0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan21 halaman

RENJA2020

Dokumen ini merupakan Rencana Kerja Tahun 2020 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar yang disusun sebagai pedoman dalam penyusunan anggaran dan pelaksanaan program terkait penanggulangan bencana. Rencana kerja ini mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bertujuan untuk mewujudkan visi 'Denpasar yang Tanggap dan Tangguh Bencana'. Evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya juga disertakan untuk menilai capaian kinerja dan perbaikan yang diperlukan.

Diunggah oleh

adivakayana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan21 halaman

RENJA2020

Dokumen ini merupakan Rencana Kerja Tahun 2020 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar yang disusun sebagai pedoman dalam penyusunan anggaran dan pelaksanaan program terkait penanggulangan bencana. Rencana kerja ini mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bertujuan untuk mewujudkan visi 'Denpasar yang Tanggap dan Tangguh Bencana'. Evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya juga disertakan untuk menilai capaian kinerja dan perbaikan yang diperlukan.

Diunggah oleh

adivakayana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa/Ida


Sang Hyang Widhi Wasa berkat asung kerta wara nugrahaNya, Rencana Kerja Tahun
2020 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar dapat di selesaikan
sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Rencana Kerja ini merupakan salah satu Dokumen Perencanaan
Pembangunan sesuai yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004
dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional yang akan menjadi pedoman atau acuan dalam Penyusunan
Rencana Kerja Anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar
Tahun 2020
Sebagai akhir kata kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak
yang telah memberikan masukan –masukan dan data – data yang diperlukan dalam
proses penyusunan Renja Tahun 2020 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota
Denpasar

Denpasar, 8 Agustus 2019


Kepala Pelaksana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kota Denpasar

Drs. Ida Bagus Joni Ariwibawa, [Link]


Pembina utama Muda
NIP.19680627 198812 1 002

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................. i
DAFTAR ISI .............................................................................. ii

BAB I Pendahuluan .............................................................. 1


1.1 Latar Belakang .................................................. 1
1.2 Landasan Hukum .............................................. 2
1.3 Maksud dan Tujuan ........................................... 4
1.4 Sistematika Penulisan ....................................... 5

BAB II Evaluasi Pelaksanaan Renja Badan Penanggulangan


Bencana Daerah Tahun 2018 ..................................... 6
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2018 dan
Capaian Renstra BPBD ..................................... 6
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Badan
PenanggulanganBencanaDaerahKotaDenpasar... 12
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan
Fungsi Badan Penanggulangan bencana
Daerah Kota Denpasar ........................................... 13

BAB III Tujuan, Sasaran BPBD …………….......................... 20


3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional …….... 20
3.2 Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja …………... 21
3.3 Program dan Kegiatan ....................................... 23

BAB IV Rencana Kerja dan Pendanaan BPBD.................................27

BAB V Penutup.................................................................................30

