PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN
DANA PEMBANGUNAN
2 LOKAL RUANG KELAS BARU (RKB)
MADRASAH DINIYAH TAKLIMIYAH AWALIYAH (MDTA)
ROUDLOTUL ATHFAL
NSDT: 311235070047
Alamat: Jl. Comdeca Dusun Sukomaju Rt. 38/Rw.16 Desa Lebakharjo
Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang
Provinsi Jawa Timur 65181
Telp: 0816-5498-1738
Nomor : 05/MDTA-RA/III/2026
Lampiran : 1 (Satu) Bendel
Perihal : Permohonan Bantuan Dana Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)
Kepada Yth.
Bapak Gubernur Jawa Timur
Cq. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Prov. Jatim
di -
SURABAYA
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah, dan inayah-Nya kepada kita semua. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan
kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan umatnya yang senantiasa
istiqomah di jalan-Nya.
Bersama surat ini, kami Pengurus Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA) Roudlotul
Athfal yang beralamat di Jl. Comdeca Dusun Sukomaju Rt. 38/Rw.16 Desa Lebakharjo,
Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, bermaksud mengajukan permohonan bantuan
dana untuk Pembangunan 2 (Dua) Lokal Ruang Kelas Baru (RKB).
Kami sangat mengapresiasi visi dan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam
mewujudkan "Jatim Berkah" melalui penguatan pendidikan keagamaan di masyarakat. Sejalan
dengan hal tersebut, kebutuhan ruang kelas baru di lembaga kami saat ini sangat mendesak
seiring dengan meningkatnya animo masyarakat pedesaan untuk menyekolahkan putra-
putrinya di madrasah kami. Sayangnya, fasilitas ruang belajar yang ada saat ini kondisinya
sudah sangat tidak memadai, kelebihan kapasitas (overload), dan membutuhkan
pengembangan segera agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal.
Adapun total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang kami butuhkan untuk pembangunan 2 lokal
RKB tersebut adalah sebesar Rp 450.000.000,- (Empat Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).
Dana tersebut direncanakan untuk mencakup pekerjaan struktur bangunan, atap, penyelesaian
akhir (finishing), hingga pengadaan mebelair kelas.
Sebagai bahan pertimbangan Bapak Gubernur, bersama ini kami lampirkan proposal
rancangan kegiatan secara lengkap, Rencana Anggaran Biaya (RAB), susunan kepanitiaan,
beserta dokumen-dokumen pendukung administratif lainnya.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan dengan penuh harapan. Besar harapan kami
kiranya Bapak Gubernur berkenan mengabulkan permohonan ini demi kelancaran proses
kegiatan belajar mengajar, serta demi masa depan pendidikan agama anak-anak di pelosok
desa kami. Atas perhatian, kebijakan, dan bantuan yang diberikan, kami ucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya. Jazakumullah Ahsanal Jaza.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Malang, 9 Maret 2026
Mengetahui,
Kepala Desa Lebakharjo Kepala MDTA Roudlotul Athfal
( ......................................... ) ( ......................................... )
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan agama merupakan fondasi utama dan pilar terpenting dalam membentuk karakter,
moral, dan akhlak generasi muda bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi
saat ini, anak-anak kita dihadapkan pada tantangan degradasi moral yang sangat nyata. Oleh
karena itu, Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA) Roudlotul Athfal hadir di tengah
masyarakat pedesaan, tepatnya di Desa Lebakharjo, Kec. Ampelgading, sebagai wadah
pembinaan generasi Islami yang tafaqquh fiddin (paham akan ilmu agama) sekaligus sebagai
benteng pertahanan moral masyarakat.
Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, kesadaran masyarakat pedesaan akan pentingnya
pendidikan agama usia dini semakin tinggi. Dari tahun ke tahun, tingkat kepercayaan
masyarakat terhadap MDTA Roudlotul Athfal terus menunjukkan grafik yang positif, dibuktikan
dengan terus membludaknya jumlah santri/siswa yang mendaftar pada setiap tahun ajaran
baru.
Namun, peningkatan kuantitas santri yang menggembirakan ini ternyata menghadirkan
tantangan baru, yakni belum diimbanginya jumlah peserta didik dengan ketersediaan sarana
dan prasarana yang memadai. Saat ini, kegiatan belajar mengajar seringkali harus dilakukan
secara berdesak-desakan. Satu ruang kelas terpaksa diisi oleh jumlah santri yang melampaui
standar kapasitas wajar (over capacity). Kondisi ini berdampak pada sirkulasi udara yang
kurang baik, suasana kelas yang cepat panas, dan konsentrasi belajar anak-anak yang mudah
terpecah.
Bahkan, pada beberapa kesempatan, kami terpaksa memberlakukan sistem kelas bergilir (sift
pagi dan sore) atau menggunakan ruang non-permanen yang kurang representatif. Hal ini
tentu saja menyita banyak energi, baik dari sisi santri maupun kelelahan yang dialami oleh para
Ustadz dan Ustadzah yang mengajar penuh waktu.
