Flowchart / Diagram Alir
Secara harfiah, terjemahan flowchart adalah diagram alir. Yup, dalam Bahasa Indonesia flowchart
disebut dengan diagram alir. Namun, dalam penggunaannya kita lebih akrab dengan sebutan flowchart.
Para developer pasti udah nggak asing lagi dengan penggunaan istilah flowchart ini.
Flowchart adalah diagram yang berisi alur atau langkah-langkah sebuah proses. Proses apa yang
dimaksud? Proses yang ada di dalam flowchart adalah proses dari proyek yang sedang dikerjakan. Sama
seperti jenis lainnya, flowchart adalah diagram dengan berbagai susunan simbol. Flowchart berisi
simbol-simbol grafis dan dihubungkan dengan panah.
Flowchart adalah petunjuk alur proyek. Diagram ini juga digunakan sebagai ilustrasi atau gambaran
proyek tersebut, termasuk gambaran penyelesaian masalah yang sedang dihadapi. Kamu bisa melihat
gambaran besar dari proyek yang akan ditangani.
Selain itu, flowchart adalah pedoman penting saat kamu ingin mengembangkan perangkat, aplikasi, atau
bahkan website. Dalam flowchart ini juga kamu akan tahu kebutuhan-kebutuhan yang akan digunakan
serta siapa penanggung jawabnya.
Misalnya server dan hosting apa yang akan digunakan, Kamu juga bisa mencantumkan siapa yang meng-
handle kebutuhan itu di dalam flowchart.
Simbol-simbol dalam flowchart
Tadi telah disebutkan jika flowchart adalah diagram yang tersusun dari simbol. Namun, simbol yang
digunakan dalam flowchart bukan sembarang simbol, Sob! Setiap simbol yang digunakan punya makna
tersendiri. Coba lihat gambar di bawah ini buat tau makna masing-masing simbolnya ya, Sob!
Simbol-simbol inilah yang biasanya digunakan dalam flowchart. Gambar pertama berisi panah yang
menjadi petunjuk arah serta penghubung dari satu tahapan ke tahapan yang lain. Kalau kamu berencana
berkarier di bidang pengembangan teknologi, ada baiknya untuk memahami macam-macam simbol
flowchart ini.
Jenis-jenis flowchart
Diagram alir ini dibagi menjadi lima jenis. Jenis-jenis dari flowchart adalah flowchart sistem, flowchart
dokumen, flowchart skematik, flowchart program, dan flowchart proses. Kita bahas satu per satu ya,
Sob.
1. Flowchart sistem
Ini adalah jenis flowchart yang memberikan gambaran paling besar terkait suatu proyek pengembangan
yang sedang dikerjakan. Jenis diagram ini berisi alur keseluruhan proyek. Dalam diagram alir jenis ini,
kamu bisa melihat alur dari setiap prosesnya. Kamu juga bisa melihat proses-proses apa saja yang akan
dilakukan.
2. Flowchart dokumen
Jenis berikutnya adalah diagram alir untuk dokumentasi. Seperti namanya, diagram ini dibuat sebagai
alur pendokumentasian proyek yang sedang dikerjakan. Diagram ini berisi alur laporan dan sebagai
prosedur administratif lainnya. Meskipun nggak disusun untuk keperluan teknis, tapi flowchart ini tetap
dibutuhkan untuk keperluan dokumentasi. Simbol yang digunakan pun sama dengan jenis lainnya.
3. Flowchart skematik
Jenis skematik terlihat mirip dengan flowchart sistem. Lalu, apa yang membuat kedua jenis ini berbeda?
Pertama, simbol yang digunakan. Jenis skematik juga mencantumkan gambar perangkat seperti
komputer di dalam diagramnya. Kedua, detail yang ada di dalam diagram. Dengan penggunaan simbol
dan gambar yang lebih kompleks, jenis skematik menjadi jenis diagram yang lebih detail. Beberapa
proyek membutuhkan flowchart jenis ini.
4. Flowchart program
Diagram jenis ini terdiri dari dua diagram. Pertama, program logic flowchart. Kedua, detailed computer
program flowchart. Sama seperti jenis skematik, jenis program juga berisi alur yang mendetail.
5. Flowchart proses
Jenis yang terakhir adalah flowchart proses. Diagram ini berisi gambaran analisis langkah-langkah dari
proses selanjutnya. Diagram ini biasanya digunakan untuk pelaporan dan pengembangan lebih lanjut
dari proyek tersebut.
Contoh Flowchart untuk menghitung Luas sebuah Segitiga
Tugas Mandiri
1. Buatlah flowchat untuk menghitung luas dan keliling persegi Panjang
2. Buatlah flowchat untuk menghitung luas dan keliling lingkaran