ii
BAB I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang


Rencana kerja satuan perangkat daerah adalah dokumen perencanaan untuk
periode satu tahun yang memuat tentang kebijakan, program dan kegiatan
pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun
yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Rencana kerja BPBD Kota
Denpasar merupakan sederatan rencana program/kegiatan yang akan dilaksanakan
selama tahun 2020. Penyusunan rencana kerja BPBD mengacu pada kerangka
arahan yang dirumuskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) serta
berpedoman pada penjabaran Rencana Strategis BPBD Tahun 2016 – 2021 yang
merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Rencana kerja BPBD Kota
Denpasar yang memuat program/kegiatan sebagai pedoman dalam menyusun
Rencana Kerja Anggaran ( RKA ) tahun 2020 yang diajukan untuk dapat diprioritas
mendapatkan anggaran dari APBD.
Seiring dengan perubahan paradigma penanganan bencana di Indonesia yang
telah mengalami pergeseran yaitu penanganan bencana tidak lagi menekankan pada
aspek tanggap darurat tetapi lebih menekankan pencegahan dan mitigasi bencana serta
keseluruhan manajemen resiko bencana. Berdasarkan Undang - Undang Nomor : 24
tahun 2007 tentang penangulangan bencana dimana didalam ketentuan umumnya
disebutkan bahwa penyelenggaraan penangulangan bencana adalah serangkaian upaya
yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana,
kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi.
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Kerja Badan
Penangulangan Bencana Daerah Kota Denpasar tahun 2020, merupakan rencana
pembangunan tahunan yang pada dasarnya disusun untuk mewujudkan visi dan Misi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar. Visi BPBD Kota Denpasar
yaitu " Mewujudkan Denpasar yang Tanggap dan Tangguh Bencana " dan Misi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar adalah sebagai berikut :
a. Budaya Sadar Bencana ( BUSANA )
b. Memperkuat kapasitas sumber daya BPBD Kota Denpasar.
c. Penanganan Bencana yang Cepat, Tepat, Tanggap dan Aman.
d. Mewujudkan sistem pencegahan dan penangulangan bencana yang inovatif
dan handal.
1.2 Landasan Hukum
1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1992 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah
Tingkat II Denpasar (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1992 Nomor 9
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3465);
2 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem perencanaan
Pembangunan Nasioanal (Lembaran Negara RI Tahun 2004 No.104 tambahan
lembaran Negara RI nomor 4421);
3 Undang-undang Republik Indonesia nomor 33 Tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan Antar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
4 Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun 2007 tentang
Pembangunan Jangka Panjang Nasional Perimbangan Keuangan Antar
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
5 Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana;
6 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah ( lembaran
Negara RI tahun 2014 nomor 244,tambahan lembaran negara RI nomor 5587)
7 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan
Penanggulangan Bencana;
8 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2008 tentang Pendanaan dan Pengelolaan
Bantuan Bencana;
9 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir
dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011tentang
Perubahan kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
10 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pedoman
Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014;
11 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan,
Penegndalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan
Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta Tata Cara Perubahan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
12. Peraturan walikota Denpasar Nomor: 43 Tahun 2016 tentang Kedudukan,
Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja sekretariat Daerah, Staf
Ahli, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Inspektorat, Badan Daerah
dan Rumah Sakit Umum Daerah ( Berita Daerah Kota Denpasar Tahun 2016
Nomor 43 );
13. Peraturan Walikota Denpasar Nomor : 12 Tahun 2017 tentang Uraian tugas
jabatan pada Sekretariat Daerah, Staf Ahli, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah, Inspektorat, Badan Daerah dan Rumah Sakit Umum Daerah.
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud daripada penyusunan Renja Badan Penangulangan Bencana Daerah
Kota Denpasar Tahun 2020 adalah :

a. Untuk menetapkan dokumen perencanaan yang memuat tentang program dan


kegiatan pembangunan daerah yang menjadi tolok ukur Rencana Kerja Badan
Penanggsulangan Bencana Daerah Kota Denpasar Tahun 2020 .

b. Untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2020, Badan


Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar dalam melaksanakan tugas dan
fungsinya selama tahun 2020.

Sedangkan tujuan penyusunan renja adalah :


1. Sebagai acuan Badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar
Tahun 2020 sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mencapai
visi dan misi Pemerintah Kota Denpasar.
2. Sebagai landasan penyusunan kebijakan umum Anggaran (KUA) serta Prioritas
Plapon anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020.
3. Sebagai pedoman pelaksanaan tugas dan kegiatan .
4. Sebagai indikator kinerja yang konsisten dengan proses dan ketentuan dalam
rencana kerja.
1.4 Sistematika Penulisan Rencana Kerja
Sistematika penulisan Rencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kota Denpasar tahun 2020 disusun sebagai berikut :
1. BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang.
1.2 Landasan Hukum .
1.3 Maksud dan Tujuan .
1.4 Sistematika Penulisan .
2. BAB II Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD tahun lalu.
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD tahun lalu dan capaian Renstra BPBD.
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan BPBD.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tupoksi BPBD.
3. BAB III Tujuan, Sasaran BPBD
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional.
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja BPBD.
3.3 Program dan Kegiatan.
4. BAB IV Rencana Kerja dan Pendanaan BPBD
5. BAB V Penutup
BAB II
Hasil Evaluasi Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Tahun 2018

