1.
1 Konsep NAT (Network Address Translation)
Fitur atau teknologi ini adalah teknik untuk mengubah suatu
alamat ke alamat yang lain. Teknik ini biasa digunakan pada
sistem internet yang sering kita gunakan saat ini. Sejarah
tercipatnya teknologi ini dilatar belakangi oleh kondisi IP Address
versi 4 mengalami krisis IP Address yang bisa digunakan. Untuk
mengatasi hal tersebut kemudian terciptalah teknologi NAT. hal
ini bertujuan untuk melakukan penghematan IP Address versi 4
sekaligus untuk bisa menyembunyikan perangkat di jaringan lokal
dari internet. Kita secara tidak sadar telah sering menggunakan
teknologi ini saat kita terhubung ke internet. Saat berlangganan
suatu layanan internet dari suatu ISP yang menggunakan router
yang dipasangkan dirumah atau kantor. Kita akan menggunakan
IP Address router tersebut yang telah disetting oleh pihak ISP
untuk bisa terhubung ke internet. Tanpa adanya fitur ini kita tidak
akan bisa terhubung ke intenet. Berikut ini penggambaran
bagaimana NAT bekerja.
Router + NAT
Private
Internet
Network
[Link]
[Link] [Link]
Gambar 17: Proses NAT
1.2 Jenis Jenis NAT
NAT dapat dibedakan menjadi beberapa jenis spesifik. Setiap jenis
memiliki perbedaan pada penggunaannya atau sifat pemetaan tabel
NAT, tetapi tetap memiliki sistem kerja dasar yang sama. Berikut ini
merupakan jenis-jenis NAT di dunia jaringan komputer:
a) Static NAT
Static NAT adalah jenis penerjemahan yang paling
sederhana dan bersifat tetap. Jenis ini mencipatakan pemetaan
satu-ke-satu yang bersifat tetap antara satu alamat IP private
dijaringan lokal ke satu alamat IP Public. Artinya satu alamat IP
private hanya bisa ditransalasikan ke satu alamat IP public. Jenis
NAT ini sangat cocok untuk perangkat yang perlu dapat diakses
dari internet secara konsisten, seperti server web, server email,
atau server FTP. Kelemahannya adalah tidak efisien dalam
menghemat IP publik karena setiap server membutuhkan satu IP
publiknya sendiri.
b) Dynamic NAT
Dalam jenis ini memiliki perbedan yang jelas jika
dibandingkan dengan jenis static NAT. Alih-alih menggunakan
pemetaan yang bersifat tetap, Dynamic NAT berkeja dengan cara
memetekan sekelompok alamat IP private dan sekelompok
alamat IP public untuk menjadi bahan untuk ditranslasikan.
Ketika suatu alamat IP private ingin mengakses internet, router
akan memilih secara dinamis IP public yang akan digunakan
untuk mengganti alamat IP private yang akan di translasikan.
Tetapi satu IP public hanya bisa digunakan untuk satu alamat IP
private. Dengan hal ini, penggunaan IP public harus digunakan
secara bergantian. Dynamic NAT ini lebih tidak efisien daripada
static NAT.
c) PAT (Port Address Translation) / NAT Overload
PAT atau sering disebut sebagai NAT Overload adalah jenis
NAT yang sering kita gunakan, umum, dan yang paling efisien.
Digunakan dihampir semua router yang berdara di rumah dan di
kantor. Jenis ini memungkinkan untuk dua atau lebih perangkat
dengan alamat IP local yang berbeda bisa menggunakan satu
alamat IP public dalam waktu yang bersamaan. Hal ini bisa
dilakukan karena dalam sistem ini tidak hanya melakukan
perubahan dalam IP Address, tetapi juga melakukan perubahan
pada nomor port yang berfungsi sebagai pembeda. Setiap
kombinasi itu disimpan kedalam tabel NAT yang terdapat pada
router. Karena jumlah port sangat banyak sehingga satu IP
public bisa melayani banyak koneksi secara bersamaan,
membuat PAT menjadi solusi terbaik untuk penghematan alamat
IP versi 4 yang semakin langka.
1.3 Source NAT (SRCNAT)
Source NAT adalah sebuah teknik yang bertujuan untuk
melakukan perubahan terhadap alamat IP source pada sebuah
frame Ethernet sebelum dikirim ke jaringan eksternal. Hal ini
berfungsi untuk menyembunyikan atau memetakan ulang alamat
IP Address di dalam suatu jaringan. Mekanisme ini biasa terjadi
pada sebuah router atau firewall yang berperan sebagai gerbang
keluar menuju internet. Proses ini melibatkan proses mapping
antara alamat IP Address serta port asli dengan alamat IP Address
dan port yang telah di translasi. Sehingga akan bisa melakukan
proses revers untuk paket-paket yang datang dari jaringan
eksternal.
