0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan18 halaman

Control Chart

Control Chart adalah alat statistik yang digunakan untuk memantau kestabilan proses produksi dan menjaga kualitas produk dengan mendeteksi perubahan dan mencegah cacat. Komponen utama dari Control Chart meliputi garis tengah, batas kontrol atas (UCL), dan batas kontrol bawah (LCL), yang membantu dalam analisis kestabilan proses. Penggunaan Control Chart memungkinkan deteksi masalah lebih awal, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya rework dan scrap dalam produksi massal.

Diunggah oleh

akbar.20224002
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan18 halaman

Control Chart

Control Chart adalah alat statistik yang digunakan untuk memantau kestabilan proses produksi dan menjaga kualitas produk dengan mendeteksi perubahan dan mencegah cacat. Komponen utama dari Control Chart meliputi garis tengah, batas kontrol atas (UCL), dan batas kontrol bawah (LCL), yang membantu dalam analisis kestabilan proses. Penggunaan Control Chart memungkinkan deteksi masalah lebih awal, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya rework dan scrap dalam produksi massal.

Diunggah oleh

akbar.20224002
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Control Chart

Dalam produksi massal, mana lebih berbahaya?


A. Produk sekali reject
B. Proses pelan-pelan menyimpang tanpa disadari

Diskusikan 2 menit.
ILUSTRASI DI INDUSTRI
Produksi berjalan normal.
Tiba-tiba reject meningkat.

QC berkata:
“Grafik sudah warning dari pagi.”

• Pertanyaan: Grafik apa yang dimaksud?


Apa itu Control Chart?
Control Chart adalah grafik statistik untuk memantau kestabilan proses produksi dari
waktu ke waktu.

Digunakan untuk:
- Mendeteksi perubahan proses
- Menjaga kualitas produk
- Mencegah cacat produksi

Control chart menunjukkan:


- Rata-rata proses
- Batas kontrol atas (UCL)
- Batas kontrol bawah (LCL)
Komponen utama:
- Garis tengah (mean)
- Upper Control Limit (UCL)
- Lower Control Limit (LCL)
- Titik data

Interpretasi awal:
Jika titik keluar batas → proses
bermasalah
Ini batas kestabilan proses, bukan
toleransi produk.
Rumus industri:
UCL = mean + 3*SD
LCL = mean - 3*SD
Kenapa 3SD?
≈ 99.73% data normal.
Tujuan control chart
• Mengetahui proses stabil/tidak
• Deteksi masalah lebih cepat
• Mencegah reject massal
• Monitoring mesin jangka panjang

Preventif, bukan reaktif


Mengapa dipakai di industri?
Tanpa control chart:

- Masalah baru diketahui setelah produk cacat

- Banyak rework & scrap

- Biaya meningkat

Dengan control chart:

- Masalah terdeteksi lebih awal

- Mesin bisa segera disetting

- Kualitas stabil - Efisiensi meningkat

Control chart = alat keputusan engineer


CONTOH INDUSTRI NYATA
➢Industri manufaktur:
- Diameter poros bubut harus 20 ± 0.05 mm
- Produksi tiap jam diukur
- Jika mulai menyimpang → mesin disetting
➢Industri makanan:
- Berat kemasan
➢Industri jasa: - Waktu pelayanan
Diskusi engieer

• Kasus:
Diameter makin besar perlahan.

• Apa kemungkinan?
• Tool aus
• Suhu naik
• Jig longgar

• Jika Anda supervisor: Apa tindakan Anda?


WHO (Siapa yang menggunakan?)
• Di industri nyata:
- Quality control engineer
- Production engineer
- Supervisor produksi
- Manager pabrik

• Di kampus:
- Mahasiswa teknik
-Peneliti
– Dosen
WHEN (Kapan digunakan?)
• Digunakan saat:
- Produksi massal
- Proses berulang
- Ingin menjaga kestabilan kualitas
- Monitoring harian/mingguan

• Jangan digunakan jika:


- Data hanya sekali
- Bukan proses berulang
Bagaimana cara membuat?
Langkah umum:
1. Ambil data proses (misal diameter)
2. Kelompokkan data (subgroup)
3. Hitung rata-rata
4. Hitung UCL dan LCL
5. Buat grafik
6. Analisis kestabilan

Tools: - Excel - Minitab - Python


JENIS CONTROL CHART
Paling sering di industri:
1. Xbar-R Chart Untuk data ukuran (mm, gram)
2. Individual Chart Data satuan
3. P Chart Persentase cacat

Fokus pembelajaran: Xbar-R chart


ANALISIS CONTROL CHART
Proses stabil jika:
• - Semua titik dalam batas kontrol
• - Tidak ada pola aneh

Proses tidak stabil jika:


- Titik keluar batas
- Pola naik terus
- Pola turun terus

• Jika tidak stabil → cari penyebab


Tugas
• Bagaimana cara membaca Control Chart dan apa saja yang perlu
diperhatikan dan dipertimbangkan
• Membuat control chart dengan excel
• Data yang digunakan: Buatlah 50 data secara random yang
menampilkan diameter proses bubut CNC
Contoh Video dari Youtube
• [Link]
• [Link]

Anda mungkin juga menyukai