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Tahun 2018 dan Capaian Renstra BPBD
Evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja BPBD Kota Denpasar tahun 2018 dan
pencapaian kinerja Rencana Strategis ditujukan untuk mengidentifikasi sejauh mana
kemampuan BPBD dalam melaksanakan program dan kegiatannya. Rreview
terhadap evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu (tahun n-2) dan perkiraan capaian
tahun berjalan (tahun n-1) yang dikaitkan dengan pencapaian target Renstra BPBD.
a. Realisasi program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/keluaran
yang direncanakan adalah sebagai berikut :
Program Tanggap Darurat Bencana dengan kegiatan Penanganan Tanggap Darurat
tahun 2018 target kinerja 100 % dengan anggaran sebesar Rp. [Link],-
realisasi keuangan sebesar Rp. 0,-
b. Realisasi program/kegiatan yang telah memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang
direncanakan adalah sebagai berikut :
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran/Kegiatan pelayanan
Administrasi Perkantoran target kinerja 100% dan capaian kinerja 100%
dengan anggaran sebesar Rp. [Link],- capaian realisasi keuangan
sebesar Rp. [Link],- (97,56%).
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur/Kegiatan
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur target kinerja 100% capaian
kinerja 100% dengan anggaran sebesar Rp. [Link],- capaian
realisasi keuangan sebesar Rp. [Link],- (91,73%).
- Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur dengan kegiatan
pendidikan dan pelatihan formal dengan indikator kinerja persentase ASN
yang mengikuti Bimtek dengan target tahun 2018 sebanyak 15 orang
realisasi capaian target kinerja mencapai 9 orang ( 60 %) dengan anggaran
sebesar Rp. 75.000.000,- dengan realisasi keuangan Rp. 62.841.470,-.(
83,79%)
- Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya dengan indikator
persentase menurunnya kerugian material dan jiwa. Dengan target tahun
2018 sebesar 0,80 % dan capain kinerja 91,69% yang didukung dengan 4
kegiatan yaitu :
1. Kegiatan Penyuluhan Pencegahaan Bahaya Kebakaran
2. Kegiatan pengadaan sarana dan prasarana pencegahan bahaya
kebakaran .
3. Kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana pencegahan bahaya
kebakaran.
4. Kegiatan peningkatan pelayanan penanggulangan bahaya
kebakaran.
5. Kegiatan Pelatihan Simulasi Penggunaan Sarpras Pasca Bencana
Total anggaran program sebesar Rp. [Link],- dengan realisasi anggaran
sebesar Rp. [Link],- (97,37%).
- Program Tanggap Darurat Kebencanaan dengan indikator kinerja
terpenuhinya kebutuhan tanggap darurat target 100% dengan capaian
target 100% . Anggaran untuk program tanggap darurat kebencanaan
sebesar Rp. [Link], jadi Kegiatan ini tidak ada realisasi karena
anggaran tersebut disiapkan untuk berjaga - jaga apabila ada darurat
bencana yang perlu di tanggulangi, termasuk untuk bantuan Rehabilitasi
korban bencana tersebut. Pada tahun 2018 tidak ada situasi darurat
bencana ( Bencana Berskala Besar)
- Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Bencana dengan indikator
kinerja Persentase Desa/Kelurahan tanggap dan tangguh bencana dengan
target kinerja 13,95% dan capaian kinerja mencapai 13,95% . Total
anggaran program ini sebesar Rp. 757.670.155,- dengan realisasi anggaran
sebesar Rp. 755.801.187,- (99,75%) program ini didukung oleh 3 kegiatan
yaitu:
1. Kegiatan Pemantauan dan Penyebaran Imformasi Bencana.
2. Kegiatan Pencegahaan Dini dan Kesiagaan Bencana
3. Kegiatan Pendataan dan Pelaporan Pasca Bencana

c. Realisasi Program/ Kegiatan yang melebihi target kinerja hasil/keluaran yang di


rencanakan tidak ada
d. Kebijakan / tindakan perencanaan penganggaran yang perlu diambil untuk
mengatasi faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target kinerja
program/kegiatan antara lain :
- Meningkatkan kinerja para pelaksana kegiatan.
- Meningkatkan kerjasama dengan lembaga penyelenggara diklat /
bimtek.
- Peningkatan anggaran pendapatan daerah.

e. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra Badan


Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar adalah :
- Belum tercapainya target kegiatan sesuai yang tertuang dalam Renstra.
- Tercapainya target kinerja sesuai dengan yang telah direncanakan berdampak
terhadap peningkatan pelayanan kebencanaan dan peningkatan kesiapsiagaan
dalam penanggulangan bencana.
f. Kebijakan / tindakan perencanaan penganggaran yang perlu diambil untuk
mengatasi faktor-faktor penyebab tidak tercapaianya target kinerja
program/kegiatan antara lain :
- Meningkatkan kinerja para pelaksana kegiatan.
- Miningkatkan kerjasama dengan lembaga penyelenggara diklat /
bimtek.
- Peningkatan anggaran pendapatan daerah.
berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja tahun-tahun
sebelumnya. dapat dilihat pada (Tabel 2.1)
Tabel 2.1
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja BPBD dan
Pencapaian Renstra BPBD s/d Tahun 2019
Nama Perangkat Daerah : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Perkiraan Realisasi Capaian


Target dan Realisasi Kinerja
Target Target Renstra Perangkat
Realisasi Program dan Kegiatan tahun 2018
program Daerah s/d tahun berjalan
Target
Urusan/ Bidang Indikator Realis dan
Target Kinerja Capaian Kinerja Hasil
Urusan Kinerja Target asi kegiatan
Program (Renstra Program dan Realisasi Tingkat
Kode Pemerintahan Program(outco Renja renja Renja
Perangkat Daerah) Keluaran Tingkat capaian Capaian
Daerah Dan me)/Kegiatan(o Perangkat Perang Perangkat
2019 Kegiatan s/d Realisasi( Program dan Realisasi
Program/ Kegiatan utput) Daerah kat Daerah
dengan tahun %) Kegiatan s/d Target
tahun Daerah tahun
2017 tahun 2019 Renstra(%)
2018 tahun 2019
2018
1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)
1
Urusan...
1 01
Bidang Urusan....
Program Pelayanan Persentase
Administrasi Pemenuhan
Perkantoran Kebutuhan
1 01 01 Pelayanan 100% 40% 20% 20% 100% 20% 80% 80%
Administrasi
Perkantoran

