4/25/2020 1
Contractor Safety Management
System (CSMS)
Keselamatan Kontraktor
(Contractor Safety)
Harus disusun pedoman Keselamatan
Konstraktor/Sub Kontraktor
Subkontrakktor harus memenuhi standar
keselamatan yang telah ditetapkan
Setiap sub kontraktor harus memiliki petugas K3
Pekerja Subkontraktor harus dilatih mengenai K3
secara berkala
4/25/2020 2
Latar Belakang
Kontraktor merupakan unsur penting dalam
perusahaan sebagai mitra yang membantu
kegiatan operasi perusahaan
– Kontraktor Konstruksi
– Kontraktor Jasa
– Kontraktor Operasi
4/25/2020 3
Latar Belakang
Kontraktor rawan terhadap kecelakaan dalam
menjalankan kegiatannya
– Tenaga Kontraktor bersifat sementara
– Pekerja kasar dan pendidikan lebih rendah
– Tingkat disiplin dalam bekerja kurang
– Pemahaman tentang peraturan K3 perusahaan rendah
– Terlibat langsung dalam pelaksanaan pekerjaan
sehingga lebih banyak terpapar bahaya.
4/25/2020 4
Latar Belakang
Kecelakaan yang menimpa kontraktor
tinggi.
Kelalaian yang dilakukan kontraktor dapat
menimbulkan bahaya bagi operasi
perusahaan dan berakibat kecelakaan
perusahaan.
Kecelakaan yang menimpa kontraktor juga
berpengaruh terhadap kinerja perusahaan.
4/25/2020 5
Standar PSM
Kegiatan Kontraktor harus dikelola dengan
baik untuk menjamin keselamatan dalam
setiap kegiatan kerja kontraktor yang dapat
membahayakan operasi perusahaan.
Perusahaan harus menerapkan Contractor
Safety Management System (CSMS)
4/25/2020 6
CSMS
CSMS adalah suatu sistim manajemen
untuk mengelola kontraktor yang bekerja di
lingkungan perusahaan.
CSMS merupakan sistim komprehensif
dalam pengelolaan kontraktor sejak tahap
perencanaan sampai pelaksanaan pekerjaan
4/25/2020 7
Tujuan CSMS
Untuk meyakinkan bahwa kontraktor yang bekerja
dilingkungan perusahaan telah memenuhi standar
dan kriteria K3 yang ditetapkan perusahaan.
Sebagai alat untuk menjaga dan meningkatkan
kinerja Keselamatan di lingkungan kontraktor
Untuk mencegah dan menghindarkan kerugian
yang timbul akibat aktivitas kerja kontraktor
4/25/2020 8
Dasar Penerapan CSMS
Undang-undang Keselamatan Kerja No 1 Tahun
1970
– Perusahaan bertanggung jawab menjamin keselamatan
setiap orang yang berada ditempat kerjanya (termasuk
kontraktor dan pihak lainnya yang berada di tempat
kerja).
Undang Perlindungan Konsumen
– Perusahaan wajib melindungi keselamatan konsumen
sebagai akibat kegiatan perusahaan.
4/25/2020 9
Struktur CSMS
CSMS terdiri dari 6 langkah yang terbagi 2 tahapan sebagai
berikut :
Tahap Administrasi
– Risk Assessment
– Prakualifikasi
– Seleksi
Tahap Implementasi
– Pre-Job Activity
– Pelaksanaan Pekerjaan
– Evaluasi
4/25/2020 10
Tahapan CSMS
Administratif Implementasi
Risk Assessment
Pra-Kualifikasi
Seleksi
Pre-Job Activity
Job in progress
Evaluasi
Proses Kontrak
4/25/2020 11
Risk Assessment
Bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko suatu
pekerjaan yang akan diserahkan kepada
kontraktor.
Untuk menyesuaikan potensi bahaya dengan
kemampuan kontraktor menjalankan pekerjaan
dengan aman
Sebagai dasar menentukan kriteria kontraktor
yang sesuai melaksanakan pekerjaan
4/25/2020 12
“RISK”
Resiko adalah ukuran kemungkinan
kerugian yang akan timbul dari sumber
bahaya (hazard) tertentu yang terjadi
4/25/2020 13
4/25/2020 Created by ganjar budiarto 14
Penentuan Resiko
Sifat Pekerjaan
Lokasi Kerja
Potensi bahaya di tempat kerja
Potensi/kualifikasi kontraktor
Pekerjaan simultan
Lamanya pekerjaan
Pengalaman dan keahlian kontraktor
4/25/2020 15
“Level of RISK”
adalah perhitungan antara konsekuensi/ dampak
yang mungkin timbul dan probabilitas, yang
biasanya disebut
(Tingkat resiko).
4/25/2020 16
Klasifikasi Resiko
Resiko diukur dan diberi peringkat :
– Rendah
– Medium
– Tinggi
Klasifikasi Impak Resiko
– Personnel Safety and Health Risks
– Process Safety Impacts
– Environmental Impacts
4/25/2020 17
Prakualifikasi
Untuk melakukan seleksi awal kontraktor yang
memenuhi persyaratan K3LL untuk melakukan
pekerjaan.
Mengevaluasi atas dasar daftar isian yang
diserahkan kontraktor tentang persyaratan
administratif, pengalaman dalam K3LL, organisasi
K3LL, personnel K3LL yang dimiliki, record K3
di proyek sebelumnya, Manual K3LL yang
dimiliki, serta referensi yang pernah diperoleh.
4/25/2020 18
Seleksi
Menentukan kontraktor yang akan
melaksanakan pekerjaan sesuai dengan
proses penunjukan atau pelelangan yang
berlaku.
Prakualifikasi aspek K3LL sebagai salah
satu unsur menentukan pemenang.
4/25/2020 19
Pre Job Activities
Dilaksanakan setelah pemenang/pelaksana
pekerjaan di tetapkan.
Dilaksanakan kegiatan awal sebagai persiapan
sebelum pekerjaan dijalankan meliputi antara lain
:
– Pertemuan pendahuluan membahas rencana kerja.
– Menentukan strategi pelaksanaan pekerjaan
– Menentukan persyaratan perijinan yang diperlukan
– Menentukan persyaratan tenaga kerja yang diperlukan.
– Menentukan sistim pengawasan selama pekerjaan
berlangsung.
4/25/2020 20
Pelaksanaan Pekerjaan
Program K3LL diimplementasikan pada saat
kegiatan kerja berlangsung.
Kontraktor melakukan upaya pencegahan
kecelakaan dalam setiap langkah kegiatannya
sesuai dengan sifat dan jenis bahaya yang ada
Program K3 yang dijalankan disesuaikan dengan
skala pekerjaan, tingkat resiko dan jumlah tenaga
kerja yang dipekerjakan.
4/25/2020 21
Evaluasi
Hasil CSMS harus dievaluasi secara berkala ,
khususnya setelah suatu pekerjaan kontrak selesai.
Hasil evaluasi digunakan untuk menilai kinerja
kontraktor.
Sebagai masukan untuk meningkatkan program
CSMS dalam perusahaan.
Dibentuk tim evaluasi yang melibatkan semua
unsur terkait dalam perusahaan.
4/25/2020 22
4/25/2020 23