Penerapan Source NAT membawa keuntungan di dalam dunia
jaringan komputer. Teknik ini dapat mengatasi pemborosan dalam
penggunaan IP versi 4 yang lama-kelamaan akan mengalami krisis
alamat IP Address yang tersedia. Hal ini dikarenakan setiap node
pada jaringan lokal yang akan keluar ke jaringan eksternal akan
diubah alamat IP nya dengan satu alamat IP yang digunakan oleh
router. Kemudian SCRNAT dapat memberikan keamanan dasar
dengan cara menyembunyikan struktur jaringan internal dari dunia
luar sehingga akan tercipta semacan firewall yang melindungi
perangkat-perangkat yang di jaringan internal.
Namun SCRNAT juga memiliki beberapa kekurangan tertentu.
Teknik ini dapat menyulitkan administrator jaringan ketika ada
layanan yang perlu diakses dari luar jaringan seperti server web
atau game. Karena NAT tidak didesain untuk koneksi dari luar
kejaringan internal tanpa adanya konfigurasi tambahan. Selain itu,
dengan adanya SCRNAT akan membebani router pada saat
jaringan memiliki traffic yang sangat padat. Meskipun demikian
SCRNAT tetap menjadi komponen yang sangat fundamental
dalam jaringan komputer modern.
1.4 Destination NAT (DSTNAT)
Sistem Destination NAT merupakan kebalikan dari Source NAT,
yang berfungsi untuk mengubah alamat destination suatu paket yang
masuk kedalam sebuah router atau firewall. Teknik ini digunakan saat
administrator jaringan perlu untuk membuat layanan server atau suatu
hal yang perlu di akses dari luar jaringan. DSTNAT memungkinkan
server-server yang menggunakan alamat IP private dapat diakses dari
jaringan luar dengan cara mengarahkan ulang IP Address dengan tujuan
IP public milik router ke alamat IP private server internal. Penerapan
DSTNAT membawa manfaat bagi pengelola jaringan komputer. Teknik
ini memungkinkan suatu instansi untuk menyembunyikan server
internal dibalik satu IP public, sekaligus mempertahankan kemampuan
untuk diakses dari luar jaringan. DSTNAT juga bisa digunakan sebagai
load balancing dengan mendistribusikan paket-paket yang masuk ke
beberapa server internal. Dengan sistem ini pula kita dapat melakukan
migrasi suatu server yang lancar dan pengalihan traffic tanpa mengubah
konfigurasi klien.
Tetapi penggunaan sistem ini memiliki kekurangan terhadap
keamanan pada jaringan internal. Sebab komputer atau server yang
berada di dalam dapat diakses menggunakan sistem ini. Hal ini dapat
menyebabkan sebuah celah yang bisa diambil untuk melakukan
hacking pada jaringan internal. Diperlukan konfigurasi firewall yang
ketat untuk membatasi akses ke port-port dan layanan yang memang
diperlukan. Sistem ini juga dapat membuat kompleksitas terhadap
troubleshooting terhadap koneksi jaringan. Meskipun demikian fitur
atau sistem ini sangat bermanfaat karena memungkinkan layanan atau
komputer dijaringan internal dapat diakses melalui jaringan eksternal
tanpa melakukan pemborosan IP public.
RANGKUMAN
NAT (Network Address Translation) adalah teknologi yang
digunakan untuk mengubah satu alamat IP menjadi alamat IP lainnya, dan
berperan penting dalam mengatasi krisis IP Address versi 4 serta
menyembunyikan perangkat dalam jaringan lokal dari akses internet
langsung. NAT memungkinkan banyak perangkat internal menggunakan
satu IP publik, sehingga konektivitas internet tetap berjalan tanpa
memerlukan banyak IP publik. NAT terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu
Static NAT yang membuat pemetaan tetap satu-ke-satu antara IP private
dan IP publik, Dynamic NAT yang memilih alamat publik secara dinamis
dari kumpulan alamat yang tersedia, serta PAT atau NAT Overload yang
paling umum digunakan karena memungkinkan banyak perangkat internal
berbagi satu IP publik dengan membedakan koneksi melalui port. Selain
itu, terdapat Source NAT (SRCNAT) yang mengubah alamat sumber paket
ketika keluar ke jaringan eksternal untuk penyembunyian jaringan internal
dan efisiensi penggunaan IP, meskipun dapat menyulitkan akses dari luar
dan menambah beban router. Kebalikannya, Destination NAT (DSTNAT)
mengubah alamat tujuan paket yang masuk ke router sehingga
memungkinkan server internal dengan IP private dapat diakses dari
jaringan luar melalui IP publik router. DSTNAT juga bermanfaat untuk
load balancing dan migrasi server, tetapi memerlukan konfigurasi
keamanan yang ketat untuk mencegah akses tidak sah. Secara keseluruhan,
NAT merupakan komponen penting dalam jaringan modern karena
mendukung konektivitas internet, efisiensi IP, serta keamanan dasar pada
sistem jaringan.