Kegiatan Pelayanan Persentase


Administrasi terpenuhinya
Perkantoran pelayanan
1 01 01 01
adiminstrasi
perkantoran

Program Persentase
Peningkatan Sarana Pemenuhan
dan Prasarana Kebutuhan
Aparatur Sarana dan
Prasarana
1 01 02 Aparatur. 100% 40% 20% 20% 100% 20% 80% 80%

1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)

Peningkatan sarana Persentase


dan Prasarana Terpenuhinya
Aparatur Kebutuhan
1 01 02 01 Sarana dan
Prasarana
Aparatur.

Program Persentase
Peningkatan ASN yang 53,33%
1 01 05 75 orang 16 15 9 60% 15 40
Kapasitas Sumber mengikuti
Daya Aparatur Bintek

persentase
Pendidikan dan
1 01 05 01 peningkatan
Pelatihan Formal
SDM Aparatur

Program Persentase
Peningkatan Menurunnya
1 04 19 Kesiagaan dan Kerugian
Pencegahan Bahaya Material dan
Kebakaran jiwa

Kegiatan
Penyusunan Norma,
Standar, Prosedur
dan Manual
01 Pencegahan Bahaya 5 1 0 0 0 1 2 40%
dokumen
Kebakaran
(Sertifikasi ISO
9001 : 2015)

Kegiatan
Pendidikan dan
Pelatihan
02 200 orang 40 0 0 0 0 40 20%
Pertolongan dan
Pencegahan Bahaya
Kebakaran

Kegiatan
Penyuluhan
03 1500 orang 0 300 300 100% 300 600 40%
Pencegahan Bahaya
Kebakaran

Kegiatan
Pengadaan Sarana
04 dan Prasarana 100% 40% 20% 20% 100% 20% 80% 80%
Pencegahan Bahaya
kebakaran
Kegiatan
Pemeliharaan
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota
Denpasar.
Hasil evaluasi target pelayanan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kota Denpasar didasarkan atas hasil pelaksanaan program/kegiatan, yang selanjutnya
dilakukan evaluasi dan analisis dari pencapaian target kinerja atas sasaran dan
kebijakan Pemerintah Kota Denpasar. Manajemen Bencana sebagai upaya atau
kegiatan yang dilakukan dalam rangka pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap
darurat dan pemulihan berkaitan dengan bencana yang dilakukan pada sebelum, pada
saat dan setelah bencana. Tahun 2018 Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan
Bencana Daerah di dukung oleh indikator dan beberapa program/kegiatan yaitu :

Tabel 2.2
Pencapaian Kinerja Pelayanan perangkat Daerah BPBD Kota Denpasar

SPM/s Realisasi Catata


tandar Target Renstra Perangkat Daerah Proyeksi
N IK Capaian n
Indikator t
O K Analis
nasion
al Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun is
2018 2019 2020 2021 2018 2019 2020 2021
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Presentase menurunnya 0,80 0,70 0,60 0,50 0,80 0,60 0,50
kerugian material dan jiwa

Presentase Desa/Kelurahan 13,95 18,60 23,26 27,91 13,95 23,26 27,91


yang tanggap dan tangguh
bencana
Persentase terpenuhinya 100 100 100 100 100 100 100
kebutuhan tanggap darurat