Oleh karena itu, pengadaan 2 (dua) lokal Ruang Kelas Baru (RKB) menjadi kebutuhan yang
sangat krusial dan mendesak. Bangunan yang layak akan menjamin terselenggaranya proses
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang aman, sehat, nyaman, dan efektif. Mengingat lembaga
kami berada di wilayah pedesaan dengan kemampuan swadaya ekonomi masyarakat dan wali
santri yang sangat terbatas, kami tidak mampu menanggung beban biaya pembangunan
secara mandiri. Kami sangat mengharapkan intervensi, uluran tangan, dan bantuan hibah dari
Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mewujudkan mimpi para santri memiliki kelas yang
layak.
B. Maksud dan Tujuan
1. Maksud: Penyusunan proposal ini bermaksud untuk mengajukan permohonan bantuan
dana guna mewujudkan pembangunan fisik berupa 1 (satu) unit gedung baru yang
memuat 2 (dua) lokal Ruang Kelas Baru (RKB) beserta fasilitas kelengkapannya di MDTA
Roudlotul Athfal.
2. Tujuan: Adapun tujuan khusus dari pengadaan Ruang Kelas Baru ini adalah:
○ Penyediaan Fasilitas Layak: Memberikan fasilitas ruang belajar yang representatif,
memiliki standar keamanan struktur, dan kenyamanan sirkulasi udara bagi para santri.
○ Peningkatan Mutu Pembelajaran: Meningkatkan konsentrasi belajar santri dan mutu
pendidikan sehingga target kurikulum madrasah dapat tercapai dengan maksimal.
○ Pemerataan Akses Pendidikan: Menampung antusiasme pendaftar dan jumlah santri
baru yang terus meningkat setiap tahunnya, serta memastikan tidak ada anak desa
yang tertolak untuk belajar agama hanya karena kurangnya ruang kelas.
○ Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong semangat partisipasi dan gotong royong
masyarakat sekitar dalam mendukung ekosistem pendidikan Islam di lingkungannya.
C. Sasaran
Sasaran fisik dari program bantuan ini adalah terbangunnya 1 (satu) unit gedung permanen
yang terdiri dari 2 (dua) lokal Ruang Kelas Belajar dengan ukuran standar (misalnya 7x8 meter
per lokal), lengkap dengan instalasi penerangan, plafon, lantai keramik, serta pengadaan
mebelair pendukung (meja kursi siswa, meja guru, lemari, dan papan tulis) di atas lahan milik
MDTA Roudlotul Athfal, Desa Lebakharjo, Kec. Ampelgading, Kab. Malang.
BAB II
PROFIL LEMBAGA
A. Identitas Lembaga
1. Nama Lembaga: Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA) Roudlotul Athfal
2. Nomor Statistik (NSDT): 311235070047
3. Alamat Lengkap: Jl. Comdeca Dusun Sukomaju Rt. 38/Rw.16 Desa Lebakharjo, Kec.
Ampelgading, Kab. Malang, Provinsi Jawa Timur 65181
4. Telepon / HP: 0816-5498-1738
5. Nama Kepala Madrasah:
6. Tahun Berdiri:
7. Status Kepemilikan Lahan: Milik Sendiri / Yayasan (Bersertifikat/Wakaf)
8. Jumlah Guru/Ustadz:
Orang
9. Jumlah Santri Aktif:
Anak
10. Waktu Belajar: Sore Hari (Pukul 14.00 - 17.00 WIB)
B. Visi dan Misi
Visi: "Terwujudnya Generasi Muslim yang Beriman, Bertakwa, Berakhlakul Karimah, Cerdas,
dan Berhaluan Ahlussunnah Wal Jama'ah."
Misi:
1. Menyelenggarakan pendidikan agama Islam yang komprehensif mulai dari baca tulis Al-
Qur'an, Fiqih, Aqidah Akhlak, hingga pengenalan Kitab Kuning dasar.
2. Membina karakter dan budi pekerti santri agar mampu mengaplikasikan nilai-nilai ajaran
Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Menciptakan lingkungan belajar yang islami, disiplin, namun tetap ramah anak.
4. Menjalin sinergi dan kemitraan yang kuat antara madrasah, wali santri, ulama, dan
pemerintah setempat.
C. Kondisi Objektif Saat Ini
MDTA Roudlotul Athfal saat ini menjadi pusat pendidikan agama informal rujukan bagi warga
Dusun Sukomaju dan sekitarnya. Kurikulum yang diterapkan memadukan standar Kementerian
Agama dan muatan lokal kepesantrenan. Namun, secara infrastruktur, lembaga kami memiliki
rasio ruang kelas dan jumlah murid yang tidak seimbang. Ruang guru dan tata usaha seringkali
harus difungsikan ganda sebagai ruang bimbingan atau perpustakaan seadanya. Keberhasilan
pembangunan RKB ini nantinya akan langsung mengurai permasalahan kepadatan kelas yang
selama ini kami hadapi.
