cerdas Berkarakter Kemdikbud. “Kikan Namara dan Eka Gustiwana-Proil Pelajar Pancasila.”
Youtube, 8 April 2023. [Link]
KEMENDIKBUD RI. “Garuda Pancasila.” Diakses 11 Juni 2023.
[Link]
pp35.
Peraturan BPIP Nomor 2 Tahun 2022 tentang Materi Dasar Pembinaan Ideologi Pancasila.
Diakses pada 4 Juli 2023. [Link]
Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. “Keragaman Sosial dan Budaya Indonesia.” Youtube, 5
Juli 2023. [Link]
Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. “Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia.” Youtube, 8
Juli 2023. [Link]
Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. “Lagu Daerah Ampar Ampar Pisang dari Kalimantan
Selatan.” Youtube, 5 Juli 2023. [Link]
Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. “Lagu Daerah Apuse dari Papua Barat.” Youtube, 5 Juli
2023. [Link]
[Link]

Mengetahui, ......................, ..............., 20 .....


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
( ........................................... ( ........................................... )
)

Anda mungkin juga menyukai