2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan


Bencana Daerah Kota Denpasar.
1. Mengacu pada isu strategis nasional BNPB, maka dapat ditetapkan Isu - isu
strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dalam
penyelenggaraan Tugas dan Fungsi adalah Sebagai berikut :
a. Belum Maksimalnya Pemahaman masyarakat tentang penanganan bencana
b. Masih terbatasnya sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan
Penannggulangan Bencana
c. Orientasi penangulangan bencana pada umumnya masih lebih terarah pada
penanganan kedaruratan dan belum pada aspek pencegahan serta pengurangan
resiko bencana.
d. Masih belum optimalnya jangkauan pengembangan tim-tim siaga bencana
ditingkat instansi terkait, Kecamatan maupun Desa/Kelurahan
e. Masih kurangnya pemanfatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
mengurangi resiko bencana.
2. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kota Denpasar dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi kaitannya
dengan isu strategis adalah sebagai berikut:
a. Secara umum kinerja yang masih belum optimal seperti belum terpadunya dan
menyeluruhnya koordinasi dan kerjasama dalam menghadapi situasi tanggap
darurat.
b. Orientasi penanggulangan bencana pada umumnya masih lebih terarah pada
penanganan kedaruratan dan belum pada aspek pencegahan serta pengurangan
resiko bencana.
c. Masih belum optimalnya jangkauan pengembangan tim-tim siaga bencana
ditingkat instansi terkait, Kecamatan maupun Desa/Kelurahan, para relawan
bencana dan dunia usaha.
d. Masih kurangnya pemanfatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
pencegahan mengurangi resiko bencana.
e. Aspek sarana dan prasarana untuk memenuhi tugas masih kurang memadai.
3. Dampak terhadap capaian visi dan misi kepala daerah terhadap capaian program
nasional seperti Desa / Kelurahaan yang tangguh Bencana adalah meningkatnya
cakupan pelayanan bencana, menurunnya tingkat kerugian material dan jiwa
akibat bencana dan meningkatnya desa/kelurahan yang tanggap dan tangguh
bencana.
4. Tantangan dan peluang dalam peningkatan pelayanan adalah
 Tantangan dalam peningkatan pelayanan
- Perkembangan tingkat penduduk yang akan memicu pertambahan
kebutuhan akan lahan pemukiman dan perumahan.
- Masih banyaknya rumah yang dibangun oleh masyarakat tidak
memenuhi peraturan tentang tata ruang Pemerintah Kota Denpasar.
- Masih banyaknya jalur akses ke beberapa lokasi rawan bencana yang
tergolong sulit karena jalannya sempit.
- Masih kurangnya kesadaran masyarakat yang tinggal/membangun di
pemukiman daerah rawan bencana.
- Belum lengkapnya payung hukum dan peraturan teknis yang
dibutuhkan dalam pelaksanaan penanggulangan bencana.
- Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam
penangulangan bencana.
 Peluang dalam peningkatan Pelayanan adalah
- Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
- Adanya ketentuan dan peraturan tentang pengelolaan lingkungan.
- Terpenuhinya aturan-aturan teknis tentang penanggulangan bencana.
- Partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam penanggulangan
bencana.
- Terus berkembangnya konsep-konsep teknis penanggulangan bencana
yang lebih efektif.
- Kepedulian lintas sektor dan SKPD lainnya untuk mengalokasikan
anggaran dalam program – program kebencanaan.
5. Formulasi isu - isu penting dan catatan strategis untuk ditindaklanjuti dalam
perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang di laksanakan adalah
bahwa dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran terkait visi dan misi maka
capain indikator yang didukung oleh program dan kegiatan hendaknya perlu di
maksimalkan baik dalam pelaksanaannya maupun anggarannya.

2.3 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD.


Proses yang dilakukan sebagai perbandingan rancangan awal RKPD dengan hasil
kebutuhan bahwa usulan program dan kegiatan yang dirancang pada awal RKPD
tahun anggaran 2020 terdiri dari 6 Program dengan 16 kegiatan dengan total
anggaran sebesar Rp. [Link] Berdasarkan dari analisa kebutuhan
priorotas maka dalam proses pembahasan di tetapkan 6 Program 16 kegiatan
dengan anggaran sebesar Rp. [Link] Proses tersebut dapat dijelaskan
bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar agar
memprioritaskan Program/kegiatan yang akan diusulkan dengan
penyelenggaraan Program / Kegiatan sesuai dengan tugas pokok Badan
Penanngulangan Bencana
Review terhadap Rancangan Awal RKPD tahun 2020

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota


Denpasar

Rancangan awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan

Cata
N Targe Targe tan
o Program/Kegi Indikator t Pagu Indikator t Kebutuhan Pent
Lokasi Program/Kegiatan Lokasi ing
atan kinerja capai indikator(Rp) kinerja Capai Dana (Rp.)
an an

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Persentase Persentase
Program
pemenuhan Program Pelayanan pemenuhan
Pelayanan Kota Kota
1 pelayanan Adminstrasi Denpasar pelayanan
Adminstrasi Denpasar
administrasi Perkantoran administrasi
Perkantoran
perkantoran perkantoran

Persentase Persentase
Pelayanan pemenuhan pemenuhan
Kota Pelayanan Adminstrasi Kota
Adminstrasi pelayanan 100% Denpasar pelayanan 100%
Denpasar [Link] Perkantoran [Link]
Perkantoran administrasi administrasi
perkantoran perkantoran

Program Persentase Persentase


Peningkatan pemenuhan Program Peningkatan pemenuhan
Kota Kota
2 Sarana dan sarana dan sarana dan Prasarana Denpasar sarana dan
Denpasar
Prasarana prasarana Aparatur prasarana
Aparatur aparatur aparatur