BAB III
RENCANA PELAKSANAAN
A. Lokasi dan Spesifikasi Pembangunan
Pembangunan 2 lokal Ruang Kelas Baru (RKB) ini akan dilaksanakan di atas lahan pekarangan
kosong yang berstatus sah milik/wakaf MDTA Roudlotul Athfal, yang terletak satu kompleks
dengan bangunan lama di Jl. Comdeca Dusun Sukomaju Rt. 38/Rw.16 Desa Lebakharjo, Kec.
Ampelgading, Kab. Malang. Lahan tersebut sudah matang, siap bangun, dan dijamin tidak
dalam status sengketa hukum dengan pihak manapun.
Spesifikasi bangunan direncanakan menggunakan konstruksi beton bertulang dengan dinding
bata merah berplester. Atap akan menggunakan rangka baja ringan (galvalum) yang lebih
tahan rayap, dengan penutup atap berbahan genteng metal pasir untuk meredam suara hujan.
Konsep bangunan dibuat dengan sirkulasi udara silang (cross ventilation) dan pencahayaan
alami yang cukup agar ramah lingkungan dan hemat energi.
B. Tahapan Pelaksanaan
Proses pembangunan akan dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan utama untuk memastikan kualitas
dan akuntabilitas:
1. Tahap Persiapan: Meliputi rapat koordinasi panitia, pembersihan lahan, pengukuran
(bouwplank), serta pengadaan material alam tahap awal.
2. Tahap Pelaksanaan Fisik: Dimulai dari pekerjaan pondasi, struktur kolom, dinding,
pemasangan rangka atap, hingga pekerjaan kelistrikan dan plesteran.
3. Tahap Finishing dan Evaluasi: Meliputi pemasangan keramik lantai, pengecatan,
pemasangan pintu/jendela, pengisian mebelair, pembersihan area proyek, serta
penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).
C. Susunan Panitia Pembangunan
Untuk menjamin kelancaran, efisiensi penggunaan anggaran, transparansi, dan akuntabilitas
pelaksanaan pembangunan, madrasah telah bermusyawarah dengan komite dan tokoh
masyarakat untuk membentuk Panitia Pembangunan. Susunan panitia adalah sebagai berikut
(SK Panitia Lengkap Terlampir):
● Pelindung / Penasihat: Kepala Desa Lebakharjo
● Penanggung Jawab: Kepala MDTA Roudlotul Athfal
● Ketua Panitia:
● Sekretaris:
● Bendahara:
● Seksi Pembangunan/Teknis:
● Seksi Penggalian Dana & Humas:
D. Waktu Pelaksanaan
Waktu pelaksanaan pembangunan secara keseluruhan diperkirakan akan memakan waktu
selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender kerja, efektif terhitung semenjak dana bantuan
resmi diterima dan masuk ke rekening lembaga.
BAB IV
PENUTUP
Demikian proposal permohonan bantuan dana Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) MDTA
Roudlotul Athfal ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan berdasarkan kondisi objektif di
lapangan. Kami menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan program peningkatan infrastruktur
pendidikan ini sangat bergantung pada dukungan, empati, dan partisipasi aktif dari berbagai
pihak, terkhusus dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Membangun fasilitas pendidikan agama pada hakikatnya adalah membangun fondasi
peradaban dan menanam "saham" investasi amal jariyah yang pahalanya tidak akan pernah
terputus. Semoga niat baik, ikhtiar, dan sinergi kita bersama dalam memajukan pendidikan
agama bagi generasi penerus bangsa di pelosok negeri ini selalu mendapatkan ridho,
perlindungan, dan kemudahan dari Allah SWT.
Atas segala perhatian, waktu, kebijakan, dan persetujuan bantuan yang diberikan oleh Bapak
Gubernur Jawa Timur, kami haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya.
Malang, 9 Maret 2026
Panitia Pembangunan RKB MDTA Roudlotul Athfal
Ketua Panitia Sekretaris
( ......................................... ) ( ......................................... )
Catatan Lampiran yang disertakan dalam proposal fisik:
1. Fotokopi KTP Pengurus/Panitia Pembangunan
2. Fotokopi SK Pendirian / Izin Operasional / Piagam NSDT dari Kementerian Agama
3. Surat Keterangan Domisili Lembaga dari Pemerintah Desa Setempat
4. Fotokopi Rekening Bank atas nama Lembaga (Buku Tabungan)
5. Susunan Pengurus Lembaga dan SK Panitia Pembangunan (Bermaterai) 6. Foto-foto visual
kondisi kelas madrasah saat ini dan lahan lokasi rencana pembangunan
7. Gambar Rencana Bangunan (Denah/Desain/Layout Sederhana) 8. Rencana Anggaran Biaya
(RAB) Rinci 9. Fotokopi Sertifikat Tanah / Akta Ikrar Wakaf Lahan Madrasah