Persentase Persentase
Peningkatan
pemenuhan pemenuhan
Sarana dan Kota 1 Peningkatan saran dan Kota 1
sarana dan Denpasar sarana dan
Prasarana Denpasar tahun [Link] Prasarana Aparatur tahun [Link]
prasarana prasarana
Aparatur
aparatur aparatur

Program
Persentase Persentase
Peningkatan Program peningkatan
Kota ASN yang Kota ASN yang
3 Kapasitas kapasitas sumber daya Denpasar
Denpasar mengikuti mengikuti
Sumber Daya manusia
bintek bintek
Manusia

Persentase Persentase
Pendidikan
Kota ASN yang 15 Pendidikan dan Pelatihan Kota ASN yang 15
dan Pelatihan Denpasar
Denpasar mengikuti orang 187.500.000 Formal mengikuti orang 187.500.000
Formal
bintek bintek

Program
Peningkatan Persentase
Program peningkatan
Kesiagaan menurunnya
Kota kesiagaan dan Kota
4 dan Denpasar kerugian
Denpasar pencegahan bahaya
Pencegahan material dan
kebakaran
Bahaya jiwa
Kebakaran

Jumlah Jumlah
dokumen dokumen
Penyusunan
norma/standa norma/standa
Norma,Standa
rt prosedur Penyusunan rt prosedur
rt,Pedoman,da
Kota dan manual norma,standart,pedoman, Kota dan manual
1 n Manual 1 dok Denpasar 1 dok
Denpasar pencegahan 95.328.500 dan manual pencegahan pencegahan 95.328.500
Pencegahan
bahaya bahaya kebakaran bahaya
Bahaya
kebakaran ( kebakaran (
Kebakaran
sertifikat ISO sertifikat ISO
) )

Pendidikan Jumlah Jumlah


dan pelatihan tenaga tenaga
Pendidikan dan pelatihan
Pertolongan opersional opersional
Kota 181 Pertolongan dan Kota 181
2 dan BPBD yang Denpasar BPBD yang
Denpasar orang 466.742.100 Pencegahan Bahaya orang 466.742.100
Pencegahan mendapat mendapat
Kebakaran
Bahaya pendidikan pendidikan
Kebakaran dan pelatihan dan pelatihan

Jumlah
Jumlah
masyarakat
masyarakat
Kegiatan yang
yang
Penyuluhan Kegiatan penyuluhan mendapat
Kota mendapat 193 Kota 193
3 Pencegahan pencegahan bahaya Denpasar sosialisasi
Denpasar sosialisasi orang 217.536.500 orang 217.536.500
Bahaya kebakaran tentang
BAB III
Tujuan dan Sasaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional
Rencana Nasional Penanggulangan Bencana diintegrasikan kedalam RPJMN
2016-2021. Pada tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota perencanaan dan tindakan
penanggulangan bencana menjadi pedoman dan acuan dalam bentuk perencanaan
penanggulangan bencana didaerah. Terkait dengan tugas pokok dan fungsi Badan
Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, tanggung jawab Pemerintah Daerah
dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana apabila di integrasikan dengan
Kebijakan Nasional meliputi :
a. Pengurangan resiko bencana dan pemaduan pengurangan resiko bencana
dengan program pembangunan.
b. Perlindungan masyarakat dari dampak bencana.
c. Penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana
secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum.
d. Pemulihan kondisi dari dampak bencana.
e. Mengalokasikan anggaran penanggulangan bencana dalam APBN.
f. Pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap
pakai .
g. Pemeliharaan arsip/dokumen autentik dan kredibel dari ancaman dan dampak
bencana.
3.2 Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja
Tujuan rencana kerja tahun 2020 dikaitkan dengan sasaran target kinerja
Renstra Badan Penanggulangan Bencana adalah seperti dalam tabel berikut :

Target
Indikator Target
Tujuan Sasaran Strategis Indikator sasaran tahun
tujuan renstra
2020
Mewujudkan - Jumlah - Menurunnya - Persentase 0,50% 0,60 %
Kota Desa / kerugian akibat menurunnya
Denpasar Kelurahan kebakaran. kerugian
yang tanggap tanggap material dan
dan tangguh dan jiwa
bencana. tangguh
bencana.
- Meningkatkan - Persentase 27,91% 23,26%
kemampuan Desa/Keluraha
penanggulangan n yang tanggap
bencana dan tangguh
bencana

- Persentase 100% 100%


terpenuhinya
kebutuhan
tanggap
darurat
3.3 Program dan Kegiatan,
A. Faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan
kegiatan adalah visi misi dan program pembangunan Kota Denpasar periode
tahun 2016-2021 sesuai yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Daerah . Sesuai dengan Visi dan Misi Pembangunan Kota Denpasar
dikaitkan dengan tupoksi BPBD tertuang dalam misi kepala daerah yaitu :
- Misi ke 3 yaitu, Peningkatan Pelayanan Publik melalui Tata Kelola
Kepemerintahan yang baik (Good Govermance) berdasarkan Penegakan
Supremasi Hukum (Law Enfermance), dengan tujuan yang ke 3 yaitu :
Meningkatnya pelayanan publik melalui tata kelola kepemerintahan yang
baik (good govermance) berdasarkan penegakan suprimasi hukum (law
enforcement) untuk mewujudkan keadilan melalui terciptanya tata kelola
pemerintahan yang bersih dan berwibawa, dan meningkatnya pencegahan
dan penanggulangan bencana . Dengan sasaran yang ke 5 yaitu :
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat (welfare Society) menuju
kebahagian.
Dengan strategi dan arah kebijakannya yaitu : Mewujudkan
pelayanan prima berlandaskan Sewaka Dharma

3.3. Program dan kegiatan BPBD Kota Denpasar tahun 2020


Tabel 3.1
Rumusan Rencana Program dan Kegiatan BPBD Kota Denpasar Tahun 2020
dan Prakiraan Maju Tahun 2021

Urusan /
Prakiraan Maju Rencana
Bidang Rencana Tahun 2020 (Tahun Rencana)
Indikator Tahun 2021
Urusan
Kinerja Catatan
Kode Pemerintahan
Program/Kegiat Penting
Daerah dan
an
Program/Kegi
atan Target Kebutuhan
Target Kebutuhan
Capaia Dana/Pagu Sumber
Lokasi Capaian Dana/Pagu
n Indikatif Dana
Kinerja Indikatif
Kinerja

Persentase
Program
pemenuhan
Pelayanan Kota
01 pelayanan Denpasar
Adminstrasi
administrasi
Perkantoran
perkantoran

Persentase
Pelayanan pemenuhan
Kota
019 Adminstrasi pelayanan Denpasar
100% [Link] APBD - 100% [Link]
Perkantoran administrasi
perkantoran

Program Persentase
Peningkatan pemenuhan
Kota
02 sarana dan sarana dan Denpasar
Prasarana prasarana
Aparatur aparatur

Persentase
Peningkatan
pemenuhan
sarana dan Kota
011 sarana dan Denpasar
100%
[Link]
APBD - 100% [Link]
Prasarana
prasarana
Aparatur
aparatur

Program
Persentase
peningkatan
ASN yang Kota
05 kapasitas Denpasar
mengikuti
sumber daya
bintek
manusia

Pendidikan Persentase ASN


Kota 15
001 dan Pelatihan yang mengikuti Denpasar orang
187.000.000 APBD 15 orang 200.000.000
Formal bintek

Program
peningkatan Persentase
kesiagaan menurunnya
Kota
19 dan kerugian Denpasar
pencegahan material dan
bahaya jiwa
kebakaran

Jumlah
Penyusunan dokumen
norma,standar norma/standart
t,pedoman,da prosedur dan
Kota
001 n manual manual Denpasar
1 dok 95.328.500 APBD 1 dok 100.000.000
pencegahan pencegahan
bahaya bahaya
kebakaran kebakaran (
sertifikat ISO )

Kegiatan
Pendidikan Jumlah tenaga
dan Pelatihan operasional
Pertolongan BPBD yang
002 466.742.100
350.000.000
dan mendapat
Pencegahan Pendidikan dan
Bahaya Pelatihan
Kebakaran
BAB IV
RENCANA PROGRAM/KEGIATAN DAN PENDANAAN
No Urusan/Bidang Indikator Kinerja Target Kebutuhan
Urusan Program/Kegiatan Capain Dana/pagu
Pemerintahan Program Indikatif
Daerah dan
Program/Kegiatan
1 Program Pelayanan Persentase Pemenuhan
Administrasi Pelayanan Administrasi
Perkantoran Perkantoran

Krgiatan Pelayanan Persentase terpenuhinya 1 Tahun [Link]


Administrasi Administrasi Perkantoran
Perkantoran

2 Program Persentase Pemenuhan


Peningkatan Sarana Sarana dan Prasarana
dan Prasarana Aparatur.
Aparatur
Peningkatan sarana Persentase terpenuhinuya 1 Tahun [Link]
dan Prasarana Aparatur Sarana dan Prasarana
Aparatur

3 Program Persentase ASN yang


Peningkatan mengikuti Bintek
Kapasitas Sumber
Daya Aparatur
Pendidikan dan Jumlah ASN yang 15 orang 75.000.000
Pelatihan Formal mengikuti Bintek

4 Program
Peningkatan
Kesiagaan dan
Pencegahan Bahaya
Kebakaran
1 Penyusunan Norma, Jumlah dokumen 1 Dok 95.328.500
Standar, Prosedur dan norma/stdandar prosedur
Manual Pencegahan dan manual pencegahaan
Bahaya Kebakaran bahaya kebakaran (
(Sertifikasi ISO 9001 : sertifikasi ISo )
2015).

2 Pendidikan dan Jumlah tenaga operasional 181 Orang 400.000.000


Pelatihan Pertolongan BPBD yang mendapat
dan Pencegahan Pendidikan dan Pelatihan
Bahaya Kebakaran.

3 Penyuluhan Jumlah masayarakat yang 193 Orang 228.346.500


Pencegahan Bahaya mendapat sosialisasi
Kebakaran. tentang penanggulangan 600.080.000
kebencanaan 100 %
4. Pengadaan Sarana dan Persentase Sarana dan
Prasarana Pencegahan Prasarana kebencanaan
Bahaya kebakaran. berpungsi dengan baik
[Link]
100 %
5. Pemeliharaan Sarana Terpeliharaanaya Sarana
dan Prasarana dan Prasarana
Pencegahan Bahaya kebencanaan berpungsi
kebakaran. dengan baik 100 Orang

6. Pencegahan dan Jumlah masyarakat/ 251.560.500


Pengendalian Bahaya Balana yang terlatih
kebakaran. dalam penanggulangan
bencana
Peningkatan Pelayanan Jumlah masyarakat yang 100 Orang 45.724.000
Penanggulangan mengikuti lomba
7. Bahaya Kebakaran. penanganan darurat
bencana
Program Pencegahan Persentase
Dini dan Desa/Kelurahan tanggap
Penanggulangan dan tangguh bencana
Bencana
1. Pemantauan dan Cakupan pelaksanaan 1 Unit 286.000.000
penyebaran informasi pengembangan Pusdalops
potensi bencana bencana (call center) dan
Persentase terlaksananya
sosialisasi kegawat
daruratan

2 Pencegahan Dini dan Persentase Desa/Kelurahan 2 desa/kelurahan 294.026.100


- 30 orang
Kesiagaan Bencana tanggap dan tangguh relawan dan
bencana 300 orang
peserta apel
pemanfaatan
sungai
- 2 sekolah
- Masyarakat
- Semua OPD di
Kota
Denpasar dan 4
Kecamatan di
Kota
Denpasar
- masyarakat
sekitar
Tempat Evakuasi
Sementara (TES)
Tsunami

3 Pelatihan dan Simulasi Jumlah Masyarakat yang 213.680.300


Penggunaan Sarpras mendapatkan pelatihan 100 Orang
Pasca Bencana. penggunaan sarpras pasca
bencana

4 Pelatihan Simulasi Jumlah tenaga operasional 501.136.700


Tanggap Darurat BPBD yang mendapat 193 Orang
Pendidikan dan Pelatihan
Tanggap Darurat

5 Pendataan dan Jumlah Laporan


Pelaporan Pasca Kerusakan / kerugian 60 laporan 28.380.000
Bencana akibat bencana yang dapat
di inveritasi

6 Veripikasi Pasca Jumlah Prososal bantuan 49.989.500


Bencana bencana yang siap di 90 Proposal
veripikasi

7 Rehabilitasi dan Jumlah kegiatan 75.000.000


Rekontruksi Pasca Rehabilitasi pasca bencana 1 tahun
bencana

Program Tanggap Persentase terpenuhinya


Darurat kebutuhan tanggap
Kebencanaan darurat

Penanganan Tanggap Terbantunya masyarakat 100 % 395.000.000


Darurat Kota Denpasar yang kena
dampak bencana
Jumlah Usulan 2020 [Link]
BAB V
Penutup

Rencana Kerja Tahun 2020 yang disusun Badan Penanggulangan Bencana


Daerah Kota Denpasar sebagai pedoman yang digunakan sebagai acuan dalam
pelaksanaan program/kegiatan tahun 2020 agar dapat secara optimal merealisasikan
program dan kegiatan sebagai dasar penyusunan laporan pertanggungjawaban.
Dalam rangka capaian kinerja sesuai yang telah direncanakan dalam Rencana
Strategis lima tahun perlu kiranya meningkatkan sumber pendapatan APBD, dengan
sumber pembiayaan yang memadai sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
Kami sangat menyadari bahwa penyusunan rencana kerja ini, tentunya masih
jauh dari kata sempurna baik secara materi maupun penyajiannya, oleh karena itu
dengan kerendahan hati kami menerima saran-saran yang dapat menyempurnakan
laporan ini .

-----------------„ RENJA BPBD KOTA DENPASAR „------------------

Anda mungkin juga menyukai